Beranda / Berita Terkini / DENPASAR / Info Terkait Giat Walikota dan Wakil Walikota Denpasar

Info Terkait Giat Walikota dan Wakil Walikota Denpasar

Wawali Hadiri Pemelaspasan Patung Pelawatan Sanur

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Upacara Pemelaspasan Patung Pelawatan di Pura Dalem Pengembak, Sanur yang digelar bertepaan dengna Purnama Kedasa, Sabtu (12/4). Upacara tersebut dilaksanakan setelah rampungnya perbaikan patung tersebut.Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Upacara Pemelaspasan Patung Pelawatan di Pura Dalem Pengembak, Sanur yang digelar bertepaan dengna Purnama Kedasa, Sabtu (12/4).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pemelaspas juga turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Bali, AA Gede Agung Suyoga, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Wayan Mariyana Wandira, IB. Yoga Adi Putra, Forkopimda Kota Denpasar, Plt. Camat Denpasar Selatan, IB. Purwanasara tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Jro Mangku Pura Dalem Pengembak, I Made Ranten mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar yang telah berkenan hadir dan memberikan stimulannya. “Saya mengucapkan terimakasih karena Bapak Wakil Walikota Denpasar sudah berkenan hadir dan meresmikan serta menyaksikan langsung prosesi pemlaspas pelawatan berupa patung di Pura Dalem Pengembak,” paparnya.

Dikatakannya, atas asung kertha wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Patung Pelawatan Pura Dalem Pengembak, akhirnya dapat terselesaikan dengan baik. Patung ini merupakan pelawatan yang memang telah ada dan kali ini dilaksanakan perbaikan. “Dengan adanya monumen ini diharapkan dapat menambah wawasan tentang keberadaan pura ini, fungsi dan aktifitas kesehariannya dalam melayani umat yang tangkil,” imbuh I Made Ranten pemucuk Pura Dalem pengembak yang merupakan generasi ketiga pengardi pura ini.

Ketua Pelaksana Pembuatan Patung, Kadek Dharma Apriana atau sering dikenal Dek Unggit mengatakan konsep patung ini merupakan bentuk visual dan telah ada di Pura Dalem Pengembak. “Ini merupakan langkah kita untuk terus melestarikan sejarah, dengan perbaikan patung pelawatan tentunya generasi selanjutnya akan paham dan selalu menjaga warisan yang ditinggalkan leluhur,” ujarnya.

Sementara Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi telah rampungnya perbaikan patung pelawatan di Pura Dalem Pengembak dan dilanjutkan dengan upacara pemelaspasan. Hal ini tentu menjadi angin segar dalam pelestarian sejarah tempat suci di Kota Denpasar yang tentunya dapat menjadi pedoman bagi masyarakat sebagai bentuk sradha dan bhakti.

“Pembangunan patung ini tentu dilandasi dengan niat baik semua pihak untuk mengenalkan sejarah di Pura Dalem Pengembak. Kedepan dengan monumen ini dapat memberikan wawasan kepada generasi penerus serta meningkatkan Sradha Bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa,” kata Arya Wibawa. (Eka/TRA).

Walikota dan Wawali Hadiri Pujawali Pura Agung Lokanatha 

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar menggelar Karya Padudusan Alit serangkaian Pujawali di Pura Agung Lokanatha Denpasar nemoning Purnama Sasih Kedasa, Sabtu (12/4). Hadir ditengah pemedek dan masyarakat untuk mengikuti rangkaian pujawali, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, serta Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, serta Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat bersembahyang bersama serangkaian Karya Padudusan Alit di Pura Agung Lokanatha Denpasar nemoning Purnama Sasih Kedasa, Sabtu (12/4).

Tampak hadir pula Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Diriingi suara gambelan dan kidung, pelaksanaan Bhakti Pujawali berlangsung khidmat. Diawali dengan pangilen Tari Rejang, Wayang Lemah dan Topeng Wali, rangkaian pujawali dilanjutkan dengan persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Gede Oka Karang, Griya Tegeh Lumintang.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan bahwa pujawali ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat umat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Hal ini juga menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari ajaran Tri Hita Karana.

“Dengan pelaksanaan pujawali ini mari kita tingkatkan sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana,” ujar Jaya Negara.

Sementara Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara mengatakan, Karya Pedudusan Alit sekaligus pujawali di Pura Agung Lokanatha Denpasar dilaksanakan bertepatan dengan Purnama Sasih Kadasa. Dimana, Ida Bhatara Nyejer selama satu hari untuk selanjutnya dilaksanakan Penganyar dan Penyineban.

Alit Surya Antara mengaku bersyukur seluruh rangkaian piodalan telah berjalan lancar. Dimana tahapan demi tahapan pujawali sudah terlaksana dengan baik. Sehingga dapat mendukung terciptanya keseimbangan alam semesta beserta isinya. “Kami berharap momentum Pujawali ini menjadi wahana untuk meningkatkan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk mendukung keseimbangan alam semesta,” ujarnya. (Eka/tra).

Walikota Hadiri Upacara Melaspas Pura Bali Usadha Ayu 

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri rangkaian Upacara Melaspas, Mecaru Rsi Gana, dan Pedudusan Pura Bali Usadha Ayu yang berlokasi di kawasan Bali International Hospital, Sanur, pada Sabtu (12/4), bertepatan dengan Hari Suci Purnama Kadasa.

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat menghadiri Upacara Melaspas, Mecaru Rsi Gana, dan Pedudusan Pura Bali Usadha Ayu yang berlokasi di kawasan Bali International Hospital, Sanur, pada Sabtu (12/4).

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, jajaran pimpinan, serta manajemen Bali International Hospital. Prosesi upacara yang berlangsung secara khidmat dan sakral ini dipuput oleh Tri Sadhaka. Pada kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara bersama Ketua DPRD turut melaksanakan prosesi mendem pedagingan pada palinggih di Pura Bali Usadha Ayu, yang kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan bersama. Rangkaian upacara juga disemarakkan oleh pertunjukan seni sakral seperti Tari Topeng Wali, Wayang Lemah, dan Tari Rejang.

Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya upacara ini sebagai wujud implementasi nilai-nilai spiritual dan budaya Bali, khususnya dalam menciptakan harmoni di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan. “Kita harapkan hadirnya Pura di kawasan rumah sakit ini mampu menguatkan semangat pelayanan yang berpijak pada nilai luhur, menjadikan Bali Internasional Hospital sebagai pusat pengobatan terbaik di Asia bahkan dunia,” ujar Jaya Negara.

Perwakilan manajemen Bali International Hospital, Muhamad Sonny Irawan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa upacara ini merupakan simbol permohonan restu secara sekala dan niskala menjelang pelaksanaan soft opening rumah sakit pada 14 April 2025. “Kami berharap melalui yadnya ini, ruang pengabdian yang kami siapkan dapat memberikan keberkahan dan keselamatan bagi semua pihak,” ungkapnya.

Sementara itu, Prandita selaku perwakilan panitia pelaksana dalam sambutannya menyatakan, bahwa pelaksanaan upacara ini merupakan bentuk rasa syukur atas berdirinya fasilitas layanan kesehatan yang akan segera beroperasi. “Astungkara, upacara besar dan perdana ini dapat kami laksanakan dengan lancar berkat dukungan berbagai pihak. Semoga Pura Bali Usadha Ayu menjadi kekuatan taksu bagi rumah sakit ini,” ujarnya. (PUR/tra).

 Wawali Hadiri Pemelaspasan dan Karya Padudusan Panca Lingga 

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri upacara Pemelaspasan dan Padudusan Panca Lingga, di Banjar Teruna Sari, Desa Dauh Puri Kaja, bertepatan Saniscara Wage Julungwangi dan rahina Purnama Sasih Kadasa, Sabtu (12/4).

Upacara ini sendiri dilaksanakan lantaran  telah rampungnya pembangunan Pelinggih Ratu Penyarikan, dan juga renovasi tembok penyengker dan piasan, di area Balai Banjar Teruna Sari. Tampak hadir pula pada kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kota Denpasar, Ketut Suteja Kumara, Bendesa Adat Denpasar, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, serta pihak terkait lainnya.

Di sela-sela upacara tersebut, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas kebersamaan warga dalam pelaksanaan pembangunan Pelinggih Ratu Penyarikan, dan juga renovasi tembok penyengker serta Piasan yang kini telah selesai dilakukan. “Kami apresiasi kebersamaan warga, dan pada hari yang baik ini bertepatan dengan Saniscara Wage Julungwangi, dan Rahina Purnama Sasih Kadasa dapat melaksanakan upara pemelaspasan dan juga rangkaian upacara lainnya,” ujar Arya Wibawa.

Pada rangkaian Upacara yang dipuput Ida Pandita Mpu Daksa Putra Yoga, dari Griya Agung tersebut, Wawali Arya Wibawa juga secara simbolis berkesempatan menyerahkan dana Punia yang diterima langsung Klian Adat Banjar Teruna Sari, Wayan Suta.”Matur Suksma kami ucapkan kepada Bapak Walikota dan Bapak Wawali Kota Denpasar dan jajarannya atas segala bentuk perhatian dan dukungan kepada Banjar Teruna Sari.semoga dengan telah dilaksanakannya kegiatan upacara ini, seluruh warga masyarakat Banjar Teruna Sari akan semakin dapat meningkatkan srada Bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ungkap Wayan Suta.

Selebihnya, Wayan Suta juga menjelaskan, seluruh pembangunan dan juga renovasi di Banjar Teruna Sari telah dimulai sejak Juni 2024 lalu. Adapun rangkaian upacara yang dilangsungkan hari ini meliputi Mecaru, Mendem Pedagingan, Mulang Dasar, Melaspas, dan lainnya.(Win/tra)