- Advertisement -spot_img
20.9 C
Indonesia
Beranda blog

Gubernur Koster Pimpin Rakor Jelang Karya IBTK

0

Koster Pastikan Kesiapan Karya IBTK dan Kenyamanan Pamedek

KARANGASEM -NEWSINTERMEDIA.COM || Gubernur Bali Wayan Koster memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) jelang Pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Gedung Audio Visual Wyata Graha, Besakih, Karangasem, Sabtu (Saniscara Paing, Warigadean), 5 April 2025. Rakor ini guna memastikan kesiapan maksimal semua elemen terkait demi kelancaran karya agung di Pura Besakih Sabtu, 12 April 2024 mendatang.

Gubernur Koster tak banyak memberi arahan. Ia lebih banyak mendengar laporan masing-masing penanggung jawab terkait kesiapan terakhir. Dikatakan Koster, rakor dilakukan untuk memastikan segala pendukung kelancaran pelaksanaan IBTK telah siap maksimal. Mulai dari upakara dan upacara, rekayasa lalu lintas, pelayanan kesehatan, konektivitas jaringan seluler, keamanan, hingga fasilitas yang ada di Kawasan Suci Pura Agung Besakih. “Saya ingin alur lalu lintas yang dari dan menuju Besakih itu lancar saat pelaksanaan Karya. Sampai di Besakih, dia (pamedek-red) juga nyaman,” kata Koster.

Gubernur Bali dua periode ini mengatakan, sudah banyak yang krama Bali dapat dari hasil memohon di Pura Besakih, sudah banyak kebahagiaan dan kesejahteraan untuk masyarakat Bali. “Jadi Kita ini sudah berutang banyak dengan Ida Bhatara yang ada disini. Karena itu, Kita punya tekad untuk Ngayah, yang mungkin tidak ada artinya dengan yang Kita dapat,” ujarnya.

Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini mengajak semua pihak untuk ikut menyukseskan pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Pura Agung Besakih. Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 8 Tahun 2025 tentang Tatanan bagi Pamedek/Pengunjung saat Memasuki dan Berada di Kawasan Suci Pura Agung Besakih selama Pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh, diharapkan dijalankan dengan baik. “Setiap tahun Kita evaluasi, apanya yang kurang, Kita perbaiki. Tugas Pemerintah adalah memfasilitasi agar pelaksanaan IBTK ini berjalan lancar dan sukses,” imbuhnya.

Menurut Koster, keagungan dan kesucian Pura Agung Besakih harus dilindungi, dirawat, dan dikelola dengan penuh hormat. Sehubungan dengan itu, pada periode pertama kepemimpinan sebagai Gubernur, Pemprov Bali telah membangun Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan Pamedek/Pengunjung dalam melaksanakan persembahyangan.

Gubernur Koster juga mengisahkan, Pura Agung Besakih yang terletak di lereng Gunung Agung, merupakan tempat pemujaan utama, Pura Kahyangan Jagat terpenting dan tertinggi di Bali. Sejumlah teks susastra Bali, baik yang tersurat dalam lontar maupun prasasti tembaga atau kayu, menyebut Gunung Agung dengan nama Tolangkir, yang berarti “Dia Yang Mahatinggi, Mahamulia, sekaligus Mahaagung”. Pura Agung Besakih disebut sebagai “Huluning Bali Raja”, hulu Kerajaan Bali,sekaligus juga “Madyaning Bhuwana”, pusat dunia.

Karena itu, Besakih pada masa kerajaan Bali Kuno dikategorikan sebagai kawasan Hila-Hila Hulundang Ing Basukih, yang berarti kawasan suci tempat memohon kerahayuan hidup (Basuki) di hulu Bali, yang dilarang, dipantangkan (Hila-Hila) untuk dilalui atau dimasuki secara sembarangan oleh siapa pun.

Turut hadir dalam rakor, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Kepala Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih I Gusti Lanang Muliarta, Kapolres Karangasem AKBP I Nengah Sadiarta, Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali serta perwakilan dari Kota/Kabupaten se-Bali. (dwi/tra).

Info Denpasar Terkait Ngenteg Linggih, Karya IBTK 2025 dan WNA Overstay

0

Walikota Hadiri Karya Ngenteg Linggih dan Wraspati Kalpa 

DENPASAR –NEWSINTERMEDIA.COM ||  Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri serangkaian Karya Ngenteg Linggih, Wraspati Kalpa Agung Caru Panca Rupa Panca Kelud Pura Ratu Begawan Penyarikan Banjar Jurang Asri Desa Peguyangan Kangin, Sabtu (5/4).
Ket. Foto :Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri serangkaian Karya Ngenteg Linggih, Wraspati Kalpa Agung Caru Panca Rupa Panca Kelud Pura Ratu Begawan Penyarikan Banjar Jurang Asri Desa Peguyangan Kangin, Sabtu (5/4).
Tampak hadir juga dalam kesempatan ini Anggota DPRD Bali Dapil Kota Denpasar yakni I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, AA Istri Paramita Dewi, Ketua Komisi 2 DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Anggota DPRD Kota Denpasar, Ketut Sudana, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Made Suweta, OPD terkait serta tokoh masyarakat setempat. Upacara tampak khusuk diiringi dengan tarian, tetabuhan ,kekidungan hingga wayang lemah. Dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara Jaya Negara melaksanaan penandatanganan prasasti.

Usai rangkaian upacara dilaksanakan, Walikota Jaya Negara mengatakan, pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih, Wraspati Kalpa Agung Caru Panca Rupa Panca Kelud Pura Ratu Begawan Penyarikan Banjar Jurang Asri Desa Peguyangan Kangin ini sebagai salah satu bentuk untuk meningkatkan sradha bhakti yang ada di setiap umat. Di komunitas masyarakat seperti banjar, perlu diapresiasi  bagaimana membangun sradha bhakti masyarakat melalui upacara yang dilaksanakan.

“Mengenai pelaksanaannya, Pemkot Denpasar memberikan apresiasi yakni muncul kemandirian dan kesadaran masyarakat yang begitu dalam melaksanakan yadnya sehingga manfaat yang kita peroleh dalam penyelenggaraan upacara keagamaan yang dikenal dengan istilah Tri Guna Karya serta Satwika Karya dapat kita peroleh dengan baik,” kata Jaya Negara.

Walikota Jaya Negara juga mengharapkan, setelah dilaksanakannya karya  ini seluruh umat terutama penyungsung dan pengempon serta krama banjar dapat terus meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. “Tentu pelaksanaan yadnya ini sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Kami berharap ke depan upacara yadnya ini dapat memberikan energi positif yang dapat memancarkan hal positif bagi umat, serta menetralisir hal- hal negatif dilingkungan desa setempat,” katanya.

Sementara Manggala Karya Made Supradnya didampingi Kelian Banjar Kadek Sugiarta yang ditemui di sela-sela upacara mengatakan pelaksanaan karya ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan alam semesta beserta isinya. Hal ini juga untuk menetralisir aura negatif yang mengganggu kehidupan manusia, khususnya krama Banjar Jurang Asri. Sehingga dapat mewujudkan kehidupan yang aman damai gemah ripah loh jinawi. Karya ini juga sebagai wujud syukur kepada sang Pencipta atas anugrah yang diberikan.

“Tujuannya tentu tidak lain adalah untuk menjaga keseimbangan alam semesta beserta isinya serta menghindari seluruh umat manusia dari marabahaya, serta sebagai wujud syukur untuk senantiasa diberikan tuntunan dalam melaksanakan tugas kewajiban,” ujarnya. (Eka/TRA).

 Sekda Denpasar Hadiri Rapat Persiapan Karya IBTK 2025

DENPASAR –NEWSINTERMEDIA.COM || Jelang Puncak Karya IBTK (Ida Bhatara Turun Kabeh) Pura Agung Besakih pada Rahina Purnama Sasih Kedasa, Sabtu, 12 April 2025 hingga “Nyineb” pada 3 Mei 2025 mendatang, dilaksanakan rapat koordinasi pada Sabtu (5/4) pagi di Gedung Audio Visual Wiyata Graha, Kawasan Suci Pura Agung Besakih.

Rapat dipimpin langsung Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra. Dihadiri seluruh perwakilan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali, dan stakeholder terkait lainnya. Pemerintah Kota Denpasar hadir diwakili oleh Sekretaris Daerah , Ida Bagus Alit Wiradana.

Rapat juga diisi penyampaian kesiapan karya diantaranya oleh Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, laporan skema lalu lintas dan sirkulasi pemedek (pengunjung) oleh pihak kepolisian, pemaparan perkiraan kondisi lalu lintas dan kesiapan sektor perhubungan lainnya oleh Dishub Provinsi Bali, pemaparan dari Badan Pengeloala Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, pemaparan pelayanan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan pemaparan Diskominfos Provinsi Bali.

Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan setiap tahun pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih terus dievaluasi agar pelaksanaan semakin tertib dan baik setiap tahunnya. “Aturan mengenai prosesi persembahyangan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Pura Agung Besakih telah tertuang dalam bentuk Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2025 tentang Tatanan Bagi Pamedek/Pengunjung Saat Memasuki dan Berada di Kawasan Suci Pura Agung Besakih Selama Karya Pelaksanaan Ida Bhatara Turun Kabeh.

Semoga melalui rapat kesiapan yang dihadiri oleh seluruh stakeholder ini dapat memastikan skema pengaturan hal krusial seperti lalu lintas dan sebagainya agar pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Pura Agung Besakih Tahun 2025 berjalan tertib dan lancar, ” ucap Koster.

Sekda Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan Pemerintah Kota Denpasar akan melaksanakan Bakti Penganyar pada tanggal 16 April 2025 mendatang. “Di kesempatan ini kami juga sampaikan kepada masyarakat Kota Denpasar mulai di tingkat Desa Adat dan elemen masyarakat lainnya yang ingin “tangkil’ untuk bersama-sama hadir menghaturkan Bakti di tanggal tersebut.

“Pemerintah Kota Denpasar siap berkontribusi dan mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Bali demi kelancaran pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Pura Agung Besakih Tahun 2025.
Dari hasil rapat kesiapan ini akan kami teruskan setiap arahan Gubernur Bali ke OPD Pemkot Denpasar, instansi terkait lainnya dan masyarakat Kota Denpasar agar nanti giat Bakti Penganyar Pemkot Denpasar berjalan tertib dan lancar, ” ujar Alit Wiradana.

Sementara Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha menjelaskan Puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih Tahun 2025 dilaksanakan pada Rahina Purnama Sasih Kedasa, Sabtu, 12 April 2025 dan “Nyineb” pada 3 Mei 2025 mendatang.

“Sebelumnya akan dilaksanakan rangkaian upacara lainnya diantaranya Melasti ke Toya Sah pada tanggal 10 April 2025, dilanjutkan upacara Mepepada Wewalungan pada tanggal 11 April 2025 sebelum memasuki puncak Karya pada 12 April 2025. “Semoga dengan sinergi yang baik antar seluruh pihak, Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih Tahun 2025 dapat berjalan dengan tertib dan lancar, ” ujarnya. (esa/TRA).

Libatkan Imigrasi hingga Bhabinkamtibmas Tindak WNA Overstay

DENPASAR –NEWSINTERMEDIA.COM ||  Pemerintah Desa Padangsambian Klod, Kecamatan Denpasar Barat, menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Maroko yang tinggal melebihi batas waktu izin tinggal (overstay) di wilayah Indonesia, pada Jumat (4/4)

Ket. Foto : Penindakan WNA yang tinggal melebihi batas waktu izin tinggal (overstay) di wilayah Indonesia melibatkan Kantor Imigrasi Denpasar, Bhabinkamtibmas, Linmas, Pecalang, serta Babinsa untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi tempat tinggal WNA tersebut, pada Jumat (4/4).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pengawasan terpadu demi menjaga ketertiban dan penegakan hukum keimigrasian. Pemerintah desa menggandeng Kantor Imigrasi Denpasar, Bhabinkamtibmas, Linmas, Pecalang, serta Babinsa untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi tempat tinggal WNA tersebut. “Kami langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Imigrasi, Bhabinkamtibmas, dan Linmas untuk menindaklanjuti laporan masyarakat,” ujar Perbekel Padangsambian Klod, I Gede Wijaya Saputra, saat ditemui pada Sabtu (5/3) di Denpasar.

Laporan awal berasal dari keresahan warga atas keberadaan WNA yang tinggal di sebuah kos-kosan di Jalan Pura Banyukuning, Banjar Batubolong, karena dianggap mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Menanggapi hal tersebut, aparat desa bersama Bhabinkamtibmas, Linmas, dan Pecalang Banjar Batubolong segera melakukan pengecekan ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa WNA bersangkutan telah melewati masa izin tinggal yang diizinkan. Pada malam yang sama, yang bersangkutan diamankan ke kantor desa untuk selanjutnya diproses lebih lanjut oleh Kantor Imigrasi Kota Denpasar.

“Langkah ini adalah bentuk komitmen pemerintah desa dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, serta memastikan seluruh warga negara asing yang tinggal di Desa Padangsambian Klod mematuhi aturan keimigrasian yang berlaku,” tegas Perbekel Wijaya Saputra. Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak, khususnya pihak Imigrasi dan aparat keamanan desa, atas respon cepat dan kerja sama dalam menjaga stabilitas lingkungan di wilayahnya. (Pur/tra)

Gubernur Koster Sambut Kunjungan Menhan RI Sjafrie

0

Tenun Endek Warna Merah Tunjukan Identitas dan Karakter Sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

BADUNG – NEWSINTERMEDIA.COM || Gubernur Bali Wayan Koster, menghadiri penyambutan kedatangan Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kabupaten Badung pada Jumat, Sukra Umanis Warigadean, 4/4/2025 petang.

Koster mengenakan setelan kemeja tenun endek berwarna merah dan celana hitam. Filosofi dan makna tenun endek Bali yang dikenakan Koster cukup dalam. Ini menunjukan identitas dan karakter Bali sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Dimana, motif tenun endek ini menggambarkan hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam atau lingkungan dan manusia dengan Tuhan.

Pertemuan ini juga menandai langkah konkret Wayan Koster untuk memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata internasional yang aman, nyaman, dan berdaya saing tinggi.

Langkah sinergis antara Pemerintah Provinsi Bali dan Kementerian Pertahanan ini dinilai sebagai bentuk kesadaran bersama bahwa keamanan bukan hanya urusan militer, tetapi bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah, khususnya daerah wisata strategis seperti Pulau Dewata Bali.

Turut mendampingi Gubernur Bali pada penyambutan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi dan Kepala Biro Umum dan Protokol Setda Provinsi Bali I Wayan Budiasa.

Prosesi penyambutan Menhan RI, ditandai dengan barisan jajaran Forkopimda di lingkup Provinsi Bali serta parade drum band dari Kodam IX Udayana. Nampak bersama Gubernur Wayan Koster dalam prosesi penjemputan tersebut, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Muhammad Zamroni dan Wakapolda Bali Brigjen. Pol. I Komang Sandi Arsana beserta jajaran Kodam IX Udayana.

Untuk diketahui, Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin akan melakukan kunjungan kerja (kunker) di Pulau Dewata. Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Muhammad Zamroni menyampaikan, kunjungan kerja Menhan ke Kodam IX/Udayana ini dalam rangka meninjau Lembaga Pendidikan Secata Rindam IX/Udayana di Singaraja, Bali. Lembaga pendidikan ini siap mendukung penuh program dan kebijakan Kementerian Pertahanan dalam mencetak prajurit yang profesional, tangguh, dan berkarakter.

Kunjungan Menhan termasuk upaya pemerintah untuk memperkuat sistem pertahanan negara melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia TNI AD. Menhan akan bertolak ke Rindam IX Udayana sekaligus bertemu langsung dengan siswa satuan angkatan darat di Buleleng. (noer/tra).

Info Pemkot Denpasar Terkait Antisipasi DBD dan Langkah Inovatif

0

 Antisipasi DBD, Desa Dangin Puri Laksanakan Fogging

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Guna mengantisipasi penyebaran nyamuk DBD,  Pemerintah Desa Dangin Puri Kelod, menyelenggarakan Fogging Focus di lingkungan Jalan Jayagiri XVII, Jumat (4/4) kemarin pagi.

Saat dikonfirmasi, Perbekel Desa Dangin Puri Kelod, Made Sada mengatakan,
terdapat lebih dari 10 rumah warga disasar dalam kegiatan ini. Tak hanya Fogging Focus, tim Jumantik desa tersebut juga mengedukasi masyarakat terkait gerakan 3M. “Selain fogging focus, kami secara intensif terus memberikan edukasi dan arahan ke warga terkait dengan gerakan 3M plus. Seperti menguras dan menutup rapat tempat penampungan air, juga mendaur ulang barang bekas penampungan hujan,” terang Made Sada.

Peran serta masyarakat, menurut Made Sada sangat diperlukan dalam upaya pencegahan penyebaran kasus DBD ini. Karena dalam langkah pemutusan siklus hidup nyamuk, semua kalangan masyarakat dapat berperan aktif.

“Maka kami mengimbau pada warga, agar dapat berperan aktif dan bersama sama dalam upaya penyebaran jentik nyamuk DBD ini,” pungkasnya. (Win/tra)

Inovasi “Siap Selem” Dinas Perkimta Denpasar

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman bagi warganya. Salah satu langkah inovatif yang diambil melalui Sistem Informasi Penataan Pelemahan Berbasis Semeton Lembaga Adat atau “Siap Selem” yang digagas oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Kota Denpasar. Program ini melibatkan peran aktif desa adat dan desa dinas dalam mencegah terbentuknya kawasan kumuh baru di Kota Denpasar.

Ket. Foto : Kepala Dinas Perkimta Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, saat ditemui pada Jumat (4/4) di Denpasar

“Sebagai inovasi pengendalian dan penataan kawasan kumuh di Kota Denpasar berbasis teknologi informasi (IT), Siap Selem melibatkan desa adat dan desa dinas sebagai sistem peringatan dini (early warning) terhadap indikasi munculnya kawasan kumuh di Kota Denpasar,” ujar Kepala Dinas Perkimta Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, saat ditemui pada Jumat (4/4) di Denpasar.

Lebih lanjut, Cipta Sudewa menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan untuk tidak hanya mengurangi kawasan kumuh yang sudah ada, tetapi juga mencegah terbentuknya kawasan kumuh baru. Selain itu, program ini mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat budaya gotong royong agar Kota Denpasar tetap terlihat asri, tertata, dan bebas dari kesan kumuh.

Dalam implementasinya, program ini mengandalkan peran desa adat dan desa dinas sebagai “early warning system” berbasis IT. Sistem ini memungkinkan setiap desa/kelurahan dan desa adat memiliki admin Siap Selem yang bertugas memantau dan melaporkan potensi munculnya kawasan kumuh. Sementara itu, operator Dinas Perkimta Denpasar bertindak sebagai super admin yang mengelola dan menindaklanjuti laporan dari desa-desa.

Keberhasilan program ini telah terlihat sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2023. Berdasarkan data yang ada, kawasan kumuh di Denpasar awalnya tercatat seluas 50 hektar. Berkat implementasi program Siap Selem, luas kawasan kumuh berhasil dikurangi menjadi 17,6 hektar, yang tersebar di kawasan Karya Makmur, Ubung Kaja, serta 1 hektar di Pemecutan Kaja.

“Saat ini, total kawasan kumuh yang tersisa hanya sekitar 18 hektar. Kami optimistis, dengan kerja sama yang solid antara pemerintah, desa adat, desa dinas, serta masyarakat, kawasan kumuh di Jalan Karya Makmur dan Pemecutan Kaja dapat sepenuhnya dituntaskan pada akhir tahun 2025,” tambah Cipta Sudewa. (pur/tra)

SE 08 Terkandung Kebijakan Memihak Krama Bali Selama IBTK

0

Ratusan UMKM Boleh Jualan di Area Bencingah Pura Agung Besakih

Gubernur Koster Prioritas Produk Lokal Bali

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Gubernur Bali Wayan Koster telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 08 tahun 2025 tentang Tatanan Bagi Pemedek/pengunjung Saat Memasuki dan Berada di Kawasan Suci Pura Agung Besakih Selama Pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK), Rabu 2 April 2025 di rumah jabatan Jaya Sabha.
Dalam surat edaran ini terkandung sejumlah kebijakan Gubernur Koster yang memihak krama Bali selama menjalani IBTK. Satu diantaranya, yakni memfasilitasi keberadaan ratusan usaha mikro kecil menengah (UMKM) setempat. Dampak ekonomi berlandas visi nangun sat kerthi loka Bali akan berputar selama karya agung ini.
Gubernur Koster memberikan ruang dengan tatanan rapi bagi krama Bali berjualan di area Bencingah dan manik mas Pura Besakih. Menariknya, produk yang dijual harus produk lokal Bali dan wajib berasal dari Karangasem.
“UMKM di Area Bencingah tersedia sebanyak 248 unit Kios dan 162 unit Los, sedangkan di Area Manik Mas tersedia sebanyak 25 unit Kios dan 36 unit Los, yang dimanfaatkan oleh UMKM pengguna Kios dan Los secara gratis, hanya dibebankan biaya operasional perawatan dan rekening listrik/air,” kata Wayan Koster membacakan poin-poin fasilitas yang disiapkan Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih demi kelancaran (IBTK).
Koster menegaskan, pelaku UMKM di lokasi akan menjual produk lokal Bali berupa sarana persembahyangan, wastra (busana adat, endek, songket, kain tradisional), produk kerajinan rakyat, cinderamata branding Besakih. Tersedia juga kuliner dan produk olahan, serta sayur-sayuran dan buah- buahan.
“Semua produk yang dijual merupakan produk lokal Bali, diutamakan dari Kabupaten Karangasem,” kata Gubernur dua periode ini.
Meskipun memfasilitasi UMKM setempat, Koster juga tegas menyampaikan sejumlah larangan keras agar tak dilanggar pelaku UMKM.
Hal ini kata Koster, demi menjaga kebersihan, keindahan, kesucian, dan keagungan Kawasan Suci Pura Agung Besakih. Untuk itu, diberlakukan sejumlah larangan yang wajib ditaati.  “Pelaku UMKM/Pedagang dilarang keras berjualan di tepi jalan, hanya diizinkan berjualan dengan memanfaatkan Kios dan Los yang telah disediakan,” katanya.
Gubernur asal Sembiran ini menegaskan, pelaku UMKM pengguna Kios dan Los dilarang keras menjual, menyediakan, dan menggunakan tas kresek, pipet plastik, styrofoam, serta produk/minuman kemasan plastik. Pelaku UMKM juga dilarang membuang sampah di sembarang tempat, berkewajiban menjaga kebersihan secara mandiri dengan menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber, memilah sampah organik, bukan organik/anorganik, dan residu, serta menjaga keasrian lokasi Suci Pura Besakih.
Selain memfasilitasi UMKM krama Bali, dalam SE Nomor 08 tahun 2025 juga terkandung sejumlah kemudahan kepada pamedek demi kelancaran, kenyamanan, keamanan, ketertiban, keselamatan, kebersihan, dan keindahan .
Seperti jadwal persembahyangan pamedek kabupaten kota, tatanan keteraturan pengunjung masuk kawasan suci, fasilitas pendukung, rekayasa lalu lintas, dan sejumlah larangan. Gubernur Koster juga mengajak seluruh masyarakat Bali menyukseskan  Karya Ida Bhatara Turun Kabeh. Ia berharap dukungan penuh dari TNI, Polri, Satpol PP dan instansi terkait di tingkat provinsi Bali dan Kabupaten Karangasem. (Ari/tra)

 

Wakil Gubernur Hadiri Upacara Tawur Balik Sumpah

TABANAN – NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri dan berdoa dalam Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Ngusaba Desa, serta Tawur Balik Sumpah Agung di Pura Khayangan Desa, Pura Desa Wanasari, Tabanan, Rabu (2/4) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi semangat warga Desa Wanasari yang telah bergotong royong mewujudkan upacara Yadnya ini sejak berbulan-bulan sebelumnya. “Warga dengan semangat ‘ngromba’ datang, tidak hanya meluangkan waktu dan tenaga, tetapi juga mengeluarkan biaya untuk mewujudkan karya agung ini,” ujarnya di hadapan ratusan warga Desa Wanasari yang antusias menyambut kedatangan Wakil Gubernur Bali.

Wagub Giri Prasta juga menyampaikan penghargaan atas semangat beryadnya warga, karena hal tersebut merupakan implementasi dari visi-misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. “Hal ini sejalan dengan salah satu visi, yakni menjaga keseimbangan antara manusia dan Sang Pencipta,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa upacara ini dapat dikatakan utamaning utama untuk mengingatkan generasi penerus tentang upacara Ngusaba Dalem. Oleh karena itu, Bendesa Adat/Prawartaka Karya diharapkan membuat prasasti karena upacara utamaning utama ini dilaksanakan setiap 30 tahun sekali.

“Saya harap dibuatkan prasasti atas berlangsungnya upacara ini agar anak cucu kita mengetahui sejarahnya. Jadi, tidak ada istilah saling ‘kaden’ di masa mendatang,” jelas Giri Prasta.

Ia juga mengapresiasi berbagai sarana upacara yang masih baru, tanpa ada yang sudah jamuran atau berbau. Menurutnya, hal ini menunjukkan standar yang baik dalam pelaksanaan Yadnya, sehingga Upacara di Desa Wanasari dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain.

Mantan Bupati Badung dua periode ini juga berharap agar rangkaian upacara berjalan dengan benar dan mautama. “Maksudnya, upakara dan uparengga adalah sarana serta taksu jagat Bali yang utama. Selain itu, saya berharap masyarakat tetap bersatu dalam melaksanakan upacara seperti ini. Sebab, dengan bersatu, setengah perjuangan telah berhasil, dan kita dapat membangun jembatan emas untuk generasi mendatang,” tutupnya.
Sebagai bentuk Ngastiti Bhakti Ring Ida Betara, Wagub Giri Prasta secara pribadi mepunia sebesar Rp50 juta.

Sebelumnya, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, dalam sambutannya mengakui semangat warga Desa Wanasari dalam melaksanakan Yadnya. Menurutnya, hal ini sesuai dengan sejarah Desa Wanasari yang pada zaman kerajaan bernama Taman Sari. “Artinya, tempat yang sangat harum, benar-benar ‘mesari’. Hal ini juga tidak terlepas dari semangat warga dalam menjaga adat dan budaya,” ujarnya.

Ia pun menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan akan terus mendukung penyelenggaraan adat, agama, dan budaya yang dilakukan oleh krama. Sebab, sudah menjadi tugas pemerintah untuk mengayomi, mendukung, dan ngupasaksi upacara ini. “Agar Jagat Bali tetap Kerthi dan Rahayu, Pemkab Tabanan pasti memberikan apresiasi serta penghargaan setinggi-tingginya kepada krama, karena salah satu cara melestarikan seni, adat, dan budaya adalah dengan konsep gotong royong,” tutupnya.

Ketua Panitia Karya, Ida Bagus Putu Artawa, melaporkan bahwa Desa Wanasari terdiri atas lima banjar dengan jumlah 624 KK. Ia menyampaikan bahwa warga Desa Wanasari sangat antusias bergotong royong dalam pembuatan upakara Yadnya, sehingga tidak ada satu pun sarana yang dibeli. “Lemah peteng, baik tua, muda, maupun anak-anak bersemangat turun tangan menyiapkan upacara ini. Kami juga urunan setiap bulan sebesar Rp40 ribu per KK,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa puncak acara akan dilaksanakan pada 12 April 2025, bertepatan dengan Purnama Kedasa, sedangkan puput karya akan berlangsung pada 24 Mei 2025.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPR RI Dapil Bali, I Nyoman Adi Wiryatama, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, serta sejumlah undangan lainnya.

Info dari Karangasem Soal Karya Tawur Agung

0

Wagub Apresiasi Warga Desa Adat Geriana Kangin Lestarikan Adat, Agama, Seni, dan Budaya

KARANGASEM – NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Karya Tawur Agung Tabuh Gentuh Pedudusan Agung, Suda Bumi, dan Yama Raja yang puncaknya akan berlangsung pada 3 April mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta menyampaikan kebanggaannya atas kebersamaan dan kekompakan warga dalam melaksanakan karya tersebut. “Saya sangat bangga dengan keeratan pesametonan krama di sini, bangga dengan rasa menyama braya yang kuat, sehingga mampu memikul tanggung jawab untuk melaksanakan karya tawur agung. Dengan rasa saling memiliki dan bekerja sama tentu akan menjadikan pekerjaan lebih ringan, dan lebih cepat tertangani.

Dengan rasa saling asah, asih dan asuh salunglung sabayantaka, saya yakin akan mampu menjaga dan melestarikan kehidupan kita yang berdasarkan atas agama, adat-istiadat, seni dan budaya,” ungkapnya saat memberikan sambrama wacana sesaat setelah melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Puseh Desa Adat Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem, Anggara Pon-Warigadian, Selasa (1/4).

Karya yang telah dipersiapkan sejak satu bulan lalu ini melibatkan seluruh krama adat dari tujuh banjar yang ada. Dengan jumlah 460 kepala keluarga, karya ini dilakukan dengan semangat sinergi, kolaborasi, dan gotong royong antar warga. Karya ini nyejer hingga 5 April mendatang.

Karya Tawur Agung Tabuh Gentuh Pedudusan Agung, Suda Bumi, dan Yama Raja ini dilaksanakan sebagai rangkaian dari piodalan pura setempat, dengan tujuan untuk menyeimbangkan kekuatan sekala dan niskala.

Dalam upacara ini digunakan sarana seekor kerbau, yang diharapkan mampu membawa kedamaian bagi warga dan lingkungan sekitar. “Kita jaga taksu wilayah desa ini dengan hidup rukun berdampingan, baik antara sesama manusia dengan lingkungan atau alam semesta, manusia dengan manusia dan terutama hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sebagai sang pencipta,” ungkap Jro Mangku Sudarmayasa selaku Pasek/Bendesa Desa Adat Geriana Kangin.

Sebagai bentuk dukungan, Wagub Giri Prasta menyerahkan dana punia pribadi sebesar Rp25 juta untuk kelengkapan upakara. (tutt/TRa).

Info Denpasar Soal Pajak Daerah, Fogging Ultra dan Mal Pelayanan Publik

0

Triwulan I Penerimaan Pajak Daerah Denpasar Capai Rp 381M Lebih

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah terus mengoptimaliasasi penerimaan pajak daerah. Pada Triwulan I Tahun 2025 atau sampai Bulan Maret, Penerimaan Pajak Daerah Kota Denpasar mencapai Rp. 381 milyar lebih. Jumlah tersebut setara dengan 24,02 Persen dari target yang telah ditetapkan yakni Rp. 1,5 Triliun lebih. Capaian tersebut tak lepas dari beragam inovasi dan terbosan berkelanjutan yang digencarkan Bapenda Kota Denpasar.

Ket foto : Suasana Pelayanan pembayaran pajak di Kantor Bapenda Kota Denpasar.

Kepala Bapenda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya didampingi Sekretaris Bapenda, I Dewa Gede Rai saat dijumpai di Denpasar pada Rabu (2/4) menjelaskan, saat ini realisasi penerimaan pajak daerah pada Triwulan I Tahun 2025 telah mencapai Rp. 381 Miliar lebih atau 24,02 persen. Dimana, pada APBD Induk Tahun 2025, penerimaan daerah dari sektor pajak daerah ditargetkan Rp. 1,5 Triliun lebih.

Lebih lanjut pihaknya mengaku optimis mampu mencapai target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Denpasar. Hal ini dilaksanakan dengan beragam inovasi dan terobosan. Beberapa terbosan yang dilaksanakan guna meningkatkan penerimaan pajak daerah yakni melalui Inovasi Pajak Digital (Pagi) Denpasar, Inovasi Kluster Digital seperti Renon Digital Area (Reditia). Untuk wilayah Sanur juga telah diluncurkan inovasi Melodi (melayani obyek digital) Sanur.

Selanjutnya, pengembangan klasterisasi pelayanan pajak daerah ini juga telah menyasar kawasan ekonomi di jalan Teuku Umar Timur, Teuku Barat dan jalan Gatot Subroto. Selain itu, kata Eddy Mulya untuk optimalisasi pajak daerah juga ditetapkan dengan Pemberian insentif fiskal berupa pengurangan pokok pajak dan penghapusan sanksi denda administrasi, Jemput bola pelayanan pembayaran pajak daerah ke desa/kelurahan untuk PBB-P2 serta Pendataan Potensi Objek Pajak Baru dengan melibatkan Perbekel/ Lurah.

“Tentunya dengan beragam inovasi ini kami optimis penerimaan dari sektor pajak daerah di Kota Denpasar terus meningkat, dan kami mengajak serta mengimbau kepada wajib pajak agar taat membayar pajak tepat waktu guna mendukung pembangunan dalam mewujudkan kemajuan di Kota Denpasar, dengan tag line Fiskal Kuat, Denpasar Maju,” ujarnya. (Ags/TRA).

Dinkes Denpasar Gencarkan Fogging Ultra Low Volume 

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Fogging Ultra Low Volume (ULV) di publik area (di luar ruangan) seperti jalan, taman, dan lapangan yang dimulai pada Rabu (2/4) dan akan berlangsung hingga 30 April mendatang. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam upaya mengendalikan nyamuk dewasa dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.

Ket foto : Pelaksanaan kegiatan Fogging Ultra Low Volume (ULV) di publik area (di luar ruangan) seperti jalan, taman, dan lapangan di wilayah Kota Denpasar yang dimulai pada Rabu (2/4).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Agung Candrawati saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kegiatan Fogging ULV ini dilaksanakan mulai tanggal 2 April s.d 30 April 2025. Adapun metode ini menggunakan Mesin pengkabutan dingin (Cold Fog Truck Mounted) yang menghasilkan droplet/kabut yang dapat menjangkau dan mematikan nyamuk sasaran.

“Fogging ULV ini bertujuan untuk mengendalikan nyamuk dewasa di publik area dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD) dan penyakit lainnya seperti Chikungunya, Zika, dan lain-lain,” kata Ayu Candrawati.

Ia menambahkan bahwa kegiatan Fogging ULV akan sangat efektif apabila disertai dengan melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk 3M+ (PSN 3M+) di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Terlebih seluruh masyarakat gencar membudayakan PSN mandiri minimal satu kali dalam seminggu.

Dengan demikian, diharapkan bahwa kegiatan Fogging ULV dapat membantu mengendalikan nyamuk dewasa dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk di Kota Denpasar.

“Masyarakat diharapkan untuk aktif melaksanakan PSN 3M+ dan membudayakan PSN mandiri, sehingga kita dapat mengendalikan nyamuk dewasa dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk,” tambahnya. (Ags/TRA).

Sekda Tinjau Layanan MPP Sewakadarma, Tetap Beroperasi

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, meninjau pelayanan administrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Rabu (2/4), yang tetap beroperasi kendati dalam masa Cuti Bersama dan Libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah Tahun 2025. MPP Sewakadarma sendiri beroperasi setengah hari, yakni dari pukul 08.00 – 12.00 Wita, pada tanggal 2 dan 3 April 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana yang didampingi sejumlah pimpinan OPD mengatakan, pengoperasian Layanan MPP Sewakadarma, tak lain adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Denpasar untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal pengurusan dokumen administrasi, perijinan dan sebagainya.

Hal ini sendiri didasarkan pada Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menpan RB serta SE Gubernur Bali tersebut. Untuk diketahui dalam surat edaran tersebut termuat jika Perangkat Daerah yang Pelayanannya bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk dapat membuka layanan pada saat cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

“Meski dalam suasana Cuti Bersama dan Libur, sebagai bentuk komitmen pemenuhan layanan masyarakat, Pemkot Denpasar tetap membuka llanjut Alit Wiradana, layanan pengurusan administrasi dan dokumen di MPP Sewakadarma, dan kantor Kecamatan pada tanggal 2 dan 3 April, dari jam 08.00-12.00 Wita,” kata Alit Wiradana.

Sedangkan layanan kesehatan dan kegawatdaruratan, lanjut Alit Wiradana, yang didalamnya mencakup BPBD, Puskesmas, Satpol PP, RSUD Wangaya tetap beroperasi selama seperti biasa.

“Sektor kesehatan seperti Puskesmas di seluruh kecamatan, dan RSUD Wangaya tidak mengambil cuti bersama, dan tetap membuka layanan seperti biasa. Sedangkan sektor kegawatdaruratan seperti BPBD, Satpol PP, Damkar, dan lainnya tetap dapat melayani 24 jam,” jelas Alit Wiradana lagi.

Selebihnya, Sekda Alit Wiradana mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk dapat memaksimalkan pelayanan saat cuti bersama. Hal ini mengingat masyarakat yang tidak mudik memiliki kesempatan untuk memanfaatkan pelayanan dengan optimal.

“Kami mengajak masyarakat kota untuk mengoptimalkan pelayanan saat cuti bersama, sehingga diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan berbagai jenis pelayanan administrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Arta Brata menyampaikan, pemanfaatan pelayanan dokumen kependudukan oleh masyarakat hari ini meliputi perekaman KTP Elektronik, pencetakan KTP Elektronik, Kartu Keluarga, Akta Cerai dan lainnya.

“Tadi dari data yang masuk, ada sekitar lebih dari 180 dokumen KTP Elektronik yang dicetak hari ini. Ada juga yang melakukan perekaman KTP Elektronik yang berjumlah lebih dari 30 orang,” terang Dewa Juli.

Salah seorang warga, Nyoman Suarna Rika, yang datang ke MPP Sewakadarma menyambut baik kebijakan yang dilaksanakan oleh Pemkot Denpasar ini. Baginya, meski beroperasi setengah hari, pelayanan di MPP Sewakadarma pada masa Cuti Bersama ini sangat bermanfaat.

“Untuk pengurusan administrasi dan dokumen tetap dilayani dengan baik oleh para petugas di MPP Sewakadarma ini. Harapan saya sebagai masyarakat, untuk kedepannya, pelayanan seperti ini tetap dapat dijalankan, karena sangat bermanfaat bagi kami,” ungkapnya. (Win/TRA)

 

Pemerintah Bali Terbitkan SE 08 Terkait Tatanan Memasuki Pura Agung Besakih

0

Gubernur Koster Sampaikan SE No. 08 Tahun 2025 Terkait Karya IBTK Pura Agung Besakih

DENPASAR-NEWSINTERMEIDIA.COM || Pemerintah Propinsi Bali menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor: 08 tahun 2025 tentang Tatanan Bagi Pamedek/pengunjung Saat Memasuki dan Berada di Kawasan Suci Pura Agung Besakih selama pelaksanaan karya IBTK (Ida Bhatara Turun Kabeh), dan hal ini bertujuan untuk mewujudkan kenyamanan, kelancaran  keamanan, keselamatan, kebersihan, dan keindahan kawasan Pura Agung Besakih. 

Demikian disampaikan Gubernur Bali, Dr. Ir. I Wayan Koster, MM saat membancakan surat edaran tersebut yang  diampingi oleh Kepala Badan Pengelola Kawasan Pura Agung Besakih I Gusti Lanang Muliarta, Kepala Dinas Pemajuan Desa Adat (PMA) Provinsi Bali, A.A Kartika dan Jro Bendesa di depan seluruh awak media yang hadir dalam konferensi pers di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, Rabu (Buda Wage, Warigadean ) 2 April 2025 tadi pagi.

Gubernur Koster mengatakan Karya Ida Betara Turun Kabeh  di Pura Agung Besakih dilaksanakan bertepatan dengan Purnama Sasih Kadasa 2025, dan Puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh dilaksanakan Saniscara Wage, Julungwangi, Sabtu 12 April 2025, Nyejer selama 21 (dua puluh satu) hari, sampai Hari Sabtu (Saniscara Kliwon, Kuningan) pada 3 Mei 2025.

“Kami perlu menyampaikan dalam SE No. 08 Tahun 2025 ini mengatur tatanan bagi pamedek/pengunjung termasuk di dalamnya terkait rekayasa lalu lintas serta sejumlah larangan harus dipatuhi para pamedek maupun pengunjung untuk kelancaran, kenyamanan, melakukan daripada pelaksanaan saat karya di Pura Agung Besakih,”ungkap Gubernur.

Dalam surat edaran tersebut, Gubernur juga menjelaskan beberapa larangan yang diterapkan dalam pelaksanaan karya, pelaku UMKM pengguna Kios dan Los dilarang keras membuang sampah di sembarang tempat, berkewajiban menjaga kebersihan secara mandiri dengan menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber, memilah sampah organik, bukan organik/anorganik, dan residu, serta menjaga keasrian lokasi. Termasuk diantaranya pamedek/pengunjung dilarang keras membawa/menggunakan tas kresek, pipet plastik, styrofoam, serta produk/minuman kemasan plastik, sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018, dan sebagai penggantinya pamedek/pengunjung membawa tumbler.

“Pemedek yang membawa sarana Upakara yang sudah dihaturkan/lungsuran, dilarang keras membuang sisa lungsuran di Kawasan Suci Pura Agung Besakih, dan berkewajiban membawa pulang kembali sisa lungsuran. Pemedek/Pengunjung dilarang keras membuang sampah sembarangan di Kawasan Suci Pura Agung Besakih, dan berkewajiban membawa pulang semua sampah yang dihasilkan,”ungkap Gubernur.

Gubernur Koster meminta seluruh komponen masyarakat agar mengikuti larangan yang tertuang dalam SE Nomor 08 Tahun 2025 tersebut. Pemedek atau pengunjung agar berperan aktif dalam mendukung Pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh secara lancar, nyaman, aman, tertib, tenang, bersih, serta indah dan metaksu.  ”Mari kita ciptakan budaya hidup bersih terlebih dahulu di tempat suci. Sampah yang kita hasilkan harus dibawa pulang, jangan dibuang di areal pura atau sepanjang jalan. Jangan lupa membawa tumbler dan tidak menggunakan tas kresek ataupun styrofoam,” katanya.

Gubernur Koster meminta para pamedek akan melaksanakan persembahyangan ke Pura Agung Besakih, berkewajiban mengikuti jadwal secara bersamaan dengan panganyar masing-masing Kota/Kabupaten, serta pamedek dari luar Bali.  Jadwal sudah diatur, yakni Kabupaten Klungkung Senin (14/4/2025), Kota Denpasar Rabu (16/4), Kabupaten Badung Kamis (17/4), Kabupaten Jembrana Jumat (18/4), Kabupaten Gianyar Jumat (25/4), pamedek luar Bali pada Sabtu (26/4) dan Minggu (27/4), Kabupaten Karangasem Senin (28/4), Kabupaten Tabanan Selasa (29/4), Kabupaten Buleleng Rabu (30/4), Kabupaten Bangli Kamis (1/5/2025) dan Provinsi Bali/Panitia Besakih pada Panyineban Karya Sabtu (Saniscara Kliwon, Kuningan), 3 Mei 2025.

”Pengaturan ini untuk menghindari berkemah pamedek di hari-hari tertentu. Saya mengharapkan masyarakat mengikuti jadwal yang bertujuan untuk kenyamanan kita bersama. Saya mengajak seluruh komponen masyarakat berperan aktif menyebarkan Surat Edaran ini di lingkungan masing-masing dan semua jaringannya, secara langsung atau melalui berbagai platform media lokal, nasional, dan internasional. Pamedek/pengunjung berpartisipasi aktif mendukung pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh sehingga berjalan lancar, nyaman, aman, tertib, tenang, bersih, serta indah dan mataksu,”pungkas Gubernur Koster.

Sementara Kepala Badan Pengelola Kawasan Pura Agung Besakih I Gusti Lanang Muliarta mengatakan dibutuhkan 700 ojek konvensional selama pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh. “Kita butuh sekitar 700 ojek karena untuk pelayanan juga, saat ini reguler sudah ada 230-an, kita butuh tambahan,” katanya.

Tambahan tersebut nantinya akan direkrut dari Desa Adat Besakih dan Banjar Adat Pragunung. “Kita hanya perbolehkan dari Desa Adat Besakih dan Pragunung, di luar itu kita larang dan para ojek d,i Kawasan Pura Agung Besakih itu akan diberikan seragam khusus agar mudah diidentifikasi. Mereka akan ditugaskan di 5 titik atau pos yang disediakan di Kawasan Pura Agung Besakih,”tambahnya. (Gustra).

Info Terkini Denpasar Soal Perayaan Tawur Agung Penyepian

0

Pemkot Denpasar Gelar Tawur Agung Tilem Kesanga

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM ||
Prosesi Tawur Agung Kesanga serangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1947 di Kota Denpasar berlangsung bertepatan dengan Tilem Sasih Kesanga, di Kawasan Catus Pata Catur Muka Denpasar, Jumat (28/3). Diringi suara Gambelan, Kekidungan, Rejang Renteng, Rejang Dewa, Baris Gede dan Topeng Wali, upacara Tawur Agung ini berlangsung khidmat yang dipuput 6 sulinggih Sarwa Sadhaka.

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri dan mengikuti prosesi Tawur Agung Kesanga serangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1947 di Kota Denpasar berlangsung bertepatan dengan Tilem Sasih Kesanga, di Kawasan Catus Pata Catur Muka Denpasar, Jumat (28/3).

Tak sedikit umat Hindu Kota Denpasar dan perwakilan Desa Adat se-Kota Denpasar yang mengikuti rangkaian prosesi Tawur hingga selesai. Hadir langsung di tengah masyarakat, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Made Oka Cahyadi Wiguna, Forkopimda Kota Denpasar dan Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana.

Tampak pula Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, Ketua MDA Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana, Perwakilan Bandesa serta umat sedharma. Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara bersama jajaran turut nyaksiang dan mengikuti seluruh prosesi yang diakhiri dengan mendem Tawur di kawasan Catus Pata Catur Muka Denpasar.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat diwawancarai menjelaskan, Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Tawur Agung Tilem Kesanga serangkaian Hari Suci Nyepi. Dimana, setelah Tawur Kesanga, prosesi dilanjutkan dengan malam Pangerupukan yang identik dengan pengarakan ogoh-ogoh sebagai prosesi nyomya Bhutakala.

Jaya Negara menekankan, pelaksanaan malam Pangerupukan dan Nyepi diserahkan kepada Desa Adat yang disesuaikan dengan Dresta, Adat Istiadat dan Awig yang berlaku. Namun demikian, pada tahun ini terdapat Perda Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2024 tentang Pelestarian Ogoh-Ogoh. Dimana, pengarakan ogoh-ogoh dapat dimulai Pukul 16.00 Wita hingga Pukul 00.00 Wita dengan tidak menggunakan Soundsystem. Hal ini dilaksanakan agar adat dan budaya Bali tetap ajeg lestari yang dibentengi dengan Desa Adat.

“Mari kita laksanakan malam Pangerupukan dan Catur Brata Penyepian ini dengan khidmat, dengan penuh rasa tanggung jawab agar pelaksanaannya lancar, tertib, aman dan kondusif,” jelasnya.

Sementara, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, IB Alit Antara mengatakan, Upacara Tawur Agung Tilem Kesanga Kota Denpasar serangkaian Nyepi Caka 1947 ini sudah dimulai sejak tanggal 14 Maret 2025 dengan mepiuning, dilanjutkan dengan Nyukat Genah di Timur Laut Patung Catur Muka pada hari Jumat 21 Maret 2025. Sedangkan runtutan acara lainnya seperti Ngingsah dan Mapepada telah dilaksanakan di Pura Agung Jagatnatha Denpasar.

Dikatakannya, adapun Sarwa Sadhaka yang muput pelaksanaan Tawur Agung Kesanga di Kota Denpasar yakni Ida Pedanda Putra Telaga, Ida Pedande Gede Made Dharma Kerti, Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Sara Shri Satya Jyoti, Ida Jro Dukuh Udhalaka Dharma, Shri Mpu Dharma Sunu dan Ida Pandita Mpu Dhaksa Siwa Putra Santhi Yoga.

“Tentunya kami berharap kerjasama semua pihak sehingga Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1946 berjalan lancar, aman dan kondusif,” ujarnya

Sementara itu, dalam SE PHDI tentang pedoman perayaan Hari Suci Nyepi Caka 1947 terdapat beberapa rangkaian utama. Dimana, Nyepi Sipeng dilaksanakan pada 29 Maret 2025 selama sehari penuh atau 24 jam sejak pukul 06.00 Wita sampai dengan pukul 06.00 Wita keesokan harinya, dengan melaksanakan Catur Brata Penyepian. Yakni Amati Gni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan. (Ags/TRA).

Malam Pangerupukan Nyepi Caka 1947 Kondusif Bebas Soundsystem

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Upaya penegakan Perda Perda No. 9 Tahun 2024 Tentang Pelestarian Ogoh- Ogoh dan Perwali No. 11 Tahun 2025 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda No. 9 Tahun 2024 terkait pelarangan penggunaan soundsystem saat pawai Ogoh-Ogoh di malam Pangerupukan Nyepi Caka 1947 terus dilakukan di wilayah Kota Denpasar.

Kali ini, Tim Pengawasan Pelestarian Ogoh – Ogoh Kota Denpasar kembali bergerak memantau Kelompok Pemuda perihal ada atau tidaknya yang masih memakai soundsystem sebagai pengiring Ogoh-ogohnya.

Tim gabungan kecamatan Denpasar Utara – Denpasar Barat ini bergerak memantau Kelompok Pemuda perihal ada atau tidaknya yang masih memakai soundsystem sebagai pengiring Ogoh-ogohnya.
Tim bergerak dari Kantor Camat Denpasar Barat kearah timur di sepanjang jalan Gunung Agung, Denpasar Barat.

Pada kesempatan ini hadir Camat Denpasar Barat, Ida Bagus Made Purwanasara, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, Kasatpol-PP Kota Denpasar, AAN. Bawa Nendra didukung pula oleh Kapolsek Denbar, Kompol Laksmi Trisnadewi, Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, AA. Made Angga Harta Yana beserta unsur/desa kelurahan dan unsur masyarakat lainnya.

Berkolaborasi dengan unsur Kecamatan Denpasar Utara, Camat Denut, Wayan Yusswara dan Kapolsek Denut, Iptu I Wayan Juwahyudhi.

Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara sebagai ketua Tim Pengawasan Pelestarian Ogoh – Ogoh Kota Denpasar mengatakan Tim gabungan Denbar -Denut ini bergerak di sepanjang ruas jalan Gunung Agung, Denpasar berangkat dari Kantor Camat Denbar menuju ke timur. Selanjutnya Tim akan dibagi dua menyusur di masing-masing fokus wilayah, Denpasar Utara dan Denpasar Barat.

“Tim kami ini berupaya terus memastikan penegakan Perda No. 9 Tahun 2024 Tentang Pelestarian Ogoh- Ogoh terkait pelarangan penggunaan soundsystem saat pawai Ogoh-Ogoh di malam Pangerupukan Nyepi Caka 1947 di wilayah Kota Denpasar. Kami inggin tercipta suasana malam Pangerupukan Nyepi Caka 1947 berjalan kondusif dan aman sesuai dengan tradisi budaya yang berlaku” ucapnya.

Dari hasil pemantauan ditemukan masih ada segelintir kelompok pemuda yang menyiapkan soundsystem sebagai pengiring ogoh-ogoh. Tim dengan sigap langsung menyita barang bukti berupa seperangkat soundsystem, menghubungi penanggung jawab kelompok pemuda tersebut untuk dilakukan pemanggilan oleh pihak kecamatan yang disertai sosialisasi dan penataran. (esa/TRSA)

Info Denpasar Soal Digital Q-Barcode, Walikota dan Wawali Ucapan Nyepi

0

BPK RI Perwakilan Bali Apresiasi Pemkot Denpasar

Pemkot Denpasar Paling Pertama Gunakan Digital Q-Barcode

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Denpasar Unaudited 2024 kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Bali. Penyerahan yang berlangsung serentak bersama Pemerintah Provinsi Bali serta kabupaten/kota se-Bali ini diterima langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, di Kantor BPK RI Perwakilan Bali, Rabu (26/3).
 Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Denpasar Unaudited Tahun 2024 kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Bali, di Kantor BPK RI Perwakilan Bali, Rabu (26/3).

Ada hal unik dan inovatif yang dilakukan Pemkot Denpasar dalam penyerahan laporan kali ini, yakni penggunaan Digital Q-Barcode. Dengan teknologi ini, laporan keuangan dapat dipindai (scan) langsung dan diakses secara keseluruhan melalui ponsel. Inovasi ini mendapat apresiasi dari Kepala BPK RI Perwakilan Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira.

“Saya sangat mengapresiasi terobosan Pemkot Denpasar yang menggunakan Digital Q-Barcode dalam penyerahan laporan keuangan. Hal ini mempermudah akses bagi kami dalam melakukan pemeriksaan serta menghemat anggaran dengan mengurangi penggunaan kertas. Saya harap kabupaten/kota lain di Bali dapat mengikuti langkah Pemkot Denpasar dalam penggunaan Digital Q-Barcode ini,” ujar Satria Perwira di hadapan Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, para bupati se-Bali, Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana, Kepala Inspektorat se-Bali, serta undangan lainnya.

Senada dengan itu, Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, juga mengapresiasi langkah inovatif ini. “Saya atas nama Pemprov Bali mengapresiasi terobosan Pemkot Denpasar. Saya tadi mencoba langsung memindai Q-Barcode dan seluruh laporan keuangan dapat langsung diakses dengan mudah. Saya harap tahun depan seluruh kabupaten/kota di Bali dapat menerapkan sistem ini. Kita harus bergerak bersama dalam satu visi untuk kemajuan Bali,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur Bali juga mendorong pemerintah kabupaten/kota se-Bali untuk tidak hanya mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tetapi juga terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Sementara itu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari BPK dan Pemprov Bali. Ia menegaskan bahwa Pemkot Denpasar berkomitmen mendukung kelancaran proses pemeriksaan rutin oleh BPK RI serta memastikan kemudahan akses data dengan inovasi Digital Q-Barcode.

“Kami bersyukur dapat menyerahkan laporan keuangan tepat waktu. Tentunya, laporan ini masih memerlukan penyempurnaan, sehingga kami berharap bimbingan dan arahan dari BPK RI agar Kota Denpasar dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan mempertahankan predikat WTP,” ujar Jaya Negara.

Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan dengan menyiapkan data pendukung serta memastikan pelaksanaan wawancara berjalan lancar.(AYS/tra)

Walikota dan Wawali Ucapkan Selamat Hari Suci Nyepi Caka 1947

Momentum Penyucian Diri dan Alam Semesta Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Umat Hindu akan segera memperingati Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1947 Tahun 2025, seluruh rangkaian akan dimulai dari Pemelastian, Tawur Agung Kesanga, Nyepi dan Ngembak Geni yang sarat akan makna. Hari Suci Nyepi yang diperingati setiap tahun sekali, kali ini jatuh pada 29 Maret mendatang dan berada dalam suasana Hari Tumpek Wariga. Sehingga, seluruh rangkaian Hari Suci Nyepi diharapkan dapat dilaksanakan dengan khidmat sesuai dengan dresta masing-masing tanpa mengurangi makna.

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.

Upacara Pemelastian atau Melasti dilaksanakan sebagai bentuk penyucian bhuana alit dan bhuana agung. Usai Melasti, dilanjutkan dengan pelaksanaan Tawur Agung Kesanga bertepatan dengan Tilem Sasih Kesanga yang serentak dilaksanakan di Catus Pata Desa, Catus Pata Kabupaten/Kota. Sesuai maknanya, hal ini dimaksudkan sebagai upaya menetralisir aura negatif yang berada pada palemahan serta nyomya bhuta kala.

Pada Malam Pangerupukan identik dengan Nyomya Bhuta Kala dengan media Ogoh-ogoh. Kreatifitas di bidang ogoh-ogoh sendiri telah diwadahi melalui pelaksanaan Lomba Ogoh-ogoh serta eevent Kesanga Festival. Sedangkan keesokan harinya merupakan pelaksanaan Hari Suci Nyepi (sipeng) mengawali Tahun caka 1947 dilaksanakan Catur Brata Penyepian yakni, Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan yang semuanya bermakna sebagai ajang penyucian diri dengan mulatsarira serta meningkatkan sradha dan bhakti. Pelaksanaan Catur Berata Penyepian ini diakhiri dengan Ngembak Geni yang bermakna penyucian lingkungan sosial melalui Dharma Shanti.

Beranjak dari makna Hari Suci Nyepi, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, disela tugas kedinasan pada Rabu (26/3) mengajak segenap umat Hindu dan masyarakat Kota Denpasar untuk melaksanakan seluruh rangkaian Hari Suci Nyepi sebagai suatu Yadnya Suci meningkatkan sradha bhakti dalam melaksanakan Dharma Agama dan Dharma Negara.

Dalam pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi ini Walikota Jaya Negara menghimbau segenap komponen masyarakat untuk memanfaatkan momen ini sebagai kesempatan untuk introspeksi diri atau mulat sarira untuk saling menghormati, mengembangkan rasa toleransi berdasarkan konsep Catur Paramitha dan Tri Hita Karana hidup berdampingan menghormati keragaman budaya dengan sepirit Vasudhaiva Khutumbakam. Hal ini juga sejalan dengan konsep Ajibinaya yang bermakna kemuliaan dengan membangun sinergi lintas sektor menuju Denpasar Maju.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai Nyepi sebagai kontrol diri dan mulat sarira, serta bentuk pengucian alam semesta dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam serta Ajibinaya menuju Denpasar Maju,” ujarnya

Sementara Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa turut berpesan agar senantiasa bersama-sama dalam meningkatkan kewaspadaan dan mawas diri sebagai ajang mulat sarira. Sehingga seluruh umat manusia dapat terbebas dari mara bahaya serta mampu meningkatkan kesejahteraan hidup. Pihaknya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan semangat menyama braya, saling mambantu, saling memiliki dan saling asah, asih asuh.

“Selamat melaksanakan rangkaian upacara Hari Suci Nyepi Icaka Warsa 1947 kepada segenap umat se-Dharma dan masyarakat yang melaksanakannya. Semoga Hari Suci Nyepi tahun ini dapat menjadi ajang introspeksi diri dan mulat sarira untuk meningkatkan sradha bakti sesuai dengan swadarma kita masing-masing untuk mewujudkan Denpasar sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju, dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam, serta Ajibinaya menuju Denpasar Maju,” ujar Walikota Jaya Negara yang didampingi Wawali Arya Wibawa. (Ags/TRA).

Info Soal Program Mudik Martabak dan Olahraga Layar

0

Giri Prasta Dorong Masyarakat Muslim Bali Berprestasi

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, secara resmi melepas Program Mudik “Martabak Mudik Bareng 2025” yang diadakan oleh Persaudaraan Warga Tegal Bali (PWTB). Program tahunan ini bertujuan memfasilitasi warga Tegal yang tinggal di Bali untuk kembali ke kampung halaman dalam rangka merayakan Hari Raya Idulfitri di Denpasar, Senin (24/3).

Dalam sambutannya, Giri Prasta mengapresiasi program mudik yang diinisiasi oleh komunitas warga Tegal di Bali tersebut. Ia berharap perjalanan peserta berjalan lancar dan para pemudik dapat bertemu dengan keluarga di kampung halaman dalam keadaan selamat. “Selamat melaksanakan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan ridha kepada kita semua,” ujarnya.

Wakil Gubernur Bali itu juga mengingatkan agar para sopir dan penyedia jasa transportasi memprioritaskan keselamatan dengan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan.

Dalam kesempatan yang sama, Giri Prasta mengapresiasi kontribusi umat Muslim di Bali yang meskipun merupakan minoritas, tetap memiliki peran penting dalam pembangunan di Pulau Dewata. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati di tengah keberagaman. “Yang berbeda jangan kita paksakan menjadi sama, tetapi yang sama jangan kita bedakan,” tegasnya.

Giri Prasta juga mengungkapkan harapannya agar umat Muslim di Bali dapat berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Ia mendorong generasi muda Muslim Bali untuk menghafalkan Al-Qur’an 30 Juz dan berharap Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional dapat diselenggarakan di Bali. Menurutnya, hal itu akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pulau Dewata.

Untuk mendukung program mudik tersebut, Pemerintah Provinsi Bali memberikan bantuan dana kepada PWTB. “Pak Gubernur, melalui Pak Haji Umar, bersedekah untuk kita semua sebesar 50 juta rupiah, dan Pak Wakil Gubernur bersedekah sebesar 25 juta rupiah,” ungkap Giri Prasta yang disambut meriah oleh para peserta mudik.

Ketua Persaudaraan Warga Tegal Bali, Abdul Homam, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bali. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu organisasi dalam menjalankan program dan kegiatannya.

Program mudik bersama yang rutin diadakan setiap tahun ini menjadi salah satu agenda penting PWTB. Pada tahun 2025, sebanyak 250 peserta mengikuti mudik bersama menuju Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (KAR/TRA).

Wagub Giri Dukung Anak Muda Kembangkan Olahraga Pelayaran

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mengapresiasi semangat Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PORLASI) Provinsi Bali dalam upaya mengembangkan olahraga layar di Bali.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi pengurus PORLASI Provinsi Bali, yakni Ketua umum PORLASI BALI I Made Astika Oye Wahyudi, Wakil Ketua Letkol Laut P. Gede Padang Suryawan dan Pelatih Layar PORLASI BALI I Ketut Diarta, bersama dengan Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Bali, Denpasar, pada Selasa (25/3).

Menurutnya, Bali terkenal dengan pantainya yang indah, sehingga sangat cocok untuk mengembangkan olahraga layar. Selain dapat mencetak prestasi, olahraga ini juga berpotensi menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mencoba wahana baru di lautan.

Ia juga meminta PORLASI untuk terus menjaring bibit-bibit unggul agar dapat dilatih dan dikembangkan menjadi atlet layar. “Mungkin bisa dimulai dengan sosialisasi di sekolah-sekolah pesisir agar anak-anak muda tertarik dengan olahraga ini. Setelah itu, bisa lebih fokus pada pengembangan prestasi. Jika Bali berprestasi dalam olahraga ini, maka akan semakin terkenal dan menarik lebih banyak wisatawan,” jelasnya.

Mantan Bupati Badung dua periode ini juga berharap semakin banyak anak muda yang tertarik menekuni olahraga ini. “Selain mencetak atlet, kita juga bisa membuka lapangan pekerjaan dengan menjadikan mereka sebagai pemandu bagi wisatawan yang ingin mencoba olahraga layar,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PORLASI Bali Letkol Laut P. Gede Padang Suryawan mengatakan bahwa Bali memiliki potensi alam yang sangat mendukung pengembangan olahraga layar. Saat ini, prestasi atlet layar Bali cukup membanggakan, terbukti dengan perolehan medali emas di PON XXI Aceh dan Sumatera Utara oleh atlet I Wayan Wiranatha. “Kami yakin banyak anak muda berpotensi di Bali yang bisa kita kembangkan,” ujarnya.

Olahraga layar, menurutnya, juga telah dipertandingkan di Olimpiade, sehingga dengan pembinaan yang baik sejak dini, atlet-atlet Bali memiliki peluang untuk bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

Ia pun sependapat dengan Wagub Giri Prasta bahwa olahraga layar dapat menjadi atraksi wisata baru di Bali. Oleh karena itu, persiapan yang matang sejak dini dapat mempercepat realisasi rencana tersebut. (MUL/TRA).

 

Info Denpasar Tekait Mudik Gratis dan Paripurna LKPJ 2024

0

Wawali Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Polda Bali 2025

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM ||  Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa berkesempatan menghadiri pelepasan Mudik Gratis Polda Bali menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, 1 Syawal 1446 Hijriah. Mudik Gratis ini dilepas secara simbolis dengan pengibasan bendera serta pembagian paket sembako kepada warga Muslim kurang mampu di Terminal Ubung, Denpasar, Selasa (25/3).
Ket Foto : Gubernur Bali Wayan Koster bersama Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi, dan Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa melepas secara simbolis Mudik Gratis Polda Bali 2025 di Terminal Ubung, Denpasar, Selasa (25/3).
Acara pelepasan Mudik Gratis ini dilepas langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi, beserta Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya mengatakan, program mudik gratis ini bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas di terminal, bandara, dan pelabuhan saat puncak arus mudik. Adapun beberapa daerah tujuan program Mudik Gratis ini meliputi sejumlah daerah di Jawa Timur seperti di Banyuwangi, Jember, Surabaya.

Selain itu, Irjen Pol Daniel Adityajaya juga menambahkan, program Mudik Gratis ini juga merupakan salah satu upaya untuk
mengurangi kepadatan arus lalu lintas yang terkonsentrasi di H-1 dan H-2 menjelang Hari Raya Idul Fitri, yaitu pada 27 dan 28 Maret 2025 yang juga berdekatan dengan Hari Raya Nyepi. Dia menambahkan, selain di Terminal Ubung, mudik gratis juga digelar serentak di Gianyar dan Buleleng. Tiga lokasi ini memberangkatkan pemudik gratis pada hari yang sama.

“Selain mengurangi kepadatan lalu lintas, mudik gratis ini juga akan mengurangi potensi gangguan kamtibmas. Total ada 29 bus dengan penumpang sebanyak 1.300 orang mengikuti mudik gratis kali ini,” katanya.

Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut baik program Mudik Gratis kali ini. Wawali Arya Wibawa berharap para pemudik khususnya umat Muslim di Kota Denpasar yang mengikuti program ini bisa tiba di kampung halaman dengan selamat di tempat tujuan.

“Astungkara, para pemudik khususnya yang dari Kota Denpasar dapat aman dan selamat dan tiba di rumah bertemu sanak keluarga. Semoga dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan lancar,” ujar Wawali Arya Wibawa. (Arya/HumasDps).

Rapat Paripurna Walikota Sampaikan LKPJ 2024

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM ||  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Denpasar menggelar Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan I dengan agenda penyampaian pidato pengantar Walikota Denpasar terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2024. Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Denpasar, Wayan Mariyana Wandhira, pada Selasa (25/3) di Gedung DPRD Denpasar.
 Ket. Foto : Pelaksanaan Sidang Paripurna Ke-8Masa Persidangan I DPRD Denpasar dipimpin Wakil Ketua DPRD Denpasar, Wayan Mariyana Wandhira yang dihadiri Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, serta Forkopimda Kota Denpasar, dan Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Selasa (25/3) di Gedung DPRD Denpasar.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Wakil Ketua DPRD Denpasar, Dr. Made Oka Cahyadi Wiguna, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar.

Dalam pidato pengantar Walikota Denpasar yang dibacakan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran pemerintahan. Dalam LKPJ Tahun Anggaran 2024, Wawali Arya Wibawa menjelaskan berbagai capaian program, kebijakan strategis, dan tindak lanjut rekomendasi DPRD.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Denpasar mencapai 85,11, tertinggi di Bali, didorong oleh peningkatan harapan lama sekolah 14,13 tahun, rata-rata lama sekolah 11,53 tahun, serta peningkatan usia harapan hidup menjadi 75,80 tahun,” ujar Wawali Arya Wibawa.

Lebih lanjut disampaikan, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,55 persen, meski inflasi meningkat dari 2,54 persen ke 2,69 persen. Pemerintah mengendalikan inflasi melalui panen tanaman, pasar murah, dan pemantauan stok pangan. Sementara, APBD 2024 dirancang untuk keseimbangan pembangunan dan pelayanan masyarakat. Pendapatan daerah ditargetkan Rp. 2,838.618.791.166,00, terealisasi Rp. 3,147.884.588.524,74 atau mencapai 110,89 persen. Belanja daerah direncanakan Rp. 3,315.230.578.401,00 dengan realisasi Rp. 2,866.944.850.553,59 atau sebesar 86,48 persen.

Sedangkan mengenai pembiayaan daerah penerimanya direncanakan sebesar Rp. 578.635.787.235,00 dengan realisasi sebesar Rp. 578.635.787.235,36 atau 100 persen. Demikian pula dengan pengeluaran pembiayaan daerah yang direncanakan sebesar Rp. 102.024.000.000,00 dengan realisasinya sebesar Rp. 102.024.000.000,00 atau sebesar 100 persen.

Wawali Arya Wibawa juga mengharapkan saran, koreksi, serta masukan dari Pimpinan Dewan dan seluruh peserta sidang sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di tahun mendatang. Dengan demikian, setiap rumusan dan kebijakan yang kita hasilkan dapat memberikan manfaat optimal bagi kemajuan dan kesejahteraan Kota Denpasar yang kita cintai.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi guna mewujudkan Denpasar yang lebih maju. Selain itu, atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1947 dan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H,” tutup Arya Wibawa.
(PUR/tra)

Info Denpasar Soal Kunjungan Menteri LH, Rumah Layak Huni dan Melaspas

0

Walikota Dampingi Menteri LH Tinjau PDU Padangsambian

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, didampingi oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, melakukan kunjungan ke Pusat Daur Ulang (PDU) Padangsambian Kaja yang terletak di Jalan Kebo Iwa Gang Batu Sunia, Desa Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau fasilitas pengelolaan sampah dan daur ulang di wilayah tersebut , Senin (24/3).

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi kunjungan Menteri LH dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, di PDU Padangsambian Kaja, Senin (24/3).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Panglima Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si, Dandim 1611/Badung, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan,S.I.P. dan Kadis DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa

Menteri Hanif disela-sela kunjungan mengajak seluruh gubernur, bupati, wali kota, dan pemangku kepentingan terkait untuk berkolaborasi dalam aksi nyata menuntaskan permasalahan sampah di Indonesia. Menteri Hanif menekankan Arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, menekankan percepatan penanganan sampah dari hulu, agar kabinet Merah Putih dapat menyelesaikan permasalahan sampah secara tuntas. Dalam konteks ini, Kota Denpasar telah menjalankan sistem pengelolaan sampah, dan kolaborasi dengan semua pihak menjadi kunci utama keberhasilannya.

Saat ini, PDU Padangsambian telah mengelola sampah menjadi berbagai produk siap pakai, dengan kapasitas pengolahan mencapai 20 ton per hari. Namun, dengan total produksi sampah Denpasar yang mencapai 1.000 ton per hari, langkah optimalisasi masih diperlukan. Ke depan, diharapkan usaha pengelolaan ini dapat memberikan nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat.

Denpasar juga memiliki 24 TPS3R yang terus dioptimalkan. Oleh karena itu, peran strategis semua pihak, termasuk Babinsa, sangat penting dalam menggiring pemilahan sampah dari hulu, sehingga pengelolaannya dapat dilakukan secara efektif oleh Pemerintah Kota Denpasar. Dalam hal ini, Menteri berperan sebagai pengawas kebijakan, Gubernur sebagai pembina, sementara Walikota bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan sampah di wilayahnya. “Dengan pendekatan yang masif dan terstruktur, pengelolaan sampah di Bali diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia, terutama sebagai destinasi pariwisata internasional,” ujar Menteri Hanif

Sementata Walikota Jaya Negara, menyampaikan bahwa permasalahan sampah di Kota Denpasar mencapai 1.000 ton per hari. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kota Denpasar telah menerapkan Peraturan Gubernur Bali tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber serta mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) No. 8 Tahun 2023 yang mengatur proses pengolahan sampah dari tingkat keluarga.

Saat ini, sebanyak 24 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) serta bank sampah telah berperan dalam mengelola sampah di tingkat hulu, mampu mengolah sekitar 200 ton sampah per hari. Sementara itu, untuk sisa 800 ton sampah lainnya, Pemerintah Kota Denpasar telah mengambil langkah strategis dengan mengoperasikan dua Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). “Kami mengapresiasi Presiden RI atas arahan dan dukungannya dalam upaya pengelolaan sampah di Kota Denpasar, sehingga berbagai langkah yang diambil dapat membantu menyelesaikan permasalahan sampah di kota ini,” ujar Jaya Negara. (PUR/tra)

Walikota Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni 

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan bantuan rumah layak huni kepada keluarga I Nyoman Sunartha, dan penyerahan bantuan renovasi rumah ini dilaksanakan setelah bangunan fisik tuntas dikerjakan. Dalam kesempatan tersebut, juga turut diserahkan secara simbolis bantuan CSR dari Yayasan Bina Ilmu Korea Selatan sebanyak 1000 paket beras dan dari Kasta Company sebanyak 200 paket beras di Desa Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Senin (24/3).

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Kadis Sosial Kota Denpasar, IGA. Laxmi Saraswaty, Camat Denpasar Utara, I Wayan Yusswara, Perbekel Desa Pegayangan Kaja, I Made Parmita, dan Tim Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, serta pendamping lainya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menjelaskan kegiatan ini adalah wujud dari implementasi “Vasudaiva Khutumbakam” di mana pemerintah berkolaborasi dan bergotong royong bersama semua pihak terkait dalam program rehabilitasi rumah tidak layak huni ini untuk membantu pembangunan di Kota Denpasar menuju “Denpasar Maju”. “Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu mensukseskan program rehabilitasi rumah salah satu masyarakat di Desa Peguyangan Kaja” ujarnya

Lebih lanjut Jaya Negara menjelaskan pada Tahun 2025, Pemerintah Kota Denpasar juga sudah menganggarkan bantuan bedah rumah atau perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 20 unit rumah. “Kedepan bantuan bedah rumah atau Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni menjadi Layak Huni secara bertahap akan terus kami tingkatkan, termasuk juga bantuan perlengkapan rumah tangga, hal ini utamanya untuk membantu masyarakat Kota Denpasar, sehingga perbaikan rumah dapat lebih baik lagi dengan dilengkapi berbagai perabotan, dan mencapai  rumah sehat layak huni yang berkelanjutan,” kata Jaya Negara.

Di samping itu, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, IGA. Laxmi Saraswaty mengatakan bahwa program rehabilitasi rumah tidak layak huni menjadi layak huni ini dilaksanakan secara gotong royong oleh Dinas Sosial Kota Denpasar bersama Desa Peguyangan Kaja, Tagana Denpasar, Yayasan Bina Ilmu Bali bekerja sama dengan dongan church, dongin association, ocean blue Korea Selatan, Yayasan Kawan Baik, Yayasan Bali Samsara, TKSK Denpasar Utara, PSM peguyangan Kaja dan Karang Taruna Putra Negara Peguyangan Kaja.

“Rehabilitasi rumah ini diberikan kepada salah satu masyarakat Desa Peguyangan Kaja bernama I Nyoman Sunartha yang kesehariannya menjadi pemungut sampah serta petugas kebersihan,” ujarnya.

Rehabilitasi rumah ini mulai dikerjakan dari bulan Januari 2025 dengan total dari keseluruhan renovasi rumah, termasuk perlengkapan seperti kasur dan sembako sebesar Rp. 40.500.000. Selain itu juga diserahkan pemberian sembako bagi penyandang Disabilitas sebanyak 1000 paket beras oleh yayasan Bina Ilmu Bali, serta 200 paket beras oleh Kasta Company.

Sementara, Keluarga Penerima Bantuan, I Nyoman Sunartha mengucapkan terima kasih atas bantuan Rumah Layak Huni/Rehabilitahi Rumah tidak layak huni Pemkot Denpasar. Tentunya ini sangat bermanfaat dan sangat membantu masyarakat. “Terimakasih kepada Bapak Walikota dan para donatur atas bantuan rehabilitasi rumah, dan perlengkapan yang diberikan, terimakasih banyak,” ujarnya dengan sumringah.(Wah/tra).

Wawali Hadiri Upakara Melaspas dan Pasupati Pratima 

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Upakara Melaspas dan Pasupati Pratima, Pacanangan dan Sri Sedana dan Upakara tersebut dilaksanakan setelah proses perbaikan serta renovasi tuntas dilaksanakan, di Pura Dalem Sudha, Desa Adat Sidakarya, bertepatan dengan Rahina Soma Kliwon, Wuku Wariga, Senin (23/3).

Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri Upakara Melaspas dan Pasupati Pratima, Pacanangan dan Sri Sedana di Pura Dalem Sudha, Desa Adat Sidakarya, bertepatan dengan Rahina Soma Kliwon, Wuku Wariga, Senin (23/3).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar, I Wayan Suadi Putra, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, Plt. Camat Denpasar Selatan, Komang Pendawati, serta krama Desa Aday Sidakarya. Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa turut mengikuti proses silih asih serangkaian upakara tersebut.

Bendesa Adat Sidakarya, I Ketut Suka saat diwawancarai menjelaskan bahwa Upakara Melaspas dan Pasupati Pratima, Pacanangan dan Sri Sedana di Pura Dalem Sudha, Desa Adat Sidakarya ini dilaksanakan setelah proses perbaikan tuntas dikerjakan. Dimana, upakara melaspas dan pasupati ini dilaksanakan guna melengkapi rangkaian proses agar Ida Bhatara kembali berstana di Pratima dan Pacanangan tersebut.

Dikatakannya, upakara ini merupakan wujud sradha dan bhakti krama Desa Adat Sidakarya kepada Ida Bhatara Sesuhunan. Hal ini tentunya diharapkan dapat memberikan anugrah kesejahteraan, kesehatan serta kemakmuran bagi seluruh krama desa. “Semoga melalui upacara ini krama Desa Adat Sidakarya selalu dalam lindungan tuhan, dan diberikan anugrah kemakmuran serta kerahayuan,” ujarnya.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut mengatakan, Upakara Melaspas dan Pasupati Pratima, Pacanangan dan Sri Sedana di Pura Dalem Sudha, Desa Adat Sidakarya ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Sehingga menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

“Dengan pelaksanaan upakara ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana,” ujar Arya Wibawa. (Ags/tra).

Masalah Sampah Masih Menjadi Problema Masyarakat

0

Kerja Sama Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci Atasi Permasalahan Sampah

BULELENG – NEWSINTERMEDIA.COM ||  Permasalahan sampah masih menjadi tantangan serius di Bali. Lonjakan produksi sampah rumah tangga dan industri menuntut solusi yang melibatkan seluruh pihak. Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan pentingnya tanggung jawab bersama dalam mengelola sampah saat dialog On Air di Radio Semeton Takdir dan Radio Guntur, Buleleng, Minggu (23/3)kemarin.

“Jangan sampai rumah kita yang menghasilkan sampah, namun rumah orang lain yang kita timbun. Hal ini tentu tidak adil. Maka dari itu mari kita bertanggung jawab akan kebersihan rumah dan lingkungan kita terlebih dahulu,” ujarnya

Sebagai langkah strategis, sejak 2019 Pemerintah Provinsi Bali telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2019 tentang pengelolaan sampah berbasis sumber. Aturan ini mendorong masyarakat, industri, hotel, dan restoran untuk memilah sampah sejak awal.

Ny. Putri Koster mengajak masyarakat untuk menerapkan pola pemilahan sampah rumah tangga berdasarkan tiga jenis utama: sampah dapur, sampah halaman organik, dan sampah non-organik. “Misalnya, sebuah rumah tangga setelah masak dan memproduksi banten, sisa sampah tersebut bisa dikumpulkan atau dikubur dalam lubang setinggi dua meter di halaman rumah. Sampah organik akan terurai menjadi pupuk kompos yang menyuburkan tanah. Sementara sampah anorganik dapat dikumpulkan dan dijual ke bank sampah atau tempat pengelolaan yang dikelola desa,” jelasnya.

Desa memegang peran penting dalam pengelolaan sampah. Kepala desa di Bali diharapkan mendukung keberhasilan Pergub Nomor 47 Tahun 2019 melalui sosialisasi dan implementasi nyata. “Kegiatan nyata ini bisa kita mulai dengan membuat pola pengelolaan sampah, agar tidak ada lagi Tempat Pembuangan Akhir yang menimbun sampah, mengeluarkan bau, bahkan menyebabkan penyakit bagi penduduk di sekitarnya,” tegas Ny. Putri Koster.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi dalam mengatasi sampah plastik yang sulit terurai. “Permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri, kita perlu bersinergi. Jika di desa, tebe atau halaman belakang rumah bisa dimanfaatkan untuk menimbun sampah organik. Sementara di perkotaan, setiap rumah tangga bisa membuat septitank untuk mengubur sampah organik seperti daun dan sisa dapur,” tambahnya.

Kepala Desa Bakti Seraga, Gusti Putu Armada, menyatakan bahwa pihaknya telah menjalankan pemilahan sampah melalui TPS3R. “Jika 148 desa di Buleleng memiliki TPS3R yang berfungsi optimal, kami yakin Buleleng bisa menjadi kabupaten bebas sampah,” ujarnya. Pihaknya juga meminta 2.200 kepala keluarga di wilayahnya untuk mengelola sampah secara mandiri di rumah, sementara sampah anorganik bisa dijual ke bank sampah atau dikelola desa.

Senada dengan itu, Ketua KPID Provinsi Bali, Agus Astapa, mengajak semua pihak berperan aktif dalam mewujudkan Bali yang bersih dan bebas sampah. “Sudah sepatutnya kita menjadi contoh bagi orang lain, terutama tetangga terdekat kita,” katanya.

Dengan slogan “Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain”, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya memilah sampah dari sumbernya. Pemerintah juga berperan sebagai kontrol sosial untuk memastikan keberlanjutan program ini. Usai dialog On Air, Ny. Putri Koster dan rombongan meninjau TPS3R di Kantor Kepala Desa Bakti Seraga, Buleleng. (tutt/tra).

Pemerintah Bali Kembali Menegaskan Tatanan Baru Bagi Wisatawan Asing

0

Apa Kata Gubernur Koster Soal Surat Edaran Nomor 07 Tahun 2025?

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM ll  Pemerintah Provinsi Bali kembali menegaskan untuk mewujudkan Pariwisata Bali berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat harus mememperhatikan bhisama kesucian gunung-gunung dan kahyangan Jagat Padma Bhuwana, hasil Sabha Kretha Sulinggih Hindu Dresta Bali, hari Senin (Rahina Soma Pon wara Matal), tertanggal 15 Agustus 2022 dengan tujuan untuk mencegah pelanggaran kesucian tentang keberadaan tempat-tempat yang disucikan, seperti gunung, laut, dan parhyangan dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 07 Tahun 2025.

Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M menegaskan kembali Surat Edaran (SE) Tentang Tatanan Baru Bagi Wisatawan Asing selama berada di Bali dan aturan ini berfokus pada penegakan norma, adat istiadat, serta budaya bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Pulau Dewata Bali. Demikian disampaikan Wayan Koster yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata Bali, Tjokorde Bagus Pemayun dalam konferensi pers di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, Senin (Soma Kliwon, Wariga), 24 Maret 2025 tadi pagi.

Gubernur Koster juga  mengatakan keluarnya SE ini juga dengan mempertimbangkan berbagai Undang-Undang, berbagai Peraturan menteri dan peraturan Gubernur dan peraturan lainnya yang berkaitan dengan kebijakan ini dengan memperhatikan juga kebijakan Keimigrasian yang diarahkan untuk menguntungkan bagi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia dengan tetap menjaga keamanan negara dan ketertiban umum.

“Termasuk memperhatikan keputusan rapat dengan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi Republik Indonesia, hari Kamis tanggal 13 April 2023 untuk menyusun narasi tunggal Do’s and Don’ts Wisatawan Mancanegara dan tanggung jawab bersama untuk menjaga ketertiban, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, serta menjaga citra positif Bali sebagai Daerah Tujuan Wisata Utama Dunia,”ungkap Gubernur Koster.

Gubernur kelahiran Sembiran Buleleng ini menegaskan tidak boleh lagi ada wisatawan yang berperilaku tidak pantas, merusak budaya, atau bahkan melecehkan nilai-nilai kesakralan Bali. Dengan regulasi terbaru ini, wisatawan wajib mematuhi norma yang berlaku, sementara sanksi tegas akan diberikan bagi pelanggar dan SE ini berlaku mulai hari yang sama dan sekaligus mempertegas implementasi SE Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2023, yang sebelumnya belum berjalan optimal.

“Sebenarnya ada beberapa aspek yang perlu disempurnakan, mengingat dinamika yang terjadi selama 1,5 tahun terakhir ketika saya berhenti sejenak menjabat. Maka tatanan pariwisata Bali harus selaras dengan peraturan daerah dan peraturan Gubernur dan kami ingin membangun pariwisata berbasis budaya yang berkualitas dan bermartabat,” ujarnya.

Dikatakan pemerintah Bali akan menertibkan seluruh pelaku pariwisata agar sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga wisatawan asing maupun pelaku usaha wisata memiliki standar yang jelas dalam beraktivitas di Bali. Jadi kewajiban -kewajiban wisatawan asing selama di Bali dalam SE Nomor 07 Tahun 2025 ini, wisatawan asing diwajibkan untuk menghormati kesucian pura, pratima, dan simbol keagamaan, menghargai adat istiadat, tradisi, seni, dan budaya lokal, berpakaian sopan dan pantas di tempat umum, kawasan wisata, dan pura. Wisatawan juga harus bersikap sopan di berbagai tempat, termasuk kawasan suci, jalan raya, restoran, dan pusat perbelanjaan, membayar pungutan wisatawan asing secara elektronik melalui Love Bali.

“Wisatawan juga harus menggunakan pemandu wisata berlisensi saat mengunjungi objek wisata tertentu, menukar uang di money changer resmi dengan izin dari Bank Indonesia, melakukan transaksi dengan mata uang Rupiah dan menggunakan QRIS, menggunakan kendaraan sesuai aturan, termasuk memiliki SIM Internasional/Nasional yang berlaku, menggunakan transportasi resmi yang beroperasi di bawah badan usaha terdaftar, bahkan menginap pada akomodasi yang berizin sesuai ketentuan perundang-undangan dan mematuhi aturan khusus di setiap destinasi wisata yang dikunjungi serta larangan Bagi wisatawan Asing di Bali,”tegas Gubernur Koster.

Kata Gubernur Koster, pemerintah Bali juga menetapkan sejumlah larangan yang harus dipatuhi wisatawan asing, antara lain, memasuki area suci pura tanpa tujuan ibadah dan tanpa pakaian adat yang sesuai, dilarang memanjat pohon sakral dan menaiki bangunan suci, jangan membuang sampah sembarangan serta mencemari lingkungan, seperti sungai, laut, dan danau dan tidak boleh menggunakan plastik sekali pakai, termasuk kantong plastik dan styrofoam, tidak boleh bersikap kasar, membuat keributan, atau bertindak agresif terhadap aparat, dan masyarakat lokal, maupun sesama wisatawan.

“Jadi bagi wisatawan yang tidak boleh bekerja atau menjalankan bisnis tanpa dokumen resmi, terlibat dalam aktivitas ilegal, termasuk jual beli barang terlarang dan obat-obatan terlarang dan wisatawan asing yang melanggar aturan ini akan dikenakan sanksi tegas, baik dalam bentuk hukuman administratif maupun tindakan hukum sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia. Bagi wisatawan yang belum membayar pungutan wisata, mereka tidak akan mendapatkan akses layanan di objek wisata,”tegasnya.

Sementara, masyarakat juga didorong untuk melaporkan pelanggaran wisatawan asing melalui WhatsApp Siaga di 081-287-590-999. Gubernur Koster menugaskan Satpol PP Bali untuk meningkatkan pengawasan di seluruh destinasi wisata, sementara Polda Bali diharapkan dapat mengambil langkah hukum terhadap wisatawan yang melanggar aturan.
“Hal ini butuh peran semua pihak, baik wisatawan, pelaku usaha, pelaku pariwisata maupun masyarakat, harus memahami dan berani menerapkan aturan ini. Karena kami ingin memastikan Bali tetap menjadi destinasi wisata berbasis budaya yang berkualitas dan bermartabat dan terbaik di dunia,” pungkas Gubernur dua periode ini. (gusTra)

info Denpasar Seputar Kesanga Festival, Fun Run, Ogoh-ogoh dan Porsenijar,

0

Sebanyak 20 Sekehe Baleganjur Getarkan Kesanga Festival

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Kasanga Festival Kota Denpasar Caka 1947 Tahun 2025 kembali menghadirkan Lomba Baleganjur Ngarap antar STT se-Kota Denpasar. Dimana, sebanyak 20 sekehe yang dibagi dalam dua hari penampilan turut menggetarkan Panggung Kasanga Fest di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Sabtu (22/3). Sementara, lantaran kondisi cuaca, pelaksanaan hari kedua digelar di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar pada Minggu (23/3).

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menyaksikan Lomba Baleganjur Ngarap Sekehe Teruna se-Kota Denpasar serangkaian Kasanga Fest di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Sabtu (22/3).

Pelaksanaan Lomba Baleganjur Ngarap STT tersebut disaksikan langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama seluruh masyarakat yang telah memadati arena Kasanga Fest meski sempat diguyur hujan disertai angin kencang. Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas pelaksanaan Lomba Baleganjur Ngarap antar STT se-Kota Denpasar ini. Tentunya hal ini merupakan ruang baru dalam berkesenian di Kota Denpasar, khususnya seni baleganjur ngarap ogoh-ogoh.

Lebih lanjut dijelaskan, Baleganjur Ngarap saat ini sedang banyak digandrungi oleh yowana di Kota Denpasar. Hal ini terlebih identik digunakan untuk mengiringi pengarakan ogoh-ogoh. Tentunya ini menjadi angin segar dalam mendukung pengembangan seni di Kota Denpasar, terlebih Baleganjur Ngarap yang kian inovatif. “Luar biasa karya Baleganjur Ngarap STT se-Kota Denpasar, tentu ini merupakan angin segar dalam mendukung kemajuan seni di Kota Denpasar, dan kedepan tentu dapat digunakan sebagai sarana mengiringi ogoh-ogoh saat malam pangerupukan,” ujarnya

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, AA Made Angga Harta Yana mengatakan, Lomba Baleganjur Ngarap antar STT se-Kota Denpasar ini dilaksanakan sebagai upaya mewadahi kreatifitas seni baleganjur bagi yowana Kota Denpasar. Dimana, lomba ini mengedepankan sekehe sebunan atau yang merupakan anggota masing-masing sekehe teruna.

Dikatakannya, lomba ini diikuti oleh 20 sekehe yang merupakan STT se-Kota Denpasar. Dimana, lomba ini dilaksanakan selama dua hari yang nantinya akan memperebutkan Juara I, II dan III. “Semoga kedepan peserta terus bertambah dan dapat menjadi wahana kreasi serta dapat menjadi pengiring pengarakan ogoh-ogoh, serta lebih jauh dapat digunakan untuk ngayah di masyarakat,” ujarnya. (Ags/TRA).

Wawali Lepas Fun Run 5K Meriahkan Hut IKAYANA

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Perayaan HUT ke-50 IKAYANA semakin semarak dengan digelarnya Fun Run 5K Acara ini secara resmi dilepas oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bersama Ketua Umum IKAYANA, Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, di Lapangan Puputan, Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (23/3)

Ket. Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan pelaksanaan Fun Run pada Minggu (23/3) di Lapangan Puputan, Niti Mandala Renon, Denpasar.

Sejak pagi, seluruh peserta yang antusias mengikuti kegiatan ini telah memenuhi lokasi. Suasana juga semakin meriah berkat penampilan marching band dari Universitas Udayana. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, Ketua GOW Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan instasi terkait lainya.

Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Fun Run sebagai bagian dari peringatan HUT ke-50 IKAYANA. “Kami menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Fun Run 5K yang diadakan oleh IKAYANA. Kegiatan ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mempererat kebersamaan di antara alumni dan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa menekankan pentingnya sinergi antara IKAYANA dan Pemerintah Kota Denpasar dalam berbagai program pembangunan. Ia juga menyoroti Seminar Nasional yang telah dilaksanakan sebelumnya di Gedung Dharma Negara Alaya sebagai wujud kontribusi IKAYANA dalam pemikiran strategis bagi pembangunan daerah. “Dengan suksesnya Fun Run 5K dan rangkaian kegiatan lainnya, perayaan HUT ke-50 IKAYANA tidak hanya menjadi ajang reuni, tetapi juga momentum untuk memperkuat kontribusi alumni dalam pembangunan berkelanjutan,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, selaku Ketua Umum IKAYANA dan anggota DPD RI menyampaikan, bahwa peringatan HUT ke-50 ini menjadi momentum bagi IKAYANA untuk semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan. “Dengan tema “Harmoni IKAYANA Menuju Indonesia Emas,” IKAYANA berkomitmen untuk terus memberikan sumbangsih bagi kemajuan bangsa, baik melalui pemikiran strategis maupun aksi nyata di berbagai bidang,” ujar Rai Mantra.

Disampaikan pula, sebagai perayaan setengah abad berdirinya IKAYANA, rangkaian acara tahun ini dirancang untuk mempererat hubungan alumni dengan masyarakat. Acara puncak diselenggarakan dengan Seminar Nasional Kepariwisataan di Gedung Dharma Negara Alaya, membahas peran budaya dalam pembangunan berkelanjutan. “Hari ini (minggu), perayaan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan seperti Fun Run, turnamen tenis, reuni, serta bakti sosial,” ujar Rai Mantra. (PUR/TRA)

Parade Ogoh-Ogoh PAUD dan TK Meriahkan Kasanga Festival 

ENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Parade ogoh-ogoh PAUD dan TK turut memeriahkan rangkaian Kasanga Festival Kota Denpasar 2025. Diikuti oleh puluhan siswa PAUD dan TK dari empat kecamatan, acara ini berlangsung semarak di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya, Minggu (23/3) pagi.

Hadir dalam acara IGTKI Kota Denpasar Road To Kasanga Festival 2025 itu,
Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, Bunda PAUD Kota Denpasar,
Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPTK) Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana.

Hampir sama dengan penampilan parade Ogoh Ogoh dewasa pada 21 Maret lalu, saat penampilan parade Ogoh-ogoh PAUD dan TK oleh masing masing peserta, juga dibarengi dengan fragmentasi tari yang dibawakan oleh para siswa TK tersebut. Gelak tawa penonton terdengar di seluruh ruangan Ruang Taksu, menyaksikan tingkah lucu para anak-anak tersebut.

Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan, pelaksanaan Parade Ogoh-ogoh PAUD dan TK dalam Kasanga Festival adalah salah satu upaya pengenalan budaya sejak dini kepada anak anak dengan memberikan kesempatan bagi anak anak PAUD dan TK untuk ikut dalam kegiatan tahunan itu.

Wawali Arya Wibawa menambahkan, sejatinya, seluruh rangkaian Kasanga Festival 2025 digelar di kawasan Lapangan Puputan Badung, namun karena kendala kondisi cuaca, maka Pemerintah Kota Denpasar memindahkan ke Gedung DNA di Lumintang.

“Karena kondisi cuaca yang tidak mendukung, maka Bapak Walikota memutuskan untuk memindahkan rangkaian Kasanga Festival 2025 dari Lapangan Puputan Badung ke Gedung DNA, termasuk Parade Ogoh-ogoh PAUD ini. Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami mohon maaf atas situasi ini. Apresiasi juga patut disampaikan kepada adik adik yang tetap semangat dan berpenampilan bagus sekali hari ini,” ungkap Arya Wibawa.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara pada kesempatan yang sama juga menyampaikan ucapan terima kasih atas antusiasme tinggi dari para siswa PAUD dan TK dan juga orang tua untuk dapat berpartisipasi dalam rangkaian Kasanga Festival 2025.

“Anak anakku sekalian, dan juga para orang tua, terimakasih atas partisipasinya untuk dapat berpartisipasi dalam acara ini. Meski berpindah tempat ke sini (Gedung DNA) tapi Ibu lihat, semangat anak anak begitu tinggi. Tetaplah berkreativitas, dan bersemangat dalam proses pembelajaran budaya,” ujar Sagung Antari.

Sementara itu, Ketua Panitia Road to Kasanga Festival Kota Denpasar 2025 yang juga Kabid PAUD dan PNF Disdikpora Kota Denpasar, Nyoman Handika, didampingi Ketua IGTKI-PGRI Kota Denpasar, Nyoman Puspitawati, menjelaskan keterlibatan anak anak PAUD dan TK dalam rangkaian Kasanga Festival 2025 ini tak hanya dalam parade ogoh-ogoh saja. Melainkan masih ada kegiatan  lainnya yang diikuti guna meningkatkan pengembangan kreativitas anak anak tersebut.

“Selain parade ogoh-ogoh, anak anak hari ini juga mengikuti Lomba Menggambar, dan juga Lomba Peragaan Busana Daur Ulang. Sebelumnya kami pihak panitia telah menyiapkan venue di Lapangan Puputan Badung, namun karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan maka seluruh kegiatan acara IGTKI Road To Kasanga Festival 2025 dipindahkan ke Gedung DNA,” jelas Nyoman Handika.

Adapun peserta yang mengikuti acara ini, tambah Nyoman Handika, berjumlah 8 ogoh-ogoh yang berasal dari gugus pada masing-masing kecamatan di Kota Denpasar. Sedangkan, lomba menggambar diikuti oleh 40 pasang anak dan orang tua, dan lomba peragaan busana daur ulang sendiri diikuti lebih dari 20 peserta. (Win/tra).

SMPN 2 Denpasar Sukses Kawinkan Juara Cabang Olahraga dan Seni

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Setelah berlangsung selama sepekan, gelaran Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kota Denpasar tahun 2025 resmi ditutup Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Sekretaris KONI Kota Denpasar, I Made Darmiasa, Jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Pimpinan OPD, serta seluruh Kontingen Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2025, di GOR Lila Buana Denpasar, Minggu (23/3) pagi.

Adapun hasil dari Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2025, adalah sebagai berikut, Juara umum I cabang olahraga tingkat SMA/SMK diraih SMAN 2 Denpasar dengan perolehan 54 emas, 31 perak, 44 perunggu (129 medali), Juara umum I tingkat SMP diraih SMPN 2 Denpasar dengan perolehan 38 emas, 41 perak, 46 perunggu (125 medali), dan Juara Umum I tingkat SD diraih Kecamatan Denpasar Selatan dengan perolehan 90 emas, 64 perak, 108 perunggu (262 medali).

Sedangkan untuk juara umum cabang seni tingkat SMA/SMK juara umum diraih SMA N 4 Denpasar , juara umum cabang seni tingkat SMP diraih SMP N 2 Denpasar dan juara umum cabang seni tingkat SD diraih Kecamatan Denpasar Timur. Untuk kategori atlet terbaik, diraih oleh Atlet Ida Bagus Moena Sutha /SD Saraswati 6 Dentim (Panahan), Atlet Terbaik Tingkat SD Putri diraih Kadek Reeya Kinandita Putri Suhardika/SDN 3 Sesetan, Densel (Kempo).

Atlet terbaik Tingkat SMP Putra diraih I Komang Jinggo/SMPN 2 Denpasar (Atletik), terbaik tingkat SMP Putri diraih Sherin Givriany Azzahra/SMPN 14 Denpasar (Silat). Pada tingkatan SMA/SMK, Atlet terbaik Putra diraih A.A Ketut Indra Kumara Putra/SMAN 6 Denpasar (Bola Voli) dan Atlet terbaik Tingkat SMA/SMK Putri diraih Claresta Aralea Salim/SMAN 2 Denpasar (Karate).

Pada kesempatan tersebut, Wawali Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyerahkan langsung trophy, piagam dan uang pembinaan bagi para pemenang dan atlet terbaik di setiap kategorinya. Wawali Arya Wibawa juga mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang dan atlet terbaik di Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2025, sembari juga memberi support bagi yang belum memenuhi target juara agar tetap semangat berlatih menatap event selanjutnya.

“Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2025 seperti sebelum-sebelumnya, diharapkan dapat terus mendorong dan memberdayakan olahraga dan seni pelajar sebagai bagian strategis bagi pencapaian pretasi dan meningkatkan kesadaran anak-anak kita akan arti penting seni dan olahraga bagi peningkatan prestasi. Pelaksanaan Porsenijar Denpasar 2025 telah menghasilkan para juara terbaik, diharapkan selanjutnya dapat dibina untuk kedepannya agar dapat mewakili Kota Denpasar di berbagai ajang multievent,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut dikatakan Wawali Arya Wibawa kepada para juara, kemenangan yang diraih hendaknya tidak membuat cepat berpuas diri, namun menjadi pelecut meraih prestasi yang lebih tinggi lagi diajang yang lebih prestisius lagi.

Sementara Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Denpasar, A.A Gede Wiratama mengatakan, Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2025 telah dilaksanakan dari tanggal 17 Maret 2025 lalu, dan ditutup pada 23 Maret 2025. “Kami selaku panitia penyelenggara mengucapkan selamat kepada para juara dan juga terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pihak yang telah membantu menyukseskan Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2025 ini,” ujarnya. (esa-gita/tra)

Info Bali Terkini Soal Festival Ogoh-ogoh, Sampah, Sport Centre dan PKB

0

Wagub Giri Ikuti Prosesi Mengarak Ogoh-ogoh

DENPASAR –NEWSINTERMEDIA.COM ||  Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, memberikan dukungan terhadap terselenggaranya pelaksanaan Kasanga Festival Yowana Pasikian Kota Denpasar Tahun 2025. “Festival ogoh-ogoh ini bukan hanya tentang kreativitas dan seni, tetapi juga merupakan bentuk pelestarian budaya Bali yang diwariskan secara turun-temurun.

Melalui festival ini, generasi muda memiliki ruang untuk mengekspresikan kreativitas mereka sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas yang tinggi,” tegas Giri Prasta saat diwawancarai sejumlah awak media sesaat setelah pembukaan Kasanga Festival di Kawasan Patung Catur Muka, titik nol Kota Denpasar, Jumat (21/3).

Event tahunan ini akan berlangsung selama tiga (3) hari, yakni mulai 21 hingga 23 Maret 2025. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan ruang bagi kreator ogoh-ogoh agar dapat berkompetisi secara produktif dengan tetap berpedoman pada konsep Satyam Siwam Sundharam (etika, logika, dan estetika). Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, bersama Wali Kota Denpasar, Wakil Wali Kota Denpasar, dan segenap Forkopimda Kota Denpasar mengarak ogoh-ogoh sebagai pertanda dibukanya Kasanga Festival Tahun 2025. Ogoh-ogoh ini diarak memutari Catur Muka sebanyak satu (1) kali.

Gelaran ogoh-ogoh yang bertajuk Garuda Adi Rijasa ini diikuti oleh enam belas (16) peserta ogoh-ogoh karya Sekaa Teruna-Teruni masing-masing kecamatan se-Kota Denpasar. Pesertanya antara lain Lila Lulo – Pedungan, Nyemuka – Pemecutan Kelod, Tirta Pengentas – Dauh Puri Kelod, Ageni Tandawa – Pemecutan Kelod, Angga Pat Rupa – Br. Kaja Panjer, Sandi Bhuwana – Ubung Kaja, Awajina – Sumerta Kaja, Rebut Medaya – Tegeh Tonja, Angkrah – Sesetan, Santa Rasa – Pemogan, Warak Keruron – Tembau Kelod, Bibianu – Sesetan, Amerih Konta – Kesiman, Nawa – Panjer, Phalanut Karma – Padangsambian, Mawah Warak – Sumerta Denpasar Timur

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyatakan bahwa Kasanga Festival penting untuk dilaksanakan karena merupakan sarana interaksi dan komunikasi guna menumbuhkembangkan kreativitas di kalangan yowana dalam bingkai agama, adat, dan budaya Bali yang berkesinambungan. Pihaknya juga memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang luar biasa, yang terlihat dari membludaknya penonton yang hadir.

Pada Kasanga Festival tahun ini, selain menghadirkan 16 ogoh-ogoh terbaik karya STT se-Kota Denpasar dan ogoh-ogoh TK/PAUD se-Kota Denpasar, event ini juga menyelenggarakan Lomba Ogoh-ogoh Mini yang diikuti oleh 58 peserta, Lomba Sketsa Ogoh-ogoh dengan 51 peserta, serta yang terbaru, Lomba Baleganjur Ngarap yang diikuti oleh 20 peserta. (TUTT/TRA).

 Ny. Seniasih Giri Ajak Kader PKK Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

KLUNGKUNG –NEWSINTERMEDIA.COM ||  Sampah telah menjadi permasalahan serius, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga secara global. Untuk menanggulangi permasalahan ini, semua pihak harus berperan aktif, termasuk masyarakat dan kader PKK. Kader PKK memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah dari sumbernya, terutama di tingkat rumah tangga.

Sekretaris I Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menekankan pentingnya kesadaran dalam mengolah sampah sejak dari rumah tangga. “Kita mulai mengolah sampah dari sampah yang dihasilkan di rumah tangga. Kader PKK harus terus lakukan sosialisasi dan bangun kesadaran bersama untuk mengelola sampah yang kita hasilkan. Kader PKK tidak boleh capek ataupun bosan melakukan sosialisasi, kader PKK punya peran strategis dalam keberhasilan pengelolaan sampah,” ujarnya saat menghadiri Launching TPS3R Desa Gelgel, Klungkung, Sabtu (22/3).

Ia juga mengajak masyarakat untuk membiasakan memilah sampah dan tidak merasa gengsi dalam mengelolanya. Menurutnya, sampah yang dikelola dengan baik bisa bernilai ekonomis. “Saya sangat mengapresiasi dibukanya TPS3R ini, saya harap desa-desa lain bisa menyusul menemukan pola pengelolaan sampah di desanya. Mari kita jaga kebersihan di lingkungan kita masing-masing, salah satunya dengan pengelolaan sampah yang tepat langsung dari sumbernya,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Bali yang diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Rentin, menyampaikan bahwa peresmian TPS3R Desa Gelgel merupakan langkah nyata dalam menangani permasalahan sampah. Menurutnya, penuntasan persoalan sampah telah menjadi program super prioritas yang membutuhkan sinergi seluruh komponen masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya percepatan implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.

“Sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tetapi tanggung jawab bersama, terapkan hidup bersih peduli lingkungan. Keberhasilan pengelolaan sampah di TPS3R dipengaruhi partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah dari rumah tangga masing-masing,” katanya.

Peluncuran TPS3R Desa Gelgel ditandai dengan pemukulan gong oleh Plt. Kadis KLH mewakili Gubernur Bali. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta, Bupati Klungkung I Made Satria, serta Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria. Selain peresmian, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon alpukat mentega dan alpukat aligator di sekitar area TPS3R, serta kunjungan ke tempat pengolahan sampah.

TPS3R Desa Gelgel menggandeng PT. Asta Manah Liang dalam pengelolaan sampah. Setiap hari, fasilitas ini mengolah sekitar 10 ton sampah dengan berbagai metode. Sampah organik seperti dedaunan diolah menjadi vermikompos, sedangkan sisa makanan diproses menjadi pupuk dan eco-enzyme yang bermanfaat untuk tanaman serta bahan pembersih. Adapun sampah plastik diubah menjadi plastic block, sementara sampah residu dikonversi menjadi paving block. (ARI/TRA).

 Wagub Giri Dorong Pembangunan Sport Center

DENPASAR – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih atlet Bali dalam ajang PON ke-21 Tahun 2024. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut harus terus ditingkatkan menjelang PON ke-22 yang akan digelar di NTT dan NTB. Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Sabtu (22/3).

“Saya bangga pada para atlet yang membawa Provinsi Bali duduk pada urutan ke-7 saat PON 21 tahun lalu. Dan saya yakin, atlet Bali akan kembali mampu menjadi sinar saat PON ke-22 nanti, yang sesuai rencana akan dilaksanakan di NTT dan NTB sebagai tuan rumahnya,” tegasnya.

Giri Prasta menambahkan bahwa Bali mampu mempertahankan raihan 36 emas, 38 perak, dan 60 perunggu, bahkan berpotensi meraih lebih banyak medali pada ajang mendatang. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya strategi pelatihan dan persiapan yang matang, termasuk keselarasan antara cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov dan PON.

Salah satu fokus utama yang ia dorong adalah pembangunan sport center sebagai pusat pelatihan atlet. Menurutnya, keberadaan sport center tidak hanya bermanfaat bagi atlet profesional tetapi juga bagi siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

“Dengan adanya sport center, semua pihak—bukan saja atlet, namun juga siswa dari tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas bahkan mahasiswa—akan senang dan bersemangat dalam berolahraga serta menggali potensi yang dimiliki. Contohnya, para siswa dan mahasiswa ini dapat menggunakan sport center saat mengikuti ekstrakurikuler,” paparnya.

Giri Prasta juga mendorong penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenides) hingga ke tingkat desa guna menemukan bibit unggul di bidang olahraga dan seni.

“Perlu kita bina hingga ke tingkat desa, sehingga generasi muda yang memiliki potensi dapat berprestasi dan unjuk gigi membawa Bali hingga ke kancah nasional bahkan internasional. Selain itu, jika kita membangun sport center di setiap tempat, termasuk desa, maka akan dapat digunakan oleh generasi muda saat malam hari setelah mereka melakukan aktivitas bekerja. Selain itu, mereka juga bisa menekuni bidang seni seperti tabuh (gamelan) dan tarian. Hal ini tentu secara tidak langsung akan mengurangi kegiatan pemuda yang senang berkumpul dan minum hingga mabuk,” tegasnya.

Menjelang Porprov Bali tahun depan, ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi ajang seleksi atlet yang potensial untuk bertanding di PON. “Tahun depan kita sudah dihadapkan dengan Porprov internal di Bali, sehingga kami menyambungkan cabang olahraga di Porprov ini ke PON yang akan datang. Oleh sebab itu, bibit-bibit atlet yang bagus dan memiliki potensi dapat kita cari dan kembangkan dari tingkat desa dan kelurahan. Nah, untuk mencari atlet di tingkat desa ini bisa dikembangkan melalui Pekan Olahraga dan Seni tingkat desa (Porsenides),” imbuhnya.

Lebih lanjut, Giri Prasta menegaskan pentingnya penghargaan bagi atlet berprestasi serta transparansi dalam pengelolaan anggaran dan administrasi olahraga. “Jangan pernah berpikir untuk memajukan dan memperjuangkan satu prestasi cabang olahraga saja, namun dapat disesuaikan dengan kemampuan para atlet saat ini. Karena melalui prestasi, kita akan mampu mengangkat harkat dan martabat cabang olahraga yang kita miliki. Dan yang terpenting adalah jangan sampai para atlet itu mengeluh, karena atlet sudah melihat regulasi cabang olahraga yang ada. Sehingga wajib bagi kita untuk melakukan penghormatan terhadap para atlet yang berprestasi, dengan cara memberikan reward sepantasnya,” jelasnya.

Ketua Umum KONI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, menyampaikan bahwa Rakerprov kali ini akan membahas berbagai agenda penting, termasuk persiapan Porprov Bali yang akan digelar pada September mendatang. Ia menekankan pentingnya penguatan olahraga pendidikan, olahraga kemasyarakatan, dan olahraga prestasi, serta pengembangan sport tourism sesuai dengan visi dan misi pemerintah. Dengan mengangkat tema “Semangat Juara Membangun Prestasi Bersama untuk Bali”, Rakerprov KONI Bali diharapkan dapat semakin mengangkat prestasi olahraga di Pulau Dewata.

Sebagai bentuk apresiasi, dalam kesempatan tersebut Wagub Giri Prasta menyerahkan penghargaan kepada enam rektor perguruan tinggi, yakni dari Universitas Udayana, Universitas Mahasaraswati, Universitas Dyana Pura, Universitas Warmadewa, Universitas Undiksha Singaraja, dan Universitas Dwijendra. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi mereka dalam menyediakan fasilitas bagi atlet cricket untuk berlatih, yang berujung pada raihan medali emas di PON Aceh tahun lalu. (TUTT/TRA)

Ny. Putri Koster, Ajak Mahasiswa Teknik Bangun PKB

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM || Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengajak mahasiswa teknik di Bali untuk turut berkontribusi dalam pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) . Hal ini disampaikannya saat menjadi dosen tamu dalam kuliah umum kewirausahaan Fakultas Teknik Universitas Warmadewa, Sabtu (22/3).

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Bali akan segera membangun Pusat Kebudayaan Bali di atas lahan seluas 326 hektar, dengan zona inti mencapai 36 hektar. Fasilitas yang akan dibangun meliputi gedung pementasan, museum tematik, Bali International Convention Center, Bali Expo, hotel, restoran, hingga rumah sakit. Mengingat besarnya proyek ini, ia menekankan pentingnya peran sumber daya manusia di bidang teknik.

“Yuk anak-anak jemput bola, tidak hanya Fakultas Teknik Warmadewa namun juga Fakultas Teknik dari perguruan lainnya di Bali, karena niatan Bapak Koster ketika membangun Pusat Kebudayaan Bali harus oleh putra daerah, harus masyarakat Bali yang membangun,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mendorong mahasiswa untuk tidak ragu berwirausaha. Menurutnya, wirausaha dapat meningkatkan perekonomian Bali dengan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Ia berpesan agar generasi muda memanfaatkan waktu dengan baik, tidak hanya mengandalkan ilmu di bangku kuliah tetapi juga mencari pengalaman dan mengasah soft skills di dunia luar.

“Tantangan saat ini lebih banyak karena gadget memanjakan adik-adik. Harus diisi dengan kegiatan informal sehingga ke depan tidak menjadi sarjana yang lembek,” katanya.

Ny. Putri Koster menegaskan bahwa seorang wirausaha harus visioner, berpikir jauh ke depan, kreatif, inovatif, serta memiliki ide-ide segar dan keberanian mengambil risiko. “Harus memiliki ambisi yang kuat,” tambahnya. Rektor Universitas Warmadewa, Prof. I Gede Suranaya Pandit, menyampaikan bahwa Kuliah Umum Kewirausahaan merupakan agenda rutin untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, Prof. A. A. Gede Oka Wisnumurti, mengapresiasi kehadiran Putri Koster sebagai dosen tamu dalam kuliah umum yang mengangkat tema Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Generasi Muda Teknik dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi Global dan Lokal Bali. Ia menilai Putri Koster memiliki kontribusi besar dalam membangkitkan sektor UMKM serta pemulihan ekonomi Bali pasca pandemi Covid-19. (tutt/Tra).

 

Info Bali Seputar Pasar Murah, SMK Festival Bangli, DBD dan Sertijab Badung

0

Ny. Putri Koster Apresiasi GPM Jaga Stabilitas Pasokan

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM || Ketua TP PKK yang juga sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menyambut baik pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) yang bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga menjelang hari raya keagamaan. Hal itu diutarakannya saat mengunjungi kegiatan GPM di Halaman Kantor TVRI Bali, Rabu (19/3).

GPM yang diselenggarakan serentak di 22 titik stasiun TVRI pusat dan daerah ini juga dihadiri oleh Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, serta sejumlah pimpinan OPD Pemprov Bali. Setibanya di lokasi, Ny. Putri Koster menyambangi stan yang menjual berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, telur, buah-buahan, hingga olahan makanan seperti nasi bungkus dan keripik. Seperti biasa, wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda Bali ini memborong berbagai produk yang ditawarkan. Selanjutnya, barang belanjaan tersebut dibagikan kepada staf TVRI Bali.

Ny. Putri Koster menilai kegiatan ini sangat positif karena memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berjualan berbagai kebutuhan pokok. Ke depan, ia berharap kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dengan menghadirkan langsung para petani. “Waktu zaman pemulihan Covid, kita kan sempat menggelar pasar gotong-royong. Itu bagus, dapat mendorong semangat petani kita,” ucapnya.

Usai mengunjungi GPM, pendamping orang nomor satu di Bali ini berkesempatan bertatap muka dengan pegawai TVRI. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber. Ia menyampaikan bahwa Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber telah diterbitkan enam tahun lalu. Namun, sejauh ini Ny. Putri Koster menilai belum ada pola yang efektif dalam menyelesaikan masalah sampah. Oleh karena itu, ia meminta dukungan dari semua pihak, khususnya jajaran TVRI Bali, untuk turut serta dalam gerakan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Salah satu pola yang disarankannya adalah dengan membuat teba modern di area kantor.
“Caranya sederhana, buat lubang sedalam dua meter menggunakan bis (buis beton,red) yang ditumpuk. Sampah organik nanti bisa ditampung di situ,” ujarnya.

Sambutan positif terhadap GPM juga disampaikan oleh Ny. Seniasih Giri Prasta. Menurutnya, kegiatan ini memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga menjelang hari raya keagamaan. Ia berharap kegiatan GPM dapat diperbanyak dan diperluas agar hasil pertanian semakin banyak terserap.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Wayan Sunada, menginformasikan bahwa GPM dilaksanakan secara serentak dari pusat hingga daerah, termasuk di Provinsi Bali. “Tujuannya adalah untuk mengintervensi gejolak harga yang naik turun di pasar menjelang hari raya,” ucapnya.

Dengan melibatkan 20 pedagang, berbagai produk ditawarkan dalam GPM, seperti beras, minyak goreng, buah, dan makanan olahan. Sunada menambahkan bahwa GPM mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena menawarkan harga yang lebih murah dibanding harga di pasaran. (DSK/TRA).

Wagub Giri Tutup SMK Festival Kabupaten Bangli

BANGLI – NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menutup perhelatan SMK Festival Kabupaten Bangli yang berlangsung di SMK Negeri 4 Bangli. Acara penutupan ini dimeriahkan dengan tradisi megibung bersama Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Artha; Anggota DPD RI Bali, I Komang Merta Jiwa; serta jajaran SMA/SMK dan siswa-siswi se-Bangli.

Megibung, yang merupakan tradisi makan bersama, menjadi simbol kebersamaan dan persaudaraan tanpa sekat. Wagub Giri Prasta mengajak seluruh peserta untuk turut serta dalam megibung sebagai wujud perayaan atas kesuksesan SMK Festival, yang telah berlangsung selama tiga hari.

Dalam sambutannya, Wagub asal Desa Petang ini mengapresiasi penyelenggaraan SMK Festival sebagai ajang yang tepat untuk mengasah kreativitas dan talenta siswa. “Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi di tahun-tahun mendatang. Dengan adanya acara seperti ini, bakat adik-adik kita semakin terlihat, dan mereka sungguh luar biasa,” ujarnya saat menutup acara secara resmi.

Ia juga menekankan pentingnya peran guru dalam mencetak generasi unggul.
“Dan saya melihat begitu banyak calon orang hebat di sini,” imbuhnya. Dalam kesempatan itu, Wagub Giri Prasta juga meminta pejabat terkait, baik dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga maupun pihak sekolah, untuk terus meningkatkan fasilitas belajar guna mendukung pengembangan bakat siswa.

Lebih lanjut, ia berharap agar kepala sekolah SMK/SMA dapat membuka akses bagi siswa ke jenjang karier berikutnya, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Menurutnya, sekolah harus berperan sebagai jembatan antara siswa dan dunia kerja, termasuk dengan sektor perhotelan, perusahaan, maupun restoran. “Bahkan sekolah harus memiliki data para alumni, sehingga jika ada pihak yang membutuhkan tenaga kerja, sekolah dapat dengan cepat menjembatani,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa Pemprov Bali memiliki tanggung jawab dalam menciptakan SDM berkualitas di daerah. “Anak-anak Bali harus mampu dan siap menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Untuk itu, kami juga akan mendorong program Satu Keluarga Satu Sarjana. Astungkara, anak-anak muda Bali dapat menjadi SDM yang berkualitas,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia SMK Festival 2025, I Wayan Suparta, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wagub Giri Prasta, yang dinantikan oleh para siswa. Ia menjelaskan bahwa SMK Festival berlangsung selama tiga hari, dari 17 hingga 19 Maret 2025, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini diawali dengan Fun Run pada hari pertama, yang diikuti sekitar 2.000 peserta dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Bangli.

Pada hari kedua, diselenggarakan lomba ajang talenta dan kreativitas, sementara pada hari terakhir digelar lomba menyanyi solo, lomba busana adat ke pura, serta ditutup dengan megibung bersama. Di penghujung acara, Wagub Giri Prasta mendapat kejutan perayaan ulang tahunnya yang ke-53, yang jatuh pada 19 Maret. Kejutan yang disiapkan oleh Bupati Sang Nyoman Sedana Artha beserta SMK Negeri 4 Bangli ini sukses membuat Wagub Giri Prasta terharu. (MUL/TRA).

Wagub Giri Apresiasi Sinergi Pemprov Bali 

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, mengapresiasi kolaborasi antara TP PKK Provinsi Bali dan Enesis Group dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Menurutnya, keterlibatan pihak swasta sangat diperlukan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat guna menekan angka kasus DBD di Bali. “Semakin banyak pihak yang bergerak dalam memberikan edukasi untuk mencegah DBD, maka ke depan kasus DBD bisa ditekan hingga tidak ada lagi DBD di Bali,” ujar Wagub Giri Prasta saat membuka acara Kick-Off Program “Bebas Nyamuk, Keluarga Sehat, dan Bebas DBD” di Inna Bali Heritage Hotel, Kamis (20/3).

Dalam kesempatan itu, Wagub Giri Prasta menekankan bahwa DBD merupakan penyakit menular yang kerap menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Bali. Dengan statusnya sebagai wilayah endemis, Pemprov Bali melalui Dinas Kesehatan telah mengambil langkah antisipatif, seperti Gertak PSN dengan 3M Plus, Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik, dan program edukasi lainnya. Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pemerintah, swasta, dan kelompok masyarakat diharapkan dapat bersinergi dalam mendukung berbagai program kesehatan di Bali.

Sementara itu, CHRO Enesis Group, Bambang Cahyono, menjelaskan bahwa melalui program CSR Soffell, pihaknya akan melakukan edukasi pencegahan DBD di Kota Denpasar, Kuta Selatan, dan Ubud. Program ini dijadwalkan berlangsung pada 2 April hingga 4 Juni 2025 dengan melibatkan ratusan kader Jumantik yang telah mendapatkan pelatihan khusus. “Kader Jumantik akan mengunjungi 27 rumah untuk menyebarkan informasi dan edukasi mengenai upaya pencegahan DBD melalui program 3M Plus. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan dapat meminimalisir DBD di Bali,” jelasnya.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali; serta sejumlah undangan lainnya. Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, juga hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pencegahan DBD di Bali. (EKA/TRA).

Ny. Seniasih Giri Hadiri Sertijab Ketua TP PKK

BADUNG -NEWSINTERMEDIA.COM || Sekretaris I TP PKK Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, dalam kapasitasnya sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Badung masa bakti 2021-2025, menghadiri serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Badung di Ruang Madya Gosana, Gedung DPRD Badung, Kamis (20/3).

Acara ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Tim Penggerak PKK, Pengurus Tim Pembina Posyandu, dan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Badung masa bakti 2025-2030. Dalam sambutan singkatnya, Seniasih Giri Prasta menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran yang telah banyak membantunya selama menjabat sebagai Ketua TP PKK dan Dekranasda Badung.

“Terima kasih telah membantu selama sepuluh tahun saya ngayah di Badung. Capaian yang sudah baik, mohon dipertahankan dan ditingkatkan,” ucapnya. Istri Wakil Gubernur Bali ini juga mengingatkan bahwa tugas di PKK, Dekranasda, dan Posyandu bersifat sosial serta tidak digaji. “Sepuluh tahun saya ngrombo dan bergotong royong menjalankan program TP PKK dan Dekranasda di Badung. Seluruh pengurus murni ngayah,” imbuhnya.

Karena tugas ini bersifat sosial, ia berpesan kepada penerusnya, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, agar memilih orang-orang yang tepat untuk duduk dalam kepengurusan TP PKK, TP Posyandu, dan Dekranasda. Pada bagian lain, ia menyampaikan beberapa program yang belum sempat terwujud, salah satunya pembentukan Janger Lansia yang diharapkan dapat tampil dalam acara besar di Badung. Terkait keberadaan TP Posyandu, ia ingin lembaga ini mampu mengoptimalkan upaya pencegahan stunting. Kepada jajaran Dekranasda, ia berpesan agar terus mengembangkan potensi kain tenun endek di Kabupaten Badung.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, dalam sambutannya menyinggung tantangan besar yang dihadapi saat ini, salah satunya persoalan sampah. Ia meminta TP PKK sebagai lembaga pemberdayaan berbasis keluarga untuk mengambil peran aktif dalam menggerakkan pengolahan sampah berbasis sumber. “PKK tak sekadar pajangan, harus menggeliat untuk memberdayakan masyarakat,” cetusnya.

Bupati Adi Arnawa, yang didampingi Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, secara khusus menyampaikan terima kasih atas pengabdian Ny. Seniasih Giri Prasta. “Capaian yang sudah bagus harus dipertahankan dan ditingkatkan oleh jajaran pengurus yang baru,” pungkasnya.

Sertijab ditandai dengan penyerahan memori jabatan dari Ny. Seniasih Giri Prasta kepada Ketua TP PKK Badung masa bakti 2025-2030, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Badung. (DSK/TRA).

Info Denpasar Seputar Ogoh-ogoh, Angkutan Lebaran, Museum, Edukasi dan Tagana

0

Pawai Ogoh-Ogoh Jadi Wahana Kreativitas dan Penguatan Budaya

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Gelaran Tahunan bertajuk Kasanga Festival Caka 1947 Tahun 2025 secara resmi dibuka. Pembukaan dilaksanakan langsung Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta bersama Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa serta Forkopimda Kota Denpasar yang ditandai dengan Mengangkat Ogoh-ogoh bertajuk Garuda Adi Rijasa  dan akan berlangsung hingga 23 Maret 2025 mendatang di Kawasan Catus Pata Patung Catur Muka Denpasar Jumat (21/3).

 Ket foto : Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta bersama Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa serta Forkopimda Kota Denpasar saat Mengangkat Ogoh-ogoh bertajuk Garuda Adi Rijasa sebagai pembuka gelaran Kasanga Festival Caka 1947 Tahun 2025 di Kawasan Catus Pata Patung Catur Muka Denpasar pada Jumat (21/3).

Setelah dibuka secara resmi, penampilan 16 karya ogoh-ogoh terbaik STT se-Kota Denpasar menjadi awal pelaksanaan kegiatan tersebut. Adapun 16 ogoh-ogoh yang tampil merupakan karya dari ST. Canti Graha, Banjar Tengah Sesetan, ST. Putra Dharma Canti, Banjar Jaba Tengah, Pemogan, ST. Yowana Sawitra, Banjar Abiantimbul, ST. Eka Laksana, Banjar Gaduh Sesetan, ST. Dharma Citta, Banjar Abiankapas Tengah.

Selanjutnya, ST. Adhi Kusuma, Banjar Tegal Kuwalon, ST. Binayaka Dharma, Banjar Ujung Kesiman, ST. Sukarela, Banjar Kepisah Pedungan, ST. Dwi Putra, Banjar Tegal Agung, ST. Yowana Eka Sila, Banjar Eka Sila, ST. Werdhi Sesana, Banjar Tega Tonja, ST. Wredhi Yasa, Banjar Penamparan, ST. Bineka, Banjar Binoh Kelod, ST. Dharma Laksana, Banjar Kaja Panjer, ST. Dharma Cantika, Banjar Tembawu Kelod, dan ST. Dwi Tunggal, Banjar Antap Panjer.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara disela kegiatan mengaku bahagia lantaran dengan sinergitas lintas sektor antara Pemerintah Kota Denpasar bersama Pasikian Yowana Kota Denpasar serta pihak terkait lainya ini dapat melaksanakan Kasanga Festival di Tahun 2025 ini. Tentunya hal ini dapat menjadi dasar dan tolak ukur pengembangan kretivitas, dalam usaha memperkuat budaya Bali. Kasanga Festival merupakan wahana kreatifitas tanpa batas Yowana Kota Denpasar yang bernafaskan Vasudhaiva Kutumbakam.

“Kegiatan ini dilaksanakan agar kreator ogoh-ogoh di Kota Denpasar mempunyai ruang berkompetisi yang produktif dengan berpedoman pada konsep Satyam Siwam Sundharam (Etika, Logika Dan Estetika). Sasaran kedepan dari Kasanga Festival ini memberi kontribusi terhadap pembangunan di Kota Denpasar Yang Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju,” ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, jika bersama dicermati, Kasanga Festival penting untuk dilaksanakan. Hal ini lantaran kegiatan ini merupakan sarana interaksi dan komonikasi guna menumbuh kembangkan kreativitas di kalangan Yowana, Agama, Adat Dan Budaya Bali yang berkesinambungan. Pihaknya juga memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang luar biasa. Hal ini terlihat dari membludaknya penonton yang hadir.

“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan Kasanga Festival ini, bisa menjadi tuntunan membuat ketentraman, sebagai sarana meningkatkan aktifitas dan kreatifitas, Guna, Gina, Pragina dan Guna Kaya. Oleh sebab itu menjadi tanggungjawab kita sebagai warga masyarakat Denpasar, untuk menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan Kasanga Festival ini,” ujar Jaya Negara sembari mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan serta mengikuti Kasanga Fest ini dengan tertib dan bertanggung jawab.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, AA Made Angga Harta Yana saat diwawancarai menjelaskan, Kesanga Festival yang tetap berpedoman pada sepirit Vasudhaiva Kutumbakam ini mempertemukan beragam bidang. Kasanga…

Kasanga Festival tahun ini, selain menghadirkan 16 ogoh-ogoh terbaik karya STT se-Kota Denpasar dan ogoh-ogoh TK/PAUD se-Kota Denpasar, event ini juga turut menghadirkan Lomba Ogoh-ogoh Mini yang diikuti oleh 58 peserta dan Lomba Sketsa Ogoh-ogoh yang diikuti oleh 51 peserta, serta yang terbaru adalah Lomba Baleganjur Ngarap yang diikuti oleh 20 peserta.

Tak hanya itu, dilaksanakan pula Lomba Meenggambar Ogoh-ogoh, Serasehan Banten Prani, Sentra UMKM, Kerajinan, Kriya, Clothing, Merchendise, serta Kuliner. Didalam arena Kesanga Festival, turut dipamerkan 16 karya terbaik STT se-Kota Denpasar. Serta turut melibatkan sebanyak 90 lebih UMKM Kota Denpasar yang bisa menjadi pilihan warga kota untuk berbelanja dan kulineran.

“Sesuai dengan ide besar Pak Walikota dan Wakil Walikota melalui Kesanga Festival ini diharapkan mempertemukan serta menggabungkan beragam kreatifitas yang ada, yang tentunya berkaitan dengan Hari Suci Nyepi dengan tetap memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal yang ada,” ujar Gung Angga.

Selain itu, kata Gung Angga, selama tiga hari pelaksanaanya, pengunjung juga akan dimanjakan dengan penampilan hiburan musik, mulai dari Mr. Botax, Tika Pagraky, Nanoe Biroe, hingga Lolot.

“Kami berharap Kasanga Festival ini dapat menguatkan seni budaya Bali yang dikolaborasikan dengan teknologi. Kami berharap, Kesanga Fest bukan menjadi sebuah program rintisan kembali namun bisa ditetapkan menjadi program prioritas pemerintah kota Denpasar untuk mewadahi kreativitas kesenian anak muda dan kami percaya Bapak Walikota dan Wakil Walikota sangat konsen dan mencintai kesenian Bali,” ujarnya.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Dandim 1611 Badung, Letkol Inf. Putu Tangkas Wiratawan, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Mohamad Iqbal Simatupang, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana, Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar, Pimpinan OPD serta undangan lainya. (Ags/tra).

Wawali Pimpin Apel Gelar Pasukan Angkutan Terpadu Lebaran 2025

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Apel Gelar Pasukan Pembukaan Posko Terpadu Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2025.  Kegiatan tersebut serangkaian upaya memastikan keamanan, kenyamanan, kelancaran serta keselamatan selama pelaksanaan arus Mudik dan Balik Lebaran Tahun 2025 atau 1446 Hijriah di Kawasan Terminal Ubung, Denpasar, Jumat (21/3).

Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat melaksanakan Peninjauan Angkutan Mudik Lebaran Tahun 2025 usai memimpin Apel Gelar Pasukan Pembukaan Posko Terpadu Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2025 di Kawasan Terminal Ubung, Denpasar, Jumat (21/3).

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Dr. Made Oka Cahyadi Wiguna, Forkopimda Kota Denpasar, seluruh stakeholder yang terdiri atas TNI, POLRI, Basarnas, Sat Pol PP, Dishub, Pelabuhan, Organda, Jasa Raharja, serta undangan lainya.

Usai pelaksanaan Apel, Wakil Walikota Arya Wibawa turut meninjau kesiapan angkutan BUS, Posko Terpadu, Tim Kesehatan, Ketersediaan Obat dan Posko Basarnas. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan 40 motor listrik kepada petugas yang digunakan untuk meninjau titik rawan macet di Kota Denpasar.

Dalam sambutanya, Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menekankan beberapa hal penting guna mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Seperti halnya manajemen rekayasa lalu lintas yang berkeselamatan, sarana angkutan yang berkeselamatan, kesiapan Terminal Dan Pelabuhan yang menjamin keselamatan para penumpang dan jalan yang berkeselamatan.

Selanjutnya pihaknya berharap kolaborasi TNI/Polri dan OPD terkait dalam memantau di pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat , terminal , pelabuhan untuk mencegah agar tidak ada kriminal di Kota Denpasar. Selain itu, antisipasi cuaca buruk, bencana serta mengecek kesehatan dan menjamin penumpang tercover asuransi di dalam melakukan perjalanannya juga penting untuk dilaksanakan.

“Tentu kami sangat berterimakasih atas kerjasama dan sinergitas semua pihak yang terlibat, semua ini kami harapkan agar Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2025 di Kota Denpasar dapat berjalan dengan aman, nyaman, lancar, tertib, teratur dan selamat,” ujarnya

Sementara itu, Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan menjelaskan, dalam rangka kesiapsiagaan mudik dan balik Lebaran Tahun 2025 ini, Tim Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur telah membentuk Posko Terpadu. Adapun Pos Terpadu yang disiagakan tersebar di empat lokasi, yakni Posko Terminal Ubung, Posko Uma Anyar, Posko Pelabuhan Serangan, dan Posko Pelabuhan Sanur.

Lebih lanjut dijelaskan, Posko Terpadu ini terintegrasi komunikasinya dengan pos-pos yang ada di wilayah Kota Denpasar maupun daerah lainnya. Hal ini lantaran permasalahan transportasi tidak bisa dibatasi wilayah administrasi. Guna mendukung pelaksanaan kegiatan yang optimal, turut disiagakan 106 Personil Gabungan dalam satu shift, sehingga untuk dua shift total personil yang disiagakan mencapai 212 orang dari berbagai unsur. Hal ini juga mengingat hari suci Lebaran berbarengan dengan hari suci Nyepi hal tersebut tentunya menjadi atensi yang perlu diintensifkan.

“Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2025 kita mulai (H-7) sampai dengan (H+7), jadi bagi masyarakat yang hendak mudik dan membutuhkan informasi dapat menuju Posko Terpadu terdekat, dan kami mengingatkan masyarakat dan operator angkutan agar mengecek kendaraan agar dipastikan laik jalan, dan merencanakan perjalanan dengan baik yang berkeselamatan,” ujarnya . (Eka/tra)

Pemkot Rencana akan Bangun Museum Ida Pedanda Made Sidemen

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar mendukung rencana Pembangunan Museum Ida Pedanda Made Sidemen, di Kawasan Sanur. Hal tersebut diungkapkan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat menerima audiensi Pengurus Yayasan Guna Dusun di Kantor Walikota Denpsar, Jumat (21/3). Pembangunan terseut dirancang untuk menunjang sarana program city tour di Kota Denpasar serta pelestarian cagar budaya.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, IB Yoga Adi Putra, Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma, Kaban BPKAD Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati, Kadis PU Kota Denpasar, AA Ngurah Bagus Airawata, serta tim Yayasan Guna Dusun.

Ketua Yayasan Guna Dusun, IB Made Susena mengatakan program ini merupakan salah satu program dari Pemkot Denpasar guna menunjang city tour di Kota Denpasar. Dimana, rencana pembangunan Museum Ida Pedanda Made Sidemen ini juga untuk melestarikan serta akan memperkenalkan karya-karya dari Ida Pedanda Made Sidemen sehingga nantinya dapat dipelajari oleh masyrakat luas.

“Untuk karya-karya yang berbentuk lontar akan kami buatkan duplikat sehingga yang asli tetap bisa dipajang dan duplikatnya dapat dipelajari oleh masyarakat. Dan untuk karya yang berbentuk pahatan akan kami pajang berupa foto atau gambar mengingat semua krya phatan tersebut berbentuk pretima dan telah disungsung di beberapa pura,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, rencananya museum ini akan dibuat di Jl. Danau Buyan IV, Br. Taman Sari Sanur. Tak hanya sebagai museum, kedepannya tempat ini juga akan digunakan sebagai tempat belajar bagi generasi muda untuk mengenal lebih luas karya dari Ida Pedande Made Sidemen. “Dan kami berharap nantinya dengan adanya museum ini dapat menyebar luaskan karya-karya seperti lontar dan bentuk karya pahat dari ida pedanda made sidemen,” pungkas IB Susena.

Sementara Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menyambut baik dan mendukung pembangunan museum tersebut. Hal ini bertujuan agar kedepannya seluruh karya dari Ida Pedanda Made Sidemen dapat dipajang dan dikenal lebih luas oleh masyarakat. Hal ini juga sekaligus menjadikan karya-karya tersebut sebagai penuntun kehidupan bermasyarakat. “Tak hanya dipajang, namun tujuan dari museum ini juga untuk edukasi dan tempat belajar sehingga nantinya para generasi muda dapat mempelajari isi dari lontar-lontar yang digarap oleh Ida Pedanda Made Sidemen,” ungkap Jaya Negara. (Arm/tra).

Damkar Denpasar Edukasi Kader PKK Cegah Resiko Kebakaran

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, di Gedung Sewaka Dharma, Jumat (21/3). Secara resmi, acara dibuka
Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa didampingi Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana.

Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk memberikan edukasi kepada ibu-ibu PKK dalam menghadapi ancaman kebakaran, mengingat kerugian yang ditimbulkan tidak hanya materi bahkan juga nyawa. “Kami percaya para peserta dapat mensukseskan setiap program pemerintah dalam menekan kasus kebakaran di Kota Denpasar,” terangnya.

Ditambahkan Ny. Ayu Kristi, sesuai laporan dari Dinas Damkar dan Penyelamatan, awal mula kebakaran sebagian besar bersumber dari lingkup rumah tangga, seperti dampak kebocoran tabung gas, konsleting listrik, asap dupa dan lain sebagainya.

Berdasarkan hal tersebut, dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi inilah para peserta akan mendapatkan tidak hanya penyuluhan dan edukasi saja, tapi juga akan diberikan pengetahuan praktek terkait bagaimana mencegah dan menanggulangi resiko-resiko kebakaran mulai dilingkup terkecil yakni rumah tangga.

“Apresiasi juga kami berikan kepada para ibu-ibu yang telah hadir mengikuti kegiatan ini, mari kita lanjutkan upaya menjadi agen perubahan pencegahan dan penanggulangan kebakaran sekaligus menjadikan Kota Denpasar menjadi Kota yang tangguh terhadap resiko kebakaran, ” ucap Ny. Ayu Kristi.

Sementara Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana menjelaskan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran  Melalui Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dalam memberi perlindungan kepada masyarakat dan kesiapsiagaan masyarakat terutama kaum ibu-ibu PKK dalam pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran.

“Selain juga peningkatan kapasitas, pemerintah juga memberikan dukungan sumber daya dan teknis dan meningkatkan peran serta masyarakat khususnya kaum ibu-ibu PKK dalam pengelolaan sumber daya pengurangan resiko kebakaran,” jelas Tirana.

Lebih lanjut, Tirana memaparkan, peserta sosialisasi ini berjumlah 100 orang yang terdiri dari para kader PKK yang kali ini berasal dari Desa dan Kelurahan di Kecamatan Denpasar Utara. Sedangkan materi sosialisasi dan edukasi terdiri dari teori pengenalan dasar – dasar pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran disertai praktek dan simulasi tindakan darurat kebakaran oleh sejumlah narasumber berpengalaman.

Salah satu peserta, Rani mengaku sangat antusias mengikuti sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran oleh Pemkot Denpasar. “Ini dapat menjadi bekal bagi kami, agar tidak panik dan paham bagaimana mencegah dan menanggulangi resiko kebakaran mulai di lingkup rumah tangga,” ucapnya. (esa/tra).

Sekda Tinjau Safari Kesehatan HUT Ke-21 TAGANA Denpasar

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Sekertaris Daerah (SEKDA) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana meninjau Safari Kesehatan dalam rangka HUT ke-21 Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Denpasar. Pada kesempatan itu, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana yang hadir mewakili Walikota Denpasar didampingi oleh Kepala Dinas Sosial (DINSOS) Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, dan Ketua Tagana Kota Denpasar, I Made Tara di Kantor Desa Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat, Jumat (21/3).

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan, adapun tujuan Safari Kesehatan ini memberikan pelayanan kesehatan gratis secara komprehensif dan terpadu, serta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. “Safari Kesehatan merupakan agenda rutin yang dilakukan secara bergilir di lokasi berbeda oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui OPD terkait yang saat ini bertepatan dengan HUT Tagana,” Kata Sekda I.B Alit Wiradana.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Alit Wiradana mengajak masyarakat khususnya Desa Padangsambian Kaja untuk memanfaatkan beberapa layanan kesehatan yang tersedia, dan dengan ini kami harap dapat meningkatkan indeks kesehatan masyarakat Kota Denpasar. Sementara itu Ketua Tagana Kota Denpasar, I Made Tara menyampaikan pada momen HUT ke-21 Tagana Denpasar yang didukung oleh Dinsos Kota Denpasar berinisiasi melaksanakan Safari Kesehatan guna memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Di momen HUT Tagana ini kami bersama Dinsos berkerjasama untuk berbagi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya Desa Padangsambian Kaja, yakni operasi katarak, fisioterapi, THT, dan pemeriksaan mata, gigi, penyakit tidak menular, donor darah, serta layanan dapur umum yang didukung oleh Perumda Pasar dan Perumda Air Minum Sewaka Dharma,” (Gita/tra).

 Wawali Tuntaskan Peninjauan 16 Besar Ogoh – Ogoh Terbaik 

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menuntaskan rangkaian peninjauan karya ogoh-ogoh Sekehe Teruna Teruni (STT) se-Kota Denpasar yang menjadi nominasi 16 Besar Kasanga Festival Icaka Warsa 1947 Tahun 2025 pada Kamis (20/3) malam.

Adapun sebanyak 4 ogoh-ogoh yang tersebar di wilayah Denpasar Barat turut dilaksanakan peninjauan. Yakni ST. Yowana Eka Sila Banjar Eka Sila, Desa Dauh Puri Klod dengan judul “Pangentas” dilanjutkan ST. Wredhi Yasa Banjar Penamparan Desa Padangsambian dengan Judul “Phalanut Karma” dilanjutkan ST. Dwi Putra Banjar Tegal Agung, Desa Pemecutan Kelod dengan Judul “Nyemuka” dan kunjungan diakhiri di ST. Yowana Sawitra, Banjar Abiantimbul, Desa Pemecutan Kelod dengan judul Agni Tandava.

Tampak pula hadir dalam kesempatan tersebut para Anggota DPRD Bali Dapil Kota Denpasar yakni I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, AA. Gede Agung Suyoga, AA Istri Paramita Dewi, serta Ni Wayan Sari Galung. Hadir pula Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, Camat Denpasar Barat, Ida Bagus Made Purwanasara serta undangan lainnnya.

Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan dari hasil pantauan langsung beberapa hari ke STT. Kota Denpasar yang menjadi nominasi 16 Besar Kasanga Festival Icaka Warsa 1947 Tahun 2025 ini, dimana segi karya tentu sudah sangat luar biasa apa yang telah ditampilkan adik – adik STT ini.

“Pemantauan Pemkot Denpasar hadir ketengah-tengah STT ini selain memberikan motivasi kepada STT yang menjadi nominasi 16 Besar Kasanga Festival Tahun 2025, menjadi momen kami untuk mendengar secara langsung segala masukan, usul dan saran kaum pemuda di Kota Denpasar terkait program kerja dan pembangunan di Kota Denpasar dan akan menjadi atensi kami kedepannya,” ungkap Arya Wibawa.

Ditambahkannya, disetiap peninjauan yang dilakukan sejak Selasa, 18 Maret lalu guna memastikan kesiapan STT yang menjadi nominasi 16 Besar Kasanga Festival Icaka Warsa 1947 Tahun 2025 ini tak hentinya menekankan para STT yang mengikuti event ini untuk selalu menjunjung nilai sportivitas, terlepas bagaimanapun hasil akhir yang diperoleh nanti, pihaknya sangat mengapresiasi kreativitas yang telah ditampilkan STT se-Kota Denpasar.

“Disamping pula Pemkot Denpasar berharap adik-adik STT yang menjadi nominasi 16 besar, selain sebagai peserta, juga ikut membantu Pemerintah Kota Denpasar, berperan sebagai duta yang mengajak rekan-rekan sesama STT dan pengunjung untuk menjaga keamanan, ketertiban serta kebersihan agar Kasanga Festival Icaka Warsa 1947 Tahun 2025 dapat berjalan dengan lancar, ” himbau Wawali Arya Wibawa. (esa/tra)