Pawai Ogoh-Ogoh Jadi Wahana Kreativitas dan Penguatan Budaya
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Gelaran Tahunan bertajuk Kasanga Festival Caka 1947 Tahun 2025 secara resmi dibuka. Pembukaan dilaksanakan langsung Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta bersama Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa serta Forkopimda Kota Denpasar yang ditandai dengan Mengangkat Ogoh-ogoh bertajuk Garuda Adi Rijasa dan akan berlangsung hingga 23 Maret 2025 mendatang di Kawasan Catus Pata Patung Catur Muka Denpasar Jumat (21/3).
Ket foto : Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta bersama Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa serta Forkopimda Kota Denpasar saat Mengangkat Ogoh-ogoh bertajuk Garuda Adi Rijasa sebagai pembuka gelaran Kasanga Festival Caka 1947 Tahun 2025 di Kawasan Catus Pata Patung Catur Muka Denpasar pada Jumat (21/3).
Setelah dibuka secara resmi, penampilan 16 karya ogoh-ogoh terbaik STT se-Kota Denpasar menjadi awal pelaksanaan kegiatan tersebut. Adapun 16 ogoh-ogoh yang tampil merupakan karya dari ST. Canti Graha, Banjar Tengah Sesetan, ST. Putra Dharma Canti, Banjar Jaba Tengah, Pemogan, ST. Yowana Sawitra, Banjar Abiantimbul, ST. Eka Laksana, Banjar Gaduh Sesetan, ST. Dharma Citta, Banjar Abiankapas Tengah.
Selanjutnya, ST. Adhi Kusuma, Banjar Tegal Kuwalon, ST. Binayaka Dharma, Banjar Ujung Kesiman, ST. Sukarela, Banjar Kepisah Pedungan, ST. Dwi Putra, Banjar Tegal Agung, ST. Yowana Eka Sila, Banjar Eka Sila, ST. Werdhi Sesana, Banjar Tega Tonja, ST. Wredhi Yasa, Banjar Penamparan, ST. Bineka, Banjar Binoh Kelod, ST. Dharma Laksana, Banjar Kaja Panjer, ST. Dharma Cantika, Banjar Tembawu Kelod, dan ST. Dwi Tunggal, Banjar Antap Panjer.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara disela kegiatan mengaku bahagia lantaran dengan sinergitas lintas sektor antara Pemerintah Kota Denpasar bersama Pasikian Yowana Kota Denpasar serta pihak terkait lainya ini dapat melaksanakan Kasanga Festival di Tahun 2025 ini. Tentunya hal ini dapat menjadi dasar dan tolak ukur pengembangan kretivitas, dalam usaha memperkuat budaya Bali. Kasanga Festival merupakan wahana kreatifitas tanpa batas Yowana Kota Denpasar yang bernafaskan Vasudhaiva Kutumbakam.
“Kegiatan ini dilaksanakan agar kreator ogoh-ogoh di Kota Denpasar mempunyai ruang berkompetisi yang produktif dengan berpedoman pada konsep Satyam Siwam Sundharam (Etika, Logika Dan Estetika). Sasaran kedepan dari Kasanga Festival ini memberi kontribusi terhadap pembangunan di Kota Denpasar Yang Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju,” ujarnya
Lebih lanjut dijelaskan, jika bersama dicermati, Kasanga Festival penting untuk dilaksanakan. Hal ini lantaran kegiatan ini merupakan sarana interaksi dan komonikasi guna menumbuh kembangkan kreativitas di kalangan Yowana, Agama, Adat Dan Budaya Bali yang berkesinambungan. Pihaknya juga memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang luar biasa. Hal ini terlihat dari membludaknya penonton yang hadir.
“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan Kasanga Festival ini, bisa menjadi tuntunan membuat ketentraman, sebagai sarana meningkatkan aktifitas dan kreatifitas, Guna, Gina, Pragina dan Guna Kaya. Oleh sebab itu menjadi tanggungjawab kita sebagai warga masyarakat Denpasar, untuk menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan Kasanga Festival ini,” ujar Jaya Negara sembari mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan serta mengikuti Kasanga Fest ini dengan tertib dan bertanggung jawab.
Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, AA Made Angga Harta Yana saat diwawancarai menjelaskan, Kesanga Festival yang tetap berpedoman pada sepirit Vasudhaiva Kutumbakam ini mempertemukan beragam bidang. Kasanga…
Kasanga Festival tahun ini, selain menghadirkan 16 ogoh-ogoh terbaik karya STT se-Kota Denpasar dan ogoh-ogoh TK/PAUD se-Kota Denpasar, event ini juga turut menghadirkan Lomba Ogoh-ogoh Mini yang diikuti oleh 58 peserta dan Lomba Sketsa Ogoh-ogoh yang diikuti oleh 51 peserta, serta yang terbaru adalah Lomba Baleganjur Ngarap yang diikuti oleh 20 peserta.
Tak hanya itu, dilaksanakan pula Lomba Meenggambar Ogoh-ogoh, Serasehan Banten Prani, Sentra UMKM, Kerajinan, Kriya, Clothing, Merchendise, serta Kuliner. Didalam arena Kesanga Festival, turut dipamerkan 16 karya terbaik STT se-Kota Denpasar. Serta turut melibatkan sebanyak 90 lebih UMKM Kota Denpasar yang bisa menjadi pilihan warga kota untuk berbelanja dan kulineran.
“Sesuai dengan ide besar Pak Walikota dan Wakil Walikota melalui Kesanga Festival ini diharapkan mempertemukan serta menggabungkan beragam kreatifitas yang ada, yang tentunya berkaitan dengan Hari Suci Nyepi dengan tetap memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal yang ada,” ujar Gung Angga.
Selain itu, kata Gung Angga, selama tiga hari pelaksanaanya, pengunjung juga akan dimanjakan dengan penampilan hiburan musik, mulai dari Mr. Botax, Tika Pagraky, Nanoe Biroe, hingga Lolot.
“Kami berharap Kasanga Festival ini dapat menguatkan seni budaya Bali yang dikolaborasikan dengan teknologi. Kami berharap, Kesanga Fest bukan menjadi sebuah program rintisan kembali namun bisa ditetapkan menjadi program prioritas pemerintah kota Denpasar untuk mewadahi kreativitas kesenian anak muda dan kami percaya Bapak Walikota dan Wakil Walikota sangat konsen dan mencintai kesenian Bali,” ujarnya.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Dandim 1611 Badung, Letkol Inf. Putu Tangkas Wiratawan, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Mohamad Iqbal Simatupang, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana, Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar, Pimpinan OPD serta undangan lainya. (Ags/tra).
Wawali Pimpin Apel Gelar Pasukan Angkutan Terpadu Lebaran 2025
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Apel Gelar Pasukan Pembukaan Posko Terpadu Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2025. Kegiatan tersebut serangkaian upaya memastikan keamanan, kenyamanan, kelancaran serta keselamatan selama pelaksanaan arus Mudik dan Balik Lebaran Tahun 2025 atau 1446 Hijriah di Kawasan Terminal Ubung, Denpasar, Jumat (21/3).
Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat melaksanakan Peninjauan Angkutan Mudik Lebaran Tahun 2025 usai memimpin Apel Gelar Pasukan Pembukaan Posko Terpadu Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2025 di Kawasan Terminal Ubung, Denpasar, Jumat (21/3).
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Dr. Made Oka Cahyadi Wiguna, Forkopimda Kota Denpasar, seluruh stakeholder yang terdiri atas TNI, POLRI, Basarnas, Sat Pol PP, Dishub, Pelabuhan, Organda, Jasa Raharja, serta undangan lainya.
Usai pelaksanaan Apel, Wakil Walikota Arya Wibawa turut meninjau kesiapan angkutan BUS, Posko Terpadu, Tim Kesehatan, Ketersediaan Obat dan Posko Basarnas. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan 40 motor listrik kepada petugas yang digunakan untuk meninjau titik rawan macet di Kota Denpasar.
Dalam sambutanya, Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menekankan beberapa hal penting guna mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Seperti halnya manajemen rekayasa lalu lintas yang berkeselamatan, sarana angkutan yang berkeselamatan, kesiapan Terminal Dan Pelabuhan yang menjamin keselamatan para penumpang dan jalan yang berkeselamatan.
Selanjutnya pihaknya berharap kolaborasi TNI/Polri dan OPD terkait dalam memantau di pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat , terminal , pelabuhan untuk mencegah agar tidak ada kriminal di Kota Denpasar. Selain itu, antisipasi cuaca buruk, bencana serta mengecek kesehatan dan menjamin penumpang tercover asuransi di dalam melakukan perjalanannya juga penting untuk dilaksanakan.
“Tentu kami sangat berterimakasih atas kerjasama dan sinergitas semua pihak yang terlibat, semua ini kami harapkan agar Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2025 di Kota Denpasar dapat berjalan dengan aman, nyaman, lancar, tertib, teratur dan selamat,” ujarnya
Sementara itu, Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan menjelaskan, dalam rangka kesiapsiagaan mudik dan balik Lebaran Tahun 2025 ini, Tim Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur telah membentuk Posko Terpadu. Adapun Pos Terpadu yang disiagakan tersebar di empat lokasi, yakni Posko Terminal Ubung, Posko Uma Anyar, Posko Pelabuhan Serangan, dan Posko Pelabuhan Sanur.
Lebih lanjut dijelaskan, Posko Terpadu ini terintegrasi komunikasinya dengan pos-pos yang ada di wilayah Kota Denpasar maupun daerah lainnya. Hal ini lantaran permasalahan transportasi tidak bisa dibatasi wilayah administrasi. Guna mendukung pelaksanaan kegiatan yang optimal, turut disiagakan 106 Personil Gabungan dalam satu shift, sehingga untuk dua shift total personil yang disiagakan mencapai 212 orang dari berbagai unsur. Hal ini juga mengingat hari suci Lebaran berbarengan dengan hari suci Nyepi hal tersebut tentunya menjadi atensi yang perlu diintensifkan.
“Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2025 kita mulai (H-7) sampai dengan (H+7), jadi bagi masyarakat yang hendak mudik dan membutuhkan informasi dapat menuju Posko Terpadu terdekat, dan kami mengingatkan masyarakat dan operator angkutan agar mengecek kendaraan agar dipastikan laik jalan, dan merencanakan perjalanan dengan baik yang berkeselamatan,” ujarnya . (Eka/tra)
Pemkot Rencana akan Bangun Museum Ida Pedanda Made Sidemen
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar mendukung rencana Pembangunan Museum Ida Pedanda Made Sidemen, di Kawasan Sanur. Hal tersebut diungkapkan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat menerima audiensi Pengurus Yayasan Guna Dusun di Kantor Walikota Denpsar, Jumat (21/3). Pembangunan terseut dirancang untuk menunjang sarana program city tour di Kota Denpasar serta pelestarian cagar budaya.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, IB Yoga Adi Putra, Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Wijaya Kusuma, Kaban BPKAD Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati, Kadis PU Kota Denpasar, AA Ngurah Bagus Airawata, serta tim Yayasan Guna Dusun.
Ketua Yayasan Guna Dusun, IB Made Susena mengatakan program ini merupakan salah satu program dari Pemkot Denpasar guna menunjang city tour di Kota Denpasar. Dimana, rencana pembangunan Museum Ida Pedanda Made Sidemen ini juga untuk melestarikan serta akan memperkenalkan karya-karya dari Ida Pedanda Made Sidemen sehingga nantinya dapat dipelajari oleh masyrakat luas.
“Untuk karya-karya yang berbentuk lontar akan kami buatkan duplikat sehingga yang asli tetap bisa dipajang dan duplikatnya dapat dipelajari oleh masyarakat. Dan untuk karya yang berbentuk pahatan akan kami pajang berupa foto atau gambar mengingat semua krya phatan tersebut berbentuk pretima dan telah disungsung di beberapa pura,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, rencananya museum ini akan dibuat di Jl. Danau Buyan IV, Br. Taman Sari Sanur. Tak hanya sebagai museum, kedepannya tempat ini juga akan digunakan sebagai tempat belajar bagi generasi muda untuk mengenal lebih luas karya dari Ida Pedande Made Sidemen. “Dan kami berharap nantinya dengan adanya museum ini dapat menyebar luaskan karya-karya seperti lontar dan bentuk karya pahat dari ida pedanda made sidemen,” pungkas IB Susena.
Sementara Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menyambut baik dan mendukung pembangunan museum tersebut. Hal ini bertujuan agar kedepannya seluruh karya dari Ida Pedanda Made Sidemen dapat dipajang dan dikenal lebih luas oleh masyarakat. Hal ini juga sekaligus menjadikan karya-karya tersebut sebagai penuntun kehidupan bermasyarakat. “Tak hanya dipajang, namun tujuan dari museum ini juga untuk edukasi dan tempat belajar sehingga nantinya para generasi muda dapat mempelajari isi dari lontar-lontar yang digarap oleh Ida Pedanda Made Sidemen,” ungkap Jaya Negara. (Arm/tra).
Damkar Denpasar Edukasi Kader PKK Cegah Resiko Kebakaran
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, di Gedung Sewaka Dharma, Jumat (21/3). Secara resmi, acara dibuka
Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa didampingi Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana.
Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk memberikan edukasi kepada ibu-ibu PKK dalam menghadapi ancaman kebakaran, mengingat kerugian yang ditimbulkan tidak hanya materi bahkan juga nyawa. “Kami percaya para peserta dapat mensukseskan setiap program pemerintah dalam menekan kasus kebakaran di Kota Denpasar,” terangnya.
Ditambahkan Ny. Ayu Kristi, sesuai laporan dari Dinas Damkar dan Penyelamatan, awal mula kebakaran sebagian besar bersumber dari lingkup rumah tangga, seperti dampak kebocoran tabung gas, konsleting listrik, asap dupa dan lain sebagainya.
Berdasarkan hal tersebut, dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi inilah para peserta akan mendapatkan tidak hanya penyuluhan dan edukasi saja, tapi juga akan diberikan pengetahuan praktek terkait bagaimana mencegah dan menanggulangi resiko-resiko kebakaran mulai dilingkup terkecil yakni rumah tangga.
“Apresiasi juga kami berikan kepada para ibu-ibu yang telah hadir mengikuti kegiatan ini, mari kita lanjutkan upaya menjadi agen perubahan pencegahan dan penanggulangan kebakaran sekaligus menjadikan Kota Denpasar menjadi Kota yang tangguh terhadap resiko kebakaran, ” ucap Ny. Ayu Kristi.
Sementara Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana menjelaskan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Melalui Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dalam memberi perlindungan kepada masyarakat dan kesiapsiagaan masyarakat terutama kaum ibu-ibu PKK dalam pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran.
“Selain juga peningkatan kapasitas, pemerintah juga memberikan dukungan sumber daya dan teknis dan meningkatkan peran serta masyarakat khususnya kaum ibu-ibu PKK dalam pengelolaan sumber daya pengurangan resiko kebakaran,” jelas Tirana.
Lebih lanjut, Tirana memaparkan, peserta sosialisasi ini berjumlah 100 orang yang terdiri dari para kader PKK yang kali ini berasal dari Desa dan Kelurahan di Kecamatan Denpasar Utara. Sedangkan materi sosialisasi dan edukasi terdiri dari teori pengenalan dasar – dasar pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran disertai praktek dan simulasi tindakan darurat kebakaran oleh sejumlah narasumber berpengalaman.
Salah satu peserta, Rani mengaku sangat antusias mengikuti sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran oleh Pemkot Denpasar. “Ini dapat menjadi bekal bagi kami, agar tidak panik dan paham bagaimana mencegah dan menanggulangi resiko kebakaran mulai di lingkup rumah tangga,” ucapnya. (esa/tra).
Sekda Tinjau Safari Kesehatan HUT Ke-21 TAGANA Denpasar
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Sekertaris Daerah (SEKDA) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana meninjau Safari Kesehatan dalam rangka HUT ke-21 Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Denpasar. Pada kesempatan itu, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana yang hadir mewakili Walikota Denpasar didampingi oleh Kepala Dinas Sosial (DINSOS) Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, dan Ketua Tagana Kota Denpasar, I Made Tara di Kantor Desa Padangsambian Kaja, Kecamatan Denpasar Barat, Jumat (21/3).
Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan, adapun tujuan Safari Kesehatan ini memberikan pelayanan kesehatan gratis secara komprehensif dan terpadu, serta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. “Safari Kesehatan merupakan agenda rutin yang dilakukan secara bergilir di lokasi berbeda oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui OPD terkait yang saat ini bertepatan dengan HUT Tagana,” Kata Sekda I.B Alit Wiradana.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Alit Wiradana mengajak masyarakat khususnya Desa Padangsambian Kaja untuk memanfaatkan beberapa layanan kesehatan yang tersedia, dan dengan ini kami harap dapat meningkatkan indeks kesehatan masyarakat Kota Denpasar. Sementara itu Ketua Tagana Kota Denpasar, I Made Tara menyampaikan pada momen HUT ke-21 Tagana Denpasar yang didukung oleh Dinsos Kota Denpasar berinisiasi melaksanakan Safari Kesehatan guna memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Di momen HUT Tagana ini kami bersama Dinsos berkerjasama untuk berbagi dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya Desa Padangsambian Kaja, yakni operasi katarak, fisioterapi, THT, dan pemeriksaan mata, gigi, penyakit tidak menular, donor darah, serta layanan dapur umum yang didukung oleh Perumda Pasar dan Perumda Air Minum Sewaka Dharma,” (Gita/tra).
Wawali Tuntaskan Peninjauan 16 Besar Ogoh – Ogoh Terbaik
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menuntaskan rangkaian peninjauan karya ogoh-ogoh Sekehe Teruna Teruni (STT) se-Kota Denpasar yang menjadi nominasi 16 Besar Kasanga Festival Icaka Warsa 1947 Tahun 2025 pada Kamis (20/3) malam.
Adapun sebanyak 4 ogoh-ogoh yang tersebar di wilayah Denpasar Barat turut dilaksanakan peninjauan. Yakni ST. Yowana Eka Sila Banjar Eka Sila, Desa Dauh Puri Klod dengan judul “Pangentas” dilanjutkan ST. Wredhi Yasa Banjar Penamparan Desa Padangsambian dengan Judul “Phalanut Karma” dilanjutkan ST. Dwi Putra Banjar Tegal Agung, Desa Pemecutan Kelod dengan Judul “Nyemuka” dan kunjungan diakhiri di ST. Yowana Sawitra, Banjar Abiantimbul, Desa Pemecutan Kelod dengan judul Agni Tandava.
Tampak pula hadir dalam kesempatan tersebut para Anggota DPRD Bali Dapil Kota Denpasar yakni I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, AA. Gede Agung Suyoga, AA Istri Paramita Dewi, serta Ni Wayan Sari Galung. Hadir pula Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, Camat Denpasar Barat, Ida Bagus Made Purwanasara serta undangan lainnnya.
Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan dari hasil pantauan langsung beberapa hari ke STT. Kota Denpasar yang menjadi nominasi 16 Besar Kasanga Festival Icaka Warsa 1947 Tahun 2025 ini, dimana segi karya tentu sudah sangat luar biasa apa yang telah ditampilkan adik – adik STT ini.
“Pemantauan Pemkot Denpasar hadir ketengah-tengah STT ini selain memberikan motivasi kepada STT yang menjadi nominasi 16 Besar Kasanga Festival Tahun 2025, menjadi momen kami untuk mendengar secara langsung segala masukan, usul dan saran kaum pemuda di Kota Denpasar terkait program kerja dan pembangunan di Kota Denpasar dan akan menjadi atensi kami kedepannya,” ungkap Arya Wibawa.
Ditambahkannya, disetiap peninjauan yang dilakukan sejak Selasa, 18 Maret lalu guna memastikan kesiapan STT yang menjadi nominasi 16 Besar Kasanga Festival Icaka Warsa 1947 Tahun 2025 ini tak hentinya menekankan para STT yang mengikuti event ini untuk selalu menjunjung nilai sportivitas, terlepas bagaimanapun hasil akhir yang diperoleh nanti, pihaknya sangat mengapresiasi kreativitas yang telah ditampilkan STT se-Kota Denpasar.
“Disamping pula Pemkot Denpasar berharap adik-adik STT yang menjadi nominasi 16 besar, selain sebagai peserta, juga ikut membantu Pemerintah Kota Denpasar, berperan sebagai duta yang mengajak rekan-rekan sesama STT dan pengunjung untuk menjaga keamanan, ketertiban serta kebersihan agar Kasanga Festival Icaka Warsa 1947 Tahun 2025 dapat berjalan dengan lancar, ” himbau Wawali Arya Wibawa. (esa/tra)