Beranda / Berita Terkini / DENPASAR / Info Denpasar Terkini Soal Study Tiru Posyandu, Monitoring Proyek dan Tiru JDIH

Info Denpasar Terkini Soal Study Tiru Posyandu, Monitoring Proyek dan Tiru JDIH

TP. PKK Kab. Deli Serdang Study Tiru Posyandu 6 SPM Mandala Sari

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Posyandu 6 SPM Mandala Sari, Desa Dangin Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Timur terus menjadi rujukan nasional berkat berbagai prestasi yang berhasil diraihnya. Tak hanya sukses mengembangkan layanan posyandu terintegrasi, Posyandu Mandala Sari juga meraih sejumlah penghargaan tingkat nasional yang menarik perhatian berbagai daerah, termasuk Tim Penggerak PKK Kabupaten Deli Serdang. Rombongan melakukan kunjungan studi ke Posyandu Mandala Sari, Jumat (21/11).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, dan disambut hangat oleh Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar sekaligus Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, bersama Sekretaris II TP Posyandu Kota Denpasar, Tresna Yasa, di Posyandu 6 SPM Mandala Sari.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan menyampaikan kekagumannya terhadap capaian Posyandu Mandala Sari. Menurutnya, prestasi yang diraih tidak hanya menunjukkan keberhasilan kader posyandu, tetapi juga mencerminkan kuatnya dukungan pemerintah kota dalam penguatan layanan dasar masyarakat.

“Kami sangat kagum melihat prestasi yang diraih Posyandu Mandala Sari. Karena itu, kami ingin belajar dan mengetahui bagaimana penerapan posyandu di sini, termasuk komitmen serta dukungan pemerintah. Harapannya, sepulang dari sini kami dapat menerapkan ilmu yang didapat sehingga mampu meraih prestasi nasional seperti Posyandu 6 SPM Mandala Sari,” ujarnya.

Sementara itu Seketaris I TP Posyandu Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menjelaskan bahwa Posyandu Mandala Sari merupakan salah satu pilot project posyandu terintegrasi di Kota Denpasar. Posyandu ini telah mengimplementasikan Integrasi Layanan Primer (ILP) serta Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Enam bidang SPM tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Tak hanya unggul dalam layanan, Posyandu Mandala Sari juga berhasil mengembangkan pemberdayaan orang tua balita melalui gerakan Tumbuh Aktif dan Tanggap, yang mendorong orang tua ikut aktif memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk melakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala secara mandiri dengan pendampingan kader.

Berbagai prestasi nasional turut diraih Posyandu Mandala Sari, seperti penghargaan Tumbuh Aktif dan Tanggap, pemberdayaan masyarakat, hingga kepercayaan mendampingi TP Posyandu Provinsi Bali dalam penilaian Posyandu 6 SPM tingkat nasional. Posyandu ini juga dinobatkan sebagai Posyandu Holistik Integratif berprestasi tingkat nasional serta menerima apresiasi atas inovasi program Bina Keluarga Balita (BKB).

Dukungan penuh dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Denpasar terhadap berbagai penguatan layanan keluarga dan anak turut mengantarkan Kota Denpasar kembali meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Kategori Utama tahun 2025 dari KemenPPPA. “Kunjungan studi ini diharapkan dapat mempererat jejaring antar daerah sekaligus memperluas penerapan praktik baik posyandu menuju peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat secara nasional,” ujar Ayu Kristi . (Ayu/Tra).


WaliKota Monitoring Pemulihan Pura Terdampak Banjir

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara turun langsung guna melaksanakan monitoring perbaikan dan pemulihan sejumlah Pura. Adapun terdapat beberapa lokasi Pura yang dimonitoring, yakni Pura Taman Musen, Jalan Wr. Supratman, Denpasar Timur, berlanjut kemudian di Pura Tirta Hening Ulun Danu, Jalan Kartini, Banjar Wangaya, Denpasar Utara. Lokasi berikutnya adalah Pura Taman Beji Majapahit, Jalan Ken Arok, Peguyangan, Denpasar Utara dan yang terakhir di Pura Taman Beji Penyampuhan, Dauh Puri Kangin, Denpasar Barat, yang ada di Kota Denpasar yang terdampak bencana banjir, Jumat (21/11) pagi.

Pada kegiatan itu, turut yakni DPRD Kota Denpasar, Ketut Suteja Kumara, Bendesa Adat Kesiman, Jro Mangku Ketut Wisna, Kadis Perkim Denpasar, Dr. Ir. I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Kabag Prokopim Sekretariat Daerah Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, Kabag Adbang Sekretariat Daerah Kota DenpasarMade Rai Edi Mulyawan, para Camat serta perwakilan OPD dilingkungan Pemkot Denpasar lainnya.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di sela kegiatan monitoring menjelaskan terkait pemulihan Pura yang terdampak bencana banjir ini semua dikerjakan oleh Pemerintah Kota Denpasar dengan memanfaatkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). “Terdapat total delapan Pura terdampak bencana banjir yang dibenahi dengan nilai total Rp5,4 Milyar dan ditargetkan rampung pada bulan Desember mendatang. Adapun progress yang tengah berjalan sudah 50 persen. Masih ada waktu lagi sekitar satu setengah bulan kedepan,” jelas Jaya Negara.

Ditambahkan Jaya Negara, melalui pembenahan dan pemulihan Pura terdampak banjir oleh Pemkot Denpasar ini, mayoritas Pura yang dikelola oleh Desa Adat, Pengempon dan Banjar. Jadi Pengempon Pura tersebut tidak perlu keluar dana lagi untuk pemulihan terdampak bencana. “Di lain sisi, verifikasi terus berjalan, menyangkut objek-objek vital terdampak bencana banjir dan akan segera ditangani,” ujar Jaya Negara.

Sementara Kadis Perkim Denpasar, Dr. Ir. I Gede Cipta Sudewa Atmaja menjelaskan pada empat Pura dari total delapan Pura yang dimonitoring hari ini, dilaporkan seperti di Pura Taman Musen, Dentim dilakukan pengerjaan struktur retaining wall atau dinding penahan tanah, perbaikan Pelinggih Padma Sari dan perbaikan sejumlah bangunan lainnya di area Pura bersangkutan. Adapun pihak yang ditunjuk menangani yakni PT. Berawan Tangi.

Sementara di Pura Tirta Hening Ulun Danu, Denut dilakukan pemulihan Bale Pemiosan, Tajuk Dalam Pura, Tajuk Gulakan, Tembok Penyengker Pura, Kori Agung Pura, Kolam Ulun Danu, Tugu Ratu Niang, Penataan Paving dan pemulihan bagian Pura lainnya, dengan pihak yang ditunjuk menangani yakni CV Karya Putra Yudha. Kemudian, di Pura Taman Beji Dalem Majapahit, Denut dilakukan pemulihan bagian senderan, tembok Penyengker bagian Jaba dan Jeroan Pura, Bale Gong, sejumlah Pelinggih, Bale Pesandekan dan Bale Piasan, dengan pihak yang ditunjuk menangani adalah yakni CV Adhi Guna Karya.

Sementara, untuk Pura Taman Beji Penyampuhan, Dauh Puri Kangin dilakukan pemulihan bagian Tembok Penyengker Pura disisi selatan, Bale Banten, pondasi Penyengker Pura disisi barat serta penataan halaman Pura, dan pihak yang ditunjuk menangani yakni CV. Santhi Graha.

Cipta Sudewa mengatakan tahap pemulihan Pura terdampak bencana banjir di Kota Denpasar ini diharapkan dapat rampung sesuai target yang dicanangkan dan dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Pengempon Pura bersangkutan”Kita harapkan semua pengerjaan dapat berjalan sesuai waktu yang ditargetkan,” katanya. (esa-arya/tra).


Walikota Denpasar dan Walikota Bukittinggi Saling Bertukar Pikiran

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima secara resmi kunjungan Walikota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias, dan turut hadir pada kesempatan itu, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Muhammad Iqbal Simatupang, Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. I Made Tangkas Wirawan, Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol. Rully Indra Wijayanto, Dandim 0304 Agam, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso dan ermasuk juga hadir jajaran OPD Pemerintah Kota Denpasar dan juga OPD Pemerintah Kota Bukittinggi, di Kantor Walikota Denpasar, Jumat (21/11).

Ket. Foto : Walikota Jaya Negara saat bertukar cinderamata dengan Walikota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias, di kantor Walikota Denpasar, Jumat (22/11).

Dalam sambutannya, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kunjungan Walikota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias dan juga jajaran Forkompinda Kota Bukittinggi ke Kota Denpasar. Kunjungan ini diharapkan akan memperkuat jalinan kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah kota. “Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Mudah-mudahan dari pertemuan ini kita dapat saling bertukar pikiran dan juga ilmu serta pengalaman terutama dalam tata kelola pemerintahan,” ungkap Walikota Jaya Negara.

Pada pertemuan tersebut, kedua pihak banyak membahas seputar tata kelola pemerintahan, langkah pengembangan potensi pariwisata di masing-masing daerah dan lainnya, Sementara itu, Walikota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias mengemukakan, kunjungan kerjanya ke Kota Denpasar dalam rangka melakukan studi komparasi terkait pengelolaan keuangan daerah, pengelolaan pariwisata daerah, dalam rangka mengoptimalkan potensi asli daerah.

Lebih jauh, pihaknya juga mengatakan, Kota Denpasar sebagai salah satu kota yang banyak dikunjungi wisatawan asing, tentu memiliki beragam program dan kegiatan untuk pengembangan pariwisata. Inovasi dan program inilah yang menarik perhatian Pemkot Bukittinggi untuk dapat mempelajari tentang pengembangan pariwisata ini  “Karena kami melihat pariwisata Kota Denpasar memiliki aspek yang baik, dan juga terkait dengan tata kelola pemerintahan di sini. Kami ingin mengadopsi program dan juga inovasi di Kota Denpasar agar bisa kami adaptasikan juga di Kota Bukittinggi,” katanya. (Win/Tra).


Timba JDIH Pemkot, Wawali Terima Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Kunjungan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, bersama Kepala Kejaksanaan Negeri Hulu Sungai Selatan, Rustandi Gustawirya dan OPD terkait disambut langsung oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan kunjungan ini tidak sekadar menjalin silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menimba ilmu dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) di Kantor Walikota Denpasar, Jumat (21/11).

Ket. Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima kunjungan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, bersama Kepala Kejaksanaan Negeri Hulu Sungai Selatan, Rustandi Gustawirya dan jajaran OPD terkait, Jumat (21/11) di Kantor Walikota Denpasar.

Pemerintah Kota Denpasar dipilih sebagai tujuan studi pembelajaran (benchmarking) karena berhasil meraih nilai tertinggi Pengelolaan JDIH Nasional Tahun 2025 dan mampu mempertahankan prestasi tersebut secara konsisten. Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, menjelaskan bahwa pihaknya ingin memperkuat wawasan Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam mengelola pelayanan hukum yang lebih modern dan responsif. Karena itu, Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Denpasar yang menjadi pengelola JDIH dijadikan rujukan pembelajaran.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk memperoleh pengetahuan, pengalaman, sekaligus pengayaan wawasan dalam pengelolaan JDIH. Harapannya, ke depan kami dapat meningkatkan kualitas digitalisasi pelayanan publik di bidang hukum, serta terus membangun sinergi yang kuat antar pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Pemkot Denpasar menjadi penyemangat untuk terus berinovasi dalam pelayanan hukum kepada masyarakat. “Terima kasih sudah memilih Kota Denpasar sebagai tempat studi pembelajaran. Bagi kami, kunjungan seperti ini sangat berharga karena membuka ruang berbagi praktik baik sekaligus memperkuat jejaring antar daerah. Semoga apa yang kami jalankan di Denpasar bisa memberi manfaat dan dapat diadaptasi sesuai kebutuhan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” ujar Arya Wibawa.

Dalam pertemuan tersebut, Arya Wibawa didampingi Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Luh Made Kusuma Dewi, serta Kepala Bagian Hukum Setda Kota Denpasar yang juga Ketua Tim Pengelola JDIH Kota Denpasar, Komang Lestari Dewi. Arya Wibawa menjelaskan, prestasi JDIH Kota Denpasar di tingkat nasional tahun 2025 ini merupakan kali ketiga diraih secara berturut-turut. Sebelumnya, pada tahun 2023 dan 2024, Kota Denpasar juga berhasil menduduki peringkat I nasional. Prestasi tersebut tidak lepas dari berbagai inovasi yang dikembangkan Tim JDIH Kota Denpasar.

Salah satu inovasi unggulan adalah ABHIPRAYA (Layanan Bantuan Hukum, Konsultasi, dan Informasi Penanganan Perkara Tanpa Biaya). Layanan ini difasilitasi secara daring melalui JDIH Kota Denpasar yang telah berbasis Android. Masyarakat dapat mengakses aplikasi JDIH Kota Denpasar dan memanfaatkan menu ABHIPRAYA untuk memperoleh pendampingan dan konsultasi hukum. Dalam pelaksanaannya, Pemkot Denpasar bekerja sama dengan Biro Bantuan Hukum Yudistira Association sebagai pemberi bantuan hukum.

Selain itu, terdapat inovasi NYUH SUDAMALA. Nama ini selain merupakan akronim, juga mengandung filosofi kemanfaatan yang dalam dari kelapa (nyuh) dalam budaya Bali. Sebagaimana diketahui, hampir seluruh bagian kelapa, mulai dari akar, batang, buah, hingga dahan dan daun dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Filosofi tersebut sejalan dengan tujuan inovasi ini, yaitu memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat melalui kemudahan akses informasi hukum yang dikemas dengan dukungan teknologi digital.

“Tentunya ini sebuah kebanggaan karena Pemerintah Kota Denpasar berhasil mempertahankan peringkat I di tingkat nasional. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami di Tim JDIH Kota Denpasar agar senantiasa bisa menyediakan dan memberikan informasi seputar hukum kepada seluruh elemen masyarakat dengan cara yang mudah diakses dan transparan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa menegaskan bahwa pengelolaan JDIH tidak hanya menyangkut ketersediaan dokumen hukum, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas regulasi dan tata kelola pemerintahan. “Hasil penilaian kinerja JDIH menjadi salah satu unsur pengukuran Indeks Reformasi Hukum dan ikut memengaruhi penilaian Indeks Reformasi Birokrasi secara umum. Jadi, ini bukan hanya soal penghargaan, tetapi bagaimana kita memastikan kebijakan dan regulasi yang lahir bisa berpihak pada masyarakat dan mudah dipahami,” jelasnya.

Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan memperkuat kerja sama antar daerah. Harapannya, semangat belajar, berbagi, dan berkolaborasi ini dapat menghadirkan pelayanan hukum yang semakin berkualitas bagi masyarakat, baik di Kota Denpasar maupun di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (Pur/tra).