Beranda / Berita Terkini / DENPASAR / Info Denpasar Soal Mutasi, Kisdam Petanu, Waduk Muara dan Lansia “SMART”

Info Denpasar Soal Mutasi, Kisdam Petanu, Waduk Muara dan Lansia “SMART”

Walikota Pimpin Pelantikan Pejabat di Lingkungan Pemkot Denpasar

NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Sebanyak 87 orang turut dilantik serangkaian rotasi dan pengisian jabatan yang kosong kali ini. Hal tersebut sebagai upaya mewujudkan efektivitas dan peoduktivitas Organisasi Perangkaian Daerah (OPD) untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Kota Denpasar yang dilaksanakan di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Senin (29/9).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar yang dilaksanakan di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Senin (29/9)

Dari 87 orang yang dilantik, sebanyak 3 orang merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II/Kadis/Kaban) yang dirotasi. Yakni Ida Bagus Alit Adhi Mertha yang sebelumnya menjabat Kadis Kominfos dilantik menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Putu Wisnu Wijaya Kusuma yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda kini dilantik menjadi Asisten Administrasi Umum, sedangkan I Gusti Ngurah Raini yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian kini dilantik menjadi Kadis Ketenagakerjaan dan Sertifikasi Kompetensi.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut sebanyak 46 orang turut dilantik dalam jabatan Administrator (eselon III), dan sebanyak 38 orang dilantik dalam jabatan Pengawas (eselon IV). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Forkopimda Kota Denpasar, serta undangan lainya.

Ditemui usai Pelantikan, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, pelaksanaan rotasi dan pengisian Pejabat di Lingkungan Pemkot Denpasar merupakan hal yang lumrah. Dimana, pelaksanaan Rotasi ini diprioritaskan untuk mengisi kekosongan jabatan di setiap OPD. Sehingga kedepannya dapat menjadi penyegaran dan dapat mendukung efektivitas dan produktivitas organisasi atau OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

“Yang pertama kita memprioritaskan bagi pejabat yang kosong di suatu OPD, pelaksanaan Rotasi dan pengisian jabatan ini juga sebagai bentuk penyegaran Instansi/OPD di lingkungan Pemkot Denpasar yang muaranya adalah untuk mewujudkan efektivitas dan peoduktivitas Organisasi Perangkaian Daerah (OPD) untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Kota Denpasar,” ujarnya

Jaya Negara menekankan agar ASN Kota Denpasar terus mengembangkan kemampuan dan kompetensi. Dimana, mutasi dan pelantikan jabatan merupakan perjalanan kerja kepegawaian yang dibingkai dalam sistem Meritokrasi. Sehingga diharapkan mampu mewujudkan ASN Kota Denpasar yang berintegritas serta sesuai dengan kemampuan dan kompetensinya.

Lebih dari itu, pihaknya berharap seluruh ASN bekerja harus berorientasi pada pelayanan. Lebih jauh dari itu, pelayanan yang diberikan harus memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Sehingga Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju dapat diwujudkan.

“Kita pahami saat ini kemajuan jaman membuat kita harus terus berupaya maksimal untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, tentunya kami harapkan pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi, berkolaborasi dan bersinergi dalam membangun network government serta merancang program dan inovasi guna mendukung pelayanan bagi masyarakat,” jelas Jaya Negara.

Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana menjelaskan, pelantikan kali ini merupakan rotasi dan pengisian jabatan kosong di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Dimana, sebanyak 87 orang turut dilantik. Jumlah tersebut terdiri atas Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) sebanyak 3 orang, Jabatan Administator (eselon III) sebanyak 46 orang dan Jabatan Pengawas (eselon IV) sebanyak 38 orang.

Dikatakannya, Pemerintah Kota Denpasar selalu berpegang pada norma, standar, prosedur dan kriteria atau yang disebut NPSK. Hal ini bertujuan untuk menjamin pelaksanaan manajemen ASN dapat dilaksanakan secara efisien, efektif, profesional dan dapat dipastikan berjalan sesuai dengan regulasi. “Ini lebih fokus pada pengisian jabatan yang kosong untuk percepatan pelayanan bagi masyarakat, dan kedepan untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang masih kosong, akan melalui proses lelang,” ujarnya. (AGs/Tra).


Dirut PAM Denpasar Dorong Percepatan Perbaikan Kisdam Petanu

NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR –  Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa turun langsung memastikan proses pengerjaan Kisdam di SPAM Petanu terus dikebut. Hal ini mengingat gangguan produksi di SPAM tersebut membuat beberapa wilayah di Kecamatan Denpasar Selatan seperti Kelurahan Serangan dan Wilayah Pelabuhan Benoa mengalami gangguan distribusi, Senin (29/9)

Ket foto : Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa saat turun langsung memastikan proses pengerjaan Kisdam di SPAM Petanu terus dikebut pada Senin (29/9).

Didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, dan Kepala UPTD. Pengelolaan Air Minum Petanu, Kadek Sudiartini, peninjauan menyasar lokasi pengerjaan Kisdam yang rusak disapu banjir. Dilanjutkan dengan server pengolahan air minum.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa dalam kesempatan tersebut mendorong BWS Bali-Penida dan UPTD. Pengelolaan Air Minum Petanu untuk mempercepat proses perbaikan kisdam di SPAM Petanu. Hal ini agar proses produksi dan distribusi air dapat segera dilaksanakan. “Hari ini kita ingin memastikan, bahwa proses pengerjaan dikebut, sehingga pelayanan bisa kembali normal,” ujarnya.

Putu Yasa menjelaskan bahwa proses pengerjaan Kisdam untuk menampung air menuju Intake sedang dilaksanakan. Sehingga diharapkan dapat segera rampung dan proses produksi dapat segara dilaksanakan. “Sesuai MoU, Perumda Air Minum Denpasar itu menargetkan produksi air mencapai 150 Liter/Detik di SPAM Petanu, namun sekarang hanya bisa 70 Liter/Detik, dan kami dorong agar segera kembali normal produksinya,” ujarnya.

Yasa mengatakan bahwa bagi daerah yang kawasanya masih belum mendapatkan layanan air bersih, Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma telah menyiapkan 4 Tangki Air dengan kapasitas 5000 liter. Dimana, layanan yang diberikan tersebut tidak dipungut biaya. “Iya kita kompensasi layanan air gratis melalui Tangki Air selama 24 Jam, dan untuk diserangan, setiap malam kita isi Resevoair untuk dimanfaatkan masyarakat di pagi hari, dan kami mohon permakluman atas ketidaknyamanan ini,” ujarnya.

Kepala UPTD. Pengolahan Air Minum PUPKIM Provinsi Bali, Kadek Sudiartini mengatakan bahwa proses pengerjan Kisdam di SPAM. Petanu terus dikebut. Dimana, pengerjaan ditarget tuntas pada Sabtu mendatang. Setelahnya akan dilaksanakan proses produksi, untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayan pelanggan. “Mudah-mudahan cuaca mendukung, dan pengerjaan bisa dipercepat, semoga Senin depan bisa kembali normal distribusinya,” ujarnya. (Ags/Tra).


BWS Bali Penida Lakukan Pengerukan Waduk Muara

NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR –  Upaya pemulihan pascabanjir yang melanda Bali pada 10 September 2025 terus digencarkan. Salah satunya dilakukan di wilayah Desa Pemogan, Denpasar Selatan, yang sempat terdampak cukup parah. Menindaklanjuti aspirasi masyarakat, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida mulai melaksanakan pengerukan di Waduk Muara Nusa Dua (Muara Tukad Badung) sebagai langkah awal mengurangi risiko banjir di kawasan hilir.

Ket. Foto : BWS Bali Penida mulai melaksanakan pengerukan di Waduk Muara Nusa Dua atau Muara Tukad Badung sebagai langkah awal mengurangi risiko banjir di kawasan hilir.

Banjir pada 10 September lalu, yang melanda sejumlah titik di Kota Denpasar termasuk kawasan Tanah Kilap, menyisakan kekhawatiran warga. Dalam rapat evaluasi yang digelar pada Jumat 19 September 2025 di Balai Banjar Kajeng, Jalan Griya Anyar, Desa Pemogan, masyarakat menyampaikan harapan agar normalisasi Tukad Badung dan pengerukan sedimen waduk dapat dilakukan secara rutin. Upaya ini dinilai penting untuk menambah kapasitas tampungan air saat intensitas hujan tinggi.

Kepala BWS Bali Penida, Gunawan Suntoro bersama tim teknisnya yang dihubungi pada Senin (29/9) menyampaikan bahwa kondisi sedimentasi di Waduk Muara Nusa Dua memang sudah cukup tinggi. Karena itu, pengerukan rutin dilakukan.

“Namun, pihaknya menghadapi kendala keterbatasan lahan untuk pembuangan sedimen. Saat ini, lahan sementara yang tersedia hanya sekitar 1.200 m2 dengan kapasitas tampung 5.000–6.000 m3. Untuk itu, BWS Bali Penida juga mengajukan partisipasi pemerintah desa dalam penyiapan lahan pembuangan tambahan,” ujarnya.

Selain pengerukan waduk, BWS Bali Penida berkoordinasi dengan Pemkot Denpasar untuk memperbaiki alur sungai Tukad Badung. Sejumlah titik perkuatan tebing yang jebol akibat banjir mulai ditangani, terutama yang berdekatan dengan permukiman dan akses jalan warga.

Perbekel Desa Pemogan, I Made Suwirya, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang diambil. “Pertama, atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada BWS atas langkah-langkah yang sudah dilakukan. Harapan kami, agar kegiatan normalisasi waduk dan sungai Tukad Badung yang ada di hilir dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, sebagai upaya antisipasi banjir,” ujarnya.

Rapat evaluasi ini menjadi ruang bersama untuk menyatukan langkah menghadapi musim penghujan ke depan. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat, sehingga keselamatan dan kenyamanan warga dapat terjaga.

“Dengan adanya pengerukan waduk serta perbaikan alur sungai, risiko banjir di kawasan hilir diharapkan dapat ditekan. Lebih dari itu, upaya ini juga menjadi cara untuk memulihkan kembali rasa aman masyarakat Desa Pemogan setelah peristiwa banjir besar yang belum lama berlalu,” ujarnya. (Pur/Tra).


Ny. Ayu Kristi Dorong Program Pemberdayaan dan Inklusif Lansia “SMART”

NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR –  Puncak Perayaan HUT ke-16 Perhimpunan Wredha Sejahtera (PWS) Kota Denpasar Tahun 2025 dilaksanakan pada Senin (29/9) di Gedung Wanita Santi Graha, Denpasar. Dengan mengusung tema “Semangat Persatuan dan Kesatuan Kita Wujudkan Lansia yang Sehat, Mandiri, Produktif, dan Bermartabat (SMART)”, perayaan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran lansia dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.

Kemeriahan acara HUT dimana para anggota PWS Kota Denpasar yang turut menunjukan kebolehannya menampilkan kreativitas seni dan budaya. Kegiatan diakhiri dengan pemotongan tumpeng secara bersama-sama. Dalam kesempatan tersebut hadir langsung Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, AA Putu Gde Wibawa, Kadis Sosial, I.GA Laxmy Saraswaty, tokoh masyarakat Anak Agung Ngurah Rai Iswara serta undangan lainnya.

Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengucapkan selamat HUT ke-16 PWS Kota Denpasar. Ayu Kristi menyebut Perayaan HUT PWS Kota Denpasar tahun ini dimaknai sebagai momentum untuk memberikan semangat penuh kepada Lansia di Kota Denpasar. Keberadaan lansia memiliki peran penting ikut berperan didalam masyarakat dan melalui program pemerintah yang dilaksanakan dalam pemberdayaan dan inklusi sehingga lansia lebih produktif.

“Kami ucapkan selamat merayakan HUT ke-16 PWS Kota Denpasar, semoga para Lansia di Kota Denpasar tetap sehat, produktif dan berbahagia selalu. Terima kasih juga atas bantuan serta dedikasinya dalam memberikan semangat kepada lansia yang berada di desa kelurahan untuk menjadi warga lansia yang sehat, produktif dan bahagia,” ujarnya.

Kadis Sosial Kota Denpasar, I.GA Laxmy Saraswaty turut mengucapkan selamat HUT ke-16 PWS Kota Denpasar. Berbagai program strategis telah dilaksanakan pemkot sebagai upaya pemberdayaan Lansia di Kota Denpasar. Salah satunya yang tengah kita jajaki adalah pertemuan Pemkot dengan para ahli dari Jepang, bagaimana kami belajar bagaimana nantinya memberdayakan lansia agar bagaimana mereka mandiri dan produktif di masa tua. “Kita wujudkan bergerak menuju Kota Inklusif agar Lansia dapat tetap produktif dan dapat berkolaborasi dengan elemen masyarakat lainnya seperti membagi pengalaman bagi generasi yang lebih muda, ” ujarnya.

Sementara Ketua PWS Kota Denpasar, I Made Saptudiarta mengatakan di usia ke-16 tahun ini, PWS Kota Denpasar bisa dikatakan usia remaja dan masih perlu arahan dan pembenahan. PWS Kota Denpasar menghimpun para Lansia di Kota Denpasar dalam satu wadah organisasi dengan tujuan supaya mereka tetap Sehat Mandiri, Produktif dan Bermartabat.

“Kami sampai saat ini telah membina Lansia di masing-masing 43 Banjar di Kota Denpasar yang telah kami bina melalui pelatihan untuk bergabung melalui Karang Lansia, kedepan semoga seluruh Banjar sudah ada Karang Lansia. Ada juga kegiatan Sekolah Lansia menunjukkan Pemerintah Kota Denpasar tetap mendukung keberadaan Lansia ini,” ujarnya.

Dijelaskan pula, berbagai kegiatan telah dilaksanakan serangkaian HUT Ke-16 PWS Kota Denpasar yakni Bakti Sosial dan Bakti Lingkungan dilaksanakan pada hari Rabu, 3 September 2025, Tirta Yatra ke Pura Erjeruk dan Pura Goa Lawah, Kegiatan “Sapa Lansia” dilaksanakan pada 20 September 2025.

Kegiatan Seminar Kesehatan dikaitakan Hari Alzheimer Dunia dilaksanakan pada 21 September 2025 mengundang narasumber dari kalangan Dokter dan ahli kesehatan, Pelepasan burung, Jalan santai dan senam sehat bersama pada Sabtu, 27 September 2025 dan Puncak Acara HUT yang pada hari ini. “Kami berharap dalam pelaksanaan HUT Ke-16 PWS Kota Denpasar ini, semoga membawa berkah rahmat bagi kita dalam upaya terus memberdayakan Lansia di Kota Denpasar, ” ucapnya. (esa-wah/Tra)


Walikota Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan IOF Bali  Tangani Banjir

NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR –  Pemerintah Kota Denpasar memberikan apresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih atas peran aktif Indonesian Off-Road Federation (IOF) Pengda Bali dalam mendukung penanganan musibah banjir di Kota Denpasar. Hal tersebut terutama dalam proses evakuasi kendaraan terdampak, proses pembersihan hingga pemberian bantuan. Demikian disampaikan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat bersilaturahmi dengan pengurus IOF Pengda Bali/Tim Derek Penanganan Banjir di Dharma Negara Alaya, Denpasar, pada Minggu (28/9).

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri salaturahmi dengan pengurus IOF Pengda Bali serta relawan yang telah bersinergi dalam penanganan bencana banjir di wilayah Kota Denpasar di Dharma Negara Alaya, Denpasar, pada Minggu (28/9).

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali, Gusti Ngurah Anom, yang lebih akrab disapa Ajik Krisna, Ketua IOF Pengda Bali, Indra Prayuda, Pimpinan OPD terkait, serta undangan lainya. Walikota Jaya Negara menyampaikan rasa terima kasihnya atas kontribusi IOF Pengda Bali dalam mendukung penanganan banjir di Kota Denpasar. IOF Pengda Bali telah aktif dalam berbagai kegiatan, seperti menderek kendaraan yang terendam dan hanyut terbawa banjir, pembersihan sisa banjir, hingga memberikan bantuan dan peralatan sekolah. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan oleh IOF Pengda Bali,” kata Walikota Jaya Negara.

Pihaknya berharap kerjasama antara Pemerintah Kota Denpasar dan IOF Pengda Bali dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Kami berharap IOF Pengda Bali dapat terus menjadi mitra Pemerintah Kota Denpasar dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan,” kata Jaya Negara.

Dengan adanya dukungan dari IOF Pengda Bali, Pemerintah Kota Denpasar berharap dapat mendukung percepatan dalam menangani musibah banjir dan membantu masyarakat yang terdampak. “Apresiasi dan terima kasih ini merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi IOF Pengda Bali dalam mendukung penanganan bencana di Kota Denpasar,” ujarnya.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bali, Gusti Ngurah Anom atau yang akrab disapa Ajik Krisna, menyatakan bahwa IMI dan Indonesian Off-Road Federation (IOF) terus bersinergi dalam mendukung pemerintah dalam aksi sosial, termasuk penanganan bencana banjir. Sinergi ini menunjukkan komitmen kedua organisasi untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Dimana, Dengan pengalaman dan sumber daya yang dimiliki, IMI dan IOF berharap dapat menjadi mitra yang efektif bagi pemerintah dalam menanggulangi bencana dan membantu masyarakat yang terdampak. “IMI dan IOF Bali telah bekerja sama dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk penanganan banjir. Kami berupaya membantu pemerintah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Ajik Krisna.

Ketua IOF Pengda Bali, Indra Prayuda, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertemakan “Disaster May Strike But Humanity Never Falls” dan IOF Peduli Bali telah melakukan evakuasi menyeluruh di semua wilayah di Bali. Tim rescue dipimpin langsung semua ketua klub mobil berpenggerak ganda yang bernaung di bawah IOF Bali.

Dalam pelaksanaan evakuasi, tim IOF Bali terlebih dahulu melakukan survei dan inventarisasi, kemudian melakukan eksekusi penuh dengan memanfaatkan mesin winch dan peralatan lainnya. “Semua bantuan evakuasi ini gratis dan merupakan bagian dari kontribusi IOF Bali yang tidak hanya aktif di dunia off-road tapi juga sosial kemanusiaan,” kata Indra. (Ags/Tra).


Ny. Sagung Antari Buka Posyandu Paripurna Integrasi Layanan Primer

NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR –  Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, membuka Posyandu Paripurna di Dusun Eka Dharma, Desa Sumerta Kauh, serta Posyandu Terpadu Paripurna Integrasi Layanan Primer di Banjar Mandala Sari, Desa Dangin Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Minggu (28/9). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai pusat layanan komprehensif untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Pada kesempatan tersebut, turut dilaksanakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi peserta posyandu, meliputi ibu hamil, balita, remaja, dan lansia. Turut hadir Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar sekaligus Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, perwakilan Kecamatan Denpasar Timur, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Desa Sumerta Kauh dan Desa Dangin Puri Kelod atas pelaksanaan Posyandu Paripurna. Menurutnya, posyandu yang sebelumnya hanya fokus pada pelayanan kesehatan kini telah bertransformasi dengan menghadirkan layanan yang lebih luas sesuai 6 bidang SPM, yakni Kesehatan, Pendidikan, Sosial, Pekerjaan Umum, Perumahan, serta Ketentraman, Ketertiban, dan Perlindungan Masyarakat.

“Transformasi ini menjadikan posyandu sebagai pusat layanan komprehensif untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Semua kalangan mendapat layanan, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia. Hal ini merupakan komitmen Pemerintah Kota Denpasar melalui pemerintah desa untuk menghadirkan pelayanan dasar bagi masyarakat,” ujar Antari Jaya Negara.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran posyandu dalam bidang pendidikan, termasuk mendukung wajib belajar 13 tahun serta membantu mengidentifikasi anak putus sekolah maupun lansia terlantar. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah rumah tangga, sehingga tidak menunggu terjadi bencana baru sadar untuk bertindak.

Perbekel Desa Dangin Puri Kelod, I Made Sada, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua TP PKK Kota Denpasar beserta jajaran. Ia menyebut, pelayanan Posyandu Terpadu Paripurna di Banjar Mandala Sari diikuti oleh 50 lansia, 3 ibu hamil, 50 balita, dan 40 remaja. “Pelayanan posyandu ini rutin berlangsung setiap bulan dengan berbagai layanan dalam satu payung di seluruh dusun menggunakan anggaran desa. Kami berharap arahan dan pembinaan dari TP PKK Kota Denpasar agar program ini semakin maksimal dan memberikan rasa aman menuju Denpasar Maju,” ucapnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Sumerta Kauh, I Wayan Sentana, SH., menambahkan bahwa meskipun Kota Denpasar masih dalam proses pemulihan pascabencana, hal tersebut tidak mengurangi semangat untuk mewujudkan Posyandu Paripurna agar berjalan baik. Menurutnya, hal ini menjadi tujuan bersama yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Untuk saat ini, Posyandu Paripurna di Desa Sumerta Kauh baru terlaksana di Dusun Eka Dharma, sementara dusun lainnya akan menyusul. Adapun pelayanan di Dusun Eka Dharma diikuti oleh 30 lansia, 2 ibu hamil, 34 balita (25 aktif), serta 30 remaja.(Ayu/Tra).