Beranda / Berita Terkini / JEMBRANA / Bupati Kembang Bertindak Cepat Respons Keluhan Pedagang

Bupati Kembang Bertindak Cepat Respons Keluhan Pedagang

Bupati Kembang Desak Percepatan Penataan Pasar Umum Negara

NEWS INTERMEDIA.COM || JEMBRANA | Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, bertindak cepat merespons keluhan pedagang, dengan mendatangi langsung Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Bali yang diterima langsung kepada Balai, Sunarjito, ST MT dan sejumlah pejabat Balai lainnya, Jumat (5/12) kemarin.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kedatangan Bupati Kembang ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi mendesak dari para pedagang Pasar Umum Negara, yang saat ini menghadapi kesulitan ekonomi akibat kondisi pasar yang belum optimal. “Saya ke sini ingin menyampaikan aspirasi pedagang, saat ini mereka sangat mengeluh. Beberapa perwakilan pedagang datang kepada saya, mereka bilang omzetnya hampir tidak ada setiap hari,” ujar Bupati Kembang.

Ia menegaskan pentingnya penataan kembali sejumlah titik di Pasar Umum Negara untuk keberlangsungan hidup para pedagang, khususnya dalam menghadapi dampak ekonomi saat ini. “Saya memikirkan keberlangsungan mereka, anak-anak mereka harus sekolah, dan mereka harus makan. Saya merasakan betul bagaimana sekarang dampak ekonomi pedagang kita tidak dapat jualan,” tambahnya.

Setelah mempelajari keluhan di lapangan, Bupati Kembang menyebutkan ada sejumlah permasalahan yang disampaikan pedagang terkait penataan pasar, diantaranya ketinggian pintu masuk pasar yang kurang tinggi dan perlunya jembatan di bawah dari gedung A ke gedung B. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kembang Hartawan secara tegas meminta solusi dan kebijakan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Bali yang dapat mempercepat pembenahan. “Saya mohon kepada Bapak/Ibu di Balai, kebijakan apa yang bisa diberikan kepada kami,” pintanya.

Bupati Kembang tidak memungkiri gedung Pasar Umum Negara saat ini sudah baik dan memenuhi standar pasar secara nasional. Namun ia sangat menyayangkan belum bisa memberikan dampak maksimal kepada para pedagang yang notabene memanfaatkan gedung tersebut setiap hari untuk mencari nafkah. “Saya senang melihat bangunannya dari luar dan bangga, tapi fungsinya bagaimana? Dan tujuan terhadap pedagang tidak tercapai,” tegasnya.

Bahkan, Ia menyatakan penolakan jika bangunan tersebut diusulkan sebagai aset daerah namun belum memberikan manfaat secara maksimal kepada masyarakat khususnya para pedagang yang menggantungkan hidupnya disana. “Kemudian bangunan itu akan diusulkan kepada kami, mohon maaf kami akan tolak. Kalau sudah asetnya tidak bermanfaat bagi masyarakat kami, untuk apa kami terima,” tutup Bupati Kembang dengan nada tegas. (WiA/Tra).


Atlet Karate Jembrana, Wakili Indonesia di SEA Games ke-33 Thailand

NEWS INTERMEDIA.COM || JEMBRANA | Kebanggaan melingkupi Kabupaten Jembrana seiring dengan keberangkatan salah satu atlet terbaiknya, Ni Made Dwi Kartika Apriyanti (19 Th), yang akan mewakili Indonesia dalam ajang olahraga bergengsi SEA Games ke-33 tahun 2025 di Thailand. Atlet yang akrab disapa Ade ini dijadwalkan bertolak ke Bangkok pada 6 Desember 2025. Ade akan berkompetisi di kelas KUMITE -61KG pada tanggal 11 hingga 14 Desember 2025 di Bangkok.

Keberangkatannya ini menandai pencapaian tertinggi bagi atlet muda Jembrana yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa di dunia karate. Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jembrana menyatakan dukungan penuh atas partisipasi Ade. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan pun mengungkapkan rasa bangganya. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jembrana, kami memberikan doa dan dukungan penuh kepada Ade, yang sejauh ini telah menjadi kebanggaan bagi kabupaten Jembrana,” ujar Bupati Kembang Hartawan.

Selain itu, Pihaknya juga menggantungkan harapan kepada Ade untuk bisa memberikan kembali prestasi terbaiknya untuk Jembrana. “Semoga Ade bisa memberikan hasil terbaiknya, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk Indonesia dan Jembrana pada khususnya,” harap Bupati Kembang.

Perjalanan Ade menuju Timnas SEA Games didukung oleh rekam jejak yang impresif, termasuk sering berlaga di tingkat internasional seperti di Rusia, Austria, Brunei Darussalam, dan Filipina. Sebelumnya, Ade meraih dua medali perak pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Performanya yang konsisten dan prima selama Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) berhasil menempatkannya sebagai pemain utama di SEA Games ke-33, bahkan menggeser peraih emas di PON untuk kelasnya.

Menurut pelatihnya, I Putu Deddy Mahardika, Ade telah menunjukkan potensi dan prestasi sejak usia dini. “Sejak SD, Ade memang dalam berbagai kesempatan selalu mewakili Jembrana untuk sering mempersembahkan emas,” tutur Deddy. Sebelum keberangkatan ke Thailand, Ade dan Timnas Karate Indonesia telah menjalani serangkaian pemusatan latihan yang intensif. Seperti Training Camp Internasional dimana Ade dan tim telah menyelesaikan pemusatan latihan di Moskow dan Kairo selama sebulan.

Dilanjutkan dengan kembali di Jakarta selama 10 hari sebelum langsung berangkat menuju Bangkok. Keberangkatan Ade ke SEA Games menjadi harapan besar bagi Jembrana dan Indonesia untuk membawa pulang medali dari cabang olahraga Karate. (WiA/Tra).