Beranda / Berita Terkini / DENPASAR / Wagub Giri Prasta Kukuhkan Pengurus Pesparawi Bali 2025–2029

Wagub Giri Prasta Kukuhkan Pengurus Pesparawi Bali 2025–2029

 Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama

NEW INTERMEDIA.COM || Denpasar — Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, mewakili Gubernur Bali Wayan Koster, resmi mengukuhkan Pengurus Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi (LPPD Pesparawi) Provinsi Bali Periode 2025–2029 di Revayah Misi Center, Denpasar, Senin (1/12). Acara tersebut turut dihadiri jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Pembimas Kristen, serta para tokoh dan undangan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dalam sambutannya, Giri Prasta mengajak seluruh pihak untuk terus memupuk kerukunan antarumat beragama, yang menurutnya merupakan fondasi kemajuan bangsa. “Bangsa akan mengalami kemunduran jika tidak bisa menjaga kerukunan umat beragama,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa peran LPPD tidak sebatas pada pembinaan paduan suara gerejawi, tetapi juga mencakup tanggung jawab spiritual, sosial, budaya, serta memperkuat iman dan persaudaraan umat. Pesparawi, ujarnya, adalah ruang ekspresi iman yang memuliakan Tuhan sekaligus mempertemukan berbagai latar belakang umat Kristen untuk mempererat persatuan.

Wagub juga menyoroti pentingnya moderasi beragama dan peran LPPD Bali dalam menghadirkan ekspresi iman yang inklusif dan berakar pada budaya Bali yang harmonis. Di tengah kemajemukan masyarakat Bali, ia berharap LPPD dapat menampilkan identitas kekristenan yang tumbuh dalam budaya lokal — Nak Bali — yang rukun, bersinergi, saling menjaga, dan saling mengasihi.

Giri Prasta optimistis kepengurusan baru mampu mengharumkan nama Bali dalam berbagai ajang Pesparawi tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Ia berharap karya dan pelayanan LPPD semakin memperkokoh kerukunan dan menghadirkan kesejukan bagi umat.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir serta mengucapkan selamat bertugas kepada pengurus baru. “Semoga tugas mulia ini dapat dijalankan dengan baik, penuh tanggung jawab, dan membawa berkat bagi umat serta masyarakat Bali,” ujarnya, seraya memberikan ucapan selamat kepada Ketua Umum I Made Budiarsa, M.Si., dan jajaran pengurus yang akan memimpin hingga 2029.

Dari pihak pemerintah pusat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali yang diwakili Pembimas Kristen, Eva Florida Simanjuntak, juga mengapresiasi kehadiran Wagub Bali. Ia berharap dukungan Pemprov Bali terhadap gereja, khususnya pembinaan paduan suara, dapat terus ditingkatkan. Ia turut menyampaikan bahwa Pesparawi Bali akan mengikuti lomba paduan suara gerejawi tingkat nasional di Manokwari, Papua Barat, tahun depan. “Dalam hal ini kami membawa nama Bali ke kancah nasional,” jelasnya.

Ketua Umum LPPD Bali, I Made Budiarsa, menyambut baik kehadiran Wagub Bali yang dinilainya sebagai dukungan luar biasa bagi Pesparawi Bali.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp50 juta untuk mendukung Pesparawi Bali yang akan berlaga di ajang nasional tahun depan.(TIM)


Pemprov Bali Imbau Warga Waspada Penipuan Giveaway Mengatasnamakan Gubernur Bali

NEW INTERMEDIA.COM || Denpasar — Pemerintah Provinsi Bali mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan berkedok giveaway atau pembagian hadiah yang mengatasnamakan Gubernur Bali. Penipuan ini beredar melalui pesan WhatsApp, telepon video, serta surat palsu yang mencantumkan logo instansi pemerintah dan foto pejabat untuk meyakinkan korban.

Dalam laporan yang diterima, pelaku menghubungi masyarakat menggunakan nomor tak dikenal dan mengaku sebagai perwakilan Gubernur Bali. Pelaku kemudian menginformasikan bahwa korban memenangkan hadiah ratusan juta rupiah dan diminta membayar “biaya pengaktifan hadiah” sebesar Rp350.000. Modus ini dilengkapi dengan surat palsu beratribut Kementerian Keuangan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, DJP, hingga Otoritas Jasa Keuangan, agar tampak resmi.

Pemprov Bali menegaskan bahwa semua informasi tersebut adalah palsu. Pemerintah, termasuk Gubernur Bali, tidak pernah mengadakan giveaway berhadiah uang dan tidak pernah meminta biaya administrasi atau biaya pengaktifan hadiah dalam bentuk apa pun.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali IB Surja Manuaba mengingatkan masyarakat agar tidak menanggapi pesan mencurigakan, tidak mengirimkan uang, serta tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.

“Gubernur Bali tidak pernah mengadakan giveaway berhadiah uang. Jika ada pihak yang meminta pembayaran dengan alasan pengaktifan hadiah, itu dipastikan penipuan. Kami mohon masyarakat segera mengabaikan dan melaporkan nomor tersebut.”

Masyarakat juga diminta waspada terhadap penggunaan foto pejabat, logo kementerian, atau kop surat palsu. Penipu sering menggunakan desain tiruan untuk meyakinkan korban.

Warga yang menemukan atau menerima pesan serupa dapat melaporkan ke kepolisian terdekat, lapor.go.id, atau menghubungi kanal resmi Pemprov Bali. (Tra)