- Advertisement -spot_img
26.6 C
Indonesia
Beranda blog Halaman 42

Koster Sudah Terbukti, Rakyat Bicara Fakta Riil Saat Kampanye

0

Berkat Koster, Industri Tenun Bali Kian Bergeliat

GIANYAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Industri kain endek maupun tenun Bali semakin berkembang pesat setelah terbitnya Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali. Regulasi yang membuat kerajinan sandang tradisional Bali makin berkembang dan bergeliat ini dikeluarkan oleh Wayan Koster saat menjabat sebagai gubernur Bali periode 2018-2023. Hal itu diungkapkan oleh Pendiri Perusahaan Tenun Putri Ayu, Ida Bagus Adnyana, di Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Sabtu (19/10) lalu.
Menurut Bagus Adnyana, kebijakan yang mewajibkan Aparatur Sipil Negara dan kalangan swasta setiap hari Kamis untuk mengenakan kain endek maupun tenun Bali telah mendorong meningkatnya jumlah permintaan terhadap kain tradisional khas Bali tersebut. “Kebijakan dikeluarkan Pak Wayan Koster ini sangat jelas berpihak kepada industri kerajinan lokal asli Bali,” tegasnya.
Sebab, jelas Bagus Adnyana, kebijakan ini telah meningkatkan jumlah pemakian kain endek atau tenun Bali di tengah masyarakat, sehingga jumlah permintaan juga semakin meningkat pesat.
“Bukan saja pengerajin tradisional yang mendapat manfaat, tetapi juga para penjual dengan menjamurnya toko-toko maupun di pasar tradisional yang menjual pakian adat Bali terutama endek. Otomatis ini membuat industri kain tenun Bali makin bergeliat,” jelasnya.
Tentunya, kata Bagus Adnyana, hal ini pula mendorong pertumbuhan ekonomi lokal Bali yang secara tidak langsung berkontribusi terhadap peningkatan kesejateraan masyarakat terutama pengrajin dan pedagang kain endek maupun tenun Bali. “Bahkan saat pandemi Covid-19, kami masih bisa bertahan dimana justru industri lainnya tengah mengalami kesulitan,” ungkapnya.
Bahkan, pihaknya turut terlibat dalam kerjasama dengan Christian Dior terkait Ekspresi Budaya Tradisional Indonesia untuk tenun endek Bali dalam rancangan busana Christian Dior musim semi dan musim panas 2021, sebagai sebagai penyedia kain tenun endek Bali yang dipesan pihak Dior.
“Tentu sekali lagi, kami berterima kasih terhadap Pak Wayan Koster yang saat itu beliau menjabat sebagai gubernur Bali,” ucapnya.
Sementara itu, Made Mahayastra selaku Bupati Gianyar yang sedang cuti untuk mengikuti masa kampanye Pilkada Gianyar 2024, menjelaskan bahwa berkat peraturan SE Gubernur Bali tersebut, masyarakat kini telah menjadikan penggunaan kain endek sebagai kebiasaan di masyarakat.
“Sudah jadi kebiasaan hidup kita, setiap hari Kamis pakai pakai adat Bali, baik pemerintahan dan swasta. Siapa yang bikin? Pak koster,” serunya.
Ia lalu menyebutkan bahwa Kabupaten Gianyar sebagai salah satu sentra industri seni dan kreatif termasuk kain endek atau tenun tentunya sangat merasakan dampak positif secara perekonomian terhadap kebijakan tersebut. “Kami sebagai masyarakat Kabupaten Gianyar tentu sangat bersyukur memiliki pemimpin seperti Pak Wayan Koster yang betul-betul bekerja keras dan cerdas untuk kepentingan masyarakat dan nindihin gumi Bali,” ucapnya.
Sedangkan seorang perwakilan asosiasi pengrajin perak Gianyar menjelaskan saat pandemi Covid-19 menghantam dunia, perekonomian Bali semua orang tahu bersama seperti apa.
Meski pariwisata di Bali mati total karena pandemi, para pengrajin perak di Celuk, Gianyar masih eksis.
“Saya ingin memberikan gambaran bahwa saat Covid, pengrajin perak Gianyar masih tetap eksis. Terbukti, melihat APBN dan APBD Provinsi Bali, devisa yang dihasilkan oleh perhiasan perak dan batu mulia di ranking kelima pada APBN dan di Provinsi Bali kalau tidak salah ranking ketiga. Artinya Pak Wayan Koster (Gubernur Bali, red) dan pak Agus Mahayastra (Bupati Gianyar, red)
Tak hanya mengapresiasi Wayan Koster. Ia memuji langkah jitu Agus Mahayastra. “Di Gianyar Pak Agus sampai membangun Sentra Industri Kecil dan menengah di Celuk, semoga terus ditingkatkan ke depan,” kata warga. Sementara untuk sang visioner Wayan Koster, menurut dia, telah membantu pengrajin perak melalui Pameran Industri Kecil Menengah (IKM) Bali Bangkit.
“Kalau Pak Wayan Koster, membantu kami saat Pameran Bali Bangkit. Hal itu sangat membantu pengrajin. Kemudian kebijakan-kebijakan Pak Wayan Koster seperti pakain adat Bali setiap hari Kamis, ini membawa dampak peningkatan penjualan perhiasan dan aksesoris. Kemudian dibangun Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung, sebagai tempat pameran budaya seni dan juga ada convention center, kalau bisa ini wujudkan,” jelas warga.
Sedangkan Wayan Koster yang saat ini menjadi petahana Calon Gubernur Bali untuk Pilgub 2024 ini menjelaskan bahwa segala kebijakan yang dikeluarkannya bertujuan mengembangkan perekonomian daerah Bali berbasis kearifan lokal seperti halnya kain endek atau tenun Bali.
“Pengrajinnya orang Bali, penjualnya juga orang Bali dan pembelinya juga masyarakat Bali. Jadi terjadi perputran ekonomi di Bali yang dinikmati masyarakat Bali sendiri untuk peningkatan kesejahteraan masyarakatnya,” terangnya. (*)

Bali Ekspor Arak dan 52 Produk Arak Masuk Hotel Berbintang

Selain sebagai konseptor legalitas arak Bali yang kini telah mendunia, ternyata Wayan Koster termasuk marketing hebat mempromosikan arak ke level internasional.

GIANYAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Semua karena pemimpin visioner Wayan Koster. Kini pelaku food and beverage (F&B) di Bali bisa mengekspor arak Bali. Selain itu, sekitar 52 produk arak Bali telah mengantongi izin BPOM dan pita Cukai masuk hotel berbintang di Bali dan telah mendunia.  Sosok Wayan Koster yang menggagas dan menerapkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali. Kini pengusaha arak lebih tenang dengan regulasi ini.
Dahulu sebelum Koster menggagas regulasi hukum, pelaku usaha harus kucing-kucingan dengan aparat. Namun, setelah Pergub Nomor 1 tahun 2020 diterbitkan, pelaku usaha nyaman berusaha bahkan bisa ekspor ke negara lain.   “Banyak teman-teman  bergerak di F&B yang sebelumnya kucing kucingan , kini mereka sudah mampu dan berani melevel up unit bisnis mereka dari arak lokal menjadi arak ekspor, ” kata Putu Aditya, pengusaha arak Bali di Gianyar.
Menurut dia, kini sajian arak Bali sudah setara dengan minuman kelas dunia lainnya. Seperti Whiskey dan vodka. Varian arak Bali makin banyak dan disukai wisatawan mancanegara yang berlibur di Bali dan di luar negeri.  Hanya pada kepemimpinan Wayan Koster, kebijakan berani seperti ini diterapkan. Semua pengusaha arak di Bali, mengapresiasi dan mengenang konsep brilian yang dilakukan Koster. “Kami sangat apresiasi kepemimpinan Bapak Koster,” katanya.
Sementara itu, niat tulus Wayan Koster menerbitkan Pergub Bali nomor 1 tahun 2020 tentang  Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, semuanya demi menjaga kearifan lokal Bali sesuai visi nangun sat kerthi loka Bali. Arak Bali harus dilestarikan demi kesejahteraan petani arak.

“Ketertujuan hati dan pikiran saya hanya satu yakni bikin petani arak di Bali sejahtera, ekonominya maju, bangga dengan produk lokal sendiri yang kualitasnya mendunia. Semua minuman alkohol di Bali diimport, kenapa kita kembangkan arak Bali, kenapa kita tidak bangga dengan produk lokal buatan anak Bali yang kualitasnya mendunia,” ujar Koster yang juga Cagub Bali nomor 2 bersama Giri Prasta (Koster-Giri).

Dengan tujuan yang besar tersebut, Koster mulai merancang berbagai strategi mulai regulasi hingga eksekusi di lapangan melalui visi besar “Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” dimana kearifan lokal Bali dilestarikan. Khusus untuk arak Bali, sudah ditinjau dari berbagai aspek dan bisa dijadikan potensi ekonomi yang sangat besar.

Koster ingin mengembalikan kejayaan arak Bali, yang merupakan sebuah minuman tradisional yang sejak lama menjadi bagian penting dalam budaya Bali.  Arak Bali diakui sejak dahulu kala digunakan oleh leluhur Bali, dalam berbagai upacara dan diyakini memiliki manfaat kesehatan. Arak Bali  sempat mengalami penurunan harkat, lantaran minuman fermentasi ini dikategorikan sebagai minuman beralkohol yang peredarannya dibatasi, sehingga tidak pernah dikembangkan sebagai sumber ekonomi rakyat.

Secara regulasi, Wayan Koster mengeluarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali. Pergub ini menandai awal dari perubahan besar dalam pengelolaan arak Bali hingga mengangkat dan menaikkan harkat Arak Bali menjadi produk yang tidak hanya dihargai secara budaya, tetapi juga sebagai komoditas ekonomi yang bisa mendongkrak kesejahteraan rakyat Bali.

Bahkan, terkait arak Bali, Koster bukan hanya sebagai penggagas, tetapi juga sebagai marketing handal. Wayan Koster secara konsisten mempromosikan arak Bali, memperkenalkan manfaat serta khasiatnya, termasuk produk inovatif seperti kopi arak tanpa gula. Koster juga mengambil langkah-langkah nyata untuk mempromosikan arak Bali secara global. Salah satunya adalah menjadikan arak Bali sebagai minuman penyambutan tamu dalam acara-acara resmi.

Saat ini kemasan dan branding arak Bali terus dikembangkan, agar tampil lebih elegan dan berkualitas. Saat ini juga produk arak Bali telah mendapatkan izin edar dari Badan POM serta dilengkapi Pita Cukai, menandai kesiapan arak Bali untuk bersaing di pasar global sebagai salah satu minuman spirit terbaik dunia, sejajar dengan Sake Jepang, Soju Korea dan Whisky Eropa.

Arak Bali juga telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada tanggal 1 Oktober 2022. Pengakuan ini merupakan pencapaian yang luar biasa, sekaligus membangkitkan rasa bangga bagi masyarakat Bali. Arak Bali benar-benar terangkat harkatnya, dari sekadar minuman tradisional menjadi produk yang mendunia dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal, khususnya para petani dan pelaku UMKM.

Dalam berbagai kesempatan Koster tidak henti-hentinya memperkenalkan Arak Bali dan produk olahan berbasis arak lainnya. Koster dengan bangga memperkenalkan arak Bali sebagai minuman khas yang diproses secara tradisional, tidak kalah dengan minuman-minuman internasional.

“Arak Bali adalah kebanggaan kita. Seperti Sake di Jepang atau Soju di Korea, arak Bali memiliki keunikan dan kualitas yang layak diperkenalkan kepada dunia. Kalau ada warga dunia Maya yang masih kritik dan bully, saya hanya mau harus bilang apa lagi. Tidak ada hal yang saya pikirkan kecuali petani arak yang sejahtera, bangga dengan produk lokal berkelas dunia,” kata Koster.

Hingga saat ini, terdapat 52 produk arak Bali dihasilkan pelaku UMKM di Bali, yang betul-betul digunakan pihak hotel dan restoran di Bali. Ternyata, hotel-hotel di Bali kebanyakan cocktail menggunakan bahan baku arak Bali, yang case lebih bagus dan kuat dibandingkan dengan minuman beralkohol lainnya.(*)

Koster Pencetus Habitat Baru Penggunaan Busana Bali 

 Caption: Wayan Koster meninjau UMKM, IKM, dan Penenun Endek Bali, sewaktu dirinya masih menjabata Gubernur Bali 2018-2023.
GIANYAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Pro dan kontra soal penggunaan busana Bali terus terjadi saat suksesi Pilkada serentak 27 November mendatang. Namun yang pasti bahwa di era kepemimpinan Koster, pria asal Desa Sambiran Buleleng tersebut telah berhasil membangun habitat baru tentang penggunaan busana adat Bali di lingkungan pemerintahan dan swasta. Bukan hanya itu. Kini seluruh hotel di Bali, perusahan pemerintah, BUMN, swasta, lingkungan sekolah dan sebagainya sudah menggunakan busana Bali setiap Kamis dalam pekan dan kain endek Bali setiap Selasa dalam pekan.

“Kalau tidak ada pemimpin cerdas (Wayan Koster,red) maka tidak akan ada UU Provinsi Bali dan regulasi lain yang melindungi Bali dan budayanya. Dan krama Bali pun tidak akan bisa apa-apa.Tanpa krama Bali sadari, saat ini setiap Kamis dan Selasa kita sudah menggunakan busana Bali dan endek Bali.Ini sudah menjadi habitat dan kebiasaan krama hidup Bali. Ini semua karya Wayan Koster,” kata Bupati Gianyar periode 2018-2023 Made Agus Mahayastra.

Terkait dengan busana Bali, Koster telah menyiapkannya dengan sangat matang. Secara regulasi, pri visioner ini telah terlebih dahulu mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali yang bertujuan untuk melestarikan kain tenun tradisional.

Kemudian secara operasional di lapangan, Koster juga mengeluarkan SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali. Dua pekan menjelang pemberlakuan SE Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021, terjadi pembelian secara massif kain endek Bali di sejumlah toko, IKM, UMKM, penenun, pasar, butik, dan para penjual eceran kain Bali.

Untuk di Pemprov Bali saja, lebih daei 11 ribu orang yang akan menggunakan kain tenun Bali. Jumlah ini belum termasuk ASN di kabupaten dan kota seluruh Bali, guru dan siswa seluruh Bali, BUMN, BUMD, hotel dan seterusnya. Tahun 2021 pula, jumlah pengusaha dan penenun melonjak drastis hingan mencapai lebih dari 1200 UMKM dan IKM. Data ini sejalan dengan hasil survei dari UNHI tahun 2022, dimana sebelumnya pengusaha kain endek Bali yang dibuat di Bali hanya 13% dan sisanya merupakan produksi luar Bali.

Calon Wakil Gubernur Bali yang Bupati Badung dua periode Nyoman Giri Prasta mengakui jika busana Bali ini membbuat cirikhas Bali semakin tampak baik secara nasional maupun global. “Sejak tahun 2021, hampir seluruh event dunia yang digelar di Bali sudah menggunakan busana Bali. Dan satu event besar berskala dunia saat itu adalah KTT G20. Dan yang paling baru event World Water Forum (WWF).

Jadi benar sekali, bahwa ini sudah menjadi habitat di Bali,” ujarnya. Giri Prasta menegaskan, dirinya akan sangat konsen dengan adat dan budaya Bali yang di dalamnya juga termasuk busana adat Bali.

Tanpa Wayan Koster, kain tenun Bali, busana Bali akan terancam tersingkir, dan hanya digunakan untuk seremonial dan upacara adat. Sementara secara ekonomi, kondisi dan potensi ini bisa mendatangkan banyak keuntungan, menciptakan lapangan kerja, sekaligus sebagain bentuk perlindungan terhadap tenun Bali yang sudah mendunia.

Saat ini kain tenun endek Bali telah didaftarkan sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional (KIK-EBT) dengan nomor inventarisasi EBT.12.2020. Kain endek Bali merupakan warisan budaya kreatif masyarakat Bali yang dihasilkan melalui proses penenunan manual oleh para penenun yang sudah terlatih.

Kain endek memiliki ciri khas berupa warna dan motif yang tidak akan berubah jika dibuat menggunakan pewarna alami. Motif-motifnya juga menjadi simbol dari keanekaragaman hayati seperti flora dan fauna. Selain sebagai pakaian, kain endek juga digunakan sebagai simbol persaudaraan dan cindera mata dalam berbagai acara resmi kenegaraan.(*).

 

Sekaa Teruna Teruni se-Gianyar Siap Coblos Koster-Giri dan Paket Aman

0

STT Gianyar: Ingat Jasa Koster Izinkan Parade Ogoh-ogoh

GIANYAR-NEWSINTERMEDIA.COM l Sekaa Teruna Teruni (STT) se Kabupaten Gianyar berkomitmen akan mencoblos paslon Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri). Untuk paslon Cabup Gianyar, para generasi muda Kota Seni ini akan mencoblos nomor 1 Paket Aman (Agus Mahayastra-AA Gde Mayun). Motivasi mencoblos Koster-Giri, karena mereka merasa terbantu saat Wayan Koster menjabat Gubernur Bali 2018-2023. Koster yang mengizinkan parade pawai ogoh-ogoh saat Nyepi  2022 pada era covid-19.
Rabu 27 November 2024, para STT ini akan datang ke TPS setempat untuk menunaikan komitmen mereka untuk Koster-Giri nomor 2 dan Paket Aman nomor 1.  “Untuk STT di Gianyar, ingat untuk Bupati Gianyar coblos nomor satu untuk Gubernur Bali coblos nomor 2,” kata Perwakilan STT di Gianyar, Made Pande Widya, Sabtu 19 Oktober 2024 di Desa Bedulu Gianyar Bali.

Penegasan perwakilan STT ini disampaikan saat tatap muka terbuka bersama Koster-Giri dan Paket Aman. Ribuan warga hadir dalam pertemuan tersebut. Perwakilan 15 elemen warga dan asosiasi dari ribuan warga ini naik ke panggung untuk menyampaikan langsung aspirasi dan harapan. Mereka juga tak lupa mengapresiasi keberhasilan yang telah dilakukan Koster-Giri dan Paket Aman selama dipercaya krama Bali periode lalu.

Langkah Wayan Koster selama memimpin Bali jelas keberpihakannya terhadap budaya seni, tradisi adat, agama, kearifan lokal Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru 100 tahun kedepan. Koster ingin Bali menjadi sebuah tatanan kehidupan yang terencana, terarah, dan terintegrasi dengan menjaga harmonisasi antara alam, manusia dan budaya.

Untuk itulah, Koster izinkan pawai ogoh-ogoh dengan standar ketat protokol covid. STT se Kabupaten Gianyar merasa sangat terfasilitasi oleh pria asal Sembiran Buleleng ini. Strategi Koster dinilai sangat luar biasa. Karena berani membuat strategi dan mengambil keputusan diantara regulasi ketat covid.

“Saat itu Pak Koster mengizinkan parade pawai ogoh-ogoh di setiap banjar dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Lewat strateginya Bapak Koster-lah bisa pawai ogoh-ogoh dan STT sangat terfasilitasi saat itu,” tegasnya.

Pande Widya menjelaskan, semua STT se Gianyar masih ingat momen itu pada tahun 2022 lalu. Saat itu, pawai ogoh-ogoh tidak diizinkan. Harapan ditaruh di pundak Wayan Koster sebagai Gubernur Bali. Bahkan, para pengurus STT rela melakukan persembahyangan selama seminggu dengan sungguh-sungguh agar Gubernur Bali menerbitkan izin pawai ogoh-ogoh.

“Saya masih ingat pada tahun 2022 saat itu masih pandemi covid, dimana ogoh-ogoh waktu itu, sangat tidak diizinkan.  Kebetulan waktu itu STT di Gianyar, berkumpul di Pura Samuan Tiga dan bersumpah dan haturkan pejati selama seminggu di pura untuk Pak Koster, dan apa yang terjadi, ternyata berhasil,” katanya.

Selain mengapresiasi Koster, ia juga menyampaikan aspirasi kepada Bupati Bares Nyoman Giri Prasta. Ia berharap, Giri Prasta tetap menjalankan program bantuan pemerintah kepada STT se Bali.  “Pak Man Giri Prasta bupati bares, kalau bisa nanti setelah jadi Wakil Gubernur Bali, semua STT dibantu oleh Pak Giri. Kami yakin Koster-Giri akan memperhatikan STT di Bali. Karena generasi muda adalah tonggak estafet pembangunan Bali,” jelasnya.

Momen dengar aspirasi 15 perwakilan warga Gianyar terjadi pada kampanye terbuka Koster-Giri dan Paket Aman di Gianyar.  Perwakilan yang naik ke panggung mewakili semua sektor kehidupan seperti nelayan, petani, seniman, budayawan, pengrajin, pengusaha muda, asosiasi driver, pelaku pariwisata, tokoh masyarakat, pecalang dan lainnya.
Saat itu, kampanye berlangsung di Desa Bedulu. Sebelumnya, Koster-Giri dan Paket Aman melakukan persembahyangan bersama di Pura Samuan Tiga, Pura Sakral yang mempersatukan Bali.

Hadir dalam kampanye, Anggota DPR RI Nyoman Parta, Ketua DPRD Gianyar Ketut Sudarsana, Ketua DPD Hanura Bali Kadek Arimbawa alias Lolak, Anggota DPRD Bali Putu Diah Pradnya Maharani alias Geg Diah, DPRD Badung Bima Nata, pengurus PDI Perjuangan dan relawan, partai pendukung serta ribuan warga. (*)

Tokoh Lintas Agama Denpasar Gelar Doa Bersama Bagi Pemilu 2024

0

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Pengurus Daerah (PD) Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Provinsi Bali, sebagai salah satu organisasi sayap PDI Perjuangan Bali, menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Doa bersama tersebut dipimpin langsung oleh enam tokoh lintas agama, Minggu, (20/10).

Adapun tokoh-tokoh tersebut yaitu Tokoh Agama Hindu I Nyoman Kenak, SH, Tokoh Agama Konghucu Ws. Adinatha,, Tokoh Agama Budha Pandita Drs Sutikro Gunawan, Tokoh Agama Kristen Pdt. Dr. Noflin Ester Sarapong, S.Th, M.Pd, Tokoh Agama Katholik Rd. Yustinus Kurniawan Karwayu dan Tokoh Agama Islam H Mudzakkir

Dalam kesempatan tersebut, Ivana Bunga Wahyuni ketua panitia menyampaikan Bali adalah miniatur Indonesia. Semua identitas atau kelompok masyarakat ada disini, Bahkan Bali adalah satu satunya daerah di Indonesia yang masyarakatnya amat heterogen. Baik suku, agama, ras, dan berbagai macam budaya, ada di Bali

Ini adalah anugerah sekaligus tantangan untuk kita jaga bersama. Sebab ditengah identitas pulau pariwisata kestabilan kerukunan umat beragama adalah urgensi penting yang harus disegerakan. Konsep Vasudhaiva Kutumbakam yang artinya kita semua adalah bersaudara serta Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu wajib untuk kita lanjuktan.

“Founding father atau bapak bangsa Indonesia telah meletakan pondasi penting kerukunan umat beragama. Kalau bicara toleransi atau kerukunan umat beragama maka Indonesia punya salah satu tokoh yang ideal untuk kita jadikan suri tauladan. Bahkan beliau dijuluki sebagai Bapak Pluralisme Indonesia. Beliau adalah Aburahman Wahid atau Gusdur.” Ucap Bunga

Seluruh masyarakat Indonesia termasuk Bali merayakan pesta demokrasi yakni Pemilihan Kepala Daerah. Pilkada 2024 merupakan momen penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai sebuah proses demokrasi Pilkada tidak hanya menentukan pemimpin daerah, tetapi juga mencerminkan kematangan demokrasi dan kedewasaan politik suatu bangsa. Agar Pilkada dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar berkualitas, maka semua elemen penting mengambil peran untuk mewujudkan Pilkada yang damai. Tegas Bunga

“Lewat forum ini yang bertajuk Doa Lintas Agama untuk Pilkada Bali yang damai kami beserta para pemuka agama mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian”. Ajaknya

Sekretaris Dewan Penasehat Bamusi Bali, Nyoman Gde ‘Ponglik’ Sudiantara, menyampaikan, menghadapi situasi politik yang kian menghangat, para tokoh agama, terlebih pemuka agama diharapkan mampu menjadi perekat umat, menciptakan harmonisasi melalui penyampaian nilai-nilai kedamaian dan kerukunan yang ada di ajaran agama sehingga bisa memberikan pengaruh positif, mendatangkan kesejukan di tengah kontestasi politik yang sedang berlangsung.

Nyoman Gde ‘Ponglik’ Sudiantara menjelaskan, setiap pribadi memiliki tanggung jawab yang sama untuk menyebarkan pesan kedamaian, menyampaikan kabar kebenaran di era keterbukaan informasi dan media sosial seperti sekarang ini. Terlebih fenomena konten manipulatif atau rekayasa informasi baik dalam bentuk teks, gambar, suara, video ataupun gabungan keempatnya cenderung meningkat menjelang pelaksanaan Pemilu.

Dia mengimbau agar masyarakat lebih teliti dalam memilah dan memilih informasi. “Verifikasi sumber informasi atas setiap berita atau info yang diterima. Intinya saring dulu sebelum sharing,” katanya.

Dia pun juga mengajak seluruh elemen meningkatkan literasi digital di masyarakat. Salah satunya dengan memberikan edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari perbuatan melanggar hukum seperti menyebarkan berita palsu, berita hoaks, terlebih ujaran kebencian dan profilerasi atau perbuatan menghujat para tokoh, para pemimpin di negeri ini.

“Kita bangun generasi yang selalu berbuat baik, berbicara baik, berpikiran positif dan berakhlak mulia sebagai modal terbesar kita membangun Indonesia Maju, Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ditemui usai acara, Ketua PHDI Provinsi Bali I Nyoman Kenak menuturkan bahwa doa lintas agama ini dilakukan untuk mendoakan kesuksesan Pemilukada 2024 mendatang. Sebab berkaca pada momen Pilpres tahun-tahun sebelumnya, kondisi di tengah-tengah masyarakat memanas karena berbeda pilihan ataupun hal lainnya.

“Semoga Bali bisa tetap rukun dan damai meskipun berbeda pilihan,” harapnya.

Ratusan Warga Gobleg Beri Ucapan Ultah Bagi Koster

0

Ratusan Warga Gobleg Ucapkan Selamat Ultah Bagi Koster

BULELENG – NEWSINTERMEDIA.COM l Ratusan Warga Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng memberi ucapan selamat ulang tahun kepada Calon Gubernur Nomor Urut (Cagub) 2, Wayan Koster. Ucapan itu disampaikan saat Kampanye Putaran II Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali di Desa Gobleg Banjar Buleleng Minggu (20/10). “Hari ini adalah hari spesial bagi Bapak Wayan Koster. Ada yang tahu tidak,” seru pembawa acara bernama Yenny.

Ia pun lantas mengatakan bahwa kebetulan hari ini adalah hari kelahiran Gubernur Bali periode 2018-2019 tersebut. “Hari ini adalah hari ulang tahun Bapak Koster yang ke-63 tahun,” imbuhnya. Akhirnya, semua warga yang hadir di sana pun memberikan ucapan selamat kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Bali itu. “Selamat ulang tahun Pak Koster, ” ucap warga kompak.

Menanggapi itu, Wayan Koster kelahiran Desa Sembiran, Buleleng pada tahun 1961 tersebut mengaku sering lupa akan tanngal hari kelahirannya. “Saya sendiri lupa. Saya baru tahu tadi pagi karena ada yang memberi ucapan selamat (ulang tahun, red) lewat WA. Saya lebih ingat otonan,,” ujarnya. (*)

Dukungan Bagi Koster-Giri dan Paket Aman Terus Mengalir

0

 Pengusaha Muda Berterimakasih Atas Legalnya Arak Bali

GIANYAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Kumpulan pengusaha muda Bali yang tergabung dalam Aliansi Gabungan Gerakan Pengusaha Muda Gianyar berterima kasih kepada Wayan Koster karena telah melegalkan arak Bali. Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 1 Tahun 2020 yang diterbitkan Koster kini telah dirasakan manfaatnya oleh seluruh krama Bali.

Semuanya sejahtera secara sekala dan niskala. Ungkapan terima kasih disampaikan I Putu Aditya perwakilan Aliansi Gabungan Gerakan Pengusaha Muda Gianyar, di Desa Bedulu, Sabtu 19 Oktober 2024. “Apresiasi dan terima kasih atas Pergub legalisasi arak Bali yang sudah bapak Koster berikan, ” tegas

Sosok Wayan Koster yang memperjuangkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali membuat pengusaha arak di Gianyar lebih tenang. “Banyak teman-teman bergerak di F&B yang sebelumnya kucing kucingan , kini mereka sudah mampu dan berani me-level up unit bisnis mereka dari arak lokal menjadi arak bisa ekspor, ” kata Putu Aditya.

Dia menjelaskan, sekarang hampir semua restoran di Gianyar bukan hanya Ubud tapi di beberapa daerah lain, yang khususnya bergerak di bidang pariwisata telah menyajikan arak lebih baik dengan varian terbaik yang kalah dengan Whiskey, Vodka dan minuman lainnya. “Kami sangat apresiasi kepemimpinan Bapak Koster,” katanya.

Ia berharap Wayan Koster sebagai calon Gubernur Bali 2025-2030 bersama wakilnya Nyoman Giri Prasta terus menjaga kearifan lokal Bali.

“Titipan aspirasi kami untuk Koster-Giri setelah menang, ada empat pilar penting yaitu Koster Giri Maju. Maju artinya, modernisasi, infrastruktur, digital, dan pelayanan publik.
Dimana melibatkan digitalisasi, dan kami melihat bapak (Koster,red) sudah melakukan hal tersebut seperti Bali Digital Fest,” katanya.

Dia menambahkan, kemudian akses pembiayaan lebih untuk UMKM, jaminan pelatihan dan pengembangan kewirausahaan, ketiga fokus pada pariwisata berkelanjutan yang tidak fokus pada pariwisata saja semoga bisa mendorong ekspor. “Khusus kita di Gianyar terkenal dengan eksportir kerajinan tangan sepanjang jalan Anom hingga Tegalalang mohon dibantu diperhatikan, ” jelasnya.

Wayan Koster dalam kesempatan itu berterima kasih atas aspirasi dan apresiasi ribuan warga Gianyar. Pria asal Sembiran ini tak banyak bicara. Baginya, sisa hidupnya akan dikerahkan untuk melanjutkan pembangunan Bali. “Doakan kami (Koster-Giri dan Paket Aman) sehat, aktif kampanye dan astungkara bisa menang. Titiang minta terima kasih atas semua aspirasi dan apresiasinya, ” kata Koster.

Koster juga berharap krama Bali kembali memberikan mandat kepada Koster-Giri. Karena kedua figur telah terbukti dan teruji membangun Bali. “Wajib pilih dan menangkan Koster-Giri dan Paket Aman. Untuk paket Pilgub Gubernur Bali pilih baju putih dan selam Nomor 2, Pilbup Gianyar baju barak Nomor 1,” katanya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini menjelaskan krama Bali diharapkan hadir ke TPS Rabu 27 November 2024. “Minimum Koster-Giri menang di Gianyar 75 persen dan Paket Aman minimum 75 persen juga. Kalau bisa lebih lebih dari itu, ” katanya.

Koster percaya bahwa krama Bali tahu siapa saja pemimpin Bali yang telah terbukti dan teruji membangun Bali. “Karena kita semua (Koster-Giri dan Paket Aman) sudah bekerja keras, semua sudah kelihatan bekerja dan hasilnya sudah terlihat, jadi jangan coba-coba lagi yang lain, ” tegasnya.

Kampanye terbuka tahap pertama di Desa Bedulu digelar Koster-Giri (Wayan-Koster) dan Paket Aman setelah melakukan persembahyangan di Pura Samuan Tiga, Pura Sakral yang mempersatukan Bali. Hadir dalam kampanye ini, Anggota DPR RI Nyoman Parta, Ketua DPD Hanura Bali Kadek Arimbawa alias Lolak, Anggota DPRD Bali Geg Diah, DPRD Badung Bima Nata, pengurus PDI Perjuangan dan relawan, partai pendukung serta ribuan warga. (*)

Paslon Koster-Giri Yakin Raih Suara 75 Persen di Gianyar

Perwakilan Aliansi Gabungan Gerakan Pengusaha Muda Gianyar i Putu Aditya bersama perwakilan warga lainnya menyampaikan aspirasi dan apresiasi kepada paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giei) serta paslon Bupati Gianyar Nomor 1 Made Agus Mahayastra dan AA Gde Mayun (Aman) di Desa Bedulu Gianyar, Sabtu 19 Oktober 2024.

GIANYAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) target meraih suara sebesar 75 persen di Kabupaten Gianyar pada pilkada serentak Rabu 27 November 2024. Target ini tidak muluk-muluk, karena Koster-Giri telah berkerja, terbukti, teruji melayani dan membantu semua krama Bali. Koster-Giri juga menjadi kolaborasi duo pemimpin Bali yang telah terbukti menjaga seni budaya, adat istiadat, tradisi, agama dan kearifan lokal Bali selama memimpin Bali.

“Pada Pilkada Serentak Rabu 27 November 2024, minimum Koster-Giri menang di Gianyar 75 persen begitu juga paket Aman (Made Agus Mahayastra dan AA Gde Agung) menang minimum 75 persen, ” kata Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali dihadapan ribu an warga Gianyar Sabtu 19 Oktober 2024.

Meski menargetkan sebesar 75 persen, Koster-Giri juga percaya dengan Paket Aman. Kedua paket Cagub dan Cabup akan berjuang agar bisa meraih suara lebih dari target minimum tersebut.”Kalau bisa lebih lebih baik dari itu.

Karena kita semua (Koster-Giri dan Paket Aman) sudah bekerja keras. Semua sudah kelihatan kerjanya, terbukti dan teruji. Hasilnya telah dinikmati krama Bali. jangan coba- coba dengan yang lain, ” katanya.

Gubernur Bali 2018-2023 asal Desa Sembiran Buleleng ini menjelaskan, krama Bali dianjurkan memilih pemimpin Bali yang memiliki konsep membangun Gianyar dan Bali. “Pilih yang punya konsep membangun Bali dan Gianyar khususnya. Astungkara, kami bisa dipercaya krama Bali, agar aspirasi tadi soal desa adat, UMKM, IKM, subak, pendidikan, kesehatan, seni budaya, dan lain-nya bisa berjalan dengan baik, ” jelas Koster.

Koster mengatakan akan ekstra bekerja keras pada periode kedua jika mendapat mandat dari krama Bali. Karena periode pertama telah berkerja keras membangun dan telah dinikmati masyarakat. Kini akan menuntaskan yang telah berjalan dan sempat terhenti karena pandemi covid.

“Periode pertama tiang sudah bekerja keras. Kini waktu lima tahun, banyak harus Koster-Giri tuntaskan. Titiang lebih fokus pada pembangunan yang harus di tuntaskan,
Pak Giri Prasta yang akan tugas-tugas kemasyarakatan, ” jelas Koster disambut riuh teriakan dua periode krama Gianyar.

Untuk krama Bali seutuhnya, kata Koster, hal prioritas yang akan dilakukan Koster-Giri jika dipercaya yakni menggali sumber pendapatan daerah Bali. UU Nomor 15 tahun 2023 tentang provinsi Bali berserta peraturan turunannya akan menjadi payung hukum bagi pemerintah daerah menggali sumber pendapatan dari segala aspek di Pulau Dewata.

Terbaru, satu diantaranya langkah brilian Koster yang dipuji krama Bali yakni pungutan wisatawan asing (PWA) yang berlaku di Bali sejak 14 Februari 2024. Pungutan ini dikenakan sebesar Rp150.000 per orang dan dibayarkan secara elektronik (nontunai). Kini sudah hampir Rp 300 M terpungut.

Pungutan ini diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pungutan Bagi Wisatawan Asing. Pungutan ini hanya dikenakan sekali selama wisatawan asing berada di Bali. Pembayaran pungutan dapat dilakukan melalui: Aplikasi atau situs lovebali.baliprov.go.id, Transfer bank, Akun virtual, QRIS, Meja pembayaran di bandara atau pelabuhan di Bali.

Pungutan ini tidak berlaku bagi beberapa kelompok, di antaranya Pemegang visa diplomatik dan visa dinas, Awak atau kru maskapai moda transportasi
Pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) serta Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap)
Pemegang visa penyatuan keluarga Pemegang golden visa atau visa APEC Business Travel . (*)

Pengerajin Perak dan Nelayan Bali Tetapkan Hati Bagi Koster-Giri

Caption: Paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) dan Paslon Bupati Gianyar Nomor 1 Agus Mahayastra dan Gde Mayun (Aman) bersama ribuan warga di Desa Bedulu Gianyar Sabtu 19 Oktober 2024.

GIANYAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Sosok Wayan Koster seorang pemimpin yang murah hati. Ia dikenal sebagai pemimpin yang menyelamatkan krama Bali pada era pandemi Covid-19. Pengrajin perak di wilayah Gianyar merasakan hal itu. Para nelayan di Bali juga mengungkapkan hal serupa. Tangkapan mereka, hasil nelayan bisa dipasarkan dengan baik berkat Wayan Koster.

Ungkapan terima kasih disampaikan langsung kepada Wayan Koster di Gianyar, Sabtu 19 Oktober 2024. Saat itu, Koster hadir bersama Nyoman Giri Prasta. Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 2 Koster-Giri ini, langsung mendengar aspirasi 15 perwakilan warga dan asosiasi se Kabupaten Gianyar.

Perwakilan asosiasi pengrajin perak Gianyar menjelaskan saat pandemi Covid-19 menghantam dunia, perekonomian Bali semua orang tahu bersama seperti apa. Meski pariwisata di Bali mati total karena pandemi, para pengrajin perak di Celuk, Gianyar masih

eksis.

“Saya ingin memberikan gambaran bahwa saat covid, pengrajin perak Gianyar masih tetap eksis. Terbukti, melihat APBN dan APBD Provinsi Bali, devisa yang dihasilkan oleh perhiasan perak dan batu mulia di ranking kelima pada APBN dan di Provinsi Bali kalau tidak salah ranking ketiga. Artinya Pak Wayan Koster (Gubernur Bali,red) dan pak Agus Mahayastra (Bupati Gianyar, red) adalah pemimpin yang kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas,” jelas warga pengrajin perak.

Tak hanya mengapresiasi Wayan Koster. Ia memuji langkah jitu Agus Mahayastra. “Di Gianyar Pak Agus sampai membangun Sentra Industri Kecil dan menengah di Celuk, semoga terus ditingkatkan ke depan,” kata warga. Sementara untuk sang visioner Wayan Koster, menurut dia, telah membantu pengrajin perak melalui Pameran Industri Kecil Menengah (IKM) Bali Bangkit.

“Kalau Pak Wayan Koster, membantu kami saat Pameran Bali Bangkit. Hal itu sangat membantu pengrajin. Kemudian kebijakan-kebijakan Pak Wayan Koster seperti pakain adat Bali setiap hari Kamis, ini membawa dampak peningkatan penjualan perhiasan dan aksesoris. Kemudian dibangun Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung, sebagai tempat pameran budaya seni dan juga ada convention center, kalau bisa ini wujudkan,” jelas warga.

Untuk itu, ia mengajak krama Gianyar untuk wajib mendukung dan memilih Koster-Giri untuk Bali dan Paket AMAN (Agus Mahayastra dan AA Gde Mayun) di Gianyar. “Untuk mewujudkan ini, kita harus pilih Pak Koster dan Pak Giri. Setuju,” teriak pengrajin dijawab setuju ribuan warga, yang ditutup dengan teriakan Koster-Giri, Menyala wii.

Pengrajin perak ini meminta agar krama Gianyar jangan coba-coba memilih calon pemimpin kucing dalam karung yang belum memiliki track record berbuat untuk Bali. “Jangan pilih pemimpin kucing dalam karung ya semeton. Kalau Pak Koster (Koster-Giri), orangnya kerja keras, cerdas dan kerja tuntas, ini pemimpin yang kita butuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, warga perwakilan nelayan I Made Ana, menjelaskan sudah merasakan program yang dilakukan Wayan Koster sewaktu menjadi Gubernur Bali. “Saya wakil nelayan Gianyar khususnya pantai Lebih. Jumlah nelayan kami 205 kepala keluarga. Titiang sudah merasakan kepemimpinan Pak Wayan Koster sebagai Gubernur Bali 2018-2023 dan Paket AMAN, khususnya di pasar, kami bisa meningkatkan penjualan dan budidaya ikan. Astungkara pasti menang, dan jika menang mohon nanti pantai lebih ditata lebih baik ya, suksma,” katanya.

Untuk diketahui, momen dengar aspirasi 15 perwakilan warga Gianyar terjadi pada kampanye terbuka Koster-Giri dan Paket AMAN di Gianyar. Perwakilan yang naik ke panggung mewakili semua sektor seperti nelayan, petani, seniman, budayawan, pengrajin, pengusaha muda, asosiasi driver, pelaku pariwisata, tokoh masyarakat, pecalang dan lainnya. Saat itu, kampanye berlangsung di Desa Bedulu. Sebelum itu, Koster-Giri dan Paket AMAN melakukan persembahyangan di Pura Samuan Tiga, Pura Sakral yang mempersatukan Bali.

Hadir dalam kampanye ini, Anggota DPR RI Nyoman Parta, Ketua DPRD Gianyar Ketut Sudarsana, Ketua DPD Hanura Bali Kadek Arimbawa alias Lolak, Anggota DPRD Bali Geg Diah, DPRD Badung Bima Nata, pengurus PDI Perjuangan dan relawan, partai pendukung serta ribuan warga. (*)

 

Info Denpasar Seputar Hut Pasar Desa dan Pelatihan Banten

0

Peringati Hut Ke-13 Forum Pengelola Pasar Desa
Tebar 20 Ribu Benih Ikan, dan Serahkan Sembako ke Pedagang Lansia

Foto : Peringatan Hut ke-13 FPPD Denpasar pada, Minggu (20/10) berlangsung di Pasar Adat Penatih, Kecamatan Denpasar Timur.

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM l Peringatan HUT ke-13 Forum Pengelola Pasar Desa (FPPD) Kota Denpasar berlangsung meriah di Pasar Adat Penatih. Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan sosial, olahraga, serta pelestarian lingkungan, seperti penebaran benih ikan. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, Wayan Budha, Kepala Kelurahan Penatih I Wayan Murda, Jro Bendesa Adat Penatih, dan pengurus FPPD Denpasar, serta Kepala Pasar Desa se-Kota Denpasar,  Minggu, (20/10),

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, Wayan Budha, ditemui disela-sela kegiatan berharap agar FPPD Kota Denpasar dapat terus meningkatkan kekompakan dalam melanjutkan program kerja mereka. Ia juga berharap FPPD dapat berkontribusi lebih besar dalam memajukan pasar desa di Kota Denpasar, sehingga mampu mendukung kesejahteraan masyarakat dan perkembangan ekonomi lokal.

“Apresiasi pelaksanaan Hut FPPD, dan berharap dapat terus meningkatkan kekompakan dalam meneruskan program kerja untuk kemajuan Pasar Desa di Kota Denpasar,” ujar Wayan Budha.

Sementara Ketua FPPD Denpasar, I Nyoman Suwarta menyampaikan kegiatan Hut tahun ini mengangkat Tema “Melalui HUT ke- 13 Forum Pengelola Pasar Desa Kota Denpasar kita gelorakan semangat Vasudhaiva Kutumbakam menuju pasar rakyat yang bersih, aman, segar dan terpercaya”.

I Nyoman Suwarta menambahkan, penebaran 20 ribu benih ikan di perairan setempat, yang bertujuan untuk melestarikan ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan populasi ikan.

Selain itu, sebagai wujud solidaritas dan dukungan terhadap para pedagang lanjut usia, juga menyerahkan paket sembako kepada pedagang lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban mereka serta memberikan apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga kelangsungan pasar desa.

“Pelaksanaan HUT ke-13 FPPD Denpasar diisi dengan berbagai kegiatan. Seperti penebaran 20 ribu ekor benih ikan di Tukad Buluh Penatih, penyerahan sembako untuk pedagang lansia, hingga senam yoga ketawa,” ujar Nyoman Suwarta.

Diharapkan pasar desa tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi tetapi juga sosialisasi bagi masyarakat desa. Selain itu, dapat memberikan manfaat bagi para pengelola pasar dalam meningkatkan pendapatan, sehingga pasar desa bisa lebih berperan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat lokal.

“Kami menyampaikam ucapan terima kasih kepada Pemkot Denpasar yang terus memberikan dukungan dalam peningkatan kapasitas pasar desa di Kota Denpasar, dan ucapan terima kasih kepada pihak donatur yakni dari Yayasan Bina Ilmu bersmaa Dinas Sosial Denpasar yang telah memberikan bantuan 330 paket sembako, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, dan dari Bali Happy,” ujarnya. (pur/tra)

 Pedungan Gelar Pelatihan Banten Otonan Ayaban

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM l Kelurahan Pedungan menggelar pelatihan Banten Otonan Ayaban Tumpeng Solas bagi sejumlah anggota TP PKK Banjar Pitik, Kelurahan Pedungan, di balai Banjar setempat, Minggu (20/10) siang.

Lurah Pedungan, I Kadek Ermanto saat dikonfirmasi menerangkan, pelatihan ini begitu penting karena memberikan pemahaman bagi para wanita Hindu tentang makna banten itu sendiri. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan penjelasan yang benar, sehingga nantinya masyarakat bisa mengajarkan arti dan makna banten kepada generasi berikutnya.

“Dengan kemasan yang menarik dan asik, anak-anak terutama generasi muda diharapkan akan suka membuat banten, terutama banten Otonan yang digunakan dalam lingkungan rumah tangga. Kami ucapkan terimakasih kepada WHDI Kota Denpasar yang telah mendatangkan narasumber yang memberikan materi pelatihan ini,” ujarnya

Salah satu narasumber WHDI Kota Denpasar, Ni Wayan Sukerti mengemukakan, dalam pelatihan ini diberikan pembinaan mulai dari cara matuasan, merangkai janur, dan matanding sesuai dengan sastra Agama Hindu.

“Selain itu, dari pelatihan ini minimal ibu-ibu rumah tangga mengetahui dan bisa membuat banten otonan untuk anggota keluarga di rumah sendiri sesuai dengan sastra agama Hindu,” ujarnya.

Disampaikan pula bahwa, pelatihan membuat banten otonan selain  untuk meningkatkan pemahaman krama agar bisa membuat sesuai dengan sastra, juga untuk memperkenalkan bahwa membuat banten tidak rumit, terutama bagi pemula.

“Melalui pelatihan ini diharapkan warga dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman dalam membuat banten otonan yang tidak terlepas dari sastra Agama Hindu,” harapnya. (Win/tra)

Info Bali Seputar Desa Binaan, Operasi Gratis dan Olahraga Orhiba

0

TP PKK Bali Pilih Desa Temesi Gianyar Jadi Desa Binaan

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l  Penjabat (Pj) Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya, menyatakan apresiasinya kepada Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Bali karena memilih Desa Temesi di Gianyar sebagai Model Desa Binaan. Mahendra Jaya berharap desa yang selama ini dikenal sebagai tempat pembuangan sampah akan berubah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Bali.

“Program PKK harus menjadi prioritas, karena PKK tumbuh dari masyarakat dan bertujuan menciptakan keluarga yang mandiri serta sejahtera,” ungkap Mahendra Jaya saat menghadiri Rapat Koordinasi Peresmian Model Desa Binaan TP PKK Provinsi Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (18/10).

Mahendra Jaya menyoroti berbagai potensi wisata di Desa Temesi, seperti Air Terjun Temesi dan Taman Baginda, yang siap dikembangkan. Ia juga memuji mural-mural yang menghiasi jalan desa, yang menurutnya akan menambah daya tarik wisatawan.

“Dengan adanya program seperti Telajakan Bersemi dan Aku Hatinya PKK, serta Program Desa Peduli Gigi, saya yakin Desa Temesi akan semakin dikenal, tidak hanya sebagai tempat pembuangan sampah, tapi juga sebagai desa wisata,” tegas Mahendra Jaya.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya, dalam kesempatan yang sama, melaporkan persiapan peresmian Desa Temesi sebagai Model Desa Binaan. Peresmian ini akan berlangsung pada 25 Oktober 2024, yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah Kabupaten Gianyar dan perangkat desa setempat.

Selain itu, TP PKK juga akan mengadakan lomba pemanfaatan pekarangan bertajuk ‘Aku Hatinya PKK’ dan lomba Keluarga Gigi Sehat, yang akan berlangsung pada 21-23 Oktober 2024.

Dengan berbagai program yang diusung oleh TP PKK Provinsi Bali, Desa Temesi diharapkan dapat menjadi contoh desa mandiri dan sejahtera. Mahendra Jaya berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Temesi sekaligus mendongkrak sektor pariwisata Gianyar. (Kar/tra).

RS Mata Bali Mandara Layani 75 Pasien Operasi Katarak Gratis

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Katarak adalah kondisi medis yang menjadi penyebab utama kebutaan di seluruh dunia. Sering kali katarak disebabkan oleh faktor usia. Lebih dari 150 ribu penderita katarak per tahun memerlukan penanganan agar tidak memengaruhi kualitas hidup dan pekerjaan setiap individu. Hal ini menjadi pertimbangan utama bagi PERDAMI (Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia) untuk memberikan layanan operasi katarak gratis kepada masyarakat Bali secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini kami lakukan secara berkelanjutan, bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah di masing-masing kabupaten/kota untuk melakukan skrining terhadap para lanjut usia yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak,” ungkap Ketua PERDAMI Cabang Bali, dr. Cokorda Istri Dewiyani Pemayun, di RS Mata Bali Mandara, Sabtu (19/10).

Ia menambahkan, “Kegiatan operasi katarak gratis ini terus kami lakukan setiap bulan, jumlahnya bervariasi, kadang 10 pasien, 20 pasien, atau lebih. Namun, kali ini kami khusus memberikan layanan operasi katarak gratis kepada 100 pasien. Meskipun saat ini baru 75 pasien yang lolos skrining, 25 sisanya akan tetap kami layani pada tahap selanjutnya di RS Mata Bali Mandara, karena rumah sakit ini memiliki sarana dan prasarana penunjang yang lengkap,” tegasnya.

Operasi katarak gratis ini terselenggara berkat kerja sama antara RS Mata Bali Mandara, PERDAMI Cabang Bali, dan PT Erlangga Edi Laboratories. Hingga saat ini, katarak masih menjadi penyebab utama kebutaan dan penurunan berat penglihatan (severe visual impairment) berdasarkan hasil survei di 15 provinsi di Indonesia, termasuk Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dalam sambutannya yang dibacakan oleh dr. Putu Ayu Widiastuti, Wakil Direktur Administrasi dan Sumber Daya RS Mata Bali Mandara, menyampaikan bahwa sudah menjadi tugas para tenaga medis untuk menurunkan angka katarak sebagai penyebab gangguan penglihatan berat tersebut. Pemerintah tidak dapat bekerja secara maksimal tanpa dukungan berbagai pihak, sehingga pihaknya menyampaikan apresiasi tinggi kepada PERDAMI atas terselenggaranya kegiatan sosial ini.

Ia juga menambahkan bahwa sebagai tenaga medis dan tenaga kesehatan, adalah kebahagiaan tersendiri jika dapat melakukan kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Mata adalah jendela hati, artinya mata merupakan organ pertama yang merespons segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita, lalu mengolahnya menjadi informasi, dan memperlihatkan bagaimana reaksi kita terhadap situasi tersebut.

Mata juga merupakan jendela dunia, yang menandakan bahwa tanpa fungsi mata yang baik, kita tidak dapat melihat dunia dan segala isinya. Betapa pentingnya peran mata bagi manusia, sehingga perhatian yang diberikan oleh PERDAMI sangat besar, menjadikan kegiatan bakti sosial operasi ini anugerah bagi masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk menjalani operasi katarak.

Dengan mengusung tagline “Melihat adalah Anugerah”, Gebyar 100 Operasi Katarak Gratis ini dilaksanakan dalam rangka peringatan World Sight Day 2024 di Rumah Sakit Mata Bali Mandara. Pasien yang mendapat kesempatan layanan operasi katarak gratis ini adalah mereka yang tidak terdaftar atau tidak memiliki BPJS atau asuransi, serta telah mendaftar dan menjalani skrining pada Agustus–September 2024 lalu. (Tutt/tra).

Pj. Gubernur Bali Inisiasi Olahraga Orhiba Bersama Pimpinan PD

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menginisiasi kegiatan olahraga bagi Pimpinan Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang dipusatkan di halaman Jaya Sabha, Denpasar, Jumat (18/10).

Jenis olahraga yang dipilih adalah Orhiba, singkatan dari Olahraga Hidup Baru, yaitu olahraga yang bertujuan untuk hidup sehat dan memiliki mental yang kuat. Olahraga ini dilakukan dengan gerakan sederhana yang berfokus pada perputaran tangan dan pengaturan napas.

S. M. Mahendra Jaya menjelaskan bahwa ketertarikannya terhadap Orhiba dimulai saat masa kanak-kanak, ketika ia menyaksikan orang tuanya mengikuti olahraga serupa. Saat ini, meskipun usianya tak lagi muda, ia tetap ingin menjaga kesehatan jasmani melalui olahraga yang tidak terlalu berat. Maka, dipilihlah Orhiba, karena sangat mudah dilakukan dan sangat bermanfaat bagi tubuh.

“Olahraga ini sangat sederhana dan murah karena tidak memerlukan alat khusus, bisa dilakukan di mana dan kapan saja, serta cocok untuk semua usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Namun, sangat bermanfaat bagi kesehatan karena dapat membantu tubuh menerima energi lebih besar, menjaga keseimbangan pikiran dan jiwa, serta membantu pemulihan fungsi tubuh,” ujar Pj. Gubernur Bali.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan olahraga Orhiba ini dapat membumi di Bali, dimulai dari jajaran Pimpinan PD Pemprov Bali. Oleh karena itu, Pj. Gubernur Bali pun berencana mengagendakan olahraga ini agar dapat digelar secara rutin.

“Terkadang, orang lebih mencintai barang yang mereka miliki daripada kesehatannya. Padahal, kesehatan sangat penting, karena fisik yang sehat akan menunjang kinerja kita. Tujuan dari Orhiba adalah untuk hidup sehat, memiliki mental yang kuat, dan berperilaku sesuai dengan ajaran agama masing-masing,” pungkasnya.

Kegiatan olahraga ini juga diikuti oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali drg. Ny. Ida Mahendra Jaya, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, serta anggota perkumpulan Orhiba. (dwi/tra).

Berbagai Elemen Warga dan Asosiasi Berdeklarasi Pilih Koster-Giri dan Paket Aman

0

Ribuan Massa Deklarasikan Kemenangan Koster-Giri dan AMAN

GIANYAR-NEWSINTERMEDIA.COM l Sekitar 2 ribu lebih warga Kabupaten Gianyar menyatakan deklarasi dengan tekad bulat memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 2, Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta pada Pilgub Bali 2024. Deklarasi yang berlangsung di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Sabtu (19/10).

Acara deklarasi tersebut juga dibarengi kebulatan tekad memenangkan Paslon Bupati-Wakil Bupati Gianyar Nomor Urut 1, I Made Mahayastra-AA Gede Mayun. Mahayastra selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar menilai Wayan Koster dan Giri Prasta bukanlah pemimpin karbitan, namun telah terbukti dan teruji kinerjanya.

Ia menyebutkan salah satu prestasi luar biasa Wayan Koster saat menjadi gubernur Bali periode 2018-2023 adalah lahirnya Undang-Undang tentang Provinsi Bali.

“Kalau pemimpin lain, mungkin butuh waktu lima tahun atau sepuluh tahun, tapi Pak Koster cukup setahun. Pak Koster sendiri yang merancangnya, biasanya yang merancang undang-undang itu DPR, tapi ini gubernurnya langsung karena sudah dipercaya mampu,” ujarnya.

Di mana dalam undan-undang tersebut, lanjut Mahayastra, Provinsi Bali diperbolehkan memungut pajak dari wisatawan asing yang berkunjung ke Pulau Dewata. Hal ini sebagai solusi guna mengatasi keterbatasan sumber pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang sangat minim sesuai aturan berlaku.

“Sekarang ini setiap wisatawan asing dipungut Rp 150 ribu dengan potensi pendapatan setahun mencapai Rp 900 miliar. Nanti ke depannya dalam kondisi ideal bahkan bisa mencapai Rp 9 triliun,” terangnya.

Menurutnya, hal ini adalah berkat perjuangan kerja keras yang dilakukan Wayan Koster sebagai gubernur. “Pak Koster ini pekerja keras, beliau saat menjadi gubernur itu masih kerja sampai jam 1 dan 2 pagi setiap harinya. Karena beliau ini adalah pemimpin yang bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja tuntas,” ungkapnya.

Sementara itu, Wayan Koster menegaskan komitmennya akan melakukan pemerataan pembangunan dan perekonomian antarwilaah di Pulau Bali. Caranya, dengan membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Utara, Timur dan Barat Pulau Bali. Di antaranya dengan pembangunan Tower Turyapada (Buleleng) dan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung. “Selama ini, 67 persen kue perekonomian Bali terpusat di wilayah Selatan. Sisanya, barulah tersebar di wilayah lain di Bali,” sebutnya. (*)

Sekitar 2000 Massa Hadiri Kampanye Koster-Giri dan Paket Aman

Caption: Pewakilan 15 elemen masyarakat dan asosiasi se Gianyar mewakili dua ribu warga Gianyar siap pilih dan menangkan Paslon Gubernur Bali Nomor 2 Koster-Giri dan Paslon Bupati Gianyar Nomor 1 Paket Aman, dalam kampanye terbuka di Desa Bedulu Gianyar, Sabtu 19 Oktober 2024.

GIANYAR-NEWSINTERMEDIA.COM l Sekitar dua ribu warga Gianyar menghadiri kampanye terbuka tahap pertama paslon Gubernur dan Wakil Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) dan Paket Aman (Agus Kahayan-AA Gde Mayun) nomor 1 di Desa Bedulu Kecamatan Blahbatuh Gianyar, Sabtu 19 Oktober 2024.

Dalam tatap muka bersama Koster-Giri dan Paket Aman, perwakilan ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat dan asosiasi menyampaikan deklarasi untuk memilih dan memenangkan kedua paslon pada Pilkada Serentak pada Rabu, 27 November 2024.

15 perwakilan warga dari sektor pekerja pariwisata, seniman, Sekaa Taruna Taruni, Pengusaha Muda Gianyar, petani subak, nelayan, penenun, pengrajin perak, pemahat patung dan topeng, driver, tokoh masyarakat, pecalang dan lain-nya diberikan kesempatan untuk menyampaikan langsung aspirasinya.

Mereka langsung naik ke panggung ketika mendapat kesempatan dari pemandu acara, Puja Astawa.Tak pakai lama, mereka langsung menyampaikan aspirasi dan harapan kepada Koster-Giri dan Paket Aman.

Aspirasi mereka beragam. Pertama para perwakilan warga mengapresiasi kinerja Wayan Koster sebagai Gubernur Bali 2018-2023.

Sejumlah pencapaian Koster diapresiasi dan diharapkan terus dijaga jika Koster-Giri jika kembali dipercaya krama Bali. Menurut mereka, langkah Koster menerbitkan Perda Bali Nomor 6 tahun 2023 tentang Pungutan Wisatawan Asing (PWA) akan sangat bermanfaat bagi Bali untuk ratusan tahun kedepan.

Uji coba dengan pungutan senilai Rp 150 ribu telah menunjukan bukti bahwa akan pendapatan baru inj bermanfaat bagi krama Bali dan Pulau Dewata seutuhnya. “Baru diuji coba dengan pungutan Rp 150 ribu saja sudah terlihat hasilnya. Kedepan harus dijaga dan lebih baik lagi, ” kata perwakilan warga.

Perwakilan warga dari sektor budaya menambahkan, kepemimpinan Koster telah meletakkan dasar pelestarian budaya. Ini harus terus dijalankan Koster-Giri dan paket Aman. Perwakilan pengusaha muda Gianyar khususnya pengusaha arak di Gianyar, menyampaikan semua pengusaha muda mengapresiasi kinerja Koster.

Menurut mereka, Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali membuat pengusaha arak di Gianyar lebih tenang.

Mereka tidak lagi kejar-kejaran dengan aparat berkat regulasi yang diterbitkan Koster
Peraturan ini menetapkan bahwa minuman keras lokal Bali, seperti arak, tuak, dan brem, legal untuk diperjualbelikan.

“Terima kasih Pak Koster, telah melegalkan arak. kini arak lokal Bali bisa diekspor. Teman-teman yang bekerja di sejumlah lokasi pariwisata, kini bisa menyajikan arak kemasan yang baik dengan sajian varian tak kalah dari vodka whisky, ” kata perwakilan warga.

Sementara itu perwakilan seni dan budaya di Gianyar, berterima kasih kepada Koster dan Agus Mahayasatra telah menjaga dan melestarikan Gianyar sebagai Kota seni.

Mereka berharap Koster menyediakan wadah agar bisa menyimpan sejumlah warisan budaya dan seni para leluhur sehingga tak punah.

Semua aspirasi dan harapan di dengar oleh Koster-Giri dan Paket Aman. Mereka juga berkomitmen akan berjuang mewujudkan semuanya secara bertahap pasca dipercaya. Krama Bali. Sesudah menyampaikan aspirasinya, para perwakilan elemen masyarakat, relawan dan asosiasi di Gianyar ini langsung membacakan deklarasi.

Made Sarwa dipercaya memimpin deklarasi. Berikut deklarasi mendukung, memilih dan memenangkan Koster-Giri dan Paket Aman yang dibacakan di hadapan ribuan warga Gianyar. “Kami kelompok masyarakat dan asosiasi dari berbagai elemen di Kabupaten Gianyar, pada hari ini Sabtu 19 Oktober 2024, atas Restu Ida Sang Hyang Widhi Wasa,

Menyatakan dukungan dan membulatkan tekad, untuk memenangkan dan memilih,
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar Bapak Made Agus Mahayastra dan Anak Agung Gde Mayun Nomor urut 1. Memenangkan dan memilih Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Bapak Wayan Koster dsn Nyoman Giri Prasta nomor 2.

Demikian deklarasi dadi semua elemen masyarakat di Gianyar. Terima Kasih, ” tegas Made Sarwa. Wayan Koster dalam kesempatan itu berterima kasih atas aspirasi dan apresiasi ribuan warga Gianyar. Pria asal Sembiran ini tak banyak bicara. Baginya, sisa hidupnya akan dikerahkan untuk melanjutkan pembangunan Bali.

“Doakan kami (Koster-Giri dan Paket Aman) sehat, aktif kampanye dan astungkara bisa menang. Titiang minta terimakasih atas semua aspirasi dan apresiasinya, ” kaga Koster.

Kampanye terbuka tahap pertama di Desa Bedulu digelar Koster-Giri dan Paket Aman setelah melakukan persembahyangan di Pura Samuan Tiga, Pura Sakral yang mempersatukan Bali.

Hadir dalam kampanye ini, Anggota DPR RI Nyoman Parta, Ketua DPD Hanura Bali Kadek Arimbawa alias Lolak, Anggota DPRD Bali Geg Diah, DPRD Badung Bima Nata, pengurus PDI Perjuangan dan relawan, partai pendukung serta ribuan warga. (*)

 

Info Denpasar Seputar Produk UMKM, Bantuan PMT dan Duktang

0

 Pemkot Sediakan Beragam Produk UMKM Lokal Unggulan

Foto : Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana membuka secara resmi kegiatan Pasar Rakyat Kelurahan Panjer, yang diselenggarakan di Lapangan Wantilan Desa Adat Panjer, Sabtu (19/10).

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana membuka secara resmi kegiatan Pasar Rakyat Kelurahan Panjer. Pasar rakyat ini sendiri ditujukan untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat serta mendukung upaya Pemerintah Kota Denpasar dalam menekan terjadinya inflasi daerah dan acara ini diselenggarakan di Lapangan Wantilan Desa Adat Panjer, Sabtu (19/10).

Dalam kesempatan itu, Sekda Kota Denpasar Alit Wiradana mengatakan, acara Pasar Rakyat Kelurahan Panjer ini, merupakan kegiatan bermanfaat karena di dalamnya dilibatkan beragam UMKM dan stakeholder yang menjajakan berbagai produk kebutuhan.

“Dengan berbagai stakeholders dan UMKM yang terlibat akan lebih cepat menekan terjadinya laju inflasi,” ucap Alit Wiradana.

Selain upaya menekan laju inflasi, kegiatan ini juga diharapkan akan mampu menjadi ajang promosi para UMKM Kota Denpasar untuk memperkenalkan produk olahan dan industrinya. Mengingat hasil produksi dalam negeri tidak kalah jauh bagusnya dengan produk luar negeri.

Sementara itu Lurah Panjer I Putu Budi Ari Wibawa mengatakan, permasalahan inflasi harus ditangani bersama oleh seluruh stakeholders terkait, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat menuju Denpasar Maju (makmur, aman, jujur dan unggul) yang merupakan konsep Vasudhaiva Kutumbakam, yakni Menyama Braya.

Lebih lanjut dikatakan dalam pelaksanaan Pasar Rakyat yang digelar selama dua hari yaitu tanggal 19 sampai 20 Oktober ini, pihaknya melibatkan UMKM lokal Panjer dan sekitarnya, yang tentunya memiliki aneka produk UMKM yang berkualitas dalam berbagai kategori.

“Oleh karenanya dengan membeli produk dalam negeri yang dibuat oleh UMKM, kita bisa berperan untuk menciptakan pemerataan barang sehingga usaha tersebut tetap berjalan dan karyawan bisa tetap memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhannya, serta memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhannya,” ungkap Budi Ari (ays/tra).

TP. PKK Kota Denpasar Serahkan Ratusan Paket Bantuan PMT 

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Pemerintah Kota Denpasar melalui TP.PKK Kota Denpasar kembali menggelar kegiatan Menyapa dan Berbagi yang menyasar dua kecamatan di Kota Denpasar. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di dua titik, yakni di Kantor Camat Denpasar Utara dan Wantilan Desa Adat Padangsambian, Denpasar Barat, Sabtu (19/10).

Dimana, ratusan paket bantuan sembako dan Pemberian Makan Tambahan (PMT)  diserahkan pada kesempatan itu. Hadir menyerahkan langsung bantuan PMT, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widyani Wiradana, didampingi oleh Kadis DPMD, I Wayan Budha, Kadis DP3AP2KB IGA Sri Wetrawati, Sekretaris PKK Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, Camat Denpasar Utara, I Wayan Yusswara dan Camat Denpasar Barat, IB Made Purwanasara, serta Perbekel/Lurah Denpasar Utara dan Denpasar Barat.

Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana mengungkapkan, penyerahan bantuan ini, merupakan wujud perhatian dari Pemkot Denpasar melalui sinergitas program bersama TP. PKK Denpasar dalam mempercepat penurunan angka stunting dan peningkatan asupan gizi bagi Balita di Kota Denpasar.

“Pencegahan stunting membutuhkan asupan gizi yang cukup, perawatan kesehatan yang baik, praktik sanitasi yang bersih, dan pemantauan pertumbuhan anak secara rutin. Edukasi orang tua juga penting untuk mendukung perkembangan anak,” kata Ny. Ida Ayu Widnyani

Lebih lanjut disampaikannya, bantuan ini diberikan kepada para kader PKK, Ibu hamil,  balita, serta lansia. Sehingga diharapkan dapat memastikan bahwa ibu hamil mendapatkan nutrisi yang cukup selama kehamilan. Hal ini dapat meningkatkan kesehatan ibu dan janin, serta mengurangi risiko komplikasi kehamilan.

“Bantuan ini juga diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga, memastikan akses makanan yang sehat, dan mendukung pertumbuhan janin secara optimal,” ujarnya.

Sementara itu, I Kadek Surya, salah seorang warga Kecamatan Denut mengucapkan terima kasih kepada TP. PKK Denpasar yang telah memberikan bantuan. “Kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan menyapa berbagi ini dan bantuan ini bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari,” katanya. (IND/tra).

Pemkot Denpasar Terus Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban


Puluhan Duktang Terjaring di Dua Wilayah Kelurahan

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya meningkatkan keamanan dan ketertiban di setiap wilayah desa dan kelurahan dengan melakukan penertiban terhadap penduduk pendatang (Duktang). Penertiban ini bertujuan untuk menciptakan kenyamanan serta memastikan tertib administrasi bagi warga baru yang tiba di Denpasar.

Pada Jumat malam, (18/10) penertiban dilakukan di dua kelurahan, yakni Kelurahan Sanur di Kecamatan Denpasar Selatan dan Kelurahan Penatih di Kecamatan Denpasar Timur.

Lurah Sanur, IB Made Windhu Segara menjelaskan bahwa penertiban ini melibatkan kepala lingkungan, babinsa, babinkamtibmas, linmas, serta pecalang, dengan menyasar Lingkungan Semawang.

“Dalam penertiban ini, sebanyak 47 orang penduduk terjaring, 38 orang berasal dari luar Provinsi Bali dan 9 orang dari luar Kota Denpasar. Semua penduduk pendatang tersebut kami arahkan untuk melaporkan diri kepada kepala lingkungan guna tertib administrasi,” jelas IB Made Windhu Segara

Selain penertiban administrasi, pihak kelurahan juga mengimbau para pendatang agar tidak mengonsumsi alkohol, mabuk-mabukan, apalagi sampai membuat onar di wilayah Kelurahan Sanur.

“Kami juga mengingatkan agar mereka tidak berkumpul hingga larut malam, apalagi sampai menimbulkan keributan di tempat kos, yang bisa mengganggu tuan rumah, tetangga, dan warga sekitar,” tambahnya.

Dengan penertiban ini, diharapkan dapat mendata penduduk pendatang dengan baik dan memastikan ketertiban administrasi. Hal ini penting, apabila terjadi keadaan darurat, penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Penertiban serupa juga dilakukan di Kelurahan Penatih, Banjar Paang Klod, dengan lima penduduk dari Banyuwangi dan Jember terjaring. Lurah I Wayan Murda menegaskan pentingnya mematuhi aturan setempat demi menjaga keamanan.

“Mereka kami arahkan untuk melaporkan diri kepada kelian lingkungan guna melengkapi administrasi penduduk,” ungkap Lurah Penatih I Wayan Murda, S.Ag.

I Wayan Murda juga mengimbau kepada seluruh penduduk pendatang agar selalu menjaga ketertiban dan keamanan, serta menghormati aturan yang berlaku di wilayah masing-masing.

Dengan adanya penertiban ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap situasi keamanan dan ketertiban di wilayahnya dapat terus terjaga, sekaligus mempermudah pengawasan terhadap penduduk yang datang dari luar daerah. (Ayu/tra)

Siswa-Siswi Sambut Antusias Kedatangan Wayan Koster di Gor Ngurah Rai

0

 Cheerleaders dan Penonton DBL 2024 Antusias Jumpa Koster

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster memenuhi undangan pembukaan DBL 2024 di GOR Ngurah Rai Denpasar, Jumat 18 Oktober 2024 sore. Koster tiba di GOR pukul 17.30.Ia disambut teriakan Pak Yan (sapaan akrab Wayan Koster) oleh penonton di depan pintu masuk sisi timur.

Koster tak menunggu lama. Langsung menghampiri dan menyalami para siswa-siswi yang rata-rata berusia 18 tahun ini. Setelah itu, Koster yang hanya datang bersama ajudan dan tiga pengawal pribadi langsung masuk ke GOR Ngurah Rai melalui pintu selatan.

Caption: Pemain dan Cheerleader DBL 2024 memberi salam kepada Wayan Koster di GOR Ngurah Rai Denpasar, Jumat 18 Oktober 2024

Koster disambut sejumlah panpel dan pimpinan Radar Bali Jawa Pos. Sebelum masuk ke dalam GOR, Koster kembali dielu-elukan para peserta DBL yang bersiap bertanding di depan pintu masuk GOR sisi timur. Kembali Koster turun untuk menyalami satu per satu pemain basket dan tim cheerleader asal SMAN 1 Kuta Badung dan SMAN 1 Kota Denpasar.

Mereka terlihat mencium tangan Koster sebagai bentuk penghargaan bagi seorang mantan Gubernur Bali 2018-2023 dan seorang pendidik yang seperti orangtua mereka. Para peserta DBL ini tak lupa mengaktifkan kamera HP untuk mengabadikan momen bersalaman dengan Koster.

Tiba di dalam GOR, Koster lanjut menyalami semua tamu undangan. Seperti yang hadir saat itu, Ketua Pengprov dan Pengkot Perbasi, Ketua KONI Bali IGN Oka Darmawan, Perwakilan Disdikpora Bali dan para undangan serta sponsor event.

Setelah itu, Wayan Koster duduk di sisi selatan. Ia ditemani sejumlah panitia pelaksana dari Radar Bali Jawa Pos Grup. Ia menikmati suasana dalam GOR. Pertandingan pertama antara SMAN 1 Kuta vs SMAN 3 Denpasar ditontonnya hingga tuntas. Rasa takjub terpancar dari wajah pria asal Sembiran ini, melihat kreatif generasi muda Bali dibidang olahraga basket. Selain pertandingan basket, ada juga acara dance competition.(*)

 

Tim Hukum Bang-Ipat Laporkan KPU Jembrana ke Bawaslu Bali

0

DENPASAR -NEWSINTERMEDIA.COM l Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Jembrana Nomor Urut 2 I Made Kembang Hartawan-Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) melalui kuasa hukumnya I Gusti Agung Dian Hendrawan mendampingi tim pemenangan PDIP Kabupaten Jembrana I Putu Dwita melaporkan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya.

Mereka dilaporkan atas dugaan pembiaran mengenai kegiatan jalan santai berhadiah Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana (Mulya-PAS) sehingga terjadi penyimpanggan saat acara tersebut. Laporan tersebut diajukan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali, Jumat, 18 Oktober 2024 di Denpasar.

Menurut Dian, pelaporan tersebut karena dalam jalan santai tersebut berisi muatan kampanye yang dilakukan oleh pasangan Mulya-PAS. “Kami melaporkan Ketua KUPD Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya atas pembiaran yang dilakukan. Ia tidak memberikan teguran atas pelanggaran yang dilakukan saat jalan santai Pasangan Mulya-PAS,” terangnya saat diwawancarai usai melapor di Bawaslu.

Ia menambahkan laporan yang diajukan ke Bawaslu sudah dilengkapi dengan beberapa bukti yang menunjukan pembiaran oleh Ketua KPU Jembrana. “Seperti ditemukan mobil bergambar Pasangan Calon, kemudian ada kaos bergambar pasangan Mulya-PAS ini seolah pembiaran, hal ini yang menjadi dasar atas laporan kami,” imbuhnya.

Saat disinggung apakah acara jalan santai berhadiah tersebut melanggar ketentuan Kampanye, Agung Dian enggan mengomentari hal tersebut. “Intinya kita tidak melaporkan hal tersebut (jalan santai berhadiah), karena yang kami laporkan adalah pembiaran yang dilakukan oleh KPUD Kabupaten Jembrana,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna menyebut pihaknya telah menerima laporan tersebut dan akan segera melakukan verifikasi atas laporan tersebut. “Kita sudah terima laporan tersebut, kami akan segera melakukan proses selanjutnya seperti verifikasi laporan sebelum masuk ke langkah berikutnya, apakah laporan tersebut sudah memenuhi unusur? Hal itulah yang akan kami cross check terlebih dulu,” ujar Suguna.

Pelapor: I Putu Dwita, S.Pt. (kapasitas pelapor sbg WNI, sekaligus dlm hal ini sbg Sekretaris Tim Pemenangan Koster – Giri, Kembang – Ipat Kabupaten Jembrana) Terlapor: Ketua KPU Kab. Jembrana a/n I Ketut Adi Sanjaya Peristiwa yg dilaporkan: Tindakan pembiaran oleh KPU Kab. Jembrana yg menyebabkan terjadinya dugaan pelanggaran Kampanye Pilkada dalam kegiatan “Jalan Sehat Bahagia” pd hari Minggu, tgl 13 Oktober 2024.

Laporan ini adalah tindak lanjut dari upaya yg sdh kami tempuh terkait dengan kegiatan tsb. Kami sdh mengajukan keberatan, namun acara ternyata tetap jalan, dan akhirnya ditemukan beberapa fakta terkait materi / muatan kampanye dlm kegiatan tsb.Pokok2 Alasan Laporan:- Bahwa kegiatan jln sehat tsb ternyata ada muatan/materi kampanye, sepert. (*)

Pujawali Piodalan Merajan Keluarga Bujangga Putu Westen

0

JEMBRANA-NEWSINTERMEDIA.COM l Bertepatan dengan hari Purnama sasih Kapat Werespati Paing Medangsia keluarga besar Bujangga Putu Westen melaksanakan piodalan dengan dipuput atau dipimpin oleh Jro Mangku Wi yang juga bagian dari keluarga di Merajan Keluarga  Bujangga Putu Westen Tibu Tanggang, Penyaringan Mendoyo Jembrana, Kemis 17 Oktober 2024.

Keluarga Putu Westen berdatangan pulang ke kampung ke Tibu  Tanggang Penyaringan Mendoyo Jembrana, baik keluarga dari Pering Gianyar, Denpasar, Sanggulan Tabanan, Benong Badung  dan Sangkar Agung Jembrana begitu antusias dan bersemangat untuk ngaturang bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan kepada Betara Leluhurnya.

Menurut Putu Westen sebagai pengelisir keluarga, mengatakan piodalan di merajannya dilaksanakan satu (1) tahun sekali setiap Purnama Kapat dan juga bertepatan dengan piodalan di Pura Dalem Banjar Tibu Tanggang Penyaringan Mendoyo Jembrana.

“Memang sejak dulu piodalan kami bersamaan dengan piodalan di Pura Dalem, makanya keluarga kami semua harus datang mengikuti prosesi upacara piodalan baik di merajan maupun di Pura Dalem,” ungkap Putu Westen yang juga mantan Kelian Adat Br. Tibu Tanggang.

Ia merasa bangga punya keluarga besar selalu bersama dalam kondisi apapun, apa lagi saat saat ada acara seperti ini. “Astungkara tityang selalu pupuk kebersamaan bersama keluarga, karena keluarga adalah bagian dari kebahagian dan bagian dari hidup kami,”pungkas Putu Westen di dampingi adiknya Made Rusmawa dan Ketut Subrana (tra).

 

MDA Gianyar Laksanakan Piodalan di Padmasana Setempat

0
GIANYAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Gianyar melaksanakan piodalan di Pura Padmasana setmpat dengan mengundang beberapa pejabat di Kabupaten Gianyar menghadiri acara piodalan tersebut pada tanggal 17 Oktober 2024 di kantor Majelis Desa Adat Gianyar di jalan Kesantrian Gianyar. Demikian dikatakan Bendesa Madya MDA Gianyar Drh. Anak Agung Alit Asmara didampingi penyarikan Madia, I Ketut Widia, SH.

‘Dalam acara piodalan ini, kami juga mengundang, MDA Propinsi Bali, Pj Bupati Gianyar, Sekda Gianyar, Kementerian Agama RiI Gianyar, seluruh kepala Dinas, Camat, Prajuru adat FKUD, PHDI Gianayar, MDA se kecamatan Gianyar dan Bendesa adat Gianyar, “ungkapnya.

Kampanye Koster-Giri Selalu Mengusung Warna Sakral “Tridatu”

0

Krama Bali Wajib Tahu, Hanya Koster-Giri Usung Warna Sakral Tridatu

Caption: Momen Paslon Cagub dan cawagub Bali nomor 2 Koster-Giri mengusung warna Tridatu (Merah, putih dan hitam) saat kampanye terbuka di Karangasem, beberapa waktu lalu.

KARANGASEM- NEWSINTERMEDIA.COM Krama Bali wajib tahu, hanya paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) yang mengusung warna sakral di Bali. Warna Tridatu selalu menjadi identik Koster-Giri dalam setiap agenda kampanye terbuka dan pertemuan dengan krama Bali. Hal ini tak terlihat dari karakter paslon lain di Bali.

Dalam setiap momen, Koster-Giri pasti sering berkoordinasi soal penggunaan busana adat Bali. Biasanya, Koster akan mengenakan busana adat Bali dominasi warna putih mulai dari kamen, saput dan udeng.

Sementara Giri Prasta Bupati Badung dua periode, identik dengan busana adat Bali berwarna hitam. Jika kampanye bersamaan dengan paslon Bupati dan wakil Bupati yang diusung PDI Perjuangan, para paslon Bupati kerap menggunakan busana adat serba merah.  Saat berdiri diatas panggung, diatur dengan urutan warna sakral Tridatu yaitu dimulai dari merah, putih dan hitam.

Koster-Giri juga menaati kesakralan ini. Biasanya Koster akan berdiri atau duduk di tengah, diapit Giri disebelah kiri dan paslon bupati dan wakil bupati di sisi kanan.  “Warna yang paling sakral di Bali adalah warna Tridatu. Merah, putih, hitam,” kata Calon Wakil Gubernur Bali nomor 2 Giri Prasta ketika kampanye terbuka di Karangasem beberapa waktu lalu.

Hal ini tak sekedar omong-omong. Terlihat saat kampanye di Karangasem, beberapa waktu lalu. Paslon Bupati Karangasem nomor 2 Gede Dana dan Nengah Swadi menggunakan busana serba merah, mengapit Koster yang mengenakan putih dan Giri mengenakan busana serba hitam.

“Di sini Pak Gede Dana merah, Pak Gubernur (Koster) Putih, dan Pak Giri hitam,” kata Giri.
“Kita perkuat warna Tridatu untuk krama Bali yang kita cintai bersama. Selain itu, warna lain tak ada di Bali,” tambah Giri Prasta.
Untuk diketahui, dilansir dari beragam sumber, warna tridatu memiliki makna sebagai lambang manifestasi kesucian Tuhan dalam bentuk Trimurti, yaitu Dewa Brahma, Dewa Wisnu, dan Dewa Siwa.

Merah melambangkan Dewa Brahma, sebagai pencipta, Putih melambangkan Dewa Siwa, sebagai pelebur Hitam melambangkan Dewa Wisnu, sebagai pemelihara.
Tridatu juga melambangkan Tri Kona, yaitu tiga perjalanan hidup manusia, yaitu lahir, hidup, dan mati. Dengan memakai gelang tridatu, diharapkan manusia selalu mengingat Tuhan sebagai pencipta, pemelihara, dan pelebur. (*)

Karangasem Segera Miliki Dua Jalan Shortcut Dilengkapi Terowongan

Caption: Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) Dan Paslon Bupati Karangasem nomor 2 Gede Dana dan Nengah Swadi (Dana-Swadi) kampanye di Karangasem belum lama ini.
KARANGASEM- NEWSINTERMEDIA.COM l Kabupaten Karangasem akan segera dibangun dua shortcut di Kecamatan Abang dan Kecamatan Karangasem. Akses jalan berkelok, terjal dan rawan kecelakaan di Shang Hyang Ambu dan Berina menjadi perhatian paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri).
Akses jalan ini sangat penting karena menghubungkan Karangasem, Klungkung dan Singaraja. Untuk itu, dua Jalan Shortcut dilengkapi dengan terowongan akan dibangun disini. Koster-Giri jamin akan wujudkan di periode kedua.
Pemimpin visioner tentunya akan menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi krama Bali. View hijau di sekitar lokasi akan menambah keindahan shortcut ini jika nanti tuntas dikerjakan. Terowongan dan keindahan alam akan menjadi daya tarik di tempat ini.

Shortcut Jalan Berina akan menghubungkan Desa Tista dan Kertamandala di Kecamatan Abang dan shortcut Jalan Shang Hyang Ambu menghubungkan Desa Bugbug dan Candidasa. Koster-Giri yang juga mantan Gubernur Bali dan Bupati Badung ini telah terbukti dan teruji membangun Bali. Mereka ingin terus melanjutkan semua program pembangunan Bali jika kembali dipercaya krama Bali, pada Pilkada Serentak 27 November 2024.

Infrastruktur, sarana prasarana pendukung pariwisata, budaya, adat dan tradisi serta kearifan lokal Bali menjadi konsen Koster-Giri. Karangasem sebagai salah satu daerah penopang pariwisata dan ekonomi Bali yang menjadi prioritas.

“Di Kabupaten Karangasem, jalan shortcut Shang Hyang Ambu akan di bangun, nanti ada terowongannya lagi, keren,” kata Koster kepada warga Karangasem belum lama ini. Selain itu, Koster menjelaskan, begitu juga di Berina akan dibuat shortcut menuju Buleleng.
Tak hanya itu, Koster-Giri juga akan bangun pelabuhan tanah Ampo dan pelabuhan Amet. Amed tak hanya dibangun pelabuhan, tapi juga akan ditata kawasannya menjadi destinasi pariwisata.

“Supaya menjadi kawasan pariwisata sekaligus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Bali Timur. Ekonomi tumbuh, tentu lapangan kerja terbuka, bisa kurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan warga setempat,” jelas Koster juga DPR RI periode 2004-2019.
Perlu diketahui, Pemkab Karangasem dibawah kepemimpinan Bupati Gede Dana telah mengusulkan dua pembangunan shortcut ini sebagai proyek strategis nasional.

Pembangunan ini yaitu shortcut Jalan Berina yang menghubungkan Desa Tista – Kertamandala, Kecamatan Abang dan shortcut Jalan Shang Hyang Ambu, yang menghubungkan Desa Bugbug – Candidasa.

Selama ini, jalan Berina dan Shang Hyang Ambu dengan kondisi berliku, mengelilingi bebukitan, medan jalan terjal yang sangat rawan terjadi kecelakaan. Banyak kecelakaan terjadi di sini yang kerap menelan korban jiwa. Disisi lain, dua jalan ini merupakan akses penting warga Karangasem dari dan menuju Klungkung, dan Singaraja. Volume kendaraan selalu padat di dua jalan ini. Kondisi dan situasi ini menjadi prioritas perhatian Koster-Giri ketika dipercaya memimpin Bali 2025-2030.(*)

Era Gubernur Koster, Bali Raih Predikat Terbaik Cegah Korupsi

0

Pemprov Bali Dua Kali Raih Penghargaan dari KPK RI

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Pemprov Bali di era kepemimpinan Wayan Koster berhasil meraih predikat terbaik pertama dalam Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) Tahun 2020. Saat itu capaian yang diraih sebanyak 87,5 persen.

Capaian Stranas PK itu diumumkan pada Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2020 yang dilaksanakan secara daring dari Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (16/12/2020). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra sebagaimana yang dirilis Pemprov Bali dalam website resminya, Jumat (18/12/2020) lalu.

Dewa Indra menerangkan bahwa apa yang diraih Pemprov Bali merupakan bukti konkret komitmen jajarannya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018 Tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).

Secara garis besar Stranas PK dibagi dalam tiga fokus yaitu perijinan dan tata niaga, keuangan negara, penegakan hukum dan reformasi. Tiga fokus itu kemudian dijabarkan dalam 13 aksi dan 27 sub aksi. Mengacu pada fokus Stranas PK, Pemprov Bali telah melaksanakan 2 aksi dan 3 sub aksi.

Dua aksi tersebut yaitu peningkatan profesional dan modernisasi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) dengan dua sub aksi yaitu pembentukan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) dan implementasi e-katalog. Sekda Dewa Indra menambahkan, PBJ memang menjadi salah satu fokus perhatian Pemprov Bali. UKPBJ menerapkan sistem pengadaan secara online yang terjamin transparansinya karena tidak ada lagi kontak langsung antara rekanan dengan pejabat pengadaan.

Bahkan untuk pengadaan barang dan jasa yang nilanya Rp. 50 juta ke bawah, Pemprov Bali telah memanfaatkan e-marketplace. Karena berbagai terobosan yang dilakukan, UKPBJ Pemprov Bali baru-baru ini meraih penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Aksi kedua dalam Stranas PK yang telah dilaksanakan Pemprov Bali adalah penguatan pelaksanaan reformasi birokrasi melalui percepatan sistem merit.

Inspektur Provinsi Bali I Wayan Sugiada menerangkan bahwa serangkaian memperingati Hakordia Tahun 2020, Pemprov Bali melaksanakan sejumlah kegiatan antara lain sosialisasi dengan himbauan pemasangan spanduk Hakordia 2020 bagi seluruh perangkat daerah, instansi vertikal/lembaga di Provinsi Bali, SMA/K Negeri se-Bali, dan Majelis Desa Adat (MDA) se-Bali.

Pihaknya juga menggelar webinar dengan tema “Membangun Kesadaran ASN Provinsi Bali Dalam Budaya Anti Korupsi” yang diikuti para pejabat eselon II,III dan IV serta seluruh ASN Pemprov Bali.

Sugiana menyampaikan bahwa komitmen dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di lingkungan Pemprov Bali sejalan dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, menuju Bali Era Baru, melalui Misi ke-22 yaitu ‘Mengembangkan Sistem Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Efektif, Efisien, Terbuka, Transparan, Akuntabel, dan Bersih serta Meningkatkan Pelayanan Publik Terpadu yang Cepat, Pasti dan Murah’.

Faktanya, Pemerintahan Bali di bawah Koster terbukti Bersih dan Berprestasi. Saat bicara soal kinerja Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Wayan Koster, klaim bahwa ada penyimpangan atau korupsi jelas mengada-ada. Faktanya, Bali telah diakui sebagai yang terbaik secara nasional dalam hal pencegahan korupsi.

Tidak hanya satu, tetapi dua kali penghargaan dari KPK RI telah diraih. Pertama, Bali menempati peringkat I terbaik nasional dalam pelaksanaan program Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), dan kedua, penghargaan terbaik nasional dalam Program Monitoring Center for Prevention (MCP), Koordinasi, Supervisi, dan Pencegahan Korupsi. Ini adalah bukti konkret, bukan sekadar kata-kata kosong.

Dalam pengelolaan keuangan daerah, prestasi Bali juga tidak terbantahkan. Dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, Bali telah membuktikan tata kelola keuangannya bersih dan sesuai aturan.

Bahkan, biaya operasional pemerintahan berhasil dipangkas melalui reformasi birokrasi yang memangkas jumlah perangkat daerah dari 49 menjadi 38, menghemat ratusan miliar rupiah yang bisa dialihkan untuk kepentingan publik.

Transparansi menjadi bagian penting dari tata kelola pemerintahan Bali. Keterbukaan informasi publik, Bali adalah provinsi dengan peringkat teratas dalam Indeks Keterbukaan Informasi Publik menurut Komisi Informasi Pusat RI, membuktikan bahwa tuduhan soal kebijakan yang tidak transparan adalah tidak berdasar.(*)

Wayan Koster Saat Kunjungi Sanur Village Festival Pose Dua Jari

Caption: Cagub Bali Nomor 2 Wayan Koster bersama sejumlah tamu undangan Sanur Village Festival ke-17 pose dua jari. Para tamu undangan diantaranya Penglingsir Puri Santrian juga Ketua SVF IB Sidartha Putra , Walikota Denpasar 2019-2024 IGN Jaya Negara , dan tamu lainnya.

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster memenuhi undangan pembukaan Sanur Village Festival (SVF) ke-17 di Pantai Mertasari, Rabu 16 Oktober 2024 malam. Ditengah kesibukan kampanye terbuka tahap I Paslon nomor 2 Koster-Giri, Wayan Koster tetap meluangkan waktunya untuk hadir.

Pasca memenuhi undangan warga di Tabanan dan Padangsambian, Koster menuju Pantai Mertasari Sanur Denpasar. Momen tak terduga terlihat di venue acara. Wakil Gubernur Bali 2018-2023 Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace mendatangi Koster secara diam-diam dari belakang.

Saat itu, Koster duduk di meja VVIP 1 bersama Walikota Denpasar 2021-2024 IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) Ida Bagus Gede Sidharta Putra
, mantan Ketua Ombudsman Bali Umar Ibnu Alkatab dan para undangan VVIP lainnya.

Koster tak menyadari kedatangan Cok Ace dari belakang. Mendadak Cok Ace memegang kedua pundak dan lengan Koster. Kemudian ia menguncang tubuh Koster. Gestur ini menunjukkan betapa senangnya Cok bertemu bertemu Wayan Koster.

Penglingsir Puri Saren Agung Ubud ini terlihat seperti merindukan sosok Gubernur Bali 2018-2023. Koster bangkit berdiri dan menyalami Cok Ace dan rombongannya.

Cok Ace duduk di sebelah Koster. Keduanya terlibat diskusi. Disela itu, semua yang duduk dimeja tersebut berfoto bersama. Termasuk Cok Ace. Seorang fotografer panitia event diminta untuk mengabadikan momen kebersamaan itu.

Saat foto bersama, Wayan Koster dan semua undangan di meja mengangkat dua jari. Dua jari ini identik dengan Koster. Karena dirinya berpasangan dengan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) Nomor 2 pada Pilgub Bali, 27 November 2024.

Untuk diketehui Sanur Village Festival (SVF) ke-17 di Pantai Mertasari, dibuka oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

SVF akan berlangsung hingga Minggu 20 Oktober 2024. Event yang dikelola Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) ini menghadirkan kegiatan seperti Beach Clean Up+Turtle, Kite Exhibition, Food Festival, Green Booth, Sanur Bazar, Body Painting On The Spot dan Music and Culture Show. Sederet musisi kenamaan juga didaulat tampil, seperti Sandhy Sandoro, Dul Jaelani, Andra and The BackBone dan Leeyonk Sinatra.(*)

 

Info Bali Seputar Pengadaaan Barang Jasa dan Kemiskinan

0

Sekda Harap Pejabat Pengadaan Semakin Profesional dan Kredibel

DENPASAR -NEWSINTERMEDIA.COM l  Pejabat pengadaan barang dan jasa memegang peran sangat penting dan strategis dalam pemerintahan. Hampir semua lini, baik itu pemerintah daerah, lembaga vertikal, pendidikan, hingga desa, terlibat dalam pengadaan barang dan jasa. Dengan peran strategis ini, sangat penting bagi pemangku jabatan pengadaan barang dan jasa untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kredibilitasnya sehingga pengadaan yang dilakukan bisa efektif dan efisien.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, dalam sambutannya saat menghadiri acara Perayaan Hari Jadi ke-1 DPW IFPI (Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia) Bali di Hotel Aston, Denpasar, Rabu (16/10).

Lebih lanjut, Sekda Dewa Indra menyampaikan bahwa dengan peran strategis yang diemban pemangku jabatan pengadaan barang dan jasa, fungsional pengadaan diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan institusi melalui pengadaan barang dan jasa, tetapi juga bertanggung jawab untuk meningkatkan serapan produk dalam negeri serta mendorong pertumbuhan UMKM.

“Peran pemangku jabatan pengadaan sangat strategis. Untuk itu, tumbuhkan rasa bangga berada di posisi ini. Peran strategis ini tentu saja diikuti dengan tanggung jawab serta risiko. Oleh karena itu, pemangku jabatan harus terus meningkatkan profesionalisme dan kredibilitas, serta memitigasi risiko yang ada, sehingga pengadaan yang dilakukan semakin transparan, akuntabel, dan kredibel,” imbuhnya.

Sekda Dewa Indra menambahkan, hadirnya organisasi IFPI sebagai wadah sah bagi pemangku jabatan fungsional pengadaan memegang peran penting dalam membangun profesionalisme, berbagi pengalaman, pengetahuan, serta memberikan proteksi kepada anggotanya.

“Saya melihat ada optimisme bahwa organisasi ini akan terus tumbuh dan perannya semakin kuat. Saya harap organisasi ini dapat membawa pengadaan kita semakin kredibel dan profesional,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPW IFPI Bali, I Made Budi Adiana, menyampaikan bahwa DPW IFPI Bali telah dibentuk dan dikukuhkan pada tahun 2023, dengan anggota ASN Fungsional PBJ sebanyak 224 orang yang tersebar di Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali, dan instansi vertikal di wilayah Bali. IFPI sebagai wadah organisasi profesi fungsional pengadaan barang/jasa pemerintah bertujuan untuk memajukan profesi, meningkatkan kompetensi, karier, wawasan pengadaan, perlindungan profesi, kesejahteraan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Budi Adiana menambahkan bahwa proses transformasi pengadaan merupakan tantangan yang cukup berat dan memerlukan SDM yang mumpuni. Untuk itu, diharapkan kedepannya DPW IFPI Bali dapat mewadahi pengembangan profesionalitas anggota serta senantiasa menjaga integritas dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian Setda Provinsi Bali, I Ketut Adiarsa; Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan LKPP RI yang juga selaku Dewan Pembina IFPI, Dr. Hermawan; Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Ikatan Fungsional Pengadaan Barang/Jasa, Tri Wahyu Widodo; para pengurus dan anggota DPW IFPI Bali; serta undangan lainnya. (ari/tra).

Pj. Gubernur Percaya Pendidikan Jadi Kunci Atasi Kemiskinan

DENPASAR -NEWSINTERMEDIA.COM l   Penjabat Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya, percaya bahwa permasalahan kemiskinan di Bali dapat diselesaikan melalui pendidikan. Hal tersebut ia sampaikan kepada Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Kamala Shirin Lakhdhir, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, Rabu (16/10) siang.

“Kami percaya hanya melalui pendidikan, kemiskinan bisa diselesaikan,” kata Mahendra Jaya.

Sebelumnya, Dubes AS untuk Indonesia, Kamala Shirin, menjelaskan bahwa pada 17 Oktober 2024 mendatang akan dilaksanakan Education USA-Indonesian Fair 2024, yang mempertemukan pelajar-pelajar Indonesia dan Amerika Serikat untuk saling bertukar ilmu dan pengalaman serta membagikan kiat-kiat berkuliah di luar negeri.

“Saya tahu Bapak tertarik, karena saya tahu Bapak benar-benar peduli dengan pendidikan,” ungkap Kamala kepada birokrat asal Desa Temesi, Gianyar, tersebut.

Mahendra Jaya berharap Pemerintah Amerika Serikat dapat membantu Bali dalam bidang pendidikan melalui program beasiswa bagi putra-putri asli Bali. Ia menyampaikan bahwa SDM Bali merupakan SDM yang unggul, tekun, kreatif, serta memiliki inovasi yang tinggi. Hanya saja, banyak yang belum memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik, salah satu penyebabnya adalah kemiskinan.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah membangun SMA/SMK Bali Mandara sebagai sekolah khusus untuk siswa tidak mampu. Sekolah berasrama ini mengumpulkan siswa miskin dari seluruh kabupaten/kota di Bali untuk bersekolah di sana, dan biaya pendidikan mereka ditanggung oleh Pemerintah Daerah.

“Namun, prestasinya luar biasa, banyak yang mendapat beasiswa ke luar negeri. Kami harap Yang Mulia dapat berkunjung ke sana,” jelas Mahendra Jaya.

Selain masalah pendidikan, Kamala Shirin juga menyoroti persoalan pariwisata dan lingkungan di Bali. Ia sangat kagum dengan budaya Bali. Ketika menanyakan kepada warga Amerika yang tinggal dan mendirikan bisnis di Bali, banyak dari mereka yang memutuskan untuk tinggal di Bali karena kagum dengan budaya tersebut. Ia berharap masyarakat Bali, khususnya generasi muda, dapat terus melestarikan budayanya.

Dubes AS untuk Indonesia tersebut juga menyoroti ketergantungan Bali pada sektor pariwisata. Ia mengamati bahwa ketika ada isu tertentu, seperti terorisme, pandemi Covid-19, dan isu lainnya, hal tersebut sangat mempengaruhi perekonomian Bali.

Terkait hal tersebut, Mahendra Jaya menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah belajar banyak dari pandemi Covid-19. Saat ini, Pemerintah Provinsi Bali berupaya melakukan diversifikasi ekonomi dengan tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata, tetapi juga mengembangkan sektor pertanian, industri kreatif, dan UMKM, termasuk mendorong Bali menjadi Digital Hub bagi talenta-talenta muda yang ada.

Koster: Kearifan Lokal Harus Dirawat dan Dilestarikan

0

Koster Hadiri Ngusaba Kelapa Desa Timpag Kerambitan

TABANAN-NEWSINTERMEDIA.COM l Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster diundang menghadiri Karya Ngusaba Kelapa Caru Wraspati Kalpa ring Pura Prajapati Agung Desa Adat Timpag di Desa Adat Timpag, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Rabu 16 Oktober 2024. Hadir juga Calon Wakil Bupati Tabanan Made Dirga, Anggota DPR RI empat periode asal Tabanan Made Urip, Ketua DPRD Tabanan Wayan Arnawa serta para undangan lainnya.

Dalam kesempatan ini, Wayan Koster yang juga Cagub Bali Nomor Urut 2 bersama Giri Prasta (Koster-Giri) mengapresiasi karya upacara ini. Bagi Koster, inilah kearifan lokal yang harus dirawat dan dilestarikan.

“Suatu kehormatan tiang diundang ke sini. Warga juga begitu antusias hadir untuk upacara ini. Jujur, tiyang kaget dan kagum mendengar karya Ngusaba Nyuh (kelapa). Luar biasa, ada odalan khusus kelapa. Inilah kearifan lokal kita yang diwariskan leluhur kita untuk merawat alam kita, ” jelas Koster.

Anggota DPR RI tiga periode (2004-2019) asal Desa Sembiran, Buleleng ini mengatakan, karena pertanian kelapa telah memberikan kesejahteraan dan sumber penghidupan masyarakat di sini. “Leluhur kita mengajarkan, agar jangan hanya mengambil hasil, tapi kita harus mengucapkan bhakti dengan upacara dan karya seperti ini. Supaya alam ini seimbang dan harmonis, ” kata Koster.

Ia menjelaskan, upacara ini sangat istimewa. Karena di tempat lain banyak pertanian pohon kelapa tapi tidak melakukan odalan seperti ini. Di sini sungguh luar biasa.

“Upacara ini harus kita pelihara terus.
Inilah yang tiyang jalankan saat menjadi Gubernur Bali 2018-2023 dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Yaitu menjalankan tatanan kehidupan masyarakat berdasarkan nilai kearifan lokal Bali. Yang dinamai Sad Kerthi. Enam sumber utama kesejahteraan kehidupan manusia dan semua ciptaan Tuhan Yang Maha Esa (Sang Widhi Wasa), ” jelasnya.

Ia menjelaskan, enam Sad Kerthi tersebut yakni Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi. “Semuanya dimulaikan dan diharmoniskan untuk menjaga alam tetap lestari dan memberikan sumber kehidupan bagi masyarakat, ” katanya.

Koster begitu konsen dengan seni budaya, tradisi, adat, agama dan kearifan lokal selama memimpin Bali. Sejumlah regulasi dan programnya berpihak ke alam, budaya dan krama Bali. “Upacara ini harus terus dijalankan, agar terus hidup sepanjang masa bisa diwariskan masa mendatang kepada anak cucu. Agar tetap survive, eksis, sejahtera secara sekala dan niskala, ” tegasnya.

Menurut Koster, luar biasa ajaran leluhur di Bali, untuk itu krama Bali harus menjaga dan melestarikannya demi menyeimbangkan kehidupan alam, manusia, dan budaya Bali. “Astungkara terus dijalankan seperti ini karena menjadi kebanggaan kita, dan demi membalut pariwisata Bali, ” katanya. (*)

Koster-Giri Tak Main-main, Siapakan  Dana 30 M Bangun Pabrik MRMP

TABANAN-NEWSINTERMEDIA.COM l Paslon Gubernur dan wakil Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) akan menyiapkan dana sebesar Rp 30 M untuk membangun Modern Rice Milling Plant (MRMP) di Kabupaten Tabanan.

Koster-Giri memprioritaskan Tabanan menjadi lumbung pangannya Bali. Dengan penghasilan pertanian terbesar di Bali, Tabanan akan menjadi kekuatan Pulau Dewata berdaulat pangan. Komitmen ini akan direalisasikan Koster-Giri setelah kembali mendapatkan mandat memimpin Bali dari krama Bali pada 27 November 2024.

Wayan Koster mengatakan akan menerapkan
Peraturan Gubernur Bali (Pergub Bali), nomor 99 tahun 2018 tentang pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian , perikanan dan industri lokal Bali, agar para petani di Tabanan mendapatkan harga jual yang layak.

“Tiang akan memprioritaskan proses gabah menjadi beras di Tabanan, akan beri peralatan (MRMP) untuk mengolah gabah jadi beras agar gabah tak dijual petani ke luar. Tapi diolah di Tabanan, ” tegas Wayan Koster di Kerambitan Tabanan, Rabu 16 Oktober 2024.

Gubernur Bali 2018-2023 ini mengaku telah mengkalkulasi estimasi biaya yang dibutuhkan untuk membangun pabrik pengolahan gabah hasil panen dengan teknologi modern di Kabupaten Tabanan.

“Tiang hitung kira-kira membutuhkan Rp 30 M, itu nanti akan tiang perjuangankan langsung supaya, gabah diolah di sini (Tabanan) menjadi beras, dan dijual untuk masyarakat Bali dan masuk ke hotel dan restoran di seluruh Bali, ” jelas Koster.

Pria asal Sembiran ini prihatin karena petani menjual gabahnya ke luar, kemudian kembali membeli beras dari luar Bali untuk dikonsumsi di Bali. “Sekarang gabah di jual ke tempat lain kemudian kita beli beras. Rugi kita. Jual gabah beli beras, nilai ekonominya hilang, ” jelasnya.

Untuk itulah, Koster-Giri terpanggil ingin menyelesaikan persoalan ini. Salah satunya akan membantu permodalan untuk para petani. Koster-Giri ingin agar petani Bali bangga menjadi petani.

“Nanti kami akan bantu modal gabah di awal untuk petani. Agar petani tak buru-buru jual gabahnya. Kemudian harga gabahnya akan kita patok dengan harga beli diatas 20 persen dari biaya produksi petani, ” katanya.

Konsep brilian ini menurut Koster-Giri, bisa menguntungkan para petani. Apalagi, saat ini para petani, nelayan, dan pelaku industri lokal Bali diproteksi dan didukung oleh Peraturan Gubernur Bali (Pergub Bali), nomor 99 tahun 2018 , tentang pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian , perikanan dan industri lokal Bali. “Semua ini kami lakukan agar petani di Tabanan bisa menikmati harga yang baik setelah panen, ” katanya.

Untuk diketahui, pabrik yang mengolah gabah menjadi beras yang dimaksud adalah modern rice milling plant (MRMP). MRMP merupakan fasilitas pengolahan gabah hasil panen yang menggunakan teknologi modern.

MRMP dilengkapi dengan mesin pengering dan mesin konversi gabah menjadi beras (RMU). MRMP bertujuan untuk: Menurunkan susut pascapanen, Meningkatkan kuantitas serapan gabah, Meningkatkan hasil panen gabah, dan membuat beras bertahan lebih lama.

MRMP terdiri dari mesin pengering (dryer), unit penggilingan padi (RMU) sebagai mesin konversi gabah menjadi beras dengan dilengkapi teknologi penyortir warna (color sorter).(*)

Koster dan Pengelingsir Puri Jalan Kaki dari Puri Mengwi ke Pura Taman Ayun

0

 

Pedagang Sate Serukan Koster Lanjutkan dan Maju Terus

BADUNG- NEWSINTERMEDIA.COM l Cagub Bali Nomor 2 Paket Koster-Giri, Wayan Koster berkunjung ke Puri Ageng Mengwi, Selasa 15 Oktober 2024 sore. Saat itu, Koster bersama Ketua tim pemenangan Koster-Giri Provinsi Bali IGN Kesuma Kelakan (Alit Kelakan) diterima langsung oleh Penglingsir Puri Ageng Mengwi, Anak Agung Gde Agung bekerja keluarga besar Puri.

Kurang lebih dua jam Gubernur Bali 2018-2023 dan tim berada Bale Sumanggen Puri Ageng Mengwi, berdiskusi bersama keluarga Puri Ageng . Selain Koster dan Ketua tim pemenangan, hadir pula pengurus PDI Perjuangan yang juga Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack, dan Anggota DPRD Badung dari PDI Perjuangan Badung, Nyoman Satria.

Setelah dua jam berdiskusi, selanjutnya Penglengsir Puri Ageng Mengwi beserta keluarga besar mengajak Wayan Koster beserta tim Koster-Giri mengikuti persembahyangan di Pura Taman Ayun.

Menarik disimak moment ini. Karena situasi pura yang padat pemedek, Ida Agung Gde Agung mengajak Koster dan rombongan berjalan kaki dari Puri ke Pura. Kendaraan rombongan dan keluarga tetap diparkir di halaman Puri.

Sepanjang jalan menuju Pura, Koster ditemani Ida Agung Gde Agung. Para pedagang antusias melihat kedua tokoh. Bahkan, terdengar suara dukungan dari para pedagang sate babi. Pekikan terdengar yang berbunyi, lanjutkan perjuangan Pak (Koster). Maju terus, begitu seruannya. Koster mendekati para pedagang dan memberi salam dengan menyatukan kedua telapak, kemudian menunjukkan simbol dua jari.

Selain itu, Koster juga memberi salam kepada para pemedek yang berpapasan saat masuk ke area Pura. Pria asal Sembiran ini juga melayani permintaan foto dan selfie. “Ada Pak Koster, boleh minta foto Pak, ” kata seorang pemedek bersama anak dan istrinya.

Pria asal Sembiran ini dengan senang hati melayani permintaan pemedek. Koster meminta izin ke Penglingsir Puri Ageng Mengwi Anak Agung Gde Agung, untuk melayani warganya. Dalam kesempatan ini, hadir juga juga pasangan calon Bupati Badung Nomor 2 Adi Arnawa dan Bagus Alit Sucipta (Adi-Cipta).

Setelah persembahyangan, tim Koster-Giri dan Adi-Cipta dijamu makan oleh keluarga Puri di salah satu area Pura. Setelah itu, rombongan pamit meninggalkan Pura dan Puri. Untuk diketahui, Paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) akan maju pada Pilkada Serentak, Rabu 27 November 2024.

Koster-Giri memohon doa, dukungan dan restu dari seluruh krama Bali. Koster meminta krama Bali tetap menjaga kesehatan dan datang ke Tempat Pemungutan Suara (Tps) pada hari H. Koster-Giri berkomitmen melanjutkan semua program pembangunan yang telah dilakukan dan sementara berjalan akan dituntaskan.

Koster merupakan Gubernur Bali periode 2018-2023, yang telah membangun sejumlah karya monumental seperti pelabuhan Segitiga Emas (Sanur, Nusa Penida dan Ceningan), shortcut Singaraja-Mengi, Turyapada Tower, Pusat Kebudayaan Bali, Penataan Pura Agung Besakih dan masih banyak lagi. Krama Bali telah merasakan dampak karya Wayan Koster.

Sementara Giri Prasta, Bupati Badung dua periode (2016-2021, 2021-2025) terkenal dengan bupati bares (suka memberi/baik hati). Ia berhasil melakukan pemerataan pembangunan Bali dan melestarikan budaya, seni, tradisi, agama dan kearifan lokal Bali melalui program jitu Badung Angelus Buana. (*)

Wayan Koster Disambut Hangat Keluarga Puri Ageng Mengwi ‘Bahas Bali Terkini’

0

Wayan Koster Berkunjung ke Keluarga Puri Ageng Mengwi

Cagub Bali Nomor 2 Wayan Koster yang berpasangan dengan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri), ketika berkunjung ke Puri Ageng Mengwi Selasa 15 Oktober 2024. Koster dan tim diterima langsung Penglingsir Puri Ageng Mengwi, Anak Agung Gde Agung dan keluarga puri.

MENGWI – NEWSINTERMEDIA.COM l Calon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan tim Koster-Giri disambut hangat penuh kekeluargaan oleh Penglingsir Puri Ageng Mengwi Anak Agung Gde Agung beserta kelurga Puri, di Mengwi, Badung, Selasa (15/10) kemarin.

Wayan Koster yang juga Gubernur Bali 2018-2023 didampingi Ketua Tim Pemenangam Koster-Giri Provinsi Bali IGN Kusuma Kelakan (Alit Kelakan). Tampak Anak Agung Gde Agung yang juga mantan Bupati Badung dua periode ini mengajak Wayan Koster berkeliling Puri Mengwi sembari memperkenalkan sejumlah bangunan bersejarah di salah satu bekas kerajaan terkuat di Pulau Dewata tersebut. “Semua bangunan di sini masih menggunakan atap dari abengan,” tuturnya.

Selain itu, Anak Agung Gde Agung juga menunjukan lokasi bangunan kamar tempat peristirahatnya. Anak Agung Gde Agung juga menjelaskan bahwa sebagian lahan puri seluas 18 are dipinjam pakai secara percuma untuk Pasar Adat Mengwi. “Untuk menghidupkan UMKM dan ekonomi kerakyatan di desa,” terang Bupati Badung Dua Dua Periode (2005-2015).

Setelah itu, Calon Gubernur Wayan Koster yang diusung PDI Perjuangan ini disambut pula oleh istri dari Anak Agung Gde Agung. Koster dan Ketua Tim Koster-Giri diterima di Bale Sumanggen Puri Ageng Mengwi. Tampak perbincangan penuh keakraban disertai tawa lepas diantara kedua tokoh tersebut.

Wayan Koster pun menanyakan tentang kesehatan mantan Anggota DPD RI dan semua anggota Puri. “Sudah 75 tahun tetap kelihatan bugar,” ujar Koster.

Koster dan Alit Kelakan tiba di Puri Ageng Mengwi pukul 18.00 WITA. Diskusi penuh kekeluargaan antara kedua tokoh Bali ini berlangsung hingga pukul 20.00 WITA. Sekitar dua jam lamanya, mereka bertukar pikiran tentang sejumlah kondisi dan situasi terkini Bali jelang Pilkada Serentak Bali, Rabu 27 November 2024. Banyak pesan disampaikan langsung kepada Koster dan tim.

Keakraban sangat terlihat dengan sajian makanan dan minuman tradisional berupa kacang rebus, pisang kepok, kacang edamame, dan kopi Bali. Sebagai Gubernur Bali 2018-2023, Koster juga diharapkan tetap menjaga dan melestarikan adat, seni budaya, tradisi dan kearifan lokal di Bali seperti yang selama ini dijalankan Puri Ageng Mengwi.

Hadir juga pengurus PDI Perjuangan yang juga Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack, Anggota DPRD Badung dari PDI Perjuangan Badung, Nyoman Satria.

Setelah dua jam berdiskusi, selanjutnya Penglingsir Puri Ageng Mengwi beserta keluarga besar mengajak Cagub Bali Nomor 2 Wayan Koster beserta tim Koster-Giri mengikuti persembahyangan di Pura Taman Ayun.

Menarik disimak moment ini. Karena situasi pura yang padat pemedek, Agung Gde Agung mengajak Wayan Koster dan rombongan berjalan kaki dari Puri ke Pura. Kendaraan rombongan dan keluarga tetap diparkir di halaman Puri.

Sepanjang jalan menuju Pura, Koster ditemani Agung Gde Agung. Para pedagang antusias melihat kedua tokoh. Bahkan, terdengar suara dukungan dari para pedagang sate babi. Pekikan terdengar yang berbunyi, lanjutkan perjuangan Pak (Koster). Maju terus, begitu seruannya. Koster mendekati para pedagang dan memberi salam dengan menyatukan kedua telapak, kemudian menunjukkan simbol dua jari.

Selain itu, Koster juga memberi salam kepada para pemedek yang berpapasan saat masuk ke area Pura. Pria asal Sembiran ini juga melayani permintaan foto dan selfie. Hadir juga pasangan calon Bupati Badung Nomor 2 Adi Arnawa dan Bagus Alit Sucipta (Adi-Cipta). Setelah persembahyangan, tim Koster-Giri dan Adi-Cipta dijamu makan oleh keluarga Puri di salah satu area Pura Taman Ayun. Setelah itu, rombongan meninggalkan Pura dan Puri. (*)