Info Bali Seputar Desa Binaan, Operasi Gratis dan Olahraga Orhiba

TP PKK Bali Pilih Desa Temesi Gianyar Jadi Desa Binaan

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l  Penjabat (Pj) Gubernur Bali, S. M. Mahendra Jaya, menyatakan apresiasinya kepada Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Bali karena memilih Desa Temesi di Gianyar sebagai Model Desa Binaan. Mahendra Jaya berharap desa yang selama ini dikenal sebagai tempat pembuangan sampah akan berubah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Bali.

Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe!

“Program PKK harus menjadi prioritas, karena PKK tumbuh dari masyarakat dan bertujuan menciptakan keluarga yang mandiri serta sejahtera,” ungkap Mahendra Jaya saat menghadiri Rapat Koordinasi Peresmian Model Desa Binaan TP PKK Provinsi Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (18/10).

Mahendra Jaya menyoroti berbagai potensi wisata di Desa Temesi, seperti Air Terjun Temesi dan Taman Baginda, yang siap dikembangkan. Ia juga memuji mural-mural yang menghiasi jalan desa, yang menurutnya akan menambah daya tarik wisatawan.

“Dengan adanya program seperti Telajakan Bersemi dan Aku Hatinya PKK, serta Program Desa Peduli Gigi, saya yakin Desa Temesi akan semakin dikenal, tidak hanya sebagai tempat pembuangan sampah, tapi juga sebagai desa wisata,” tegas Mahendra Jaya.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya, dalam kesempatan yang sama, melaporkan persiapan peresmian Desa Temesi sebagai Model Desa Binaan. Peresmian ini akan berlangsung pada 25 Oktober 2024, yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah Kabupaten Gianyar dan perangkat desa setempat.

Selain itu, TP PKK juga akan mengadakan lomba pemanfaatan pekarangan bertajuk ‘Aku Hatinya PKK’ dan lomba Keluarga Gigi Sehat, yang akan berlangsung pada 21-23 Oktober 2024.

Dengan berbagai program yang diusung oleh TP PKK Provinsi Bali, Desa Temesi diharapkan dapat menjadi contoh desa mandiri dan sejahtera. Mahendra Jaya berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Temesi sekaligus mendongkrak sektor pariwisata Gianyar. (Kar/tra).

RS Mata Bali Mandara Layani 75 Pasien Operasi Katarak Gratis

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Katarak adalah kondisi medis yang menjadi penyebab utama kebutaan di seluruh dunia. Sering kali katarak disebabkan oleh faktor usia. Lebih dari 150 ribu penderita katarak per tahun memerlukan penanganan agar tidak memengaruhi kualitas hidup dan pekerjaan setiap individu. Hal ini menjadi pertimbangan utama bagi PERDAMI (Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia) untuk memberikan layanan operasi katarak gratis kepada masyarakat Bali secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini kami lakukan secara berkelanjutan, bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah di masing-masing kabupaten/kota untuk melakukan skrining terhadap para lanjut usia yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak,” ungkap Ketua PERDAMI Cabang Bali, dr. Cokorda Istri Dewiyani Pemayun, di RS Mata Bali Mandara, Sabtu (19/10).

Ia menambahkan, “Kegiatan operasi katarak gratis ini terus kami lakukan setiap bulan, jumlahnya bervariasi, kadang 10 pasien, 20 pasien, atau lebih. Namun, kali ini kami khusus memberikan layanan operasi katarak gratis kepada 100 pasien. Meskipun saat ini baru 75 pasien yang lolos skrining, 25 sisanya akan tetap kami layani pada tahap selanjutnya di RS Mata Bali Mandara, karena rumah sakit ini memiliki sarana dan prasarana penunjang yang lengkap,” tegasnya.

Operasi katarak gratis ini terselenggara berkat kerja sama antara RS Mata Bali Mandara, PERDAMI Cabang Bali, dan PT Erlangga Edi Laboratories. Hingga saat ini, katarak masih menjadi penyebab utama kebutaan dan penurunan berat penglihatan (severe visual impairment) berdasarkan hasil survei di 15 provinsi di Indonesia, termasuk Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dalam sambutannya yang dibacakan oleh dr. Putu Ayu Widiastuti, Wakil Direktur Administrasi dan Sumber Daya RS Mata Bali Mandara, menyampaikan bahwa sudah menjadi tugas para tenaga medis untuk menurunkan angka katarak sebagai penyebab gangguan penglihatan berat tersebut. Pemerintah tidak dapat bekerja secara maksimal tanpa dukungan berbagai pihak, sehingga pihaknya menyampaikan apresiasi tinggi kepada PERDAMI atas terselenggaranya kegiatan sosial ini.

Ia juga menambahkan bahwa sebagai tenaga medis dan tenaga kesehatan, adalah kebahagiaan tersendiri jika dapat melakukan kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Mata adalah jendela hati, artinya mata merupakan organ pertama yang merespons segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita, lalu mengolahnya menjadi informasi, dan memperlihatkan bagaimana reaksi kita terhadap situasi tersebut.

Mata juga merupakan jendela dunia, yang menandakan bahwa tanpa fungsi mata yang baik, kita tidak dapat melihat dunia dan segala isinya. Betapa pentingnya peran mata bagi manusia, sehingga perhatian yang diberikan oleh PERDAMI sangat besar, menjadikan kegiatan bakti sosial operasi ini anugerah bagi masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk menjalani operasi katarak.

Dengan mengusung tagline “Melihat adalah Anugerah”, Gebyar 100 Operasi Katarak Gratis ini dilaksanakan dalam rangka peringatan World Sight Day 2024 di Rumah Sakit Mata Bali Mandara. Pasien yang mendapat kesempatan layanan operasi katarak gratis ini adalah mereka yang tidak terdaftar atau tidak memiliki BPJS atau asuransi, serta telah mendaftar dan menjalani skrining pada Agustus–September 2024 lalu. (Tutt/tra).

Pj. Gubernur Bali Inisiasi Olahraga Orhiba Bersama Pimpinan PD

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menginisiasi kegiatan olahraga bagi Pimpinan Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang dipusatkan di halaman Jaya Sabha, Denpasar, Jumat (18/10).

Jenis olahraga yang dipilih adalah Orhiba, singkatan dari Olahraga Hidup Baru, yaitu olahraga yang bertujuan untuk hidup sehat dan memiliki mental yang kuat. Olahraga ini dilakukan dengan gerakan sederhana yang berfokus pada perputaran tangan dan pengaturan napas.

S. M. Mahendra Jaya menjelaskan bahwa ketertarikannya terhadap Orhiba dimulai saat masa kanak-kanak, ketika ia menyaksikan orang tuanya mengikuti olahraga serupa. Saat ini, meskipun usianya tak lagi muda, ia tetap ingin menjaga kesehatan jasmani melalui olahraga yang tidak terlalu berat. Maka, dipilihlah Orhiba, karena sangat mudah dilakukan dan sangat bermanfaat bagi tubuh.

“Olahraga ini sangat sederhana dan murah karena tidak memerlukan alat khusus, bisa dilakukan di mana dan kapan saja, serta cocok untuk semua usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Namun, sangat bermanfaat bagi kesehatan karena dapat membantu tubuh menerima energi lebih besar, menjaga keseimbangan pikiran dan jiwa, serta membantu pemulihan fungsi tubuh,” ujar Pj. Gubernur Bali.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan olahraga Orhiba ini dapat membumi di Bali, dimulai dari jajaran Pimpinan PD Pemprov Bali. Oleh karena itu, Pj. Gubernur Bali pun berencana mengagendakan olahraga ini agar dapat digelar secara rutin.

“Terkadang, orang lebih mencintai barang yang mereka miliki daripada kesehatannya. Padahal, kesehatan sangat penting, karena fisik yang sehat akan menunjang kinerja kita. Tujuan dari Orhiba adalah untuk hidup sehat, memiliki mental yang kuat, dan berperilaku sesuai dengan ajaran agama masing-masing,” pungkasnya.

Kegiatan olahraga ini juga diikuti oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali drg. Ny. Ida Mahendra Jaya, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, serta anggota perkumpulan Orhiba. (dwi/tra).