Pemkot Denpasar Ganti Lampu Penerangan Jalan Dengan LED
DENPASAR-NEWSINTERMEIDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan perbaikan dan penggantian lampu penerangan jalan umum (LPJU) di 108 titik yang tersebar di berbagai wilayah Kota Denpasar. Pergantian ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menciptakan penerangan jalan yang optimal guna mencegah terjadinya aksi kriminalitas dan memberikan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi masyarakat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Kadis Perhubungan Kota Denpasar Ketut Sriawan saat dikonfirmasi Kamis (8/5) mengatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Walikota dan Wakil Walikota Denpasar sebagai antisipasi dan upaya meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat, terutama dalam mengantisipasi potensi tindak kriminal di malam hari.
Sriawan menyatakan bahwa lampu konvensional yang sudah mengalami kerusakan diganti dengan lampu LED. Pengantian itu dilakukan karena LED memiliki pencahayaan yang lebih terang dan efisiensi energi yang lebih baik. “Lampu konvensional yang rusak diganti LED karena lebih terang dan lebih hemat,” ungkap Sriawan.
Adapun titik-titik yang mengalami perbaikan dan penggantian meliputi kawasan Renon, seperti Jalan Basuki Rahmat, Jalan Juanda, Jalan Kusuma Atmaja, Bundaran Renon ke arah Raya Puputan ke barat, Bundaran Ubung, serta beberapa simpang lainnya di wilayah Kota Denpasar.
Sriawan mengajak masyarakat yang mengetahui adanya lampu jalan yang rusak atau padam dapat melaporkan melalui Pengaduan Rakyat Online (Pro) Denpasar Plus maupun kepada Perbekel dan Lurah di masing masing wilayah. Petugas Dishub akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi dan melakukan perbaikan.
“Kami mengharapkan kerjasama masyarakat untuk turut menjaga serta melaporkan jika menemukan LPJU yang padam ke Pro Denpasar. Kedepan Dishub Kota Denpasar juga akan lebih dan terus memantapkan pelayanan APJ Kota Denpasar,” ujar Sriawan. (Ayu/tra).
Pemkot Denpasar Siap Bersinergi Wujudkan Pendidikan Bermutu
DENPASAR-NEWSINTERMEIDIA.COM || Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI memberikan apresiasi atas gelaran Denpasar Education Festival (DEF) yang dirangkaikan dengan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025. Ajang ini menjadi bukti positif Pemerintah Kota Denpasar berhasil memadukan berbagai elemen pendidikan secara berkelanjutan. Demikian diungkapkan saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti yang didampingi Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri Puncak Acara DEF di Gedung Dharma Negara Alaya Kota Denpasar Kamis (8/5) kemarin.
Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti menghadiri Puncak Acara DEF di Gedung Dharma Negara Alaya Kota Denpasar Kamis (8/5) kemarin.
Pelaksanaan DEF Tahun 2025 ini juga dirangkaikan dengan berbagai agenda utama. Yakni Senam Anak Indonesia Hebat bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Penyerahan Majalah Widya Catha, Peluncuran Aplikasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) serta Peluncuran Aplikasi School Id dari Telkomsel. Dalam kesempatan tersebut juga turut digelar beragam pementasan kreativitas pelajar, dan apresiasi insan pendidikan Kota Denpasar.
Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti dalam sambutannya mengatakan bahwa Denpasar Education Festival (DEF) Tahun 2025 merupakan bukti nyata bahwa pusat pendidikan berlangsung baik. Hal ini merupakan sebuah ekosistem untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
“Tantangan pendidikan kedepan sangatlah kompleks. Ada banyak sekali perubahan dalam berbagai aspek kehidupan.Maka dalam era disrupsi saat ini, kita memerlukan generasi yang kuat, tangguh dan beradaptasi dengan berbagai macam perubahan,” ujarnya.
Dikatakannya, generasi yang kuat, tangguh dan beradaptasi dengan berbagai macam perubahan dengan memiliki sedikitnya empat kekuatan, yakni kekuatan jasmani, kekuatan intelektual, kekuatan sepiritual dan kekuatan moral. Hal inilah yang menjadi poin penting pelaksanaan Denpasar Education Festival ini.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Denpasar serta Disdikpora Denpasar dengan inovasinya dapat mendukung kemajuan pendidikan di Kota Denpasar. Dan telah melakukan terobosan yang inspiratif untuk pendidikan Indonesia yang lebih maju, saya optimis melihat pendidikan Indonesia dari Denpasar ini, dimana kekuatan Jasmani, Intelektual, sepiritual dan moral bisa dikemas menjadi satu,” ujarnya.
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan terima kasih atas kehadiran Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti di Kota Denpasar. Sebagai kota budaya dan kota kreatif, Denpasar senantiasa menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Dimana, secara berkelanjutan Pemerintah Kota Denpasar siap membangun sinergitas dalam mendukung terwujudnya pendidikan bermutu dan berkualitas di Indonesia. “Kami terus berupaya mendukung kebijakan kementerian pendidikan, sekaligus menghadirkan berbagai inovasi daerah yang berakar pada kearifan lokal Bali,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, upaya pembangunan manusia di Kota Denpasar menunjukkan capaian yang membanggakan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Denpasar Tahun 2024 mencapai 85,11 yang melampaui rata-rata Provinsi Bali maupun Nasional. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi berlangsung dengan selaras dan berkelanjutan.
Ditambahkannya, berdasarkan portal data pendidikan, Kota Denpasar saat ini memiliki 944 satuan pendidikan aktif untuk seluruh jenjang pendidikan, terdiri dari 211 sekolah negeri dan 733 sekolah swasta. Dari jumlah tersebut, satuan pendidikan yang menjadi kewenanga…
Ny. Antari; TP PKK Siap Dukung Pembangunan Kota Denpasar
SURABAYA -NEWSINTERMEIDIA.COM || Kegiatan Ladies Program bertajuk “Dari Perempuan Untuk Negeri” dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII APEKSI dilangsungkan di Ballroom Hotel Sheraton, Surabaya, Kamis (8/5). Hadir dalam acara itu Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama 97 orang Ketua TP PKK Kota seluruh Indonesia.
Selain diisi dengan rangkaian diskusi dan pembahasan mengenai program Posyandu penguatan promosi branding batik daerah, dan program kreativitas pemberdayaan masyarakat lainnya, Ladies Program ini juga dirangkaikan dengan Fashion Show Wastra Nusantara yang dibawakan oleh Ketua TP PKK seluruh anggota APEKSI, dengan mengusung tema Pesona Etnik Nusantara.
Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara didampingi Istri Wakil Walikota Denpasar yang juga Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut mengenakan Wastra khas yang dibuat menjadi Kimono Endek Bali, bermotif Bunga Jempiring sebagai identitas Kota Denpasar rancangan Desainer Lokal Taksu Bali.
“Kegiatan Ladies Program yang merupakan agenda rutin dalam setiap Munas APEKSI, adalah ruang berbagi pengalaman dan juga bertukar ide inovasi terkait dengan aneka program, baik Posyandu, pencegahan stunting, promosi UMKM, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Ny. Antari Jaya Negara.
Selanjutnya, Ny. Antari Jaya Negara berharap dari kegiatan ini, akan muncul inspirasi agar terus dapat memberikan sumbangsih bagi pembangunan kota. Terutama dalam hal pemberdayaan masyarakat, program TP PKK, Posyandu, pencegahan stunting dan lainnya. “TP PKK Kota Denpasar siap untuk bermitra dengan pemerintah dan stakeholder lainnya, untuk ikut mendukung pembangunan masyarakat,” ungkap Ny. Antari Jaya Negara lagi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Surabaya, Ny. Rini Indriyani Eri Cahyadi sedalam sambutannya mengungkapkan ucapan terimakasih atas partisipasi seluruh Ketua TP PKK Kota yang telah hadir dalam kegiatan ini. Ny. Rini Indriyani juga mengajak untuk meningkatkan kolaborasi demi memperkuat sinergi antara anggota APEKSI agar dapat terus mendukung program pembangunan dan juga menjadi mitra bagi pemerintah kota.
“Saya yakin dengan kolaborasi yang kuat maka seluruh program untuk mendukung pembangunan kota. Maka melalui kegiatan ini, saya mengajak mari wujudkan Dari Perempuan Untuk Negeri untuk mewujudkan Indonesia Hebat,” ungkap Ny. Rini Indriyani Eri Cahyadi.
Sementara itu, Direktur Fasilitasi Kerjasama, Lembaga Pemerintahan Desa, dan Badan Permusyawaratan Desa pada Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri, Dr. Ir. Zanariah, M.Si yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan, para istri kepala daerah memiliki peran penting dalam sinergitas keberhasilan pemberdayaan masyarakat dan juga pembangunan kota.
“Peran Istri Kepala Daerah dalam program pemberdayaan masyarakat sangat penting. Untuk itu, dalam upaya mensukseskan program yang ada, baik itu PKK maupun Posyandu, hendaknya kolaborasi diperkuat. Apalagi saat ini dalam Posyandu telah diterapkan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang betul betul harus mendapatkan dukungan dari seluruh elemen di pemerintahan daerah,” terang Zanariah. (Win/TRA)










