Info Denpasar Soal Village Festival, Korupsi, Museum Digital dan Bunda Pa

Pasikian Yowana Desa Adat Pedungan

Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe!

NEWSINTERMEDIA.COM ll DENPASAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar mendukung pelaksanaan Pedungan Village Festival ke-2 Tahun 2025 yang mengangkat tema “Pandea Aji Paduwungan”. Dukungan tersebut terungkap saat Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima audiensi Pasikian Yowana Desa Adat Pedungan serta Panitia Pedungan Village Festival ke- 2 Tahun 2025 di Kantor Walikota Denpasar pada Rabu (24/7).

Wawali Arya Wibawa mengharapkan kegiatan tersebut dapat menjadi tempat menyalurkan kreativitas anak muda terutama dalam pengembangan seni, budaya untuk membangkitkan perekonomian serta menjadi wahana hiburan bagi masyarakat Kota Denpasar, khususnya masyarakat Pedungan.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan Pedungan Village Festival dengan berbagai kegiatan dalam meningkatkan kreativitas insan muda khususnya di wilayah Pedungan,”

Sementara itu Ketua Panitia Pedungan Festival, I Made Angga Arwata Kusuma Jaya menyampaikan pelaksanaan Pedungan Festival Tahun 2025 mengusung tema ”Pandea Aji Paduwungan”. Festival kepemudaan yang mengemas aktivitas kebudayaan, pemberdayaan UMKM dan parade musik guna menghibur masyarakat, Ini merupakan Festival budaya yang
diselenggarakan oleh Pasikian Yowana Desa Adat Pedungan dan Karang Taruna Dharma Bhakti kelurahan Pedungan. Berpagungkan pada Eksistensi Ekonomi Kreatif berbasis Budaya Desa Adat Pedungan.

“Pedungan Festival diselenggarakan pada tanggal 22 hingga 23 Agustus 2025, yang akan diisi dengan hiburan, kuliner, dan fashion yang berbalut dengan nuansa seni dan budaya. Momen Pedungan Festival yang juga akan diisi dengan lomba busana adat, lomba gebogan, lomba ngelawar, yang melibatkan seluruh komponen masyarakat se desa adat pedungan. Disamping itu terdapat juga lomba bapang barong dan makendang tunggal untuk umum, lomba tari bali untuk umum, serta lomba mancing.” ujarnya. (Way/Tra)

Program Pencegahan Korupsi, Pemkot Denpasar Lakukan Konsultasi ke KPK RI

NEWSINTERMEDIA.COM ll JAKARTA –
Guna memantapkan dan meningkatkan program pencegahan korupsi tahun 2025 di Kota Denpasar, khususnya dalam program Survei Penilaian Integritas (SPI) Kota Denpasar, Pendidikan, MCSP, dan Kota Antikorupsi, Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan koordinasi dan konsultasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, yang dilaksanakan di kantor setempat, Kamis (24/7).

Koordinasi dan konsultasi dipimpin langsung Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana didampingi Kepala Inspektorat Kota Denpasar, Putu Naning Djayaningsih itu, diterima langsung Kasatgas Korsup Wilayah V.2 Nurul Ichsan Al Huda beserta jajaran.

Sekda Alit Wiradana menyampaikan terima kasih atas kesediaan waktu dan ruang yang diberikan kepada Pemerintah Kota Denpasar untuk berdiskusi dan berkonsultasi langsung terkait pelaksanaan program-program strategis nasional yang menjadi perhatian k
bersama, khususnya dalam penguatan integritas dan tata kelola pemerintahan daerah.

“Kami ucapkan terima kasih kepada KPK RI atas arahan serta bimbingannya dalam membangun budaya anti korupsi dan penguatan sistem anti korupsi sehingga capaian MCP Pemkot Denpasar semakin baik dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Alit Wiradana juga berkeyakinan melalui koordinasi dan konsultasi ini, permasalahan yang disampaikan ke KPK RI dapat memperbaiki dan meningkatkan tata kelola pemerintahan di Kota Denpasar. Berbagai rekomendasi akan ditindaklanjuti sesuai arahan KPK RI, sehingga permasalahan yang terjadi dapat terselesaikan dengan baik.

Keikutsertaan Instansi Vertikal terkait, sesuai kewenangan masing-masing, diharapkan akan dapat mempercepat penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh Kota Denpasar.

“Harapan kami, melalui konsultasi ini, Pemkot Denpasar dapat mengambil langkah-langkah perbaikan yang tepat, terukur, dan sejalan dengan semangat pencegahan korupsi yang selama ini digaungkan oleh KPK,” ujarnya.

Sementara Kasatgas Korsup Wilayah V.2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda menyambut baik langkah Pemkot Denpasar yang terus berkonsultasi dan komunikasi dengan KPK RI. Ini merupakan bentuk sinergi di dalam menyelesaikan kendala dan permasalahan yang ada.

“Tentunya dengan rakor ini kita berbagai kendala yang telah disampaikan bisa terselesaikan. Sehingga nantinya kami harapkan skor yang sudah diraih Denpasar jangan sampai turun, mengingat semangat yang ditunjukan sudah sangat jelas dan sejalan dengan KPK,” katanya. (Eka/Tra).

Pemkot Denpasar Luncurkan Museum Digital “Gitamu Gaya”

NEWSINTERMEDIA.COM ll DENPASAR –
Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan meluncurkan inovasi museum digital bertajuk “Digitalisasi Museum Cagar Budaya (Gitamu Gaya)”, yang ditujukan guna mempermudah akses literasi masyarakat terkait dengan cagar budaya dan warisan kepurbakalaan di Kota Denpasar.



Hal ini disampaikan, Kepala Bidang Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Ni Wayan Sriwitari yang juga merupakan penggagas produk inovasi tersebut, di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Kamis (24/7).

Dalam keterangannya, Ni Wayan Sriwitari mengatakan, ide pembuatan museum digital Gitamu Gaya sendiri muncul dari kondisi ketiadaan museum yang dimiliki Pemerintah Kota Denpasar saat ini, baik yang bersifat fisik maupun non fisik. Sedangkan di sisi lain, Kota Denpasar sendiri memiliki banyak cagar budaya bersejarah yang tersebar di hampir seluruh empat wilayah kecamatan.

“Berangkat dari hal tersebut, maka inisiatif untuk dapat memunculkan inovasi digitalisasi museum, lahir sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan literasi dan pengetahuan masyarakat tentang cagar budaya di Kota Denpasar,” ujarnya.

Selanjutnya, Sriwitari juga memaparkan, Gitamu Gaya yang juga adalah produk inovasi dalam proyek perubahan Diklat Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2025 itu, diharapkan pula akan menjadi media pelestarian, edukasi dan promosi budaya lokal yang sarat informasi serta mudah diakses oleh masyarakat.

Untuk dapat mengunjungi museum digital tersebut, Sriwitari menyebutkan m, masyarakat bisa langsung mengakses melalui website www.kebudayaan.denpasarkota.go.id.
Setidaknya lebih dari 10 cagar budaya di Kota Denpasar telah masuk di dalam laman digital tersebut. Beragam informasi seputar sejarah cagar budaya, tahun pembuatan, fungsi bangunan, hingga komposisi material bangunan cagar budaya disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat.

“Di dalam website tersebut nanti terdapat beberapa fitur yang memuat banyak informasi tentang cagar budaya, di masing-masing wilayah kecamatan. Salah satu contoh adalah, cagar budaya Pura Puseh Desa Adat Tonja, Kori Agung, dan lainnya,” ungkap Sriwitari lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara di lokasi yang sama menyampaikan apresiasinya atas produk inovasi museum digital Gitamu Gaya ini. Ia berharap, inovasi ini mampu menciptakan ekosistem digital budaya yang inklusif dan berkelanjutan, yang dapat meningkatkan literasi budaya, memperluas akses informasi budaya kepada publik, serta mendorong keterlibatan generasi muda dan dunia pendidikan.

“Semoga dengan adanya inovasi ini, aksesibilitas daya tarik, dan keterlibatan masyarakat khususnya generasi muda terhadap pelestarian warisan budaya di Kota Denpasar semakin meningkat,” tegas Raka Purwantara.(Win/tra)

Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar,  Tinjau Pelaksanaan MPLS di Tiga Sekolah,

NEWSINTERMEDIA.COM ll DENPASAR –
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa bersama Ketua Persatuan Pelaksana Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tiga sekolah, yakni TK SPNF SKB Kota Denpasar, SD Negeri 1 Penatih, dan SD Widya Sakti Denpasar, Kamis (24/7). Peninjauan ini dilaksanakan guna memastikan MPLS berlangsung lancar dan aman.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, Plt. Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Nyoman Andika dan Bunda Paud Kelurahan Penatih.

Dalam kunjungannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa turut serta dalam kegiatan MPLS seperti senam bersama dan bernyanyi, serta memberikan pesan moral kepada anak-anak agar belajar menjadi pribadi mandiri dan tidak menangis saat berangkat sekolah.

“Kegiatan peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan MPLS berjalan lancar sesuai dengan instruksi Pemerintah Pusat. Kami juga ingin melihat sejauh mana keterlibatan ayah dalam mendampingi anak-anak selama masa MPLS, Dari hasil peninjauan, kami sangat senang melihat banyak ayah yang turut berpartisipasi. Semoga pola ini terus diterapkan oleh para orang tua,” ujar Ayu Kristi

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian serius Pemerintah Kota Denpasar melalui Pokja Bunda PAUD dalam memastikan transisi anak usia dini menuju jenjang pendidikan dasar berjalan dengan nyaman dan menyenangkan

Plt. Kepala Sekolah TK SPNF SKB Kota Denpasar, Wayan Budisih, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar. Ia menyatakan bahwa pelaksanaan MPLS di sekolahnya telah berjalan dengan baik dan sesuai pedoman, diawali dengan senam bersama, doa pagi, dan pengenalan lingkungan sekolah.

Senada dengan itu, Kepala SD Widya Sakti Denpasar, Wayan Karsana, juga menyatakan bahwa meskipun sekolahnya hanya menerima delapan siswa baru, MPLS tetap dilaksanakan dengan semangat dan penuh tanggung jawab.

“Kami tetap laksanakan MPLS sebagai wujud komitmen terhadap arahan Pemerintah Pusat. Ke depan, kami berharap sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru bisa ditinjau ulang agar sekolah kami dapat menerima lebih banyak siswa, termasuk dari luar wilayah Kota Denpasar,” harapnya. (Ayu/TRA).