Beranda / Berita Terkini / DENPASAR / Info Denpasar Soal Transportasi Laut, Prestasi, Kearsipan, Bansos, PN, Das, Kadin dan Kajari

Info Denpasar Soal Transportasi Laut, Prestasi, Kearsipan, Bansos, PN, Das, Kadin dan Kajari

Walikota Denpasar Lakdsanakan Audensi ke Menhub RI

NEWS INTERMEDIA.COM ||  Jakarta, Dalam upaya memperkuat konektivitas transportasi laut sekaligus mengurai kemacetan di kawasan pesisir Denpasar, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kamis (23/10), di Kantor Kemenhub RI, Jakarta. Audiensi ini diterima langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyud, dan membahas rencana pengoperasian serta pengembangan Pelabuhan Pengumpan Lokal Mertasari, Serangan, dan Sanur.
Ket. Foto : Wali Kota Jaya Negara Audiensi dengan Kemenhub Bahas Pengoperasian Pelabuhan Pengumpan Lokal Dorong Sinergi Pusat Daerah, Wujudkan Konektivitas Laut yang Efisien dan Berkelanjutan

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa pelabuhan pengumpan lokal memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kota Denpasar.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

“Pelabuhan-pelabuhan ini tidak hanya menjadi simpul transportasi laut, tetapi juga pintu gerbang aktivitas wisata dan ekonomi masyarakat. Untuk itu, perlu ada sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut di sampaikan hal ini bertujuan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Kota Denpasar. Hal ini juga sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasional Pelabuhan Sanur sebagai gerbang utama bagi pariwisata di Bali, khususnya Kota Denpasar.

“Saya sangat optimis bahwa dengan dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan, kami dapat mewujudkan visi ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan pengalaman wisatawan yang datang ke Bali melalui Pelabuhan Sanur, mekanisme pengoperasian pelabuhan, peningkatan fasilitas pendukung, standar pelayanan, serta rencana pengembangan jangka panjang agar pelabuhan dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan. Selain itu, pemerintah juga mendiskusikan peluang kolaborasi investasi serta dukungan regulasi untuk mempercepat proses operasional.” ujar Walikota Jaya Negara

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Muhammad Masyud dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap langkah Pemkot Denpasar dalam memperkuat infrastruktur transportasi laut di wilayah Kota Denpasar.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Pemkot Denpasar dalam mengembangkan pelabuhan pengumpan lokal. Ini sejalan dengan program nasional untuk meningkatkan konektivitas maritim dan memperluas akses masyarakat terhadap transportasi laut yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Muhammad Masyud

Lebih lanjut, pihak Kemenhub melalui Dirjen Perhubungan Laut akan melakukan pendampingan teknis serta kajian lanjutan terkait kebutuhan fasilitas, aspek keselamatan pelayaran, dan potensi integrasi pelabuhan dengan sektor pariwisata.

Dengan terwujudnya pengoperasian dan pengembangan pelabuhan di Mertasari, Serangan, dan Sanur, diharapkan konektivitas transportasi laut di wilayah Denpasar semakin meningkat, memperkuat daya tarik wisata bahari, dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. (Wah/Tra).


Denpasar Raih Peringkat 1 Pegelola JDIH Terbaik Nasional 2025

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar kembali menorehkan prestasi tingkat nasional. Kali ini, untuk ketiga kalinya, Ibu Kota Provinsi Bali itu, berhasil meraih peringkat 1 Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Penyerahan hasil penilaian atas kinerja pengelolaan JDIH dengan nilai 99 tersebut diserahkan langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Bali, Eem Nurmanah di Ruang Rapat Dharmawangsa Kemenkum Kanwil Provinsi Bali, Rabu (22/10) kemarin.
Ket. Foto :Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Denpasar, Luh Made Kusuma Dewi didampingi Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Denpasar, Komang Lestari Dewi,  saat menerima hasil penilaian penilaian atas kinerja pengelolaan JDIH dengan nilai 99 tersebut diserahkan langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Bali, Eem Nurmanah, di Ruang Rapat Dharmawangsa Kemenkum Kanwil Provinsi Bali, Rabu (22/10).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Bali didampingi Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Mustiqo Vitra kepada Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Denpasar, Luh Made Kusuma Dewi didampingi Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Denpasar, Komang Lestari Dewi,).

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Denpasar, yang juga Ketua Tim Pengelola JDIH Kota Denpasar, Komang Lestari Dewi menyampaikan, prestasi ini adalah untuk ketiga kalinya diterima setelah sebelumnya dua tahun berturut-turut, yakni tahun 2023 dan 2024 Kota Denpasar juga berhasil menduduki peringkat 1.

“Tentunya ini adalah sebuah kebanggaan karena Pemerintah Kota Denpasar berhasil mempertahankan peringkat 1 di tingkat nasional. Ini akan menjadi motivasi kami di Tim JDIH Kota Denpasar agar senantiasa bisa menyediakan dan memberikan informasi seputar hukum kepada seluruh elemen masyarakat,” tutur Komang Lestari.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Bali, Eem Nurmanah menyampaikan apresiasi dan atas capaian kinerja Kota Denpasar yang telah berhasil menjadi yang terbaik dari seluruh pemerintah daerah dan instansi. “Selamat saya ucapkan Kota Denpasar, karena telah berhasil mempertahankan prestasi ini, secara berturut-turut selama 3 tahun sejak tahun 2023,” katanya.

Eem Nurmanah juga berharap capaian prestasi ini akan semakin menambah semangat dan semakin meningkatkan kualitas regulasi dan pelayanan kepada masyarakat Kota Denpasar. “Hasil penilaian Kinerja pengelolaan JDIH ini sangat penting karena merupakan salah satu unsur penilaian dalam pengukuran Indeks Reformasi Hukum yang juga sebagai indikator penilaian Indeks Reformasi Birokrasi General,” ujarnya. (Win/Tra).


Pemkot akan Berikan Penghargaan Hasil Audit Sistem Kearsipan Internal

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar,  Pemerintah Kota Denpasar akan menggelar Penyerahan Penghargaan Hasil Audit Sistem Kearsipan Internal Tahun 2025 dan Sharing Session Kearsipan. Demikian disampaikan Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana saat melaksanakan audensi di hadapan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bertempat di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (23/10).

Ket foto : Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana saat melaksanakan audensi di hadapan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bertempat di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (23/10).

Didampingi Kepala Bidang Pembinaan Pengembangan dan Pengawasan sistem Kearsipan Kota Denpasar, Ni Made Sugiani, Cokorda Partha menjelaskan Penyerahan Penghargaan Hasil Audit Sistem Kearsipan Internal Tahun 2025 akan dilkasanakan mengingat sudah terlaksananya Kegiatan Pengawasan Kearsipan dengan Instrumen Audit Sistem Kearsipan Internal terhadap Perangkat Daerah di Kota Denpasar sesuai Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2019 tentang Pengawasan Kearsipan.

Dimana semua ini dilaksanakan untuk terwujudnya tertib arsip di Kota Denpasar perlu dilaksanakan pembinaan dan pengawasan kearsipan pada Perangkat Daerah di lingkungan pemerintah Kota Denpasar, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan arsip melalui kegiatan Audit Sistem Kearsipan Internal (ASK! ).

Sesuai dengan Undang- Undang no 43 Tahun 2009 tentang kearsipan menyatakan bahwa penyelenggaraan kearsipan bertujuan untuk menjamin terciptanya arsip, ketersediaan arsip. yang autentik dan terpercaya, terwujudnya pengelolaan arsip yang handal, perlindungan kepentingan, keselamatan dan keamanan arsip, keselamatan aset nasional dan mendinamiskan penyelenggaraan kearsipan nasional serta menigkatkan pelayanan publik.

Untuk diketahui Pengawasan kearsipan adalah proses kegiatan dalam menilai kesesuaian antara prinsip, kaidah, dan standar kearsipan dengan penyelenggaraan kearsipan. Pengawasan kearsipan dilakukan melalui kegiatan pengawasan atas pelaksanaan penyelenggaraan kearsipan dan penegakan peraturan perundang – undangan di bidang kearsipan. Pengawasan terhadap penyelenggaraan kearsipan dilakukan dengan audit kearsipan melalui proses identifikasi masalah, analisis dan evaluasi bukti yang dilakukan secara independen, objektif, dan professional.

Yang Kegiatan sosialisasi dilaksanakan beberapa kali guna menyamakan persepsi agar bukti dukung kelengkapan audit dapat dipenuhi sesuai dengan regulasi. Audit ke 36 Perangkat Daerah dilaksanakan selama 2 bulan, Setelah semua tahapan proses Audit dilaksanakan oleh Tim Audit maka hasil yang telah ditetapkan dituangkan dalam Surat Keputusan Walikota Denpasar Nomor 100.3.3.3/ 1518 / HK / 2025 tentang Pemeringkatan Hasil Audit Sistem Kearsipan Internal di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Dan penyerahan pengghargaan ini akan dilaksanakan rencananya akhir bulan Oktober 2025 ini.

Sementara Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, mengingat bahwa manajemen kearsipan yang baik akan mencerminkan kualitas dan kompetensi dari setiap instansi atau organisasi perangkat daerah (OPD). Sehingga diharapkan semua instansi di lingkungan Kota Denpasar menata dan mengelola kearsipan dengan baik. “Kegiatan monev kearsipan ini sebagai sebuah langkah inovasi dalam kegiatan pengarsipan di lingkungan instansi Kota Denpasar,” ujarnya. (ays/tra).


Walikota Serahkan Bansos Pasca Bencana Secara Bekelanjutan

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar,  Pemerintah Kota Denpasar kembali menyerahkan Bantuan Sosial Pasca Bencana kepada masyarakat Kota Denpasar yang terkena musibah banjir yang sudah terverifikasi. Penyerahan bantuan dilaksanakan langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa di Depan Monumen Perjuangan Lapangan Puputan Badung, Rabu (22/10).

Ket foto : Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana menyerahkan Bantuan Sosial Pasca Bencana kepada masyarakat Kota Denpasar yang terkena musibah banjir yang sudah terverifikasi secara simbolis di Depan Monumen Perjuangan Lapangan Puputan Badung, Rabu (22/10/2025).

Dimana, sebanyak 35 orang masyarakat Kota Denpasar tercatat menerima bantuan sosial pasca bencana yang sudah terverifikasi. Dimana, total keseluruhan bantuan yang diserahkan sebesar kurang lebih Rp.500 juta dengan jumlah beragam untuk masing-masing penerima.

“Penerima bantuan pasca bencana yang sudah terverifikasi sebanyak 327 orang, yang mana jumlah bantuan yang di serahkan sudah Rp. 3 milyar sejak bencana dan pasca bencana dan ditambah hari ini Rp.507 juta. Semua kita serahkan secara berkelanjutan, kita verifikasi lolos langsung kita serahkan”, ujar Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat di temui disela-sela penyerahan bantuan.

Lebih lanjut Jaya Negara mengatakan, Pemkot Denpasar terus berkomitmen sesuai dengan kemampuan daerah untuk membantu korban banjir, baik itu rumahnya yang terkena maupun pekarangannya, warung, ternak yang mati terbawa banjir, yang mana ada penguatan ekonomi juga disini dan semua kita suport.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa menjelaskan, pemberian bantuan sosial pasca bencana banjir ini merupakan program Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar dalam meringankan beban masyarakat yang terkena musibah. Dimana, pemberian bantuan ini telah didahului dengan proses verifikasi dan peninjauan lapangan oleh Tim BPBD Kota Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan, pada penyerahan kali ini, bantuan sosial pasca bencana dengan nilai Rp.507.600 juta diserahkan kepada 35 penerima yang merupakan warga Kota Denpasar yang tertimpa musibah dan sudah terverifikasi. Adapun masyarakat yang diberikan bantuan diketahui terkena musibah banjir yang beragam, yakni rumah masyarakat sebanyak 20 rumah, Pura sebanyak 2 Pura, warung sebanyak 10 warung, ternak sebanyak 2 pengelola ternak dan 1 untuk pengelola tani yang terdampak guna penguatan ekonomi. (ays/Tra).


Pemkot Denpasar Mulai Tanam Pohon Serentak di Tiga DAS

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar,  Pemerintah Kota Denpasar akan mulai melaksanakan penanaman pohon dan aksi bersih-bersih sungai secara serentak pada Minggu, 26 Oktober mendatang. Kegiatan bertajuk Gotong Royong Semesta Berencana ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Bali, khusus Kota Denpasar menyasar tiga Daerah Aliran Sungai (DAS) yang melintas di wilayah Kota Denpasar. Demikian disampaikan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat memimpin Rapat Kordinasi Penanaman Pohon dan Bersih Sungai Serentak di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Rabu (22/10).

Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat memimpin Rapat Kordinasi Penanaman Pohon dan Bersih Sungai Serentak di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Rabu (22/10).

Lebih lanjut dijelaskan, pelaksanaan aksi penanaman pohon dan bersih sungai serentak ini merupakan komitmen bersama sekaligus bergorong royong dalam penanganan pasca bencana. Penanaman pohon ini dilaksanakan untuk mengembalikam fungsi bantaran sungai agar tidak mengganggu jalur air. “Hari ini kita rapat kordinasi, memastikan semua persiapan sudah matang untuk mendukung optimalisasi fungsi Daerah Aliran Sungai,” ujarnya.

Arya Wibawa mengatakan bahwa penanaman pohon dan aksi bersih sungai ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Bali. Dimana, Kota Denpasar fokus pada tiga Daerah Aliran Sungai (DAS), yakni Tukad Ayung, Tukad Badung dan Tukad Mati. “Seluruh stakeholder kita libatkan, TNI, Polri, KPS, OPD Bapak Angkat Kebersihan, ASN, Masyarakat hingga Desa Adat baik untuk penanaman pohon hingga aksi bersih-bersih,” ujar Arya Wibawa.

Pihaknya menekankan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mengembalikan citra Bali sebagai daerah pariwisata unggulan. Dimana, hal ini ditunjukan dengan progres cepat dalam optimalisasi penanganan pasca bencana. “Semoga melalui aksi nyata ini dapat mendukung optimalisasi fungsi bantaran sungai dalam memperlancar arus air, dan memulihkan citra Bali, khususnya Kota Denpasar sebagai daerah pariwisata,” ujarnya.

Kadis DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa mengatakan, sebanyak 1.000 lebih pohon akan ditanam dalam aksi tersebut. Dimana, pohon tersebut terdiri dari berbagai jenis, diantaranya pohon manggis, mangga, kelapa dan jenis pohon perindang, pohon langka serta pohon produktif lainya yang memiliki akar kuat untuk menahan banjir.

Dikatakannya, lahan yang ditanami saat ini didominasi oleh lahan pemerintah. Namun demikian, terdapat beberapa lahan yang merupakan miliki masyarakat, desa adat dan lainya yang berkenan untuk ditanami pohon.

“Kita sudah kordinasikan, semua lahan pemerintah di bantaran sungai akan kita lakukan penanaman pohon, dan untuk lahan masyarakat sudah kita jajaki, ada beberapa yang sudah diijinkan, dan kami terbuka untuk masyarakat yang akan memohon untuk penanaman pohon di bantaran sungai akan kami fasilitasi secara bertahap,” ujar Gustra. Hadir langsung dalam kesempatan tersebut, Perwakilan TNI, Polri, Pimpiman OPD, Camat se-Kota Denpasar, Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar, KPS, serta instansi terkait lainya. (Ags/Tra).


Wawali Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua PN Denpasar

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar,  Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima kunjungan silaturahmi Ketua Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Iman Luqmanul Hakim Silahturami ini menjadi ajang perkenalan sekaligus membahas potensi sinergitas dalam bidang hukum antara Pemerintah Kota Denpasar dan PN Denpasar, di Graha Sewaka Dharma, Denpasar pada Rabu (22/10) kemarin.

Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Iman Luqmanul Hakim di Graha Sewaka Dharma, Denpasar pada Rabu (22/10).

Dalam pertemuan tersebut, Iman Luqmanul Hakim menyampaikan bahwa dirinya baru mendapat penugasan sebagai Ketua PN Denpasar. Ia berharap dapat dilibatkan dalam pembangunan di Kota Denpasar, utamanya dalam penyelesaian berbagai permasalahan hukum yang berkaitan dengan pemerintahan.

“Kami siap membantu Pemerintah Kota Denpasar dalam permasalahan terkait hukum. Saat ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar telah menjalin kerja sama dengan kami, dan kami sangat terbuka untuk mendukung lebih banyak instansi di lingkungan pemkot,” ungkapnya.

Sementara Wakil Walikta Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selamat bertugas kepada Ketua PN Denpasar yang baru. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi PN Denpasar dalam membantu Pemkot selama ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pengadilan Negeri Denpasar yang selama ini telah menjalin sinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar. Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat semakin diperluas, terutama untuk mendukung aspek hukum dalam berbagai program pemerintah,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut, Arya Wibawa menambahkan bahwa Dinas Kebudayaan serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar juga sangat memerlukan dukungan hukum, khususnya terkait pencairan dana ke desa yang memerlukan perlindungan hukum agar tepat sasaran dan sesuai regulasi.

“Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang memperkuat kolaborasi antara lembaga yudikatif dan eksekutif di Kota Denpasar demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan berbasis hukum,” ujarnya. (Ags/Tra).


Wawali Buka Musyawarah Kadin Kota Denpasar

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar,  Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Kota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Denpasar yang berlangsung di Quest Hotel, Jalan Mahendradatta, Rabu (22/10).

Ket. Foto Wawali Arya Wibawa sesaat setelah seremonial pembukaan Musyawarah Kota Kadin Kota Denpasar yang diselenggarakan di Quest Hotel, Jalan Mahendradatta, Rabu (22/10).

Acara bertema “Vardhana Vikasita” ini turut dihadiri Anggota DPRD kota Denpasar, Anak Agung Gede Putu Gede Wibawa, Ketua Kadin Bali, Made Ariandi, pengusaha Bali I Gusti Ngurah Anom atau Ajik Krisna, dan tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi nyata Kadin selama ini. Keberadaan Kadin tidak hanya sebagai wadah berhimpun para pengusaha, tetapi juga sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Denpasar dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan ekonomi untuk kemajuan Bali pada umumnya dan Kota Denpasar khususnya.

“Kolaborasi adalah kunci pertumbuhan ekonomi Denpasar. Maka, sebagai penunjang perputaran dan pertumbuhan ekonomi di Kota Denpasar, kita harus memastikan UMKM kita naik kelas, investasi semakin mudah, dan penciptaan lapangan kerja semakin terbuka bagi generasi muda di Kota Denpasar.

Melalui Musyawarah Kota Kadin Kota Denpasar kali ini saya berharap Kadin dapat menghasilkan keputusan dan program kerja yang membumi dan berdampak langsung pada peningkatan daya saing usaha di Kota Denpasar,” ungkap Wawali Arya Wibawa.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengatakan, ada beberapa poin utama yang menjadi harapan bagi perkembangan ekonomi Kota Denpasar. Antara lain, penguatan daya saing lokal, perwujudan ekosistem bisnis yang berkelanjutan, dan juga peningkatan sinergitas antara Kadin dan Pemerintah Kota Denpasar.

“Mari kita perkuat mekanisme komunikasi dan konsultasi. Masukan konstruktif dari dunia usaha sangat kami butuhkan untuk penyempurnaan kebijakan, terutama terkait perizinan, infrastruktur, dan pengembangan SDM di Kota Denpasar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kota Denpasar, Putu Arnawa mengemukakan, tujuan Mukota Kadin Kita Denpasar ini sendiri dimaksudkan untuk bermusyawarah guna mencari ide dan pemikiran terkait dengan perkembangan ekonomi dan wirausaha di Kota Denpasar.

“Organisasi Kadin memiliki komitmen untuk mendorong lahirnya wirausaha baru. Kami juga berperan penting dalam menyampaikan aspirasi dunia usaha kepada pembuat kebijakan, termasuk memberikan masukan terhadap regulasi yang berdampak langsung pada sektor bisnis di daerah,” katanya.

Mukota Kadin Kota Denpasar ini sendiri, tambah Putu Arnawa menambahkan, dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota Kadin Kota Denpasar, dan jajaran Kadin dari kabupaten di Bali lainnya. Selain musyawarah bertukar ide pemikiran, kegiatan ini juga sekaligus untuk memilih kepengurusan yang baru.

“Kami berkomitmen Oleh karena itu, Kadin Denpasar Kota terus mendorong kolaborasi lintas sektor, mendukung program pembangunan pemerintah, serta membuka ruang dialog antar pemangku kepentingan demi terciptanya pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tuturnya. (Win/Tra).


Walikota Terima Kunjungan Kajari Denpasar

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan Kajari Denpasar, Agus Setiadi Pertemuan yang lebih kepada silaturahmi ini guna mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar yang telah bekerjasama selama ini sekaligus berpamitan dengan Walikota Denpasar, di Kantor Walikota Denpasar, Rabu (22/10) kemarin.
Ket. Foto :Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan Kajari Denpasar, Agus Setiadi di Kantor Walikota Denpasar, Rabu (22/10).

Dalam kesempatan tersebut, Kajari Denpasar Agus Setiadi mengungkapkan selama 2 tahun menduduki jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar, Agus Setiadi mendapat tugas baru menjadi Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Barat.
Agus Setiadi mengatakan menduduki jabatan sebagai Kajari Denpasar memberikan banyak pengalaman. Hal ini baik dari pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, sinergitas serta kolaborasi dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar.

Agus Setiadi juga menyampaikan permohonan maaf bila selama bertugas ada hal-hal yang kurang berkenan. Dimana hal tersebut lebih kepada ketidaksengajaan yang merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.
“Tidak banyak kata yang bisa saya ucapkan selain terima kasih dan mohon maaf, terimakasih juga atas rasa kekeluargaan ini dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme diantara jajaran Forkopimda, sekali lagi terima kasih,” ujarnya.

Sementara Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas sinergitas yang solid selama ini antara Pemkot Denpasar bersama Forkopimda Kota Denpasar, khususnya dengan Kejaksaan Negeri Denpasar. “Karenanya keberhasilan saat ini tidak lepas dari dukungan Kejari Denpasar,” tambahnya.

Jaya Negara juga mengucapkan terima kasih atas sinergitas yang telah dibangun serta berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Denpasar. Pihaknya juga mendoakan silahturahmi yang baik ini dapat terjalin juga di tempat yang baru. “Tentunya sinergitas dan kebaikan yang telah dirajut selama ini dapat terus dilanjutkan untuk mendukung pembangunan serta kemajuan Kota Denpasar,” tandas Jaya Negara. (Eka/Tra).


Walikota Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat meninjau sejumlah proyek fisik strategis Kota Denpasar dalam kegiatan Monev Pembangunan Tahun Anggaran 2025, Rabu (22/10).

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, turun langsung meninjau sejumlah proyek fisik strategis Kota Denpasar dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Tahun Anggaran 2025, Rabu (22/10). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkot Denpasar untuk memastikan seluruh pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Adapun lima proyek yang menjadi fokus peninjauan meliputi Revitalisasi Monumen Puputan Badung, peningkatan infrastruktur di Jalan Padma, pembangunan ruang belajar di SMP Negeri 17 Denpasar, penataan pedestrian kawasan Sanur, serta pembangunan Puskesmas Ibu dan Anak di Jalan Gunung Agung.

Dalam kegiatan tersebut, Walikota Jaya Negara didampingi Wakil Ketua DPRD Denpsar, I Wayan Mariyana Wandhira, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Asisten II Sekda Kota Denpasar adalah Dr. Ida Bagus Alit Adhi Merta serta sejumlah pimpinan OPD terkait, di antaranya Kadisdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, Kadis DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, Kepala Bagian Adbang Setda Kota Denpasar, Made Rai Edi Mulyawan, dan Kadis Kesehatan dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati.

Walikota Jaya Negara menegaskan bahwa kegiatan Monev ini menjadi wujud nyata penerapan tata kelola pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat. Jaya Negara mengingatkan agar seluruh pengerjaan proyek memperhatikan kualitas, estetika, dan keamanan demi menciptakan ruang kota yang nyaman dan berkelanjutan.

“Pembangunan ini bukan hanya tentang infrastruktur fisik, tetapi juga tentang bagaimana kita menata ruang kota agar humanis dan berkarakter. Kami ingin memastikan setiap proyek dikerjakan dengan penuh tanggung jawab, sesuai perencanaan, serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut, Walikota Jaya Negara menjelaskan bahwa revitalisasi Monumen Puputan Badung menjadi prioritas karena memiliki nilai sejarah dan simbol perjuangan masyarakat Denpasar. Penataan kawasan ini diharapkan mampu memperkuat identitas kota serta menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat dan wisatawan.

Sementara itu, proyek pedestrian Sanur diarahkan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pejalan kaki di kawasan wisata unggulan, sedangkan pembangunan Puskesmas Ibu dan Anak di Jalan Gunung Agung bertujuan memperkuat akses pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan balita di wilayah Denpasar Barat.

Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bagus Airawata yang turut mendampingi dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa seluruh proyek fisik yang sedang berjalan telah melalui proses perencanaan matang dan pelaksanaan yang terukur.

“Kami memastikan setiap proyek berjalan sesuai dengan standar teknis dan jadwal pelaksanaan. Selain kualitas konstruksi, kami juga menekankan pentingnya estetika, tata ruang, dan keterpaduan fungsi agar hasil pembangunan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya

“Kami juga melakukan pengawasan lapangan secara berkala agar pekerjaan, baik dari segi teknis maupun waktu. Prinsipnya, setiap pembangunan di Denpasar harus membawa dampak positif dan berkelanjutan,” imbuhnya. (Pur/Tra).