Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Pemkot Denpasar Stdy banding ke Pemkot Surabaya
NEWSINTERMEDIA COM ll SURABAYA –
Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Kunjungan Kerja untuk study tiru inovasi Satu Data yang diterima Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, R Rachmad Basari dan Kegiatan yang dipimpin Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana di Gedung Balaikota Surabaya pada Kamis (10/7)

Dalam kesempatanya, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, R Rachmad Basari, mengatakan, saat ini Pemkot Surabaya telah memangkas berbagai aplikasi serta memadupadankan data yang berasal dari data kependudukan, survey ril lapangan dan data dari Badan Pusat Statistik.
“ Sinkronisasi data yang akurat dan terupdate merupakan sebuah hal yang penting dan merupakan dasar utama bagi Pemkot Surabaya dalam menyusun kebijakan yang efektif dan efisien guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.
Dikatakannya, saat ini Pemkot Surabaya telah memiliki kesepakatan bersama Badan Pusat Statistik dalam kaitan sinkronisasi data kondisi masyarakat Kota Surabaya agar kebijakan dapat tepat sasaran.
Sejalan dengan hal tersebut, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana didampingi OPD terkait dalam kunjunganya mengatakan pentingnya untuk membangun satu data yang sinkron di Kota Denpasar pendataan secara mendetail terkait kondisi masyarakat melihat kondisi Kota Denpasar tidak jauh berbeda dengan Kota Surabaya yang melatari studi banding kali ini.
“ tentunya pada kesempatan ini kita mempelajari banyak hal, khususnya berkaitan dengan konsolidasi data secara detail by name by adress, sehingga kebijakan di Kota Denpasar dapat berjalan secara tepat sasaran,” kata Alit Wiradana ( Arya/Tra).
Pemkot Denpasar Siap Dukung Percepatan Pelaksanaan Gerakan Bali Bersih Sampah
NEWSINTERMEDIA COM ll GIANYAR –
Pemerintah Kota Denpasar mendukung penuh Gerakan Bali Bersih Sampah (GBBS) yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Bali. Hal tersebut diungkapkan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri langsung Percepatan Pelaksanaan Gerakan Bali Bersih Sampah (GBBS) yang digelar di Wantilan Pura Samuan Tiga, Bedulu, Gianyar, pada Kamis (10/7/2025).
Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri langsung Percepatan Pelaksanaan Gerakan Bali Bersih Sampah (GBBS) yang digelar di Wantilan Pura Samuan Tiga, Bedulu, Gianyar, pada Kamis (10/7/2025).
Dimana Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung memberikan arahan kepada kepala daerah Bupati/Walikota dan para pejabat di lingkungan Pemprov Bali tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan dan Program 2025 – 2030.
“Pemkot Denpasar secara aktif mendukung program pemerintah pusat terkait pengelolaan sampah, khususnya program waste to energy. Untuk jangka pendek, Pemerintah Kota Denpasar fokus pada optimalisasi tempat penampungan sementara 3R (TPS 3R), teba modern, bank sampah, dan sentra komposting untuk mengurangi sampah menuju TPA Suwung,” ujar Wawali Arya Wibawa saat ditemui disela-sela acara.
Dimana Saat ini, Denpasar memiliki 24 TPS 3R, lebih dari 1.000 teba modern, 342 bank sampah, dan 1 pusat daur ulang yang beroperasi. Waliwali Arya Wibawa juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pemilahan sampah dan mendukung program waste to energy dari pemerintah pusat untuk jangka panjang.
Selain itu, Pemkot Denpasar juga mempersiapkan pembangunan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) berbasis incinerator, yang didukung oleh pemerintah pusat. Kawasan PDU Padangsambian juga akan difokuskan untuk pengelolaan sampah plastik melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
Gerakan Bali Bersih Sampah juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk desa, kelurahan, dan seluruh elemen masyarakat. Wakil Walikota menegaskan komitmen Pemkot Denpasar untuk mendukung kebijakan pemerintah provinsi Bali dalam mewujudkan Bali Bersih Sampah.
Sementara Gubernur Bali, Wayan Koster salam arahanya menyampaikan, Masalah sampah plastik, menurut dia, harus selesai secepatnya. Bali, kata dia, sudah mempunyai landasan dalam penanganan sampah yaitu Pergub Bali No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai serta Pergub Bali No. 47 tahun 2019 tentang pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. “Jadi kita tinggal mengimplementasikan dengan baik,” katanya.
Dikatakannya, tujuan dari arahan ini adalah untuk mempercepat tercapainya program-program pemerintah, khususnya GBBS, dalam rangka menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Bali. Gubernur ingin memastikan bahwa Bali tetap menjadi tujuan wisata yang bersih dan nyaman bagi wisatawan serta menjaga keindahan alamnya untuk generasi mendatang.
Selain itu Gubernur Koster meminta para pejabat untuk bekerja lebih cepat, memiliki inisiatif, dan tidak bersantai-santai dalam menjalankan tugas. Dan mengimbau masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah di rumah, memanfaatkan sampah organik, mendaur ulang sampah anorganik, dan membuang sampah residu hanya ke TPA.
Serta juga mengingatkan pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan beralih ke produk pengganti yang ramah lingkungan. Untuk itu Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di tempat umum, sungai, dan laut, serta aktif dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan.
Untuk menggairahkan masyarakat dalam mewujudkan program tersebut, Gubernur Koster pun merencanakan akan memberikan insentif Rp.500 juta hingga Rp.1 miliar rupiah bagi desa/desa adat yang berhasil mengeksekusi program penanggulangan sampah plastik. Sementara bagi hotel, restoran, mall, serta tempat publik lainnya akan diberikan penghargaan. (ays/Tra).
Pemkot Denpasar Gelar Bazar Pangan Sasar Masyarakat Kelurahan Pedungan.
NEWSINTERMEDIA COM ll DENPASAR –
Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan kembali menggelar Bazar Pangan yang dipusatkan di Kawasan Pura Dalem Pakerisan, Kelurahan Pedungan pada Jumat (11/7). Kegiatan tersebut dilaksanakan guna mendukung optimalisasi pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas bahan pokok di masyarakat.
Ket foto : Pelaksanaan Bazar Pangan Pemkot Denpasar yang digelar guna mendukung optimalisasi pengendalian inflasi di Kawasan Pura Dalem Pakerisan, Desa Adat Pedungan, Denpasar pada Jumat, (11)7).
Berdasarkan pemantauan, diketahui harga komoditi Beras Medium berada dikisaran Rp. 65. 000, Gula Pasir berada dikisaran harga Rp. 17.500/Kg, Bawang Merah seharga Rp. 30.000/Kg, Bawang Putih berada dikisaran Rp. 30.000/Kg, Cabe Kecil di angka Rp. 50.000/Kg, Daging Ayam berada dikisaran Rp. 34.000/Kg dan Telor berada di kisaran harga Rp. 50.000/Krat.
Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB Mayun Suryawangsa saat dijumpai disela kegiatan mengatakan, selain rutin menggelar operasi pasar, Pemkot Denpasar juga menggelar Bazar Pangan. Hal ini sebagai upaya mendukung pengendalian inflasi dengan menjaga stabilitas har Ini merupakan salah satu strategi pengendalian inflasi, sehingga mampu menjaga stabilitas bahan pokok yang menyebabkan inflasi,” ujarnya
Lebih lanjut dijelaskan, Bazar Pangan ini dilaksanakan dengan menyasar kanton-kantong kepadatan penduduk. Sehingga diharapkan mampu memberikan intervensi terhadap harga-harga bahan pokok di pasaran.
“Dengan Bazar Pangan ini kami berharap mampu meningkatkan akses pangan masyarakat, terutama pangan pokok dan strategis, serta berkualitas baik dengan harga dibawah pasar, sebagai upaya berkelanjutan menjaga stabilitas harga dan inflasi daerah,” ujarnya
Sementara, salah seorang masyarakat, Made Nami mengatakan bahwa kegiatan ini sangat memudahkan masyarakat. Hal ini utamanya dalam memperoleh bahan pokok sehari-hari. Tentu dengan kegiatan ini kami berharap dapat mendukung terciptanya akses pangan yang mudah sehingga mampu menjaga stabilitas pangan,” ujarnya. (Ags/Tra).
Sekda Alit Buka Kegiatan Seni Adhimukti Upangga Brahmacarya
NEWSINTERMEDIA COM ll DENPASAR –Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana membuka secara resmi Kegiatan Seni Adhimukti Upangga Brahmacarya ke – 2, serangkaian Hut Sekeha Teruna (ST) Brahmacarya, Banjar Puseh Kangin, Intaran, Sanur dengan memukul kulkul di Halaman Kantor Yayasan Pembangunan Sanur, Sabtu (11/7).
Ket. Foto : Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana membuka secara resmi Kegiatan Seni Adhimukti Upangga Brahmacarya ke – 2, serangkaian Hut Sekeha Teruna (ST) Brahmacarya, Banjar Puseh Kangin, Intaran, Sanur dengan memukul kulkul di Halaman Kantor Yayasan Pembangunan Sanur, Sabtu (11/7).
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari mengagendakan Lomba Bapang Barong, Mekendang Tunggal dan Baleganjur. Agenda pembukaan juga dilaksanakan pemotongan Tumpeng HUT ke-49 ST. Brahmacarya, yang juga tampak dihadiri Anggota DPRD Provinsi Bali, AA Gede Agung Suyoga dan Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, Lurah Sanur, Ida Bagus Made Windhu Segara, Ketua Yayasan Pembangunan Sanur, IB Gede Sidarta Putra, Bendesa Adat Intaran, I Gusti Agung Alit Kencana serta undangan dan tokoh seni Banjar Puseh Kangin.
Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengemukakan, seni dan budaya menjadi kerangka dasar pembangunan di Kota Denpasar. Karenanya, Pemkot Denpasar memberikan dukungan penuh kegiatan seni budaya yang dilaksanakan Sekaa teruna, komunitas, paguyuban dan sanggar seni di Kota Denpasar.
“
Dari kegiatan Adhimukti Upangga Brahmacarya ini senantiasa mampu menggalang persatuan dan persaudaraan di kalangan anak muda sebagai perwujudan spirit Vasudhaiva Khutumbakam,” ujarnya
Lebih Lanjut dikatakan, melihat banyaknya kegiatan seperti ini di Kota Denpasar, tentu ini merupakan gayung bersambut. Sehingga tugas pemerintah adalah memberikan ruang, waktu dan anggaran sehingga pelaksanaannya berkesinambungan. Dari kegiatan ini juga diharapkan lahir seniman muda yang menjadi pengawal seni budaya Bali kedepannya.
“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terlaksananya kegiatan ini, karena kegiatan pelestarian seni tradisional merupakan jalan untuk menyiapkan anak muda sebagai pewaris masa depan seni budaya di Kota Denpasar,” ujar Alit Wiradana.
Sementara Ketua Panitia, I Kadek Bagus Candradiputra mengatakan, pada tahun ini STT. Brahmacarya merancang kegiatan dengan mengadakan lomba Baleganjur Ngarap umum se-Bali dengan peserta berjumlah 23 sekaa. Di samping itu dimeriahkan juga Lomba Tari pendet
PKK di wilayah Sanur yang diikuti 6 peserta.
Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan HUT ke-49 ST. Brahmacarya, Banjar Puseh Kangin. Dimana, melalui kegiatan Adhi Mukti Upangga ini diharapkan mampu memberikan wadah kepada seniman muda Bali untuk tetap berkarya.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan kegiatan Adhimukti Upangga Brahmacarya ini, semoga dapat memberikan inspirasi dan wadah kreatifitas bagi anak muda Denpasar,” jelasnya (Wah/tra).
Walikota Teken MoU dengan CityNet Asia Pacific, Denpasar Siap Jadi Tuan Rumah
NEWSINTERMEDIA COM ll DENPASAR –,
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan CityNet Asia Pacific, terkait dengan penyelenggaraan Executive Committee Meeting (Excom Meeting) CityNet Asia Pacific ke-45 Tahun 2025, yang akan berlangsung pada 26 – 28 Oktober mendatang di Kota Denpasar. Penandatanganan ini dilakukan secara virtual, dari Kantor Walikota Denpasar, Jumat (11/7).
Sementara itu, pihak CityNet Asia Pacific sendiri diwakili oleh Secretary General, Vijay Jagannathan, langsung dari Washington DC, Amerika Serikat.
Ket. Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, dalam kesempatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak CityNet Asia Pacific. Penandatanganan ini dilakukan secara virtual, dari Kantor Walikota Denpasar, Jumat (11/7). Sementara itu, pihak CityNet Asia Pacific sendiri diwakili oleh Secretary General, Vijay Jagannathan, langsung dari Washington DC, Amerika Serikat.
Dalam sambutannya, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara yang hadir bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, menyampaikan komitmen bahwa Kota Denpasar memiliki kesiapan penuh sebagai tuan rumah pertemuan yang melibatkan lebih dari 50 perwakilan anggota dalam jaringan CityNet di wilayah Regional Asia Pasifik tersebut.
“Tentu ini menjadi sebuah kebanggan dan kehomartan bagi Kota Denpasar telah didaulat menjadi tuan rumah kegiatan bertaraf regional ini. Dalam pelaksanaannya nanti, Pemerintah Kota Denpasar sekaligus juga akan memperkenalkan kepada seluruh peserta tentang kekayaan budaya, alam, inovasi dan juga transformasi di Kota Denpasar,” ungkap Walikota Jaya Negara.
Selebihnya, Walikota Jaya Negara juga mengungkapkan, adapun tema yang diusung pada gelaran Excom Meeting CityNet Asia Pacific ke-45 tahun ini, adalah “Membangun Harmoni yang Berakar pada Kearifan Lokal”. Tema ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kota Denpasar, terhadap pembangunan kota berkelanjutan yang berakar pada filosofi Tri Hita Karana, yakni harmoni antara Tuhan, manusia, dan alam. Tri Hita Karana sendiri, tambah Walikota Jaya Negara, adalah landasan spiritual sekaligus strategis dari seluruh kebijakan pembangunan daerah, khususnya
dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Implementasi Tri Hita Karana tersebut, diterapkan pada tiga konsep yang sekaligus menjadi pilar utama pada pembangunan kota, yang juga menjadi sumber harmoni dan kesejahteraan di Kota Denpasar. Yakni, konsep Parahyangan, yang meliputi pelestarian pura, pelaksanaan ritual keagamaan, serta integrasi nilai moral dan spiritual dalam kebijakan publik.
Kemudian, konsep Pawongan, yakni harmoni antar sesama manusia, yang diwujudkan melalui pembangunan inklusif, program berbasis masyarakat, dan pemberdayaan UMKM untuk memperkuat ikatan sosial dan ketahanan ekonomi. Selanjutnya, konsep Palemahan, yakni harmoni dengan alam, yang direfleksikan dalam upaya mendorong sektor pertanian berkelanjutan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, dan inisiatif energi terbarukan.
“Kami berharap, melalui penyelenggaraan Excom Meeting CityNet Asia Pacific ke-45 ini, Kota Denpasar akan dapat menjadi bagian penting untuk memberikan kontribusi pada jaringan regional, bahkan internasional. Untuk itu, Kota Denpasar siap menyambut Anda, bukan hanya untuk menghadiri pertemuan, tetapi juga untuk menyelami budaya kami, terhubung dengan komunitas kami, dan menyaksikan bagaimana Denpasar membentuk masa depan sambil menghormati akar sejarahnya,” kata Walikota Jaya Negara.
Pada kesempatan yang sama, Secretary General CityNet Asia Pacific, Vijay Jagannathan, dalam sambutan virtual mengungkapkan pihaknya berterima kasih atas kesanggupan dan juga antusiasme tinggi dari jajaran Pemerintah Kota Denpasar dalam mempersiapkan acara Excom Meeting Asia Pacific ke-45. Acara ini merupakan kegiatan penting yang akan mempertemukan banyak peserta yang merupakan perwakilan kota-kota di jaringan CityNet.
“Terima kasih atas persiapan Bapak Walikota Denpasar beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar. Penandatangan MoU ini juga sekaligus akan memperkuat kolaborasi dan sinergi pihak CityNet Asia Pacific dengan Pemerintah Kota Denpasar,” ujar Vijay Jagannathan.
Vijay Jagannathan juga mengatakan, pihak CityNet menaruh harapan besar agar pertemuan ini bisa dijadikan sebagai langkah bermakna untuk dapat saling berdiskusi antar peserta, guna membentuk kota-kota yang lebih kuat, tangguh, dan inklusif di seluruh kawasan Asia Pasifik.(HumasDps/Win).
Rapat Paripurna, Seluruh Fraksi DPRD Sepakati Perubahan APBD 2025
NEWSINTERMEDIA COM ll DENPASAR –DPRD Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025. Kesepakatan tersebut dicapai dalam Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan II yang digelar di ruang sidang DPRD Kota Denpasar, Jumat (11/7) kemarin.
Ket. Foto : Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan II dipimpin oleh Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, didampingi Wakil Ketua DPRD, Ida Bagus Yoga Adi Putra, dan I Wayan Mariyana Wandhira dan dihadiri Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, digelar di ruang sidang DPRD Kota Denpasar, Jumat (11/7).
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, didampingi Wakil Ketua DPRD, Ida Bagus Yoga Adi Putra, dan I Wayan Mariyana Wandhira. Agenda rapat mencakup penyampaian pandangan umum akhir fraksi-fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD 2025, pengambilan keputusan, penandatanganan berita acara, serta sambutan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.
Rapat paripurna juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Denpasar, Sekretaris Daerah Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, Ketua Komisi serta anggota DPRD, dan jajaran pimpinan OPD Pemkot Denpasar.
Melalui forum ini, seluruh fraksi DPRD menyampaikan pendapat akhir dan menyatakan persetujuan terhadap Ranperda yang diajukan, sekaligus menyampaikan berbagai masukan strategis untuk optimalisasi anggaran dan pembangunan Kota Denpasar ke depan.
Pandangan umum pertama disampaikan Fraksi Gerindra yang dibacakan I Ketut Sudana menyampaikan apresiasi atas pencapaian pendapatan daerah yang telah melampaui target, khususnya oleh OPD penghasil. Fraksi mendorong agar pada tahun 2026, target pendapatan terutama Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih ditingkatkan, mengingat masih banyak potensi yang dapat digali, salah satunya dari sektor Pajak Reklame. Untuk itu, Fraksi Gerindra meminta pemerintah segera menyusun regulasi pungutan pajak reklame guna mendukung optimalisasi penerimaan daerah.
“Fraksi Gerindra menyatakan dapat menerima dan menyetujui Ranperda Perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Pandangan Umum Fraksi Golkar disampaikan Dr. Yonathan Andre Baskoro, bahwa setelah mencermati penyampaian Walikota Denpasar dalam rapat paripurna tanggal 3 Juli 2025, hasil rapat-rapat Badan Anggaran DPRD dengan Tim APBD Pemkot, serta hasil rapat internal fraksi pada 10 Juli, Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Denpasar menyatakan menerima dan menyepakati Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.
Kesepakatan tersebut didasarkan pada evaluasi terhadap dinamika pembahasan, target-target fiskal, serta capaian ekonomi dan sosial yang tertuang dalam Ranperda. Fraksi Golkar menegaskan komitmennya mendukung penetapan Ranperda ini menjadi Peraturan Daerah Kota Denpasar sesuai mekanisme dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku
Pendapat akhir Fraksi PSI-NasDem yang disampaikan Agus Wirajaya menilai bahwa penyusunan Ranperda Perubahan APBD 2025 telah dilakukan dengan cermat dan inovatif, serta mencerminkan respons pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan Kota Denpasar ke depan.
“Fraksi PSI-NasDem menyatakan dapat menyetujui ranperda tersebut untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya
Pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Denpasar disampaikan I Nyoman Gede Sumara Putra, bahwa menyetujui Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna. Fraksi menilai rancangan telah sesuai regulasi, selaras dengan RPJMD dan realisasi sebelumnya, serta mengapresiasi optimisme Pemkot dalam menaikkan target pendapatan.
“Diharapkan, perubahan ini mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan layanan publik,” ujarnya.
Seluruh fraksi juga menyampaikan saran guna mengoptimalkan anggaran, efisiensi belanja, dan sinergi lintas sektor untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan.
Sementara Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Kota Denpasar atas komitmen, kerja keras, serta kerjasama yang solid sehingga Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025 dapat disepakati bersama.
“Meskipun dalam proses pembahasan terdapat perbedaan pandangan, hal tersebut justru menjadi kontribusi berharga dalam penyempurnaan rancangan tersebut,” ujar Jaya Negara
Walikota Jaya Negara juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan pemerintahan ke depan yang semakin kompleks, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial budaya, dan keamanan.
“Berbagai catatan, saran, serta komentar dari fraksi-fraksi akan menjadi perhatian serius pemerintah untuk ditindaklanjuti sesuai urgensi dan peraturan yang berlaku demi peningkatan pelayanan dan pembangunan di Kota Denpasar,” tutup Jaya Negara. (Pur/Tra)









