Beranda / Berita Terkini / DENPASAR / Info Denpasar Soal Pelantikan PPPK dan FestivaL Seni Budaya

Info Denpasar Soal Pelantikan PPPK dan FestivaL Seni Budaya

Sebanyak 3.926 PPPK Denpasar akan Dilantik 1 Juni Mendatang

NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR –Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dijadwalkan akan melantik dan mengambil sumpah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar pada 1 Juni 2025 mendatang. Momen bersejarah ini juga bertepatan dengan hari bersejarah, yakni Hari Lahir Pancasila dan dilaksanakan di tempat bersejarah di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar. Demikian diungkapkan Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana saat memimpin pelaksanaan Gladi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah pada Jumat (30/5) pagi.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Ket foto : Suasana Gladi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Calon PPPK Kota Denpasar di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar pada Jumat (30/5)

Tampak sejak pagi hari para Calon PPPK di lingkungan Pemkot Denpasar sudah memadati lapangan. Tercatat, sebanyak 3.926 orang akan mengikuti pelantikan PPPK Tahap I yang sebelumnya merupakan Tenaga Kontrak di Lingkungan Pemkot Denpasar.

Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana saat dikonfirmasi mengatakan bahwa segala persiapan terus dioptimalkan. Termasuk memastikan seluruh Surat Keputusan (SK) sudah diterbitkan. Sehingga seluruh Calon PPPK dapat menerima SK saat pelantikan nanti. “SK kita pastikan sudah selesai seluruhnya, dan siap serahkan pada 1 Juni nanti,” ujarnya.

Dipilihnya tanggal 1 Juni, kata Sudiana bahwa hari tersebut bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Dimana, setiap ASN hendaknya senantiasa mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila. Sehingga kedepannya, pengabdian untuk mewujudkan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju dapat dilaksanakan berkesinambungan. “Momentum ini kami harapkan akan menjadi refleksi dan titik semangat baru pengabdian para PPPK dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila,” kata Sudiana.

Sudiana menuturkan bahwa keberhasilan pengangkatan PPPK ini tak lepas dari tangan dingin Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Dimana, sejak awal keduanya berkomitmen untuk meningkatkan status tenaga kontrak menjadi ASN yang dalam hal ini PPPK. “Beliau bapak Walikota dan Wakil Walikota sangat intens berkordinasi dengan Kementerian PANRB, sehingga usulan formasi dan kebutuhan ASN kita di Denpasar disetujui seluruhnya. Berbagai tahapan sudah kita lalui, dan sampailah pada saat berbahagia menuju pelantikan ini,” ujarnya.

Sudiana berpesan kepada Calon PPPK yang akan dilantik untuk nantinya bekerja lebih optimal lagi. Tantangan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin kompleks. Sehingga, kerja nyata dan inovasi harus terus dilaksanakan untuk menjawab tantangan dan optimalisasi pelayanan bagi masyarakat. “Semoga nantinya ASN PPPK Kota Denpasar yang akan dilantik dapat menjalankan tugas sebaik mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik menuju Denpasar Maju,” ujarnya. (Ags/TRA).

Walikota Buka Festival Seni dan Budaya Kelurahan Sumerta

NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi membuka Festival Seni dan Budaya Kelurahan Sumerta ditandai dengan pemukulan gong, pada Jumat (30/5) yang dipusatkan di Taman Budaya Art Centre Denpasar. Festival yang mengangkat tema “Taksu, Tatwaning Adhiyatmika Kasukertan”, yang bermakna hakikat kejayaan dan kewibawaan menuju kesejahteraan, ini menjadi wadah pelestarian seni, budaya, serta kearifan lokal di masyarakat Kelurahan Sumerta.

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan membuka pelaksanaan Festival Seni dan Budaya Kelurahan Sumerta pada Jumat (30/5) yang dipusatkan di Taman Budaya Art Centre Denpasar.

Turut hadir dalam pembukaan acara ini Anggota DPD RI Dapil Bali, Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Made Mudra, serta Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara. Hadir pula tokoh masyarakat, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, Lurah Sumerta I Wayan Eka Apriana, dan para undangan lainnya.

Di sela-sela kegiatan, Walikota Jaya Negara bersama undangan lainnya berkesempatan mencicipi hasil Parade Ngelawar dari Sekehe Teruna banjar di Kelurahan Sumerta. Walikota Jaya Negara juga mengapresiasi pelaksanaan festival yang dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat identitas budaya masyarakat. Festival ini juga dinilainya sejalan dengan upaya Pemkot Denpasar dalam mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya.

“Festival ini bukan sekadar ajang hiburan, namun menjadi media edukasi, pelestarian, serta penguatan karakter budaya. Dengan semangat gotong royong dan menyama braya, kita bersama-sama merawat budaya sebagai identitas dan daya saing bangsa,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriana, dalam laporannya menyampaikan bahwa festival ini dilaksanakan selama dua hari, mulai Jumat 30 Mei hingga Sabtu 31 Mei 2025. Kegiatan ini bertujuan mempererat rasa kebersamaan dan kekompakan warga melalui berbagai agenda seni dan budaya.

Beberapa kegiatan yang mewarnai festival tahun ini antara lain Parade Ngelawar yang diikuti oleh sekaa teruna se-Kelurahan Sumerta, Lomba Gebogan oleh peserta PKK banjar, serta Lomba Busana Adat ke Pura dari peserta lansia. Acara pembukaan juga dimeriahkan oleh penampilan Inaugurasi Jelajah Pesona Sumerta. Pada hari kedua, festival akan dilanjutkan dengan Lomba Mewarnai untuk anak-anak TK dan Lomba Baleganjur Ngarap se-Bali, yang diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat lintas generasi dan wilayah.

Sebagai penutup, akan dilaksanakan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba, serta hiburan khas Bali berupa penampilan Bondres Dadong Rerod, yang telah menjadi ikon dalam pertunjukan tradisional Bali. “Kami berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang, tidak hanya dari sisi kualitas, tetapi juga dari sisi cakupan dan partisipasi masyarakat,” ujar Lurah Eka Apriana. (PUR/TRA)