Universitas Esa Unggul Kunjungi Pemkot Denpasar
NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR – Universitas Esa Unggul (UEU) melakukan kunjungan audiensi ke Pemerintah Kota Denpasar guna menjajaki peluang kerja sama strategis. Delegasi UEU dipimpin oleh Kepala Biro Kerja Sama, Dr. Ayu Larasati, S.Sos., M.I.Kom. diterima langsung Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa di Kantor Walikota Denpasar,Kamis (21/8).
Teks Foto : Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima audiensi Universitas Esa Unggul perihal membahas kerjasama di Kantor Walikota Denpasar,Kamis (21/8).
Pada kunjungan tersebut, Kepala Biro Kerja Sama, Dr. Ayu Larasati, menyampaikan, Rapat Audiensi Penjajakan Kerja Sama dengan Pemerintah Kota Denpasar ini merupakan langkah strategis bagi Universitas Esa Unggul dalam memperluas jaringan kerja sama dengan pemerintah daerah.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Pihaknya sangat menyambut baik peluang kolaborasi dengan Pemerintah Kota Denpasar, terutama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, seperti pemagangan MBKM serta sinergi lainnya. Sinergi ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Dengan adanya rencana ini, Universitas Esa Unggul berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan pengembangan masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. “Kami berharap, melalui penandatanganan MoU nantinya, kerja sama ini dapat segera terwujud dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujarnya.
Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menyatakan keterbukaan Pemkot Denpasar untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Universitas Esa Unggul. Salah satu agenda yang dibahas adalah rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang akan menjadi dasar bagi kerja sama di masa mendatang.
Kerja sama yang diharapkan meliputi berbagai aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi, seperti program Pemagangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pemberian beasiswa bagi pegawai pemerintah daerah dan masyarakat, serta inisiatif lain yang dapat mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kota Denpasar. “Kami menyambut baik berbagai rencana yang ditujukan untuk pengembangan SDM di Kota Denpasar. Semoga kedepannya kerja sama ini dapat direalisasikan dengan baik,” kata Wawali Arya Wibawa.(Eka/TRA)
Wawali Paparkan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bali Internasional tahun 2025 yang di tandai dengan penyematan tanda peserta kepada Mahasiswa Baru secara simbolis, didampingi Rektor Universitas Bali Internasional (UNBI), Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Kamis (21/8).
Ket.Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bali Internasional tahun 2025 yang di tandai dengan penyematan tanda peserta kepada Mahasiswa Baru secara simbolis, didampingi Rektor Universitas Bali Internasional (UNBI), Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Kamis (21/8).
Dalam pembukaan ini PKKBM ini Wawali Arya Wibawa sekaligus menjadi Keynote Speak dengan memaparkan mengenai Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber yang ada di Kota Denpasar. Di hadapan para generasi muda Wawali Arya Wibawa memaparkan berbagai upaya penanggulangan sampah di Kota Denpasar yang salah satu fokusnya adalah optimalisasi pengelolaan sampah berbasis sumber, termasuk TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle), Teba Modern, Bank Sampah, dan pusat komposting. Selain itu, Pemkot Denpasar juga mendukung program waste to energy sebagai solusi jangka panjang.
Hal ini disampaikan Wawali Arya Wibawa mengingat permasalahan yang dihadapi saat adalah permasalahan sampah. Untuk itu para generasi muda diharapkan agar juga ikut serta berperan dalam melaksanakan pemilahan sampah di lingkungan masing-masing, tak terkecuali di lingkungan keluarga dan institusi pendidikan. Apalagi, UNBI merupakan kampus berkala internasional yang harus menjaga Bali ini tetap bersih dan indah di mata dunia.
Untuk itu lanjutnya, Pemkot Denpasar pun saat ini sedang gencar melaksanakan program “Teba Modern” sebagai solusi penanganan sampah organik berbasis sumber di Denpasar. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga, banjar, dan fasilitas umum lainnya. Teba Modern merupakan tempat pengolahan sampah organik dengan konsep penampungan sedalam 2 meter yang dilengkapi dengan tutup untuk memasukkan sampah.
Program ini menekankan pentingnya pemilahan sampah organik di rumah tangga sebelum dimasukkan ke dalam Teba Modern. Sampah organik yang dimasukkan ke dalam Teba Modern akan terurai secara alami oleh mikroorganisme dalam waktu beberapa bulan, menghasilkan pupuk kompos. Dengan demikian Teba Modern membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, menghasilkan pupuk organik, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah.
Maka, program ini memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam memilah sampah dan mengelola Teba Modern di lingkungan masing-masing. Dalam hal ini generasi muda ini juga mempunyai peranan untuk memberikan edukasi kepada keluarga serta lingkungan sekitarnya. “Dengan adanya program Teba Modern, diharapkan pengelolaan sampah di Denpasar menjadi lebih efektif dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat,” ungkap Arya Wibawa.
Sementara Ketua Panitia PKKBM Universitas Bali Internasional, Dewa Gde Yoga Purnama dalam laporannya mengatakan, PKKMB tahun ini mengusung tema “AERIS”, yang terinspirasi dari filosofi udara sebagai sumber kehidupan. Tema ini merepresentasikan semangat mahasiswa baru UNBI untuk beradaptasi, berkolaborasi, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa mahasiswa UNBI angkatan 2025 adalah generasi yang peduli lingkungan, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi masyarakat dan siap mendukun Pemerintah Kota Denpasar dalam penanganan kebersihan lingkungan,” ungkapnya.
Adapun Jumlah Mhasiswa Baru ikut PKKMB AERIS UNBI 2025 total 394 Orang, dengan rincian Program Asing sebanyak 13 Orang, Profesi Fisio sebanyak 18 Orang, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebanyak 9 Orang, dan Reguler 362 Orang. (ays/TRA).
Ratusan Warga Denut dan Denbar Terima Paket Bantuan
NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar bersama Tim Penggerak PKK Kota Denpasar menyerahkan setidaknya 267 paket bantuan kepada warga lansia, ibu hamil, balita, di dua kecamatan, yakni Denpasar Utara dan Denpasar Barat, Kamis (21/8). Kegiatan yang dikemas dalam “Menyapa dan Berbagi PMT” ini, merupakan salah satu upaya menekan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) di Kota Denpasar.
Pada dua lokasi berbeda, yakni Kantor Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara dan Banjar Pekandelan, Pemecutan Kelod Denpasar Barat, paket bantuan yang berisi telur, susu, buah, daging ayam, dan biskuit tersebut diserahkan langsung Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa didampingi Ketua Pokja IV TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana.
Dalam arahannya, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan, TP PKK Kota Denpasar kerap bermitra dengan Pemerintah Kota Denpasar untuk mengupayakan langkah antisipatif dalam menekan pergerakan angka stunting dan pencegahan kondisi KEK di Kota Denpasar.
Ayu Kristi juga berharap bantuan dalam kegiatan Menyapa dan Berbagi yang diberikan ini akan dapat sedikit meringankan beban dan memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Denpasar Utara dan Denpasar Barat. “Bantuan PMT yang diberikan hari ini meliputi berbagai bahan pangan bergizi, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok penerima,” kata Ayu Kristi.
Selanjutnya, selain melalui kegiatan menyapa dan berbagi, usaha lainnya yang dilakukan adalah dengan menggelar kegiatan Posyandu, sebagai layanan dasar kesehatan yang menyasar berbagai segmen usia. “Kami dari TP PKK Kota Denpasar mengajak kepada para warga agar terus dapat memanfaatkan layanan Posyandu, selain untuk mendeteksi awal kesehatan, juga dapat dijadikan sebagai upaya mencegah stunting,” ujar Ayu Kristi.
Sementara itu, Camat Denpasar Utara, Wayan Yuswara, mengemukakan ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan TP PKK Kota Denpasar atas segala bentuk kepedulian yang diberikan kepada para warga. “Kami sangat berterima kasih kepada TP PKK Kota Denpasar yang telah berkali-kali hadir dan berbagi kepada masyarakat, terutama kelompok rentan. Kegiatan ini sangat membantu dalam meningkatkan gizi dan mencegah stunting,” ungkapnya.
(Win/TRA)
Sekda Bersama Prajuru Serahkan Alkes Bagi Posyandu
NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana bersama Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AAN. Gede Dharmayuda dan prajuru Banjar Gemeh menyerahkan secara simbolis alat kesehatan kepada perwakilan lima posyandu se-Desa Dauh Puri Kangin, di Pelataran Parkir Puri Agung Dangin Pandawa, Denpasar pada Kamis (21/8) pagi.
Ket. Foto : Sekda Denpasar, I.B Alit Wiradana bersama Sekdis Kesehatan Denpasar, AAN Gede Dharmayuda dan Prajuru Banjar Gemeh pada Kamis (21/8) menyerahkan alat kesehatan pada perwakilan posyandu se Desa Dangin Puri Kangin.
Penyerahan alat kesehatan kepada posyandu di Desa Dauh Puri Kangin yang terdiri dari 5 kursi roda, 5 tensimeter dan 10 tongkat lansia yang merupakan inisisiatit dari Prajuru Banjar Gemeh. Sekda Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana menyambut baik penyerahan alat kesehatan dan Safari Kesehatan bagi Posyandu di Desa Dauh Puri Kangin ini. Dimana kegiatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memeriksakan kesehataannya.
“Kegiatan penyerahan alkes yang diprakarsai Prajuru Banjar Gemeh ini patut diapresiasi sebagai upaya peningkatan sarana prasarana kesehatan di wilayah yang tentunya berujung pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Dilain sisi, lanjut Alit Wiradana bahwa Safari Kesehatan juga memberi akses masyarakat untuk konsultasi kesehatan juga dapat mensosialisasikan pola hidup yang sehat bagi masyarakat. “Kami mengajak masyarakat luas untuk memanfaatkan apabila digelar safari kesehatan di wilayahnya sebagai akses konsultasi kesehatan mendukung terciptanya masyarakat Kota Denpasar yang sehat,” ujarnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AAN. Gede Dharmayuda mengatakan penyerahan alkes bagi Posyandu di Desa Dauh Puri Kangin ini dibalut dalam kegiatan Bakti Sosial Kemerdekaan Banjar Gemeh. “Selain penyerahan alkes, juga digelar Safari Kesehatan untuk masyarakat Desa Dauh Puri Kangin dibanti tim Puskesmas Denut 2 dan operasi katarak gratis dari John Fawcett Foundation,” ungkapnya.
Sementara Kelihan Adat Banjar Gemeh, Ida Bagus Ari Krisna menjelaskan penyerahan alat kesehatan kepada lima posyandu di Desa Dauh Puri Kangin merupakan inisiatif Prajuru Banjar Gemeh. Diserahkan kepada Posyandu di Titih Kaler, Titih Tengah, Titih Kelod, Suci dan Gemeh.
Pihaknya berharap, bersama seluruh jajaran Prajuru Adat Banjar Gemeh melalui kegiatan ini dapat melaksanakan aksi berkelanjutan setiap tahunnya. “Komitmen kami terus berkolaborasi dengan pemerintah dan instansi terkait lainnya memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat Desa Dauh Puri Kangin khususnya dan warga denpasar pada umumnya,” ujarnya. (esa/Tra)







