Walikota Jaya Negara Resmi Lantik 3.926 PPPK Kota Denpasar,
Tekankan ASN Kompeten, Inovatif dan Kolaboratif, Jadi Pelayan Masyarakat Berintegritas
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR-Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi melantik dan mengambil sumpah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Minggu (1/6). Momen bersejarah ini juga bertepatan dengan hari bersejarah, yakni Hari Lahir Pancasila dan dilaksanakan di tempat bersejarah yang merupakan lokasi ikonik Perang Puputan Badung.
Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat secara resmi melantik dan mengambil sumpah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Minggu (1/6).
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede bersama seluruh Ketua Fraksi DPRD Kota Denpasar, Forkopimda Kota Denpasar, dan Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana. Tampak pula Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana, Ketua Gatriwara Kota Denpasar, Ny. Purnawati Ngurah Gede, Pimpinan OPD serta undangan lainya.
Tampak sejak pagi hari para Calon PPPK yang akan dilantik sudah memadati lapangan untuk mengikuti proses Mejaya-jaya. Tercatat, sebanyak 3.926 orang resmi dilantik dan diambil sumpahnya menjadi PPPK Kota Denpasar Tahap I yang sebelumnya merupakan Tenaga Kontrak di Lingkungan Pemkot Denpasar.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya mengatakan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah PPPK Kota Denpasar ini dilaksanakan sesuai dengan amanat undang-undang. Dimana, proses pengangkatan dapat dilaksanakan mulai Bulan Juni hingga Bulan Oktober Tahun 2025.
“Yang pertama adalah kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan saudara saudari sekalian menjadi PPPK, ini merupakan buah nyata hasil pengabdian rekan-rekan tenaga kontrak, dan saya berbangga selaku Walikota bersama Wakil Walikota Denpasar dipercaya sejarah untuk melantik saudara sekalian,” ujarnya.
Dikatakan Jaya Negara, dipilihnya tanggal 1 Juni yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila ini merupakan momentum sakral. Dimana, setiap ASN hendaknya senantiasa mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila. Sehingga kedepannya, pengabdian untuk mewujudkan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju dapat dilaksanakan berkesinambungan. Selain itu, lokasi sejarah Perang Perang Puputan Badung juga sengaja dipilih agar menjadi sepirit dalam menjalankan tugas mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Pihaknya juga berpesan agar PPPK yang baru dilantik senantiasa menjunjung tinggi etika pelayanan dengan sepirit Sewakadarma bahwa melayani adalah kewajiban serta weda wakya vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersaudara. Selain itu, dalam menjalankan tugas, seluruh ASN hendaknya mengamalkan nilai Dharma Raksatah Raksitah, bahwa siapapun yang bergerak dengan dharma, maka akan dilindungi oleh dharma itu sendiri.
“Sepirit dan nilai suci Pancasila ini hendaknya menjadi jiwa dan nafas seluruh aparatur dalam mengabdi kepada masyarakat dan NKRI, saya titip pesan agar ASN yang baru dilantik agar senantiasa mengisi diri agar menjadi ASN yang kompeten, inovatif, kolaboratif, serta menjadi pelayan masyarakat yang berintegritas dengan senantiasa menjunjung dharma dan kebaikan dalam menjalankan tugas,” ujar Jaya Negara
Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana mengatakan bahwa keberhasilan pengangkatan PPPK ini tak lepas dari tangan dingin Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Dimana, sejak awal keduanya berkomitmen untuk meningkatkan status tenaga kontrak menjadi ASN yang dalam hal ini PPPK. Dimana, sebanyak 3.926 orang resmi dilantik dan diambil sumpahnya menjadi PPPK Kota Denpasar Tahap I yang sebelumnya merupakan Tenaga Kontrak di Lingkungan Pemkot Denpasar.
Dari jumlah tersebut, beberapa diantaranya merupakan penyandang disabilitas serta penyintas ODS. “Beliau bapak Walikota dan Wakil Walikota sangat intens berkordinasi dengan Kementerian PANRB, sehingga usulan formasi dan kebutuhan ASN kita di Denpasar disetujui seluruhnya. Berbagai tahapan sudah kita lalui, dan sampailah pada saat berbahagia menuju pelantikan ini,” ujarnya.
Sudiana berpesan kepada PPPK yang baru dilantik untuk nantinya bekerja lebih optimal lagi. Tantangan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin kompleks. Sehingga, kerja nyata dan inovasi harus terus dilaksanakan untuk menjawab tantangan dan optimalisasi pelayanan bagi masyarakat. “Semoga nantinya ASN PPPK Kota Denpasar yang baru dilantik dapat menjalankan tugas sebaik mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik menuju Denpasar Maju,” ujarnya.
Salah seorang PPPK Kota Denpasar yang baru dilantik, I Nyoman Budiasa mengatakan bahwa dirinya telah mengabd menjadi pegawai kontrak selama 22 tahun. Awalnya ia bekerja di DLHK Denpasar menjadi sopir angkutan dengan gaji awal Rp 10 ribu per hari. “Dulu dapat gaji 10 ribu per hari, sekarang sudah lumayan,” katanya berbahagia.
Lelaki asal Peguyangan Kaja Denpasar ini pun merasa bahagia karena statusnya sudah sa dilantik menjadi PPPK. “Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Walikota, Bapak Jaya Negara karena sudah memfasilitasi kamu khususnya di DLHK. Sekarang saya tugas di UPTD,” paparnya. (Ags/tra).
Walikota Apresiasi Peed Aya Duta Denpasar Pada PKB XLVII
NEWSINTERMEDIA.COM ||DENPASAR- Tim Kesenian yang tergabung dalam Pawai (Peed Aya) Duta Kota Denpasar memastikan kesiapannya untuk tampil pada Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII Tahun 2025 pada 21 Juni mendatang. Dikordinir oleh Bala Bali Dance Group, kesiapan tersebut tampak saat pelaksanaan Gladi dan Pembinaan yang dihadiri langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di Halaman Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar, Minggu (1/6).
Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri Gladi dan Pembinaan Peed Aya Duta Kota Denpasar pada PKB XLVII di Halaman Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar, Minggu (1/6).
Sajian Peed Aya Duta Kota Denpasar dikemas apik diawali dengan papan nama Kota Denpasar, dilanjutkan dengan Jegeg Bagus, rangkaian Gebogan, Pependetan, Topeng Panca, Rerejangan dan diakhiri dengan garapan tematik khas Desa Adat Kesiman yang bertajuk Ngerebong serta ogoh-ogoh.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh talenta muda Denpasar yang tergabung dalam Bala Bali Dance Group. Dimana, secara umum berbagai persiapan dan pembawaan garapan sudah ditampilkan sangat baik.
Sehingga kedepan bagaimana seluruh tim menjaga konsistensi agar dapat tampil optimal pada Pembukaan PKB XLVII nanti. “Sekilas yang kami lihat dari persiapan pada tahap ini sudah sangat baik dan matang, sekarang tinggal konsistensi untuk tampil optimal saat pembukaan PKB nanti,” ujarnya.
Walikota Jaya Negara juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen, termasuk orang tua peserta pawai yang senantiasa mendukung dan mensupport anak-anaknya. Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga mengingatkan seluruh peserta dan para orang tua untuk selalu menjaga kesehatan anak sehingga semua berjalan lancar hingga pawai mendatang.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar sangat berterima kasih kepada peserta pawai hingga orang tua peserta yang terus mendukung penuh Duta Kota Denpasar ini, semoga kita dapat memberikan yang terbaik nanti, termasuk semua duta kesenian lainya,” ujarnya.
Koordinator Pawai Duta Kota Denpasar, Ida Bagus Eka Harista mengatakan Pembukaan Pawai PKB 2025 akan membawakan tema yang merupakan salah satu tradisi di Desa Adat Kesiman yakni Ngerebong. Dimana, Ngerebong merupakan pengejawantahan nyata dari Jagat Kerthi yang dikenal sebagai ajaran luhur Bali yang bermakna pemuliaan dan penyucian jagat raya. Melalui upacara ini, masyarakat Kesiman menunjukkan bahwa menjaga semesta tak hanya soal fisik, tetapi juga spiritual, membersihkan batin, menata hubungan dengan sesama, dan menghormati kekuatan alam serta para leluhur.
Dikatakannya, Peed Aya ini melibatkan ratusan talenta seniman muda yang berasal dari sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lain di Kota Denpasar. Pertunjukan dalam pawai akan dilakukan dengan berjalan yang melambangkan bentuk dari keharmonisan hidup beragam etnis dan budaya di Kota Denpasar.
“Terkait koreksi yang disampaikan oleh tim pembina PKB Kota Denpasar, semuanya menjadi catatan penting bagi kami untuk bahan evaluasi dan referensi, sehingga kedepan penampilan dapat terus dioptumalkan,” katanya. (Eka/TRA)
Karnaval Pancasila dan Pentas Budaya Nusantara 2025
NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR-Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, sekaligus menyambut Bulan Bung Karno, Rumah Kakek — Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Satyam Eva Jayate, Denpasar, menggelar Karnaval Pancasila dan Pentas Budaya Nusantara Rumah Kakek Festival 2025, yang dipusatkan di Titik Nol Kota Denpasar, Minggu (1/6).
Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, didampingi Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Dalam sambutannya, Gubernur Bali, I Wayan Koster menyampaikan bahwa kegiatan karnaval dan pentas budaya ini merupakan bentuk nyata penguatan nilai-nilai kebangsaan.
“Kegiatan ini sangat penting dalam memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945. Di tengah dinamika bangsa saat ini, kita perlu terus menyuarakan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. Dengan memperkuat akar sejarah, kita bisa membangun bangsa yang maju tanpa melupakan jati diri kita,” ujar Gubernur Wayan Koster.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, turut mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk upaya mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, semangat gotong royong dalam kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan dilestarikan. “Semoga kegiatan positif seperti ini bisa terus dilaksanakan untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa,” Ungkap Arya Wibawa
Ketua Umum Rumah Kakek, Ketut Udi Prayudi, menjelaskan bahwa lebih dari 1.000 peserta dari berbagai komunitas turut ambil bagian dalam karnaval ini, yang mengusung tema “Kebangsaan Harmoni Bali untuk Indonesia” ini. “Ini merupakan karnaval Pancasila pertama yang diselenggarakan di Bali, yang menghadirkan berbagai elemen masyarakat dalam satu semangat persatuan. Ada 17 elemen budaya yang terlibat untuk memperingati lahirnya Pancasila dan menghibur masyarakat melalui pentas budaya nusantara,” ujar Ketut Udi.

Sebagai informasi, karnaval ini diawali dengan pertunjukan marching band, penampilan penari Hanoman, barongsai, reog, tarian Sekar Jempiring, mobil Paskibraka, dan berbagai atraksi budaya lainnya. Rute karnaval yang dimulai dari Titik Nol Kota Denpasar, lalu mengelilingi kota melalui Jalan Panglima Sudirman hingga Jalan Diponogoro ini, disambut antusiasme masyarakat. Ketut Udi menambahkan bahwa ide ini lahir dari keprihatinan terhadap semakin terkikisnya nilai-nilai kebangsaan akibat menguatnya identitas kesukuan, kedaerahan, dan keagamaan yang sempit.
“Kami ingin generasi muda saling mengenal dan mencintai budaya satu sama lain. Di Rumah Kakek, kami memiliki nilai-nilai seperti Wong Pituh Galung, Bhinneka Tunggal Ika, Wasudara, dan Tatwa Asi, yang ingin kami gaungkan agar tidak hanya dibaca, tapi dihayati dan dijalankan,” jelasnya. Ia juga berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, agar dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari gerakan gotong royong nasional. (Ayu/tRA)
Sekda Hadiri Puncak Festival Bulan Bung Karno Desa Tegal Harum
NEWSINTER MEDIA.COM || DENPASAR- Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana menghadiri sekaligus menutup secara resmi rangkaian acara Festival Bulan Bung Karno VII 2025 yang digelar di Lapangan Umum Desa Tegal Harum pada Minggu (1/6).
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, Sekretaris Dinas PMD, Tresna Yasa, Perbekel Desa Tegal Harum, Komang Adi Widiantara, TP. PKK Tegal Harum, serta undangan lainnya.
Sekda Alit Wiradana di sela kegiatan mengatakan bahwa Pemkot Denpasar memberikan apresiasi nya terhadap gelaran festival menyambut Bulan Bung Karno Tahun 2025. Dimana festival ini sebagai bentuk pengimplementasian nilai-nilai yang sudah diwariskan oleh Soekarno. ” Saya mengapresiasi kegiatan festival ini, selain untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang diwariskan oleh Bung Karno, tetapi juga untuk memperkokoh semangat kebangsaan dan nasionalisme di kalangan anak muda,” ungkap Alit Wiradana.
Perbekel Desa Tegal Harum, Adi Widiantara dalam sambutannya menuturkan bahwa Festival Bulan Bung Karno VII ini digelar perdana oleh Desa Tegal Harum. Dimana, kegiatan ini disemarakkan dengan berbagai macam kegiatan lomba yang bisa memupuk rasa nasionalisme dan semangat generasi penerus bangsa.
” Tujuan acara ini adalah untuk menggelorakan semangat Bung Karno kepada anak muda, serta membumikan kembali pancasila dan sejarah Bapak Bangsa Indonesia kepada generasi penerus bangsa,” tutur Adi Widiantara.
Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 31 Mei sampai dengan 1 Juni 2025 ini ditutup dengan penyerahan piagam juara kepada para pemenang lomba-lomba yang telah dilaksanakan sebelum nya. (IND/TRA).









