- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_img

Info Bali Terkait Perayaan Tumpek Krulut Dibergai Wilayah

- Advertisement -spot_img

Peringatan Hari Tumpek Krulut, Gubernur Bali Sapa Kaum Muda Kedai Tangkil Tabanan

NEWS INTERMEDIA.COM l TABANAN l Setelah menyambangi Babi Guling Pande Bongol, Bangli dan ⁠Nasi Pindang Dadong Rintin di Gianyar, Gubernur Bali Wayan Koster di sambut Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga di Kedai Kopi Tangkil, Tabanan, Sabtu (01/8).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Gubernur Bali, Wayan Koster pada kesempatan ini menyampaikan apresiasi kepada warga, khususnya kaum muda yang berani membuka lapangan pekerjaan bagi sesama temannya, dengan cara aktif bergeliat pada kegiatan UMKM, seperti yang dilakukan oleh Ida Bagus Made Ariyoga.

Kedai Tangkil, menjadi salah satu dari 15 UMKM se-Bali sebagai tempat untuk berbagi kasih sayang dengan seluruh masyarakat serangkaian perayaan rahina Tumpek Krulut yang jatuh pada Saniscara Kliwon Landep hari ini.

Pada kesempatan ini, Gubernur Wayan Koster menyampaikan bahwa pihaknya hari ini (Sabtu 1 Agustus 2026) meluangkan waktu untuk mengunjungi kuliner (makanan khas Bali dan Kedai kopi).

Kesempatan ini digunakan sebagai momentum untuk bertemu, bersilaturahmi dan berbagi kasih sayang dengan anak-anak muda. Selain itu, pemilik kuliner dan minuman masa kini ini sudah menjadi penghidup UMKM di Bali, yang memberi dampak positif terhadap sesamanya, terutama dalam hal membuka lapangan pekerjaan dan menyiapkan tempat berkumpulnya pemuda, yang menyediakan kopi makanan ringan sebagai peneman nongkrong.  “Jadi mereka tidak mungkin mabuk dan membuat keonaran. Dari segi keamanan juga memberikan efek positif”, tegas Gubernur Wayan Koster.

*Rancang Regulasi Tiap Jumat Nikmati Kuliner Lokal Bali Guna Hidupkan UMKM*

Untuk ke depan, Gubernur Bali Wayan Koster berencana akan mengeluarkan Surat Edaran untuk Aparatur Sipil Negara agar rutin setiap hari Jumat turun ke kuliner lokal menikmati makanan dan produk kerajinan lokal, dalam rangka menggerakkan perekonomian (UMKM, Koperasi dan usaha kecil lainnya) lokal.

“Selalu ingat laksanakan dengan konsisten nilai nilai kearifan lokal yang diwariskan oleh penglingsir kita, yakni Sat Kerthi (Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Bhuwana Kerthi, Jnana Kerthi dan Jagat Kerthi). Ini adalah nilai nilai kehidupan yang luar biasa dibutuhkan sepanjang dunia ini ada, dan akan tetap ada sepanjang kita hidup di atas bumi, untuk dapat tumbuh berkualitas, berdaya saing dan berkelanjutan”, ungkap Gubernur Koster.

*Pemilik Kedai Tangkil Senang Dipilih*

Pemilik Kedai Tangkil, Ida Bagus Made Ariyoga merasa sangat bahagia karena pihaknya dipilih menjadi salah satu lokasi tempat berbaginya kasih sayang Gubernur Bali kepada masyarakat Kabupaten Tabanan, di hari Tumpek Krulut ini.

Pihaknya berharap agar kegiatan seperti ini memberikan dampak baik kepada semua elemen, baik itu UMKM agar bisa semakin berkembang dengan perhatian pemerintah, masyarakat juga mendapatkan dampak baiknya karena di traktir oleh Gubernur Bali, “saya sangat berterima kasih kepada Gubernur Bali, yang selalu berupaya memberikan perhatian kepada UMKM Bali, sebagai pelaku usaha UMKM, saya sangat merasa terayomi.

Dan tentu saya sebagai salah satu warga kabupaten Tabanan sangat mendukung program dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana dalam Bali era baru”, ungkapnya.

Sesaat setelah berkumpul dan menghabiskan waktu sejenak bersama kaum muda Agata (Anak Gaul Tabanan), Gubernur Bali Wayan Koster di dampingi Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan melaksanakan peninjauan cek kesehatan gratis, dilapangan Dangin Carik, Tabanan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bagian dari menebarkan kasih sayang kepada warga.

Cek Kesehatan Gratis ini juga dilaksanakan di seluruh Bali, yang bertujuan memberikan kesempatan kepada warga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.(Tutt/Tra).


Rahina Tumpek Krulut, Gubernur Koster Traktir 10 Ribu Cup Kopi Gratis di Jenar Kopi, Dorong Kecintaan terhadap UMKM Lokal

NEWS INTERMEDIA.COM l DENPASAR l Gubernur Bali Wayan Koster kembali memanfaatkan momentum Rahina Tumpek Krulut atau Hari Kasih Sayang Bali dengan menggelar aksi berbagi kopi dan kuliner gratis kepada masyarakat. Salah satu titik pelaksanaan berlangsung di Jenar Kopi Kaliasem, Jalan Kaliasem No. II A, Dangin Puri, Denpasar, Sabtu (1/8/2026), yang dipadati ribuan warga sejak pagi.

Di kedai kopi yang menjadi salah satu ruang berkumpul anak muda tersebut, sekitar 10.000 cup minuman, baik kopi maupun non-kopi, disiapkan secara cuma-cuma. Selain itu, pengunjung juga mendapatkan donat dan roti manis gratis sebagai bagian dari rangkaian peringatan Tumpek Krulut.

Program tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak di 15 UMKM kuliner dan kedai kopi lokal yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Bali ingin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap produk lokal sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku usaha mikro.

Gubernur Koster mengatakan, Tumpek Krulut bukan sekadar tradisi, melainkan hari yang mengajarkan nilai cinta kasih, kepedulian, dan kebersamaan yang diwariskan leluhur Bali. “Rahina Tumpek Krulut adalah Hari Tresna Asih atau Hari Kasih Sayang menurut dresta Bali. Momentum ini mengajak kita untuk saling berbagi dan menumbuhkan rasa cinta kasih kepada sesama,” ujarnya.

Menurut Koster, pelaksanaan program traktir kopi dan kuliner gratis tahun ini diperluas. Jika sebelumnya hanya berlangsung di beberapa lokasi, kini dilaksanakan serentak di 15 titik UMKM sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal. “Kegiatan ini adalah bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap kuliner lokal Bali sekaligus memperkuat keberlangsungan UMKM,” katanya.

Ia juga membuka peluang agar jumlah UMKM yang dilibatkan dapat terus bertambah pada peringatan Tumpek Krulut berikutnya setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Koster kembali mengingatkan makna filosofis Tumpek Krulut sebagai bagian dari implementasi Jana Kerthi, salah satu unsur dalam konsep Sad Kerthi yang menjadi landasan pembangunan Bali.

“Kita harus bersyukur diwarisi kearifan lokal berupa Sad Kerthi. Ada Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi. Tumpek Krulut merupakan bagian dari Jana Kerthi, yaitu memuliakan manusia melalui cinta kasih, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama,” jelasnya.

Menjawab pertanyaan mengenai pembiayaan program tersebut, Koster memastikan seluruh pelaksanaannya telah disusun sesuai ketentuan yang berlaku.Sesuai aturan,” katanya singkat

Ia menambahkan, kegiatan berbagi melalui momentum Tumpek Krulut menjadi cara  efektif untuk menyapa masyarakat di seluruh Bali di tengah padatnya agenda pemerintahan.

“Pada intinya saya ingin menyapa masyarakat Bali di semua wilayah. Karena jadwal sangat padat, tidak mungkin hadir satu per satu ke semua kabupaten. Maka saya memilih cara seperti ini. Respons masyarakat ternyata sangat bagus,” ujarnya.

Koster berharap peringatan Tumpek Krulut semakin memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai luhur budaya Bali. “Paling tidak sekarang masyarakat semakin mendapat pemahaman bahwa kita memiliki hari yang sangat mulia dan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Selain menghadirkan program kopi dan kuliner gratis, rangkaian peringatan Tumpek Krulut tahun ini juga diisi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di berbagai daerah. Menurut Koster, menjaga kesehatan merupakan bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri yang harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap sesama.

“Menyayangi diri sendiri dan menyayangi sesama harus dilakukan bersama-sama,” tegasnya, seusai menyambangi Lokasi Kopi Jenar dan berswafoto bersama sejumlah anak muda.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Tumpek Krulut sebagai momentum memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan menjauhi segala bentuk kekerasan. (Noer/Tra).


Banyak Generasi Muda Mulai Rayakan Hari Kasih Sayang Bali


Sementara itu, Pengelola Jenar Kopi, Anggi, mengaku antusias menyambut program tersebut. Ia mengatakan, peringatan Tumpek Krulut dengan konsep berbagi kopi menjadi pengalaman baru yang membawa dampak positif bagi pelaku usaha.

“Baru tahun lalu saya mengetahui bahwa Tumpek Krulut merupakan Hari Kasih Sayang. Kami senang karena akhirnya banyak anak-anak muda bisa merayakannya dengan cara sederhana, yaitu minum kopi dan berkumpul bersama,” ujarnya.

Menurut Anggi, keterlibatan Jenar Kopi dalam program Pemerintah Provinsi Bali memberikan manfaat nyata dengan menghadirkan pelanggan baru yang sebelumnya belum pernah berkunjung

“Harapan kami, setelah dilirik dan dipercaya pemerintah, semakin banyak generasi muda dan pasar baru yang datang mencoba kopi di sini. Mudah-mudahan setelah itu mereka menjadi pelanggan tetap,” katanya.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari dengan antrean panjang yang mengular di kawasan Titik Nol Denpasar. Ribuan warga didominasi anak muda , mengular memanfaatkan kesempatan menikmati kopi, minuman non-kopi, serta aneka kudapan gratis sambil merayakan Hari Kasih Sayang Bali yang sarat makna kebersamaan dan kepedulian.(*)


Ribuan Warga Antusias Rayakan Rahina Tumpek Klurut di Art Center, Gubernur Koster Serahkan Tali Kasih untuk 30 Pelajar

NEWS INTERMEDIA.COM l DENPASAR l  Peringatan Rahina Tumpek Klurut sebagai Rahina Tresna Asih (Kasih Sayang) Dresta Bali di Ardha Candra, Art Centre Denpasar pada Sabtu (1/8) berlangsung meriah. Masyarakat Bali tampak antusias bergoyong bersama menikmati alunan lagu-lagu Bali yang di bawakan artis dan band papan atas Bali.

Tidak tanggung-tanggung bintang tamu yang dihadirkan merupakan penyanyi dan band papan atas yang sangat diminati dan digemari oleh masyarakat Bali antara lain Bagus Wirata, Lolot Band, Joni Agung, Leeyonk Sinatra, Yong Sagita, Bintang Band, Bayu KW, Lebri Partami, Putri Bulan dan Gus Veron.

Nampak ribuan penonton tumpah ruah memenuhi bangku-bangku, menikmati penampilan penyanyi idola dalam konser gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Bali tersebut. “Malam ini kita menikmati hiburan oleh para seniman dan pemain musik kita di Bali,” ungkap Gubernur Koster di sela-sela acara.

Ia menjelaskan bahwa konser tersebut dilaksanakan sebagai bentuk perayaan rahina tumpek klurut yang merupakan hari kasih sayang bagi masyarakat Bali.

“Masyarakat Bali harus tahu apa itu tumpek klurut dan juga nilai kearifan lokal lainnya supaya kita generasi penerus memahami dan menghayati kearifan lokal leluhur Bali yang diwariskan kepada kita semua,” imbuhnya.

Kata ‘Klurut’ dalam Tumpek Klurut sendiri dimaknai sebagai kelembutan hati, kasih sayang dan upaya menciptakan suasana yang damai. Dalam masyarakat Bali, Tumpek Klurut juga memiliki hubungan yang erat dengan seni. Hal ini menunjukkan bahwa seni dalam pandangan masyarakat Bali bukan sekedar hiburan, melainkan media untuk meperhalus budi pekerti dan mempererat hubungan antar manusia.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Koster juga memberikan tali kasih kepada 30 siswa-siswi SMA, SMK dan SLB di Bali sebagai bentuk ungkapan kasih sayang kepada para generasi muda Bali yang diharapkan nantinya dapat menjadi pemimpin-pemimpin Bali di masa depan.

Kemudian masih dalam peringatan Rahina Tumpek Klurut, Gubernur Bali Wayan Koster juga berbagi hidangan kepada masyarakat Bali melalui tenant-tenant yang telah ditentukan di masing-masing Kabupaten/Kota. Sementara itu, pelayanan kesehatan gratis juga dilaksanakan untuk seluruh masyarakat Bali melalui fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah maupun swasta yang ada di seluruh Bali.(Kar/Tra).


Gubernur Koster Ajak Masyarakat Tebar Kepedulian melalui Gerakan Berbagi

NEWS INTERMEDIA.COM l GIANYAR  Peringatan Tumpek Krulut yang dimaknai sebagai Hari Kasih Sayang menjadi momentum bagi Gubernur Bali Wayan Koster untuk mengajak seluruh masyarakat memperkuat nilai-nilai cinta kasih, kepedulian, dan saling menghormati antarsesama. Semangat tersebut diwujudkan melalui gerakan berbagi makanan gratis kepada masyarakat dengan menggandeng pelaku UMKM di seluruh kabupaten/kota di Bali, Sabtu (1/8).

Program berbagi tersebut dilaksanakan di satu hingga dua UMKM pada masing-masing kabupaten/kota. Selain menghadirkan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi upaya menggerakkan perekonomian pelaku UMKM lokal. Gubernur Koster meninjau langsung salah satu lokasi pelaksanaan di Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, Desa Sakah, Kabupaten Gianyar, yang dipadati masyarakat untuk menikmati hidangan secara gratis.

Dalam keterangannya, Gubernur Koster mengatakan bahwa Tumpek Krulut menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa kasih sayang, saling menghormati, dan saling peduli dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, nilai-nilai tersebut hendaknya tidak berhenti pada makna filosofis semata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.

“Momentum Tumpek Krulut ini kita maknai sebagai Hari Kasih Sayang. Karena itu, mari kita saling mengasihi, saling menghormati, dan saling membantu. Hal-hal sederhana seperti berbagi kepada sesama akan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat Bali,” ujar Gubernur Koster.

Ia berharap gerakan berbagi ini tidak hanya dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali, tetapi juga dapat diikuti oleh pemerintah kabupaten/kota di seluruh Bali. Para bupati dan wali kota diharapkan dapat menginisiasi kegiatan serupa di daerah masing-masing sehingga semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin meluas serta menjadi budaya bersama di Bali.

Pemilik Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, Wayan Suarsa, yang merupakan putra dari Made Rintin sekaligus penerus usaha keluarga, menyambut baik program berbagi tersebut. Warung yang telah berdiri sejak tahun 1960 itu dikenal dengan sajian khas nasi pindang berisi sayur dan telur tanpa menggunakan ayam maupun daging, serta tetap mempertahankan cita rasa tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

Menurut Wayan Suarsa, program yang digagas Gubernur Koster membawa dampak positif, baik bagi masyarakat maupun pelaku UMKM.

“Ini merupakan program yang sangat positif, baik bagi kami sebagai pelaku UMKM maupun bagi masyarakat. Bertepatan dengan Tumpek Krulut sebagai Hari Kasih Sayang, kegiatan ini mengajak kita untuk saling berbagi dan peduli. Bagi kami sendiri, ini juga menjadi promosi gratis sehingga Warung Nasi Pindang Dadong Rintin bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas,” ungkapnya.

Ia berharap perhatian Pemerintah Provinsi Bali terhadap UMKM terus ditingkatkan dengan lebih banyak mendengar aspirasi para pelaku usaha.

“Setiap UMKM memiliki kendala yang berbeda-beda. Harapan kami, Pemerintah Provinsi Bali dapat terus mendekat kepada pelaku UMKM, mengetahui permasalahan yang dihadapi, serta membantu menghadirkan solusi agar UMKM di Bali semakin maju dan berkembang,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Retno Lestari asal Ubung Kaja, mengaku senang dapat menikmati program berbagi yang digelar Pemerintah Provinsi Bali dalam rangka Tumpek Krulut. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian seorang pemimpin kepada masyarakat.

“Saya sangat senang bisa ikut menikmati program berbagi dari Bapak Gubernur. Menurut saya, ini adalah bentuk kasih sayang seorang pemimpin kepada rakyatnya. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di Bali,” ujarnya.

Melalui momentum Tumpek Krulut, Gubernur Koster mengajak seluruh masyarakat Bali untuk menjadikan kasih sayang, kepedulian, dan semangat gotong royong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan kebersamaan tersebut, diharapkan keharmonisan sosial tetap terjaga sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat dan kemajuan UMKM di seluruh Bali.(EKa/Tra).


 

- Advertisement -spot_img
admin
adminhttps://newsintermedia.com
Ida Bagus Putu Suwitra Sering disapa "Gustra" Seorang Jurnalist yang lahir seorang Jurnalis dari bawah, saat ini sudah sangat berpengalaman dalam bidannya, sudah mengajar tentang Pers di sekolah-sekolah Juranlist, mengajar Kode Etik Waratawan, naskah naskah banyak di tulis, juga menciptakan lagu-lagu Rohani dan menciptakan Puisi, Cerpen dan Biografi Para Pejabat pemerintah dan karya yang lainnya, dan seorang Pelukis Absrak dengan goresan tangan.
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img