Beranda / Berita Terkini / DENPASAR / Berita Denpasar Terkait Federasi Hockey, Ranperda dan Rakor Pilkada 2024

Berita Denpasar Terkait Federasi Hockey, Ranperda dan Rakor Pilkada 2024

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM

Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Hockey Indonesia (FHI) Bali akan dilantik di The Nex Showroom and Café, Jalan Diponegoro Nomor 146 Denpasar, Jumat (4/10)
Ketum Umum Pengprov Federasi Hockey Indonesia Bali, Dr. dr. Anak Agung Ngurah Jayakusuma, Sp.OG., Subsp., Kfm., MARS., didampingi Sekretaris Umum Nana Satriana Kamis (3/10) mengatakan Federasi Hockey Indonesia Bali sudah berdiri lebih dari 2 tahun dan sudah mempunyai anggota 5 Pengcab di Bali yakni Jembrana, Gianyar,Tabanan, Badung dan Denpasar.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Lebih lanjut Dr. dr. Ngurah Jaya Kusuma menyampakan kepengurusan FHI Bali yang akan dilantik melanjutkan kepengurusan sisa masa Bhakti 2024-2026 di bawah komando Ketum umum Dr. dr. Anak Agung Ngurah Jayakusuma, Sp.OG., Subsp., Kfm., MARS., Kepengurusan baru ini menggantikan kepengurusan lama karena Ketua Umum sebelumnya Ida Ayu Ketut Candrawari mengundurkan diri karena alasan kesibukan.
Dr. dr. Ngurah Jaya Kusuma menjelaskan pelantikan akan dihadiri langsung Ketua Umum PP FHI Mayjen (Purn) Budi Sulistijono dan Sekjen PP FHI Yasser Asuady Arafat serta dihadiri juga Ketua Umum KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan serta KONI Kabupaten/Kota yang sudah ada Pengcab FHI-nya. ”Kami berharap kepengurusan Pengprov FHI Bali yang baru ini dapat meningkatkan prestasi atlet Hockey Bali, baik lokal, nasional maupn internasional,’’ harap Jaya Kusuma. Dikatakan setelah pelantikan pengurus besoknya akan digelar Bali Hockey Festival 9 dengan mengundang peserta dari dalam dan luar negeri. “Kegiatan ini untuk mendukung pariwisata Bali serta sebagai upaya untuk mengembangkan sport tourism,” katanya.

Pjs. Walikota Sampaikan Ranperda APBD 2025

Pendapatan Daerah Dirancang Sebesar Rp.2,71 Triliun

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM Pjs. Walikota Denpasar, I Dewa Gede Mahendra Putra secara resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025. Hal tersebut disampaikan dalam Pembukaan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar yang dipimpin Ketua Sementara DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua Sementara, Ida Bagus Yoga Adi Putra di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis, (3/10).

Ket foto : Pjs. Walikota Denpasar, I Dewa Gede Mahendra Putra saat menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025 pada Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar yang dipimpin Ketua Sementara DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua Sementara, Ida Bagus Yoga Adi Putra di Gedung DPRD Kota Denpasar, Jumat (3/10).

Dalam pidatonya pengantarnya, Pjs. Walikota Denpasar, I Dewa Gede Mahendra Putra menjelaskan, sebagaimana diketahui bersama sesuai dengan pedoman penyusunan APBD diatur mengenai sinkronisasi kebijakan Pemerintah Daerah dengan kebijakan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat. Disamping penekanan masalah sinkronisasi kebijakan tersebut, dalam pedoman Penyusunan APBD juga diatur mengenai kebijakan penyusunan APBD baik menyangkut Pendapatan Daerah, Belanja Daerah, serta Pembiayaan Daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Dewa Mahendra menyampaikan rancangan target-target Pendapatan Daerah pada APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025 yang dirancang sebesar Rp.2,71 Triliun lebih. Jumlah ini terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dirancang sebesar Rp. 1,81 Triliun lebih, dan Pendapatan Transfer dirancang sebesar Rp. 907,06 Milyar lebih.

Sementara Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024 dirancang sebesar Rp.3,20 Triliun Lebih. Jumlah tersebut terdiri atas Belanja Operasi dirancang sebesar Rp.2,25 Triliun Lebih, Belanja Modal dirancang sebesar Rp.638,98 Miliar lebih, Belanja Tidak Terduga dirancang sebesar Rp.20 Miliar lebih, dan Belanja Transfer dirancang sebesar Rp.297,37 Miliar lebih.

Dikatakannya, dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2025 terjadi defisit sebesar Rp.490,58 Miliar lebih yang akan ditutupi dari Penerimaan Pembiayaan Daerah yang bersumber dari perkiraan SILPA Tahun 2023 sebesar Rp.490,58 Miliar Lebih.

“Demikian gambaran secara umum mengenai belanja untuk membiayai seluruh kegiatan pembangunan di Tahun 2024 baik yang bersifat prioritas maupun penunjang dalam rangka pencapaian sasaran pembangunan,” ujar Dewa Mahendra.

“Saya mengharapkan koreksi yang konstruktif dalam pembahasan nanti, sehingga apa yang kita rumuskan akan memberikan hasil yang terbaik bagi kelangsungan pembangunan Kota Denpasar yang kita cintai,” imbuhnya.

Hadir pula dalam pembukaan sidang tersebut Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, Forkopimda Kota Denpasar, dan kepala OPD Pemkot Denpasar. (Ags/HumasDps).

Rakor Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada 2024
Pjs. Walikota Tekankan Sinergitas, Ciptakan Kondusifitas Wilayah

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM
Penjabat Sementara (Pjs.) Walikota Denpasar, I Dewa Gede Mahendra Putra, menghadiri Rapat Koordinasi yang bertujuan untuk mengantisipasi situasi menjelang Pilkada 2024 di Kota Denpasar, Kamis (3/10) di Bron Cafe Denpasar.

Ket. Foto : Pelaksanaan Rakor kesiapan penyelenggaraan Pilkada 2024 yang dihadiri Pjs. Walikota Denpasar, I Dewa Gede Mahendra, Kamis (3/10) di Bron Cafe Denpasar.

Dalam rapat tersebut dihadiri Ketua sementara DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Agus Setiadi, S.H.,M.H, Dandim 1611 Badung, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S.I.P, dan Wakapolresta Denpasar, AKBP. I Dewa Agung Roy Marantika, S.H., S.I.K.

Tampak hadir pula dari Pengadilan Negeri Denpasar, Ketua KPU Denpasar Dewa Ayu Sekar Anggaraeni, dan Ketua Bawaslu Denpasar, I Putu Hardy Sarjana membahas langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, serta Walikota dan Wakil Walikota Denpasar.

Pjs. Walikota, Dewa Gede Mahendra Putra menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk menciptakan suasana yang kondusif serta memastikan proses Pilkada berjalan dengan aman, tertib, dan transparan.

Di samping itu, kolaborasi yang baik antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas, terutama di tengah potensi kerawanan konflik selama masa kampanye dan pemilihan. Ia juga menyampaikan bahwa menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pemilu adalah kunci utama keberhasilan.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus berkoordinasi dan waspada terhadap potensi gangguan keamanan, guna mewujudkan pemilihan yang aman, damai, dan tertib di Kota Denpasar,” ujarnya.

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja menyampaikan, pelaksanaan rakor persiapan Pilkada 2024, guna meningkatkan koordinasi dalam menjaga kondusifitas daerah.

“Tujuan akhir dari semua ini adalah agar Pilkada 2024 di Kota Denpasar berlangsung sukses tanpa adanya gangguan yang dapat menghambat stabilitas daerah,” ujarnya. (Humasdps/pur)