- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_img

Info Denpasar Terkini Seputar Safari, Inflasi, Diseminasi, Toleransi dan Hari Air

- Advertisement -spot_img

Walikota Tinjau Safari Kesehatan Banjar se Denpasar

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan secara berkelanjutan menggelar kegiatan Safari Kesehatan dengan menyasar banjar-banjar di seluruh wilayah Kota Denpasar. Pelaksanaan Safari Kesehatan kali ini masih serangkaian Hut Kota Denpasar ke 237 yang menyasar masyarakat di wilayah Kelurahan Tonja, khususnya Banjar Oongan ini di tinjau langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di Bale Banjar setempat pada Kamis (6/3).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Ket foto : Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat meninjau pelaksanaan Safari Kesehatan yang digelar Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan di Banjar Oongan, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denut, pada Kamis (6/3)

Tidak sekadar meninjau, dalam Safari Kesehatan tersebut Walikota Jaya Negara juga ikut mengecek gula darah serta berbaur dengan masyaraka setempat. Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara disela peninjauan mengatakan, upaya ini terus digencarkan Pemkot Denpasar guna meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat. Selain itu pelaksanaan ini juga sebagai sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan sebagai wadah edukasi untuk menjaga pola hidup sehat bagi masyarakat.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam Safari Kesehatan ini terdapat berbagai pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat seperti screening dan pelayanan kesehatan mata, pemberian kacamata gratis, fisiotraphy, screening THT, gula darah hingga cek kesehatan gratis. Selain itu pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapat penyuluhan tentang kesehatan. Dengan demikian masyarakat secara tidak langsung bisa menjaga kesehatannya.

”Saya berharap seluruh masyarakat memanfaatkan Safari Kesehatan ini sebagai upaya edukasi dan meningkatkan pola hidup sehat. Untuk itu Pemkot Denpasar terus menggencarkan kegiatan ini secara rutin guna meningkatkan derajat serta mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Jaya Negara.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. AA. Ayu Agung Candrawati menambahkan, Safari Kesehatan kali ini turut menghadirkan beberapa pelayanan dan screening kesehatan baik dari puskesmas, institusi pendidikan maupun lembaga kesehatan lainnya.

Lebih lanjut Ayu Candrawati mengatakan dalam pelaksanaan Safari Kesehatan ini pihaknya juga bekerjasama dengan berbagai komponen dan LSM dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat. Selain itu bekerjasama dengan John Fawcett Foundation (JFF) untuk memeriksa mata dan pemberian kaca mata gratis.

“Kami berharap dengan adanya berbagai pelayanan kesehatan pada Safari Kesehatan ini masyarakat diharapkan bisa memanfaatkannya agar dapat menjaga kesehatannya dan menjaga pola hidup dan pola makan yang sehat,” pungkas Ayu Candrawati. (Eka/tra).

Wawali Pimpin High Level Meeting TPID Kota Denpasar

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar menyiapkan berbagai langkah guna mendukung stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pangan pokok di Kota Denpasar. Hal ini khususnya dalam menghadapi Bulan Ramadan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1947 dan Idul Fitri 1446 H tahun 2025 ini. Demikian disampaikan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat meminpin pelaksanaan High Level Meeting TPID Kota Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Kamis (6/3).

Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat meminpin pelaksanaan High Level Meeting TPID Kota Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Kamis (6/3).

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Asisten II Setda Kota Denpasar A.A. Gde Risnawan, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Ibu Butet Linda H., Ketua BPS Kota Denpasar, Andri Supriadi, pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar serta stakeholder yang tergabung dalam TPID Kota Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam waktu dekat kita akan memasuki hari raya besar keagamaan yakni Nyepi dan Idul Fitri, dimana lonjakan harga tentu saja akan berdampak pada inflasi yang tidak terkendali dan dapat berdampak terharap daya beli masyarakat dan perekonomian daerah.

“Salah satu fenomena yang menjadi perhatian kita saat ini adalah kenaikan harga cabai rawit yang mencapai Rp. 130.000 per KG yang dalam seminggu ini sudah bisa kita turunkan sedikit menjadi Rp. 80.000 per KG dan akan berusaha menurunkan nya lagi menjelang hari raya,” ujar Arya Wibawa.

Dikatakannya, jika kenaikan harga ini melonjok dan tidak dikendalikan, tentunya situasi ini akan berpengaruh terhadap masyarakat terutama para pelaku usaha kuliner serta rumah tangga yang samgat bergantung pada komoditas ini. Oleh karena itu kita akan terus berupaya mencari langkah-langkah strategis guna memastikan ketersediaan bahan pangan, kestabilan harga, serta upaya mitigasi terhadap potensi gejolakan inflasi.

Beberapa langkah yang akan ditempuh yakni memantau harga secara langsung dan melalui data real-time dengan pemantauan harga harus dilakukan baik secara langsung di lapangan maupun melalui data real-time dari sumber terpercaya seperti Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), selanjutnya TPID turun ke lapangan memastikan keterjangkauan harga agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

Selain itu, akan dilaksaakan operasi pasar, pasar murah dan subsidi harga, dimana Tim TPID melalui Disperindag, DPKP kota denpasar tetap laksanakan pasar murah dan bazar pangan. Perumda Pasar Sewakajaya untuk melanjutkan operasi pasar dengan bantuan subsidi terutama guna menstabilkan harga cabai dan bahan pangan lainnya.

“Melalui Tim TPID ini diharapkan proaktif dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok. Selain itu pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan harga barang dan jasa, terutama menjelang bulan ramadan, nyepi dan hari raya idul fitri.

Saya mengapresiasi kerja keras seluruh anggota TPID dan pihak terkait dalam upaya menjaga keseimbangan ekonomi daerah. Kerja sama yang erat antara pemerintah, bumd, pelaku usaha, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan efektivitas langkah-langkah pengendalian inflasi yang akan kita ambil,” ujar Arya Wibawa.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Ibu Butet Linda H mengatakan, Pada Februari 2025, Provinsi Bali secara bulanan mengalami deflasi sebesar -0,57% (mtm), lebih dalam dari Januari 2025 yang mengalami deflasi -0,02% (mtm). Secara tahunan, inflasi Provinsi Bali menurun dari 2,41% (yoy) pada Januari 2025 menjadi 1,21% (yoy) pada Februari 2025.

Sementara itu, Kota Denpasar pada Februari 2025 mengalami deflasi -0,13% (mtm), tidak sedalam deflasi pada Januari 2025 yang sebesar -0,27% (mtm). Secara tahunan, inflasi Kota Denpasar sebesar 1,70% (yoy) atau menurun dari 2,49% (yoy) pada Januari 2025. Inflasi tahunan Denpasar berada dalam rentang sasaran inflasi Nasional 2,5±1%. Secara historis, inflasi Denpasar meningkat di bulan Maret dan masih tinggi pada April. Untuk memitigasi kenaikan terlalu tinggi pada Maret-April 2025, komoditas pangan dengan bobot tinggi perlu menjadi perhatian.

Untuk itu diperlukannya strategi 4K dalam penurunan inflasi yakni Keterjangkauan harga seperti Melaksanakan operasi pasar dan bazar pangan murah secara reguler dengan melibatkan Perumda, Bulog, dan berbagai pihak terkait, di berbagai titik yang dekat dengan masyarakat.

“Ketersedian pasokan, seperti mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penggunaan bibit unggul, pertanian organik, penanaman padi gogo, closed-loop, Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen (Genta Paten), dan digital farming dibarengi dengan penyuluhan yang berkesinambungan,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam rangka menjaga stabilitas inflasi, TPID Kota Denpasar telah melaksanakan beragam upaya. Mulai dari pemantauan harga pasar, operasi pasar, meninjau distributor, serta upaya lainya untuk menjaga stabilitas inflasi daerah. (ays/tra).

Pemkot Denpasar Gelar Diseminasi Kelitbangan 2025

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Denpasar menggelar Diseminasi Kelitbangan Tahun 2025 yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana ditandai dengan pemukulan Gong di Graha Sewaka Dharma, Denpasar, Kamis (6/3).

Diseminasi kelitbangan merupakan kegiatan penting untuk menyebarluaskan hasil penelitian dan pengembangan, guna mendukung efektivitas kebijakan dan pembangunan daerah. Setelah pembukaan tersebut dilaksanakan juga penyerahan empat sertifikat narasumber dan moderator oleh Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana didampingi Kepala Brida Kota Denpasar, I Made Pasek Mandira.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dalam sambutannya mengatakan, berbagai permasalan yang muncul di Kota Denpasar merupakan tantangan bagi kita semua untuk menemukan solusi yang tepat serta dapat mengakomodir semua pihak, baik dari sisi pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, masyarakat, dan media.

Lebih lanjut, untuk solusi yang dihasilkan tentu harus berbasis riset. Maka dari itu Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Denpasar sebagai lembaga yang berperan dalam pelaksanaan kelitbangan atau riset telah ditugaskan untuk melakukan pengkajian sehingga menghadirkan solusi pemecahan permasalahan di Kota Denpasar. “Nantinya rekomendasi dan kebijakan yang dihasilkan dalam kegiatan pengkajian ini akan dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan strategis di Kota Denpasar”, ujarnya.

Sekda Alit Wiradana mengapresiasi dan berharap dengan dilaksanakannya kelitbangan ini kedepannya dapat terus berkolaborasi guna mewujudkan setiap hasil kelitbangan agar dapat ditindaklanjuti semua pihak. Serta dapat membuka ruang kreativitas dan inovasi yang lebih efektif dan efisien demi mewujudkan Kota Denpasar yang kreatif dan berbasis budaya.

Sementara itu, Kepala Balitbang Kota Denpasar, I Made Pasek Mandira yang juga selaku ketua panitia menyampaikan, pelaksanaan Diseminasi Kelitbangan Tahun 2025 kali ini mengambil tema ‘Bergerak Bersama Membenahi dan Menggali Potensi Kota, Menuju Denpasar Maju’. Dan dalam pelaksanaan ini pihaknya bekerjasama dengan beberapa peneliti yang terafiliasi dengan Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dari Universitas Udayana, Undiknas dan UNHI.

Lebih lanjut dikatakannya, adapun beberapa kajian yang telah dilaksanakan pada tahun 2024 lalu dan akan diseminasikan kali ini sebanyak tiga kajian. Antara lain kajian mitigasi kebencanaan di Kota Denpasar, identifikasi kendala dan permasalahan dalam optimalisasi penanganan kemacetan lalu lintas di Kota Denpasar, dan identifikasi ikan mas koki Bali berdasarkan karakter dan genetik di Kota Denpasar.

“Tentu pelaksanaan Desiminasi Kelitbangan ini bertujuan untuk menyebarluaskan hasil-hasil dari kelitbangan yang dilaksanakan melalui kegiatan pengkajian pada tahun 2024 lalu, dengan harapan nantinya dapat mendukung pembangunan dan efektivitas kebijakan Pemkot Denpasar kedepan”, ungkap Pasek Mandira. (Arm/tra)

Walikota Silaturahmi, Jaga Budaya, dan Kerukunan Umat Beragama

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar mengadakan rapat pengamanan rangkaian Hari Suci Nyepi, rapat dipimpin oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Majelis Agama, Majelis Desa Adat, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sebagai wujud komitmen dalam menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di Aula Saba Lango, Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Kamis (6/3) .

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kegiatan rapat pengamanan rangkaian Hari Suci Nyepi, Kamis (6/3) di Aula Saba Lango, Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Keputusan Bersama Bandesa Madya Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar dan Sabha Upadesa Kota Denpasar Nomor : 10/KEP/MDA-KOTADPS/III/2025, dan Nomor : 1 /KEP/SUKD/III/2025 tentang Menjaga dan Memelihara Ketentraman serta Ketertiban Umum Pelaksanaan Rangkaian Rahina Suci Nyepi Warsa Saka 1947 Tahun 2025. Keputusan ini mengatur ketertiban dan keamanan selama rangkaian Hari Suci Nyepi 2025 di Denpasar, dengan penekanan pada pelestarian budaya, pencegahan gangguan keamanan, serta pengawasan ketat terhadap parade Ogoh-Ogoh.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan Pemerintah Kota Denpasar berupaya merangkul silaturahmi dalam menjaga keseimbangan antara tradisi budaya, keamanan, dan kerukunan umat beragama, sehingga tercipta suasana harmonis menjelang Hari Suci Nyepi dan Bulan Ramadhan.

Walikota Jaya Negara mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk Desa Adat, Desa/Kelurahan, serta aparat TNI/Polri, untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas, dan kelancaran rangkaian Hari Suci Nyepi. “Pentingnya peran serta semua pihak dalam memastikan kesucian dan kelancaran pelaksanaan prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi, dan Ngembak Geni dan ibadah Bulan Ramadhan dapat berjalan dengan khidmat,” ujar Jaya Negara.

Selain itu, Walikota juga menekankan bahwa secara teknis, pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi diserahkan kepada Desa Adat yang memiliki tatanan tersendiri. Pemerintah Kota Denpasar berperan sebagai fasilitator dan memberikan wadah koordinasi guna mendukung kelancaran serta menjaga kondusifitas selama rangkaian acara tersebut.

“Pentingnya semangat menyama braya atau persaudaraan dalam keberagaman. Dan mengajak seluruh umat beragama di Denpasar untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta saling toleransi antar umat beragama,” ujar Jaya Negara

Sementara Bandesa Madya Majelis Desa Adat Kota Denpasar, Dr. A. A. Ketut Sudiana menyampaikan, kegiatan rutin tahunan ini melibatkan berbagai rangkaian upacara, seperti Melasti, Nyejer di Bale Agung, Tawur Kesanga, Pengarakan Ogoh-Ogoh, hingga pelaksanaan Hari Suci Nyepi. “Tahun ini, Nyepi bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan, sehingga penting untuk memperkuat toleransi antarumat beragama,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, regulasi pelaksanaan Ogoh-Ogoh, Pemkot Denpasar telah mengeluarkan Perda No. 9 Tahun 2024 terkait pelestarian dan aturan pengarakan Ogoh-Ogoh. Pengarakan Ogoh-Ogoh dimulai pukul 18.00 sampai 00.00 WITA dan dapat berlangsung aman serta tertib di masing-masing desa adat, terutama di kawasan Catus Pata Catur Muka.

Larangan penggunaan sound system dalam pengarakan Ogoh-Ogoh, dengan sanksi bagi pelanggar sesuai ketentuan Perda. Di samping itu, tim terpadu dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan hingga kota bertugas untuk memastikan pelaksanaan aturan berjalan baik.

Terkait dengan pelaksanaan Hari Suci Nyepi, seluruh umat Hindu dan masyarakat lainnya dihimbau untuk menghormati suasana Nyepi dengan menjaga ketertiban dan toleransi. Pos pengamanan desa adat telah disiapkan untuk memastikan kelancaran Nyepi dari pukul 06.00 pagi hingga 06.00 pagi keesokan harinya, serta dispensasi diberikan kepada warga yang mengalami kondisi darurat medis.

“Keseluruhan regulasi ini bertujuan agar perayaan Nyepi dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta tetap menjaga kearifan lokal dan nilai-nilai keagamaan. Semoga dengan koordinasi yang baik, seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar,” ujarnya. (PUR/tra).

Peringati Hari Air Sedunia, Pemkot Denpasar Gandeng Komunitas 

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2024, Pemkot Denpasar bersinergi dengan Komunitas No Club Club dan Tasix Adventure menggelar aksi bersih lingkungan yang bertajuk Beach Clean Up 2025 yang berpusat di Pantai Padang Galak. Hal tersebut terungkap saat Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menerima audiensi Komunitas No Club Club dan Tasix Adventure di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (6/3).

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mendukung penuh aksi bersih lingkungan Beach Clean Up 2025 yang akan digelar pada tanggal 23 Maret 2024 mendatang oleh Komunitas No Club Club dan Tasix Adventure yang berkolaborasi dengan Pemkot Denpasar. Hal ini menjadi sinergi guna menggugah kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama wilayah pantai yang menjadi kawasan pariwisata di Kota Denpasar.

“Tentu kami sangat mendukung pelaksanaan ini, selain peringatan hari air yang jatuh pada tanggal 22 Maret 2025 nanti juga dilaksanakan penyucian (melis) caka 1947 oleh warga Denpasar dan Bali khususnya sehingga nantinya diharapkan kebersihan pantai dapat terjaga,” pungkas Jaya Negara.

Sementara Ketua Panitia Beach Clean Up 2025, I Gusti Made Pastika saat ditemui mengatakan pelaksanaan Beach Clean Up 2025 ini dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia yang jatuh pda tanggal 22 Maret 2025. Dimana, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kota Denpasar agar selalu menjaga kebersihan khususnya diwilayah pantai.

“Apalagi pada bulan Maret merupkan perayaan Nyepi sehingga masyarakat Denpasar dan Bali khususnya akan melaksanakan penyucian (melis) di beberapa titik pantai yang ada di Kota Denpasar agar pada pelaksanaan tersebut kebersihan tetap terjaga,” ungkapnya.

Selebihnya Gusti Made Pastika juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut andil dalam giat Beach Clean Up 2025. “Selain untuk meningkatkan kebersihan juga dapat mengedukasi kepada anak-anak muda serta untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” ujarnya. (Arm/tra)

 

- Advertisement -spot_img
admin
adminhttps://newsintermedia.com
Seorang Jurnalist yang sudah sangat berpengalaman dalam bidang Pers, sudah mengajar Pers, Kode Etik Waratawan, naskah nskah banyak di tulis, kami juga mencipta lagi dan pusi, cerpen dan Biografi para pejabat negara , pejabta teras
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img