Gelar Sosialisasi Internet Sehat, Hingga Tinjau Daur Ulang Sampah
NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mendampingi kunjungan Istri Wakil Presiden RI, Ibu Selvi Ananda Gibran Rakabuming Raka bersama Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih di Wilayah Kota Denpasar pada Jumat (7/11).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Ket foto : Wawali Arya Wibawa Dampingi Kunjungan Selvi Gibran Rakabuming di SDN 5 Pedungan dan PDU Denpasar,
Dua lokasi menjadi sasaran kunjungan, yakni SDN 5 Pedungan yang menjadi lokasi literasi digital dan penggunaan internet sehat bagi anak-anak serta Pusat Daur Ulang (PDU) Kota Denpasar yang menjadi lokasi pengolahan sampah organik dan an organik. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Ny. Putri Koster dan Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang turut mendampingi jalannya kegiatan.
Pada lokasi pertama di SDN 5 Pedungan, suasana penuh keakraban tampak ketika para siswa menyambut tamu kehormatan dengan tarian dan yel-yel semangat bertema “Anak Cerdas, Ruang Digital Berkelas”. Sementara di PDU Kota Denpasar, Ibu Selvi Ananda tampak langsung meninjau proses pengolahan sampah, mulai dari pemilahan, pencetakan paving blok, komposting, magot hingga wood pelet. Selain itu, juga turut meninjau hasil kerajinan olahan sampah dan berdiksusi bersama kelompok peduli lingkungan.
Disela-sela kegiatan Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Ibu Selvi Gibran Rakabuming serta seluruh rombongan. Pihaknya menekankan pentingnya kegiatan edukatif seperti ini di tengah kemajuan teknologi yang begitu cepat.
“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi internet sehat ini, karena menjadi langkah nyata untuk membekali generasi muda agar bijak, cerdas, dan beretika dalam memanfaatkan teknologi digital. Edukasi seperti ini perlu terus diperluas agar anak-anak kita tumbuh di era digital dengan karakter yang kuat dan tangguh,” ujar Wawali Arya Wibawa.
Kegiatan sosialisasi ini dikemas dengan cara yang menarik dan interaktif. Melalui permainan edukatif, video pendek, hingga sesi tanya jawab ringan, anak-anak diajak memahami bagaimana cara menggunakan internet dengan aman, menghindari hoaks, serta menghargai privasi dan waktu online.
Arya Wibawa juga berterima kasih atas kunjungan Istri Wakil Presiden RI, Ibu Selvi Ananda Gibran Rakabuming Raka di PDU Kota Denpasar. Kunjungan ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus berbenah dalam penanganan dan pebgolahan sampah. “Semoga dengan inovasi PDU ini permasalahan persampahan dapat ditangani secara optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Selvi Gibran Rakabuming dalam arahannya mengajak para siswa untuk tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan digital dan emosional dalam menghadapi dunia maya.
“Internet memberi banyak manfaat, tetapi juga bisa membawa risiko jika tidak digunakan dengan bijak. Karena itu, penting bagi anak-anak untuk mengenal batas, berani berkata tidak pada konten negatif, dan selalu berdiskusi dengan orang tua atau guru ketika menemukan hal yang tidak baik di dunia maya,” pesannya.
Terkait penanganan sampah, pihaknya juga mendukung penanganan dan pengolahan sampah berbasis sumber di Kota Denpasar. Tentunya berbagai inovasi dalam pengolahan sampah agar terus di optimalkan untuk mewujudkan Bali bersih sampah. “Semoga dengan berbagai inovasi ini Bali dapat bebas dari sampah untuk pariwisata berkelanjutan,” ujarnya. (HMS/TRA).
Wali Kota Pastikan Pembangunan Berjalan Tepat Sasaran
NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, turun langsung meninjau progres pembangunan sejumlah fasilitas publik dan Pura. Adapun titik yang dikunjungi meliputi pembangunan Rumah Singgah di Jalan Gatot Subroto VI, Pura Tambang Badung di Jalan Gunung Merapi Pemecutan, serta Pura Samuan Dalem Sakenan, di Kota Denpasar, Jumat (7/11).

Turut hadir dalam kegiatan ini para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai target, tepat waktu, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini dilakukan secara bergiliran untuk memastikan seluruh program pembangunan pemerintah dapat dipantau secara merata.
“Kami tidak bisa turun ke lapangan hanya sekali untuk mengecek program Pemerintah, maka dari itu kami bagi. Sebelumnya memantau sekolah, sekarang giliran meninjau fasilitas masyarakat. Seperti Pura Tambang Badung, sebagian besar pengemponnya warga Denpasar, jadi kami pastikan pengerjaannya berjalan baik,” ujarnya.

Monitoring diawali di pembangunan Rumah Singgah yang difungsikan sebagai tempat perlindungan sementara bagi masyarakat korban kekerasan. Jaya Negara menegaskan pentingnya kehadiran fasilitas ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelompok rentan. “Rumah singgah ini disiapkan bagi masyarakat yang mengalami kekerasan.
Seperti ada KDRT dalam rumah tangga atau kekerasan pada orang tua, bisa di tampung di Rumah Singgah. Jika korbannya anak-anak, mereka akan ditampung, dididik, dan mendapat konseling sampai kondisi keluarga membaik. Jika sudah damai, kasus akan ditindaklanjuti melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar,” terangnya.
Selain itu, Jaya Negara menekankan bahwa pembangunan infrastruktur publik harus menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat. “Kami ingin semuanya lengkap, ada sekolah, jalan, pura, hingga rumah singgah untuk pemberdayaan masyarakat. Ini upaya agar seluruh kebutuhan masyarakat Denpasar bisa terlayani,” katanya.
Wali Kota juga menyoroti penyesuaian desain fasilitas Rumah Singgah agar lebih efektif dan ramah pengguna. “Tadinya satu kamar hanya satu pintu, sekarang kami buat dua agar bisa dibedakan antara kamar laki-laki dan perempuan. Detail seperti ini penting agar fungsinya maksimal,” ujarnya.
Dari hasil peninjauan, progres pembangunan Rumah Singgah telah mencapai 52 persen dan Pura Tambang Badung 82 persen. Wali Kota Jaya Negara mengapresiasi dukungan masyarakat, khususnya para pengempon pura, yang ikut mengawasi jalannya proyek. “Kami ucapkan terima kasih kepada pengempon pura dan masyarakat yang turut membantu mengawasi. Kalau ada perbedaan kecil dalam pengerjaan seperti genteng, asalkan modelnya seragam, tidak masalah. Yang penting kualitasnya baik,” ungkapnya.
Selebihnta Jaya Negara menegaskan seluruh proyek pembangunan yang ditinjau ditargetkan rampung sesuai kontrak. “Kami ingin memastikan seluruh proyek bisa selesai tepat waktu dan segera memberi manfaat bagi masyarakat. Dengan kerja sama semua pihak, target ini bisa kita capai,” pungkas Jaya Negara.
Lebih lanjut, Wali Kota Jaya Negara juga mengaku sangat terbantu dengan adanya masukan masyarakat melalui media sosial yang kerap memviralkan kondisi proyek di lapangan. “Artinya mereka ikut berpartisipasi karena merasa memiliki. Ini sebuah anugerah, karena lebih baik mereka menyampaikan masukan ketimbang diam jika melihat ada masalah,” jelasnya. “Jadi pengawasan terhadap proyek di Kota Denpasar tidak hanya dari tim pengawas pemerintah, tetapi masyarakat juga turut memberikan kontribusi besar dalam mengawasi jalannya program pembangunan,” tegas Jaya Negara. (Ayu/Tra).
Wawali: Jaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan Menjelang Hari Raya
NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar terus berkomitmen dalam menjaga stabilitas inflasi menjelang hari besar keagamaan. Kali ini, menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan kembali digelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa beserta tim TPID Kota Denpasar di Kantor Walikota Denpasar pada Jumat (7/11).

Turut hadir dalam rapat tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Merta, Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, Anak Agung Gde Bayu Brahmasta, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar adalah Ida Bagus Mayun Suryawangsa, Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma IB Kompyang Wiranata, serta stakeholder terkait lainnya.
Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Mohamad Shiroth, mengungkapkan bahwa inflasi di Kota Denpasar masih terkendali pada angka 3,29 persen (Oktober 2025 dibandingkan dengan Oktober 2024 atau year on year /yoy). Meskipun demikian, beberapa komoditas seperti beras dan cabai terlihat mengalami kenaikan harga. “Harga beras masih terpantau naik yang dipicu oleh ketersediaan pasokan. Oleh karena itu, kehadiran pemerintah sangat diperlukan dalam menjaga ketersediaan beras dan mengelola ekspektasi masyarakat,” ujar Mohamad Shiroth.
Mohamad Shiroth juga menyoroti beberapa komoditas yang diproyeksikan menjadi penyumbang inflasi selama Hari Raya Galungan dan Kuningan, seperti beras, daging babi, minyak goreng, bawang merah, cabai rawit, dan canang sari.
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan demi kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang akan segera tiba. Langkah-langkah antisipatif yang bisa dilakukan untuk mengendalikan inflasi di Kota Denpasar.
Dikatakannya, beberapa strategi yang diterapkan antara lain pelaksanaan pasar murah/bazzar pangan untuk komoditas yang berpotensi naik, pengembangan gerai alternatif milik perusahaan daerah (perumda), peningkatan cadangan pangan melalui kerjasama antardaerah.
“Dan penguatan ketahanan pangan rumah tangga melalui urban farming. Dengan berbagai langkah dan strategi yang sudah dirancang TPID Kota Denpasar ini, diharapkan harga bahan pangan menjelang Galungan dan Kuningan dapat terkendali, sehingga harga dapat stabil di masyarakat,” ujarnya.
Arya Wibawa juga menekankan perlunya peningkatan penyaluran beras dari Badan Urusan Logistik ( Bulog) untuk menangani kenaikan harga beras. Kedepannya, akan dilakukan pengecekan ketersediaan stok beras di gudang Bulog serta pemantauan operasi pasar guna memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan stok. “Kenaikan harga beras sangat dirasakan oleh masyarakat, oleh karena itu kehadiran beras dari Bulog tentu akan meringankan beban masyarakat,” ujar Arya Wibawa. (Wah/Tra)
Disdikpora Bantah Plotting Nama Calon Kasek
NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar membantah dengan tegas adanya isu terkait Plotting Calon Kepala Sekolah di lingkungan Pemkot Denpasar. Ia juga membantah informasi yang beredar di media sosial tentang Dinas sedang membuka pendaftaran calon kepala sekolah di Kota Denpasar. Demikian diungkapkan Kadisdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama saat dikonfirmasi Kamis (6/11).
Ket foto : Kadisdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama.
Menurut Agung Wiratama, informasi terkait plotting calon kasek dan pembukaan pendaftaran calon kasek tersebut tidak benar. Dimana, yang sebenarnya sedang berlangsung adalah seleksi untuk mengikuti diklat bakal calon kepala sekolah (BCKS) dilaksanakan oleh daerah menggunakan sistem yang disediakan pusat difasilitasi oleh BGTK. “Disdikpora Denpasar saat ini hanya melakukan seleksi administrasi untuk persiapan diklat calon kepala sekolah, bukan proses pengangkatan jabatan,” jelasnya.
Dikatakannya, Disdikpora secara masif telah melakukan sosialisasi terhadap Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 yang mengatur penugasan guru sebagai kepala sekolah. Sosialisasi pertama dilaksanakan pada Selasa, 28 Oktober 2025 untuk Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Utara, lalu berlanjut Rabu, 29 Oktober 2025 untuk Denpasar Timur dan Denpasar Selatan. Sementara untuk tingkat SMP, sosialisasi digelar Senin, 3 November 2025 di Aula SMPN 2 Denpasar.
“Kegiatan ini bertujuan agar kepala sekolah dan calon kepala sekolah memahami perubahan paradigma dan ketentuan baru terkait peran, kedudukan, serta fungsi kepala sekolah. Dimana, Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 menggantikan peraturan sebelumnya, yaitu Permendikbudistek Nomor 40 Tahun 2021,” ujarnya.
Agung Wiratama menerangkan, permohonan fasilitasi PKS pelaksanaan diklat BCKS antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Kemendikdasmen baru disepakati pada tanggal 28 Oktober 2025 setelah BKPSDM dan Disdikpora melakukan koordinasi langsung ke BGTK Provinsi Bali. Selanjutnya, penandatanganan PKS antara BGTK Provinsi Bali dan BKPSDM Kota Denpasar ditetapkan tanggal 3 November 2025.
Hasil koordinasi dengan BGTK Provinsi Bali menyepakati calon peserta BCKS tahun 2025 dengan pertimbangan prioritas tahun 2025 adalah pengisian kepala sekolah pada satuan pendidikan yang belum memiliki kepala sekolah definitif. Maka ditetapkan calon peserta diklat BCKS adalah guru yang namanya sudah ada di sistem KSPSTK.
Wiratama mengatakan bahwa Disdikpora Kota Denpasar berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sehingga pelaksanaan diklat BCKS bagi kepala sekolah yang belum memiliki sertifikat berdasarkan Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 dan Kepmendikdasmen Nomor 129/P Tahun 2025 akan dilaksanakan tahun 2026.
Sehingga, Kepala sekolah yang saat ini masih menjabat tetap melaksanakan tugasnya sampai habis masa periode penugasannya dan dapat diberi penugasan kembali sebagai kepala sekolah sesuai dengan persyaratan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan walaupun belum memiliki sertifikat pelatihan bakal calon kepala sekolah.
‘’Hasil analisa data kepala sekolah berdasarkan periode penugasan pertama dan usia maksimal untuk mengikuti diklat BCKS yaitu belum memasuki usia 56 tahun 0 bulan yaitu, kepala sekolah yang saat ini sedang menduduki masa periode pertama dan akan akan berakhir Desember 2025 sampai Desember 2027 akan didiklatkan pada awal tahun 2026.
Jumlah kepala sekolah yang akan berakhir periode pertamanya sampai Desember 2027 sejumlah 88 orang, yang telah berusia lebih dari 56 tahun pada 1 November 2025 sebanyak 25 orang sebanyak 63 orang akan didiklatkan di awal tahun 2026 (disesuaikan dengan data peserta yang muncul pada sistem KSPSTK). Peserta yang terpilih telah memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 dan Permendikdasmen Nomor 129/P Tahun 2025,’’ ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan Agung Wiratama, hasil dari koordinasi antara BKPSDM, Disdikpora dan BGTK Provinsi Bali juga disepakati jadwal pelaksanaan. Diskusi pemilihan calon peserta dilaksanakan tanggal 29 Oktober 2025. Undangan seleksi administrasi calon peserta dibuat tanggal 29 Oktober 2025 dan diunggah di KSPSTK pada tanggal itu juga.
Dari hasil seleksi administrasi sejumlah 55 orang dinyatakan lulus seleksi dan selanjutnya akan mengikuti seleksi substansi melalui sistem yang sudah disediakan oleh Direktorat KSPSTK. Dari hasil seleksi substansi akan dilakukan perankingan oleh Direktorat KSPSTK melalui sistem yang ditetapkan sebanyak 30 orang untuk didiklatkan.
‘’Calon peserta diklat BCKS menerima undangan seleksi administrasi pada tanggal 29 Oktober 2025 melalui ruang GTK-nya masing-masing. Seleksi administrasi dilaksanakan tanggal 29 Oktober sampai dengan 1 November 2025. Seleksi substansi tanggal 4 November 2025. Dan kami memastikan bahwa seluruh tahapan yang dilakukan Disdikpora Denpasar sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku,’’ ujarnya. (HMS/TRA)..
Pemkot Denpasar Dukung Pelaksanaan Bursa Kerja Pemprov Bali
NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar,Gelaran Bursa Kerja sebagai ajang mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan industri di Provinsi Bali resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Tjokorda Bagus Pemayun, mewakili Gubernur Bali, di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar, Ruang Taksu, Kamis (6/11).

Ket. Foto : Pembukaan Bursa Kerja secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Tjokorda Bagus Pemayun, mewakili Gubernur Bali, Kamis (6/11) di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar, Ruang Taksu.
Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM bersama Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi ini menyediakan 5.742 lowongan kerja dalam dan luar negeri dari 38 perusahaan lintas sektor.
Bursa kerja yang juga dirangkaikan dengan Edukasi Vokasi Nasional ini mengusung tema “Optimis Harus Kerja”, dan berlangsung pada 6–8 November 2025 di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar, Ruang Taksu dan Area Selasar Utara Lantai 1, Jalan Mulawarman, Denpasar Utara.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali I Nyoman Suwirta, Ketua Komisi IV DPRD Kota Denpasar Wayan Duaja, Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, serta pimpinan OPD terkait dari Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar. Lebih lanjut, disampaikan bahwa pelaksanaan bursa kerja menjadi implementasi nyata dari semangat Vasudhaiva Kutumbhakam yakni konsep kebersamaan universal yang menjadi landasan harmoni sosial di Kota Denpasar.
Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, mitra dunia usaha, pimpinan instansi vertikal, perguruan tinggi, serta tamu undangan yang hadir.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap penguatan sumber daya manusia dan penciptaan lapangan kerja yang produktif di daerah. “Bursa kerja merupakan wujud dukungan nyata terhadap Denpasar sebagai kota kreatif dan berbudaya. Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama membangun semangat kolaborasi dan gotong royong untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter,” ujarnya.
Dengan semangat tersebut, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun Denpasar yang semakin sejahtera, berdaya saing, dan adaptif terhadap perubahan zaman. “Kegiatan ini tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga membuka ruang harapan dan semangat baru bagi generasi muda untuk terus berkembang dan beradaptasi dalam dunia kerja yang sangat dinamis,” imbuhnya.
Dalam sambutan Gubernur Bali yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Tjokorda Bagus Pemayun, disampaikan apresiasi atas sinergi antara Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar bersama berbagai mitra dunia usaha dan pendidikan dalam menghadirkan bursa kerja yang menjadi jembatan antara tenaga kerja dan industri.
“Bursa kerja kini hadir kembali, membuka jalan menuju dunia usaha dan industri. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mempertemukan tenaga kerja dengan peluang kerja, tetapi juga membangun masa depan yang produktif dan berdaya saing,” ujarnya.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang adaptif serta mendukung pertumbuhan ekonomi hijau dan ekonomi kreatif berbasis budaya. “Kami juga berterima kasih kepada Pemkot Denpasar yang telah memfasilitasi tempat serta kepada seluruh mitra yang mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” tutupnya.
Sementara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali Ida Bagus Setiawan dalam laporannya menjelaskan bahwa sebanyak 5.742 lowongan kerja ditawarkan oleh 38 perusahaan dari berbagai sektor usaha, meliputi kesehatan, distribusi dan FMCG, alih daya, manufaktur, budidaya mutiara, perdagangan/ritel, jasa keuangan, rekreasi dan hospitality, restoran, telekomunikasi, logistik dan ekspedisi, distributor, hingga rumah sakit.
Posisi yang dibuka pun beragam, mulai dari staf hingga manajer, dengan kualifikasi pendidikan SMA/SMK, Diploma, hingga Sarjana dari berbagai disiplin ilmu. “Acara bursa kerja ini terbuka untuk umum dan penyandang disabilitas, serta tidak dipungut biaya alias gratis. Ini menjadi kesempatan berharga bagi lulusan baru yang mencari pekerjaan maupun pekerja yang ingin meningkatkan karier,” ungkapnya.
Pencari kerja cukup datang dengan berpakaian rapi dan membawa berkas lamaran lengkap. Selain pameran ketenagakerjaan, kegiatan ini juga menghadirkan seminar, sosialisasi, dan talk show seputar dunia kerja, jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga pengembangan karier. (pur/tRA).
Pemkot Gelar Bimtek Pemgelolaan Arsip Dinamis Desa dan Kelurahan 2025
NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Pemkot Denpasar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kembali menggelar kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kearsipan. Kali ini, kegiatan dilaksanakan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Dinamis bagi Desa dan Kelurahan se-Kota Denpasar, yang berlangsung selama dua hari, 6–7 November 2025, di Aula Mahottama, Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.
Ket. Foto : Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Dinamis bagi Desa dan Kelurahan se-Kota Denpasar, Kamis (6/11) di Aula Mahottama, Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.
Sambutan Walikota Denpasar yang dibacakan Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan, Desa/Kelurahan merupakan garda terdepan dalam penyelenggaraan pelayanan administrasi pemerintahan kepada masyarakat di Aula Mahottama, Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (6/11).
Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, mewakili Wali Kota Denpasar, yang ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta dari desa dan kelurahan, Agar tertib, efisien, dan akuntabel, penyelenggaraan administrasi Desa/Kelurahan harus berlandaskan pada ketentuan yang diatur dalam peraturan Perundang-undangan, khususnya permendagri yang mengatur tentang administrasi Pemerintahan dan pengelolaan kearsipan.
Namun pada kenyataannya, banyak aparatur Kelurahan yang belum memahami secara utuh tata kelola administrasi pemerintahan dan kearsipan sesuai regulasi. Hal ini berdampak pada kurangnya tertib arsip, lemahnya akuntabilitas, serta sulitnya pelacakan arsip. Untuk itu, diperlukan peningkatan kapasitas melalui bimbingan teknis agar aparatur Desa/Kelurahan dapat menjalankan tugas Secara profesional dan tertib arsip.
Penyelenggaraan Bimtek Pengelolaan Arsip Dinamis Desa/Pelurahan tahun 2025, sesuai permendagri yang bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengelola tata administrasi dan arsip secara tertib, sistematis, dan sesuai regulasi. “Bimtek ini sangat penting untuk diikuti guna meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi pelayanan desa/kelurahan, serta menghadirkan tata kelola administrasi publik yang profesional dan terstandar,” ujarnya.
Ditambahkan, bahwa Implementasi bimtek pengelolaan arsip dinamis desa/kelurahan tahun 2025 diharapkan berdampak langsung terhadap efisiensi kerja. Sumber daya manusia kearsipan baik di unit pengolah maupun unit kearsipan yang terlatih dapat mengelola arsip lebih cepat dan akurat, mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pencarian arsip atau temu balik arsip. Selain itu, pengelolaan arsip yang baik mengurangi risiko kehilangan informasi penting dan meningkatkan responsivitas organisasi dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan.
“Diharapkan dengan Bimtek ini, tidak hanya sebuah pelatihan biasa, melainkan sebuah investasi strategis bagi organisasi dalam mengelola informasi dan dokumentasi. Dengan mengadopsi praktik terbaik dalam kearsipan, organisasi dapat meningkatkan efisiensi, menjaga kepatuhan terhadap regulasi, dan mengamankan informasi vital di era digital yang semakin kompleks ini,” ujar Sekda Alit Wiradana.
Sementara Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana dalam laporannya mengatakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar selaku lembaga pembina kearsipan daerah Kota Denpasar melaksnakan kegiatan pembinaan dan pendampingan pengelolaan kearsipan yang merangkul seluruh tenaga pengelola kearsipan yang ada di setiap unit pengolah maupun unit kearsipan di desa / kelurahan. Sehingga petugas pengelola kearsipan memiliki keterampilan dan manajemen yang baik di bidang kearsipan.
Di mana dengan manajemen pengelolaan arsip yang baik maka arsip yang tercipta akan dapat terekam dengan baik, sehingga menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan transparan melalui pengelolaan arsip yang autentik dan terpercaya.
“Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar juga menyiapkan layanan klinik arsip guna membantu pengelola arsip di desa / kelurahan yang membutuhkan layanan berupa informasi tentang kearsipan sehingga penyelenggaraan kearsipan dapat berjalan sesuai kaidah dan aturan yang berlaku,” ujarnya.
Adapun kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala desa / lurah se-Kota Denpasar sebanyak 43 desa/kelurahan dengan mengikutsertakan pengelola kearsipan di masing-masing perangkat desa / kelurahan sebagai peserta bimtek. Sedangkan narasumber dalam kegiatan bimtek pengelolaan arsip dinamis desa / kelurahan tahun 2025 adalah Arsiparis dari Biro Umum Setda Provinsi Bali. (ays/tRA).










