ASN Pemkab Jembrana Kompak Turun Tangan Bersih-bersihÂ
NEWS INTERMEDIA.COM || Jembrana – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana punya cara unik dan inspiratif untuk menyambut akhir pekan. Bukan dengan santai-santai, melainkan dengan “Jumat Bersih” yang masif dan terstruktur. Seperti hari ini, Jumat (7/11) kegiatan bersih-bersih diareal di Gor Krsna Jvara yang dipimpin secara langsung oleh Sekda Jembrana, I Made Budiasa.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Setiap hari Jumat, usai melaksanakan olahraga para pegawai dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kompak melaksanakan kegiatan jumat bersih . Kegiatan yang rutin digelar ini bertujuan ganda yakni menjaga kebersihan lingkungan kantor dan area publik, sekaligus memupuk semangat gotong royong di antara para ASN.
Aksi bersih-bersih ini tidak hanya fokus di dalam gedung perkantoran. Berbagai lokasi vital, mulai dari halaman kantor bupati, jalur protokol, hingga fasilitas umum, menjadi sasaran utama. “Kita ingin memastikan lingkungan kerja dan kota kita selalu dalam kondisi prima dan lingkungan yang bersih . Aksi bersih-bersih ASN ini terus rutin dilaksanakan setiap pekan dengan fokus lokasi yang berbeda-beda, memastikan bahwa tidak ada sudut kota yang terlewat dari sentuhan kebersihan,” ungkap Sekda Budiasa.

Inisiatif “Jumat Bersih” oleh Pemkab ini diharapkan menjadi trigger bagi masyarakat luas. Dengan ASN yang turun langsung memberikan contoh, diharapkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan juga semakin meningkat. “Kami Berharap gerakan ini menular. Kalau kantor pemerintah saja bersih, kenapa lingkungan tempat tinggal tidak,” tutupnya.
Program bersih-bersih rutin ini dipastikan akan terus berlanjut, menjadikan setiap hari Jumat di Pemkab Jembrana sebagai momentum untuk menyehatkan badan dan menyegarkan lingkungan. (HMJ/TRA).
Pemkab Jembrana Serahkan 100 Ribu Bibit Kakao Unggul
Bupati Kembang Tegaskan Komitmen Menuju âJembrana Kota Coklatâ
NEWS INTERMEDIA.COM || Jembrana – Komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mengembangkan sektor perkebunan, khususnya kakao, terus ditunjukkan secara nyata. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan bersama Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna menyerahkan sebanyak 100.000 bibit kakao unggul kepada para kelompok tani di Kabupaten Jembrana, sebagai langkah strategis menuju “Jembrana Kota Coklat”

Bahkan, Bupati Jembrana telah mengeluarkan instruksi pada setiap OPD sampai ditingkat paling bawah yakni di desa dan banjar melakukan penanaman kakao sebagai simbol penghormatan kepada para petani kakao serta sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap salah satu komoditas unggulan daerah.
Penyerahan bibit dilakukan secara simbolis di Balai Banjar Munduk Tumpeng Kelod Desa Berangbang kepada 25 kelompok tani se Jembrana, Kamis (6/11). Langkah masif ini disebut sebagai upaya serius Pemda Jembrana untuk meremajakan dan meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi komoditas andalan tersebut. Turut hadir Anggota DPRD Jembrana serta seluruh perwakilan Subak Abian/Kelompok tani se Jembrana.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kembang Hartawan menyampaikan pembagian bibit kakao unggul tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen Pemkab Jembrana untuk memperkuat sektor pertanian berbasis komoditas unggulan lokal. Disamping itu, ini juga upaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkokoh branding daerah, Jembrana sebagai pusat kakao berkualitas di Bali. âKami ingin Jembrana menjadi kabupaten yang dikenal bukan hanya karena keindahan alam dan budaya, tetapi juga karena kualitas kakaonya. Dengan bibit unggul ini, kami dorong petani agar lebih produktif dan berdaya saing,â ujar Bupati Kembang.
Lebib lanjut, kata Kembang bibit MCC 02 dan Sulawesi 1 (S1) yang diserahkan memiliki keunggulan dalam hal ketahanan terhadap hama dan potensi hasil yang jauh lebih tinggi. “Hal ini diharapkan mampu mengatasi masalah tanaman tua dan serangan penyakit yang selama ini menghantui petani kakao,” ungkapnya.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana semakin mantap menapaki jalan menuju terwujudnya âJembrana Kota Coklatâ, sebagai wujud sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal.
Sementara itu, Plt Kadis Pertanian dan Pangan Jembrana, Anak Agung Ngurah Mahadikara Sadhaka menyebut jenis bibit kakao diserahkan yakni MCC 01 dan Sulawesi 1. Jumlahnya 100.000 pohon dengan penerima manfaat sebanyak 25 Subak Abian/Kelompok tani yang tersebar di Kabupaten Jembrana.
“MCC 01 adalah bibit unggul karena produktivitasnya tinggi, dapat melakukan penyerbukan sendiri, dan memiliki ketahanan terhadap penyakit seperti busuk buah dan VSD, serta hama PBK (Penyakit Busuk Buah Koko). Keunggulan yang sama juga berlaku di bibit Sulawesi 1 (S1) ,” pungkasnya. (Hmj/Tra).










