Proyek Pembangunan PSEL Denpasar Raya Resmi Dimulai, Jadi Solusi Penanganan Sampah Berkelanjutan
NEWS INTERMEDIA.COM l Denpasar l Upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan di Bali memasuki babak baru. Proyek Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya resmi dimulai melalui seremoni peresmian pembangunan (groundbreaking) yang ditandai dengan menuangkan sampah ke tempat pembuangan sampah di Kawasan Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (8/7).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Ket foto : Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negar bersama Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri seremoni peresmian pembangunan (groundbreaking) yang ditandai dengan menuangkan sampah ke tempat pembuangan sampah di Kawasan Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (8/7).
Proyek strategis ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di kawasan aglomerasi Denpasar Raya sekaligus mendukung ketahanan energi melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.
Peresmian pembangunan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, CEO Danantara Investment Management, Pandu Patria Sjahrir, Gubernur Bali, Wayan Koster, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa.
Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, jajaran Forkopimda Provinsi Bali, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta jajaran kementerian, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait.
Selain peresmian pembangunan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Penandatanganan Sponsorship Agreement antara PLN dan Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) PSEL serta Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (Power Purchase Agreement/PPA) antara PLN dan BUPP PSEL sebagai bagian dari penguatan kerja sama dalam pengembangan energi berbasis pengolahan sampah.
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan bahwa pengelolaan sampah merupakan salah satu prioritas pembangunan yang memerlukan dukungan dan sinergi seluruh pihak. Kehadiran fasilitas PSEL Denpasar Raya diharapkan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah perkotaan melalui teknologi modern yang tidak hanya mengurangi timbulan dan timbunan sampah, namun juga menghasilkan energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas dukungan dan komitmennya sehingga pembangunan PSEL Denpasar Raya dapat direalisasikan. Ini menjadi angin segar dalam mendukung penanganan persampahan sekaligus mengubah sampah menjadi sumber energi yang bernilai,” ujar Jaya Negara.
Lebih lanjut Jaya Negara berharap pembangunan PSEL Denpasar Raya dapat berjalan sesuai rencana dengan mengedepankan prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat guna. Dengan demikian, keberadaan fasilitas ini nantinya mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat serta menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya Bali yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.
“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kami optimistis kehadiran PSEL Denpasar Raya akan menjadi langkah nyata dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung pembangunan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” imbuhnya.
Sementara itu, CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani yang didampingi CEO Danantara Investment Management, Pandu Patria Sjahrir menegaskan komitmen Danantara dalam menghadirkan investasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Seluruh proses pemilihan mitra dilakukan dengan melibatkan tenaga ahli independen dan menerapkan tata kelola yang baik guna memastikan keberlanjutan proyek serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Menurut Rosan, proyek PSEL Denpasar Raya merupakan salah satu langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah melalui pemanfaatan teknologi yang telah diterapkan di berbagai negara maju.
“Kami meyakini bahwa pembangunan infrastruktur ini tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan energi nasional. Proyek ini menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menekankan bahwa keberhasilan dimulainya pembangunan PSEL Denpasar Raya tidak lepas dari semangat gotong royong, kolaborasi, dan kebersamaan seluruh pihak. Menurutnya, fasilitas waste to energy tersebut menggunakan teknologi terbaru berstandar emisi rendah dengan kapasitas pengolahan mencapai 1.500 hingga 2.000 ton sampah per hari.
Dimulainya pembangunan PSEL Denpasar Raya, lanjut Zulkifli menjadi tonggak penting dalam transformasi sistem pengelolaan sampah di Bali. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung Bali sebagai destinasi pariwisata dunia yang berwawasan lingkungan.
“Ini merupakan groundbreaking PSEL pertama di Bali. Kami mengucapkan terima kasih kepada Danantara, Pemerintah Provinsi Bali, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan ini. Mudah-mudahan proyek ini dapat selesai sesuai target dan pada akhir tahun 2027 dapat diresmikan sebagai solusi nyata penanganan sampah di kawasan Denpasar Raya,” kata Zulkifli Hasan. (Ags/Gustra).
Ny. Sagung Hadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali di Bangli
NEWS INTERMEDIA.COM l Bangli ,- Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menghadiri kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Bangli, Rabu (8/7).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Bupati Kabupaten Bangli I Wayan Diar, serta jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Sagung Antari Jaya Negara turut menyerahkan bantuan berupa 10 tas belanja kepada 10 orang penerima dari masyarakat Kabupaten Bangli. Tas tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok dan produk hasil belanja dari pelaku IKM/UMKM serta pedagang lokal yang berpartisipasi dalam Pasar Rakyat.
Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, kegiatan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali merupakan program yang memberikan manfaat ganda, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan transaksi produk lokal sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Selain dapat berbelanja produk masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berbagi dan mempererat rasa kebersamaan antar daerah di Bali. Program seperti ini sangat positif karena mampu menggerakkan UMKM sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menjelaskan bahwa Pasar Rakyat merupakan gagasan yang telah dimulai pada periode kepemimpinannya tahun 2018–2023 sebagai wadah berkumpulnya seluruh pengurus TP PKK kabupaten/kota se-Bali setiap bulan melalui kegiatan yang produktif.
Menurutnya, pada periode kedua ini pelaksanaan Pasar Rakyat mendapat dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Bali sehingga Kabuapten Kota yang mendapat giliran hanya menyediakan tempat, menghadirikan pedagang, IKM dan masyarakat yang kurang mampu untuk dibagikan hasil belanjaan dari Tim PKK Provinsi Bali maupun kabupaten Kota.
Rata-rata dukungan anggaran untuk setiap penyelenggaraan mencapai sekitar Rp200 juta. “Harapan kami, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Bali dan TP PKK kabupaten/kota, nilai transaksi yang dihasilkan mampu melampaui biaya penyelenggaraan. Bahkan para pelaku usaha kuliner, pertanian, dan IKM dapat meraih omzet hingga lebih dari Rp500 juta dalam satu hari. Ini menjadi upaya nyata menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, tema “Berbelanja dan Berbagi” diwujudkan melalui pembelian produk-produk lokal oleh seluruh TP PKK kabupaten/kota yang kemudian dibagikan kepada masyarakat yang telah dipilih oleh TP PKK Kabupaten Bangli.
Selain itu, TP PKK Provinsi Bali juga menyalurkan 200 paket bantuan yang terdiri atas beras, telur, dan minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat.
Ny. Putri Koster berharap program Pasar Rakyat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh TP PKK kabupaten/kota, minimal dua bulan sekali, dengan menghadirkan langsung para produsen sehingga masyarakat memperoleh produk berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus memperkuat daya saing IKM/UMKM lokal. (Ayu/tra)
Walikota Jaya Negara’ Terima Kunjungan Walikota Padang Panjang
NEWS INTERMEDIA.COM l Denpasar l Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar menerima kunjungan kerja (kunker) Wali Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatra Barat, H. Hendri Arnis didampingi Forkopimda serta pejabat OPD, di Ruang Rapat Wali Kota Denpasar, Rabu (8/7).
Ket. Foto :Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar menerima kunjungan kerja (kunker) Wali Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatra Barat, H. Hendri Arnis didampingi Forkopimda serta pejabat OPD, di Ruang Rapat Wali Kota Denpasar, Rabu (8/7).
Wali Kota Padang Panjang, H. Hendri Arnis menyampaikan dirinya bersama Forkopimda Padang Panjang ingin menjalin komunikasi serta menggali informasi terkait strategi program dan kebijakan Pemkot Denpasar.
”Kota Denpasar adalah kota berhasil menjalankan banyak program. Kami ingin mengetahui dan mempelajari bagaimana cara Kota Denpasar menjalankan tata kelola pemerintahan, pengelolaan desa adat dan desa dinas, serta ketentraman masyarakat, dan keterlibatan forkopimda,” ungkapnya.
Wali Kota Denpasar Jaya Negara mengapresiasi kunker rombongan Pemkot Padang Panjang sebuah langkah awal kerja sama antar kedua kota kedepan akan dapat dikembangkan.
Menyinggung upaya menjalankan tata kelola pemerintahan di Kota Denpasar, Jaya Negara mengatakan, pihaknya telah banyak mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat serta Forkopimda Kota Denpasar.
“Menjalankan tata kelola pemerintah dan program bagi masyarakat, kami banyak mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat terutama saat penananganan sampah yang hari ini peresmian pembangunan,” kata Jaya Negara.
Jajaran Forkopimda Kota Denpasar, tambah Jaya Negara, memiliki tantangan tersendiri mengingat Kota Denpasar merupakan Ibu Kota Provinsi Bali, dan pusat pemerintahan.
“Dalam ikhtiar menjalankan program pemerintahan, Kota Denpasar banyak belajar dan mengambil pengalaman dari kota lainnya di Indonesia,” ucap Jaya Negara.
Pelibatan jajaran Forkopimda, lanjut Jaya Negara didasari spririt Sewaka Dharma dan Vasudaiva Kutumbhakam, yakni semangat menyama braya dan berogotong royong, dalam memberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
”Nilai semangat Vasudhaiva Kutumbhakam selalu kami tanamkan dalam menjalankan tata kelola pemerintahan. Kami mengadopsi semangat Sewaka Dharma, yakni melayani adalah kewajiban. Kami di Pemkot Denpasar dan Forkopimda serta jajarannya, berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” paparnya. (Eka/tra).







