- Advertisement -spot_img
19 C
Indonesia
Beranda blog Halaman 50

Info Bali Seputar PMI Asal Bali, TKSK Ikut Ngrombo dan Bahasa Bali

0

Pemprov Kembali Bantu Pulangkan Dua PMI Asal Bali 

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Pemerintah Provinsi Bali, melalui Dinas Tenaga Kerja dan ESDM, kembali memfasilitasi kepulangan dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang terdampak situasi krisis di Lebanon pasca serangan Israel. Kedua PMI tersebut berasal dari Gianyar dan Jembrana, dan rencananya diberangkatkan ke Bali dari Bandara Halim Perdanakusuma pada Jumat, (11/10) sore ini pukul 15.50 WIB.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa kepulangan para PMI asal Bali ini merupakan wujud nyata dari komitmen negara dalam melindungi seluruh warganya tanpa terkecuali, termasuk mereka yang berada di luar negeri. Negara, melalui Pemerintah Provinsi Bali, hadir untuk melindungi WNI, terutama warga Bali yang kebetulan berada di kawasan konflik. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Lebih lanjut, Sekda Dewa Indra menjelaskan bahwa WNI asal Bali, yakni Ni Made Rudiani (Gianyar) dan Ni Made Santi (Jembrana), diserahterimakan kepada Pemerintah Provinsi Bali melalui Kantor Badan Penghubung Provinsi Bali, Cikini, Jakarta Pusat, di Terminal 3 Cengkareng Lounge Umroh pada Kamis, 10 Oktober 2024 pukul 23.30 WIB, lalu diberikan fasilitas bermalam di Mess Badan Penghubung Provinsi Bali. Pemprov Bali juga memfasilitasi penerbangan mereka kembali ke Denpasar, Bali.

“Rencananya, nanti sore mereka akan diterbangkan ke Denpasar, Bali, dan kami juga telah berkoordinasi dengan pemkab terkait penjemputan di Bandara I Gusti Ngurah Rai,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sekda Dewa Indra menekankan pentingnya kerja sama antara Pemerintah Daerah (Provinsi dan Kabupaten/Kota) dalam pengelolaan data PMI Bali di luar negeri, terutama di daerah konflik, dengan melibatkan basis data dari BP2MI dan BP3MI Bali. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan informasi awal terkait sebaran PMI asal Bali. Pihaknya juga menghimbau masyarakat Bali, terutama pencari kerja atau calon PMI, agar mengikuti prosedur penempatan ke luar negeri sesuai ketentuan perundang-undangan serta memverifikasi informasi melalui Dinas Tenaga Kerja di Kabupaten/Kota atau Provinsi guna memastikan kejelasan lembaga dan prosedur penempatan kerja.

Direktur Perlindungan WNI, Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, yang hadir dalam serah terima WNI di Cengkareng turut menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan baik antara Pemprov Bali dan Kementerian Luar Negeri dalam proses kepulangan PMI ini.

Keterangan foto: Direktur Perlindungan WNI, Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha bersama Kepala Badan Penghubung Provinsi Bali dan dua WNI asal Bali di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Kamis (10/10).

Sekda Apresiasi TKSK Ikut Ngrombo Tuntaskan Kemiskinan 

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) atas dedikasinya selama ini dalam membantu masyarakat yang membutuhkan di Bali.

Hal itu disampaikannya saat acara perayaan Hari Ulang Tahun ke-15 TKSK dengan tema “Menjangkau yang Belum Terjangkau, Menyentuh yang Belum Tersentuh” bertempat di Ruang Cempaka, Kantor Bappeda Provinsi Bali, Denpasar pada Jumat (11/10).

“Mewakili Pemerintah Provinsi Bali saya sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Saya tahu pekerjaan ini tidak mudah dan mendapatkan tunjangan transportasi yang minim, namun teman-teman bisa menjangkau masyarakat kurang mampu di lapangan. Hanya orang-orang yang benar-benar berjiwa penolong yang mampu melakukannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Birokrat asal Desa Pemaron Buleleng tersebut juga menyampaikan komitmen Pemprov Bali untuk terus mengentaskan kemiskinan di Bali. Hal itu menurutnya ditandai dengan turunnya langsung para pejabat hingga staf menjangkau masyarakat kurang mampu. “Namun tanpa bantuan teman-teman yang memberikan informasi kepada kami terkait keberadaan masyarakat kurang mampu, tentu pekerjaan itu akan sangat sulit,” imbuhnya.

Ke depan, ia menekankan komitmen Pemprov Bali untuk terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan TKSK dalam menanggulangi kemiskinan. Untuk itu, ia pun mengajak TKSK terus berkolaborasi ke depannya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial dan P3A Luh Ayu Aryani mengatakan bahwa HUT TKSK sebenarnya jatuh pada tanggal 9 Oktober, namun karena masih ada acara di tingkat pusat, maka acaranya diundur menjadi tanggal 11 Oktober 2024.

Ia mengatakan bahwa anggota TKSK tersebar di 53 Kecamatan dari 57 di Seluruh Bali. Menurutnya 4 kecamatan masih tidak mempunyai anggota TKSK. “Kami sudah berkoordinasi dengan Kabupaten terkait, namun karena perekrutan TKSK yang harus memenuhi beberapa persyaratan maka hingga saat ini belum terisi,” ujarnya.

Ia pun berharap ke depan Pemerintah dan TKSK bisa satu kata dan satu pikiran dalam mengentaskan kemiskinan di Bali. (Mul/tra).

Sekda Ingin Bahasa Bali Tetap Eksis dan Fungsional

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, berharap agar Bahasa Bali tetap eksis dan berfungsi dengan baik dalam kehidupan masyarakat Pulau Dewata. Harapan tersebut disampaikannya dalam sambutan saat menutup Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2024 di Prime Plaza Sanur, Sabtu (12/10).

Mengawali sambutannya, Sekda Dewa Indra memberi gambaran tentang makin terkikisnya bahasa daerah. “Dari pengamatan kita, keberadaan bahasa daerah, khususnya dalam hal ini Bahasa Bali, semakin terkikis. Banyak keluarga yang tidak lagi menggunakan Bahasa Bali dalam komunikasi di lingkungan keluarga. Gejala ini bisa kita rasakan dan amati,” katanya.

Menurutnya, situasi ini harus disikapi karena Bali adalah daerah yang bertumpu pada kekuatan budaya, dan bahasa menjadi salah satu instrumen penting di dalamnya. “Kalau bahasa, yang menjadi salah satu unsur penting dari budaya ini, semakin terkikis, maka kekuatan budaya akan semakin rapuh,” ucapnya lagi. Jika budaya semakin rapuh, Bali sebagai destinasi wisata dunia lambat laun dikhawatirkan akan ditinggalkan.

“Selama ini orang mengenal Bali karena keunikan budayanya. Nah, kalau budayanya hilang, tidak ada bedanya dengan destinasi lain,” ungkapnya sembari menekankan pentingnya upaya pelestarian budaya dengan segenap unsurnya.

Lebih lanjut, Dewa Indra mengungkapkan bahwa gejala menurunnya penggunaan bahasa daerah mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat hingga daerah. “Pemerintah pusat berupaya melakukan langkah-langkah untuk melindungi dan merevitalisasi bahasa ibu di seluruh daerah, termasuk Bali,” sebutnya. Sejalan dengan itu, Pemprov Bali juga menempuh langkah strategis dalam upaya pelestarian Bahasa Bali.

Upaya tersebut antara lain diimplementasikan dengan mengeluarkan Perda Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali yang diturunkan dalam Pergub Nomor 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Aksara, Bahasa, dan Sastra Bali, serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali. “Regulasi tersebut telah kami aktualisasikan dengan penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali setiap awal tahun dan program lain seperti penggunaan Aksara Bali pada papan nama kantor dan usaha,” urainya.

Mengakhiri sambutannya, Sekda Dewa Indra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Kemendikbudristek RI atas berbagai upaya yang dilakukan dalam pelestarian bahasa daerah. Dewa Indra menilai, sinergi pemerintah pusat dan daerah akan memperkuat upaya menjamin kesinambungan bahasa ibu di setiap daerah. “Kita semua berharap, bahasa ibu tetap survive, fungsional, dan menjadi instrumen budaya di setiap daerah,” pungkasnya.

Semetara itu, Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Kemendikbudristek RI, Imam Budi Utomo, dalam sambutannya memuji Pemprov Bali yang telah menempuh sejumlah upaya untuk melestarikan Bahasa Bali. Ia juga mengajak masyarakat agar bangga dan tidak malu menggunakan bahasa daerah dalam interaksi sehari-hari. Harapan senada diungkapkan oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali, Valentina Lovina Tanate. “Cintai bahasa daerah, gunakan dalam berkomunikasi sehari-hari di lingkungan rumah dan sekolah,” ajaknya.

Penutupan FTBI 2024 juga diisi dengan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba berbagai kategori tingkat Provinsi Bali. Sejumlah lomba yang digelar pada FTBI 2024, yaitu masatua Bali, matembang sekar alit, bebanyolan, nyurat Aksara Bali, ngripta lan ngwacen puisi anyar, ngripta Cerpen Bali, dan pidarta. Hadiah bagi Juara I putra dan putri dari berbagai kategori lomba diserahkan oleh Sekda Dewa Indra, yang disaksikan oleh Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Kemendikbudristek RI, Imam Budi Utomo, dan Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali, Valentina Lovina Tanate.

Acara penutupan FTBI juga dimeriahkan oleh penampilan Juara I Lomba Masatua Bali, I Komang Teguh Adnyana. Anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu dengan fasih membawakan Satua Bali berjudul I Tuung Kuning. Salut dengan penampilan Komang Teguh, Sekda Dewa Indra menghampirinya begitu ia turun dari panggung. Bahkan, Sekda Dewa Indra membantu Komang Teguh menyampaikan kembali cerita I Tuung Kuning dalam Bahasa Indonesia karena ia tahu tidak semua hadirin yang hadir memahami Bahasa Bali.

Ia juga menambahkan pesan moral dari cerita I Tuung Kuning, seperti pentingnya menghormati perbedaan gender dan menjauhi kebiasaan berjudi. Menyaksikan sejumlah penampilan anak-anak yang menjadi juara dalam lomba FTBI, Sekda Dewa Indra optimis bahwa Bahasa Bali akan tetap lestari. “Kita lihat penampilan anak-anak tadi. Mereka adalah tunas-tunas muda yang akan melestarikan Bahasa Bali,” pungkasnya. Di penghujung acara, diserahkan penghargaan bagi Pemerintah Kabupaten/Kota dan lembaga yang mendukung upaya perlindungan dan revitalisasi bahasa daerah. (dsk/tra).

Koster-Giri Tampil Sempurna Saat Uji Publik Pilkada Bali 2024

0

Koster-Giri Komit Kolaborasi dengan Unud Bangun Bali

JIMBARAN -NEWSINTERMEDIA.COM l Pasangan Calon (Paslon) Nomor 2 Gubernur-Wakil Gubernur Bali Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) menegaskan akan tingkatkan kolaborasi dengan Universitas Udayana (Unud) untuk pembangunan Bali ke depan. Penegasan itu disampaikan saat Uji Publik Pilkada Bali 2024 digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unud di Auditorium Widya Sabha Kampus Unud, Jimbaran, jumat (11/10) kemarin.

Wayan Koster mengungkapkan bahwa saat dirinya menjabat gubernur Bali 2018-2023 telah melibatkan para ahli dari kampus terbesar di Pulau Dewata itu dalam pembangunan Tower Turyapada. Ia menyebutkan bahwa tower yang terletak di ujung Bali Barat itu akan menjadi destinasi wisata baru tingkat dunia yang akan mendatangkan kunjungan banyak turis ke Bali sebagaimana Menara Eiffel di Paris, Prancis atau lima tower lainnya di dunia.

“Tower Turyapada segera di-launching. Nantinya selain menyelesaikan masalah blank spot dan telekomuniasi juga akan menjadi destinasi wisata baru berkelas dunia yang akan mendatangkan sumber baru bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Pemprov Bali,” terangnya.

Ia lalu menyebutkan bahwa pembangunan tersebut melibatkan para ahli dari Unud. “Semua ahlinya orang lokal dari Unud. Ahli Teknik Arsitek, Ahli Teknik Sipil dan Ahli Teknik Elektro, semuanya dari Unud. Jadi ini karya putra daerah,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya komit akan lebih meningkatkan kolaborasi dengan kampus tertua di Pulau Dewata itu dalam pembangunan Bali ke depan untuk masa jabatan gubernur periode keduanya.

Di antaranya dalam upaya peningkatan manajemen dan kualitas SDM Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Selain itu juga dalam pengembangan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali. “Kita tahu Unud punya banyak unggul dan ahli, nanti dalam keterlibatan pengembangan BRIDA, mulai dari mahasiswa dan para ahlinya akan kami tingkatkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden BEM Unud Wayan Tresna Suardiana berharap agar pemimpin Bali lebih meningkatkan keterlibatan mahasiwa dalam pembangunan Bali ke depan. “Kami berharap mahasiswa dilibatkan dalam pembangunan Bali ke depan. Meski kami minim pengalaman namu diajak diskusi untuk kemajuan Bali, kami sebagai Gen Z sebetulnya juga punya gagasan terobosan inovatif, ” pintanya. (*)

Koster-Giri Leaders strong Punya Program dari Hulu ke Hilir

JIMBARAN -NEWSINTERMEDIA.COM l Ibarat Pra Debat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali, paslon Gubernur Nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) tampil sempurna dalam Uji Pilkada Bali 2024 yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Udayana (UNUD) di  Aula Widya Sabha Kampus Unud Jimbaran, Jumat 11 Oktober 2024.

Beberapa faktor yang menggambarkan Koster-Giri sempurna dalam uji publik ini, terlihat keduanya kompak dalam kolaborasi memaparkan konsep program pembangunan Bali.
Pada sesi pertama pemaparan visi misi, Koster dan Giri Prasta menyampaikan dengan lugas dan jelas.

Waktu 30 menit yang diberikan moderator dimanfaatkan dengan tepat kedua figur pemimpin visioner dan bares ini.  Akurasi waktu tak meleset. Koster dan Giri Prasta selalu memaparkan tuntas sesuai waktu yang diberikan moderator.

Jawaban mereka atas pertanyaan tiga panelis dan dua penanya dari mahasiswa, juga selalu tepat waktu. Dan yang paling penting, Koster-Giri paham konsep program yang disampaikan. Mereka tak memegang catatan di kertas contekan saat memaparkan di hadapan kurang lebih 2500 mahasiswa Unud.

Semua konsep program sudah di luar kepala mereka. Sehingga tinggal disampaikan. Apalagi, program Koster-Giri telah teruji dan terbukti telah dirasakan krama Bali.
Sejumlah mahasiswa memuji Koster dan Giri Prasta. Keduanya dianggap menguasai sejumlah program yang berpihak kepada kaum muda (Milenial dan Gen Z).
“Program-program Pak Koster dan Pak Giri sangat bagus. Semoga diteruskan ke depan, dan komitmen kepada mahasiswa Unud bisa terealisasi,” kata mahasiswa di dalam auditorium.

Sementara itu,satu diantara akademisi di Kota Denpasar Dr Agus Dei Segu, melayangkan pujian untuk paslon Cagub Bali nomor 2 Koster-Giri.  “Bukan memuji tapi fakta mereka tampil sempurna dan menjadi modal bagi Koster-Giri tampil pada Debat Pilgub Bali nanti. Uji Publik Pilkada 2024 Unud, ibarat pemanasan debat pilgub KPU bagi Koster-Giri,” katanya.

Dia menjelaskan, ini forum akademis, dan semua paslon yang hadir dituntut memaparkan ide atau gagasan yang akan dilakukan ketika memimpin Bali.  “Koster telah melakukan lima tahun lalu saat menjadi Gubernur Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Jika kembali mendapat amanah dari rakyat Bali, maka Koster dan Giri tinggal melanjutkan semua program yang tengah berjalan,” ujarnya.

Dia menilai, Koster-Giri memiliki kolaborasi visi misi yang baik. Mereka saling mengisi dan kolaborasi. Koster membuka pemaparan visi misi berlandas nangun sat kerthi loka Bali dengan sangat baik. 

Nyoman Giri Prasta menutup dengan program konkrit yang telah dilakukan selama ini. Ketika ada pertanyaan dari panelis dan mahasiswa, Giri selalu tampil di depan memberikan jawaban. Kemudian Koster menjahit dengan konsep, ide, gagasan yang rapi dan bagus.
“Koster-Giri Leaders strong. Punya Ide  bagus, penguasaan program dari hulu ke hilir,” katanya.

Dia menimpali bahwa penyampaian program oleh Koster dan Giri tak ada jeda waktunya. Paling meleset hanya 10 detik dari waktu yang diberikan moderator. Tak ada gagap dan gugup saat sampaikan program,. Mereka sudah menyatu yang mendalam dengan semua programnya.

“Mereka tanpa memakai catatan. Kehebatan dan kepintaran mereka bisa melepaskan tanpa membaca dan mencontek catatan. Terstruktur dengan data dan fakta. Bicara itu harus berdasarkan data,” tegasnya.

Lebih Berat Uji Publik Depan Mahasiswa Dibanding Debat Pilgub

Agus mengatakan kondisi uji publik dihadapan ribuan mahasiswa terbilang berat ketimbang debat pilgub. Karena paslon langsung berhadapan dengan audiens ribuan mahasiswa. Jika debat Pilgub, paslon hanya akan berhadapan dengan layar televisi, panelis, moderator dan pendukung kedua paslon.

“Apalagi, mahasiswa sekarang kritis dan menagih janji dengan aksi.  Disisi lain, metode pertanyaan acak dari panelis, mirip juga dengan debat Pilgub nanti. Jadi ini ibarat pra debat Pilgub yang akan digelar KPU,” ujarnya.

Agus juga mengatakan sejumlah undangan yang hadir dalam uji publik itu juga melayangkan pujian Koster-Giri. Mereka menilai pasangan ini saling melengkapi dan kolaborasi tepat untuk membangun Bali yang ajeg.
Kegiatan Uji Publik Pilkada Bali 2024 diinisiasi BEM Unud dan didukung penuh Rektorat

Unud. Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan Kerjasama dan Informasi Unud Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes mewakili rektor membuka kegiatan ini. Bertindak sebagai Moderator, Dr. Kadek Dwita Apriani, S.Sos, M.I.P. Tiga panelis yakni Prof Suka Arjaya, Prof I Wayan Suarna, dan Ketua BEM Unud I Wayan Tresna Suwardiana. (*)

Lewat Turyapada, Koster Buktikan Bali Miliki SDM Unggul

JIMBARAN -NEWSINTERMEDIA.COM l Petahana Calon Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan bahwa pembangunan Tower Turyupada seluruhnya menggunakan tenaga ahli dari Fakultas Teknik Universitas Udayana (Unud).

Hal itu disampaikan Wayan Koster didampingi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) I Nyoman Giri Prasta saat Uji Publik Pilkada Bali 2024 digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unud  di Auditorium Widya Sabha Kampus Unud, Jimbaran Jumat (11/10).

Dikonfirmasi usai acara, Wayan Koster menjelaskan bahwa pengerjaan salah satu bangunan monumental di Indonesia ini seluruhnya dikerjakan putra daerah Bali. “Titiyang ingin buktikan kalau Bali itu memiliki sumber daya manusia (Bali) yang juga unggul, selain seni budayanya yang sangat luar biasa sehingga dikenal dunia,” ujarnya.

Ia lalu menyebutkan bahwa pembangunan tower yang terletak di Bali Utara itu melibatkan sejumlah pakar mulai dari ahli informatika, Teknik sipil, arsitektur dan elektro. “Semuanya dari Fakultas Teknik Unud itu. Untuk itu, saya ke depan akan memberikan perhatian lebih serius lagi kepada pendidikan khususnya pendidikan tinggi. Nantinya, bisa lewat kebijakan maupun anggaran. Kami sedang pikirkan itu,” terangnya.

Dengan begitu, lanjut Wayan Koster, akan lebih mendorong dalam percepatan peningkatan kualitas SDM lokal Bali yang akan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. “Peningkatan kualitas SDM lokal Bali harus menjadi prioritas utama dalam membangun Bali ke depan,” tegaanya.

Untuk itu, Wayan Koster berkomitmen akan melibatkan pihak perguruan tinggi apabila terpilih kembali untuk jabatan gubernur Bali periode 2025-2030. “Selain kampus Unud, saya juga akan menggandeng kampus lainnya di Bali,” sebutnya.

Koster-Giri Komit Kolaborasi dengan Unud Bangun Bali

JIMBARAN -NEWSINTERMEDIA.COM l Saat sesi pemalaran visi misi, Pasangan Calon (Paslon) Nomor 2 Gubernur-Wakil Gubernur Bali Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) menegaskan akan tingkatkan kolaborasi dengan Universitas Udayana (Unud) untuk pembangunan Bali ke depan.

Wayan Koster mengungkapkan bahwa saat dirinya menjabat gubernur Bali 2018-2023 telah melibatkan para ahli dari kampus terbesar di  Pulau Dewata itu dalam pembangunan Tower Turyapada.

Ia menyebutkan bahwa tower yang terletak di Kabupaten Buleleng itu akan menjadi destinasi wisata baru tingkat dunia yang akan mendatangkan kunjungan banyak turis ke Bali sebagaimana Menara Eiffel di Paris, Prancis atau lima tower lainnya di dunia.

“Tower Turyapada segera di-launching. Nantinya selain menyelesaikan masalah blank spot dan telekomuniasi juga akan menjadi destinasi wisata baru berkelas dunia yang akan mendatangkan sumber baru bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Pemprov Bali,” terangnya.

Ia lalu menyebutkan bahwa pembangunan tersebut melibatkan para ahli dari Unud. “Semua ahlinya orang lokal dari Unud. Ahli Teknik Arsitek, ahli Infomarika, ahli Teknik Sipil dan ahli Teknik Elektro, semuanya dari Unud. Jadi ini karya putra daerah,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya komit akan lebih meningkatkan kolaborasi dengan kampus tertua di Pulau Dewata itu dalam pembangunan Bali ke depan untuk masa jabatan gubernur periode keduanya.

Di antaranya dalam upaya peningkatan manajemen dan kualitas SDM Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Selain itu juga dalam pengembangan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali. “Kita tahu Unud punya banyak unggul dan ahli, nanti dalam keterlibatan pengembangan BRIDA, mulai dari mahasiswa dan para ahlinya akan kami tingkatkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden BEM Unud Wayan Tresna Suardiana berharap agar pemimpin Bali lebih meningkatkan keterlibatan mahasiwa dalam pembangunan Bali ke depan. “Kami berharap mahasiswa dilibatkan dalam pembangunan Bali ke depan. Meski kami minim pengalaman namu diajak diskusi untuk kemajuan Bali, kami sebagai Gen Z sebetulnya juga punya gagasan terobosan inovatif, ” pintanya. (*)

Koster Figur Pemimpin Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama 

BADUNG -NEWSINTERMEDIA.COM l Pengurus Pasundan Provinsi Bali bersilahturahmi bersama Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster di Jimbaran Badung, Sabtu 12 Oktober 2024. Koster hadir selaku Ketua Dewan Pembina Pasundan Bali. Silahturahmi ini dihadiri Dewan pembina PB Pasundan Pusat Mayor Jenderal TNI (purn) Dr. H. Tubagus Hasanuddin, S.E., M.M., M.Si, Ketua Bidang Pemuda PB Pasundan Pusat, Prof Budiana, Ketua Paguyuban Pasundan Provinsi Bali Kyai H Jaka dan semua pengurus kabupaten kota se Bali.

Kyai H Jaka dalam kesempatan ini menyatakan Koster hadir selaku pribadinya sebagai Dewan Pembina Pasundan Bali. “Wayan Koster dan keluarga merupakan keluarga besar Paguyuban Pasundan Bali. Beliau Dewan Pembina kami. Acara silahturahmi inj telah kami rencanakan sejak September lalu. Namun tertunda. Sehingga baru bisa digelar sekarang, ” kata Kyai Jaka.

Menurut dia, Wayan Koster memiliki kehidupan panjang di Bandung saat berjuang kuliah di ITB. Lebih 20 tahun di Bandung. Beliau seperti orang Bandung. “Koster orang pintar dan semoga dilancarkan segala usaha dan perjuangannya saat ini. Keluarga besar Pasundan akan berusaha membantu hajatan bahagia Koster, ” terasnya.

Ia menegaskan bahwa silahturahmi pengurus Pasundan Pusat dan Bali bukan agenda kampanye. Ini ide dari pengurus Pasundan Pusat. “Karena ini, kegiatan silahturahmi keluarga besar kami, ” Katanya.

Ketua Bidang Pemuda PB Pasundan Pusat, Prof Budiana, menambahkan, prestasi Wayan Koster menjadi Gubernur Bali sangat terlihat se Indonesia. Program-program Koster sangat bagus dan dirasakan warga. Koster juga sebagai figur pemimpin yang menjaga kerukunan antar umat beragama di Bali. “Kepemimpinan Koster mengedepankan toleransi. Kami sangat kagumi beliau, ” katanya.

Dewan Pembina PB Pasundan Pusat, Tubagus Hasanuddin, mengatakan telah berkeliling ke seluruh wilayah di Indonesia untuk bersilaturahmi dengan para pengurus Paguyuban Pasundan . Anggota DPR RI empat periode ini mengatakan ketika PB Paguyuban Pasundan hadir melantik H Jaka 2018 sebagai ketua di Bali, beliau (Wayan Koster) dihadirkan dan diangkat menjadi Dewan pembina.

“Beliau sejalan dengan saya yang juga Dewan pembina di Pusat. Pertemuan ini, dalam konteks silahturahmi kekeluargaan Pasundan. Jadi ini soal harga diri kami orang Sunda.
Kita satu hati, satu ikatan batin berjuang bersama untuk keluarga kita, ” katanya.

Di akhir sambutan, ia mengatakan akan mendukung setiap perjuangan Kang Koster (Wayan Koster,red). “Kang Koster, selamat berjuang, kami akan kawal. Kami akan sukseskan Bapak, karena Bapak sebagai keluarga besar kami, ” tegasnya.

Hadir juga dalam silahturahmi ini, pengurus Paguyuban Pasundan Bali, pengurus kota dan kabupaten, tamu undangan, serta tokoh pendidikan Bali yang juga rektor Kampus Stikom Bali Dr Dadang Hermawan. (*)

Bro Shalah Menilai Koster-Giri Lebih Kuasai Persoalan

BADUNG -NEWSINTERMEDIA.COM l Uji Publik Pilkada Bali 2024 terhadap visi misi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (Unud) selama 2 hari yaitu tanggal 10 dan 11 Oktober 2024 di Auditorium Widya Sabha Kampus Unud, Jimbaran, telah selesaiShalah, Sabtu (12/10).

Terkait itu, Ketua DPW PBB Provinsi Bali, Muhamad Shalahuddin Jamil atau yang dikenal dengan Bro Shalah menilai pasangan Koster-Giri lebih menguasai persoalan yang ada di Bali. Hal itu disajikan melalui data dan solusi tentang rancangan pembangunan Bali di masa yang akan dating.

“Dari isu propaganda yang disajikan oleh adik-adik BEM UNUD yang berfokus kepada poin-poin penting permasalahan yang ada di Bali, dikupas tuntas oleh Pak Koster dan Pak Giri dengan data yang sangat detail, juga disertai dengan solusi yang sangat cerdas dan inovatif. Hal itu menunjukkan jam terbang keduanya sangat berpengalaman dalam tata kelola pemerintahan,” ucap Bro

Sesuai pengamatannya, dia bilang selama pemaparan visi misi Koster-Giri dalam Uji Publik Pilkada Bali 2024 tersebut pasangan calon nomor urut 2 itu lebih banyak berbicara data, bukan janji. Fakta itu disebutnya karena Koster-Giri sudah teruji pernah pemimpin Bali.

Dia juga mengatakan, dalam paparan visi misi yang disajikan pasangan Koster-Giri, tidak sedikitpun menyinggung pihak lawan politik atau pasangan lain, hanya berfokus pada program-program kerja yang konseptual.

“Hal ini menunjukkan kedewasaan berpolitik dan karakter kepemimpinan Koster-Giri yang lebih mengutamakan kinerja efektif dan sinergi dari pada omon-omon saja seperti yang sering kita dengar,” tambahnya.

Yang paling fenomenal, kata dia, publik yang hadir dalam Uji Publik Pilkada Bali 2024 itu dibuat tercengang saat Koster secara detail mempresentasikan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali untuk 100 tahun Bali masa depan.

“Koster-Giri tidak banyak mengumbar janji politik, karena semua permasalahan yang disampaikan baik melalui video propaganda maupun dari pertanyaan adik-adik BEM Unud, semuanya sudah terprogram solusinya melalui visi misi Koster-Giri yaitu Nangun Sat Kherti Loka Bali.”

“Untuk itu kepemimpinan Pak Koster sebagai Gubernur Bali yang didampingi Pak Giri sangat diperlukan untuk masa depan Bali 100 tahun ke depan,” tutupnya.

Pemkot Denpasar Gelar Seminar Nasional Konvensi Hak Perempuan dan Anak

0
Dideklarasikan Juga Komitmen Implementasi Hak Perempuan dan Anak di Kota Denpasar

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM l Seminar Nasional tentang implementasi Konvensi Hak Perempuan dan Anak, dalam rangka penguatan Kota Denpasar sebagai kota Ramah Perempuan serta Anak Jenjang Pendidikan dan Pengasuhan digelar Pemerintah Kota Denpasar bersama IGTKI PGRI Kota Denpasar, di Gedung Dharma Negara Alaya, Kamis (10/10).

Hadir langsung pada kesempatan itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, didampingi Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana. Turut hadir pula, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, Ketut Suteja Kumara, Ketua GOPTKI Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, serta pihak terkait lainnya.

Dalam seminar nasional yang melibatkan para pendidik tingkat PAUD/TK dan juga pendidik SD se Kota Denpasar itu, juga turut dibacakan deklarasi yang berisikan komitmen dan ajakan untuk
mengimplementasikan Konvensi Hak Anak dan Perempuan di Kota Denpasar, yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar Alit Wiradana dan diikuti oleh seluruh hadirin di ruangan tersebut.

Selain komitmen untuk implementasi konvensi hak anak dan perempuan, deklarasi itu juga turut berisikan tentang ajakan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak anak dan perempuan. Tak hanya itu, poin deklarasi itu juga berisikan dorongan tentang keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama dalam pengasuhan, pendidikan dan perlindungan anak sehingga mereka tumbuh dalam kondisi baik.

Pengembangan program inovatif yang mendukung hal anak dan perempuan dalam jenjang pendidikan dan pengasuhan dengan memastikan setiap anak memiliki akses setara terhadap pendidikan berkualitas, dan komitmen untuk selalu memonitor dan mengevaluasi secara berkala pelaksanaan kebijakan Kota Layak Anak untuk capaian hasil optimal, juga poin lainnya yang turut dibacakan dalam pendeklarasian itu.

“Kita harapkan semua lapisan, baik jajaran Pemerintah Kota Denpasar, dunia usaha, dan masyarakat luas di Kota Denpasar dapat merealisasikan komitmen ini, untuk dapat menciptakan lingkungan aman, nyaman, berkualitas dan optimal bagi anak anak dan juga perempuan,” ujar Sekda Alit Wiradana.

Sementara itu, Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau kerap disapa Bintang Puspayoga, dalam arahannya menyebut, kegiatan seminar nasional yang digagas oleh Pemerintah Kota Denpasar dan IGTKI PGRI Kota Denpasar ini, menjadi penting sebagai upaya untuk melaksanakan  pemenuhan hak bagi anak anak, yakni hak hidup, hak perkembangan, hak perlindungan, dan juga hak partisipasi.

“Anak anak adalah sumber daya paling berharga bagi semua bangsa Indonesia. Karena sepertiga dari total populasi di Indonesia adalah anak anak. Untuk itu, menjadi sangat penting memberikan edukasi dan pembimbingan bagi anak anak sejak usia dini soal kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, hak hak anak, dan  lingkungan aman dan sehat bagi tumbuh kembang mereka,” kata Bintang Puspayoga.

Lebih dari itu, Menteri Bintang Puspayoga juga menyampaikan dalam konteks ini peran IGTKI PGRI penting, yakni sebagai pendidik, memiliki tanggung jawab langsung untuk menerjemahkan soal implementasi konvensi hak anak di lingkungan pendidikan.

“Maka, saya berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lainnya dalam hal pemenuhan perlindungan anak. Terimakasih Pemerintah Kota Denpasar dan juga IGTKI PGRI Kota Denpasar, semoga anak anak kita semua bisa menjadi generasi optimal dan berkualitas,” pungkasnya. (HumasDps/Win)

Alit Kelakan: Koster-Giri Sudah Terlatih, Terbukti dan Teruji

0

Uji Publik Pilgub Bali 2024 di Unud

BADUNG- NEWSINTERMEDIA.COM l Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (Unud) menggelar uji publik calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Bali di Auditorium Widya Sabha, selama dua hari.

Paslon Mulia-PAS mendapat kesempatan lebih dulu pada Kamis 10 Oktober 2024. Sementara Paslon Cagub Bali nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) mendapat kesempatan kedua, Jumat 11 Oktober 2024.

Ketua Tim Pemenangan Cagub Bali Koster-Giri, I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan alias Alit Kelakan menyampaikan dua figur pemimpin Wayan Koster dan Giri Prasta sudah terlatih hadapi situasi ini. Alke menyebut jika Koster-Giri telah terlatih, terbukti dan teruji berbuat untuk Bali.


“Kami siap dan yakin calon kami (Koster-Giri) sudah terlatih dan telah berbuat untuk Bali. Pak Koster (Cagub Bali) punya kemampuan di bidang ini,” kata anggota DPR RI dari PDIP ini.

Ketua Bappilu PDIP Bali ini menjelaskan, dalam sebuah kontestasi politik guna mencari pemimpin terbaik di Bali, hal utama yang akan dinilai adalah latar belakang pendidikan seorang calon. Hal terpenting lain yang menjadi penilain yakni prestasi kinerjanya.

“Seorang pemimpin dilihat pertama adalah latar belakang pendidikannya, kemudian latar belakang keluarga, dan yang utama prestasi kerjanya,” kata Alit Kelakan.

Ia membeberkan Koster Giri akan memaparkan visi misi, jangka pendek jangka, menengah dan panjang di hadapan ribuan mahasiswa Unud. Konsep ini akan dipakai dalam uji publik yang digelar BEM Unud.

Sementara itu, terkait Debat Pilgub Bali 2024, kata Alke masih menanti keputusan KPU Bali. Para tim pemenangan paslon akan diundang untuk dipaparkan konsep apa yang diterapkan dalam Debat Pilgub Bali.

“Untuk debat di KPU Bali, belum diputuskan menggunakan konsep apa. Nanti kami akan diundang oleh KPU untuk dipaparkan.
Awalnya akan menggunakan konsep seperti sangkep banjar itu.
Kami siap apa saja pola debat cagub yang ingin dipakai KPU Bali,” jelasnya. (*)

Koster-Giri Sudah Dipercaya Warga Nusa Penida dan Terbukti Berbuat Nyata

0

Koster Sudah Bangun SMP, SMA, SMK Jauh Sebelum Jadi Gubernur 

Caption: Bli Adi (tiga kiri berdiri) bersama sejumlah warga Kecamatan Nusa Penida Klungkung pose bersama saat kampanye terbuka tahap pertama Paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster Giri) Rabu 9 Oktober 2024.

 

NUSA PENIDA- NEWSINTERMEDIA.COM l Pemimpin visioner, konseptor dan cerdas Wayan Koster sudah tertanam di hati masyarakat Nusa Penida Klungkung. Warga mengaku sudah terlanjur percaya Koster dan Nyoman Giri Prasta dibanding paslon lain. Apalagi, kini Koster berpasangan dengan Giri Prasta yang dikenal baik hati dan bares (bekerja dengan hati) pada kontestasi Pilgub Bali, pada 27 November 2024.

Koster-Giri dipercaya warga Nusa Penida. Bli Adi, satu diantara ribuan warga, menyebut jika Koster dan Giri Prasta paslon Gubernur Bali nomor 2 sudah berbuat untuk Klungkung dan Bali seluruhnya.

Koster telah membangun SMP, SMA dan SMK di Nusa Penida jauh waktu sebelum menjadi Gubernur Bali. Setelah dipercaya menjadi Gubernur, Koster tak menunggu lama untuk membangun pelabuhan segitiga emas Bali.

“Tiang jamin coblos nomor dua. Karena kami sudah percaya dengan Koster. Sudah bangun pelabuhan segitiga emas Bali di Sampalan,” kata Bli Adi disambut tepuk tangan ribuan warga, Rabu 9 Oktober 2024.

Ia mengatakan, pelabuhan Sampalan membantu warga Kecamatan Nusa Penida yang menyebrang ke Klungkung daratan dan daerah lain di Bali. Sebelumnya, sangat sulit menyeberang ke Kusamba.

“Saat ke Klungkung, dulu harus pakai sampan. Setelah ada pelabuhan makin baik. Gak perlu takut cawat (celana dalam) basah,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Koster-Giri, sembari berharap kedua pemimpin Bali ini terus mengarahkan perhatian ke Nusa Penida agar pariwisatanya bisa terus berkembang.

“Koster-Giri paslon Nomor 2 pokoknya menang, menang, menang,” ujarnya.

Ungkapan aspirasi dan harapan bli Adi terdengar saat kampanye terbuka tahap pertama Koster-Giri di Kecamatan Nusa Penida, Rabu 9 Oktober 2024.

Warga lainnya Wayan Tegel mengatakan selain Koster, cawagub nomor 2 Giri Prasta juga banyak membantu perbaikan wantilan dan pura di Nusa Penida. Kerja nyata telah dilakukan keduanya. Warga di Nusa Penida, mengingat hal nyata yang telah dilakukan mereka.

Saat itu, turut hadir paslon Bupati Klungkung Made Satria dan Tjok Surya (Satriya), ketua tim pemenangan Koster Giri, Alit Kelakan, Ketua Pemenangan Koster Giri dan Satriya Klungkung I Nyoman Suwitra, Ketua DPD Hanura Bali Kadek Arimbawa alias Lolak, pengurus PDIP, relawan, anggota DPRD, serta ribuan warga setempat.

Sebelum melakukan kampanye, Koster meninjau infrastruktur yang dibangun saat dirinya menjadi Gubernur Bali 2018-2023, seperti pelabuhan Segitiga emas Bali di Sampalan. Koster juga meninjau pasar Sampalan dan Pelabuhan Tradisional Logistik yang akan menjadi prioritas pembangunan saat terpilih kembali.

Sejumlah kebutuhan mendasar di Nusa Penida seperti pelebaran jalan, jembatan penghubung Nusa Penida-Ceningan, air bersih, pendidikan, kesehatan, listrik dan telekomunikasi, menjadi perhatian serius Koster-Giri. (*)

Prihatin Pedagang Kehujanan, Koster-Giri Siap Bangun Pasar Sampalan

Terbukti sudah Bangun Sekolah dan Pelabuhan di Nusa Penida

Cagub Bali Nomor 2 Wayan Koster (Koster-Giri) meninjau pasar tradisional Sampalan Nusa Penida Klungkung, Rabu 9 Oktober 2024. Koster dan Giri Prasta akan membangun pasar ini dan menata kawasan Sampalan saat dipercaya krama Nusa Penida memimpin Bali. Koster-Giri mohon dan restu serta mengajak warga ke Tps pada 27 November 2024.

Nusa Penida- Paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) gelar kampanye terbuka di Kecamatan Nusa Penida Klungkung, Rabu 9 Oktober 2024.

Sebelum memulai kampanye, Galon Gubernur Bali Wayan Koster meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik di Nusa Penida yang pernah dibangunnya se waktu menjadi Gubernur Bali.

Koster meninjau pelabuhan Segitiga Emas Bali di Sampalan Nusa Penida. Ia berpesan agar pihak pengelola tetap menjaga pelayan dan kebersihan pelabuhan baik di luar dan dalam.

Infrastruktur pelabuhan Segitiga Emas Bali (Sanur, Nusa Penida, dan Ceningan) dibangun Koster pada tahun 2020 menggunakan dana APBN kementerian Perhubungan RI.

Koster yang memperjuangkan infrastruktur ini di pusat menggunakan jaringannya sewaktu menjabat DPR RI tiga periode.

Selain pelabuhan, riwayat pembangunan Koster di Nusa Penida sudah dirasakan warga. Seperti pembangunan SMPN 1 Nusa Penida, SMK dan SMA 1 Nusa Penida. Koster membangun ketika dirinya dipercaya sebagai wakil rakyat.

Setelah dirinya terpilih sebagai Gubernur Bali, pelabuhan segitiga emas langsung dibangun. Ia mendapat informasi dari media bahwa masyarakat Nusa Penida sulit menyebrang ke Klungkung. Bahkan, saat itu Koster prihatin karena ada seseorang Profesor di Universitas Warmadewa yang harus buka sepatu dan digendong saat menyebrang.

Koster juga pernah merasakan sendiri pada tahun 2018. Saat itu, ketika kampanye ke Nusa, dia harus digendong oleh Giri Prasta saat menaiki fast boat. Giri saat itu sebagai Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace pada Pilgub Bali 2018.

Koster sudah terbukti dan teruji berbuat untuk Nusa Penida saat DPR RI dan Gubernur Bali 2018-2023.

Kini rasa prihatin Koster kembali muncul saat kunjungi pasar tradisional Sampalan. Ia melihat langsung atap bolong, kondisi fasilitas pasar yang memprihatinkan dan mendengar langsung keluh kesah para pedagang.

Di depan para pedagang, Koster mengatakan akan membangun pasar ini tingkat dua, dan tetap menjaga kulturnya. Pasar tradisional dengan bangunan yang lebih representatif.

“Nanti akan dibangun pasar bertingkat dua, astungkara setelah terpilih dan dilantik, Koster Giri prioritas kan infrastruktur pasar dan penataan kawasan sekitar agar lebih bagus bagi wisatawan, ” kata Koster diamini Paslon Bupati Klungkung nomor 2 Made Satria dan Tjok Surya (Satriya).

Koster menegaskan komitmen tetap menjaga tradisi, kultur, seni budaya dan spritual Nusa Penida dalam menatanya.

Sejumlah kebutuhan utama warga Nusa Penida akan dipenuhi Koster-Giri saat dipercaya kembali menjadi pemimpin Bali. Seperti infrastruktur jalan dan jembatan, air bersih, kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Kampanye terbuka tahap pertama Koster-Giri di Nusa Penida dihadiri paslon Bupati Klungkung Satriya,Ketua Tim pemenangan Alit Kelakan, mantan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, pengurus partai PDI-P Bali dan Klungkung, Ketua DPD Hanura Bali I Kadek Arimbawa alias Lolak, para relawan dan ribuan warga setempat.

Sejumlah aspirasi ditampung Koster-Giri. Warga juga menyampaikan terimakasih kepada Koster-Giri yang telah terbukti dan teruji berbuat untuk Nusa Penida.

“Terima kasih Pak Koster dan Pak Giri, sekarang kami tak lagi basah basahan jika mau nyeberang ke Kusamba, ” kata Bli Adi warga Nusa Penida. (*)

Bawaslu Bali Kembali Ingatkan Para Peserta Pemilu Terkait Aturan Kampanye

0

Bawaslu Tekankan Pentingnya Mematuhi Ketentuan UU Pilkada dan PKPU

DENPASAR – NEWSINTERMEDIA.COM l Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali kembali mengingatkan para peserta pemilu terkait aturan ketat selama masa kampanye.

Peringatan ini muncul di tengah rencana kegiatan jalan sehat berhadiah rumah dan kendaraan yang akan diadakan oleh salah satu calon gubernur di Bali.

Dalam surat edaran terbaru yang diterbitkan pada 6 Oktober 2024, Bawaslu menekankan pentingnya mematuhi ketentuan Undang-Undang Pilkada dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Bawaslu mengacu pada Pasal 1 angka 21 UU Pilkada yang menegaskan bahwa kegiatan kampanye harus bertujuan untuk meyakinkan pemilih melalui visi, misi, dan program calon, bukan dengan janji pemberian uang atau materi.

“Larangan kampanye sangat mendasar, terutama mengenai janji atau pemberian uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilih,” tegas Bawaslu dalam pernyataannya.

Selain itu, Bawaslu juga men gingatkan ketentuan mengenai pemberian hadiah selama kampanye. Berdasarkan Pasal 66 PKPU No. 13 Tahun 2024, pemberian hadiah diperbolehkan namun dengan batasan nilai maksimal Rp 1 juta per barang.

“Aturan hukum sudah jelas dan limitatif mengenai ketentuan pemberian hadiah dalam kampanye, terutama terkait pembatasan nilai hadiah,” tambah Bawaslu.

Dengan himbauan ini, Bawaslu Provinsi Bali berharap semua peserta pemilu menjalankan kampanye yang sesuai dengan aturan untuk menjaga integritas pemilu dan menciptakan kompetisi yang adil bagi semua calon. (TIM/TRA).

Terjangan Puting beliung, Semangat Kemanusiaan GP Bali Semakin Berkobar

0

 

JEMBRANA l NEWSINTERMEDIA.COM l Bencana puting beliung yang melanda Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkar Agung, Kabupaten Jembrana, meninggalkan duka yang cukup dalam. Sebanyak 14 rumah warga dan 1 Balai Subak mengalami kerusakan serius akibat terjangan angin kencang yang datang tiba-tiba. Meski bencana ini merusak banyak bangunan, semangat gotong royong dan kepedulian sesama justru semakin menyala di tengah cobaan ini.

Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas, Komunitas Tanam Tuwuh dari Generasi Penerus Bali (GP Bali) bergerak cepat untuk memberikan bantuan sembako kepada para korban. Bantuan yang disalurkan berupa beras, minyak goreng, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya. Selain memberikan bantuan materi, kedatangan komunitas ini juga memberikan dukungan moral yang sangat dibutuhkan para korban untuk bangkit dari keterpurukan.

“Di saat-saat seperti ini, yang paling penting adalah memastikan bahwa mereka tidak merasa sendirian. Kehadiran kami bukan hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa masyarakat Bali selalu bergandengan tangan menghadapi tantangan apa pun.” ujar Diana Ketua Komunitas Tanam Tuwuh bersama Seniasih Giri Prasta dan anggota DPRD Provinsi Bali Made Sumiati,saat menyerahkan bantuan kepada para korban di lokasi kejadian.

Bantuan tersebut disambut haru oleh para warga yang rumahnya terdampak. Salah satu korban yang rumahnya rusak di bagian atap, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami sempat bingung harus mulai dari mana untuk memperbaiki kerusakan ini, tapi dengan adanya bantuan ini, kami merasa ada yang memperhatikan dan membantu meringankan beban kami,” ujarnya.

Selain memberikan sembako, Komunitas Tanam Tuwuh juga membuka kesempatan bagi masyarakat luas yang ingin berpartisipasi dalam membantu para korban. Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat, baik individu maupun organisasi, untuk bersama-sama meringankan beban para korban dengan cara memberikan bantuan, baik dalam bentuk donasi, tenaga, maupun dukungan lainnya.

“Gotong royong adalah akar dari budaya kita. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk menunjukkan bahwa di tengah bencana pun, semangat kebersamaan dan saling peduli masih menyala kuat. Mari kita ulurkan tangan, sekecil apa pun bantuan kita, pasti akan sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang,” tambah Seniasih Giri Prasta.

Bencana alam memang tak bisa diprediksi, tapi respons dan solidaritas kita sebagai sesama bisa menjadi penentu seberapa cepat para korban bisa pulih dari trauma. Bantuan dari Komunitas Tanam Tuwuh ini adalah bukti nyata bahwa di setiap cobaan, selalu ada kebaikan yang hadir. Aksi gotong royong seperti ini diharapkan bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut serta dan saling membantu.

“Mari bersama kita nyalakan kembali harapan dan semangat warga Lingkungan Samblong. Dengan kepedulian dan gotong royong, tidak ada tantangan yang tidak bisa kita hadapi.” Tutup Diana

Koster-Giri Lanjut Bangun Tol Gilimanuk-Mengwi dan Wisata Kelas Dunia

0

 Pariwisata dan Ekonomi Jembrana akan Berkembang Pesat


JEMBRANA l NEWSINTERMEDIA.COM l Pemimpin Visioner, konseptor, intelektual dan “bares” Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) menegaskan akan melanjutkan pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi tahun 2025.

Selain tol, paslon Gubernur Bali Nomor 2 ini, akan melanjutkan pembangunan destinasi wisata kelas Dunia di Pekutatan Jembrana, Taman Wisata Kerthi Bali Semesta.

Dua pembangunan monumental untuk masyarakat Jembrana yang dirancang dan diperjuangkan Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster ini, akan mendongkrak percepatan pembangunan, pariwisata dan ekonomi.

“Pembangunan tol Gilimanuk ke Mengwi Jalan terus. Tiang yang mengagas ini dan mengajukan ke kementerian PUPR, dan kemudian dijadikan sebagai proyek strategis nasional, ” tegas Cagub Bali nomor 2 Wayan Koster saat kampanye terbuka tahap I di Desa Lolak Kecamatan Negara Jembrana, Selasa 8 Oktober 2014.

Ketua DPD PDI perjuangan Bali ini menjelaskan tahap pertama pembangunan tol sudah berjalan. Namun karena berkenaan dengan berakhir masa jabatan sebagai Gubernur Bali.


“Keburu tiang berakhir 5 September 2023 terhenti sementara, plus karena covid 19 juga.
Meskipun sekarang tiang jeda setahun, tiang terus berkomunikasi dengan pusat. Program tol ini jalan terus, ” jelas politisi asal Sembiran ini.

Menurut Koster, pembangunan tol telah diambil alih oleh pemerintah pusat. Tahun ini dilakukan pembebasan lahan untuk tahap satu. Anggaran telah tersedia.

“Sekarang proyek ini diambil alih pemerintah pusat melalui kementerian PUPR yang didanai APBN, ” kata anggota DPR RI periode 2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2019.

Setelah pembebasan lahan, selanjutnya masuk tahapan pembangunan. Dalam waktu tak terlalu lama pembangunan ini tuntas dan akan dinikmati warga Jembrana.

“Tahun 2025 akan mulai dibangun. Ini merupakan program kementerian PUPR dan sudah berjalan. Astungkara ini selesai tuntas dalam waktu tiga tahun, ” tegas Koster. disambut teriakan Koster-Giri dua periode.

Koster menjelaskan bersaman dengan pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi, dirinya telah merancang dan akan membangun kawasan pariwisata baru yang menjadi pusat ekonomi baru di Bali Barat tepatnya di Pekutatan Jembrana di atas lahan HGU milik Pemprov Bali. Luasnya lebih dari 300 ha.

“Pihak ketiga sudah siap membangun ini.
Dinamakan Taman Wisata Kerthi Bali Semesta. Kawasan pariwisata kelas Dunia, ” jelas Koster.

Destinasi wisata baru di Bali Barat ini punya segmen wisatawan sendiri. Astungkara ini berjalan baik, mengikuti jalan tol maka di Jembrana memiliki kawasan wisata baru berkelas Dunia.

“Ini menadi pusat ekonomi baru di Bali. Membuka lapangan kerja baru yang serap banyak tenaga kerja. Tanpa jalan tol dan destinasi wisata kelas dunia, ekonomi di Jembrana dan Bali Barat tak bisa meningkat dengan cepat, ” katanya.

Kemiskinan di Jembrana perlahan bisa diatasi
dengan kehadiran dua pembangunan monumental ini di Jembrana. Kesejahteraan masyarakat harus di picu dengan infrastruktur baru yang dapat memberikan pendapatan baru bagi daerah.

“Apa yang tiang rancang ini sudah siap di jalankan oleh pihak ketiga. Astungkara, semesta merestui, tinggal menunggu tiang dilantik jadi Gubernur Bali langsung dijalankan,” kayanya.

Komitmen Koster untuk membangun semua daerah di Bali tak perlu diragukan lagi. Pemerataan pariwisata ingin diciptakannya. Seperti warga Buleleng telah merasakan manfaat shortcut Singaraja-Mengwi dan Turyapada Tower untuk akses telekomunikasi dan informatika (blank spot televisi) untuk mendukung pariwisata dan pertumbuhan ekonomi di Buleleng.

Warga Karangasem dan Bali telah merasakan hasil penataan jalan dan parkir Pura Agung Besakih. Warga Klungkung merasakan manfaat Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali dan pelabuhan segitiga emas (Sanur, Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Lembongan), dan warga Denpasar merasakan kehadiran pelabuhan Sanur dan masih banyak pembangunan monumental hasil karya Koster.

“Sejumlah program strategis untuk Jembrana,
Sejujurnya ini sepenuhnya ide yang tiang rancang sebagai pelaksana visi nangun sat. Kerthi loka Bali. Astungkara berkat Ida Bhatara, semuanya bisa berjalan dengan lancar, ” katanya.

“Jika terpilih emuanya akan terwujud. Saya akan ngayah total secara sekala niskala untuk masyarakat Bali, ” tambahnya.

Kampanye terbuka tahap pertama cagub Bali Nomor 2 Koster-Giri di Jembrana berlangsung Selasa 8 Oktober 2024. Warga Kecamatan Melaya, Negara dan Mendoyo serta Pekutatan bertemu langsung Koster-Giri dan paslon Bupati Jembrana Nomor 2 Made Kembang Hartawa dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) .

Ribuan warga Jembrana antusias menyambut kedua paslon. Ketua Tim Pemenangan Kabupaten Jembrana I Gede Winasa menargetkan raihan suara di atas 60 persen di Jembrana untuk Koster-Giri dan Bang-Ipat pada pilkada serentak 27 November 2024.

Hadir dalam kampanye tersebut, Ketua tim pemenang Koster-Giri, Alit Kelakan , para pengurus partai PDI-P Bali dan Jembrana, anggota DPRD, kader-kader, relawan, partai pengusul dan pendukung, tokoh-tokoh masyarakat serta warga setempat. (*)

Hanya Pasangan Koster-Giri  Mementingkan Semua Rakyat

JEMBRANA-Militansi warga Jembrana mendukung paslon Gubernur Bali Nomor 2 Koster-Giri dan Cabup Jembrana Nomor 2 Bang-Ipat pada pilkada serentak, tak perlu diragukan lagi. Terbukti ribuan orang hadiri langsung kampanye terbuka tahap pertama di Kecamatan Melaya Jembrana, Selasa 8 Oktober 2025.

Militansi warga ini terlihat dari sejumlah kaum hawa yang hadiri kampanye terbuka. Mereka menegaskan akan mencoblos paslon Gubernur Bali Nomor 2 Koster-Giri dan Cabup Jembrana, Bang-Ipat.

Adalah kaum Milenial Jembrana bernama Reni, Silvi, Puji, dan Ani, menyampaikan aspirasi bahwa Koster-Giri akan menang di Jembrana. Koster-Giri dan Bang Ipat memiliki pendukung banyak di Jembrana.

“Kami yakin Koster-Giri dan Bang Ipat menang di Jembrana. Apalagi ada sosok Giri Prasta yang bares, ” kata Reni.

Reni menyatakan Koster-Giri memiliki banyak pendukung di Jembrana. Karena keduanya memiliki visi misi membantu dan memperhatikan seluruh krama warga. Mereka telah berbuat menjaga tradisi, seni, budaya, agama, kearifan lokal Bali dan menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Di Melaya pendukung militan banyak. Mereka sudah merasakan yang dilakukan keduanya mementingkan seluruh rakyat Bali, ” katanya.

Kedepan harapan mereka, ketika Koster-Giri dan Bang Ipat dipercaya memimpin Bali, wajib mengayomi semua masyarakat yang tinggal di Bali.

“Jika terpilih kami harap realisasi aspirasi seluruh rakyat dan tetap ayomi seluruh rakyat, ” katanya.

Tampak hadir dalam kampanye tersebut, pengurus PDI-P Bali dan Jembrana, anggota DPRD Jembrana dan Bali, Partai pengusul dan pendukung, relawan, ketua tim pemenangan Koster-Giri, Alit Kelakan, tokoh-tokoh masyarakat Melaya dan ribuan warga se kecamatan Melaya Jembrana.

Dua mantan Bupati Jembrana Gede Winasa dan Putu Artha hadiri kampanye. Mereka menargetkan Koster-Giri dan Bang Ipat menang di atas 70 persen di Jembrana. (*)

 

Info Denpasar Seputar BPHTB, SVF ke-17, Pilkada Serentak dan Bantuan

0

Pemkot Denpasar Gelar FGD Implementasi HKPD

Pelaksanaan BPHTB Secara Online

DENPASAR l NEWSINTERMEDIA.COM l Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Implementasi Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) khususnya dalam aspek Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

FGD ini menghadirkan narasumber Kepala BPN Kota Denpasar Yohanes Chrisostumus Fajar Nugroho Adi dan Kapala BPD Bali Cabang Utama Denpasar Made Sudharma.

FGD ini diselenggarakan selama sehari dan dibuka langsung oleh Kepala Bapenda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya di Ballroom Hotel The Meru Sanur, Rabu (9/10).

Pjs. Walikota Denpasar, Dewa Gede Mahendra Putra dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Bapenda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya disebutkan, kegiatan FGD ini bertujuan untuk mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 1 tahun 2022 yang mengatur tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang selanjutnya lebih dikenal dengan singkatan UU HKPD.

Sehingga perlu dilakukan penyesuaian peraturan daerah yang menjadi dasar pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah oleh instansi pemungut pajak daerah.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah menerbitkan UU Nomor 1 Tahun 2022 yang memiliki lingkup regulasi dalam pemberian sumber Penerimaan Daerah berupa Pajak dan Retribusi, pengelolaan TKD, pengelolaan Belanja Daerah, pemberian kewenangan untuk melakukan Pembiayaan Daerah dan pelaksanaan sinergi kebijakan fiskal nasional.

Aturan-aturan berkenaan pengelolaan perpajakan, TKD, Pembiayaan Utang Daerah dan pengendalian APBD diharapkan dapat memberi kemampuan kepada Pemerintah Daerah untuk mencapai tujuan pembangunan nasional serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Harapan kita bersama, melalui sinergitas yang kita bangun, kita dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Itu kewajiban dasar kita. Tentunya juga diiringi dengan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan,” ungkap Eddy Mulya.

Selain mendistribusikan terkait penerapan UU HKPD, FGD ini juga turut membahas seputar peningkatan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya ketaatan terhadap peraturan perpajakan, khususnya terkait BPHTB.

“Kami juga ingin mendorong pemanfaatan kanal digital dalam pembayaran pajak BPHTB. Saat ini pelayanan BPHTB di Kota Denpasar telah dilaksanakan secara online dan telah menyediakan kanal pembayaran secara digital dalam pembayaran pajak BPHTB,” ujarnya.

Berlangsung hangat dan lancar, FGD yang pula mendatangkan Narasumber Kepala Kantor Pertanahan Kota Denpasar, Yohanes Chrisostumus Fajar Nugroho Adi itu juga diwarnai dengan berbagai macam ide dan gagasan yang tepat dan akurat dari para peserta, sehingga dapat meningkatkan sumber pendapatan Kota Denpasar namun disisi lain tidak memberatkan masyarakat.

Kegiatan ini juga dihadiri perwakila KPP Pratama Denpasar Timur dan KPP Pratama Denpasar Barat, Kantor Pelayanan Kekayaaan Negara dan Lelang (KPKNL), dan perangkat daerah terkait yang hadir diharapkan mampu meningkatkan efektifitas dan efesiensi usai mengikuti berbagai materi yang diberikan. (Eka/TRA)

Pemkot Denpasar Dukung Pelaksanaan SVF Ke-17

Dukung UMKM dan Ekonomi Kreatif, Angkat Tema “Asta Brateswarya”

DENPASAR l NEWSINTERMEDIA.COM l Sanur Village Festival (SVF) ke-17 akan digelar pada 16-20 Oktober 2024 di Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar Selatan, dengan tema “Asta Brateswarya.” Pemerintah Kota Denpasar, melalui Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, memberikan dukungan penuh terhadap acara ini sebagai upaya untuk mempromosikan kawasan wisata Sanur dan mendorong inovasi di sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

Ket foto : Sekda Kota Denpasar IB Alit Wiradana saat menerima audensi dariKetua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) yang sekaligus Ketua Panitia SVF 2024, Ida Bagus Gede Sidharta Putra, Rabu (9/10) di Kantor Walikota Denpasar.

“Pemkot Denpasar menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Sanur Village Festival sebagai ajang promosi pariwisata dan menjadi platform bagi UMKM serta ekonomi kreatif untuk terus berinovasi,” ujar Sekda Alit Wiradana saat menerima audiensi dari Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) yang sekaligus Ketua Panitia SVF 2024, Ida Bagus Gede Sidharta Putra, Rabu (9/10) di Kantor Walikota Denpasar.

Lebih lanjut Sekda Alit Wiradana menyampaikan, SVF 2024 dianggap sebagai kesempatan penting untuk memulihkan pariwisata Bali pasca-pandemi dan memperkuat peran UMKM serta ekonomi kreatif di Denpasar. Selain sebagai ajang budaya dan wisata, festival ini juga berfungsi sebagai platform bagi para pelaku usaha lokal untuk memperluas jangkauan pasar mereka dan berkontribusi pada kebangkitan ekonomi lokal.

Sementara Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) sekaligus Ketua Panitia SVF 2024 Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan, dengan mengusung tema “Asta Brateswarya” yang bermakna delapan sifat kepemimpinan. Hal ini menjadi pedoman bagi pemimpin masa depan Indonesia, mencakup Dama (penguasaan diri), Arjava (kesederhanaan), Daya (belas kasihan), Ahimsa (tanpa kekerasan), Dana (kemurahan hati), Santosa (kepuasan), Satya (kejujuran), dan Astikya (iman).

“Simbol 8 capit yuyu menggambarkan kepemimpinan yang kuat, seimbang, dan mampu mencengkeram berbagai aspek kehidupan dengan bijak dan hati-hati,” ujarnya.

Dijelaskan pula, bahwa SVF merupakan kegiatan tahunan untuk mempromosikan pariwisata Sanur secara khusus dan Denpasar, Bali secara umum. Hal ini tidak terlepas dari keberadaan Sanur sebagai pionir pariwisata di Denpasar, yang pernah mengalami masa sulit, khususnya tragedi bom Bali 2. Dan Sanur kini telah bangkit, sehingga melalui ajang SVF sebagai sebuah ajang untuk promosi pariwisata, khususnya di Kota Denpasar.

Menariknya pada ajang SVF tahun 2024 ini, ada beberapa hal yang lebih difokuskan, yaitu memberikan ruang kepada UMKM, pelaku ekonomi kreatif, seniman, hingga komunitas. Untuk itu ajang ini akan dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dan diharapkan ajang tahunan ini mampu menumbuhkan inovasi dan kreativitas pelaku UMKM, sebagai penopang sektor pariwisata

”Kami menyadari untuk menjadi event tahunan yang dinanti masyarakat maupun wisatawan mancanegara diperlukan sebuah kreativitas dan inovasi yang selalu berkembang dan tidak boleh stagnan,” ujarnya. (Ayu/humas.dps)
[19.43, 9/10/2024] Kabag Humas Dps Dharmayukti: Pemkot Denpasar Gelar Coffee Morning Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024

Bahas Berbagai Langkah Perkuat Sinergitas dan Koordinasi 

DENPASAR l NEWSINTERMEDIA.COM l Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesbangpol Kota Denpasar menggelar Coffee Morning Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang dibuka oleh Pjs. Walikota Denpasar, Dewa Gede Mahendra didampingi Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana di Renoma Resto & Venue, Denpasar, Rabu (9/10) pagi.

Turut hadir Kabag OPS Binda Bali, N. Heru Susanto, Bawaslu Kota Denpasar, perwakilan KPU Kota Denpasar, para Camat, serta OPD terkait di Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Pjs. Walikota Denpasar, Dewa Gede Mahendra memberikan apresiasi kepada Badan Kesbangpol Kota Denpasar serta jajaran OPD terkait dalam pelaksanaan kegiatan Coffee Morning Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kota Denpasar.

Dewa Mahendra mengatakan seluruh jajaran yang terlibat sebagai penyelenggara agar terus mengkoordinasikan sehingga dapat dipastikan pilkada tahun 2024 di Kota Denpasar dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan asas kepemilihan yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Kita semua berharap Pilkada tahun 2024 di Kota Denpasar nanti dapat berjalan dengan lancar. Dan saya ingatkan juga agar seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang bermuatan hoax sehingga nanti tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Dewa Mahendra.

Sementara Kaban Kesbangpol Kota Denpasar, AAN Gede Darma Putra Atmaja dalam laporannya mengatakan Pilkada tahun 2024 akan dilangsungkan secara serentak untuk memilih Gubernur, Bupati, dan Walikota yang diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang.

Lebih lanjut, adapun tujuan dari pelaksanaan Coffee Morning ini untuk membangun lebih kuat koordinasi dan sinergitas dalam mempersiapkan Pilkada tahun 2024 dari pihak Kota Denpasar dengan pihak penyelenggara yakni KPU dan Bawaslu Kota Denpasar.

“Melalui sinergitas ini nantinya dapat dilakukan edukasi dan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya partisipasi dalam menggunakan hak pilihnya demi masa depan bangsa Indonesia,” pungkas Putra Atmaja. (Arm/TRA)

Pemkot Denpasar Distribusikan Puluhan Alat Bantu Kesehatan 

DENPASAR l NEWSINTERMEDIA.COM l Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan pendistribusian bantuan alat kesehatan berupa 40 unit kursi roda dan juga 80 buah alat bantu dengar (ABD) kepada warga Kota Denpasar yang berasal dari 25 desa/kelurahan. Penyerahan ini secara simbolis dilakukan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, di pelataran Kantor Walikota Denpasar, Rabu (9/10).

Selain sebagai program pemulihan fungsi sosial dalam rangka mencapai kemandirian bagi warga penyandang disabilitas, kegiatan ini juga ditujukan untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam bidang sosial, utamanya rehabilitasi sosial di Kota Denpasar.

Di sela penyerahan, Sekda Kota Denpasar Alit Wiradana menyampaikan, kegiatan pendistribusian kursi roda dan juga alat bantu dengar ini, diharapkan akan dapat meningkatkan kemampuan dan kepedulian masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial secara melembaga dan berkelanjutan.

“Kita harapkan kursi roda dan alat bantu dengar ini dapat memberikan dampak pada para warga penerima, tentunya untuk menunjang aktifitas sehari-hari. Ini adalah salah satu realisasi dari upaya pemenuhan kesejahteraan sosial bagi warga Kota Denpasar,” ungkap Sekda Alit Wiradana.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati pada kesempatan yang sama mengatakan, pendistribusian bantuan kursi roda ini akan dibagi menjadi dua tahap. Penyerahan kali ini, merupakan tahap 1 dengan jumlah total 40 unit kursi roda. Sedangkan untuk tahap 2 akan diselenggarakan kemudian, setelah proses asesmen selesai dilakukan.

“Adapun dana untuk kursi roda dan alat bantu dengar ini adalah bersumber dari APBD melalui dana inflasi daerah yaitu dana fiskal, yang berjumlah total Rp. 187.640.000,-. Kegiatan penyerahan bantuan kursi roda yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial sepanjang tahun 2024 berjumlah 100 unit kursi roda, yang mana sampai bulan Juni masih menggunakan dana CSR dari para pihak yang membantu, dan juga alat bantu dengar dari Kementerian Sosial Kota Denpasar,” terangnya.

Lebih lanjut, Laxmy Saraswati juga menyebutkan, pihaknya mengimbau kepada jajaran Desa/ Kelurahan agar segera mengirimkan data warganya yang sudah terverifikasi, agar bisa segera ditindaklanjuti untuk proses pendistribusian kursi roda di tahap 2.

“Kami di Dinas Sosial Kota Denpasar akan terus berupaya SPM sehingga rehabilitasi sosial bagi warga Kota Denpasar pemerlu kesejahteraan sosial dapat terpenuhi dengan baik,” tutup Laxmy Saraswati. (Win/TRA)

Info Bali Seputar Rakornas, Cegah Stunting dan WNI Asal Bali

0

PJ Gubernur Sambut Baik Rakornas Bidang Hukum Kemendagri

DENPASAR l NEWSINTERMEDIA.COM l Mengusung tema pembangunan hukum nasional menuju Indonesia maju, kegiatan tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan baik baik pemerintah pusat, pemerintah daerah dan Lembaga yudikatif untuk mendiskusikan isu-isu strategis terkait penegakan hukum dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan kesejahteraan rakyat.

Demikian terungkap dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang Hukum Penyelenggaraan Pemerintahan Dalam Negeri dilaksanakan di The Meru Sanur, Bali pada Rabu (9/10).

“Rapat ini bertujuan agar menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diimplementasikan dengan mudah dalam rangka membantu pelaksanaan tugas-tugas kedinasan penyelenggaraan pemerintahan,” kata Karo Hukum Kemendagri, Raden Gani Muhammad.

Sedangkan Penjabat Gubernur Bali, S. M. Made Mahendra Jaya menyambut baik pelaksanaan Rakornas Bidang Hukum Pemerintah Pusat dan Daerah tersebut. Ia menyampaikan keberadaan Biro Hukum sebagai unit kerja memiliki peran yang sangat penting dan strategis.

“Pelaksanaan tugasnya tidak sebatas hanya menjalankan fungsi hukum untuk mengawal berbagai produk hukum namun juga untuk membantu memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi, termasuk memperkuat landasan hukum atas inovasi daerah guna meningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah,” imbuhnya.

Mahendra Jaya berharap Biro Hukum kedepannya dapat bertransformasi menjadi lebih kuat dalam melakukan advokasi, pembinaan dan pelayanan hukum serta penanganan perkara yang semakin dinamis dan kompleks termasuk peningkatan pelayanan hukum kepada masyarakat.

Di sisi lain Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menjelaskan bahwa persoalan hukum di lingkungan pemerintahan banyak sekali. “Karena produk-produk hukum yang dibuat oleh Kementerian/ Lembaga termasuk Kemendagri serta Pemerintah Daerah itu turunannya sangat banyak sekali. Ribuan!,” katanya.

Ia mencatat dalam kurun waktu 2020 hingga 2024 saja telah terdapat 892 Rancangan Peraturan Daerah yang diajukan daerah ke Kemendagri.

Sementara Kemendagri sendiri telah menyusun 296 Peraturan Menteri Dalam Negeri, 138 intruksi Mendagri dan 169 surat edaran serta surat edaran bersama Menteri lainnya. Selain itu juga terdapat 27 perkara di Mahkamah Agung, 97 perkara di PTUN dan 157 perkara di peradilan Negeri.

Sehingga ia menyampaikan peran dan fungsi biro hukum sangat penting dalam membantu memberikan pendapat hukum untuk Menyusun kebijakan-kebijakan terutama yang berdampak luas ke Masyarakat.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Kamar Tata Usaha Negara (TUN) Mahkamah Agung, Prof. Dr. H. Yulius, SH., MH yang mengampaikan sambutan kunci (keynote speaker) mengenai pandangan hukum tata negara dan hukum administrasi negara dalam memandang warga negara sebagai subjek hukum dan pelaksanaannya. (Kar/Tra).

Cegah Stunting, Ny. Ida Mahendra Sosialisasikan Gemar Ikan 

DENPASAR l NEWSINTERMEDIA.COM l Ny. drg. Ida Mahendra Jaya selaku Pj. Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Bali mendorong sosialisasi gemar makan ikan melalui lagu. Hal itu disampaikannya dalam sambutan saat menghadiri kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) di Bali, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Rabu (9/10).

Lebih jauh, ia menilai sosialisasi melalui lagu lebih efektif karena sasaran dari program ini adalah anak usia 0 hingga 59 bulan, ibu hamil, dan menyusui. “Tadi saya dengar anak-anak menyanyikan lagu Gemarikan, semangat sekali. Saya minta gaungkan terus lagu itu, khususnya di lingkungan PAUD atau TK,” katanya.

Ia berkeyakinan bahwa jika anak-anak sering mendengar lagu Gemarikan, otak mereka akan terstimulus untuk menyukai ikan.

Masih dalam sambutannya, perempuan berlatar belakang dokter gigi ini menekankan pentingnya kegiatan GEMARIKAN yang gencar dilaksanakan oleh pemerintah dari pusat hingga daerah. Disebutkan olehnya, melalui program ini masyarakat diberi pemahaman tentang manfaat mengonsumsi ikan.

“Sebagaimana diketahui, ikan kaya akan kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat bagi masa pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Ini berkaitan erat dengan upaya pencegahan stunting,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa selain anak usia dini, ibu hamil juga menjadi sasaran program karena kandungan baik pada ikan akan berdampak pada pembentukan sistem saraf otak janin ketika masih dalam kandungan.

Sementara itu, Pj. Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan GEMARIKAN di wilayah Klungkung. “Desa Nyalian dipilih sebagai tuan rumah karena angka stuntingnya tertinggi di wilayah Klungkung sehingga membutuhkan intervensi spesifik,” ujarnya.

Jendrika menambahkan, sosialisasi gerakan gemar makan ikan dengan sasaran ibu hamil, menyusui, dan anak-anak menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, ikan adalah sumber protein hewani yang kaya nutrisi. Ini bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan otak anak sejak dalam kandungan,” urainya.

Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan budaya makan ikan sejak dini untuk membentuk generasi bangsa yang sehat, kuat, cerdas, dan berkualitas. Menutup sambutan, Jendrika menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Klungkung.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Putu Sumardiana, dalam laporannya menginformasikan bahwa kegiatan ini melibatkan 158 peserta yang terdiri dari anak usia 0 hingga 59 bulan, ibu hamil, dan menyusui. Menurutnya, kegiatan ini adalah bagian dari gerakan mengajak seluruh lapisan masyarakat agar gemar mengonsumsi ikan.

Kegiatan GEMARIKAN di Desa Nyalian diisi dengan pemberian makanan berbahan ikan oleh Pj. Ketua Forikan Bali, Ny. Ida Mahendra. Selain itu, peserta juga menerima paket makanan berbahan ikan dan bingkisan GEMARIKAN.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Analis Pasar Hasil Perikanan Ahli Utama Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Artati Widiarti. Acara diakhiri dengan lomba memasukkan belut ke dalam botol dengan peserta anak-anak TK yang berlangsung meriah. (dsk/tra).

WNI Asal Bali Berhasil Dipulangkan dari Lebanon

Tidak Memandang Status PMI Ataupun Non PMI

DENPASAR l NEWSINTERMEDIA.COM l Pemerintah Provinsi Bali, melalui Dinas Tenaga Kerja dan ESDM, berhasil memfasilitasi kepulangan tiga WNI asal Bali yang terdampak situasi krisis di Lebanon pasca serangan Israel. Ketiga WNI yang sebelumnya berada di Beirut tersebut terdiri dari dua orang asal Kabupaten Buleleng dan satu orang asal Kabupaten Gianyar. Mereka dipastikan telah tiba dengan selamat di Bali pada Selasa (8/10) sore.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa kepulangan para WNI ini adalah wujud nyata dari komitmen negara dalam melindungi seluruh warganya, tanpa terkecuali, termasuk mereka yang berada di luar negeri. “Negara, melalui Pemerintah Provinsi Bali, selalu hadir untuk melindungi WNI, terutama warga Bali yang kebetulan berada di kawasan konflik,” ujar Dewa Indra di Denpasar, Rabu (9/10).

Dewa Indra juga menegaskan bahwa perlindungan tersebut diberikan tanpa memandang status mereka, baik sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) maupun bukan. “Siapa pun, selama ia WNI, negara akan hadir untuk memberikan perlindungan, di mana pun mereka berada,” tambahnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Bali, Ida Bagus Setiawan, menjelaskan bahwa WNI asal Bali, yakni Ni Kadek Sriari (21 tahun), Ketut Septiani (21), dan Ni Luh Suarnadi (40), telah tiba di Bali dalam kondisi sehat. Sebelumnya, mereka diserahterimakan kepada Provinsi Bali di Kantor Badan Penghubung Provinsi Bali, Cikini, Jakarta Pusat. “Setelah itu, ketiganya dijemput oleh Satgas PMI di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan diserahkan kepada pemerintah kabupaten masing-masing,” jelas Setiawan.

Lebih lanjut, Setiawan menekankan pentingnya kerja sama antara Pemerintah Daerah (Provinsi dan Kabupaten/Kota) dalam pengelolaan data PMI Bali di luar negeri, terutama di daerah konflik, dengan melibatkan basis data dari BP2MI dan BP3MI Bali. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan informasi awal terkait sebaran PMI asal Bali.

“Kami menghimbau masyarakat Bali, terutama pencari kerja atau calon PMI, agar mengikuti prosedur penempatan ke luar negeri sesuai ketentuan perundang-undangan. Penting juga untuk memverifikasi informasi melalui Dinas Tenaga Kerja di Kabupaten/Kota atau Provinsi guna memastikan kejelasan lembaga dan prosedur penempatan kerja,” kata Setiawan.

Pada 2 Oktober 2024, Pemerintah Provinsi Bali menerima daftar evakuasi WNI dari KBRI Beirut. Sebanyak 21 WNI akan dievakuasi dari Beirut karena situasi yang tidak kondusif. Dari daftar tersebut, tiga WNI asal Bali yang bekerja sebagai terapis spa di Lebanon juga akan dipulangkan, yakni dua orang dari Kabupaten Buleleng dan satu orang dari Kabupaten Gianyar.

Pada 4 Oktober 2024, tim Pemprov Bali berhasil menghubungi salah satu PMI asal Buleleng, Ketut Septiani, melalui WhatsApp. Dari percakapan tersebut, diketahui bahwa ketiga PMI asal Bali telah berada di Amman, Yordania, setelah melakukan perjalanan darat dari Beirut. Selanjutnya, mereka akan diterbangkan ke Jakarta.

Pada 7 Oktober 2024, seluruh WNI diberangkatkan ke Jakarta menggunakan pesawat Emirates Airline EK 356 dari Dubai. Mereka tiba di Jakarta pada pukul 15.23 WIB dengan difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri RI. Pemerintah Provinsi Bali melalui Badan Penghubung kemudian menjemput ketiga PMI asal Bali di Bandara Soekarno-Hatta dan menampung mereka sementara di Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Bali.

Pada 8 Oktober 2024, Pemerintah Provinsi Bali memfasilitasi kepulangan tiga PMI asal Bali dengan penerbangan NAM Air IN 2800 pukul 11.30 WIB, dan mereka tiba di Bandara Ngurah Rai pada pukul 14.20 WITA. Di Lounge PMI Bandara Ngurah Rai, satu PMI diserahkan kepada perwakilan Pemerintah Kabupaten Gianyar dan dua PMI diserahkan kepada perwakilan Pemerintah Kabupaten Buleleng, dengan disaksikan oleh perwakilan BP3MI Bali, sebelum mereka dipulangkan ke daerah asal masing-masing. (Dwi/tra).

0

Militan Warga Jembrana: Hanya Pasangan Koster-Giri yang Mementingkan Semua Rakyat

JEMBRANA l NEWSINTERMEDIA.COM l-Militansi warga Jembrana mendukung paslo

n Gubernur Bali Nomor 2 Koster-Giri dan Cabup Jembrana Nomor 2 Bang-Ipat pada pilkada serentak, tak perlu diragukan lagi. Terbukti ribuan orang hadiri langsung kampanye terbuka tahap pertama di Kecamatan Melaya Jembrana, Selasa 8 Oktober 2025.

Militansi warga ini terlihat dari sejumlah kaum hawa yang hadiri kampanye terbuka. Mereka menegaskan akan mencoblos paslon Gubernur Bali Nomor 2 Koster-Giri dan Cabup Jembrana, Bang-Ipat.

Adalah kaum Milenial Jembrana bernama Reni, Silvi, Puji, dan Ani, menyampaikan aspirasi bahwa Koster-Giri akan menang di Jembrana. Koster-Giri dan Bang Ipat memiliki pendukung banyak di Jembrana.

“Kami yakin Koster-Giri dan Bang Ipat menang di Jembrana. Apalagi ada sosok Giri Prasta yang bares, ” kata Reni.

Reni menyatakan Koster-Giri memiliki banyak pendukung di Jembrana. Karena keduanya memiliki visi misi membantu dan memperhatikan seluruh krama warga. Mereka telah berbuat menjaga tradisi, seni, budaya, agama, kearifan lokal Bali dan menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Di Melaya pendukung militan banyak. Mereka sudah merasakan yang dilakukan keduanya mementingkan seluruh rakyat Bali, ” katanya.

Kedepan harapan mereka, ketika Koster-Giri dan Bang Ipat dipercaya memimpin Bali, wajib mengayomi semua masyarakat yang tinggal di Bali.

“Jika terpilih kami harap realisasi aspirasi seluruh rakyat dan tetap ayomi seluruh rakyat, ” katanya.

Tampak hadir dalam kampanye tersebut, pengurus PDI-P Bali dan Jembrana, anggota DPRD Jembrana dan Bali, Partai pengusul dan pendukung, relawan, ketua tim pemenangan Koster-Giri, Alit Kelakan, tokoh-tokoh masyarakat Melaya dan ribuan warga se kecamatan Melaya Jembrana.

Dua mantan Bupati Jembrana Gede Winasa dan Putu Artha hadiri kampanye. Mereka menargetkan Koster-Giri dan Bang Ipat menang di atas 70 persen di Jembrana. (*)

Tiga Mantan Bupati Jembrana All Out Menangkan Koster-Giri

JEMBRANA l NEWSINTERMEDIA.COM l Tiga mantan Bupati Jembrana all out (sekuat tenaga/puputan) menangkan paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster-Giri Prasta (Koster-Giri) dan paslon Bupati Jembrana Nomor 2 Made Kembang dan Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) . Tiga mantan Bupati ini yakni Ida Bagus Indugosa, I Gede Winasa dan I Putu Artha.

Mantan Bupati ini hadiri langsung kampanye terbuka tahap pertama di Kecamatan Melaya Jembrana, Selasa 8 Oktober 2024. Sang legendaris Jembrana Gede Winasa ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan Bang-Ipat di Jembrana. Dalam kesempatan itu, ia menargetkan kemenangan 60 persen bagi Koster-Giri dan Bang Ipat.

“Koster-Giri dan Bang-Ipat didukung langsung tiga mantan Bupati, yakni Ida Bagus Indugosa, I Gede Winasa dan I Putu Artha. Dukungan ini tidak main main. Kami juga didukung sejumlah partai pengusung yang luar biasa. ini yang meyakinkan Koster-Giri dan Bang Ipat akan memenangkan pilkada serentak, ” kata calon Bupati Jembrana Nomor 2 Made Kembang.

Tampak hadir dalam kampanye tersebut, pengurus PDI-P Bali dan Jembrana, anggota DPRD Jembrana dan Bali, Partai pengusul dan pendukung, relawan, ketua tim pemenangan Koster-Giri, Alit Kelakan, tokoh-tokoh masyarakat Melaya dan ribuan warga se kecamatan Melaya Jembrana.

Sebelum menuju ke lokasi kampanye, Koster-Giri singgahi kediaman Bupati Jembrana 2010-2020 I Putu Artha. Di sana telah menunggu kelurga besar Putu Artha dan juga keluarga besar Winasa serta paslon Bang-Ipat.

Dari lokasi ini, mereka bertolak bersama-sama menuju venue kampanye. Tiba di sana, ribuan warga antusias menyambut.

Winasa begitu dinantikan warga. Mereka antusias dan berharap pada Koster-Giri dan Bang Ipat agar melanjutkan semua program-program Winasa, seperti sekolah gratis, kesehatan gratis, jaminan sosial, infrastruktur, dan lainnya.

Kampanye di Kabupaten Jembrana berlangsung di tiga lokasi. Pertama di Kecamatan Melaya, kecamatan Jembrana dan Negara serta kecamatan Mendoyo dan Pekutatan. (*)

Winasa Ajak Warga Jembrana Pilih Koster-Giri di Pilgub

JEMBRANA l NEWSINTERMEDIA.COM l Mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa mengajak warga Gumi Mekepung memilih Pasang Calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 2, Wayan Koster – I Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri). Hal itu disampaikan Winasa saat memberikan sambutan Kampanye Terbuka Putaran I Pilgub Bali di GOR Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Selasa (8/10).

“Saudara-saudara karena Paslon (Koster-Giri) yang kita menangkan adalah pilihan yang paling tepat. Karena Koster- Giri telah teruji dan terbukti menjaga adat dan budaya Bali lebih lestari. Koster-Giri telah terbukti dan teruji pula menjaga kerukunan antarumat beragama di Bali. Koster-Giri telah teruji dengan terbukti bares sajan,” terangnya.

Untuk itu, Winasa mengajak warga Jembrana saat pencoblosan Pilgub Bali pada tanggal 27 November 2024 memilih Paslon Koster-Giri yang telah terbukti kinerjanya.

“Jangan salah pilih, jangan kita pilih yang belum ada buktinya, tapi pilih yang Nomor 2 (Paslon Koster-Giri). Kata orang Koster-Giri menang, menyala wii!” serunya.

Sementara itu, Calon Gubernur (Cagub) Wayan Koster diusung PDI Perjuangan komit akan melanjutkan program penyeimbangan pembangunan antarwilayah di Pulau Dewata termasuk Jembrana yang berada di kawasan Bali Barat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan saat menjabat gubernur Bali periode 2018-2028, ia telah membangun Shortcut Mengwi-Buleleng dan Tower Turyupada serta sejumlah proyek lainnya.

Sedangkan untuk Bali Timur, ia telah membangun Pusat Kebudayaan Bali sebagai destinasi wisata baru nantinya. Selain itu juga Pelabuhan Nusa Penida serta proyek lainnya.

Lalu khususJembrana yang berada di kawasan Bali Barat, ia akan melanjutkan proyek Jalan Tol Mengwi-Jembrana dan Taman Kerti Bali Semesta (TKBS) sebagai destinasi wisata baru.

“Jalan Tol Mengwi-Jembrana tidak mangkrak. Angstukara, 2025 tahapan konstrukai berjalan,” tegasnya.

Sedangkan selama menjabat gubernur, ia juga telah melaksanakan pembangunan sejumlah proyek.

“Pura Jagatnatha dan krematirium. Sepenuhnya dari APBD Provinsi Bali. Kita tidak lihat beda beda partai, apalagi kembang-Ipat nanti bupati-wakil bupati, jeg lebih aluh buin,” ujarnya. (*)

Ibu-ibu jangan Lupa Coblos Nomor 2 Koster-Giri dan Bang-Ipat

Coblos Dulu Baru Masak

JEMBRANA l NEWSINTERMEDIA.COM l Warga Desa Nusa Sari Melaya Jembrana bernama Wiwi meminta kaum Ibu-ibu di Jembrana Bali jangan lupa coblos paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster-Giri Prasta (Koster-Giri) dan Cabup Bupati Jembrana Nomor 2 Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang Ipat).

Wiwi meminta agar ibu-ibu mendahului coblosan ke TPS masing-masing Rabu 27 November 2024, setelah itu baru kembali ke rumah untuk memasak. “Ibu-ibu jangan lupa Cobos Nomor 2 Koster-Giri dan Bang Ipat.

Pilih Nomor 2 Koster-Giri sudah kelihatan kerjanya, dan diteruskan lagi akan lebih maju Jembrana dan Bali, ” kata Wiwi ketika ditanya mc Puja Astawa (Hai Puja) saat memandu acara kampanye terbuka tahap I Cagub Koster-Giri dan Cagup Bang Ipat di Kecamatan Melaya, Selasa 8 Oktober 2024.

Wiwi meyakini Bali akan lebih maju karena Giri Prasta (Bupati Badung dua periode) menduduki sebagai Cawagub Bali bersama Cagub Wayan Koster.

“Insyaallah, ditambah dengan Bapak Giri Bali akan jaya selalu. Bali bukan untuk coba-coba, ” katanya.

Wiwi juga berkomitmen agar prioritas melakukan coblos pada 27 November 2024 sebelum menjalankan aktivitas rumah tangga lain-nya.

“Sukses selalu, Koster-Giri dan Bang-Ipat pada pilkada serentak nanti, ” kata Wiwi.

Dia juga mengapresiasi karena Bupati Jembrana 2000-2010 I Gede Winasa sang legenda kembali mendukung Koster-Giri dan Bang Ipat.

Wiwi tampak menangis terharu saat melihat Winasa duduk sejajar dengan Koster-Giri, Bang Ipat, mantan Bupati Jembrana I Putu Arta, Ketua tim pemenangan Koster-Giri Alit Kelakan, partai pengusul, partai pendukung, relawan, dan ribuan warga Melaya.

Winasa turun gunung berjuang untuk dua paket ini. Winasa dinobatkan sebagai panglima pemenangan Cabup Jembrana Nomor 2 Bang Ipat. Ia berpesan pilih Koster-Giri dan Bang Ipat, karena dua paslon Gubernur Bali dan Bupati Jembrana ini akan melanjutkan program-program Winasa saat membawa Jembrana maju seperti periode 2000-2010.

“Selamatt untuk Pak Winasa telah kembali, saya terharu bisa lihat bapak kembali semoga panjang umur Pak, ” kata Wiwi sembari menyeka air matanya. (*)

Cita-cita Warga Buleleng Diwujudkan Wayan Koster dan Giri Prasta

0

Wisatawan Syukuri Tak Mules dan Cepat Tiba Singaraja

BULELENG l NEWSINTERMEDIA.COM l Ribuan warga Kecamatan Sukasada Buleleng hadiri kampanye terbuka tahap I paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Cawagub Giri Prasta (Koster-Giri) di Desa Pegadungan. Sejumlah aspirasi, harapan dan kesan langsung disampaikan kepada Koster-Giri. Mereka mengapresiasi apa yang telah dibangun Koster-Giri selama memimpin Bali.

Keduanya dinilai telah terbukti dan teruji. Koster dan Giri Prasta tak lagi janji-janji. Melainkan berkomitmen menuntaskan semua pembangunan yang sudah berjalan dan akan dibangun.

Putu Nace, tokoh masyarakat Desa Pegadungan Sukasada, dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Wayan Koster dan Giri Prasta.

Khususnya untuk Koster, ia menyebut jika wisatawan yang berwisata ke Bali Utara mengungkapkan sekarang lebih cepat sampai di Singaraja dibanding sebelum ada shortcut -Singaraja-Mengwi.

“Tiang juga dengar dari tamu wisatawan yang datang ke Singaraja, mereka bersyukur karena ada shortcut yang dibangun Wayan Koster. Tiang juga pengelola destinasi wisata Pantai Penimbangan Konservasi Penyu, merasa bersykur karena wisatawan domestik dan asing juga lebih cepat sampai di sini, ” tegasnya.

Dia menjelaskan, sudah berkali kali lewat Short cut Singaraja-Mengwi. Itu artinya telah merasakan hasil pembangunan Koster.

“Dulu tiang tempuh Denpasar-Singaraja dua setngah jam sampai tiga jam, sekarang mungkin 1,5 jam perjalanan, dan tak pake mules lagi, ” katanya.

Dia mengatakan, kesan utama pengguna infrastruktur ini tentunya seluruh masyarakat Buleleng khusus Sukasada sangat senang. Semuanya berharap Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) kembali memimpin Bali.

“Sangat lancar perjalan dari Denpasar ke Singaraja, kami masyarakat Buleleng berterima kasih kepada Pak Wayana Koster yang sudah bisa mewujudkan, cita-cita seluruh warga Kabupaten Buleleng, ada jalan short cut niki, ” jelasnya.

Untuk itu, kata Putu Nace, seluruh warga Buleleng akan mendukung Koster-Giri. Mereka ingin agar pembangunan di Buleleng terus berlanjut.

“Kami selaku masyarakat sangat mendukung program Pak Wayan Koster kedepan agar, terpilh kembali menjadi Gubernur Bali,
Program bapak kedepan semoga akan lebih baik lagi, didukung Pak Nyoman Giri Prasta, ” katanya. (*)

Kampanye Terbuka Tahap I Paslon Cagub Bali Nomor 2 Koster-Giri di Klungkung

0

Pusat Kebudayaan Bali akan Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

Kampanye terbuka tahap I paslon Cagub Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) di Kecamatan Klungkung, Senin 7 Oktober 2024. Koster-Giri memprioritaskan 10 ribu warga ber KTP Klungkung untuk bekerja di Pusat Kebudayaan Bali jika warga kembali percaya Koster-Giri pimpin Bali.

Koster-Giri Prioritas Warga KTP Klungkung jika Dipercaya Pimpin Bali

KLUNGKUNGl NEWSINTERMEDIA.COM Pembangunan Monumental Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster yakni Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung dinantikan semua warga. Pembangunan ini akan menjadi pusat kebudayaan dan seni terbesar yang berdiri di lahan sekitar 325 hektar di bekas galian C Gunaksa. Lahan tak berguna ini telah disulap Koster menjadi lahan produktif yang menjadi sumber pendapatan baru.

Bahkan, Singapura yang sering menjadi venue event-event dunia akan mendapat pesaing dari Pulau Dewata. Singapura bisa saja kalah dibandingkan dengan PKB. Beberapa fasilitas lengkap untuk penyelenggaraan seni dan budaya serta event konser berskala besar akan dibangun di sini.

Didalamnya terdapat sejumlah auditorium, berkapasitas 30 ribu orang. Selain menjadi pusat seni budaya, PKB juga akan menjadi Pusat pariwisata terpadu dan terintegrasi. Pusat ekonomi baru dan pendapatan baru daerah akan dirasakan kabupaten Klungkung serta Gianyar, Bangli dan Karangasem. Ada juga pelabuhan Marina, Embung, serta sarana prasarana lain-nya.

Dan yang paling penting, kehadiran Pusat Kebudayaan Bali Klungkung akan menyerap tenaga kerja kurang lebih 10 ribu orang.

Paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) saat kampanye terbuka tahap pertama di Kecamatan Dawan, Klungkung Senin 7 Oktober 2014, memaparkan terkait kelanjutan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali.

Koster menyebut proyek ini akan dilanjutkan demi masyarakat Bali dan demi mengangkat masa keemasan kerajaan Bali di zaman kerajaan Gelgel di Klungkung ketika dipimpin raja Ida Betara Dalem Waturenggong.

“Setelah tuntas dibangun, Pusat Kebudayaan Bali akan butuh sekitar 10 ribu tenaga kerja. Dan nanti yang bekerja di sana wajib KTP Klungkung. Warga Klungkung harus jadi tuan di rumah nya” Kata Koster.

Pusat Kebudayaan Bali juga akan menjadi wadah bagi
UMKM seni dan budaya dari Klungkung. Akan dibangun shop-shop di dalamnya untuk memfasilitasi seniman dan budayawan.

“Ada panggung seni yang bagus, di isi oleh sanggar-sanggar dan seniman dari Klungkung. Ini akan menjadi Destinasi wisata utama di Bali yang bertujuan
Seimbangkan pariwisata Bali tengah, selatan, utara dan Bali Timur, ” katanya.

Terpilih Langsung Lanjut Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali Isu bahwa Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung mangkrak coba disebarkan sejumlah pihak. Bagi Koster, ini hanya gosip. Sesungguhnya, pembangunan terhenti sejenak karena masa jabatan Koster sebagai Gubernur Bali berakhir 5 September 2023.

Saat itu, proses kerja sama dengan pihak ketiga yang akan membangun telah dilakukan bersama Pemprov Bali. Sehingga, Koster optimis akan dilanjutkan.

Selanjutnya, kerja sama tersebut murni tanpa keterlibatan APBD Bali. Karena pihak ketiga yang akan membangun.

“Tidak mangkrak, kemarin hanya berhenti sejenak, karena tiang berhenti dari Gubernur Bali sejenak. Setelah kembali terpilih, ini jadi pembangunan pertama yang Koster-Giri lakukan, ” tegas Koster.

Menurut dia, kelanjutan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali membutuhkan angaran sekitar Rp 1,3 T. Dan ini akan dilakukan pihak ke-tiga tanpa menggunakan uang rakyat Bali (APBD).

“Astungkara Koster-Giri terpilih, maka pada 2026 langsung dimulai. Pusat Kebudayaan Bali akan membawa kemajuan besar di kabupaten Klungkung, ” katanya. (*)

Masyarakat Banjarangkan Minta Koster-Giri Lanjutkan Pusat Kebudayaan Bali 

KLUNGKUNGl NEWSINTERMEDIA.COM Bulat tekad dan suara warga Banjarangkan Klungkung menyambut Paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) pada kampanye terbuka di Bale Adat Aan Kec. Banjarangkan Klungkung, Senin (7/10)kemarin.

Ratusan warga meminta Koster-Giri melanjutkan pembangunan di Bali khususnya di Klungkung. Seperti Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di bekas galian C Gunaksa, pelabuhan Kusamba, dan juga mengatur pelabuhan segitiga Sanur, Sampalan, dan Nusa Penida, serta membangun jalan dan ketersediaan air bersih di Nusa Penida.

Warga akan memilih Koster-Giri karena telah berbuat bagi warga Klungkung. Alasan utama memilih dua pemimpin terbaik Bali ini karena telah terbukti dan teruji.

Tokoh Banjarangkan, Suwagina menyakini Koster-Giri akan menang di Klungkung pada Pilgub Bali, 27 November 2024. “Saya akan coblos Nomor 2 Koster- Giri dan Made Satria dan Tjok Surya (Satriya ). Saya yakin menang. Karena yang dibuat Pak Gubernur (Koster) sudah tiang rasakan di bekas Galian C Gunaksa, akan berubah menjadi Pusat Kebudayaan Bali (PKB ), ” tegasnya.

Dia mengatakan, semua warga Banjarangkan berharap Koster-Giri kembali terpilih memimpin Bali. “Itu yang kami harapkan agar bisa melanjutkan pembangunan PKB. Dengan memilih Koster-Giri, tiang bisaa jadi tuan di rumah sendiri di Klungkung. Itu yang tiang demen pilih Pak Koster untuk melanjutkan. Dan Pak Giri yang bares sajan. Terima kasih pak Giri dan Pak Koster, ” katanya.

Kampanye terbuka tahap pertama paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) dan Paslon Bupati Klungkung nomor 2 Made Satria dan Cok Surya (Satriya) berlangsung di Bale Adat Aan Kecamatan Banjarangkan Klungkung, Senin 7 Oktober 2024.

Saat itu, dihadiri Ketua Tim Pemenangan Koster-Giri , I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan, Ketua Tim pemenangan Bupati Satriya I Nyoman Suwirta, pengurus PDI-P Bali dan Klungkung, partai pengusul dan pendukung, relawan, tokoh masyarakat dan warga se Kecamatan Banjarangkan. Terhitung sekitar ribuan warga hadir pada tatap muka terbuka ini.

Acara dipandu MC Puja Astawa alias Hai Puja dan menghadirkan bintang tamu Bayu KW dan Mr Botax. Ribuan Warga pun mengaku tulus hadir dan akan mendukung paslon Nomor 2 Cagub Bali Koster-Giri dan Cabup Klungkung Nomor 2 Satriya pada Rabu 27 November 2024. (*)

Pengaruh Suwirta Kuat Menangkan Koster-Giri di Klungkung

KLUNGKUNGl NEWSINTERMEDIA.COM l Paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) disambut antusias ratusan warga Kecamatan Banjarangkan Klungkung, Bale Adat Aan Kecamatan Banjarangkan Klungkung, Senin (7/10) kemarin.

Warga menilai Koster-Giri bisa memenangkan Pilgub Bali 2024. Sosok Bupati Klungkung Dua periode I Nyoman Suwirta dianggap sangat berpengaruh untuk bisa memenangkan Koster-Giri dan Cabup Nomor 2 Made Satria dan Tjok Surya (Satriya)

I Wayan Gede Swastika, warga Banjarangkan mengatakan pasangan Koster-Giri serasi dan akan dipilih warga Klungkung. Apalagi, Ketua tim pemenangannya Wayan Suwirta.

“daya pengaruh Suwirta sangat kuat di Klungkung untuk memenangkan Koster-Giri. Di sisi lain, Koster-Giri juga sudah banyak berbuat untuk Klungkung, seperti akan bangun Pusat Kebudayaan Bali (PKB) dan pelabuhan Segitiga Emas Sanur, Nusa Penida, dan Sampalan, ” Katanya.

Dia mengatakan Suwirta tak hanya berjuang untuk kemenangan di Klungkung. Melainkan wilayah Karangasem juga akan mendukung Koster-Giri jika Suwirta turun untuk mensosialisasikan di sana.

“Warga Karangasem banyak di bantu Suwirta saat Erupsi Gunung Agung, jadi sebagian Karangasem akan mendukung Koster-Giri, ” Katanya.

Sementara itu, Nyoman Suwirta yang juga sebagai Ketua Tim Pemenangan Paslon Cabup Klungkung Satriya mengatakan semoga kedamaian datang dari seluruh penjuru bagi Koster-Giri dan Satriya.

“Hari ini datang full team untuk meyakinkan semua krama Bali di Klungkung.
Supaya jangan ragu beri dukungan pada 27 November 2024,” Kata Anggota DPRD Bali ini.

Dia mengatakan, semua yang hadir ini, datang dari komponen-komponen masyarakat di Kecamatan Banjarangkan. “Dan tentunya mereka datang dengan ketulusan hati tak sekedar datang.
Dengan hati paling dalam mereka pastinya akan memberikan dukungan untuk Koster- Giri dan Satriya, ” tegas Suwirta.

Ia juga meminta ratusan warga yang hadir menyebar luaskan visi misi Koster-Giri dan Satriya kepada seluruh keluarga, saudara dan semeton agar bisa mendukung saat pilkada nantinya.”Astungkara 27 November bapak semua unggul dan menjadi Jayanti, ” Katanya.


Kampanye terbuka tahap pertama paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) dan Paslon Bupati Klungkung nomor 2 Made Satria dan Cok Surya (Satriya) berlangsung di Bale Adat Aan Kecamatan Banjarangkan Klungkung, Senin 7 Oktober 2024.

Saat itu, dihadiri Ketua Tim Pemenangan Koster-Giri , I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan, Ketua Tim pemenangan Bupati Satriya I Nyoman Suwirta, pengurus PDI-P Bali dan Klungkung, partai pengusul dan pendukung, relawan, tokoh masyarakat dan warga se Kecamatan Banjarangkan. Terhitung sekitar ribuan warga hadir pada tatap muka terbuka ini.

Warga pun mengaku tulus hadir dan akan mendukung paslon Nomor 2 Cagub Bali Koster-Giri dan Cabup Klungkung Nomor 2 Satriya . (*)

Koster-Giri akan Hapus Kekhawatiran Warga Nusa Penida

Kampanye terbuka paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) di Bale Adat Desa Aan Kecamatan Banjarangkan Klungkung, Senin 7 Oktober 2024 dihadiri ribuan warga. Koster-Giri komit ingin bangun Short cut di Nusa Penida, pelebaran jalan raya, dan penyediaan air bersih.
Komit Bangun Short Cut, Pelebaran Jalan dan Air Bersih

KLUNGKUNGl NEWSINTERMEDIA.COM l Warga Nusa Penida, Ceningan, Lembongan Klungkung yang berkecimpung dibidang pariwisata wajib simak program-program paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster-Giri Prasta (Koster-Giri).

Dua putra Terbaik Bali Koster-Giri berupaya merealisasikan pelebaran jalan, pemenuhan air bersih dan pembangunan jalan short cut di Nusa Penida.

Pembangunan sarana prasarana ini merupakan komitmen Koster-Giri untuk mendukung peningkatan kualitas layanan pariwisata di Nusa Penida, Lembongan dan Ceningan Klungkung.

Hal ini disampaikan paslon Gubernur Bali Nomor 2 Koster-Giri saat menggelar kampanye di Kecamatan Banjarangkan Klungkung, Senin 7 Oktober 2024.

“Untuk pariwisata di Klungkung, gampang itu. Koster-Giri sudah hitung semua. Nusa Lembongan, Ceningan, dan Nusa Penida, yang dimaksud dengan wisata perairan, tinggal membesarkan akses jalan, membuat short cut dan program air bersih, ” tegas Cawagub Bali Nomor 2 Giri Prasta disambut riuh ratusan warga Banjarangkan.

Bupati Badung dua periode ini menjelaskan, akan menyiapkan dana sekitar Rp 78 Miliar untuk bantuan tahap pertama. Hal ini langsung direalisasikan Koster-Giri usai terpilih menjadi Gubernur Bali dan Wakil gubernur Bali.

“Kami siapkan Rp 78 M untuk tahap pertama.
Dan astungkara, Koster-Giri terpilih Tiang akan tunaikan itu, ” tegas Ketua DPC PDI-P Badung ini.

Giri Prasta juga mengapresiasi langkah nyata yang telah dilakukan Gubernur Bali 2018-2023, Wayan Koster.

Gubernur visioner dengan konsep besar membangun Bali ini telah membangun infrastruktur luar biasa di Klungkung.

Seperti pelabuhan Segitiga Emas Sanur, Nusa Penida, Lembongan dan Ceningan. Kemudian membangun Pusat Kebudayaan Bali (PKB) Klungkung serta membantu pemkab Klungkung sewaktu dipimpin Bupati Nyoman Suwirta.

“Kita harus bersyukur karena Pak Wayan Koster sudah membuat segitiga emas untuk Nusa Penida. Itu semua untuk kita bersama.
Tiang yakin dan percaya apa yang kita lakukan demi kebaikan krama Bali, ” tegas Giri Prasta.

Dalam kesempatan ini, ratusan warga juga ditanyain komitmennya mendukung Koster-Giri.

Mereka menyampaikan datang ke bale desa Adat Aan Banjarangkan tanpa paksaan. Tulus hadir dan akan mendukung Koster-Giri paslon Gubernur Bali Nomor 2 pada Rabu 27 November 2024.

Kampanye terbuka tahap pertama paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) dan Paslon Bupati Klungkung nomor 2 Made Satria dan Cok Surya (Satriya) berlangsung di
Bale Adat Aan Kecamatan Banjarangkan Klungkung, Senin 7 Oktober 2024.

Saat itu, dihadiri Ketua Tim Pemenangan Koster-Giri , I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan alias Alit Kelakan, Ketua Tim pemenangan Bupati paket Nomor 2 Satriya ,I Nyoman Suwirta, pengurus PDI-P Bali dan Klungkung, partai pengusul dan pendukung, relawan, tokoh masyarakat dan warga se Kecamatan Banjarangkan. Terhitung sekitar ribuan warga hadir pada tatap muka terbuka ini.

Warga pun mengaku tulus hadir dan akan mendukung paslon Nomor 2 Cagub Bali Koster-Giri dan Cabup Klungkung Nomor 2 Satriya . (*)

 

Koster Layak Sandang Pemimpin Visioner, Giri Prasta Pemimpin Muda dan Lincah

0

Koster dan Giri Prasta Kini Makin Kompak Pimpin Bali

BULELENG ll NEWSINTERMEDIA.COM l Figur calon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster layak sandang pemimpin visioner Bali karena dirinya berhasil membuat sesuatu yang tidak nada atau nihil menjadi ada.

Sementara sang wakilnya, Nyoman Giri Prasta kerap mendapat pujian dari Krama Bali sebagai Bupati genteng, muda dan lincah. Ia disukai Krama Bali karena pandai bernyanyi menghibur masyarakat. Politisi asal Petang Ini disebut juga sebagai pemimpin bares (bekerja dengan hati membantu sesama).

Baik Koster dan Giri Prasta kini makin kompak. Keduanya saling puji dalam setiap kegiatan. Giri menyebut Koster layak sandang pemimpin visioner melalui pembangunan Bali menuju era era dengan visi Nangun Sat Kerti Loka Bali.

Sebaliknya, Koster selalu memuji Giri Prasta sebagai Bupati Badung dua periode yang memperhatikan krama Bali, budaya, adat istiadat, tradisi dan kearifan lokal Bali melalui program Badung Angelus Buana.

Dibalik saling puji kedua putra terbaik, ternyata mereka telah terbukti dan teruji membangun Bali.

Koster sang visioner telah mewujudkan sejumlah pembangunan monumental yang bermanfaat bagi krama Bali ratusan tahun ke depan.

Gubernur Bali 2018-2023 asal Desa Sembiran Tejakula ini, berkomitmen melanjutkan dan menuntaskan Sejumlah program yang sementara berjalan pada periode kedua. Ia berharap kembali mendapat kepercayaan Krama Bali pada Pilgub Bali 2024, pada 27 November mendatang.

Sejumlah pembangunan monumental awalnya dari Nihil menjadi ada di Bali yang dilakukan Wayan Koster kini telah dinikmati masyarakat.

Seperti shortcut Singaraja-Mengwi, Turyapada Tower ,Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, pelabuhan segitiga Bali (Sanur-Nusa Penida -Sampalan), jalan dan parkiran Pura Agung Besakih, UU Provinsi Bali Nomor 15 tahun 2023, pungutan wisatawan asing, dan masih banyak lagi.

Sejumlah program pembangunan ini mendatangkan pendapatan baru bagi daerah, yang akan digunakan untuk pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan krama Bali.

“Periode kedua kami tuntaskan semua program. Untuk itu, perlu sumber pendapatan baru guna mendukung pembangunan Bali,” kata Koster dalam kampanye terbuka tahap I paslon Gubernur Bali Nomor 2 Koster-Giri di Sukasada, Rabu 3 Oktober 2024.

Koster menyatakan akan dibantu oleh Cawagub Giri Prasta yang ganteng, muda dan lincah. Giri Prasta sudah terbukti dan teruji mampu mendatangkan pendapatan baru bagi Bali demi membantu Krama Bali.

“Tiang sangat terbantu dengan cawagub Nyoman Giri Prasta. Beliau muda dan bergeraknya lincah, ” kata Koster.

Koster mengatakan dirinya dan Nyoman Giri Prasta akan berjuang dan memastikan sejumlah pendapatan baru bagi Bali.

“Bagusnya, astungkara kami calon gubernur dan cawagub, memprioritas ada tambahan pendapatan baru Bali. Satu diantaranya dari pungutan wisatawan asing. Karena sejak berlaku UU Provinsi Bali Nomor 15 tahun 2023, sekarang satu hari Rp 1 M masuk dari pungutan wisman itu, ” katanya.

Pungutan wisatawan asing di Bali diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2023. Teknis pemungutan diatur dalam Pergub No 36 Tahun 2023. Aturan ini diterbitkan oleh Wayan Koster ketika dipercaya menjadi Gubernur Bali 2018-2023.

Pengutan ini berlaku 14 Februari 2024, dan ditarik melalui aplikasi love Bali.

Kebijakan ini merupakan turunan aturan yang memberikan tambahan pemasukan baru untuk Bali setelah Bali memiliki UU Provinsi Bali Nomor 15 tahun 2023 yang diperjuangkan Gubernur Wayan Koster.

“Kemarin tiang cek baru masuk Rp 245 M, ini baru sepertiganya, kalau semuanya masuk, dan sistemnya optimal hingga di Desember 2024, harusnya bisa mencapai hampir satu trilian jika setahun penuh, ” jelas Koster juga Anggota DPR RI tiga periode ini.

Selain itu jelas Koster, Bali akan mendapat sumber baru dari Turyapada Tower di Buleleng. Tower di Kecamatan Sukasada Buleleng ini akan menjadi destinasi wisata baru yang menyerap banyak tenaga kerja dan menjadi sumber pemasukan baru bagi Bali ,Buleleng dan Tabanan.

Pusat kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung yang tengah dibangun setelah tuntas akan bekerjasama dengan pihak ketiga, nanti banyak pendapatan untuk Pemprov Bali.

Berita Denpasar Terkait Federasi Hockey, Pujawali dan Karya ‘Ngeratep’

0

Ketum PP FHI Kukuhkan Pengprov Federasi Hockey Indonesia Bali

DENPASAR ll NEWSINTERMEDIA.COM l  Ketua Umum PP FHI Mayjen (Purn) Budi Sulistijono didampingi Sekjen PP FHI, Yasser Asuady Arafat melantik dan mengukuhkan Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Hockey Indonesia (FHI) Bali periode 2024-2026 di The Nexx Showroom and Café, Jalan Diponegoro Nomor 146 Denpasar, Jumat (4/10).

Pengprov FHI Bali dinakhodai Ketum Umum Dr. dr. Anak Agung Ngurah Jayakusuma, Sp.OG., Subsp., Kfm., MARS., Sekum FHI Nana Satriana, bendahara dan dibantu bidang-bidang guna menjalankan roda organisasi. Pengukuhan dihadiri lima Pengcab FHI dan pengurus KONI Kabupaten/Kota.

Budi Sulistijono disela-sela pengukuhan Pengprov FHI Bali mengatakan, kepemimpinan Hockey Bali semakin baik, karena ada potensi bagus terutama atlet Hockey di Bali dikembangkan. ”Kami melihat potensi atlet hockey di Bali cukup bagus. Dari beberapa event, seperti PON, Kejurnas dan beberapa kejuaraan, Bali belum mampu menunjukan prestasi,’’ katanya.

Budi Sulistijono mengaku dengan kepemimpinan Dr. dr. Ngurah Jayakusuma kedepan Hockey Bali bisa lebih maju dan berprestasi di tingkat nasional. Melihat prestasi cabang olahraga, tiga pilar perlu focus diperbaiki. Pertama, sumber daya manusia (SDM), kedua, sarana dan prasarana dan ketiga, kompetisi yang rutin digelar.

”Untuk SDM kita harus menyipkan pelatih yang betul-betul punya kualitas dan atlet. Kalau atlet harus ada kompetisi di daerah supaya bia mengajak anak-anak muda gemar olahraga Hockey. Setelah mengikuti kompetisi ada ketertarikan,’’ ujarnya.

Budi Sulistijono mengungkapkan adanya tiga pilar tersebut diharapkan bisa membina atlet. Yang terpenting memberi kesempatan atlet-atlet bisa try out atau latih tanding keluar daerah, seperti Pulau Jawa dan Sumatera. Sehingga tlet bisa melihat perkembangan Hockey di tanah air. ”Dengan demikian, tiga pialar tersebut menjadi pekerjaan rumah (PR) Ketum FHI Bali Dr. dr. Ngurah Jayakusuma bisa meningkatkan prestasi atlet hockey Bali,’’ ucapnya.

Ketum Umum Pengprov FHI Bali Dr. dr. Anak Agung Ngurah Jayakusuma, Sp.OG., Subsp., Kfm., MARS., mengatakan kepercayaan diberikan memimpin FHI Bali akan berusaha mencetak atlet berprestasi baik lokal maupun nasional. ”Kita akan mensosialisasikan olahraga Hockey menyasar sekolah-sekolah yang ada di Bali,’’ katanya.

Dr. dr. Ngurah Jayakusuma mengatakan memperkenalkan olahraga Hockey ke sekolah-sekolah lewat ekstra kurikuler, sehingga Hockey bisa menjadi program unggulan. Karena dari sekolah-sekolah bisa melahirkan atlet junior maupun senior. ”Kita memperkenal olahraga Hockey di Bali lewat kejauraan antar klub diikuti antar pelajar. Kalau berpestasi di daerah atlet kita akan kirim ke kejurnas,’’ jelasnya.

Disinggung program jangka pendek Pengprov FHI Bali, Dr. dr. Ngurah Jaya Kusuma menjelaskan, pihaknya akan menggencarkan sosialisasi baik ke sekolah-sekolah maupun masyarakat umum agar olahraga hockey lebih dikenal.

Setelah itu akan menggelar Kejurprov dan paling dekat ekshibisi dan PORPROV 2025 mendatang sehingga bisa mengkuti Porprov. ”Kami bersama pengurus FHI Bali lainnya akan berkerja ekstra keras guna dapat melahirkan atlet berprestasi sehingga bias mengikuti kejurnas maupn event lainnya,’’ ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan mengatakan, olahraga Hockey akan digemari generasi muda dan hrus masuk k sekolah-sekolah yang ada di Kota Denpasar maupun kabupaten lainnya. ”Tidak ada cabang olahraga berprestasi tanpa melalui sekolah. Karena itu, Hockey kalau ingin cepat maju harus masuk melalui sekolah,’’ katanya.

Oka Darmawan berharap cabor Hockey masuk sekolah dan bisa ikut Porjar pasti kedepan bisa mencapai prestasi yang diharapkan pengurus. ’’Seorang atlet bisa menjadi juara dan berprestasi tidak gampang. Semua itu harus melalui proses yang panjang dan berkelanjutan,’’ tutup Oka Darmawan. (pas)

Pjs. Walikota Ngaturang Bhakti Pujawali di Pura Sakenan

DENPASAR ll NEWSINTERMEDIA.COM l  Jajaran Pemkot Denpasar melaksanakan persembahyangan serangkaian Pujawali di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan, Denpasar bertepatan dengan Hari Suci Kuningan, Sabtu (5/10). Pelaksanaan bhakti pujawali dihadiri langsung Pjs. Walikota Denpasar, I Dewa Gede Mahendra Putra, bersama Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dan Anggota DPRD Kota Denpasar, I Wayan Suadi Putra.

Ket foto : Pjs. Walikota Denpasar, I Dewa Gede Mahendra Putra bersama Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat melaksanakan Bhakti Pujawali di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan, Denpasar bertepatan dengan Hari Suci Kuningan, Sabtu (5/10).

Tampak hadir pula Panglingsir Puri Kesiman, AA Ngurah Gede Kusuma Wardana, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana bersama pimpinan OPD serta masyarakat dan pemedek yang datang silih berganti sejak pagi hari untuk melaksanakan persembahyangan.

Diiringi suara kidung dan gambelan, pelaksanaan upakara diawali dengan sesolahan Tari Topeng Wali, dilanjutkan dengan Tari Rejang Dewa, dan diakhiri dengan Topeng Sidhakarya. Puncak Pujawali dilaksanakan dengan persembahyangan bersama seluruh pemedek.

Panglingsir Puri Kesiman, AA Ngurah Gede Kusuma Wardana didampingi IB Gede Pidada selaku Prawartaka Karya menjelaskan, pelaksanaan Pujawali di Pura Sakenan Kota Denpasar dilaksanakan setiap enam bulan sekali pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan atau Hari Suci Kuningan. Dimana, pelaksanaan pujawali kali ini tetap berlangsung seperti biasa dengan tetap memegang teguh tattwa.

“Secara tatwa pelaksanaan upakara tetap sama, dimana nantinya Ida Bhatara Nyejer selama 3 hari,” ujarnya sembari mengimbau agar pemedek datang bergantian hingga upacara penyineban pada Selasa (8/10) mendatang.

Pjs. Walikota Denpasar, I Dewa Gede Mahendra Putra usai persembahyangan mengatakan bahwa pelaksanaan Bhakti Piodalan ini dilaksanakan sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk menciptakan kerahayuan jagat. Sehingga sudah sepatutnya seluruh elemen masyarakat, utamanya krama untuk menjadikan ini sebagai sebuah momentum dalam menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana

“Dengan pelaksanaan upacara ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana,” ujar Dewa Mahendra sembari mengucapkan Rahajeng Rahina Kuningan bagi umat se-Dharma dimanapun berada.

Lurah Serangan, Ni Wayan Sukanami menambahkan, rangkaian Pujawali di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan telah dimulai pada Kamis, 3 Oktober 2024 lalu yang diawali dengan mareresik atau bersih-bersih, ngiyas dan mamenjor.

Dilanjutkan pada Jumat, 4 Oktober 2024 dilaksanakan prosesi Ngelungan Ida Bhatara ke Pura Pesamuhan Agung sedangkan Puncak Pujawali dilaksanakan hari ini, Sabtu (5/10) bertepetan dengan Hari Suci Kuningan. Selanjutnya, bhakti penganyar dilaksanakan secara berturut pada 6 dan 7 Oktober 2024 serta upacara Penyineban dilaksanakan pada Selasa, 8 Oktober 2024.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk mengantisipasi membludaknya pemedek yang tangkil, pihaknya mengimbau agar masyarakat yang hendak tangkil dapat memanfatkan waktu bhakti penganyar. Dimana, selama tiga hari Ida Bhatara Nyejer masyarakat dapat melaksanakan persembahyangan pujawali. Tak hanya itu, pihaknya juga telah menyiapkan dua titik sebagai kantong parkir untuk mengantisipasi krodit lalu lintas, keduanya yakni Parkir di Kawasan Pura Dalem Sakenan dan Parkir di Kawasan Lapangan I Wayan Bulit Serangan.

“Jadi kami mengimbau masyarakat untuk tidak fokus ke satu hari saja untuk tangkil, bisa memanfaatkan saat bhakti penganyar, dan untuk parkir agar dapat menuju dua titik yang disediakan oleh panitia untuk menghindari kemacetan lalu lintas disekitar pura,” ujarnya. (WAY/HumasDps).

 Sekda Hadiri Karya Ngeratep di Pura Kahyangan Desa Adat Sanur

DENPASAR ll NEWSINTERMEDIA.COM l Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana menghadiri Karya Ngeratep, Ngurip, Melaspas lan Pasupati Sesuhunan Ida Ratu Ayu Mas Rangda di Pura Kahyangan Desa Adat Sanur, bertepatan Rahina Kuningan, pada Sabtu (5/10).

Upacara ini dilaksanakan karena telah rampungnya prosesi ngodakin Ida Sesuhunan pura setempat. Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPD RI, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra , Bendesa Adat Sanur, serta tokoh masyarakat setempat.

Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana ditemui disela-sela kegiatan mengatakan, pelaksanaan Karya Ngeratep, Ngurip, Melaspas lan Pasupati Sesuhunan di Pura Kahyangan Desa Adat Sanur merupakan momentum seluruh masyarakat selalu ingat dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

“Sudah sepatutnya seluruh elemen masyarakat, terutama krama menjadikan ini sebagai sebuah momentum dalam menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana. Dan dari pelaksanaan upacara ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan,” ujar Alit Wiradana.

Sementara Kelihan Pemaksan Ratu Ayu Mas Rangda, Pura Kahyangan Desa Adat Sanur, Mangku Badjra saat ditemui mengatakan, rangkaian pelaksanaan upacara Karya Ngeratep, Ngurip, Melaspas lan Pasupati Sesuhunan Ida Ratu Ayu Mas Rangda di Pura Kahyangan Desa Adat Sanur ini telah dimulai dari tanggal 19 Agustus 2024 lalu, yang diisi dengan upacara munggel dan nyimpen.

Pada 2 September 2024 diisi dengan upacara ngerakit, dan saat ini, pada Saniscara Kliwon, Sabtu 5 Oktober 2024 dilaksanakan Ngeratep, Ngurip, Melaspas, Pasupati, Nodya, serta Ngerehan yang dilaksanakan di Petunon Desa Adat Sanur.

“Tentu kami berharap dengan dilaksanakan upacara ini seluruh masyarakat khususnya warga Desa Adat Sanur kedepanya dapat dianugrahi kerahayuan”, ungkap Mangku Badjra. (Humasdps/Arm)

 Koster-Giri akan Realisasi Program Visioner CAS demi Hilangkan Penderitaan Warga

0

Koster-Giri Berkomitmen Pro Petani dan Nelayan

BULELENG l NEWSINTERMEDIA.COM ll Paslon Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) berkomitmen membela petani dan nelayan di Bali khususnya di Buleleng. Wayan Koster dan Giri Prasti akan hadir menyelamatkan petani dan nelayan agar tak kesulitan menjual hasil panen pertanian, perkebunan dan perikanan.


Koster-Giri jaminannya agar mereka tak sudah dan merugi lagi. Kesejahteraan mereka diperjuangkan Gubernur Bali 2018-2023 dan Bupati Badung Dua periode ini.
Program visioner pro petani dan nelayan akan dilakukan pasca dipercaya masyarakat Bali khususnya Buleleng, menjadi pemimpin di Bali (Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2025-2030).

Secara teknis, berikut penjelasan Cawagub Bali Giri Prasta program visioner dan terkonsep pro petani dan nelayan di Buleleng. Karena selama ini petani dan nelayan di Bali Utara ini kerap mengalami penderitaan pasca panen hasil pertanian, kebun dan laut.

“Seperti yang disampaikan konsep Pak Wayan Koster, sederhananya seperti ini kita akan bangun  Controlled Atmosphere Storage (CAS). Buah yang kita petik sekarang ini, misalkan bawang putih bawang merah, buah ini hanya mempunyai kekuatan bertahan selama sebulan, sekarang kita petik dan masukan ke  CAS, kemudian enam bulan nanti kita ambil hanya anginkan saja, hasilnya seperti baru peti,” jelas Giri Prasta.

Kemudian lanjut Bupati Badung dua periode ini, perusahan daerah dari Kabupaten-kota, seperti Perumda di kabupaten sudah siap untuk memfasilitasi. “Artinya semua hasil panen masyarakat ini kita yang beli bahkan beras dan gabah juga kita yang beli diatas dua digit,” tegas Ketua DPC PDIP Badung.

Giri menjelaskan keberpihakan dan komitmen membela petani dan nelayan telah dilakukan sejak memimpin Badung.   Begitu juga dilakukan Wayan Koster saat menjabat Gubernur Bali 2018-2023. “Karena kami punya prinsip bela, beli wujudkan petani bangga menjadi petani,” ujar politisi asal Petang.

Giri Prasta mencontohkan, misalkan buah mangga yang paling kuat yang ada di Buleleng, seperti mangga tikus dan lainnya, contoh Pemkab Badung membeli semua, dengan tujuan menghilangkan oknum tengkulak, spekulan maupun pengepul yang selama ini menyulitkan petani dan nelayan.

“Ketika kita (perumda,red)) beli semua kemudian di kabupaten Badung ada 85 ribu kamar hotel, semua kamar isi tiga buah mangga, dimakan atau tidak oleh wisatawan sudah masuk dalam room ratenya hotel. Untung atau tidak? untung kan,” tegas Giri Prasta.
Untuk itu, konsep brilain dan visioner ini akan dirasakan petani dan nelayan di Bali khususnya di Buleleng, jika warga memberikan kepercayaan kepada Koster-Giri untuk melanjutkan kepemimpinan di Bali.

“Berikan kesempatan Wayan Koster dan Giri Prasta, kami akan buktikan untuk Krama Bali dan Pulau Dewata yang kami cintai,” tegas Giri Prasta.
Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) telah teruji membangun Bali. Keduanya disebut krama Bali sebagai pemimpin visioner dan bares. Kolaborasi Koster-Giri akan membawa Bali ajeg ratusan bahkan ribuan tahun kedepan. (*)

 

 

Paslon No Urut 2 Koster Giri Usung Konsep ‘Tanam Tuwuh’

0

Implementasi Konsep Tanam Tuwuh
Generasi Penerus Bali Berbagi Kasih Di Sidatapa

BULELENG l NEWSINTERMEDIA.COM l Selain mengusung konsep Nangun Sat Kerti Loka Bali dalam pilgub 2024, paslon Gubernur / Wakil Gubernur Bali no urut 2 Koster Giri juga mengusung Konsep Tanam Tuwuh, yang merujuk pada ide menanam “benih-benih peradaban” untuk mendorong kesadaran kolektif dan kolaborasi dalam masyarakat.

Dikenalkan oleh Giri Prasta, konsep ini menekankan pentingnya kontribusi personal, komunal dan pemerintah untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Dengan semakin banyak “benih” yang ditanam, semakin banyak pula kehidupan yang terwujud. Ini mencakup berbagai aspek pembangunan meliputi sosial ekonomi dan budaya di Bali

Contoh nyata dari konsep Tanam Tuwuh yang telah diterapkan Giri Prasta di Bali meliputi Program Badung Angelus Buana adalah inisiatif Badung memberikan bantuan keuangan untuk Kabupaten / kota di Bali, mencerminkan kolaborasi dalam pembangunan masyarakat. Badung juga memberikan bantuan dana untuk pelaksanaan upacara keagamaan, mendukung pelestarian budaya dan tradisi Bali. Serta penguatan Sistem Subak sebagai organisasi pertanian tradisional, yang mengedepankan gotong-royong dan pelestarian lingkungan, hal ini sejalan dengan prinsip Tanam Tuwuh

Dampak jangka panjang dari penerapan konsep Tanam Tuwuh di Bali mencakup Peningkatan Kesadaran Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Inisiatif ini mendorong masyarakat untuk mandiri dalam mengelola sumber daya, meningkatkan keterlibatan mereka dalam kegiatan pertanian dan konservasi. Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan, melalui kolaborasi antar daerah dan dukungan finansial, Tanam Tuwuh berpotensi menciptakan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan yang lebih adil.

Hal-hal inilah yang menginspirasi generasi penerus (GP) Bali yang terdiri atas komunitas tanam tuwuh, saya giri prasta dan komunitas mahadewa bersinergi dan berkolaborasi ikut berkontribusi menanam benih kebaikan melalui program koster giri (kg) movement, berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di desa sidatapa Buleleng.

Sebagai generasi penerus bali mereka memberikan apresiasi tinggi atas upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur fisik selama ini. Namun disisi lain mereka juga berkomitmen untuk menanam kembali ide dan gagasan dalam menumbuhkan rasa solidaritas & peduli terhadap sesama, sebagai benih peradaban Bali yang adaftif atas perkembangan zaman tanpa pernah kehilangan akar jati diri sebagai krama bali. Yang terikat dalam konsep “menyama braya” sebagai bentuk penguatan sumber daya manusia Bali

“Sinergi GP Bali bukan hanya kata, tapi komitmen untuk mendukung semua sektor yang ada di bali bisa tumbuh dan berkembang dengan harmoni. Sebagai generasi penerus yang cerdas kita harus selektif memilih pemimpin bali kedepan, bali memerlukan pemimpin yang mampu menyatukan seluruh potensi yang ada di Bali. Dan kami melihat itu ada pada pasangan wayan koster dan nyoman giri prasta.” Ujar koordinator kg movement di sela kegiatan.

STT Milenial dan Gen Z Kec. Banjar Serukan Koster-Giri Menang

0

STT Milenial dan Gen Z Kec. Banjar Antusias Megambel Bareng Wayan Koster

BULELENG- NEWSINTERMEDIA.COM l Pemimpin yang melekat erat dengan budaya, adat istiadat, tradisi, agama dan kearifan lokal Bali adalah Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta. Kedua figur pemimpin visioner, pekerja keras dan sangat bares ini, berkomitmen membangun Bali yang ajeg.

Koster dan Giri Prasta kini menjadi inspirasi bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) milenial dan Gen Z di seluruh Bali. Kehadiran keduanya di Kecamatan Banjar Buleleng disambut tarian, atraksi budaya, dan juga megambel. Acara kampanye terbuka tahap pertama di Kecamatan Banjar dibalut dengan sejumlah atraksi seni budaya.


Mulai dari tarian penyambutan, musik gamelan mengiringi tiap rangkain acara, dan juga simulasi pencoblosan nomor 2 dilakukan pelaku seni budaya setempat.
Ini bukti begitu cinta keduanya terhadap seni budaya, dan komitmen mereka melestarikan demi mendukung pariwisata di Bali.

Pemandangan menarik terlihat saat STT Kaliasem Kecamatan Banjar saat magembel bareng Wayan Koster. Mereka tak menyangka Koster masih semangat dan mahir megambel. Saat itu Koster menabuh gong,

Gubernur Bali 2018-2023 asal Sembiran Tejakula ini tampak bersemangat. Disela itu, STT ramai-ramai menyerukan “Koster-Giri, Bangkit, Jaya, Menang’. Milenial dan Gen Z ini akan mendukung Koster-Giri pada Pilgub Bali 2024.

Untuk diketahui, dalam beberapa momen, Koster kerap megambel bersama sekaa gong di desa-desa dan juga Art Center Denpasar.
Keberpihakan Koster terhadap seni budaya, adat istiadat, tradisi, kearifan lokal Bali diwujudkan dengan Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali.

Koster menjalankan Trisakti Bung Karno yakni Berdaulat dalam politik, Berdikari (berdiri diatas kaki sendiri) dalam bidang ekonomi, dan Berkepribadian dalam berkebudayaan.
Hal ini dijalankan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali (menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali untuk mewujudkan kehidupan yang sejahtera dan bahagia secara sekala dan niskala. Visi ini juga mengandung makna membangun tatanan kehidupan masyarakat Bali yang terencana, terarah, dan terintegrasi. (*)

Lanang: Pemimpin Visioner dan Bisa Menghibur Pasti Disukai Semeton Bali

0

KARANGASEM-NEWSINTERMEDIA.COM  l Bassist grup band Mr Botax dan band rock Lolot Gede Lanang Dharma Wiweka alias Lanang menegaskan seorang pemimpin yang bisa menghibur dan visioner pasti disukai semeton Bali. Hal ini disampaikan Lanang saat hadir sebagai bintang tamu menghibur warga Besakih Kecamatan Rendang Karangasem, Rabu 2 Oktober 2024.
“Pemimpin bisa menghibur pasti disukai semeton,”ujar Lanang lantang. Pertama, pak Koster seorang konseptor dan visioner. Pak Giri bisa bernyanyi hibur rakyat Bali,” kata Lanang Botax disela menghibur warga dekat Pura Agung Besakih ini.

Saat itu, Lanang dan grup band Mr Botax melantunkan sejumlah tembang trend seperti Rare Angon, Cak Dag, Melody dan lainnya.   Lanang termasuk musisi lokal Bali yang kini tergabung di grup band reggae Mr Botax dan grup band rock Lolot.

Mereka dikabarkan termasuk dalam deretan seniman Bali yang mendukung Paslon Cagub nomor 2 Wayan Koster-Giri Prasta (Koster-Giri). Dukungan ini dibuktikan dengan kehadirannya dalam setiap kegiatan kampanye terbuka Paslon Cagub Bali Nomor 2 Koster-Giri di Buleleng dan Karangasem.

Selain dirinya, seniman Bali lainnya yang juga memberikan dukungan kepada Koster-Giri yakni Bagus Wirata, Jun Bintang, Puja Astawa (Hai Puja), Lebri Partami, dan masih banyak lagi.  Bahkan Jun Bintang dan Lebri Partami juga telah menciptakan dan melantunkan sebuah laga bagi Koster-Giri.

Lirik lagunya pun mudah diingat. Sekali dengar langsung hafal. Berikut lirik lagu Jun Bintang dan Lebri untuk Koster Giri, “Oper Kiri Oper Kanan Koster Giri jeg pasti menang, Oper Kiri Oper Kanan Hidup di Bali jeg pasti aman”.

Cagub Bali nomor 2 Wayan Koster juga telah bertemu dan berdiskusi dengan para seniman di Bali beberapa waktu lalu di The Hub Sanur Denpasar. Saat itu beragam aspirasi diserap Koster demi mendukung kiprah seniman musik di Bali.

Koster yakini bahwa pariwisata Bali akan abadi menjadi aset pendapatan krama Bali jika seni, budaya, tradisi, alam dijaga dan dilestarikan. Karena budaya dan seni Bali-lah, yang membungkus pariwisata selama ini.

Untuk itu, Wayan Koster menerapkan program pembangunan Bali Era Bali 100 tahun kedepan yang berlandaskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Program-program Koster selalu menjaga dan melestarikan kesucian dan keharmonisan alam Bali untuk mewujudkan kehidupan yang sejahtera dan bahagia sekala niskala.

Visi ini juga mengandung makna membangun tatanan kehidupan masyarakat Bali yang terencana, terarah, dan terintegrasi ratusan bahkan ribuan tahun kedepan. (*)