Setiawan Budi Cahyono Resmi Jabat Kajati Bali
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Newsintermedia.com l Jakarta –Pucuk pimpinan Kejaksaan Tinggi Bali resmi berganti. Jaksa Agung, ST Burhanuddin, resmi melantik Setiawan Budi Cahyono, S.H,, M.Hum., sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bali bersama puluhan pejabat eselon II lainnya, Pelantikan yang berlangsung di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung Jakarta, Rabu (29/4) kemarin.
Hadir dalam acara ini yaitu Ketua Komisi Kejaksaan RI, Sesjamdatun, Sesbadiklat, Staf Ahli Jaksa Agung, Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat beserta anggota, Para Pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkungan Kejaksaan Agung, serta Pejabat dan Ibu di Lingkungan Kejaksaan Tinggi Bali.
Dikatakan Jaksa Agung, ha ini menandai langkah baru penegakan hukum di wilayah Pulau Seribu Pura ini. Bapak Setiawan dipercaya memimpin institusi tersebut di tengah tingginya tuntutan adaptasi era digital bagi para penegak hukum. Jaksa Agung juga tegaskan kepada jajarannya agar segera meninggalkan pola kerja lama dalam menghadapi era Revolusi Industri 5.0.
“Rotasi, mutasi, dan promosi jabatan merupakan momen sakral yang mengandung makna pengikatan janji kepada Tuhan, masyarakat, serta negara. Segera tinggalkan pola kerja lama dalam menghadapi era Revolusi Industri 5.0. Penguasaan ruang digital juga menjadi keharusan agar institusi mampu mengendalikan narasi publik melalui fakta dan data guna mencegah berkembangnya disinformasi di media sosial.” ujar Jaksa Agung.

Selain itu kata Jaksa Agung, Integritas menjadi sorotan paling utama. Jaksa Agung memastikan tidak akan memberi toleransi sekecil apa pun berupa promosi jabatan struktural bagi penyintas hukuman disiplin. Para pimpinan satuan kerja diwajibkan melakukan pengawasan melekat terhadap anggotanya.
“Berikan yang terbaik, bukan karena tuntutan jabatan, tetapi sebagai wujud integritas dan kehormatan diri. Tunjukkan kinerja yang tidak hanya memenuhi target, tetapi meninggalkan jejak pengabdian yang bermakna,” tambahnya.

Selain Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, terdapat 29 pejabat eselon II lain yang dilantik untuk memperkuat penegakan hukum di berbagai instansi daerah dan pusat.
Setiawan Budi Cahyono menggantikan Ibu Chatarina Muliana yang kini menjabat sebagai Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan Aset. Sebelum menjabat Kajati Bali, Setiawan Budi Cahyono pernah menjabat sebagai Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan RI dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Penunjukan Setiawan sebagai Kajati Bali berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 347 tahun 2026, yang diterbitkan tertanggal 13 April 2026. (Gustra,)
Bupati Bandung Lantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Segera Ambil Langkah Strategis Mengacu Visi Misi
News intermedia.com l Badung l Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab. Badung, di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Kamis (30/4).
Pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi yang objektif, transparan dan akuntabel, berbasis sistem merit dan manajemen talenta. Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti beserta Ketua Komisi I DPRD Badung diwakili Rai Wirata, Sekda Badung IB Surya Suamba, Pimpinan Perangkat Daerah serta Ketua Organisasi Kewanitaan di Badung.
Ditemui usai pelantikan, Bupati Adi Arnawa mengharapkan kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera mengambil langkah-langkah strategis dengan tetap mengacu kepada visi dan misi kabupaten badung yaitu mewujudkan pariwisata Badung yang berkualitas berlandaskan nilai-nilai Nangun Sat Kerti Loka Bali.
“Kepada pejabat yang baru dilantik, agar segera mengambil langkah-langkah sesuai tupoksi dan kewenangannya masing-masing. Bangun sinergi dan kolaborasi dengan perangkat daerah terkait, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat badung benar-benar dapat diwujudkan,” pinta Bupati.
Dicontohkan, Kadis LHK agar terus menggenjot sosialisasi pengelolaan sampah baik kepada masyarakat maupun pihak swasta, sehingga terbangun kesadaran bersama dalam menuntaskan masalah sampah. Selain itu, agar mulai mengurangi sampah organik yang dibawa ke TPA Suwung hingga batas waktu penutupan per 31 Juli nanti.
Begitu pula Kadis Perhubungan agar lebih banyak turun ke lapangan melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi kemacetan. Koordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas serta penegakan hukum yang melakukan parkir sembarangan. “Kami tegaskan para pejabat yang baru harus banyak turun ke lapangan, lakukan pendekatan, sinergi, koordinasi dan membangun sistem yang sama dan terintegrasi.
Dengan langkah nyata tersebut kami berkeyakinan akan mampu mengatasi tantangan yang kita hadapi baik itu masalah kemacetan, sampah serta keamanan dan kenyamanan wilayah,” imbuhnya.
Pejabat yang dilantik diantaranya; Kabag Perencanaan dan Keuangan A. A. Gde Rahmadi menjabat Kadis Perhubungan, Sekretaris Dinas PMD I Gede Sukadana menjabat Kadis Kebudayaan, dan Sekretaris PUPR I Nyoman R. Karyasa menjabat Kadis PUPR.
Sementara mSekretaris DLHK Made Rai Warastuthi menjabat Kadis DLHK, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta menjabat Kadis Kominfo, Kabag Perekonomian A.A. Sagung Rosyawati menjabat Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan, Kabag Tata Pemerintahan Made Surya Dharma menjabat Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Sekretaris BPKAD I Ketut Wisuda menjabat Kepala BPKAD, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa menjabat Kepala Badan Kesbangpol, Kabag Administrasi Pembangunan A.A. Putri Mas Agung menjabat Kadis Pariwisata, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa I Dewa Gede Sudirawan menjabat Staf Ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik dan terakhir Staf Ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik A.A. Ngurah Raka Sukadana menjabat Kadis Pertanian dan Pangan. (Gustra).






