Info Soal Pelayanan Publik, Aksi Bersih dan Kesanga Fest

GIANYAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I.B. Alit Wiradana, menghadiri kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gianyar, Kecamatan Blahbatuh, Jumat (24/1).

Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe!
 Sekertaris Daerah Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana bersama Bupati, Penjabat Bupati, Se-Bali saat hadiri kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gianyar.

Kunjungan ini membahas transformasi layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sejalan dengan kebijakan pro rakyat yang digagas pemerintah pusat. Dalam kegiatan yang juga dihadiri oleh Penjabat Bupati Gianyar, Dewa Tagel Wirasa, serta Bupati dan Sekda dari seluruh Bali, Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan pentingnya efisiensi dan transparansi dalam pelayanan publik.

“Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden untuk menghadirkan kebijakan pro rakyat, salah satunya dengan membebaskan bea PBG bagi masyarakat berpenghasilan di bawah Rp 8 juta per bulan,” ujar Maruarar Sirait.

Sekda Kota Denpasar, Alit Wiradana yang hadir mewakili Walikota Denpasar dan didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kota Denpasar, A.A. Ngurah Bagus Airawata, turut meninjau alur pelayanan di MPP Gianyar. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Denpasar mengapresiasi sistem pelayanan yang diterapkan dan menyatakan komitmen untuk menerapkan arahan serupa di Denpasar.

“Kami menghimbau dinas terkait untuk memastikan standar pelayanan sesuai arahan ini, agar kebijakan yang pro rakyat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Alit Wiradana.

Transformasi pelayanan publik seperti ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas birokrasi dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pembangunan, terutama bagi kalangan MBR. “Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Denpasar untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan,” ujar Sekda Alit Wiradana. (Gita/tra).

 Kesiman Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Sempadan Tukad Pendem

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Intensitas hujan yang sangat tinggi di beberapa daerah membuat seluruh desa/kelurahan di Kota Denpasar meningkatkan kesiapsiagaannya. Tak terkecuali Kelurahan Kesiman yang saat ini melakukan pembersihan yang dilaksanakan di Sempadan Tukad Pendem, Kelurahan Kesiman, Jumat (24/1).

Lurah Kesiman, I Nyoman Nuada saat dikonfirmasi mengatakan pelaksanaan bersih-bersih lingkungan ini dilaksanakan rutin setiap hari jumat bersama LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kaling, aparatur kelurahan, serta masyarakat setempat.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan, pelaksanaan kali ini menyasar wilayah sempadan Tukad Pendem jalan Wr Supratman Gg. Zambek II Lingkungan Pekandelan dan lingkungan Dangin Tangluk dengan melaksanakan pembersihan bantaran sungai dan perompesan pohon.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan khususnya pada musim penghujan guna menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat khususnya di Kelurahan Kesiman dan Kota Denpasar,” ungkap Nyoman Nuada. Selebihnya dikatakan Nyoman Nuada untuk sampah yang terkumpul saat ini akan dibawa ke TPS3R Bakti Pertiwi Kelurahan Kesiman yang nantinya akan diolah dijadikan pupuk kompos. (Arm/tra).

Kasanga Fest Kembali Digelar, Jaring 16 Ogoh-Ogoh Terbai

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar bersama Yowana Denpasar akan kembali menggelar Kasanga Festival Tahun 2025 sebagai ajang pelestarian budaya sekaligus ruang inovasi bagi generasi muda. Festival ini dijadwalkan berlangsung pada 21-23 Maret 2025 di Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung.

Foto : Walikota Jaya Negara dalam rapat persiapan Kasanga Fest yang akan digelar pada bulan maret mendatang, Jumat (24/1) di Kantor Walikota Denpasar.

Hal tersebut diungkapkan dalam rapat persiapan yang dipimpin oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Yowana Denpasar, pada Jumat (24/1) di Kantor Walikota Denpasar. Hadir mendampingi Walikota Denpasar, yakni Kadis Kebudayaan Raka Purwantara, serta Ketua Yowana Kota Denpasar, Agung Angga Harta Yana.

Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme Yowana Denpasar dalam mempersiapkan festival yang dirancang untuk menjaring 16 Ogoh-Ogoh terbaik. Jaya Negara menegaskan pentingnya memberikan ruang inovasi dan kreativitas kepada Sekaha Teruna sebagai garda terdepan dalam melestarikan tradisi dan seni budaya Bali.

“Kasanga Festival ini bukan hanya sebuah perayaan budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas mereka sekaligus memperkuat identitas budaya Bali. Saya berharap kegiatan ini dapat terus meningkatkan semangat gotong royong dan rasa persaudaraan Sekahaa Teruna Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Sementara Kadis Kebudayaan Denpasar, Raka Purwantara, didampingi Ketua Yowana Kota Denpasar, Agung Angga Harta Yana, menjelaskan bahwa Kasanga Fest akan dipenuhi dengan beragam kegiatan. Dari Lomba Ogoh-Ogoh besar, dengan keterlibatan juri dari Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar.
Lomba Ogoh-Ogoh mini, dibagi menjadi dua kategori, yakni mesin dan non-mesin, Lomba Sketsa Ogoh-Ogoh, hingga Lomba foto dan video Ogoh-Ogoh Sekaha Teruna.

“Pendaftaran lomba telah dimulai sejak 12 Januari dan ditutup pada 20 Februari 2025. Sebanyak 16 Ogoh-Ogoh besar terbaik hasil seleksi tingkat kecamatan akan dipamerkan di Lapangan Puputan Badung, dan peserta terbaik ini akan menerima uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 30 juta,” ujarnya.

Dari 16 peserta terbaik di tingkat kecamatan akan dinilai kembali di tingkat Kota Denpasar. Penilaian ini menetapkan enam Ogoh-Ogoh terbaik yang akan memperebutkan hadiah Juara I Rp 50 juta, Juara II Rp 40 juta, Juara III Rp 30 juta, Harapan I Rp 20 juta, Harapan II Rp 15 juta, dan Harapan III Rp 10 juta.

“Sementara itu, lomba Ogoh-Ogoh mini dan sketsa akan menjaring tiga pemenang terbaik di setiap kategori. Selain perlombaan, Kasanga Festival juga menghadirkan pertunjukan seni tradisional Bali, pameran UMKM, parade dan pawai budaya, sarasehan seni budaya,” ujarnya. (PUR/tra)