Pertahankan WTP 12 Kali Beruntun, Bupati Kembang Tegaskan Agar Fokus Penguatan pada Tata Kelola APBD
NEWS INTERMEDIA.COM l JEMBRANA l Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali sukses mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 tersebut diterima langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, bersama Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Provinsi Bali, Senin (8/6) lalu
Meskipun mencetak capaian gemilang, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan memberikan penekanan kuat bahwa opini WTP ini jangan hanya dipandang sebagai sebuah piala penghargaan, melainkan sebagai standar kewajiban yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah.
“WTP yang kita raih hari ini sebenarnya melalui proses yang panjang. Kita sudah mulai mendapatkan opini WTP ini sejak 12 tahun yang lalu dan berhasil mempertahankannya hingga kini. Namun, opini WTP bukanlah sebuah piala prestasi, melainkan standar kewajiban yang memang harus dipenuhi melalui komitmen dan kerja keras yang konsisten, bahkan mutlak untuk terus ditingkatkan untuk tata kelola APBD yang lebih baik,”tegas Bupati Kembang usai acara.
Kembang juga menyebut WTP adalah standar minimum transparansi yang wajib dipenuhi, jadi bukan sekadar ajang pamer penghargaan. Capaian ini dinilai sebagai pelecut kerja bersama agar lebih baik lagi kedepan .
“Capaian ke-12 ini merupakan buah dari koordinasi dan kerja sama yang kokoh antara Pemkab Jembrana dan DPRD Kabupaten Jembrana beserta segenap stakeholdernya ,” sambungnya .
Selanjutnya Pemkab Jembrana berkomitmen penuh untuk menjadikan catatan dan rekomendasi BPK sebagai bahan evaluasi demi perbaikan tata kelola ke depan.
Diantaranya , Anggaran APBD akan terus dioptimalkan melalui langkah-langkah efisiensi belanja dan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi mewujudkan visi Jembrana Maju, Harmoni, Bermartabat.
Penyerahan LHP ini dilakukan serentak oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, kepada seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali yang juga berhasil mempertahankan predikat WTP.
Satria Perwira mengingatkan agar seluruh kepala daerah tidak cepat berpuas diri. Selain wajib menindaklanjuti rekomendasi dari BPK, pemerintah daerah dituntut untuk merancang program yang dampaknya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Capaian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan motivasi berkelanjutan. Oleh karena itu, seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota diharapkan tidak berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas kinerja demi pelayanan masyarakat yang lebih baik,” ucapnya
Turut hadir mendampingi Bupati Jembrana dalam prosesi penyerahan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana I Made Budiasa serta Inspektur Kabupaten Jembrana Ni Wayan Koriani. ( WIS/TRA).
Bupati Kembang Buka Turnamen Futsal SD se-Jembrana, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Sejak Dini
NEWS INTERMEDIA.COM l JEMBRANA l Semangat sportivitas dan pembinaan olahraga usia dini mewarnai pembukaan Turnamen Futsal KEJORA V antar Sekolah Dasar se-Kabupaten Jembrana yang digelar Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Kecamatan Jembrana di Gor Krsna Jvara, Selasa (9/6).
Turnamen yang diikuti puluhan tim dari berbagai sekolah dasar tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat). Kehadiran kedua pimpinan Jembrana tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan bakat olahraga sejak usia sekolah.
Dalam sambutannya, Bupati Kembang menegaskan bahwa kompetisi olahraga antarpelajar bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi sarana penting dalam proses pembibitan atlet masa depan Jembrana.
“Melalui turnamen seperti ini, kita bisa melihat potensi-potensi anak-anak sejak dini. Mereka yang memiliki bakat dan kemampuan dapat dibina secara berkelanjutan sehingga nantinya mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan olahraga harus dilakukan secara terstruktur dan dimulai sejak usia sekolah dasar. Dengan kompetisi yang rutin dan berjenjang, anak-anak akan terbiasa berlatih, berkompetisi secara sehat, serta memiliki mental juara.
Bupati Kembang juga mengapresiasi KKG PJOK Kecamatan Jembrana yang konsisten menghadirkan kegiatan positif bagi peserta didik. Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin sebagai wadah menyalurkan minat dan bakat generasi muda di bidang olahraga.
“Prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Semua berawal dari pembinaan sejak usia dini. Karena itu saya mengajak seluruh pihak, mulai dari sekolah, guru, orang tua hingga organisasi olahraga untuk bersama-sama mendukung perkembangan atlet-atlet muda Jembrana,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia, I Putu Dodik Ari Saputra mengatakan turnamen ini bertujuan meningkatkan minat siswa terhadap olahraga futsal sekaligus menumbuhkan karakter disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Jembrana pada berbagai kejuaraan tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.
Turnamen berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta, guru pendamping, serta orang tua siswa yang turut memberikan dukungan kepada tim masing-masing. Suara sorak-sorai memenuhi arena pertandingan saat laga perdana dimulai usai seremoni pembukaan.
Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap ekosistem pembinaan olahraga pelajar semakin kuat sehingga mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di masa mendatang. (Prokopim Jembrana)






