Info Jembrana Terkait Fun Walk, Germakin dan Pameran UMKM

Hut Kota Negara Pemkab Jembrana Gelar Fun Walk dan Germakin

NEWSINTERMEDIA.COM || JEMBERANA – Tumpah ruah ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum ikuti Fun walk semarak HUT kota Negara ke-130, di Gedung Kesenian Bung Karno, Jumat (15/8). Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat sejak pagi, saat para peserta memadati titik start.

Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe!

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Gerakan Makan Ikan Gratis (Germakin) sebagai upaya mengajak masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan, yang kaya akan gizi dan bermanfaat bagi kesehatan. Berbagai olahan ikan segar disajikan untuk dinikmati bersama, menambah keceriaan dan rasa kebersamaan di momen perayaan ini.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Jembrana mengajak masyarakat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat melalui aktivitas fisik dan konsumsi pangan bergizi, sekaligus mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat, dalam semangat peringatan HUT Kota.
” Gerakan makan ikan ini adalah rangkaian dari semarak hut kota, dimana kita merayakan hut kota yang ke 130 ini agar betul-betul dirasakan dan melibatkan masyarakat jembrana. Kegiatan gemar makan ikan kita lakukan hari ini untuk membiasakan anak-anak kita cinta terhadap makanan yang berasal dari ikan,
“ucap bupati kembang didampingi Wabup Ipat

Lebih lanjut, Bupati Kembang berharap Kegiatan kali ini menjadi bahan evaluasi untuk Hut Kota kedepan, sehingga hut kota selanjutnya lebih baik.”Harapan untuk hut kota kedepan lebih baik lagi, nanti kita evaluasi, apa yang kurang dari kegiatan hari ini. Masukan teman-teman porkopimda, teman-teman dewan kita harapkan untuk kegiatannya lebih baik, intinya supaya kita bisa memaksimalkan lagi keterlibatan, partisipasi masyarakat,” pungkasnya (Hmj/tra).

Dukungan Nyata UMKM dan Gerakkan Ekonomi Lokal

NEWSINTERMEDIA.COM || JEMBERANA – Sebanyak 98 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jembrana ambil bagian dalam Pameran Kerajinan dan UMKM. Pameran ini serangkaian memeriahkan Hut Kota Negara ke-130 tahun 2025 yang dipusatkan di areal Parkir Pemkab Jembrana, yang resmi dibuka Kamis (14/8) malam.

Pameran dibuka oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, ditandai dengan pemukulan kentungan dan pemotongan pita. Pameran Kerajanin dan UMKM berlangsung selama 18 hari, mulai tanggal 14 hingga 31 Agustus 2025, dan menampilkan ragam produk unggulan kerajinan serta kuliner khas daerah.

Turut hadir dalam acara pembukaan Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna (Ipat), Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, jajaran Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jembrana.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Jembrana, I Komang Agus Adinata, menjelaskan bahwa pameran tahun ini diikuti oleh 126 peserta, yang terbagi menjadi 78 stand kerajinan, 20 stand kuliner, serta 28 stand dari instansi pemerintah dan swasta. Dari total peserta tersebut, sebanyak 22 di antaranya berasal dari luar Kabupaten Jembrana.
Produk kerajinan yang ditampilkan antara lain tenun songket, anyaman, rajutan, kerajinan perak, topeng, keris, serta fashion bernuansa tradisional Bali. Sementara stand kuliner menyajikan beragam makanan khas Jembrana serta produk-produk unggulan UMKM lokal.

Tak hanya itu, pameran juga diramaikan oleh stand otomotif, unit kerja kesehatan, perbankan, perguruan tinggi, serta bursa kerja (job fair). Selama pameran berlangsung, pengunjung juga akan disuguhkan dengan pertunjukan kesenian khas Jembrana serta penampilan musisi lokal.
“Pameran ini menjadi ajang promosi bagi produk para pengrajin dan pelaku UMKM Jembrana. Kehadiran peserta dari luar daerah diharapkan dapat membuka ruang transfer pengetahuan dan studi tiru bagi pengrajin lokal,” ujar Adinata.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengrajin dan pelaku UMKM yang turut berpartisipasi. Ia menekankan bahwa pameran ini bukan hanya sebagai ajang hiburan atau belanja semata, tetapi sebagai wadah untuk mengangkat potensi lokal.

“Pameran ini kami hadirkan bukan sekadar tempat jalan-jalan atau berbelanja, tetapi menjadi ruang penting bagi pengrajin lokal untuk menunjukkan kualitas dan kreativitas mereka. Ke depan, kami ingin kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin tahunan yang lebih meriah dan berkualitas,” ungkap Bupati Kembang.

Ia juga menambahkan bahwa antusiasme para pengrajin sangat tinggi, bahkan banyak dari mereka yang menantikan kesempatan untuk kembali diundang setelah lama tidak tampil di Jembrana karena berbagai agenda di luar daerah. “Meski belum bisa sempurna dalam penyajian tahun ini, kami sudah catat sejumlah evaluasi untuk perbaikan ke depan,” pungkasnya. (Hmj/tra).