Beranda / Berita Terkini / JEMBRANA / Info Jembrana Soal Layanan Pemenuhan Gizi dan Bedah Rumah

Info Jembrana Soal Layanan Pemenuhan Gizi dan Bedah Rumah

Jembrana Miliki 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi 

NEWSINTERMEDIA.COM || JEMBRANA – Kabupaten Jembrana mencatatkan diri sebagai daerah pertama di Bali yang telah memiliki 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) aktif dari total target 21 unit. Capaian ini disampaikan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat pelepasan pendistribusian makanan bergizi di SPPG Polres Jembrana dan Yayasan Bali Merta Yoga, Selasa (19/8), bersama Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati dan Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf M. Adriansyah.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

“Kita paling cepat di bali. Dari total 21 dapur SPPG yang ditargetkan, saat ini sudah 10 yang berjalan. Pada tanggal 21 nanti akan bertambah satu lagi, disusul dua SPPG lainnya pada tanggal 25. Sisanya masih dalam tahap persiapan. Mudah-mudahan semua bisa tuntas tahun ini,” jelasnya.

Lanjut Bupati Kembang mengatakan telah membangun komitmen sejak awal, bersama Kapolres dan Dandim untuk memastikan pelaksanaan SPPG berjalan baik. “Sejak awal, kami telah berkomitmen bersama Kapolres dan Dandim untuk memastikan SPPG ini berjalan dengan baik. Program makan bergizi gratis ini merupakan program strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden, dan kami ingin pelaksanaannya di Jembrana bisa berjalan secara maksimal,” ujar Bupati Kembang.

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Polres Jembrana, Aldina Putri, menyampaikan bahwa unit tersebut mampu mendistribusikan hingga 2.466 porsi makanan bergizi ke tujuh sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Jembrana. “Sebanyak 2.466 porsi makanan bergizi didistribusikan hari ini. Pendistribusian dilakukan ke sejumlah sekolah, yakni RA As-Sidiqiyah, TK Kumala Bhayangkari 8, TK Shanti Kumara, SD Negeri 3 Pengambengan, MTsN 4 Jembrana, MAN 1 Jembrana, dan SMK TP 45 Jembrana.” tandasnya. (HMJ/TRA)

Bupati Kembang Resmikan Bedah Rumah, 4 KK Kurang Mampu

NEWSINTERMEDIA.COM || JEMBRANA –  Wujud kepedulian bagi masyarakat kurang mampu, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menyerahkan bantuan bedah rumah kepada empat keluarga di Kecamatan Negara, Selasa (19/8). Bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdes Bersama) dan Lembaga Keuangan Desa (LKD) Kecamatan Negara untuk menghadirkan rumah yang layak huni bagi warga.

Setiap unit rumah dibangun dengan ukuran 6 x 3 meter, terdiri dari dua kamar tidur berdinding bata merah, serta satu kamar mandi. Total anggaran untuk setiap unit rumah mencapai Rp 35 juta. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di rumah milik I Ketut Sukormo di Desa Tegal Badeng Barat. Selain Sukormo, tiga penerima lainnya berasal dari wilayah yang sama, yaitu satu unit tambahan di Desa Tegal Badeng Barat, serta masing-masing satu unit di Kelurahan Lelateng dan Kelurahan Baler Bale Agung.

Bupati Kembang mengapresiasi kontribusi Bumdes Bersama dan LKD dalam membantu masyarakat. Ia menyatakan harapannya agar bantuan ini mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat menjadi langkah awal untuk kehidupan yang lebih baik,” ujar Bupati Kembang.

Bupati juga menyampaikan pesan langsung kepada para penerima bantuan. Ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi yang sulit bukanlah cerminan dari kemalasan, melainkan bagian dari dinamika hidup. “Saya melihat semangat kerja yang tinggi dari para penerima. Ini bukan soal kemauan, tapi nasib yang kurang berpihak. Saya harap, setelah menerima bantuan ini, anggaran keluarga tidak lagi terbebani untuk membangun rumah dan bisa lebih difokuskan pada pendidikan anak-anak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Kembang mengingatkan bahwa kehidupan selalu berputar. Ia meyakini, dengan kerja keras, warga yang saat ini berada di bawah suatu saat bisa bangkit dan sukses. “Yang penting tekun bekerja dan jangan lupa berdoa. Jangan sampai sudah dalam kesulitan, malah malas dan menjauh dari lingkungan sosial. Suatu saat, tidak kita, mungkin anak atau cucu kita akan berada di posisi yang lebih baik dan bahkan bisa membantu orang lain,” tambahnya.

Ia juga mendorong Bumdes Bersama untuk terus berinovasi dan menjadi motor penggerak pembangunan di desa-desa. “Bumdes Bersama punya potensi besar dalam meningkatkan perekonomian desa dan membantu masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat Bumdes Bersama LKD Kecamatan Negara, I Made Bagiarta, menjelaskan bahwa bantuan bedah rumah ini bersumber dari dana Sisa Hasil Usaha (SHU) Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Bumdes Bersama LKD tahun anggaran 2023.
“Setiap rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp 35 juta, dan ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung program pengentasan kemiskinan,” terang Bagiarta.

Selain bantuan bedah rumah, Bumdes Bersama LKD juga menyalurkan bantuan makanan tambahan bagi 24 anak sebagai bagian dari program penanggulangan stunting di Kecamatan Negara. “Kami berharap langkah ini bisa membantu menekan angka stunting di Jembrana,” tutupnya. (HMJ/TRA)