Wawali Arya Wibawa Hadiri Metatah Massal PHDI Denpasar
NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR – Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri upacara matatah, mawinten dan menek kelih yang dilaksanakan Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar, Sabtu (27/9) di Pura Lokanatha Lumintang Denpasar.
Teks foto :Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri upacara matatah, mawinten dan menek kelih yang dilaksanakan Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar, Sabtu (27/9) di Pura Lokanatha Lumintang Denpasar.
Kegiatan matatah, mawinten Saraswati dan menek kelih diikuti 180 peserta, yang melibatkan puluhan sangging. Dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Arya Wibawa yang didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Ktisti Arya Wibawa juga berkesempatan menyerahkan penghargaan dari PHDI Kota Denpasar kepada para donatur yang telah membantu menyukseskan kegiatan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Tampak hadiri Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, serta para undangan lainnya. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan sembako kepada perwakilan korban banjir di Kota Denpasar.
Wakil Walikota, Arya Wibawa di sela-sela kegiatan mengucapkan terimakasih kepada PHDI Denpasar telah memfasilitasi dan memberikan pelayanan pelaksanaan upacara matatah, menek kelih dan mawinten Saraswati. Pemerintah Kota Denpasar saat ini mengemban visi misi Mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam (menyama braya).
“Visi misi kami bangun serta program prioritas yang kami rencanakan, digerakkan oleh Weda Wakya Vasudaiva Khutumbakam mengandung makna dalam kehidupan ini kita semua bersaudara. Semua sektor kehidupan harus diselesaikan dengan paras paros sarpanaya, salunglung sabayantaka. Semua persoalan yang kita hadapi, mari kita selesaikan bersama-sama secara bergotong royong dan Menyama Braya,” ujar Arya Wibawa.
Arya Wibawa berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Metatah Massal yang digelar oleh PHDI Denpasar dapat meringankan beban masyarakat, khususnya umat Hindu, dalam melaksanakan upacara Metatah, Menek Kelih dan Pawintenan. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat melakukan upacara yadnya dengan lebih mudah dan terjangkau, tanpa harus memikirkan biaya yang mahal.
“Kegiatan ini juga dapat membantu melestarikan kearifan lokal dan tradisi Hindu di Bali, serta memperkuat komunitas umat Hindu di Denpasar. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga memiliki nilai-nilai spiritual dan sosial yang positif,” ujarnya.
Sementara Ketua PHDI Denpasar, I Made Arka, menjelaskan bahwa persiapan upacara matatah, mawinten, dan menek kelih yang diikuti oleh 180 peserta telah dilakukan dua bulan sebelumnya. Pihaknya berharap agar pelaksanaan upacara ini membawa kebahagiaan bersama dan berjalan dengan lancar.
Di samping itu juga menekankan tugas PHDI untuk mensosialisasikan visi misi sebagai pengayah umat, menjalankan kegiatan dengan landasan ajaran Agama Hindu. “Kami mengapresiasi para donatur yang telah mendukung PHDI Denpasar dalam memberikan layanan kepada umat,” ujarnya. (Eka/TRA).
Walikota Terima Bantuan Yayasan Dharma Bakti Krisna Pascabanjir
NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menerima secara simbolis bantuan ribuan paket kebutuhan dari Yayasan Dharma Bakti Krisna bagi warga terdampak banjir, Sabtu (27/9) di Posko Siaga Bencana Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat.
Ket. Foto : Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima ribuan bantuan dari Yayasan Dharma Bakti Krisna untuk warga terdampak banjir di Pemecutan Kelod & Padangsambian, Sabtu (27/9) di Posko Siaga Bencana Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat.
Bantuan diserahkan langsung oleh Pimpinan Yayasan Dharma Bakti Krisna, Gusti Ngurah Anom atau yang akrab disapa Ajik Krisna, bersama keluarga besar dan para suplayer. Turut hadir Anggota DPRD Denpasar, I Wayan Duaja, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, Camat Denpasar Barat Ida Bagus Made Purwanasara, serta para penerima bantuan dari Desa Pemecutan Kelod dan Kelurahan Padangsambian.
Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Yayasan Dharma Bakti Krisna yang sigap turun membantu masyarakat. “Kami mewakili Pemkot Denpasar mengucapkan terima kasih kepada Ajik Krisna dan keluarga besar bersama Yayasan Dharma Bakti Krisna.
Saat banjir terjadi, beliau langsung terjun membantu masyarakat yang terdampak. Bantuan ini tentu sangat meringankan beban warga. Kami mengajak seluruh masyarakat agar tetap tabah dan bersama-sama bangkit kembali,” ujarnya.
Jaya Negara menambahkan, Pemkot Denpasar melalui posko di masing-masing desa terus melakukan pendataan, mulai dari rumah rusak, warung UMKM, hingga kebutuhan anak sekolah. “Semua diverifikasi agar bantuan bisa tepat sasaran. Kami bersyukur karena kolaborasi semua pihak terus mengalir untuk meringankan warga terdampak,” imbuhnya.
Sementara itu, Ajik Krisna menegaskan bahwa kegiatan sosial merupakan misi utama Yayasan Dharma Bakti Krisna. “Kami bersama keluarga besar dan para suplayer hadir di sini untuk ikut membantu. Harapan kami, bantuan ini bisa sedikit meringankan warga agar tetap kuat, tabah, dan segera bangkit kembali,” ungkapnya.
Bantuan yang diserahkan kali ini mencakup 4.296 paket kebutuhan, terdiri dari kasur, selimut, bed cover, paket alat tulis, kompor satu tungku, makanan instan, beras, pakaian dewasa dan anak-anak, hingga perlengkapan mandi.
Perbekel Pemecutan Kelod, I Wayan Tantra, turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian semua pihak. “Kami mewakili warga Pemecutan Kelod sangat berterima kasih. Bantuan yang diberikan benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan warga terdampak. Semoga semangat kebersamaan ini membuat kita lebih kuat menghadapi musibah,” ujarnya. (Pur/tRA).
PUPR Denpasar Gerak Cepat Pasang Kisdam Senderan Jebol
NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat melakukan penanganan infrastruktur pascabencana banjir yang melanda pada 10 September lalu. Salah satu langkah yang kini tengah dilakukan adalah pemasangan kisdam karung pasir di Muara Tukad Ayung, Banjar Tangtu, Desa Kesiman Kertalangu.
Ket. Foto : Dinas PUPR Denpasar pasang kisdam karung pasir di Muara Tukad Ayung, Tangtu, sebagai langkah awal perbaikan senderan sungai yang jebol pascabanjir.
Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bagus Airawata, didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air, Gandhi Dananjaya Suarka, menjelaskan bahwa pemasangan kisdam menjadi metode darurat namun efektif untuk menahan laju arus air dari hulu. “Tujuan utama pemasangan kisdam ini adalah memblokir sementara aliran air, sehingga proses pembangunan kembali senderan yang jebol dapat berjalan lebih aman dan lancar,” jelasnya, Sabtu (27/9).
Senderan sungai yang tergerus sepanjang kurang lebih 700 meter dengan tinggi pasangan 3,5 meter dan pondasi 1 meter menjadi prioritas perbaikan. Struktur tanggul nantinya akan menggunakan pasangan batu kali untuk memastikan kekuatan dan ketahanannya. “Kami menargetkan pengerjaan dapat rampung sebelum musim hujan tiba, sehingga masyarakat tidak lagi dihantui rasa cemas,” imbuh Gandhi.
Selain fokus pada perbaikan fisik, Pemkot Denpasar juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sungai. Sinergi antara pemerintah dan warga diyakini menjadi kunci agar banjir tidak kembali menimbulkan kerusakan serupa. “Perbaikan ini diharapkan tidak hanya memulihkan infrastruktur, tetapi juga memulihkan rasa aman masyarakat sekaligus memperkuat kesiapan Denpasar menghadapi potensi bencana ke depan,” ujarnya. (HMS/TRA).
Keterlibatan Masyarakat Dalam Pelestarian Seni dan Budaya
NEWSINTERMEDIA.COM || DENPASAR – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara langsung Dangin Puri Kangin Festival ke-8 Tahun 2025. Rangkaian acara parade Seni Budaya Dangin Puri Kangin Festival Tahun 2025 ini sendiri dipusatkan di Parkir Barat GOR Ngurah Rai, Denpasar, dan berlangsung selama dua hari, yakni 27-28 September 2025, ditandai dengan penancapan Kayonan Wayang, Sabtu (27/9) petang..
Adapun tema yang diangkat pada penyelenggaraan Dangri Kangin Festival Tahun 2025 ini adalah, “Samuhita Jayaning Dangri Kangin”, yang berarti Bersatu Untuk Kejayaan Desa Dangri Kangin. Turut hadir mendampingi Wawali Arya Wibawa yakni Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa. Selain itu, tampak pula Ketua Komisi 2 DPRD Kota Denpasar, Wayan Sutama, Camat Denpasar Utara, I Wayan Yuswara, Perbekel Dangin Puri Kangin, I Wayan Sulatra dan perwakilan OPD dan undangan lainya.
Pada kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa menyampaikan pada setiap pelaksanaan Dangri Kangin Festival ini, pihak penyelenggara selalu konsisten menunjukkan komitmen dalam melestarikan seni dan budaya. Hal ini tentunya patut diapresiasi sebagai bentuk menjaga budaya Bali agar senantiasa ajeg.
“Pelibatan seluruh komponen masyarakat Dangri Kangin mulai dari yang muda hingga tua unjuk potensi dibidang seni budaya melalui berbagai macam parade seni dan budaya adalah bentuk nyata dalam pelestarian budaya Bali. Selain itu, pihak desa Dangri Kangin juga memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM untuk menunjukkan produk mereka kepada masyarakat luas,” ungkap Arya Wibawa.
Sementara Perbekel Dangri Kangin, I Wayan Sulatra menjelaskan, Dangri Kangin Festival Tahun 2025 seperti pada tahun sebelumnya tetap berkomitmen penuh memberdayakan potensi masyarakat desa didalam tiap rangkaian acara berbalut unsur seni dan budaya.
“Dangri Kangin Festival Tahun 2025 ini tetap menampilkan potensi – potensi seni dari masing-masing banjar di desa Dangri Kangin baik seni tradisional maupun modern diantaranya Parade Gong Kebyar Wanita diikuti PKK di tujuh banjar se-Desa Dangri Kangin, Penampilan Fragmen Sendratari Bali, Kecak Lansia Inovasi oleh Karang Lansia Rahayu Desa Dangri Kangin juga Parade Band se -Desa Dangri Kangin serta Parade Geguntangan.
Lebih jauh, Wayan Sulatra juga menyampaikan, pada acara ini turut juga diisi dengan kegiatan lomba menggambar, mewarnai dan menyanyi. Selain itu yang paling menyedot atensi penonton di tiap gelaran Dangri Kangin Festival yakni Parade Baleganjur diikuti oleh STT se-desa Dangri Kangin.
“Melalui Dangri Kangin Festival 2025 kami juga berupaya untuk terus memberikan kesempatan kepada UMKM lokal untuk menunjukkan produk mereka kepada masyarakat melalui pameran diikuti oleh pelaku UMKM lokal di desa Dangri Kangin,” jelas Wayan Sulatra.(esa-gita/tra).









