Sekda Alit Wiradana Pimpin Apel Hut Ke-53 KORPRI
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana bertindak sebagai inspektur dalam Apel Peringatan HUT ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Adapun tema HUT KORPRI tahun ini adalah “KORPRI untuk Indonesia”, dengan peserta Apel yang diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Denpasar berlangsung di halaman Kantor Walikota Denpasar, Jumat (29/11).
Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe!
Ket. Foto :Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana bertindak sebagai inspektur dalam Apel Peringatan HUT ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang berlangsung di halaman Kantor Walikota Denpasar, Jumat (29/11).
Sambutan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang dibacakan Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana menyampaikan, bahwa saat ini memasuki babak baru pemerintahan setelah melalui proses demokrasi. Mari kita dukung program -program pemerintahan yang selalu berorientasi pada kesejahteraan rakyat Indonesia. Dengan diterbitkannya UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, KORPRI akan bertransformasi menjadi Korps Pegawai ASN Republik Indonesia.
“Untuk itu maka saya minta agar KORPRI tetap solid sebagai organisasi di dalam kedinasan sehingga aspirasi ASN dapat ditampung, diformulasikan, dan disalurkan secara proporsional dan profesional,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, KORPRI harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan bukan dilayani. Adapun pesan dan harapan Presiden RI, Prabowo Subianto yakni perkuat soliditas dan solidaritas korps dan perkuat kerja sama dengan segenap komponen bangsa dalam rangka menegakkan fungsi sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
Alit Wiradana juga menambahkan bahwa kejujuran dan spirit Sewakadarma yang tertuang dalam misi ketiga Kota Denpasar sebagai penguat reformasi birokrasi menuju tata kelola kepemerintahan yang baik atau good governance. “Kami mengucapkan selamat HUT KORPRI ke-53. Terima kasih kepada ASN Kota Denpasar yang telah memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di Kota Denpasar,” tutup dia. (Eka/tra).
Walikota Resmikan Program “DEWI SITA” Transformasi Pariwisata
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, meluncurkan program Desa Wisata Serangan Terintegrasi (DEWI SITA) di Wantilan Pura Sakenan, Desa Adat Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Jumat (29/11). Program ini bertujuan mengembangkan Desa Serangan sebagai destinasi wisata unggulan yang berkelanjutan, mengintegrasikan pelestarian budaya, keseimbangan ekosistem, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ket. Foto : Peluncuran program “Dewi Sita” oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Jumat (29/11) di Wantilan Pura Sakenan, Desa Adat Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan.
Program “DEWI SITA” merupakan implementasi Proyek Perubahan Diklat PKN Tk II Angkatan ke-29 Provinsi Bali di Desa Wisata Serangan untuk mengembangkan destinasi wisata berkelanjutan. Melalui pendekatan berbasis lingkungan, ekonomi sirkular, dan pelestarian sumber daya alam, program ini bertujuan meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan partisipasi masyarakat serta para pemangku kepentingan dalam membangun pariwisata yang inklusif dan ramah lingkungan.
Peluncuran program ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar, Plt. Camat Denpasar Selatan, Ni Komang Pendawati, Lurah Serangan, Ni Wayan Sukanami, Bendesa Adat Serangan, I Nyoman Gede Pariatha, Penglingsir Puri Agung Kesiman Anak Agung Ngurah Kusuma Wardhana, dan berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Walikota Jaya Negara menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi untuk mewujudkan Desa Wisata Serangan sebagai destinasi unggulan yang mengedepankan pelestarian budaya lokal, keseimbangan ekosistem, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“DEWI SITA bukan hanya program pengembangan pariwisata, tetapi juga upaya untuk memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat, kelestarian lingkungan, dan pelestarian adat serta budaya Desa Serangan. Ini adalah langkah nyata menuju transformasi pembangunan pariwisata berkelanjutan yang dapat menjadi model bagi desa-desa lainnya,” ujar Walikota Jaya Negara.
Disampaikan pula, program “DEWI SITA” mencakup berbagai inisiatif, seperti pengelolaan kawasan wisata berbasis masyarakat, promosi paket wisata ramah lingkungan, dan pelibatan UMKM lokal dalam mendukung ekonomi sirkular. Walikota Jaya Negara mengharapkan, program ini dapat meningkatkan daya tarik Desa Serangan sebagai destinasi wisata yang unik sekaligus menjaga harmoni antara manusia, budaya, dan alam.
Acara peresmian ditandai dengan penekanan tombol dan diiringi dengan pertunjukan seni budaya, penyerahan sembako serangkaian Hut Radio Publik KotaDenpasar, mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun desa wisata yang kreatif dan berkelanjutan.
Sementara, Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti serta mewakili project leader Program DEWI SITA menyampaikan, bahwa terdapat sepuluh Program Inovatif dalam DEWI SITA. Yakni Paruman DEWI SITA oleh Dinas Perkim dengan penyediaan rumah layak huni untuk masyarakat Serangan, mendukung konsep pro-poor tourism. Selaras DEWI SITA oleh Dinas Sosial, melalui Sekolah Keluarga Harapan untuk memberdayakan perempuan melalui kurikulum khusus dan pelatihan SDM.
Di samping itu terdapat pula Lekas Bisa Wujudkan DEWI SITA oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, membangun Pariwisata berbasis komunitas untuk memanfaatkan potensi lokal. Sigap DEWI SITA oleh Dinas Damkar dan Penyelamatan sebagai mitigasi risiko kebakaran dengan menempatkan unit damkar di Desa Serangan.
Makin Dekat Makin Bersih DEWI SITA oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan melalui peluncuran bank sampah dan pengelolaan lingkungan yang ramah lingkungan. Pasikian DEWI SITA oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, adalah Pemetaan konflik untuk menciptakan keamanan di lingkungan multikultural.
Tarian Gaya Pesona DEWI SITA oleh Dinas Kebudayaan sebagai inventarisasi cagar budaya sebagai potensi wisata edukatif. Pilar DEWI SITA dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah sebagai literasi dan digitalisasi keuangan untuk transparansi pengelolaan desa. DEWI SITA Berseri oleh Dinas Pariwisata sebagai penguatan regulasi, branding, dan infrastruktur pariwisata. Rindu DEWI SITA oleh Dinas Kominfos yakni Interoperabilitas data untuk memantau perkembangan pariwisata melalui aplikasi DPS.
Sebagai capaian dan Komitmen, Desa Wisata Serangan yang sebelumnya meraih predikat Terbaik III Desa Wisata Rintisan Tingkat Nasional (2023) kini diarahkan menjadi model desa wisata mandiri dan maju. Dengan dukungan dari seluruh pihak, program ini diharapkan membawa transformasi besar untuk menjadikan Desa Serangan sebagai ikon pariwisata berkelanjutan di Bali. “Harmoni antara manusia, budaya, dan alam adalah inti dari DEWI SITA,” tutup Riyastiti. (pur/tra)
SMPN 1 Denpasar Raih LPKRA dari Kementerian PPPA RI
JAKARTA-NEWSINTERMEDIA.COM ||Keberhasilan Pemkot Denpasar dalam mengimplementasikan program ramah anak di berbagai sektor membuahkan hasil dengan diraihnya penghargaan Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA) peringkat Pratama oleh SMPN 1 Denpasar. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, dalam acara Penghargaan LPKRA 2024 di Gedung Kementerian PPPA, Jakarta, pada Senin 25 November 2024.
Ket. Foto : Penghargaan LPKRA Perjngkat Pratama yang diterima SMPN 1 Denpasar, didampingi oleh Dinas P3AP2KB Kota Denpasar dan Dinas Sosial Provinsi Bali, pada Senin (25/11) di Gedung Kementerian PPPA, Jakarta.
Penghargaan diterima oleh perwakilan SMPN 1 Denpasar, didampingi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Denpasar dan Dinas Sosial Provinsi Bali. Acara yang dihadiri lebih dari 300 peserta secara luring dan daring ini bertujuan mengapresiasi lembaga yang memenuhi standar layanan perlindungan anak sesuai komitmen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Kepala SMPN 1 Denpasar Dra.Ni Wayan Raiyani, M.Pd didampingi
Waka Kesiswaan Putu Nitha Virgantini,S.Pd ditemui pada Jumat, (29/11) di Denpasar, mengungkapkan bahwa penghargaan ini diraih berkat kontribusi sekolah dalam menyediakan layanan ramah anak. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan Pemkot Denpasar melalui program-program yang dijalankan Dinas P3AP2KB. Penghargaan ini menjadi semangat untuk meningkatkan layanan perlindungan anak di masa mendatang,” ujarnya.
Pemkot Denpasar melalui Dinas P3AP2KB terus berkomitmen memperkuat program ramah anak di bidang pendidikan, menciptakan lingkungan aman dan nyaman bagi anak-anak, sehingga dapat mendukung generasi muda yang sehat, kreatif, dan berdaya saing
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi untuk menciptakan lingkungan ramah anak. “Kami berharap penghargaan ini memotivasi lebih banyak lembaga untuk memenuhi standar perlindungan anak demi mendukung tumbuh kembang mereka,” ujar Menteri Arifatul.
Penghargaan LPKRA 2024 diberikan kepada 47 lembaga/unit layanan anak dari berbagai daerah di Indonesia. Penilaian dilakukan oleh tim standardisasi yang terdiri dari perwakilan kementerian, tim ahli, dan pemerhati anak . (pur/tra).
HUT KORPRI 2024 BKPSDM Gelar Seminar Manajemen Stres
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 53 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang diperingati setiap tanggal 29 November, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Denpasar menggelar Widyatula (Seminar) pada Jumat, (29/11). Bertemakan Manajemen Stres ASN How To Be a Good Leader and Follower, seminar ini digelar di Ruang Rapat Lantai III Kantor BPSDM Kota Denpasar.
Saat dikonfirmasi, Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana mengatakan, di masa kini, birokrasi telah berada pada lingkaran atmosfir digital, yang semaksimal mungkin digunakan sebagai instrumen untuk mempercepat pelayanan publik dan penyelesaian masalah secara efisien.
“Sistem kerja saat ini pun sudah beralih dari tradisional yang hierarki menjadi sistem kerja kolaboratif dan dinamis berbasis digital. Oleh karena itu penting bagi ASN untuk menanamkan digital mindset untuk mendukung profesionalitas kerja. Sistem kerja yang dinamis ini sangat memungkinkan seluruh ASN berkesempatan menjadi Leader dengan memperhatikan kemampuan, keahlian dan kompetensi yang dimiliki,” kata Sudiana.
Untuk itu, lanjut Sudiana, ASN Kota Denpasar harus semakin kreatif dan memperkuat budaya kerja Sewaka Darma, serta juga memberikan yang terbaik, dan bekerja bersama-sama melanjutkan mewujudkan Denpasar MAJU. Maka, seorang leader, lanjut Sudiana, harus menjadi role model dan mampu menggali potensi besar stafnya. Begitu juga follower harus berusaha optimal meraih peluang dan mengaktualisasikan dalam target kinerja.
“Hari ini adalah momentum baik untuk menguatkan semangat kerja Vasudhaiva Kutumbakam sehingga transformasi leadership di tataran pejabat struktural di Pemerintah Kota Denpasar berjalan berkelanjutan, karena sejatinya pemimpin saat ini tidak menciptakan pengikut, mereka mestinya menciptakan lebih banyak pemimpin untuk masa depan,” tegasnya.
Lebih jauh, Sudiana menjelaskan seminar kali ini diikuti oleh masing masing satu orang pejabat minimal eselon III dan satu seluruh staf pelaksana di lingkungan Pemkot Denpasar. Bertindak sebagai Keynote Speaker dalam kegiatan ini yakni, I Dewa Made Khrisna Muku. (esa/tra)
Wawali Serahkan Penghargaan DCSR 2024 ke BUMN dan BUMD
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar kembali memberikan Penghargaan Denpasar Corporate Social Responsibility (DCSR) Tahun 2024. Penghargaan yang bertujuan untuk memberikan apresiasi serta ucapan terimakasih atas sinergi bersama dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar ini diserahkan langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Ruang Sewaka Mahottama, Graha Sewakadharma Lumintang. Dimana, sebanyak 73 perusahaan, BUMN dan BUMD menerima penghargaan ini atas kontribusinya dalam membangun Kota Denpasar.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat membacakan sambutan Walikota Denpasar mengatakan bahwa pemberian penghargaan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan Denpasar Corporate Social Responsibility (DCSR) Tahun 2024 merupakan bentuk apresiasi yang diberikan Pemerintah Kota Denpasar kepada perusahaan, BUMN, BUMD dan seluruh elemen masyarakat. Hal ini utamanya atas kolaborasi dan sinergi dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan selama tahun 2024 sebagai bentuk sinergi dalam membangun Kota Denpasar menuju Denpasar Maju.
Lebih lanjut dikatakan, tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah bentuk komitmen perseroan dan badan usaha non perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan. Hal ini dilaksanakan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan, yang bermanfaat bagi perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya.
Pengelolaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan atau CSR diselenggarakan berdasarkan asas yang dijiwai oleh filosofi Tri Hita Karana yang bersumber pada kearifan lokal Sad Kerthi (menjaga kesucian dan kelestarian alam semesta untuk kesejahteraan bersama), yang meliputi kemanusiaan, keseimbangan, kesejahteraan, ketepatan sasaran, efektifitas, ketertiban dan kepastian hukum, keadilan, kemanfaatan, keberpihakan pada sumber daya lokal, partisipatif dan kontributif, akuntabilitas, keserasian, keselarasan dan kelestarian lingkungan dan keberlanjutan.
Arya Wibawa menekankan bahwa perusahaan, BUMN, BUMD maupun yayasan yang telah memberikan TJSL/CSR ini tentunya sangat membantu Pemerintah Kota Denpasar dan sangat penting untuk pembangunan berkelanjutan. Dengan upaya yang dilakukan, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik serta sekaligus sebagai daya ungkit revitalisasi kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. Kedepan pihaknya berharap penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk terus meningkatkan kepedulian sosial dan lingkungan dalam setiap aktivitas bisnisnya.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat kota denpasar, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas partisipasi, kolaborasi dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan dari perusahaan, bumn, bumd serta organisasi masyarakat, yayasan dan perorangan. Mari kita bersama-sama membangun kota ini menjadi tempat yang lebih baik untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Sementara Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Denpasar, Ida Ayu Ganda Yukti dalam laporannya mengatakan, Pemberian Penghargaan Denpasar Corporate Social Responsibility/DCSR kepada 73 perusahaan dengan total nilai CSR sebesar Rp.4.710.339.649 (Empat Milyar Tujuh Ratus Sepuluh Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Sembilan Ribu Enam Ratus Empat Puluh Sembilan Rupiah).
Dan penyerahansecara simbolis Kepada 20 Perwakilan Perusahaan, BUMN, BUMD Di Kota Denpasar yang telah berpartisipasi dalam program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) / CSR pada tahun 2024. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forkompinda Kota Denpasar, unsur Pimpinan Perusahaan,BUMN, BUMD, Asosiasi, Himpunan Perusahaan dan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. (ays/tra).
