Beranda / Berita Terkini / TABANAN / Info Denpasar Soal Korban Longsor, Vaksinasi, City Net dan Musrembang

Info Denpasar Soal Korban Longsor, Vaksinasi, City Net dan Musrembang

Diskes Kembali Cek Kesehatan Korban Selamat Tanah LongsorĀ 

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar memberikan perhatian serius terhadap penanganan musibah tanah longsor yang terhadi di wilayah Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara. Dimana, seluruh korban selamat musibah tersebut kembali mendapatkan pelayanan pengecekan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar melalui Puskesmas yang digelar di tempat tinggal sementara pada Selasa (21/1).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Ket foto : Pelaksanaan pengecekan kesehatan korban selamat musibah tanah longsor di Wilayah Desa Ubung Kaja pada Selasa (21/1).

Hal ini bertujuan untuk memastikan perawatan serta kesehatan korban selamat pasca bencana. Kadis Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Candrawati saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pengecekan kesehatan ini dilaksanakan guna memastikan kondisi kesehatan korban selamat. Hal ini utamanya untuk memberikan terapi penyembuhan. Mengingat beberapa korban selamat masih terdapat luka dan lebam di beberapa tubuh.

ā€œIya terus kita pantau, sekaligus memberikan terapi untuk perawatan agar semua korban selamat dapat sembuh kembali,ā€ ujarnya.

Sebanyak 3 korban mendapatkan perawatan dan pengecekan kesehatan di lokasi tempat tinggal sementara. Sedangkan sebanyak 3 korban selamat lainya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit. Dimana, secara umum korban yang berada di tempat tinggal sementara tergolong sehat. Namun demikian terdapat luka-luka yang masih memerlukan perawatan. ā€œTentu perawatan optimal akan terus kami berikan, dan semoga seluruh korban selamat dapat kembali sehat,ā€ ujarnya.

Sementara, Kadis Sosial Kota Denpasar, I Gustu Ayu Laxmy Saraswati mengatakan bahwa Pemkot Denpasar melalui Dinas Sosial memberikan bantuan pasca bencana kepada korban terdampak musibah. Beberapa bantuan diantaranya yakni bantuan tempat tinggal sementara, makanan dan minuman selama 7 hari, bantuan alat mandi dan pakian, serta kordinasi pemulangan dan penguburan jenasah.

“Pasca bencana kami akan lakukan pendampingan, termasuk makanan, minuman serta pengecekan kesehatan, hal ini merupakan komitmen pimpinan untuk memberikan jaminan bagi masyarakat terdampak musibah,” ujarnya. (Ags/tra).

Distan Denpasar Gelar Vaksinasi Sapi Empat Kecamatan

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pertanian menggelar Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan menyasar sapi di empat kecamatan pada Selasa (21/1). Kegiatan tersebut dilaksanakan guna mendukung optimalisasi pencegahan penyebaran penyakit PMK di Kota Denpasar.

Ā Ket foto : Pelaksanaan Vaksinasi PMK dengan menyasar sapi di empat wilayah Kecamatan se-Kota Denpasar pada Selasa (21/1).

Kadis Pertanian Kota Denpasar, AA Gde Bayu Brahmasta saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa hingga saat ini kita beryukur Visrus PMK belum ditemukan di Kota Denpasar. Meski demikian, langkah antispasi terus dioptimalkan guna mencegah adanya virus yang menyerang hewan sapi tersebut.

ā€œDalam upaya mencegah penyebaran penyakit PMK di Bali khususnya di Kota Denpasar, telah dilakukan vaksinasi PMK di empat kecamatan,ā€ ujarnya.

Secara teknis Gung Bayu menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi turut melibatkan 4 Tim terdiri dari 8 orang Dokter Hewan dan 8 orang petugas handling dan pencatat. Dimana, vaksinasi Tahap I dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2025. Adapun target pada bulan Januari sejumlah 200 ekor sapi dari total sapi di Kota Denpasar yang diprediksi berjumlah 1.858 ekor sapi.

ā€œKita targetkan 200 ekor sapi pada Bulan Januati, vaksinasi PMK dilakukan pada sapi yang baru lahir atau sapi yang sudah pernah divaksin 6 bulan sebelumnya. Setelah Tahap I, vaksinasi Tahap II akan dilaksanakan bulan Juli – September 2025,ā€ ujarnya.

Pencegahan PMK melalui Vaksinasi bertujuan untuk mencegah terjadinya PMK pada hewan/ternak sapi yang sedang merebak belakangan ini. Selain itu, pelaksanaan vaksinasi juga untuk meningkatkan kekebalan tubuh hewan terhadap penyakit.

ā€œKasus penyakit PMK bisa dicegah dengan vaksinasi, pengawasan lalu lintas hewan/ternak dan biosekuriti. Peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi PMK pada ternaknya sangat penting, untuk mencegah kerugian akibat kena penyakit PMK,ā€ ujar Gung Bayu.

Berdasarkan data per tanggal 20 Januari 2025, pelaksanaan vaksinasi telah menyasar empat kecamatan di wilayah Kota Denpasar dengan cakupan vaksinasi mencapai 102 ekor sapi. Yakni untuk Kecamatan Denpasar Selatan menyasar 28 ekor sapi di wilayah Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Timur menyasar sebanyak 22 ekor sapi di wilayah Desa Kesiman Petilan.

Di Kecamatan Denpasar Utara menyasar 24 ekor sapi di wilayah Desa Peguyangan Kangin, Desa Peguyangan Kaja, dan Desa Ubung Kaja, sedangkan untuk Kecamatan Denpasar Barat menyasar sebanyak 28 ekor sapi di wilayah Desa Padangsambian Kelod. (AGs/tras).

The 45th Excom Meeting CityNet Asia Pacific 2025

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Kota Denpasar didaulat menjadi tuan rumah penyelenggaraan The 45th Executive Committee (Excom) Meeting CityNet Asia Pacific, yang akan digelar pertengahan 2025 mendatang. Hal ini disampaikan Wakil Sekjen City Net Regional Indonesia, Asia Tobing saat melakukan rapat koordinasi dengan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dan sejumlah perangkat daerah Pemerintah Kota Denpasar, di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (21/1).

Pada rapat tersebut, Asia Tobing juga memaparkan, adapun materi yang akan difokuskan pada pertemuan antar beberapa kota di wilayah Asia Pacific itu, yakni Best Practices terkait dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Dan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang akan diimplementasikan ke dalam program Pemerintah Kota Denpasar.

“Pada penyelenggaraan Excom Meeting tahun ini, kami harapkan Pemkot Denpasar juga akan menggandeng jajaran pendidikan dalam hal ini perguruan tinggi agar dapat mendorong para mahasiswanya untuk ikut berpartisipasi dalam penulisan tentang SDGs. Nantinya, tulisan ini diharapkan akan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kota Denpasar,” ungkap Asia Tobing.

Selain itu, pada Excom Meeting tahun 2025 juga akan dilaksanakan berbarengan dengan penganugerahan SDGs Award yang merupakan ajang apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung pelaksanaan TPB/SDGs di Indonesia.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana menyambut baik rencana pelaksanaan kegiatan ini. Pemerintah Kota Denpasar akan mempersiapkan agar pelaksanaan The 45th Excom Meeting CityNet Asia Pacific ini akan berjalan dengan maksimal.

“Mewakili Pemerintah Kota Denpasar dan juga masyarakat Kota Denpasar, kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini merupakan suatu kehormatan bagi Kota Denpasar yang pada tahun 2025 ini didaulat menjadi tuan rumah penyelenggaraan sebuah pertemuan antar kota yang tergabung di CityNet,” kata Alit Wiradana.

Dengan terpilihnya Kota Denpasar ini, lanjut Alit Wiradana, sangat membantu dalam mewujudkan identitas Kota Denpasar kedepan, yakni Smart City (Kota Pintar), yang terintegrasi, namun tetap menjunjung nilai nilai kultural.

“Pastinya Kota Denpasar akan menjalankan program dan inovasi-inovasi untuk menguatkan identitas kota, apalagi peran ini lebih luas di wilayah Asia Pasifik,” ujar Alit Wiradana. (Win/tra).

Sekda Buka Musrenbang Kecamatan Denpasar Barat

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2026 yang ditandai dengan pemukulan Gong di Kantor Kecamatan Denpasar Barat, pada Senin (21/1). Pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan mampu mendukung penatapan program prioritas pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, Anak Agung Gede Putra Wibawa, Kepala Bappeda Kota Denpasar I Putu Wisnu Wijaya Kusuma, unsur TNI/Polri, Perbekel/Lurah dilingkungan Denpasar Barat serta undangan lainnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana menyampaikan bahwa tema pembangunan tahun kelima RPJMD 2021-2026 adalah “Memantapkan Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur serta Mengoptimalkan Potensi Daerah untuk Denpasar Maju.”

“Adapun prioritas pembangunan daerah Tahun Anggaran 2026 menekankan pada Pendidikan dan Kesehatan, Ekonomi Kreatif-Pariwisata dan Kebudayaan, Sosial dan Ketenagakerjaan, Infrastruktur dan Stabilitas Keamanan, serta Reformasi Birokrasi,” ujarnya.

Ditekankan pula bahwa, hal yang tidak kalah penting yang perlu dilaksanakan adalah mengevaluasi kinerja pembangunan daerah, sehingga dapat mengetahui tingkat pencapaian target pembangunan daerah. Di samping itu upaya yang akan dilakukan pada tahun mendatang untuk memastikan tercapainya tujuan dan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan selama 5 (lima) Tahun.

Diharapkam dalam musyawarah perencanaan pembangunan ini para peserta dapat memperhatikan, merencanakan program yang menyentuh kepentingan masyarakat, guna dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang timbul. Sehingga dapat dituangkan dalam usulan kegiatan bersinergi antara Top Down dan bottom Up, guna terwujudnya pembangunan yang berkesinambungan.

“Dalam musyawarah ini dapat melakukan pembahasan program strategis dan prioritas di tihgkay kecamatan yang dapat menyentuh kepentingan masyarakatā€, pungkasnya.

Sementara Camat Denpasar Barat, Ida Bagus Made Purwanasara mengatakan, pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Denpasar di tingkat kecamatan ini merupakan forum musyawarah antar para pemangku kepentingan.

“Hal ini dilaksanakan guna membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program prioritas. Sehingga mampu mensinergikan program yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan desa/kelurahan yang di integritaskan dengan prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan Denpasar Barat,” ujarnya

Lebih lanjut dikatakan, adapun dasar pelaksanaan musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Kota Denpasar di Kecamatan Denpasar Barat Tahun Anggaran 2026 sesuai Undang-Undang No.25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, dan Permendagri No.86 Tahun 2017 tentang pelaksanaan musrenbang, RKPD, yang merupakan tahapan penyusunan rencana Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) sebagai rencana tahunan.

Untuk diketahui pada tahun 2024 sudah sebanyak 32 kegiatan insfrastruktur yang telah terealisasi di wilayah Kecamatan Denpasar Barat, dan di tahun 2025 sudah menunggu 34 kegiatan insfrastruktur yang akan dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kota Denpasar. Sementara pada Tahun Anggaran 2026 terdapat 61 usulam proyek prioritas yang akan di bahas dalam musrenbang perencanaan pembangunan RKPD Kota TA 2026.

“Musrenbang RKPD TA 2026 berupa usulan kegiatan insfrastruktur yang meliputi 1 usulan pembangunan gedung kantor dan 60 usulan kegiatan pembangunan badan jalan termasuk perbaikan saluran gorong-gorongā€, ujarnya. (ays/tra).