Beranda / Berita Terkini / DENPASAR / Info Denpasar Soal Gedung SD Baru, Digital, Pecaruan, Bunda Lestari dan Lansia

Info Denpasar Soal Gedung SD Baru, Digital, Pecaruan, Bunda Lestari dan Lansia

Walikota Resmikan Gedung Baru SDN 1 Padangsambian dan SDN 6 Panjer

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara meresmikan gedung kelas baru SDN 1 Padangsambian dan SDN 6 Panjer, ditandai dengan pemotongan pita dan penandatangan prasasti, Kamis (30/10). Peresmian gedung sekolah ini juga merupakan wujud nyata komitmen untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan pendidikan di Kota Denpasar secara berkelanjutan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Ket. Foto 1 : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara meresmikan gedung kelas baru SDN 1 Padangsambian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatangan prasasti, Kamis (30/10).

Acara yang juga dirangkaian dengan pelaksanaan upacara pemelaspasan yang bertepatan dengan rahina Kajeng Kliwon Enyitan ini dihadiri pula oleh Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Dr. Made Oka Cahyadi Wiguna, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Kari Santika, Kadis Dikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, Kepala Sekolah SDN 1 Padangsambian, AA. Meka Maharcika, Kepala Sekolah SDN 6 Panjer, Ketut Swandewi Jelantik dan OPD terkait lainnya.

Untuk diketahui adapun jumlah ruangan gedung baru yang di bangun di SDN 1 Padangsambian dan SDN 6 Panjer masing-masing berjumlah 18 ruangan berlantai 3, dengan ruang kelas berjumlah 12 kelas dan 6 ruangan yang nantinya dibagi, dan kemudian akan digunakan sebagai aula, perpustakaan, ruang kesehatan dan ruang guru.

Walikota Jaya Negara disela-sela peresmian SDN 1 Padangsambian dan SDN 6 Panjer mengatakan, dalam proses pembangunan gedung sekolah, sebelumnya pihak Pemerintah Kota Denpasar, telah melakukan peninjauan langsung kondisi fisik sekolah, seperti pembangunan SD Negeri 1 Padangsambian dan perbaikan di SDN 6 Panjer, untuk memetakan kebutuhan perbaikan atau pembangunan secara cermat.

Pemerintah Kota Denpasar sendiri melalui dinas terkait, kata Walikota Jaya Negara telah merealisasikan perbaikan, renovasi, dan pembangunan gedung baru secara bertahap untuk menciptakan infrastruktur yang representatif. Adapun tujuan pembangunan gedung sekolah adalah untuk meningkatkan pelayanan pendidikan, memberikan kenyamanan belajar bagi siswa dan guru, serta mewujudkan kualitas pendidikan yang lebih baik.

Lebih jauh, Walikota Jaya Negara juga menyampaikan, setelah pembangunan gedung sekolah rampung dilaksanakan, maka dilaksanakan upacara Mecaru dan Pemelaspasan sekaligus peresmian yang diharapkan akan segera digunakan, sehingga dapat meningkatkan pelayanan pendidikan kepada siswa kedepannya.

“Pembangunan gedung sekolah ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan pendidikan di Denpasar. Saya tekankan pentingnya gedung sekolah yang representatif demi kenyamanan belajar siswa dan guru, serta berkomitmen untuk melakukan perbaikan dan pembangunan secara bertahap berdasarkan skala prioritas setelah melakukan pemetaan dan inventarisasi kebutuhan. Semoga dari gedung sekolah yang baru ini anak-anak nantinya bisa bersekolah dan mendapatkan pendidikan yang baik dan nyaman, serta bisa meningkatkan prestasi dibidang akademik dan non akademik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Balun, Kelurahan Padangsambian, Putu Erik Permana mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar terutama Walikota Denpasar, atas bantuannya didalam pembangunan SDN 1 Padangsambian. Dirinya menilai, pembangunan gedung sekolah ini sangat bermanfaat bagi para siswa yang berada di lingkungan Balun Kelurahan Padangsambian.

Hal serupa juga di ungkapkan Bendesa Adat Panjer, AA Ketut Oka Adnyana , yang menghaturkan ucapan terimakasih kepada Walikota Denpasar atas perhatiannya yang luar biasa mengenai pendidikan khususnya di Desa Adat Panjer. Sebagai informasi, di wilayah Panjer sendiri, dari SDN 1 sampai SDN 6 Panjer sudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Denpasar.

“Ketika Sekolah Dasar yang ada di Panjer sudah diperbaiki, khususnya sekarang yang di SDN 6 Panjer sudah juga diperbaiki, maka anak-anak kami mendapatkan tempat pendidikan yang layak untuk proses pembelajaran di masa-masa yang akan datang. Sekali lagi saya atas nama seluruh warga masyarakat Desa Adat Panjer menghaturkan terimakasih kepada Bapak Walikota Denpasar karena sudah membantu menyediakan tempat belajar yang baik dan layak untuk anak-anak di sini,” ungkapnya. (ays/Tra).


Wawali Sebut BBS 2025 Momentum Penting Pertemukan Ide

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Ajang Bali Blockchain Summit 2025 digelar.
Hadir dengan tema “Blockchain for Protection and Sustainability: Building Digital Trust for Sustainable Future”, acara ini dibuka secara resmi Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, di Gedung DNA, Kamis (30/10).

Ket. Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama
Direktur Teknologi Digital Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Dandy Yudha Feryawan, Staf Khusus Menteri Bidang Manajemen Internal dan Efektifitas Organisasi Kementrian Ekonomi Kreatif RI, Muhammad Yanuar Pranuradhi, Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat, BRIN, Agus Eko Nugroho, pada acara Bali Blockchain Summit 2025, di Gedung DNA, Kamis (30/10).

Pada kegiatan itu, tampak hadir pula Direktur Teknologi Digital Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Dandy Yudha Feryawan, Staf Khusus Menteri Bidang Manajemen Internal dan Efektifitas Organisasi Kementrian Ekonomi Kreatif RI, Muhammad Yanuar Pranuradhi, Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat, BRIN, Agus Eko Nugroho, dan tamu undangan lainnya.

Acara Bali Blockchain Summit 2025 sendiri merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Indonesia Blockchain Society, Bali Blockchain Center, Pemerintah Kota Denpasar. Kegiatan ini hadir sebagai sebuah forum internasional yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, komunitas teknologi, hingga media dalam satu panggung besar.

Dalam sambutannya, Wawali Arya Wibawa menyampaikan, acara Bali Blockchain Summit 2025 adalah momentum penting untuk mempertemukan ide, solusi, dan kolaborasi lintas sektor guna membangun masa depan Indonesia, khususnya Kota Denpasar yang lebih inklusif, transparan, dan tangguh secara digital.

Kolaborasi Bali Blockchain Center (BBC) yang merupakan inisiatif dari BKRAF Denpasar bersama startup binaannya, yakni Baliola dan Dinas Kominfos Kota Denpasar juga telah menghasilkan Proof of Concept, yaitu penerapan Blockchain melalui aplikasi lakon yang kemudian dikembangkan menjadi Cyber Trust Maturity Framework (CTMF). “Pemerintah Kota Denpasar juga memberikan beasiswa kepada 100 developer muda untuk mengikuti introductory course sebagai bentuk investasi SDM digital,” ungkapnya.

Lebih jauh, Wawali Arya Wibawa juga mengemukakan, kedepannya Pemerintah Kota Denpasar bersama BBC, Baliola, Mandala Chain dan Diskominfos Kota Denpasar, akan melanjutkan beberapa langkah strategis.  Antara lain, membangun Blockchain As a Service Infrastructure di Kota Denpasar, pengembangan Proof of Concept berbasis Blockchain untuk sistem pemerintahan, promosi cyber trust dan cyber security, serta membangun branding Green Hotel dan tag inovasi Denpasar. “Kita berharap pengembangan digitalisasi akan mendukung pertumbuhan Kota Denpasar menjadi Smart City berbasis budaya dan kearifan lokal,” katanya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Bali Blockchain yang juga CEO PT Baliola Adi Maha Duta, I Gede Putu Rahman Desyanta menjelaskan, event ini ingin mengajak Indonesia melihat blockchain bukan sekadar teknologi finansial, melainkan fondasi penting untuk membangun masa depan digital yang lebih aman, transparan, dan berkelanjutan. “Sejak pertama kali digelar pada 2023, Bali Blockchain Summit telah tumbuh menjadi ruang tahunan bagi siapa saja yang percaya bahwa blockchain bisa membawa dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Bali Blockchain Center, I Komang Triska Ananda Dilivianugraha Priantara menjelaskan, BBS 2025 lahir dari kesadaran bahwa Indonesia membutuhkan fondasi digital yang dapat dipercaya. “Dengan semangat itu, summit ini tidak hanya berbicara tentang teknologi, tetapi juga tentang masa depan bersama yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui dukungan Pemerintah Kota Denpasar, dan berbagai pemangku kepentingan blockchain di Indonesia, Bali Blockchain Summit 2025 diharapkan bukan hanya menjadi pertemuan teknologi, melainkan juga sebuah gerakan menuju ekosistem digital yang lebih aman, terbuka, dan berpihak pada keberlanjutan. (Win/Tra).


Pemkot Denpasar Gelar Pecaruan Panca Kelud

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar menggelar Karya Pecaruan Panca Kelud, Yamaraja Wraspati Kalpa Agung pasca bencana banjir yang melanda wilayah Denpasar sebulan lalu. Upacara yang bertujuan untuk mengembalikan keharmonisan alam dan dipuput Sulinggih Tri Sadaka ini dipusatkan di Kawasan Pasar Badung, Kamis (30/10).

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri Karya Pecaruan Panca Kelud, Yamaraja Wraspati Kalpa Agung untuk mengembalikan keharmonisan alam di Kawasan Pasar Badung, Kamis (30/10).

Usai pelaksanaan karya, rangkaian dilanjutkan dengan Ngaturang Pakelem di Kawasan Muara Tukad Badung. Hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Dandim 1611, Kolonel Inf. Putu Tangkas Wiratawan, Forkopimda Kota Denpasar, PHDI Kota Denpasar, Sabha Upadesa, Pimpinan OPD serta undangan lainya. Diiringi gambelan dan kidung, rangkaian upacara berlangsung khidmat, tampak Tari Rejang Dewa dan Topeng Wali turut dipentaskan. Seluruh rangkaian diakhiri dengan persembahyangan bersama dan ngerebeg caru.

Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara mengatakan, upacara besar berupa Panca Kelud, Yama Raja, Pati Kalpa dan Mulang Pekelem digelar Pemerintah Kota Denpasar. Upacara ini bertujuan mengembalikan keharmonisan alam pascabanjir yang menelan korban pada 10 September 2025. “Setelah mepinunasan (meminta petunjuk kepada orang pintar) bahwa yang harus digelar itu Panca Kelud, Yama Raja, Pati Kalpa, Mulang Pekelem sebagai wujud permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi dan mengembalikan keharmonisan alam,” jelasnya.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, Karya Pecaruan Panca Kelud, Yamaraja Wraspati Kalpa Agung ini digelar Pemkot Denpasar ini dilaksanakan sebagai bentuk harmonisasi wilayah Kota Denpasar pasca bencana banjir. Hal ini untuk mengembalikan keharminisan Kota Denpasar.

Lebih lanjut dikatakan, pelaksanaan upacara ini juga merupakan bentuk permohonan maaf. Sehingga diharapkan tidak terjadi bencana di wilayah Kota Denpasar. Meski demikian, selain upaya niskala, upaya sekala juga terus digenjot. Seperti halnya normalisasi sungai, penananaman sempadan sungai, early warnning system, serta penataan bantaran sungai. “Semoga melalui berbagai upaya yang terus diotimalkan dapat mendukung optimalisasi penanganan kebancanaan, semoga Kota Denpasar senantiasa terbebas dari bencana,” ujar Jaya Negara. (Ags/Tra).


Bunda Literasi Kenalkan Berbagai Alat Permainan Anak Tradisional 

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar menggelar kegiatan pengenalan berbagai alat permainan anak tradisional kepada puluhan siswa di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, pada Kamis (30/10).

Pengenalan ini dipimpin oleh Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi oleh narasumber, I Gede Anom Ranuara, beserta beberapa penyuluh bahasa di Kota Denpasar. Adapun alat permainan tradisional yang disediakan yakni rindik bambu, cagcag, metajog, congklak kayu lipat, bakiak kayu, dan sepit-sepitan. Peserta kegiatan berjumlah kurang lebih 60 orang dari perwakilan SD 14 dan 28 Dangin Puri.

Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara disela sela kegiatan mengatakan perpustakaan kontainer sudah dilengkapi dengan berbagai koleksi bahan bacaan dan alat edukasi, dan tahun ini dilengkapi dengan fasilitas alat permainan tradisional.

“Pengenalan alat permainan tradisional ini sebagai upaya pemenuhan hak tumbuh kembang anak, dengan ini harapannya anak-anak dapat mengetahui macam, jenis, cara bermain permainan tersebut dan bermanfaat bagi perkembangan motorik anak,” ungkap Sagung Antari.

Kabid Deposit dan Pengembangan Perpustakaan, Anak Agung Sagung Yuli Suryawathi juga menuturkan pengenalan alat permainan tradisional juga sebagai bentuk pelestarian budaya, dan nilai-nilai luhur bangsa “Penyediaan alat permainan tradisional ini juga sebagai bentuk pelestarian budaya dan nilai-nilai luhur bangsa kita disamping untuk melatih perkembangan motorik dan kemampuan kerjasama anak-anak,” tutur Sagung Yuli. (IND/TRA).


TP. PKK Kota Denpasar Ajak 350 Lansia Dharma Yatra ke Pura Tirta Empul

NEWS INTERMEDIA.COM || GIANYAR, Tim Penggerak PKK Kota Denpasar mengajak sebanyak 350 lansia Kota Denpasar yang berasal dari Banjar Cerancam Kelurahan Kesiman Kecamatan Denpasar Timur, Banjar Pembungan Kelurahan Sesetan, serta Banjar Peken Kelurahan Serangan Kecamatan Denpasar Selatan mengikuti kegiatan Dharma Yatra ke Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar, Kamis (30/10).

Kegiatan spiritual ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Ketua Bidang IV TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana.

Dharma Yatra ini menjadi penutup rangkaian kegiatan Posyandu Paripurna yang telah dilaksanakan oleh TP PKK Kota Denpasar sepanjang tahun 2025. Rombongan lansia tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari prosesi melukat hingga persembahyangan di Pura Tirta Empul.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, menyampaikan bahwa kegiatan Berdharmayatra ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat spiritual, rohani, dan jasmani para lansia, sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Posyandu Paripurna di Kota Denpasar selama tahun 2025. “Selain sebagai sarana meningkatkan sradha dan bhakti, kegiatan ini juga menjadi wujud perhatian kami terhadap kesejahteraan lahir dan batin para lansia, agar tetap semangat dan bahagia di usia senja,” ujar Antari Jaya Negara.

Ia menambahkan, dalam setiap pelaksanaan program, termasuk Posyandu Paripurna dan kegiatan lainnya, kerja sama serta ikatan silaturahmi menjadi hal penting yang harus dijaga. “Maka dari itu, kami berharap melalui perjalanan Berdharmayatra ini, kita semua dapat semakin mempererat kebersamaan sehingga lebih mudah dalam melaksanakan berbagai program di masa mendatang,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ny. Antari Jaya Negara menegaskan bahwa lansia memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan keluarga dan lingkungan. Oleh karena itu, TP PKK Kota Denpasar berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang mendukung terwujudnya ‘Lansia Tangguh, Bahagia, dan Sehat’ di Kota Denpasar.

Kegiatan Dharma Yatra ini juga diisi dengan doa bersama, persembahyangan, serta momen kebersamaan yang hangat antara para peserta dan jajaran TP PKK Kota Denpasar. Suasana penuh kekeluargaan dan spiritualitas tampak menyelimuti seluruh perjalanan. Salah satu peserta lansia asal Banjar Cerancam, Ni Nyoman Purni, mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan Posyandu Paripurna yang ditutup dengan Berdharmayatra ke Pura Tirta Empul.

“Senang sekali bisa ikut kegiatan ini. Selain bisa melukat dan sembahyang, kami juga bisa bertemu sesama lansia, saling berbagi cerita, dan bergurau. Kalau di rumah hanya memikirkan pekerjaan, tapi ikut kegiatan seperti ini membuat hati jadi ringan dan tidak mumet,” ujarnya dengan penuh semangat. (Ayu/Tra).