Beranda / Berita Terkini / DENPASAR / Info Denpasar Seputar Sampah, Jamsostek, Baliho, Gotong Royong, Gathering dan Paud

Info Denpasar Seputar Sampah, Jamsostek, Baliho, Gotong Royong, Gathering dan Paud

Pemkot Denpasar Launching Gerakan Bali Bersih Sampah

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar secara resmi meluncurkan Gerakan Bali Bersih Sampah melalui kegiatan workshop yang diselenggarakan di Graha Sewaka Dharma, Lumintang. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, mewakili Wali Kota Denpasar, di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Jumat (16/5).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Ket. Foto : Sekda Ida Bagus Alit Wiradana dalam pembukaan Gerakan Bali Bersih Sampah melalui kegiatan workshop yang digelar di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Jumat (16/5).

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kejaksaan Negeri Denpasar, instansi vertikal, organisasi perangkat daerah, para camat, perbekel, lurah, dan unsur desa adat, serta narasumber dari MDA Provinsi Bali dan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali.

Gerakan ini merupakan bagian dari agenda super prioritas Pemkot Denpasar dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah, khususnya di wilayah perkotaan. Workshop menjadi langkah strategis untuk mendorong penyusunan Pararem Pengelolaan Sampah di seluruh desa adat, yang bersinergi dengan desa/kelurahan di Kota Denpasar.

Dalam sambutan tertulis Walikota Denpasar yang dibacakan oleh Sekda Alit Wiradana, ditegaskan bahwa kondisi TPA Suwung yang sudah kelebihan kapasitas menjadi peringatan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab bersama, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah,” ujar Sekda Alit Wiradana.

Sekda Wiradana juga menekankan pentingnya penguatan regulasi, termasuk melalui Perda Kota Denpasar Nomor 8 Tahun 2023. Pararem yang disusun oleh desa adat menjadi instrumen kultural yang memperkuat komitmen masyarakat dalam menjaga kebersihan dari sumbernya.

Sementara Ketua MDA Kota Denpasar, Anak Agung Ketut Sudiana dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi 35 desa adat dan 43 desa/kelurahan dalam mendukung Gerakan Bersih Kota Denpasar. “Fokus utama adalah penyusunan Pararem pengelolaan sampah berbasis sumber dan nilai budaya, dengan mengintegrasikan aturan adat dan regulasi formal untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang utuh dan efektif,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, draf Pararem telah diserahkan kepada Manggala Bendesa Adat dan Ketua Forum Perbekel/Lurah sebagai bagian dari implementasi nyata di lapangan. Program ini mendapat dukungan dari Gubernur Bali dan berpotensi menjadi model pengelolaan sampah berbasis gotong royong dan kearifan lokal.

“Puncaknya, dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni mendatang, Pemkot Denpasar akan menggelar Gerakan Bersama di seluruh desa adat dan desa/kelurahan, sebagai momentum kebangkitan gotong royong dan tanggung jawab kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tandasnya. (Pur/Tra).

Pemkot Komit Optimalisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk mendukung optimalisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan di Kota Denpasar. Hal ini dilaksanakan guna mendukung terwujudnya tenaga kerja yang aman, sejahtera dan kompetitif di ibukota Provinsi Bali ini. Demikian disampaikan  Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat menghadiri Rapat Kordinasi dan Penyerahaan Naskah Akademik Hasil Kajian Pekerja Rentan Kota Denpasar di Rumah Makan Segara Bambu, Denpasar pada Jumat (16/5).

Dimana, Kajian Pekerja Rentan Kota Denpasar ini merupakan kerjasama lintas sektor antara Pemerintah Kota Denpasar, BPJS Ketenagakerjaan Bali Denpasar serta Undiknas Denpasar. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bali Denpasar, Cep Nandi Yunandar, Wakil Rektor IV Undiknas Denpasar, I Nyoman Subanda, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar serta undangan lainya.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bali Denpasar, Cep Nandi Yunandar dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan progran pemerintah dalam memastikan keamanan para pekerja dalam melaksanakan tugas. Dimana, setiap pekerja yang beresiko saat ini diwajibkan untuk mengikuti program ini. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya kemiskinan baru akibat adanya resiko kerja.

“Kami memberikan apresiasi atas komitmen Pemkot Denpasar. Dimana, melalui kegiatan ini kami berharap dapat memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Kota Denpasar,” ujarnya.

Wakil Rektor IV Undiknas Denpasar, I Nyoman Subanda mengatakan bahwa Undiknas Denpasar sebagai lembaga yang melaksanakan kajian memberikan apresiasi atas komitmen Pemkot Denpasar serta BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung pemenuhan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. Dimana, hal ini merupakan langkah setrategis dalam mendukung terciptanya tenaga kerja yang aman, sejahtera dan kompetitif.

“Tentunya kami sangat mengapresiasi langkah strategis Pemkot Denpasar dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung pelayanan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan,” ujar Subanda.

Sementara, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana memberikan apresiasi atas dukungan BPJS Ketenagakerjaan dan Undiknas Denpasar dalam melaksanakan kajian akademis pekerja rentan Kota Denpasar. Dimana, hal ini sesuai dengan amanat undang-undang bahwa negara wajib menjamin kesejahteraan melalui jaminan sosial. Dimana, langkah ini merupakan wujud komitmen Pemkot Denpasar dalam memberikan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Sehingga diharapkan dapat mewujudkan tenaga kerja yang aman, sejahtera dan kompetitif.

“Kajian akademik ini akan kami pelajari, dan menjadi dasar dalam penyusunan aturan, apakah Perwali atau lainya, sehingga dapat mendukung optimalisasi jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Kota Denpasar,” ujar Alit Wiradana.

Untuk diketahui, Pemkot Denpasar telah merealisasikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, seperti halnya petani, nelayan, pecalang, klian adat, linmas, pemangku, serta berbagai profesi lainya yang memiliki kerentanan dan resiko kerja dengan jumlah total mencapai 10.704 orang. (Ags/Tra).

Satpol PP Denpasar Tertibkan Ratusan Baliho dan Pamflet

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan kegiatan penertiban terhadap baliho, spanduk, banner, umbul-umbul, dan pamflet yang terpasang di fasilitas umum tanpa izin di seluruh wilayah Kota Denpasar. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga ketertiban, keindahan serta keasrian wajah Kota Denpasar, Jumat (1/5) kemarin.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari upaya menciptakan Kota Denpasar yang aman, nyaman, dan tertib. Ia menegaskan bahwa pemasangan atribut promosi di fasilitas umum tanpa izin merupakan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum.

“Selain melanggar aturan, pemasangan baliho dan sejenisnya secara sembarangan juga mengganggu estetika kota. Karena itu, kami rutin melakukan penertiban agar wajah kota tetap tertata,” ujar Bawa Nendra.

Penertiban dilakukan secara menyeluruh di empat kecamatan, dengan rincian sebagai berikut yakni Kecamatan Denpasar Selatan ditemukan Baliho sebanyak 8 buah, Pamflet sebanyak 121 buah, Banner sebanyak 134 buah, Spanduk sebanyak 56 buah dan Umbul-umbul sebanyak 8 buah. Selanjutnya untuk Kecamatan Denpasar Barat ditemukan Pamflet sebanyak 4 buah, Banner sebanyak 6 buah, dan Bendera sebanyak 19 buah.

Sementara di Kecamatan Denpasar Utara turut ditertibkan Baliho sebanyak 6 buah dan Banner sebanyak 14 buah. Sedangkan di Kecamatan Denpasar Timur penertiban menyasar Baliho sebanyak 14 buah, Spanduk sebanyak 10 buah, Pamflet sebanyak 8 buah dan Banner sebanyak 20 buah. Sehingga total keseluruhan penertiban Baliho sebanyak 28 buah, Pamflet sebanyak 133 buah, Banner sebanyak 174 buah, Spanduk sebanyak 66 buah, Umbul-umbul ssbanyak 8 buah dan Bendera sebanyak 19 buah.

Agung Nendra menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk menegakkan peraturan yang berlaku. “Masyarakat, pelaku usaha, dan instansi terkait diimbau agar memasang media promosi pada tempat-tempat yang telah ditentukan serta memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku,” ujarnya. (ayu/Tra)

Wujud Nyata Komitmen Bersama Jaga Kebersihan Lingkungan

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Sekertaris Daerah Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana membuka secara resmi Bulan Bakti Gotong-Royong yang digelar di dua lokasi. Keduanya yakni Bulan Bakti Gotong Royong oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Denpasar digelar di Tukad Teba, Jalan Semila I (Pura Demak), Kecamatan Denpasar Barat dan oleh LPM Desa Sumerta Kelod di Balai Banjar Kedaton Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Jumat (16/5).

Dalam kesempatan tersebut, Sekertaris Daerah Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana meninjau langsung proses pembersihan sampah di Tukad Teba serta menuangkan Eco Enzyme serta menebar 10.000 benih ikan Nila yang diikuti oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, I Wayan Budha, Ketua DPD LPM Kota Denpasar, I Gede Eka Suputra, dan Camat Denpasar Barat, I.B Made Purwanasara, dan peserta dari seluruh OPD di wilayah Denpasar Barat.

Dalam Kegiatan yang bertajuk “Melalui Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat, Kita Besinergi Menuju Denpasar Bersih dan Maju”, Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana menyampaikan bahwa kegiatan rutin ini dilakukan guna menjaga ekosistem dan kebersihan sungai serta lingkungan tinggal, demi kehidupan masyarakat Kota Denpasar yang sehat.

Pihaknya menekankan pentingnya peran LPM dalam meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat untuk menjaga lingkungan, sehingga perlunya strategi dalam membentuk gerakan yang masif. Hal ini merupakan wahana positif dalam mendukung komitmen bersama menjaga lingkungan.

“Dalam meningkatkan kepedulian akan kesehatan dan kebersihan lingkungan di masyarakat, tidak bisa dilakukan secara parsial, tentu dibutuhkan gerakan masif, serta membangun integrasi sosialnya melalui pendekatan kewilayahan, bekerjasama dengan seluruh OPD dan tokoh-tokoh masyarakat, sehingga tercipta lingkungan tinggal yang sehat,” kata Alit Wiradana.

Sementara Ketua Panitia Bulan Bakti Gotong Royong Desa Sumerta Kelod, Swihendra mengatakan Bulan Bakti Gotong Royong Desa Sumerta Kelod Tahun 2025 ini mengambil tema “Melalui bulan bhakti gotong royong masyarakat kita bersinergi menuju denpasar bersih dan maju, Serta menumbuhkan budaya membaca dan melestarikan budaya bali sejak usia dini”.

Ditambahkannya, acara yang di adakan dari tanggal 15 sampai 18 Mei ini dirangkaikan dengan berbagai kegiatan yang sangat edukatif dan kreatif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dari Paud hingga Lansia di lingkungan Desa Sumerta Kelod diantaranya Kegiatan persembahyangan bersama, Kegiatan gotong royong, pembersihan dan penghijauan di telajakan banjar kedaton.

Selain itu, kegiatan lomba dan hiburan juga turut dilaksanakan, diantaranya, Lomba gender wayang berpasangan tingkat SD & SMP, Lomba pelestarian budaya tingkat SD (lomba penjor upacara, membuat canang sari, kwangen, mengulat tipat nasi), Lomba memggambar, mewarnai, menulis tegak bersambung, dalam rangka hari perpustakaan nasional tgl 17 mei, parade karaoke lansia, oleh banjar di desa sumerta kelod, dalam rangka hari lanjut usia nasional tgl 29 mei.

Safari kesehatan oleh klinik di lingkungan desa sumerta kelod, dan donor darah oleh PMI denpasar, bazzar kuliner warga bersama bumdes desa sumerta kelod, penyuluhan penyuluhan, ikut berperan dalam pelestarian musik keroncong sebagai musik asli indonesia, jalan sehat dan senam PKK desa sumerta kelod.

“Semoga kegiatan dalam rangka Bulan bhakti Gotong royong LPM 2025 ini, memberikan dampak dan manfaat kepada masyarakat, dan LPM mampu menjadi partner pemerintah, dengan kreatif dan inovatif dalam setiap lini pembangunan yg mensejahterakan masyarakat, dengan semangat wasudewa kuthumbakam, menuju denpasar yg bersih dan maju,” pungkasnya. (Wah/Tra).

Dispar dan BPPD Gathering Tema “Menjaga Laut, Menata Wisata Bahari”

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Gathering Pariwisata Kota Denpasar yang mengambil tema “Menjaga Laut, Menata Wisata Bahari” dilaksanakan pagi di atas kapal Phinisi Cruise Benoa yang berlayar di perairan Benoa. Gathering ini digelar oleh Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar dan mengundang puluhan perwakilan Asosiasi Pariwisata dan Asosiasi Kelautan, Jumat (16/5).

Hadir membuka jalannya Gathering ini Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti bersama Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Gede Sidharta Putra. Walikota Denpasar dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti mengatakan Gathering Pariwisata Kota Denpasar kali ini mengambil tema “Menjaga Laut, Menata Wisata Bahari.

“Acara hari ini menjadi sangat istimewa karena kita berkumpul di atas kapal Phinisi Cruise, berlayar di perairan Benoa, yang menjadi salah satu simpul utama potensi wisata bahari Kota Denpasar dan Bali secara umum,” ujarnya.

Disampaikan pula bahwa, Kapal Phinisi, sebagai bagian dari warisan budaya maritim Indonesia, dan laut bukan sekadar aset ekonomi, tetapi juga sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir. Oleh karena itu, pengembangan wisata bahari harus senantiasa mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, serta tata kelola yang terintegrasi dan partisipatif.

“Namun, di balik potensi tersebut, terdapat tanggung jawab besar yakni menjaga kelestarian laut, melindungi ekosistem pesisir, dan memastikan bahwa setiap langkah pengembangan dilakukan dengan prinsip keberlanjutan,” ujarnya.

Seiring berkembangnya paradigma pembangunan berkelanjutan, saat ini kita tidak hanya berbicara tentang pariwisata berkelanjutan, tapi melangkah lebih jauh ke arah pariwisata regeneratif. Konsep ini mendorong kita untuk tidak sekadar menjaga agar dampak pariwisata tidak merusak, tetapi justru mampu memperbaiki dan memulihkan ekosistem serta kualitas hidup masyarakat lokal yang terdampak.

Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan komunitas dalam menjaga kebersihan laut, membangun infrastruktur wisata bahari yang ramah lingkungan, serta memperkuat regulasi guna menjaga keseimbangan antara konservasi dan aktivitas pariwisata.

“Melalui gathering ini, saya berharap akan lahir gagasan-gagasan segar, sinergi baru, dan semangat bersama untuk menjadikan laut kita tidak hanya bersih dan lestari, tetapi juga sebagai ruang wisata yang mendidik, membahagiakan, menyejahterakan, dan memberikan kontribusi kembali kepada alam dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Gede Sidharta Putra dalam sambutannya menyampaikan Gathering Pariwisata Kota Denpasar kali ini sangat tepat dalam mengangkat tema wisata bahari.

“Gathering Pariwisata Kota Denpasar dimana mengundang stakeholder dibidang Pariwisata di Kota Denpasar ini adalah kegiatan yang rutin digelar setiap tahunnya dengan mengangkat berbagai tema yang sesuai dengan pariwisata Kota Denpasar.
Di kesempatan sebelumnya, telah diangkat tema mengenai Desa Wisata dan juga City Tour,” ujarnya.

Tema Wisata Bahari ini sangat relevan mengingat Negara Kita Indonesia adalah negara kepualauan yang memiliki potensi wisata bahari yang besar. Termasuk juga Kota Denpasar yang memiliki garis pantai serta kekayaan budaya pesisir dan laut yang cukup besar Gathering ini turut menghadirkan narasumber yang akan memberikan solusi terkait isu yang akan kita bahas dan diharapkan Gathering Pariwisata Kota Denpasar ini dapat menghasilkan sesuatu yang akan memaksimalkan potensi wisata bahari di Kota Denpasar.

“BPPD Kota Denpasar bersama Dinas Pariwisata Kota Denpasar selama ini juga telah rutin menggelar promosi – promosi parwisata baik dalam lingkup domestik dan juga Promosi Pariwisata keluar negeri dalam bentuk sales mission seperti ke Dubai beberapa waktu yang lalu,” ujarnya

Salah satu peserta undangan, Made menyambut baik dan mengatakan momen Gathering bagi pemerintah dan pelaku pariwisata ini menjadi momen yang baik untuk saling bertemu dan bertukar pendapat. “Kami para pelaku pariwisata dapat menyampaikan keinginan kami dan masukan juga kepada pemerintah terkait pengembangan pariwisata di Kota Denpasar,” pungkasnya. (esa-arya/TRA)

Puncak Gebyar PAUD Kota Denpasar 2025 Berlangsung Meriah

Ratusan Pendidik dan Siswa PAUD Ikut Ambil Bagian Dalam Penampilan Kreativitas Seni

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Puncak pelaksanaan Gebyar PAUD Kota Denpasar 2025 berlangsung meriah di Gedung Dharma Negara Alaya Lumintang, Jumat (16/5) petang. Hadir sebagai ruang berekspresi, acara yang digelar Pemerintah Kota Denpasar bersama Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar ini, turut melibatkan lebih dari 300 orang tenaga pendidik dan siswa PAUD untuk turut ambil bagian sebagai pengisi acara dengan membawakan Tari Pendet massal, dan juga penampilan seni lainnya.

Ket foto: Puncak pelaksanaan Gebyar PAUD Kota Denpasar 2025 berlangsung di Gedung DNA Lumintang, Jumat(16/5) petang. Ratusan pendidik dan siswa PAUD ikut memeriahkan acara tersebut dengan menampilkan pertunjukan kreativitas seni dan budaya. Hadir dalam acara itu, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua PP PAUD Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Kepala BPD Bali Cabang Utama Denpasar, I Made Sudharma.

Hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua PP PAUD Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Kepala BPD Bali Cabang Utama Denpasar, I Made Sudharma dan pihak terkait lainnya. Selain penampilan aneka kreativitas seni, acara ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar oleh Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang ditandai dengan pembacaan Ikrar Bunda PAUD.

Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengungkapkan rasa bangganya melihat semangat dan keceriaan siswa PAUD  dalam mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan. Menurutnya,
tawa riang dan antusiasme para siswa PAUD tersebut adalah energi positif yang dapat menginspirasi semua kalangan. “Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memberikan ruang bagi mereka untuk berekspresi dan berkreasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur, mengembangkan kemandirian, dan membangun interaksi sosial yang positif,” ujar Ny. Antari Jaya Negara.

Tak hanya itu, dirinya juga menekankan kepada para guru dan tenaga pendidik PAUD, sebagai garda terdepan yang bertugas untuk mencetak generasi emas Kota Denpasar, agar senantiasa membekali diri dengan kesabaran, keikhlasan, dan dedikasi yang tinggi. Peran dalam  membimbing, mendidik, dan mengasuh anak-anak di lingkungan sekolah dengan penuh kasih sayang adalah hal mulia dan tak ternilai harganya.

“Saya juga mengajak kepada para orang tua, ayo terus bersinergi dengan pihak sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak kita. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah semata, tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai keluarga,” tegas Ny. Antari Jaya Negara.

Selebihnya, kepada para figur Bunda PAUD Kecamatan dan Desa/Kelurahan yang baru saja dikukuhkan, Ny. Antari Jaya Negara juga berpesan untuk dapat ikut memberikan sumbangsih ide dan inovasi untuk pengembangan PAUD berkualitas di wilayah masing-masing. “Mari kita hadirkan program dan ide kreatif dengan semangat Vasudhaiva Kutumbhakam, semangat berkolaborasi baik dengan para tenaga pendidik, Pemerintah Kota Denpasar, dan lainnya untuk melahirkan satuan PAUD berkualitas,” katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama dalam laporannya menyebutkan Gebyar PAUD diinisiasi sebagai upaya  menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Adapun tema yang diambil dalam kegiatan Gebyar PAUD Kota Denpasar 2025 ini adalah “PAUD Cinta Lingkungan : Generasi Peduli Bumi”. “Dengan latar belakang tersebut, pelaksanaan Gebyar PAUD diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Denpasar,” ungkap Anak Agung Gede Wiratama.

Gebyar PAUD, lanjut Wiratama diharapkan juga akan menumbuhkan rasa percaya diri, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Hal terpenting dari seluruh rangkaian kegiatan ini juga ditujukan menjadi ajang bagi para pendidik PAUD untuk saling berbagi praktik baik dan meningkatkan kompetensi. (Win/TRA)