Info Denpasar Seputar Posyandu, Pasar Murah dan Pelantikan

 Puluhan Warga Datangi Banjar Tatasan Kaja Ikuti Posyandu Paripurna

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Puluhan peserta posyandu paripurna yang terdiri dari balita, ibu hamil, serta lansia mendatangi area Balai Banjar Tatasan Kaja, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Timur untuk mengikuti pembukaan Posyandu Paripurna, pada Selasa (18/2) kemarin.

Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe!

Sama seperti sebelumnya, layanan Posyandu Paripurna ini memfokuskan pada layanan kesehatan berbasis masyarakat bagi balita, ibu hamil serta lansia. Tak hanya itu, pada pelaksanaan Posyandu Paripurna ini juga turut disertakan pemeriksaan kesehatan gigi gratis dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Adapun kegiatan ini diawali dengan senam yang diikuti oleh lansia, serta dilanjutkan dengan penyerahan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil, balita, dan lansia yang diberikan langsung oleh Ketua TP PKK Kota, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana.

Usai penyerahan PMT kegiatan dirangkaikan dengan penimbangan berat badan balita, pengecekan kesehatan para balita, lansia serta ibu hamil.

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara saat berinteraksi dengan peserta Posyandu mengatakan agar setiap peserta dapat memanfaatkan Posyandu Paripurna dengan sebaik baiknya.

“Sebagai layanan berbasis kesehatan Posyandu Paripurna ini diharapkan dapat memberikan manfaat. Jadi, saya harapkan agar kedatangan ke Posyandu ini semakin ditingkatkan,”  kata Ny. Antari Jaya Negara.

Sementara itu Nengah Prastini, salah satu warga peserta Posyandu Paripurna mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Hal ini lantaran, pada Posyandu Paripurna kali ini, dengan mengikutsertakan buah hatinya, ia merasa tenang karena dapat mengetahui kondisi kesehatan anaknya secara rutin dan dapat terhindar dari stunting. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut agar dapat selalu mengetahui kondisi tumbuh kembang anaknya. (Win/tra).

Sekda Tinjau Pasar Murah Serangkaian HUT Kota Denpasar

DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Dalam rangka HUT ke-237 Kota Denpasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar menggelar pasar murah yang kali ini dilaksanakan di Wantilan Desa Peguyangan, Selasa (18/2) kemarin. Pelaksanaan pasar murah kali ini di tinjau langsung Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana guna memastikan stabilitas harga bahan pokok di masyarakat.

Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana. mengatakan bahwa kegiatan ini rutin diadakan guna menjaga stabilitas harga di pasaran, yang juga kali ini dirangkaikan dengan HUT ke-237 Kota Denpasar. Hal ini merupakan upaya berkelanjutan dalam menjaga stabilitas inflasi serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berbelanja bahan pokok.

“Kegiatan ini kami laksanakan guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sembako dan keperluan rumah tangga dengan harga yang lebih murah,” ujarnya.

Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari saat dikonfirmasi menjelaskan, Pasar Murah ini dilaksanakan guna menyambut HUT ke-237 Kota Denpasar. Hal ini juga sekaligus mendukung pengendalian inflasi berkelanjutan serta memberikan kemudahan berbelanja bagi masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskan, Pelaksanaan Pasar Murah ini merupakan langkah nyata dalam mendukung Pengendaian Inflasi Daerah Kota Denpasar secara berkelanjutan. Hal ini dilaksanakan dengan menjaga stabilitas bahan pokok.

“Pelaksanaan pasar murah yang digelar di desa/kelurahan secara bergiliran, hal ini guna memfasilitasi masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Adapun Dari pelaksanaan pasar murah tersebut diketahui Beras Putri 5 Kg seharga Rp. 75.000, Beras Putri 10 Kg dengan harga Rp. 145.000, Gula Lokal dengan harga Rp. 17.500/Kg, Cabe Rawit (250gr) dengan harga Rp. 14.000, Bawang Merah (500gr) dengan harga Rp. 10.000, Bawang Putih (500gr) dengan harga Rp. 16.000, Minyak Raja Nabati 700ML dengan harga Rp. 15.500, Gas LPG 3KG harga Rp. 18.000 dan Telur dengan harga Rp. 15.000/Mika, semua harga lebih murah kisaran 20-30 persen dari harga pasaran. (ays/tra).

Jaya Negara dan Arya Wibawa Ikuti Gladi Pelantikan Serentak

JAKARTA-NEWSINTERMEDIA.COM|| Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa yang juga selaku Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar terpilih mengikuti Gladi Pelantikan dan Pengarahan yang dipusatkan di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Selasa (18/2) kemarin.

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa yang juga selaku Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar terpilih saat mengikuti Gladi Pelantikan dan Pengarahan yang dipusatkan di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Selasa (18/2).

Dimana, gladi dan pengarahan ini dilaksanakan guna memastikan seluruh rangkaian pelantikan berjalan lancar dan khidmat. Tergabung dalam Peleton 23, pasangan yang dikenal dengan sebutan Jaya Wibawa ini turut mengikuti pelaksanaan gladi dengan khidmat. Tampak keduanya mengikuti beberapa tahapan, mulai dari pengarahan hingga latihan baris berbaris dasar seperti jalan di tempat dan langkah tegap maju.

Pelaksanaan pelantikan serentak kepala daerah ini akan dilaksanakan pada 20 Februari di Istana Negara. Rencanannya, kepala daerah akan berkumpul di Kawasan Monas untuk selanjutnya bergerak bersama menuju Istana Negara yang diiringi Marcing Band. Pelantikan pun rencanannya akan dilaksanakan langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.

Walikota Denpasar terpilih, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengaku siap mengikuti berbagai tahapan jelang pelantikan. Hal ini menjadi salah satu kewajiban untuk bersama-sama mengikuti agenda yang telah diamanatkan.

“Saya kira tidak ada masalah, kami berdua (Jaya Negara dan Arya Wibawa) siap mengikuti semua tahapan, dan tadi selain olahraga dan pemanasan, kita juga ada latihan dasar baris berbaris, saya kira tidak ada masalah,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, setelah dilantik dan mengikuti Retreat di Magelang, pihaknya bersama Wakil Walikota akan bekerja semaksimal mungkin. Dimana, permasalahan sampah, kemacetan, infrastruktur, banjir dan lainya tetap menjadi skala prioritas di periode kedua ini.

“Kita berdua akan melanjutkan pekerjaan, terutama permasalahan sampah, kemacetan dan infrstruktur, termasuk pendidikan dan kesehatan, mohon doanya untuk mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Makmur, Aman, Jujur dan Unggul (MAJU)