Denpasar Masuk 10 Besar Kepatuhan Pelayanan Publik 2024
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Pemerintah Kota Denpasar, Provinsi Bali berhasil meraih prestasi gemilang dengan masuk ke Zona Hijau Kategori A (Kualitas Tertinggi) dalam Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2024 yang digelar oleh Ombudsman RI. Prestasi ini menempatkan Kota Denpasar di peringkat keseimbilan di tingkat kota se-Indonesia dengan skor 97,93 dengan predikat (A). Penghargaan ini diterima oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Denpasar, I Dewa Nyoman Semadi di Hotel Le Meridien, Jakarta pada Kamis (14/11).
Ket foto : Suasana Pelayanan Publik di MPP Sewakadarma Kota Denpasar beberapa waktu lalu.
Pemerintah Kota Denpasar berhasil menjadi 10 Terbaik tingkat Kota se-Indonesia pada Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024 dengan lokus penilaian pada Dinas Sosial Kota Denpasar, Dinas Pendidikan Kota Denpasar, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Puskesmas II Denpasar Barat serta Puskesmas IV Denpasar Selatan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam penilaian kali ini, Ombudsman RI menilai 587 entitas di seluruh Indonesia, termasuk 98 pemerintah kota. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 57,41% entitas masuk dalam Zona Hijau dengan Kualitas Tertinggi, membuktikan peningkatan signifikan dalam pelayanan publik.
Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih, menegaskan bahwa peningkatan jumlah entitas yang masuk ke Zona Hijau dari 179 pada 2021 menjadi 494 pada 2024 mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki layanan publik dan mencegah maladministrasi. “Kami berharap seluruh penyelenggara terus meningkatkan kualitas layanan, mengedepankan efisiensi, keterjangkauan, dan inovasi dalam melayani masyarakat,” ujar Najih.
Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar, Luh Made Kusuma Dewi saat dikonfirmasi Senin (18/11) menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut dan mendorong agar jajaran Pemkot Denpasar terus memperkuat komitmen dalam pelayanan publik. Hal ini utamanya dalam memberikan pelayanan yang baik dan berkemafaatan bagi masyarakat Kota Denpasar.
Kusuma Dewi juga menekankan pentingnya inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang dinamis. Pengakuan dari Ombudsman ini menjadi momentum bagi Kota Denpasar untuk terus memperkuat citra positif sebagai kota dengan pelayanan publik yang unggul, serta terus berinovasi dalam meningkatkan mutu layanan bagi warganya.
“Capaian ini tentu menjadi cambuk untuk terus berkerja dan berinovasi guna meningkatkan pelayanan publik di Kota Denpasar. Ke depan, pelayanan harus semakin ditingkatkan, mengacu pada standar pelayanan publik yang tepat, murah, mudah, terjangkau, dan berkualitas, serta lebih jauh dari itu pelayanan pubik wajib memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” tegasnya. (AGs/tra).
Bhakti Penganyar OPD Pemkot Berlangsung Hingga 22 November
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Rangkaian Bhakti Penganyar dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Denpasar dalam rangkaian Karya Padudusan Agung lan Ngenteg Linggih di Pura Agung Jagatnatha berlangsung dari 17 hingga 22 November 2024. Pada Selasa (19/11), Bhakti Penganyar melibatkan OPD yang dikoordinir oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Denpasar bersama Kecamatan Denpasar Timur, dan desa/kelurahan.
Ket foto : Pelaksanaan Bakthi Penganyar rangkaian Karya Padudusan Agung lan Ngenteg Linggih di Pura Agung Jagatnatha Kota Denpasar, Selasa (19/11).
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Puncak Karya Padudusan Agung lan Ngenteg Linggih yang dilaksanakan bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima pada Sabtu 16 November lalu. Pelaksanaan Bhakti Penganyar dipuput oleh Ida Pedanda Griya Sibang, Sanur, dan Ida Pedanda Gde Jelantik Kertha Jaya, Griya Gede Kaliungu Klod dengan persembahan tari wali, termasuk Topeng Wali, serta diakhiri dengan persembahyangan bersama.
Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, menyampaikan bahwa rangkaian Karya di Pura Agung Jagatnatha akan berlangsung hingga upacara Penyineban pada 23 November 2024, yang akan diawali dengan Upacara Nyenuk. Ia berharap momentum ini dapat menjaga keharmonisan parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai implementasi Tri Hita Karana. “Karya di Pura Agung Jagatnatha menjadi pengingat untuk menjaga keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam,” ujar Sekda Alit Wiradana.
Sementara Kepala Bagian Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara menjelaskan pelaksanaan Bakti Penganyar dilangsungkan oleh OPD Pemkot Denpasar. Bhakti Penganyar juga mempersembahkan tari wali hingga topeng wali, serta diakhiri dengan pelaksanaan persembahyangan bersama.
Kali ini persembahan Bakti Penganyar OPD Pemkot Denpasar bersama Kecamatan Denpasaf Timur dengan mempersembahkan Gong Gede Sekaa Gong Telung Barung Penatih, Rejang Dewa dari SMPN 8 Denpasar, Topeng Wali dari Gus Mayun Kecamatan Dentim, Wayang Lemah oleh A.A Frinata Puri Pemayun Kesiman, Tari Rejang Wali oleh WHDI Dentim, Kidung oleh Widyasabha Dentim. Di samping itu, pada malam harinya juga akan digelar hiburan di panggung areal Pura Agung Jagatnatha oleh Arja Klasik Penyatusan Abian Kapas – Ketapian.
“Setelah puncak karya, akan dilaksanakan Bhakti Penganyar serta Penyineban akan dilaksanakan pada 23 November 2024 yang didahului dengan Upacara Nyenuk,” ujarnya. Ida Bagus Alit Surya Antara juga menambahkan bahwa kerjasama panitia sangat penting untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan karya agung ini. “Semoga labda karya dan harapan kita semua dari pelaksanaan upacara ini membawa kebaikan bagi masyarakat Kota Denpasar,” tuturnya. (Pur/tra).
Drama Tari Calonarang Hibur Pemedek Pura Agung Jagatnatha
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Berbagai pementasan balih-balihan turut digelar selama Bhakti Penganyar serangkaian Karya Padudusan Agung dan Ngenteg Linggih di Pura Agung Jagatnatha Denpasar. Seperti halnya pada Senin (18/11) malam turut digelar Drama Tari Calonarang yang dibawakan oleh Sanggar Gita Bandana Praja berhasil menghibur pemedek yang hadir.
Ket foto : Pementasan Calonarang oleh Sanggar Gita Bandana Praja serangkaian Karya di Pura Agung Jagatnatha Denpasar pada Senin (18/11) malam.
Mengangkat judul Tantra Berawa Dedari Maya Kresna, pementasan berlangsung apik hingga tengah malam. Sesuhunan Barong Landung Pura Dalem Segening, Munang Maning juga turut mesolah dalam kesempatan tersebut.
Ketua Sangar Gita Bandana Praja, I Nyoman Gede Jasa mengungkapkan pementasan Drama Tari Calonarang ini merupakan persembahan Sanggar Gita Bandana Praja serangkaian Karya di Pura Agung Jagatnatha. Dimana, secara umum pementasannya sama dengan bagaimana Calonarang sebagaimana umumnya. Hanya saja kali ini juga dirangkaikan dengan Sesuhunan Mesolah.
Lebih lanjut dijelaskan, Pementasan Calonarang kali ini mengangkat judul Tantra Berawa Dedari Maya Kresna. Beberapa penokohan juga turut dihadirkan mulai dari Sisia Jegeg, Matah Gede, Rangda dan juga watangan yang menambah magis suasana. “Semoga pementasan calonarang ini dapat menghibur pemedek yang hadir serta memberikan edukasi tentang pementasan calonarang bagi masyarakat,” ujarnya.
Kabid Keseian Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, I Wayan Narta selaku Panitia Bidang Walen mengatakan bahwa selama Bhakti Penganyar Karya di Pura Agung Jagatnatha turut digelar berbagai wewalwn. Hal ini untuk memberikan hiburan bagi masyarakat yang tangkil. “Wewalen ini dilaksanakan untuk menambah khidmat upacara dan ngeramen, serta selain itu sebagai hiburan bagi pemedek yang tangkil,” ujarnya. (Ags/tra).
Hari Ayah, Denut Gelar Lomba Menulis Surat Bagi Ayah
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM || Kecamatan Denpasar Utara menggelar Lomba Menulis Surat untuk Ayah pada Senin, 18 November 2024, di Kantor Kecamatan Denpasar Utara. Pelaksanaan lomba ini dalam rangka memperingati Hari Ayah yang jatuh setiap tanggal 12 November. Acara ini merupakan inisiatif Bunda Literasi Kecamatan Denpasar Utara yang bekerja sama dengan Pusat Kajian Wanita, Gender, dan Anak LPPM Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.
Camat Denpasar Utara, I Wayan Yusswara, saat dihubungi Selasa (19/11) menyampaikan bahwa Hari Ayah adalah momen bermakna untuk menghargai peran penting seorang ayah dalam keluarga. Ia menekankan bahwa ayah memiliki kontribusi besar yang sering kali tersembunyi di balik layar, namun sangat fundamental bagi tumbuh kembang anak-anak.
“Kehadiran ayah yang penuh kasih sayang dan terlibat secara emosional memiliki dampak besar pada perkembangan mental dan emosional anak. Ayah yang aktif hadir dalam kehidupan anak dapat menjadi sumber dukungan emosional, membangun rasa percaya diri, dan mengajarkan nilai-nilai penting seperti tanggung jawab dan ketegaran dalam menghadapi tantangan hidup,” ungkap Wayan Yusswara
Ia juga berharap kegiatan ini menjadi ajang apresiasi kepada para ayah yang telah bekerja keras menjadi teladan dalam keluarga. Melalui lomba ini, anak-anak diajak untuk mengungkapkan rasa cinta dan penghargaan mereka kepada sosok ayah yang mungkin sulit disampaikan secara langsung.
Lomba ini diikuti oleh 57 siswa-siswi SD se-Kecamatan Denpasar Utara, dengan hasil karya tulisan surat untuk ayah yang menggugah hati. Berhasil sebagai pemenang lomba yakni, Juara 1: Ketut Kania Vidya Paramitha Gunarta, Juara 2: Ellen May Laurellyn Devinna Susanto, Juara 3: Ida Ayu Apriliani Dewi, Juara Harapan 1: Kirana Shirin Kalani, Juara Harapan 2: Ni Luh Putu Dinda Maharani, Juara Harapan 3: Made Paramitha Nareswari. Sementara juga diberikan Penghargaan kepada peserra dengan Surat Paling Inspiratif yang diraih Ahmad Mubarok
Bunda Literasi Kecamatan Denpasar Utara, Ny. Prima Dewi Yusswara, menyatakan harapannya agar acara ini semakin mempererat hubungan keluarga dan menumbuhkan rasa hormat terhadap peran ayah. “Kami percaya bahwa melalui kata-kata tulus dari anak-anak, kita semua dapat menyadari betapa berharganya peran ayah dalam hidup kita,” tuturnya.
Ny. Prima Dewi juga mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba dan mengapresiasi seluruh peserta atas kreativitas serta kejujuran yang mereka sampaikan dalam surat-surat mereka. “Selamat Hari Ayah untuk semua ayah hebat dan kuat!” pungkasnya.(ayu/tra)






