Wawali Lepas Jalan Sehat Gemakan Semangat Toleransi dan Kerukunan
NEWS INTERMEDIA.COM || DENPASAR | Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melepas secara resmi Jalan Sehat Semarak Milad Muhammadiyah ke-113 dan jalan sehat ini diikuti antusias oleh keluarga besar Muhammadiyah Kota Denpasar disertai iring-iringan Marching Band dan tari-tarian, di area selatan Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Minggu (14/12) pagi.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Turut mendampingi Wawali Arya Wibawa, Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, AAN. Gede Darma Putra Atmadja dan Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati yang disambut hangat Ketua Muhammadiyah Kota Denpasar, Tatang Wisnu Wardhana beserta jajarannya. Wawali Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi pelaksanaan Jalan Sehat Semarak Milad Muhammadiyah ke-113 ini. Selain baik untuk kesehatan, kegiatan ini juga menjadi wahana silaturahmi.
Dikatakannya, Pemkot Denpasar mendukung setiap kegiatan positif yang dilaksanakan seluruh kelompok masyarakat yang ada di Kota Denpasar. Melalui semangat ini diharapkan dapat mewujudkan terjaganya toleransi antar suku, agama, dan ras di Kota Denpasar bersatu mendukung pembangunan yang berkelanjutan. “Selain sebagai wadah masyarakat menjaga kebugaran dan kesehatan, melalui jalan sehat ini bisa kita jadikan cerminan semangat toleransi dan gotong royong serta menggemakan semangat toleransi dan kerukunan ditengah masyarakat yang sejalan dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam,” ujarnya.

Sementara Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Denpasar, Tatang Wisnu Wardhana menjelaskan Jalan Sehat Semarak Milad Muhammadiyah ke-113 Tahun dengan tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” ini dimeriahkan oleh berbagai macam kegiatan seperti pentas seni, bazar UMKM, penggalian dana solidaritas kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatera serta kegiatan menarik lainnya. Jalan sehat diikuti ribuan peserta keluarga Besar Muhammadiyah Kota Denpasar.
Lebih lanjut dijelaskan, selama ini hubungan Pengurus Daaerah Muhammadiyah Kota Denpasar dengan lintas masyarakat sangat baik dan saling mendukung. Hal ini utamanya saling bersinergi dalam bidang sosial kemasyarakatan. Sehingga, hubungan baik harus ini terus terjalin secara berkelanjutan.
“Tentunya kami bahagia atas kehadiran langsung Bapak Wawali Arya Wibawa melepas peserta jalan sehat. Kami melihat ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Denpasar bagi seluruh masyarakat yang ada di Kota Denpasar.
Komitmen kami pun terus mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Denpasar,” ujarnya. (esa-toblo/tra).
Walikota Tinjau Kondisi Perumahan Buana Permai Pasca Banjir
NEWS INTERMEDIA.COM || DENPASAR | Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, turun langsung meninjau kondisi wilayah Perumahan Buana Permai, Kelurahan Padangsambian yang sempat terdampak banjir pada Minggu 14 Desember dini hari, setelah sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas lumayan tinggi. Pada kesempatan yang sama, Walikota Denpasar Jaya Negara juga menyerahkan bantuan kepada 30 orang warga yang terdampak banjir. Bantuan ini berupa Family Kit yang terdiri dari alat mandi, selimut, dan juga tikar lipat, pada Minggu (14/12) siang.
Ket. Foto : Walikota Denpasar Jaya Negara saat melakukan penyerahan bantuan kepada warga Buana Permai yang terdampak banjir, pada Minggu (14/12).
Didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar, AA Airawata, Kepala Dinas Perkim Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Camat Denpasar Barat, I Wayan Yusswara, Lurah Padangsambuan, Ketut Alit Artika, dan pihak terkait lainnya, Walikota Denpasar Jaya Negara menyampaikan, saat ini pihaknya akan memfokuskan pada upaya penanganan cepat di lapangan.
Antara lain, melakukan normalisasi sungai, yang berada di dekat kawasan perumahan tersebut, dan juga segera mengerahkan dinas terkait untuk melakukan pemotongan kayu, dan pembersihan benda lainnya yang berada di aliran sungai. “Kami akan segera mengerahkan dinas terkait untuk melakukan normalisasi sungai ini, dan juga pembersihan sisa kayu atau benda lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, Walikota Denpasar Jaya Negara juga menginstruksikan Dinas PUPR melakukan pembuatan beberapa senderan, dan juga pembangunan tembok, yang berfungsi untuk sistem buka tutup aliran sungai. “Prioritas kita sekarang adalah untuk segera melakukan penanganan. Nanti tim akan melakukan pengecekan dan pengukuran ulang termasuk juga untuk jembatan yang dekat dengan SD 11 Padangsambian, mungkin akan ditinggikan karena untuk akses mobilitas anak-anak juga,” katanya.
Sekretaris Kelompok Lingkungan Buana Permai, Arisuryani, menyampaikan terima kasih atas respon cepat Walikota Denpasar dan juga jajaran OPD Kota Denpasar terkait dengan kejadian banjir di wilayah perumahan itu. “Terima kasih Bapak Walikota Denpasar dan jajarannya. Mudah-mudahan kejadian ini dapat segera tertangani, dan upaya prioritas akan segera dapat mencegah kejadian banjir ini lagi terjadi,” katanya. (Win/tra).
.Walikota Hadiri Paruman Madya MDA Bali Kota Denpasar
Ajak Seluruh Desa Adat Untuk Ikut Sukseskan Pengelolaan Sampah Lewat Teba Modern
NEWS INTERMEDIA.COM || DENPASAR | Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Paruman (pertemuan) Madya Majelis Desa Adat (MDA) Bali Tingkat Kota Denpasar Tahun 2025 . Adapun beberapa hal yang yang dibahas dalam Paruman ini adalah berbagai hal terkait dengan program kerja dan juga pedoman yang akan digunakan sebagai landasan dalam menjalankan tata kelola dan tugas lembaga adat, yang dilaksanakan di Gedung Santi Graha, pada Minggu (14/12).
Ket Foto: Walikota Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri Paruman (pertemuan) Madya Majelis Desa Adat (MDA) Bali Tingkat Kota Denpasar Tahun 2025 yang dilaksanakan di Gedung Santi Graha, pada Minggu (14/12)
Hadir pada kegiatan ini, Penyarikan Agung MDA Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Asmara Putra, Bendesa Madya MDA Kota Denpasar, Anak Agung Ketut Sudiana, dan tamu undangan lainnya. Pada kesempatan itu, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan, sebagai sebuah lembaga adat, keberadaan MDA diharapkan dapat menjadi kendaraan untuk mengendalikan masyarakat dari tingkat Banjar hingga desa di Bali.
Termasuk di antaranya mengenai upaya pengelolaan sampah di hulu.
Berkaitan dengan hal ini, Walikota Denpasar Jaya Negara meminta seluruh masyarakat desa adat untuk turut bersinergi dengan program pemerintah terkait dengan penanganan sampah, salah satunya dengan membuat Teba modern di lingkungan masing masing. “Terkait dengan program pengelolaan sampah ini, kami mohon sinergi desa adat untuk ikut menyediakan Teba modern, misal di lingkungan Pura Desa, atau Pura Kahyangan. Tentunya jika gerakan ini dilakukan secara masif maka kita akan dapat melakukan penanganan sampah,” katanya.
Pembangunan Teba modern ini sendiri kata Jaya Negara, selain bisa mengolah sampah organik menjadi kompos alami, juga dapat menjadi sumur resapan air hujan untuk mencegah banjir dan mengisi cadangan air tanah. “Meski teba modern ini kecil, namun jika masing-masing desa adat memiliki 10 Teba modern, maka akan ada 350 teba modern yang tersedia. Jumlah ini tentunya saya rasa akan dapat mengurangi sampah,” ujarnya lagi.
Jaya Negara juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus MDA Kota Denpasar atas sinergitas yang telah dilakukan dengan Pemerintah Kota Denpasar. “Semoga melalui proses pertemuan madya ini, dapat menjadi panduan untuk menciptakan dayuh dunia, sebagai alat dalam meningkatkan swagina dan swakarya, sehingga dapat menghasilkan hasil yang baik,” ujarnya.
Sementara itu, Penyarikan Agung MDA Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Asmara Putra, menyampaikan, pihak MDA Bali memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah. Sebagai mitra pemerintah, jajaran MDA selalu berupaya untuk ikut berperan mensukseskan program yang dimiliki pemerintah daerah, tak terkecuali tentang penanganan sampah. “Kami terus berupaya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, demi menjaga Bali agar tetap ajeg dan lestari,” ungkapnya (Win/tra).
.Optimalisasi TPS3R, Teba Modern Hingga PDU Penutupan TPA Suwung
NEWS INTERMEDIA.COM || DENPASAR | Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya maksimal untuk menangani sampah perkotaan menjelang ditutupnya Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Suwung pada 23 Desember mendatang. Upaya tersebut diantaranya yakni optimalisasi TPS3R, Teba Moderen, Komposter, Bank Sampab, hingga Pusat Daur Ulang (PDU) di tiga lokasi. Demikian diungkapkan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mendampingi Kunjungan Kerja Plt. Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup RI, Hanifah Dwi Nirwana di Kota Denpasar, Sabtu (13/12).

Sebanyak tiga lokasi turut disasar, yakni Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Bali Nusa Tenggara, TPA Suwung dan PDU Tahura Kota Denpasar. Lebih lanjut dijelaskan Jaya Negara, dalam waktu dekat, Pemkot Denpasar juga akan mengumpulkan 24 pengelola TPS3R untuk mencari solusi atas kendala operasional. Hal ini utamanya kemungkinan untuk meningkatkan jumlah produksi. “Tadi kepada ibu Deputi kita sudah melapor, tantangan dan kendala dalam prnanganan sampah, jadi kita komitmen dan terus bekerja, bagaimana sampah di Kota Denpasar dapat tertangani dengan baik,” ujarnya.
Dikatakannya, dari seluruh inovasi pengolahan sampah baik TPS3R, Teba Moderen, Komposter, Bank Sampah hingga PDU Padangsambian ini hanya dapat mengolah sampah dikisaran 280-300 Ton/Hari. Karenannya, optimalisasi akan dilaksanakan di PDU Tahura dan Kesiman Kertalangu. “Ini yang akan kami gencarkan untuk memaksimalkan TPS3R, Teba Moderen, Komposter, Bank Sampah dan PDU yang ada di Denpasar, semoga bisa optimal sembari menunggu PSEL mulai beroperasi,” katanya.
“Terkait dengan pelonggaran-pelonggaran, kami sudah komunikasikan dengan Pak Gubernur dan Ibu Plt. Deputi PSLB3 Kementerian LH, karena kami tidak menginginkan dampak lingkungan yang terjadi justru kita menyelesaikan masalah di TPA Suwung. Tetapi, sungai dan fasilitas umum kita itu dipenuhi sesak oleh sampah-sampah dari rumah tangga,” tuturnya.

Sementara, Plt. Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup RI, Hanifah Dwi Nirwana mengatakan bahwa kunjungan ini dilaksanakan untuk meninjau progres yang telah dikerjakan pengelola TPA Suwung. Hal ini utamanya untuk pemenuhan sanksi yang disampaikan Menteri LH. “Yang memang dari sisi sanksi jatuh tempo 23 Desember ini, tapi kita sudah melihat itikad baik dari pemerintah daerah untuk jangka benah, namun ada beberapa kendala yang diperlukan untuk percepatan, salah satunya keeping, jadi kita perlu kerja yang kolaboratif dan lebih keras lagi,” ujarnya.
Hanifah menekankan pentingnya peran penting masyarakat dalam penanganan sampah. Hal ini utamanya dalam pengolahan sampah berbasih sumber dan pemilahan sampah berkelanjutan. “Masyarakat itu dalam hal ini partisipasi masyarakat menjadi kunci penting juga dalam kolaborasi penanganan sampah berkelanjutan,” ujarnya. (Ags/HumasDps).
Wawali Lepas Funwalk Reuni Akbar SMAN 5 Denpasar
NEWS INTERMEDIA.COM || DENPASAR | Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melepas peserta Jalan Santai (Funwalk) yang digelar di SMAN 5 Denpasar, Sabtu (13/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Reuni Akbar SMAN 5 Denpasar (Smanela) ke 50+1 year yang digagas oleh para alumni. Pelepasan funwalk berlangsung meriah yang diikuti ratusan peserta dari kalangan alumni, siswa, dan keluarga besar SMAN 5 Denpasar.
Tampak hadir Kadis Pendidikan Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si. Usai melepas peserta jalan santai, Wakil Wali Kota Denpasar bersama para alumni melaksanakan penanaman pohon di halaman sekolah serta meninjau teba modern yang merupakan sumbangan alumni untuk mendukung pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Reuni Akbar SMAN 5 Denpasar. Menurutnya, kegiatan yang digagas para alumni ini sangat positif dan luar biasa karena tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi sekolah. “Reuni Akbar ini sangat bagus dan luar biasa. Saya berharap para alumni SMAN 5 Denpasar semakin sukses dalam karier, rumah tangga, serta kinerja ke depan, dan terus membawa nama baik almamater,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni SMAN 5 Denpasar (IKA Smanela) Angkatan 1997, Ir. I Wayan Suadi Putra, ST., M.Ars, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan 50 tahun alumni SMAN 5 Denpasar. Namun, pelaksanaannya baru dapat dilakukan pada tahun 2025 sehingga dikemas sebagai peringatan 50+1 tahun. “Seharusnya dilaksanakan tahun 2024, namun karena pertimbangan situasi tahun politik dan arahan kepolisian, kegiatan baru bisa terlaksana tahun ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebelum puncak acara funwalk, panitia telah melaksanakan berbagai roadshow kegiatan, seperti talkshow pencegahan narkoba, antikorupsi, sosialisasi literasi keuangan dari Bank Mandiri, serta sosialisasi pengelolaan sampah organik bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati. “Untuk hari ini selain funwalk 2,3 kilometer, juga dilaksanakan penanaman pohon, zumba, serta pemeriksaan kesehatan gratis meliputi kesehatan umum, gigi, dan mata,” ungkapnya.
Tercatat sebanyak 1.000 alumni telah terdaftar secara online, dan panitia juga membuka pendaftaran on the spot bagi alumni yang belum mendaftar. Ke depan, IKA Smanela berencana membangun program alumni digital untuk memperkuat jejaring dan saling mendukung antaralumni. “Dengan alumni digital, diharapkan bisa saling mendukung. Bahkan bagi alumni yang memiliki usaha, akan diberikan diskon khusus bagi pemegang kartu alumni, misalnya di showroom motor bisa mendapatkan potongan harga hingga lima persen,” ucapnya. (Ayu/tra).







