Koster-Giri Linier dengan Sanjaya-Dirga
Gubernur Terpilih Soroti Gotong Royong Tanpa PamrihÂ
TABANAN-NEWSINTERMEDIA.COM || Gubernur Bali 2025-2030 terpilih Wayan Koster takjub dengan hasil perolehan suara Pilkada 2024 untuk Pilgub Bali dan pemilihan Bupati Tabanan. Koster-Giri linier dengan paslon Bupati Sanjaya-Dirga. Sama-sama meraih 67 persen. Bedanya Koster-Giri menang dengan 67,01 persen untuk Gubernur Bali, dan Sanjaya-Dirga menang 67,10 persen untuk Bupati Tabanan lima tahun kedepan. 
Hasil linier ini tak lepas dari perjuangan semua pendukung di Tabanan khususnya para pengurus, kader partai di tataran DPC, PAC, ranting, relawan hingga simpatisan partai di daerah lumbung pangan ini. Koster dan Giri Prasta mengucapkan terima kasih kepada semuanya. Koster hadir langsung di Gedung Ketut Marya Tabanan, Kamis 12 Desember 2024 untuk bertatap muka dengan semua pendukung.
Meski tanpa wakilnya Giri Prasta yang tengah bertugas ke Jakarta, Koster hadir ditemani sekretaris tim pemenangan Made Suparta. Koster diterima Ketua DPC PDIP Tabanan yang juga Bupati dan wakil Bupati Tabanan terpilih Komang Sanjaya-Made Dirga, anggota DPRD Tabanan Fraksi PDIP serta semua pengurus dan kader partai.
Dalam kesempatan ini, Koster memuji dan apresiasi setingginya atas perjuangan gotong royong tanpa pamrih dari semua pengurus dan kader. Tanpa biaya operasional pun, para pengurus dan kader kerja keras untuk memenangkan Koster-Giri dan Sanjaya-Dirga di Tabanan. “Terima kasih kawan-kawan sudah berjuang tanpa pamrih secara gotong royong. Suksma krama Tabanan telah memberikan suara kepada Koster-Giri dan Sanjaya-Dirga,” kata Koster.
Koster menjelaskan tak mudah berjuang pada Pilkada 2024. Momen dan euforianya berbeda dengan kontestasi pilkada-pilkada sebelumnya. Situasi dan kondisi sulit dikontrol.
“Modal kita semangat, bangkit, jaya dan menang. Modal kita setia di partai dan didukung penuh Ida Betara, Beliau betul menjaga kita selama proses Pilkada Serentak, hingga memenangkan pertarungan ini,” kata Gubernur Bali 2018-2023 asal Sembiran ini.
Secara khusus, Koster mengapresiasi pengurus dan kader yang tidak terpengaruh dengan bujuk rayuan selama proses kampanye hingga pencoblosan. Semua berhasil menjaga pertahanan luar biasa hingga meraih hasil linier 67 persen. “Hanya di Tabanan terjadi seperti ini. Koster-Giri menang 67,01 persen dan Sanjaya-Dirga 67,10 persen. Jika dibulatkan sama 67 persen. Di seluruh Bali KPU telah menetapkan Koster-Giri menang 61,46 persen,” jelas Koster.
Koster juga memuji pasangan Sanjaya-Dirga yang rendah hati dengan siapapun termasuk senior partai di Tabanan. Keduanya selalu santun dan sopan ketika meminta restu dan dukungan saat sosialisasi ke akar rumput. Koster-Giri juga berkomitmen menuntaskan sejumlah program yang telah dijalankan pada periode pertama sebagai Gubernur. Di Tabanan, sejumlah program pembangunan strategis seperti tol Gilimanuk-Mengwi dipastikan berlanjut.
Selain itu, destinasi wisata kelas dunia akan dibangun di Bali Barat yang akan berdampak pada Tabanan. Infrastruktur jalan provinsi dan kabupaten ke desa-desa di Tabanan menjadi perhatian serius Koster-Giri. Karena Tabanan sebagai daerah agraris dan akan dijadikan lumbung pangan Provinsi Bali. Selain itu Koster juga akan mewujudkan pabrik gabah menjadi beras di Tabanan sebagai langkah strategis menjadikan Bali daulat pangan seperti arahan Presiden Ri kelima Megawati Soekarnoputri dan Prananda Prabowo
“Koster-Giri akan menjaga pertanian Bali khususnya di Tabanan. Akan memberi insentif kepada petani untuk menekan alih fungsi lahan dan kepemilikan lahan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan Komang Sanjaya menyampaikan terima kasih kepada semua masyarakat Tabanan khususnya pengurus dan kader yang telah berjuang tanpa pamrih.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster sebagai Gubernur terpilih yang telah datang meminta terima kasih secara langsung kepada semua pejuang di Tabanan. “Kami ucapkan terima kasih atas kerja keras tanpa pamrih. Kerja dari hati nurani dengan harapan mencari pemimpin membangun Bali lima tahun bahkan 100 tahun kedepan. Luar biasa seorang pemimpin terpilih hadir menyampaikan terima kasih secara langsung seperti Pak Koster dan Giri Prasta,” katanya.
Menurut dia, tradisi perjuangan secara gotong royong tanpa pamrih ini harus dipertahankan dalam menatap kontestasi kedepan. Kini fokus bekerja untuk lima tahun kedepan demi masyarakat Tabanan. Gubernur dan Wakil Gubernur Bali terpilih telah berkomitmen akan mewujudkan sejumlah program strategis untuk Tabanan seperti memperhatikan budaya, seni, tradisi, kearifan lokal Bali, pertanian, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pariwisata di Bali.
Marathon keliling Bali untuk mengucapkan terima kasih kepada kader dilakukan Koster Giri sejak Rabu 11 Desember 2024. Setelah Jembrana, Buleleng, dan Karangasem, Koster bertatap muka dengan kader di Bangli, Gianyar dan Tabanan, pada Kamis 12 Desember 2024. Jumat 13 Desember, Koster-Giri akan menyambangi Klungkung, Denpasar dan Badung. (*)
Pengurus dan Kader PDIP Badung Wajib Kawal Program Pro RakyatÂ
BADUNG – NEWSINTERMEDIA.COM ||Gubernur dan wakil Gubernur Bali 2025-2030 terpilih Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta meminta pengurus dan kader-kader PDI-Perjuangan Badung mengawal program strategis pro rakyat selama lima tahun kedepan. Hal ini disampaikan Giri Prasta juga Ketua DPC PDI-P Badung saat tatap muka dan ungkapan terima kasih kepada pengurus dan kader di kantor DPC PDI-P Badung, Jumat 13 Desember 2024. “Lima tahun ke depan kawan-kawan semua (pengurus dan kader) wajib membackup Koster-Giri dan Adi Cipta,” kata Bupati Badung dua periode ini.

Giri Prasta dan Koster yang hadir bersama dalam tatap muka ini menyampaikan terima kasih sedalam-dalamnya dan setulusnya atas perjuangan semua pengurus dan kader-kader PDI-P. “Terima kasih kawan-kawan yang tidak mengenal capek, berjuang tak mengenal waktu, untuk memenangkan Adi Cipta dan Koster Giri di Badung,” kata Giri Prasta.
Politisi asal Petang ini menyampaikan apresiasi atas apa yang telah dilakukan semua pengurus dan kader. Mereka tak hanya memenangkan Koster-Giri dan Adi Cipta di Badung. Melainkan di luar daerah Badung juga. “Apresiasi kawan-kawan karena selain berjuang memenangkan Adi Cipta dan Koster-Giri di Badung. Kawan kawan yang punya saudara atau kerabat luar Badung juga mengajak mereka memenangkan dua paslon jagoan PDI-Perjuangan ini,” jelasnya.
Dihadapan para pengurus dan kader, Giri Prasta berbagi filosofi dan konsep politik yang ditanamkan di Badung dan Bali. “Berpartai adalah mendedikasikan diri lebih luas lagi. Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati ini adalah pengabdian. Kita harus dedikasikan diri untuk politik pemberdayaan,” jelas Giri Prasta.
Sementara itu, Ketua DPD PDI-Perjuangan Bali Wayan Koster juga Gubernur Bali 2025-2030 terpilih menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada semua pengurus dan kader yang telah berjuang selama ini. Koster berinisiatif menggelar agenda ramah tamah ini pertama kali dalam beberapa agenda pilkada. Bertatap muka bersama para pengurus dan kader partai seperti ini akan rutin digelar.
“Mengapa digelar ramah tamah dan ucapan terima kasih ini karena kami sangat merasakan suasana Pilkada berbeda dibanding sebelumnya. Terima kasih atas perjuangan dan pertahanan kawan-kawan pengurus dan kader dalam kondisi sulit hingga bisa menang meyakinkan di Badung,” jelas Gubernur Bali 2018-2023 asal Sembiran ini.
Koster mengenang selama masa kampanye hingga pencoblosan dirinya dan Giri Prasta tak mengeluarkan banyak biaya untuk operasional. Apalagi menyiapkan logistik baju untuk pendukung , tak dilakukan. Semua bekerja berjuang berpegang pada konsep gotong-royong. Inilah yang menghadirkan Koster-Giri, tim pemenang dan keluarga besar menyampaikan terima kasih tulus kepada semua pengurus dan kader Badung.
Koster- Giri kata dia, bisa menang 61,46 persen di Bali karena perjuangan tak kenal lelah dari semua. Dan hasil pleno sudah diumumkan oleh KPU tanggal 8 Desember.” Tyang sudah dengar berita bahwa tidak ada gugatan ke MK jadi tinggal menunggu surat resmi dari pusat untuk pengesahan Gubernur dan wakil Gubernur terpilih,” kata Koster.
Koster menambahkan, Koster-Giri berterima kasih bisa menang di semua kabupaten kota. Untuk Pilgub Bali, di Bangli 75 persen di Gianyar 71 persen di Tabanan 67 persen di Bandung hampir 65 persen, Klungkung 59 persen, Jembrana dan Buleleng 57 persen, Denpasar 50,05 persen. Denpasar unik menangnya hanya 319 suara.
Sebagai Ketua partai di Bali, Koster ingin memenangkan semua pertarungan di Bali. Namun gagal di Karangasem. Ia ingin agar mudah dalam menjalankan program pembangunan strategis Bali Era Baru 100 tahun kedepan dengan visi Bangun Sat Kerthi Loka Bali yang telah dijalankan pada periode pertama.
Kedepan kata Gubernur Bali jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB), Koster-Giri berkomitmen menjalankan semua program yang telah disampaikan saat kampanye. Termasuk tayangan visual grand desain pembangunan Bali. “Banyak agenda pembangunan penting akan dijalankan diantaranya infrastruktur strategis untuk mengatasi semua permasalahan di Bali diantaranya kemacetan,” kata Koster.
Koster-Giri mengajak semua pengurus dan kader mulai fokus menatap kedepan. Gotong royong harus menjadi pakem perjuangan dalam memenangkan figur pemimpin yang diusung PDI-P dalam setiap kontestasi pilkada.
Hadir dalam anjangsana di Badung, bendahara DPD PDI-P Bali Dewa Made Mahayadnya yang juga Ketua DPRD Bali, Bupati Badung terpilih Adi Arnawa dan Bagus Sucipta, anggota DPRD Badung Fraksi PDI-P, pengurus struktural partai, simpatisan, relawan, dan semua mendukung.
Anjangsana Koster-Giri pada Jumat 13 Desember 2024 dilakukan di DPC PDI-P Denpasar, Badung dan Klungkung. Sebelumnya, Koster-Giri telah hadir dan menyampaikan terima kasih kepada pengurus dan kader di Jembrana, Buleleng, Karangasem, Bangli, Gianyar dan Tabanan. (*)
Tos Kopi Arak Warnai Anjangsana Gubernur Bali TerpilihÂ
DENPASAR-NEWSINTERMEDIA.COM ||Kopi arak tanpa gula mulai melekat dengan warga Kota Denpasar. Pada anjangsana Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster ke DPC PDI-P Denpasar, Jumat 13 Desember 2024 pagi, minuman pembuka yang disiapkan yakni kopi arak. Ratusan pengurus dan kader DPC PDI-P Denpasar melakukan tos kopi arak sebelum memulai kegiatan bersama Gubernur Bali 2025-2030 terpilih, Koster. “Sudah ada jajan di depan kawan-kawan dan kopi arak. Kita tos kopi arak Bali sebelum memulai kegiatan,” tegas Ketua DPC PDI-P Denpasar
I Gusti Ngurah Gede yang juga Ketua DPRD Kota Denpasar. Serentak semua tos kopi arak. Koster duduk di tengah diapit Ngurah Gede dan Wakil Walikota terpilih Agus Wibawa. Di barisan depan terdiri dari pengurus struktur partai, senior dan anggota DPRD Kota Denpasar. Hadir juga bendahara DPD PDI-P Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jeck.
Kebiasaan mengonsumsi kopi arak mulai lekat dengan krama Bali, sejak Gubernur Bali 2018-2023 Wayan Koster menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 1 Tahun 2020. Regulasi ini menegaskan tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali. Pergub ini mengatur tentang minuman fermentasi dan destilasi khas Bali, termasuk arak Bali, tuak, dan brem. Kini arak Bali mulai sejajar harkatnya dengan minuman spirit dunia seperti whiskey, vodka, soju, sake dan lainnya.
Moment ramah tamah Koster ke DPC Denpasar dikemas penuh kekeluargaan dan santai. Koster hadir guna menyampaikan terimakasih atas perjuangan tanpa pamrih para pengurus dan kader-kader PDI-P Denpasar sehingga Koster-Giri terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. Giri Prasta tak hadir lantaran masih berada di luar daerah. Begitu juga Walikota Denpasar terpilih Jaya Negara tak hadir karena berada di Jakarta.
Dalam kesempatan ini, Gusti Ngurah Gede menyampaikan terimakasih atas perjuangan semua pengurus, kader, relawan, simpatisan yang telah berjuang tanpa pamrih meraih kemenangan. Kini Koster-Giri meimpin provinsi Bali dengan kemenangan tipis 50,05 persen dan Jaya Wibawa pimpin Kota Denpasar dengan kemenangan 74 persen.
DPC Denpasar memohon maaf karena hanya mampu membawa Koster-Giri menang tipis. Semua kekuatan telah dikerahkan demi hasil terbaik ini. Tak mudah karena lawan asal Denpasar dan banyak tokoh Denpasar yang mengusungnya. “Astungkara bisa menang meskipun hanya nol koma sekian persen. Periode lalu pada Pilgub kami kalah. Kami malu saat itu dengan Pak Koster,” kata I Gusti Ngurah Gede.

Kedepan setelah dilantik, Ngurah Gede berharap Koster-Giri bisa mewujudkan sejumlah program strategis seperti mengatasi kemacetan, pendidikan, sampah, dan air bersih dan persoalan lain-nya. Ia mengatakan akan bertandang ke Kantor Gubernur Bali bertemu Koster-Giri untuk menyelaraskan program pemerintah Bali dan kota. “Mohon diperhatikan Kota Denpasar soal kemacetan, sektor pendidikan pembangunan sekolah, sampah, air bersih dan juga lahan untuk kantor kecamatan Denpasar Timur,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD PDI-P Bali Wayan Koster mengucapkan terima kasih atas militansi pengurus dan kader di Denpasar. Dinamikanya luar biasa karena Koster-Giri hanya menang dengan keunggulan 319 suara (50, 05 persen). Koster menjelaskan pengurus dan kader Denpasar sangat solid. Bekerjasama dan gotong royong tanpa pamrih selama tiga bulan demi kemenangan.
“Kita syukuri menang Pilgub dan walikota. DPP partai memantau dan sangat mengapresiasi kinerja kita di Bali. Banyak pemimpin pusat sempat risau dengan Bali kiranya saya bisa kalah. Tapi Kita turun terus ke arus bawah dan bekerja keras. Untuk Denpasar, tyang apresiasi sangat luar biasa,” jelas Wayan Koster.
Untuk itu, ia mewakili DPP, DPD PDI-P, Tim pemenangan Koster-Giri serta semua rumpun keluarga menyampaikan terimakasih yang tulus kepada semua pengurus di Kota Denpasar. Kedepan, Koster-Giri berkomitmen menyelesaikan sejumlah program pembangunan strategis yang telah disampaikan saat kampanye.
Seperti penyelesaian kemacetan, air bersih, sampah, pendidikan, kesehatan gratis, pembangunan infrastruktur jalan, menata kota dan mengawal keamanan kota Denpasar. Kegiatan anjaksana dan ucapan terima kasih Koster-Giri dan Jaya Wibawa ini ditutup dengan makan nasi jinggo bersama. (*)








