Info Denpasar Soal Karya Melaspas, Pendidikan dan Upacara Mepandes

Wawali Hadiri Karya Melaspas Mendem Pedagingan

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Karya Melaspas, Mendem Pedagingan, dan Pecaruan Rsi Gana Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Denpasar, Ayu Agustini, Kepala Sekolah SDN 2 Dangin Puri, I Ketut Kertiyasa, serta para undangan lainnya, di SDN 2 Dangin Puri bertepatan pada Hari Raya Purnama, Budha Umanis Julungwangi, Rabu (5/11).

Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe!

Pada kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa mengatakan upacara melaspas ini
sebagai bentuk sradha bakti agar memperoleh keselamatan dan kerahayuan bagi bangunan yang akan ditempati “Melalui pelaksanaan karya melaspas ini, diharapkan dapat memperkuat keharmonisan sesuai dengan ajaran Tri Hita Karana, dan memperoleh kerahayuan dalam menempati dan menggunakan bangunan tersebut, serta dapat memberikan energi yang positif dan menetralisir hal-hal yang negatif,” ungkap Arya Wibawa

Selain itu, Wawali Arya Wibawa juga mengatakan, pemelaspasan di lingkungan sekolah ini juga diharapkan akan dapat semakin mendukung dan menunjang proses kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Sementara ketua pelaksana kegiatan, Oka Arimbawa menuturkan dalam sambutannya bahwa karya melaspas lan rsi gana dilakukan untuk melestarikan dan memelihara adat dan budaya Bali

“Tugas kami melestarikan dan memelihara adat dan budaya supaya ajeg dan berfungsi segimana mestinya, selaras dan seimbang dengan sesama sesuai dengan konsep Tri Hita Karana,” tutur Oka Arimbawa. (IND/Tra).


Pemkot Denpasar Komit Tingkatkan Kualitas dan Layanan Pendidikan

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara meresmikan gedung kelas baru SDN 1 Sesetan yang ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti,  dan peresmian ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kualitas dan layanan pendidikan secara berkelanjutan,Rabu (5/11).

Turut hadir mendampingi Wali Kota, Anggota DPRD Provinsi Bali, Ni Wayan Sari Galung, Anggota DPRD Kota Denpasar, Melati Purbaningrat Yo, Luh Putu Mamas Lestari, dan Tomy Sumerta. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama, Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara, Lurah Sesetan Wayan Gede Gita Prayudi, serta tokoh masyarakat setempat.

Usai peresmian, Wali Kota Jaya Negara meninjau langsung gedung baru dan menyerahkan buku gratis kepada seluruh siswa yang hadir dalam upacara pemelaspasan yang bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima. Dalam sambutannya, Wali Kota Jaya Negara menyampaikan bahwa pembangunan gedung SDN 1 Sesetan merupakan hasil dari pemetaan menyeluruh terhadap kondisi fisik sekolah di Kota Denpasar untuk menentukan prioritas perbaikan dan pembangunan baru.

 

“Pembangunan gedung sekolah ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan pendidikan di Denpasar. Gedung sekolah yang representatif sangat penting untuk mendukung kenyamanan belajar siswa dan guru. Pemerintah berkomitmen melaksanakan pembangunan dan perbaikan secara bertahap berdasarkan skala prioritas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jaya Negara menambahkan bahwa setelah pembangunan rampung, dilaksanakan upacara Mecaru dan Pemelaspasan sekaligus peresmian agar gedung baru ini segera dapat digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. “Semoga dari gedung baru ini anak-anak dapat bersekolah dengan nyaman dan bersemangat, serta terus berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik,” imbuhnya.

Wali Kota Jaya Negara juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Denpasar. Pihaknya berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang layak dan berkarakter dengan fasilitas pendukung yang memadai. Pemerintah Kota Denpasar melalui Disdikpora juga terus mendorong peningkatan mutu tenaga pendidik serta pemerataan sarana pendidikan di seluruh wilayah kota.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kita ingin anak-anak Denpasar tumbuh dalam lingkungan belajar yang sehat, aman, dan penuh semangat. Dengan adanya fasilitas baru ini, kami berharap para siswa lebih termotivasi dan para guru dapat mengajar dengan lebih optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Sesetan, Agus Mas Dwi Aryana Putra, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa gedung baru ini terdiri atas 15 ruangan berlantai tiga, mencakup 12 ruang kelas serta tiga ruang tambahan untuk ruang guru, kepala sekolah, dan perpustakaan. “Dengan adanya gedung baru ini, suasana belajar menjadi lebih nyaman. Kami yakin siswa akan semakin bersemangat dalam menuntut ilmu, dan para guru dapat lebih optimal dalam memberikan pembelajaran,” ujarnya.

Lurah Sesetan, I Wayan Gede Gita Prayudi, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar, khususnya kepada Wali Kota Jaya Negara, atas terealisasinya pembangunan SDN 1 Sesetan. Ia menilai fasilitas pendidikan yang memadai sangat penting bagi tumbuh kembang generasi muda di wilayahnya.

Ungkapan terima kasih turut disampaikan oleh salah satu siswa SDN 1 Sesetan yang merasa senang dengan gedung baru yang nyaman dan modern. “Terima kasih kepada Bapak Wali Kota karena sudah membangun gedung kelas baru dan memberi kami buku gratis. Sekarang kami jadi lebih semangat belajar,” ujarnya penuh antusias. (Ayu/Tra).


Walikota Apresiasi Upacara Menek Kelih dan Mepandes 

Diikuti 87 Peserta, Implementasikan Dharmaning Negara dan Dharmaning Agama.

NEWS INTERMEDIA.COM || Denpasar, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas komitmen Yayasan Dwijendra Denpasar dalam mengimplementasikan dharmaning negara dan dharmaning negara dalam dunia pendidikan.  Hal tersebut diungkapkan Walikota Jaya Negara usai ngayah nyangging bersama Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dan Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Bgurah Gede Marhaendra Jaya serangkaian Upacara Menek Kelih dan Mepandes yang digelar Yayasan Dwijendra di Gedung Yayasan Dwijendra Denpasar bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima, Rabu (5/11).

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dan Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya saat ngayah nyangging serangkaian Upacara Menek Kelih dan Mepandes yang digelar Yayasan Dwijendra di Gedung Yayasan Dwijendra, Denpasar bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima, Rabu (5/11).

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memberikan apresiasi tinggi atas dilaksanakannya Upacara Menek Kelih dan Mepandes oleh Yayasan Dwijendra, Denpasar. Upacara ini merupakan implementasi dari semangat Vasudhaiva Kutumbakam, yang mengandung makna bergotong royong bersama dalam menjalankan dharma agama.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Yayasan Dwijendra yang tidak hanya fokus meningkatkan kualitas pendidikan, melainkan juga melaksanakan Upacara Menek Kelih dan Mepandes ini dengan sangat baik dan khidmat sebagai bentuk implementasi dharmaning negara di bidang pendidikan, dan dharmaning agama dengan upacara menek kelih dan mepandes ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Mepandes atau Metatah massal ini merupakan upacara Manusa Yadnya yang wajib dilakukan oleh umat Hindu khususnya kepada anak yang baru menganjak usia remaja atau dewasa. Selain sebuah kewajiban, upacara Mepandes ini juga bertujuan untuk menetralisir sifat buruk yang ada pada diri manusia yang biasa disebut Sad Ripu atau enam musuh dalam diri manusia.

Dikatakan Jaya Negara, Upacara Menek Kelid dan Mepandes ini tidak hanya merupakan kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat. Sehingga, dengan adanya kegiatan seperti ini, umat Hindu dapat semakin kuat dan bersatu dalam menjalankan dharmaning negara dan dharma agama.

“Semangat Vasudhaiva Kutumbakam yang berarti kita semua bersaudara harus terus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, dan Yayasan Dwijendra sudah memulai dan kami rasa dapat menjadi contoh baik bagi satuan pendidikan di Kota Denpasar dalam meringankan beban orang tua siswa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Dwijendra, I Nyoman Setia Negara mengaku bangga dan bersyukur dapat melaksanakan Upacara Piodalan di Pura Mahawidya Dwijasrama yang dirangkaikan dengan Upacara Menek Kelih dan Mepandes. Dimana, upacara ini dilaksanakan sejalan dengan visi Yayasan Dwijendra mengembangkan berdasarkan agama, kebudayaan dan kesusatraan.

Dikatakannya, Upacara Menek Kelih dan Mepandes ini merupakan salah satu implementasi dharmaning agama. Hal ini untuk menuntaskan kewajiban para orang tua kepada sang anak. Dimana, upacara kali ini diikuti oleh 87 peserta, yakni Menek Kelih sebanyak 32 orang dan Mepandes sebanyak 55 orang yang merupakan siswa siswi dibawah naungan Yayasan Dwijendra.

“Kami bangga bahwa Dwijendra memulai hal yang baik bersama bergotong royong melaksanakan upakara suci yang saat ini kita laksanakan, semoga memberikan kemanfaatan bagi seluruh masyarakat, khususnya siswa dan sisiwi di bawah naungan Yayasan Dwijendra,” ujarnya. (Ags/Tra).