Beranda / Berita Terkini / DENPASAR / Info Denpasar Terkait Kunker Bea Cukai, Pelayanan Publik dan Puncak Hut Dekranasda 

Info Denpasar Terkait Kunker Bea Cukai, Pelayanan Publik dan Puncak Hut Dekranasda 

Walikota Terima Kunjungan Kerja Kakan Bea Cukai Denpasar

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

NEWSINTERMEDIA.COM ll DENPASAR –Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima secara resmi kunjungan kerja Kepala Kantor Bea Cukai Denpasar, I Made Aryana, di kantor Walikota Denpasar, Rabu (9/7).

Ket foto :Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Bea Cukai Denpasar, I Made Aryana, di kantor Walikota Denpasar, Rabu (9/7).

Pertemuan ini sekaligus  menjadi langkah memperkuat sinergi dan kolaborasi antar instansi dalam mendukung dan mewujudkan pengelolaan kepabeanan yang adil, efektif, berintegritas, dan berfokus pada pelayanan untuk masyarakat di Kota Denpasar.

“Pemerintah Kota Denpasar siap untuk mendukung upaya pengelolaan kepabeanan yang berintegritas. Hal ini tentunya memerlukan koordinasi dan komunikasi yang baik. Untuk itu, kami siap bersinergi dan berkolaborasi
tak terkecuali dengan pihak Kantor Bea Cukai Denpasar,” ujar Walikota Jaya Negara.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara yang juga didampingi Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana juga berharap pertemuan ini menjadi langkah memperkuat kerja sama yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Denpasar, terutama dalam sektor kepabeanan.

Hal ini lantaran, tambah Walikota Jaya Negara, sinergi antar lembaga sangat penting agar kebijakan pengawasan dapat berjalan efektif tanpa menghambat kegiatan ekonomi rakyat.

Sementara itu Kepala Kantor Bea Cukai Denpasar, I Made Aryana menyampaikan terimakasih atas sambutan dari pihak Pemerintah Kota Denpasar dalam kunjungan ini.

Made Aryana menyatakan, komitmen dan kerja sama antara Bea Cukai dan seluruh pemangku kepentingan termasuk Pemerintah Kota Denpasar sangat penting untuk menciptakan pengawasan yang terintegrasi dan mendukung pembangunan daerah.

“Kehadiran kami di sini untuk menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi, karena wilayah kerja kami Bea mencakup juga Kota Denpasar,” ungkapnya.

Lebih jauh, Made Aryana menyampaikan, kolaborasi antarlembaga seperti ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan, mencegah pelanggaran hukum kepabeanan, serta meningkatkan potensi penerimaan negara dari sektor bea dan cukai. (Win/tra).

Wawali  Tegaskan Komitmen Cegah Maladministrasi Menuju Layanan Berkualitas

NEWSINTERMEDIA.COM ll DENPASAR –, Pemerintah Kota Denpasar melalui Bagian Organisasi Setda Kota Denpasar menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pelayanan Publik dalam Pencegahan Maladministrasi Menuju Pelayanan Publik Berkualitas yang berlangsung pada Rabu, (9/7), bertempat di Ruang Sewaka Mahottama, Graha Sewaka Dharma, Lumintang.

Ket. Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kegiatan pembukaan Sosialisasi Pengawasan Pelayanan Publik dalam Pencegahan Maladministrasi Menuju Pelayanan Publik Berkualitas yang berlangsung pada Rabu, (9/7), bertempat di Ruang Sewaka Mahottama, Graha Sewaka Dharma, Lumintang.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dan dihadiri oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti, SH, serta Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi, I Nyoman Agus Santika, yang sekaligus menjadi narasumber.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan salah satu misi penting dalam mewujudkan Denpasar sebagai kota berbasis budaya yang maju. Nilai “Sewakadarma” atau melayani adalah kewajiban, telah menjadi semangat yang diinternalisasi oleh seluruh aparatur sejak 2008, dan diperkuat melalui Peraturan Walikota Nomor 38 Tahun 2018 tentang Budaya Kerja.

Berbagai langkah konkret telah dilakukan Pemkot Denpasar, seperti penyusunan standar pelayanan, pelaksanaan forum konsultasi publik, survei kepuasan masyarakat (SKM), serta pembentukan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelayanan Publik. Nilai SKM Kota Denpasar terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun, dengan kategori sangat baik.

Lebih lanjut, Pemkot Denpasar juga berpartisipasi aktif dalam sejumlah penilaian eksternal. Di antaranya, Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) dari Kementerian PANRB, dengan peningkatan Indeks Pelayanan Publik dari A− pada Tahun 2023 menjadi A pada Tahun 2024. KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik), dengan capaian Top 99 dan Top 45 Nasional, hingga survei Kepatuhan Ombudsman, dengan nilai 97,99 pada 2023 yang menempatkan Denpasar pada peringkat 10 besar nasional.

“Kami mengajak seluruh jajaran untuk terus berinovasi dan berkolaborasi guna mencegah maladministrasi dan mewujudkan pelayanan publik yang prima, dan melaksanakan pengawasan internal serta sinergi antarlembaga, dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam yakni kita semua bersaudara,” ujarnya.

Sementara Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Denpasar, Luh Made Kusuma Dewi, menyampaikan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang peran dan fungsi Ombudsman dalam pengawasan pelayanan publik, mencegah praktik maladministrasi, serta mendorong implementasi standar pelayanan prima di lingkungan instansi pemerintah.

“Materi yang disampaikan mencakup peran pengawasan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan upaya pencegahan maladministrasi,” ujarnya.

Disampaikan pula bahwa, peserta kegiatan terdiri dari para kepala perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, serta kepala UPTD Puskesmas se-Kota Denpasar.

“Kami berharap agar kegiatan ini mampu menciptakan budaya kerja yang profesional dan birokrasi yang responsif,” ujarnya. (Pur/Tra).

Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun  Dekranas ke-45

NEWSINTERMEDIA.COM ll DENPASAR –
Balikpapan – Dewan Kerjinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Ketua Dekranasda, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Wakil Ketua Harian Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana menghadiri Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), yang berlangsung di BSSC Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (9/7).

Ket. Foto :Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa bersama Wakil Ketua Harian Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana saat menghadiri Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), yang berlangsung di BSSC Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (9/7)

Perayaan yang mengusung tema “Perajin Berdaya Mendunia” ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas Pusat, Selvi Gibran Rakabuming. Dalam sambutannya, Selvi Gibran menekankan pentingnya peran seluruh jajaran Dekranas, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, untuk aktif membina dan mendampingi para perajin, khususnya yang masih pemula dan belum memiliki akses pasar.

“Dekranas bukan milik pusat atau provinsi saja, namun menyeluruh. Koordinasi dan pembinaan harus menyentuh perajin yang belum dikenal dan belum memiliki pasar. Mereka harus diberikan perhatian khusus, pembinaan, serta pendampingan intensif,” ujar Selvi Gibran.

Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan partisipasi perajin dalam pameran. “Jangan hanya yang itu-itu saja yang diikutsertakan. Perajin kecil yang belum bisa menjual hasil karyanya juga perlu diberi kesempatan, agar merasakan dampak ekonomi yang nyata dari kegiatan-kegiatan promosi seperti ini,” lanjutnya.

Selain itu, Selvi Gibran menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial dalam pemasaran produk kerajinan, seiring dengan perkembangan era digitalisasi. “Pembinaan terhadap perajin, khususnya di daerah-daerah kecil, harus mencakup pelatihan pemasaran baik offline maupun online, karena itu kunci membuka pasar yang lebih luas,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa akses terhadap pemodalan menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang harus diperjuangkan.

Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa disela-sela acara menyampaikan bahwa Dekranasda Kota Denpasar telah secara konsisten melaksanakan arahan Ketua Umum Dekranas. “Kami selalu memberikan pendampingan dan pembinaan, khususnya kepada perajin pemula dan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM). Mereka juga kami fasilitasi untuk mengikuti pameran di tingkat kota, provinsi, hingga nasional,” ungkapnya.

Menurutnya, berbagai langkah ini dilakukan untuk mendukung peningkatan daya saing produk lokal dan mendorong para perajin agar mampu mandiri serta menembus pasar global di masa mendatang.

Puncak perayaan HUT ke-45 Dekranas ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar daerah, memperluas jejaring promosi, dan mempertegas komitmen Dekranasda dalam memajukan industri kerajinan nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. (Ayu/Tra)