Beranda / Berita Terkini / DENPASAR / Info Denpasar Seputar Fak Kedokteran, Webinar KORPRI dan Fashion Road Show

Info Denpasar Seputar Fak Kedokteran, Webinar KORPRI dan Fashion Road Show


Wawali Usulkan Pembukaan Fakultas Kedokteran Universitas Bali Internasional

NEWS INTERMEDIA.COM l DENPASAR l Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Fakultas Kedokteran yang diadakan oleh Universitas Bali Internasional (UNBI), Kamis (13/8).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Ket. Foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Fakultas Kedokteran yang diadakan oleh Universitas Bali Internasional (UNBI), Kamis (13/8).

Evaluasi lapangan usul pembukaan Fakultas Kedokteran UNBI merupakan tahapan visitasi oleh tim evaluator Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi secara daring (online) untuk meninjau kesiapan fasilitas, dosen, kurikulum, serta rumah sakit jejaring sebelum izin operasional dan program studi resmi dibuka.

Rektor Universitas Bali Internasional, Prof. Dr. dr. I Made Bakta, menyampaikan Universitas Bali Internasional (UNBI) hari ini resmi menjalani visitasi penting dalam rangka pemenuhan syarat pembukaan Fakultas Kedokteran baru. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melaksanakan Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa seluruh civitas akademika UNBI telah melakukan persiapan matang untuk menyambut momentum besar ini. “Kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas tinggi di Bali. Evaluasi lapangan ini menjadi ruang krusial bagi kami untuk membuktikan kesiapan kurikulum, kompetensi SDM calon dosen, serta keandalan sarana prasarana yang kami miliki,” ujarnya saat memberikan sambutan pembuka.

Proses asesmen akan berlangsung dari pagi hingga sore hari ini dibagi ke dalam beberapa ruang virtual khusus (breakout room) guna memeriksa tiga aspek fundamental yakni Aspek Kurikulum dan SDM, Aspek Wahana Pendidikan serta Aspek Sarana dan Prasarana.

Rangkaian visitasi daring ini dijadwalkan akan ditutup sore ini dengan agenda pembacaan serta penandatanganan Berita Acara Evaluasi Lapangan antara Tim Evaluator Kementerian dan pihak pengusul dari Universitas Bali Internasional.

Melalui evaluasi ini, UNBI berharap dapat segera mendapatkan rekomendasi resmi publikasi izin pembukaan prodi, guna menjawab kebutuhan nasional akan pemenuhan tenaga dokter spesialis dan dokter umum yang unggul di Indonesia, khususnya di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Sementara Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah strategis UNBI. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat.

“Pemerintah Kota Denpasar mendukung penuh usulan pembukaan Fakultas Kedokteran di UNBI. Kehadiran FK baru ini sangat strategis untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter, mengoptimalkan jaringan rumah sakit serta puskesmas daerah sebagai wahana pendidikan, sekaligus memperkokoh Denpasar sebagai pusat edukasi yang unggul,” tegasnya. (Ays/Tra).


Sekda Kota Denpasar Jadi Narasumber Webinar Nasional KORPRI Berbagi

NEWS INTERMEDIA.COM l DENPASAR l Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, menjadi salah satu narasumber dalam Webinar Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) bertema “KORPRI Peduli KORPRI Berbagi: Aksi Nyata ASN untuk Kemanusiaan dan Perlindungan Sosial”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan jajaran KORPRI dan ASN dari berbagai daerah di Indonesia pada Kamis (13/8).

Webinar nasional tersebut menghadirkan Keynote Speaker Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh.

Dalam kesempatan tersebut, IGN Eddy Mulya didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Denpasar, Adventus Edison Souhuwat mengangkat topik “Sembagi Arutala: Inovasi Perlindungan Pekerja Rentan dari Kebesaran Hati ASN Kota Denpasar.” Ia memaparkan praktik baik dan inovasi yang dikembangkan di Kota Denpasar dalam memberikan perlindungan sosial kepada pekerja rentan.

IGN Eddy Mulya menjelaskan, semangat KORPRI Peduli KORPRI Berbagi merupakan bentuk nyata kepedulian ASN yang tidak hanya berperan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok pekerja rentan.

Menurutnya, inovasi Arutala menjadi salah satu bentuk kepedulian dan gotong royong ASN Kota Denpasar. Melalui kebesaran hati dan semangat berbagi, ASN dapat mengambil peran dalam memberikan perlindungan sekaligus membantu meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Semangat berbagi ini lahir dari kepedulian. Ketika ASN memiliki kebesaran hati untuk berbagi, maka akan muncul kekuatan bersama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar IGN Eddy Mulya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perlindungan pekerja rentan merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif. Karena itu, kolaborasi dan kepedulian seluruh ASN menjadi kekuatan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Webinar nasional ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai praktik baik yang telah dilakukan di daerah, sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman antar-pengurus KORPRI di seluruh Indonesia.

Semangat KORPRI Berbagi selanjutnya diproyeksikan menjadi sebuah gerakan nasional yang dapat direplikasi oleh pengurus KORPRI di seluruh Indonesia. Dengan adanya gerakan bersama tersebut, inovasi perlindungan sosial dan aksi kemanusiaan yang telah berjalan di berbagai daerah diharapkan dapat diperluas sehingga memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.

IGN Eddy Mulya berharap, semangat KORPRI Berbagi tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan, tetapi dapat tumbuh menjadi budaya ASN dalam mengabdi dan memberikan manfaat bagi sesama.

“Harapan kami, apa yang telah dilakukan di Kota Denpasar dapat menjadi inspirasi dan direplikasi oleh KORPRI di seluruh Indonesia. Dengan semangat kebersamaan, kepedulian dan gotong royong, ASN dapat hadir lebih dekat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Webinar tersebut sekaligus memperkuat komitmen KORPRI untuk terus menghadirkan aksi nyata ASN dalam bidang kemanusiaan dan perlindungan sosial, sekaligus membangun solidaritas dan kepedulian sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. (Eka/tra).


Angkat Kreativitas Desainer dan IKM Lokal, Fashion Road Show Dekranasda Bali

NEWS INTERMEDIA.COM l DENPASAR l Dekranasda Bali Fashion Road Show yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali hadir di Kota Denpasar dengan mengusung tema “Wastra Hitakara”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Lumintang Denpasar, Rabu (12/8).

Ket. Foto : Pelaksanaan Dekranasda Bali Fashion Road Show yang digelar Dekranasda Provinsi Bali di Kota Denpasar dan dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, serta disambut langsung Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, di Gedung Dharma Negara Alaya, Lumintang Denpasar, Rabu (12/8).

Hal ini menjadi ruang bagi desainer, perajin, serta pelaku IKM dan UMKM untuk memperkenalkan karya sekaligus memperluas pasar produk lokal. Kegiatan ini disambut langsung Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, yang menyambut kehadiran Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster.

Turut hadir Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Organisasi Wanita Forkopimda Provinsi Bali, pimpinan OPD Provinsi Bali dan Kota Denpasar, serta undangan lainnya.

Program yang diinisiasi Ny. Putri Koster tersebut merupakan pengembangan dari Dekranasda Bali Fashion Week (DBFW) dan Dekranasda Bali Fashion Day (DBFD). Dalam sambutannya, Ny. Putri Koster, menyampaikan ketiga program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun promosi wastra Bali secara berkelanjutan.

Fashion Day digelar rutin untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kain tenun tradisional Bali, Fashion Week menjadi ruang ekspresi yang melibatkan berbagai kalangan, sementara Fashion Road Show membawa karya desainer dan produk IKM Bali lebih dekat kepada masyarakat.

“Jika sesuatu dilakukan secara kontinu dan konsisten, barulah kita mendapatkan hasil. Wastra Bali tidak hanya memberikan keindahan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujar Ny. Putri Koster.

Lebih lanjut Ny. Putri Koster mengatakan pengembangan fesyen berbasis wastra juga diharapkan mampu menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif secara lebih luas. Ketika karya seorang desainer berkembang, manfaatnya turut dirasakan penenun, penjahit, koreografer, pemusik hingga model lokal.

Dalam pelaksanaannya, peragaan busana juga dipadukan dengan musik karya seniman Bali serta menampilkan busana tradisional dari berbagai daerah untuk menjaga kekayaan adat dan budaya.

Meski sejumlah desainer Bali telah mendapat kesempatan tampil di panggung internasional, Ny. Putri Koster menegaskan penguatan pasar lokal tetap menjadi prioritas. Masyarakat Bali dan Indonesia, perlu terlebih dahulu mengenal, mencintai, dan menggunakan karya desainer serta produk IKM daerahnya sendiri.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Denpasar sebagai salah satu lokasi Fashion Road Show. Sagung Antari menilai kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan kreativitas desainer dengan masyarakat sekaligus memperkuat posisi IKM dan UMKM lokal.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan Dekranasda Kota Denpasar, saya mengucapkan selamat datang di Dharma Negara Alaya. Gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang kreativitas dan tempat bersemayamnya taksu anak-anak muda serta pelaku seni kreatif Kota Denpasar,” ujar Antari Jaya Negara.

Ia juga mengapresiasi para desainer dan perajin yang mampu merangkai kekuatan tradisi menjadi busana modern yang tetap memiliki identitas Bali.

Menurut Ny. Sagung Antari Jaya Negara, wastra Bali bukan sekadar kain, melainkan bagian dari identitas dan warisan budaya yang di dalamnya terdapat nilai, dedikasi, serta kehidupan para perajin. Karena itu, upaya melestarikan wastra tidak cukup hanya melalui peragaan busana, tetapi perlu diwujudkan dengan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Mencintai wastra Bali adalah cara paling nyata kita menjaga warisan leluhur. Ketika kita memakai kain tradisional Bali, kita tidak hanya berbusana, tetapi juga sedang menghidupkan dapur para perajin lokal dan menjaga nyala kebudayaan kita tetap bersinar,” ujar Antari Jaya Negara.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan kain lokal dan membeli produk IKM/UMKM Bali sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan ekonomi kreatif.

Melalui Fashion Road Show “Wastra Hitakara”, Dekranasda diharapkan tidak hanya menghadirkan keindahan di atas panggung, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para pelaku kreatif di balik setiap karya. Ny. Sagung Antari berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi desainer, perajin, serta pelaku IKM dan UMKM.

“Mari kita bangga memakai kain lokal, bangga membeli produk IKM/UMKM kita sendiri, dan menjadikannya bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ajaknya.

Ia berharap kolaborasi yang terbangun dapat membuat wastra Bali terus hidup, berkembang, dan menjadi bagian dari industri kreatif yang mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. (Pur/tra).