- Advertisement -spot_imgspot_imgspot_img

Info Denpasar Seputar Ranperda 2027, Pembinaan TP PKK , D’Youth Fest 6.0 dan Piala Bergilir

- Advertisement -spot_img

DPRD Denpasar Setujui Penetapan Ranperda KUA-PPAS TA 2027

NEWS INTERMEDIA.COM l DENPASAR l  DPRD Kota Denpasar menggelar Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan II dengan agenda penyampaian pandangan umum, pendapat akhir, dan persetujuan fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2027. Rapat yang menjadi dasar penyusunan APBD TA 2027 ini berlangsung di Gedung DPRD Kota Denpasar, Selasa (28/7).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan II, DPRD Kota Denpasar Setujui Penetapan Ranperda KUA-PPAS TA 2027 yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, itu turut didampingi Wakil Ketua Ida Bagus Yoga Adi Putra, I Wayan Mariana Wandira dan Dr. Made Oka Cahyadi Wiguna, di Gedung DPRD Kota Denpasar, Selasa (28/7).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, itu turut didampingi Wakil Ketua Ida Bagus Yoga Adi Putra, I Wayan Mariana Wandira dan Dr. Made Oka Cahyadi Wiguna. Hadir pula Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, unsur Forkopimda, serta para kepala OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Pada kesempatan itu, seluruh fraksi DPRD Kota Denpasar menyatakan persetujuan terhadap Ranperda KUA dan PPAS TA 2027, yang selanjutnya akan ditetapkan menjadi pedoman dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.

Pandangan umum pertama dari Fraksi Golkar yang dibacakan oleh I Gede Dwi Purnama Putra yang memyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Walikota dan Wakil Walikota Denpasar beserta jajarannya yang telah menyusun dan menyampaikan dokumen Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.

Gede Dwi Purnama menyebutkan, dokumen ini merupakan fondasi strategis dalam menentukan arah pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. Penyampaian Rancangan KUA-PPAS 2027 ini menjadi momentum untuk menyelaraskan program prioritas daerah dengan kebutuhan nyata masyarakat, memperkuat pelayanan publik, serta menjaga pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, maka pendapat akhir Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Denpasar dinyatakan menyetujui Ranperda ini.

“Fraksi Golkar menyatakan dengan ini dapat menerima dan menyepakati Ranperda KUA PPAS Tahun 2027 sebagaimana disampaikan sebelumnya untuk selanjutnya digunakan sebagai pedoman dalam menyusun APBD TA. 2027,” ujarnya.

Selanjutnya, terdapat pandangan umum Fraksi PSI-Nasdem  dibacakan yang dibacakan Agus Wirajaya yang juga menyetujui  Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Kota Denpasar TA. 2027.

Berdasarkan arah kebijakan umum, strategi dan prioritas yang disesuaikan dengan kondisi dan potensi daerah dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip anggaran yang transparasi, akuntabilitas, efisiensi dan efektifitas anggaran. “Kami berharap semua program yang tersisa di tahun 2026 ini dapat dimaksimalkan pelaksanaannya sehingga SILPA di tahun 2026 ini dapat diminimalisir,” kata Agus Wirajaya.

Selain dua fraksi tadi, ada juga pandangan umum Fraksi Gerindra yang dibacakan I Kompyang Gede yang menyatakan, pihaknya menyepakati Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA), Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2027 untuk dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Pemerintah Kota Denpasar sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Kami Fraksi Gerindra mengingatkan agar rancangan KUA PPAS yang telah tersusun dalam Anggaran tahun 2027 ini dan sudah kita sepakati bersama agar dijadikan landasan dan dipedomani dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2027 dan selalu berpedoman pada prinsip prinsip pengelolaan daerah yang efektif, efisien, transparan, akuntabel serta taat asas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan,” tegasnya.

Selain itu, pihak Fraksi Gerindra juga  sangat mendukung adanya proyek tahap I pendestrian jalan Gajah Mada dan sekitarnya. Namun demikian lanjutnya, wajah jalan Gajah mada tetap akan semrawut karena masih adanya parkir sepeda motor didepan depan toko.

“Untuk itu kami menyarankan agar dibuatkan parkir khsusus bagi karyawan toko dan pengunjung, sehingga sepanjang jalan Gajah Mada bebas parkir. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal tersebut agar memanfaatkan parkir Basement dan pelataran Pasar Badung,” pungkasnya.

Untuk selanjutnya, Fraksi PDI Perjuangan juga menyampaikan pandangan umumnya, yang dibacakan Ida Bagus Ketut Wirayaja. Pihaknya menyampaikan bahwa dari pemaparan Walikota Denpasar serta hasil rapat kerja dengan TAPD Denpasar, pihaknya mengatakan Rancangan KUA dan PPAS Denpasar TA. 2027 merupakan rancangan yang optimistis dengan target pendapatan yang maksimal.

“Dengan demikian kami berpendapat Ranperda Tentang Rancangan KUA dan Rancangan PPAS Kota Denpasar TA. 2027 dapat disetujui dan ditetapkan menjadi Perturan Daerah sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Sementara Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Pimpinan dan segenap Anggota Dewan atas kesungguhan dan kerjasamanya sehingga Rancangan KUA-PPAS 2027 dapat disepakati.

“Saya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Pimpinan dan seluruh Anggota Dewan yang terhormat atas dedikasi, kerja sama, serta kesungguhan selama proses pembahasan, sehingga Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2027 dapat mencapai kesepakatan bersama”, ungkapnya

Kesepakatan yang telah dicapai merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam menyelaraskan visi, tujuan, dan prioritas pembangunan daerah. Berbagai pandangan, usulan, serta masukan yang disampaikan oleh fraksi-fraksi merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik, sekaligus memperkuat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar.

“Berbagai catatan, saran, serta komentar dari fraksi-fraksi akan menjadi perhatian serius pemerintah untuk ditindaklanjuti sesuai urgensi dan peraturan yang berlaku demi peningkatan pelayanan dan pembangunan di Kota Denpasar,” tutup Jaya Negara. (Ays/tra).


Pemkot Denpasar Perkuat Pembinaan Telajakan, Wujudkan Lingkungan Hijau

NEWS INTERMEDIA.COM l DENPASAR l  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar bersama perangkat daerah terkait kembali melaksanakan Pembinaan Lokus (Lokasi Khusus) Telajakan se-Kota Denpasar. Memasuki sesi III, pembinaan menyasar wilayah Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar Timur, dan Denpasar Utara pada Selasa (28/7).

Ket foto : Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, saat memberikan Pembinaan Lokus (Lokasi Khusus) Telajakan se-Kota Denpasar

Kegiatan diawali di Dusun Kertha Petasikan, Desa Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan. Selanjutnya tim pembina mengunjungi Dusun Bet Ngandang, Desa Sanur Kauh, Banjar Belong, Desa Sanur Kaja, Desa Sumerta Kelod, Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman, dan diakhiri di Banjar Tegeh Sari, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara.

Pembinaan dipimpin langsung Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta diikuti para perbekel, lurah, kepala lingkungan, dan perangkat daerah terkait. Dalam pembinaan ini Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara juga menyerahkan secara simbolis pohon jempiring dan andong kepada kepala lingkungan dan kader TP. Posyandu.

Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengatakan bahwa pembinaan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi tahap awal pemanfaatan telajakan sebagai upaya membangun lingkungan yang hijau, asri, bersih, dan nyaman.

“Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar kembali bergerak memberikan pembinaan sekaligus dukungan kepada masyarakat agar semakin sadar memanfaatkan lahan yang ada sebagai ruang terbuka hijau. Sekecil apa pun lahan yang dimiliki, apabila ditata dengan baik akan memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, TP Posyandu Kota Denpasar terus berupaya membangun sinergi dengan masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran dalam menata setiap ruang terbuka secara estetis, hijau, dan bersih. Dengan demikian, seluruh wilayah yang masih memiliki potensi telajakan dapat tertata rapi, indah, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Menurutnya, upaya membangun lingkungan yang bersih, rapi, dan estetis merupakan bagian dari implementasi transformasi Posyandu melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), khususnya dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan bersih. Penataan telajakan juga memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendukung pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal.

Selain itu, pembinaan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Lomba Taman Telajakan Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Dalam penilaian lomba tersebut, desa dan kelurahan diharapkan mampu mengedukasi masyarakat dalam memanfaatkan telajakan untuk mendukung penghijauan, sekaligus mengoptimalkan fungsi ekonomi, fungsi keagamaan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap semangat gotong royong masyarakat dalam menata dan menjaga telajakan semakin meningkat. Dengan demikian, telajakan tidak hanya menjadi identitas budaya Bali, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, ekonomi, dan keagamaan, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang hijau, bersih, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Tegeh Sari, I Nyoman Sudarma, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Banjar Tegeh Sari sebagai salah satu lokasi pembinaan sekaligus peserta Lomba Telajakan Tingkat Provinsi Bali.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Banjar Tegeh Sari. Bersama masyarakat, kami siap bergerak menindaklanjuti seluruh arahan yang diberikan dalam pembinaan ini. Kami akan terus membenahi berbagai kekurangan sehingga penataan telajakan di wilayah kami dapat memberikan hasil yang maksimal,” ungkapnya. (Ayu/tra).


D’Youth Fest 6.0 Catatkan 42 Ribu Pengunjung, Nilai Transaksi Tembus Rp3,2 Miliar

NEWS INTERMEDIA.COM l DENPASAR l  D’Youth Fest 6.0 kembali membuktikan diri sebagai salah satu ajang ekonomi kreatif dan ruang ekspresi generasi muda terbesar di Kota Denpasar. Seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pertengahan Juni hingga akhir Juli 2026 berhasil menarik antusiasme masyarakat. Khusus pada puncak pelaksanaan D’Youth Fest yang digelar pada 11–12 Juli 2026, jumlah kunjungan penonton tercatat mencapai sekitar 42 ribu orang, dengan total nilai transaksi ekonomi menembus Rp3,2 miliar, meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp1,4 miliar.

Kesuksesan tersebut menjadi indikator bahwa D’Youth Fest tidak hanya mampu menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang memberikan ruang bagi pelaku UMKM, komunitas kreatif, hingga para seniman untuk memasarkan karya dan produknya. Peningkatan jumlah pengunjung dan nilai transaksi menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap event kreatif yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar.

D’Youth Fest 6.0 sendiri menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lebih dari satu bulan. Diawali dengan pementasan Operet “This Week” pada 12–15 Juni 2026, dilanjutkan Glory of Youth yang menghadirkan kompetisi esports pada 1–5 Juli 2026. Memasuki pertengahan Juli, masyarakat disuguhkan Area Kreator (Kreha) pada 10–12 Juli 2026 yang menjadi wadah promosi produk ekonomi kreatif lokal, sebelum ditutup dengan Malam Puncak D’Youth Fest pada 11–12 Juli 2026 yang menghadirkan berbagai penampilan musisi nasional dan lokal. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui Denpasar Tattoo Expo pada 24–25 Juli 2026 yang turut memperkuat citra Denpasar sebagai kota kreatif yang terbuka terhadap berbagai bentuk seni dan kreativitas.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Riyastiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra Putra, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, komunitas kreatif, pelaku usaha, sponsor, hingga masyarakat yang bersama-sama mendukung suksesnya penyelenggaraan D’Youth Fest 6.0. Selain itu, membludaknya kunjungan masyarakat pada pelaksanaan Malam Puncak D’Youth Fest 6.0 juga tak lepas dari kolaborasi apik yang menghadirkan Ogoh-Ogoh Gajah karya Keduk Garage bersama ST. Yowana Saka Bhuwana

yang juga berkolaborasi dengan komposer I Wayan Ari Wijaya yang juga founder Palawara Music Company. Selain itu, pemilihan lokasi yang berbeda yang awalnya di lapangan Lumintang menjadi di lapangan I Gusti Ngurah Made Agung (Puputan) di pusat keramaian yang juga menjadi daya tarik tersendiri. Kedepan pihaknya akan mengevaluasi sejauh mana tingkat keberhasilan dari kegiatan ini.

“Peningkatan jumlah pengunjung hingga mencapai sekitar 42 ribu orang serta nilai transaksi yang menembus Rp3,2 miliar merupakan capaian yang bagus. Ini menunjukkan bahwa D’Youth Fest tidak hanya menjadi ruang berkumpul dan berekspresi bagi generasi muda, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Denpasar. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan ini mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Riyastiti.

Lebih lanjut, Riyastiti menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar akan terus berupaya menghadirkan berbagai event kreatif yang berkualitas dan berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata berbasis budaya serta ekonomi kreatif. Menurutnya, keberhasilan D’Youth Fest menjadi bukti bahwa kolaborasi antar komunitas, pelaku industri kreatif, pemerintah, dan masyarakat mampu menciptakan ekosistem kreatif yang produktif sekaligus meningkatkan daya saing Kota Denpasar sebagai kota kreatif.

“Melalui capaian tersebut, D’Youth Fest diharapkan terus berkembang menjadi agenda tahunan unggulan Kota Denpasar yang mampu mendorong lahirnya talenta-talenta muda, memperluas peluang usaha bagi pelaku ekonomi kreatif, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Denpasar sebagai kota yang kreatif, inovatif, dan berbudaya,” pungkasnya. (*)


Wali Kota Serahkan Piala Bergilir Rare Angon Festival, Perkuat Pelestarian Budaya 

NEWS INTERMEDIA.COM l DENPASAR l  lWali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyerahkan Piala Bergilir Rare Angon Festival dalam suasana penuh kehangatan pada acara Gala Dinner yang digelar di Denpasar, Senin (27/7) malam.

Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian Rare Angon Festival sekaligus bentuk apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, komunitas layang-layang, serta para pendukung yang telah menyukseskan penyelenggaraan festival.

Acara berlangsung semarak dengan suguhan hiburan yang menghangatkan suasana kebersamaan. Momentum ini juga menjadi ajang silaturahmi antara peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara yang turut ambil bagian dalam festival budaya kebanggaan Kota Denpasar tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Rare Angon Festival. Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang kompetisi layang-layang, melainkan juga media pelestarian budaya, promosi pariwisata, dan diplomasi budaya yang mampu mempererat persahabatan antarbangsa.

“Rare Angon Festival merupakan warisan budaya yang harus terus kita jaga bersama. Kehadiran peserta dari berbagai negara menunjukkan bahwa budaya Bali memiliki daya tarik yang kuat di mata dunia. Semoga festival ini terus berkembang menjadi agenda internasional yang memberikan manfaat bagi masyarakat, budaya, dan pariwisata Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Penyelenggaraan Rare Angon Festival tahun ini semakin istimewa dengan kehadiran para pelayang internasional melalui kerja sama dengan beberapa negara. Salah seorang peserta internasional asal Amerika Serikat, Mr. Ron Spaulding mengaku sangat terkesan dengan sambutan hangat masyarakat dan Pemerintah Kota Denpasar selama mengikuti festival.

“Wonderful festival. Terima kasih atas sambutannya. Saya sangat bahagia melihat begitu banyak layang-layang menghiasi langit Bali. Ini adalah budaya dan pengalaman yang sangat luar biasa. Terima kasih juga kepada Pemerintah Kota Denpasar atas dukungannya terhadap penyelenggaraan festival ini,” ungkap Mr. Ron.

Sementara itu, salah seorang panitia Rare Angon Festival, Kadek Armika mengatakan bahwa kehadiran peserta internasional menjadi motivasi tersendiri bagi panitia untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival setiap tahunnya.

Menurutnya, Rare Angon Festival tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bertemunya berbagai budaya melalui tradisi layang-layang yang telah mengakar kuat di Bali. Dukungan Pemerintah Kota Denpasar bersama seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting sehingga festival ini mampu berkembang dan semakin dikenal di tingkat internasional.

Penyerahan Piala Bergilir Rare Angon Festival menjadi simbol keberhasilan penyelenggaraan festival yang menjunjung tinggi nilai sportivitas, pelestarian budaya, dan kebersamaan. Dengan semangat Vasudhaiva Kutumbakam, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus mendukung Rare Angon Festival sebagai wadah pelestarian budaya, penguatan karakter generasi muda, sekaligus sarana membangun persahabatan antarbangsa melalui seni dan budaya.

“Rare Angon Festival diharapkan terus menjadi agenda budaya unggulan Kota Denpasar yang mampu memperkenalkan kekayaan tradisi Bali kepada dunia serta memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya,” katanya. (Eka/tra)


 

- Advertisement -spot_img
admin
adminhttps://newsintermedia.com
Ida Bagus Putu Suwitra Sering disapa "Gustra" Seorang Jurnalist yang lahir seorang Jurnalis dari bawah, saat ini sudah sangat berpengalaman dalam bidannya, sudah mengajar tentang Pers di sekolah-sekolah Juranlist, mengajar Kode Etik Waratawan, naskah naskah banyak di tulis, juga menciptakan lagu-lagu Rohani dan menciptakan Puisi, Cerpen dan Biografi Para Pejabat pemerintah dan karya yang lainnya, dan seorang Pelukis Absrak dengan goresan tangan.
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img