Beranda / Berita Terkini / JEMBRANA / Info Jembrana Perkuat Komunikasi Publik 2025, Hut Korpri dan SoaI Sampah

Info Jembrana Perkuat Komunikasi Publik 2025, Hut Korpri dan SoaI Sampah

Pelatihan Pengelolaan Media, Perkuat Komunikasi Publik 2025

NEWSINTERMEDIA.COM || Jembrana – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), membuka secara resmi Pelatihan Pengelolaan Media dalam Sub Kegiatan Penguatan Kapasitas SDM Komunikasi Publik. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana dan diikuti oleh 82 peserta dari berbagai perangkat daerahdi lingkungan Pemkab Jembrana Tahun 2025, Senin (1/12).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola website serta media sosial instansi secara profesional dan terstruktur, sehingga mampu mengoptimalkan fungsi media sebagai pusat informasi resmi pemerintah dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Ipat menegaskan pentingnya penguatan kapasitas komunikasi publik di era digital yang terus berkembang pesat. “Media sosial kini telah menjadi ruang publik baru yang sangat berpengaruh. Tidak hanya sebagai sarana hiburan atau komunikasi, tetapi juga alat strategis dalam membangun citra, menyebarkan informasi, memberikan edukasi, hingga mendukung berbagai program pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan mengelola media sosial secara efektif, kreatif, dan bertanggung jawab menjadi kebutuhan mendesak bagi aparatur pemerintah serta seluruh elemen masyarakat yang berkaitan dengan pelayanan publik dan penyebaran informasi. Ia juga menyoroti pesatnya pertumbuhan konten kreator lokal yang saat ini tidak hanya menghasilkan konten hiburan, tetapi juga berperan sebagai agen informasi dan edukasi.

“Pemerintah daerah perlu berkolaborasi dengan para konten kreator untuk memperkuat penyebaran informasi yang positif, termasuk terkait pembangunan, layanan publik, potensi UMKM, serta promosi budaya dan pariwisata Jembrana,” tambahnya.

Wabup Ipat menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mendorong transformasi digital, termasuk modernisasi komunikasi publik yang lebih cepat, transparan, dan adaptif. “Dengan kemampuan pengelolaan media sosial yang baik, saya percaya kita dapat menghadirkan pelayanan informasi yang lebih efektif dan memperkuat citra positif Jembrana sebagai daerah yang maju, terbuka, dan berdaya saing,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Wabup Ipat secara resmi membuka kegiatan pelatihan dan mengajak seluruh peserta mengikuti rangkaian materi dengan baik. “Dengan memanjatkan puji kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, acara Pelatihan Pengelolaan Media Tahun 2025 saya nyatakan resmi dibuka. Selamat mengikuti pelatihan, semoga sukses untuk kita semua,” tutupnya. (HMJ/TRA).


Wabup Ipat Pimpin Apel HUT KORPRI ke-54 dan Hari PGRI ke 80

NEWSINTERMEDIA.COM || Jembrana – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menegaskan pentingnya transformasi digital dan pelayanan publik yang berbasis kolaborasi saat memimpin apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54 dan Persatuan Guru Republik Indonesia ke- 80. Apel yang dihadiri ratusan ASN dan anggota PGRI tersebut dilaksanakan di depan Kantor Bupati Jembrana, Senin (1/12) sebagai puncak peringatan dwitunggal organisasi abdi negara dan pendidik tersebut.

Wabup Ipat secara spesifik menyoroti perlunya adaptasi ASN Jembrana terhadap perkembangan teknologi digital dalam mempermudah pelayanan publik. Kemajuan teknologi digital menurut Ipat, juga membentuk ekspetasi masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas layanan pemerintah.

Masyarakat ingin layanan yang diberikan pemerintah, dapat diakses dengan cepat, mudah, efektif dan efesien. “ASN harus mampu beradaptasi dengan perubahan, terbuka terhadap inovasi, dan senantiasa meningkatkan kompetensi, baik kompetensi teknis, manajerial, maupun sosial kultul. ,” ujar Wabup Ipat.

Khusus kepada anggota PGRI dan seluruh tenaga pendidik, Wabup Ipat juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang tergabung dalam PGRI atas dedikasi tanpa batas dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.

“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Di tengah tantangan perubahan zaman dan perkembangan teknologi, peran Bapak/Ibu guru sangat vital dalam membentuk karakter dan kompetensi anak-anak kita. Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kesejahteraan dan kapasitas guru,” tambahnya.

Apel peringatan ini ditutup dengan penyerahan penghargaan Satya Lancana Karya Satya atas pengabdian panjang para ASN, serta penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba-lomba yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT KORPRI dan PGRI tahun ini. (HMJ/TRA).


Tim PKK Jembrana Jadi Garda Terdepan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

NEWSINTERMEDIA.COM || Jembrana–PKK Kabupaten Jembrana menyambut hangat kehadiran Tim Penggerak PKK Provinsi Bali dalam kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) yang dilaksanakan selama dua hari, 26–27 November 2025. Kegiatan yang dilaksanakan di 5 Kecamatan ini menjadi momentum penting bagi PKK Jembrana dalam memperkuat peran keluarga dan masyarakat untuk turut ambil bagian dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya yakni rumah tangga.

Sosialisasi PSBS yang digelar di Jembrana ini merupakan rangkaian program PKK Provinsi Bali yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota yang berjumlah 57 kecamatan se-Bali dan Jembrana menjadi kabupaten terakhir yang dikunjungi dalam roadshow edukasi pengelolaan sampah tersebut. Kehadiran tim provinsi memberikan energi baru sekaligus memastikan bahwa pemahaman dan implementasi PSBS merata hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, drg. Ani Setiawarini menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan PKK Provinsi Bali yang terus mendorong penguatan kapasitas kader dalam pengolahan sampah berbasis sumber dan telah membagikan pengetahuan dengan sangat jelas dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat Jembrana.

“Ilmu yang kita dapatkan hari ini tentu harapannya tidak hanya sebatas catatan atau ingatan tetapi tugas kita sekarang adalah bergerak. Mari kita bersama-sama sebagai pelopor di dalam gerakan PSBS dari rumah kita, dari banjar-banjar kita, dari desa-desa dan kelurahan kita, ” Ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa PSBS ini bukan hanya sekadar program tetapi ini merupakan gerakan perubahan budaya, yakni suatu gerakan menuju kehidupan yang lebih sehat, bersih dan bermartabat.

“Karena itu saya mengajak kita semua kader PKK Jembrana untuk membatasi dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, kita mulai merubah perilaku kita dan pola pikir kita/mindset yang dulunya kita membuang sampah dalam satu wadah. Tetapi bagaimana sekarang kita bisa memilah sampah organik dan anorganik dan menyelesaikan dan mengolah sampah organik di rumah tangga masing-masing dan tentunya harus melibatkan keluarga kita semua, ” Tutupnya.

Ketua TP PKK Jembrana juga menyampaikan rencana target dari Duta PSBS di Tahun 2026 yakni PSBS Provinsi akan melakukan monitoring ke dua rumah dalam salah satu kecamatan di Jembrana untuk mengecek apakah semua sudah melaksanakan pengelolaan sampah organik di masing-masing rumah tangga. “Kita buktikan apa yang disampaikan Duta PSBS Provinsi Bali jangan hanya menjadi catatan saja tapi wujudkan menjadi aksi nyata. Mari kita mulai bergerak bersama-sama,” tutup Ketua TP PKK Jembrana.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sekaligus selaku Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Provinsi Bali, Putri Suastini Koster dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian sosialisasi PSBS yang telah berlangsung di seluruh kabupaten/kota se-Bali ini menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran kolektif.

“Gubernur mengeluarkan surat edaran Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah. Ini Bukanlah program Gubernur saja melainkan ini merupakan gerakan Bali Bersih Sampah yang kita semua juga ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan tanah Bali. Jadi mari kita mulai dari diri kita, dari rumah dan desa kita masing-masing,” Ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan instruksi Gubernur Bali Nomor 8234 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Desa/Kelurahan dan Desa Adat. Agar Bupati/Walikota se-Bali, Bendesa Agung Majelis desa Adat melalui kader PKK dapat mensosialisasikan dan memfasilitasi pelaksanaan pengelolaan sampah berbasis sumber kepada seluruh masyarakat sehingga PSBS bisa cepat terwujud di desa masing-masing.

“Perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga. Dengan selesainya rangkaian sosialisasi ini, kami berharap seluruh kader PKK di Bali memiliki pemahaman yang sama dan dapat menjadi motor penggerak perubahan di wilayahnya masing-masing,” Pungkasnya.

Selama dua hari kegiatan, para peserta yang terdiri dari pengurus PKK kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan dan para kader dasawisma mendapatkan flyer yang berisi materi terkait dasar hukum pengelolaan sampah, pola sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik, tata kelola sampah berupa tong komposter dan teba modern, teknik pengomposan sederhana, hingga informasi jenis plastik yang dilarang penggunaannya di bali. PKK Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil sosialisasi ini melalui gerakan berkelanjutan di masyarakat dengan mensosialisasikan kembali ke masyarakat.(HMJ/TRA).