Beranda / Berita Terkini / BULELENG / Buleleng Menyala Wii, Koster-Giri Sudah Terbukti dan Teruji

Buleleng Menyala Wii, Koster-Giri Sudah Terbukti dan Teruji

Koster-Giri Sudah Terbukti dan Teruji, tak Usah Pilih yang Baru Janji

BULELENG-NEWSINTERMEDSIA.COM || Di Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja, Kelurahan Kampung BugisĀ  Kecamatan Buleleng penuh sesak. Sekitar 1500 krama Buleleng hadiri simakrama paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) dan Paslon Bupati Buleleng nomor 2 Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna (Sutjidra-Supriatna), Kamis 21 November 2024.Sekitar 1500 warga Kelurahan Banyuasri Buleleng simakrama bersama Cagub Bali nomor 2 Wayan Koster, Kamis 21 November 2024.

Warga setempat menyatakan akan mendukung paslon Koster-Giri yang sudah ada bukti dan telah teruji untuk Bali. Mereka sepakat, mengapa memilih paslon lain yang baru berjanji, kalau sudah ada yang terbukti dan teruji. “Kalau sudah ada yang terbukti ngapain pilih yang baru berjanji,” tegas Bli Jerry tokoh pemuda setempat disambut riuh ribuan warga.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Bli Jerry juga membeberkan pengalaman pribadi mengapa harus memilih Cagub Wayan Koster (Koster-Giri) dan Sutjidra-Supriatna. Khusus figur pemimpin visioner dan pekerja keras Wayan Koster, kata bli Jerry warga telah merasakan buktinya.

Ia menyatakan nyaris tak jadi menikah karena memilih Wayan Koster. Saat itu, kata dia hanya karena berbeda pilihan dengan mertuanya. “Kemarin (Pilgub 2018) saya tak salah pilih Pak Yan (Koster,red). Saya-satunyaa pemuda di Buleleng yang hampir menikah tapi tidak jadi, karena pilih pake Koster, hampur tak jadi nikah karena tak direstui mertua karena beda pilihan,” tegasnya.

Bli Jerry mengungkapkan pengalaman asmara ini dihadapan diribuan warga. Terlintas bahwa pilihannya kepada Koster tak salah. Dia telah memilih pemimpin yang sudah terbukti dan teruji di Bali. “Jadi kita tak main-main. Sudah ada yang telah berikan bukti kenapa pilih yang baru berjanji,” katanya.

Dalam simakrama ini, Koster-Giri menayangkan visual sejumlah program strategis Bali yang mendukung budaya dan pariwisata Bali yang telah dibangun dan akan dijalankan kedepan. Sejumlah infrastruktur ini terdapat di Buleleng, seperti shortcut Singaraja-Mengwi, Turyapada Tower, pelabuhan Sangsit dan sejumlah infrastruktur jalan. Koster-Giri juga akan menerapkan pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis.

Di sisi lain, Koster-Giri akan terus menjaga dan memperhatikan kekuatan desa adat, subak, pertanian, pemangku, yowana, pengurus desa, tenaga pendidik, medis, pegawai dan semua sektor. Program restorasi pura dan wantilan akan terus dilakukan. Setelah menonton tayangan visual ini, warga antusias dan merasa program Koster-Giri keren. “Keren kan infrastrukturnya, Siapa Gubernurnya, ya Wayan Koster,” teriak warga.

Ribuan warga juga meminta agar Koster melanjutkan perjuangan membangun Bali seperti yang telah dilakukan periode pertama. ” Lanjutkan Pak Yan,” kata warga. Wayan Koster menggelar simakrama di Buleleng setelah tampil apik pada Debat Ketiga Pilgub Bali yang digelar KPU Bali, Rabu 20 November 2024.

Koster-Giri mendominasi debat, meskipun banyak pertanyaan dari paslon lawan yang berasumsi dan disadur dari kritikan media sosial. Namun semua pertanyaan paslon lawan dan panelis, dijawab dengan sempurna oleh Koster-Giri. Baik Wayan Koster dan Giri Prasta selalu menjawab tuntas dengan data, fakta, regulasi, dan dampak atau manfaat terhadap krama Bali. (*)

Di Kampung Baru, Wayan Koster: Saya Punya Kenang Mendalam

SINGARAJA -NEWSINTERMEDSIA.COM || Daerah Kampung Baru di Kota Singaraja menyimpan kenangan tersendiri bagi Calon Gubenur Nomor Urut 2, Wayan Koster. Di daerah ini, Wayan Koster menghabiskan masa remajanya saat masih bersekolah di SMP Bakthiyasa Singaraia. Pria asal Desa Sembiran, Buleleng ini pun menyempatkan diri mengunjungi tempat kontrakan rumah yang sempat ia tinggali.

“Di sini, titiang (saya, red) ada kenangan mendalam, sing ngidang engsap (tidak bisa lupa),” tutur Wayan Koster saat mesimakrama dengan warga Lingkungan Kebo Sari, Kampung Baru serangkaian Kampanye Terbuka Pilgub Bali 2024, pada Kamis (21/11).

Ia pun masih ingat persis lingkungan terutama tetangga tempat rumahnya kontrakannya. Di antaranya tetangga depan dan sebelah maupun belakang rumah kontrakannya. “Di sini, titiang (saya, red) ada kenangan mendalam, sing ngidam engsap (tidak bisa lupa),” tutur Wayan Koster saat mesimakrama dengan warga Lingkungan Kebo Sari, Kelurahan Kampung Baru serangkaian Kampanye Terbuka Pilgub Bali, Kamis (21/11).

Wayan Koster yang juga Gubernur Bali 2018-2023 ini masih ingat bagaimana ia saat SMP sering memompa air. “Waktu itu nu cenik (masih remaja), jani masih nu cenik (Sekarang juga bodi masih kecil, red),” selorohnya disambut ratusan gelak tawa ratusan warga yang hadir. Usai lulus SMP Bakthiyasa, Wayan Koster melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri Singaraja. Lalu melanjutkan kuliah ke Institut Teknologi Bandung (ITB).

Singkat cerita, ia pun kemudian terjun ke dunia politik menjadi Anggota DPR RI selama tiga periode, hingga akhirnya terpilih menjadi gubernur Bali pada tahun Pilgub 2018. Di sisi lain, Wayan Koster memuji kerukunan antarumat beragama yang terjalin di Kampung Baru mulai dari umat Hindu, Muslim dan Tionghua. “Masyarakat di sini hidup akur, dan itulah Bali,” tegasnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Kampung Baru I Wayan Sueca mengungkapkan bahwa Wayan Koster sangat memperhatikan kebutuhan masyarakat setempat. “Wantilan Kebo Sari ini merupakan bantuan Pak Wayan Koster saat menjabat Anggota DPR RI,” sebutnya. (*)

Koster Diarak Ribuan Warga Keliling Kampung Baru saat Simakrama

Dinilai Sempurna pada Debat Pilgub Bali

BULELENG-NEWSINTERMEDSIA.COM || Tampil sempurna pada Debat Pilgub Bali ketiga, Cagub Bali nomor 2 Wayan Koster diarak ribuan warga keliling Kampung Baru Buleleng, Kamis 21 November 2024. Warga Kampung Baru antusias menyambut Koster Cagub dari Paslon Koster-Giri Ini. Koster didampingi Calon Wakil Bupati Buleleng nomor 2 Gede Supriatna dan sejumlah anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan.

Koster tiba di Pasar Sunda Kecil Kelurahan Kampung Baru pada pukul 14.00 WITA. Warga telah menanti sejak siang. Selanjutnya mereka berjalan bersama Koster dari pasar ke wantilan Dharma Kertajati lokasi simakrama. Sekitar 500 meter Koster berjalan bersama warga menuju lokasi. Sepanjang perjalanan Koster disambut antusias warga. Ibu-ibu antusias bertemu Koster. Mereka keluar dari rumah untuk bersalaman dengan Koster dan meminta foto bersama.

Gubernur Bali 2018-2023 ini melayani semua permintaan foto. Bahkan, Koster meminta izin masuk ke sejumlah rumah warga karena melihat kondisinya bocor. Warga terharu dengan spontanitas Koster. Dalam kesempatan ini, Koster berjanji akan melakukan bedah rumah guna meringankan kesulitan warga. “Dulu waktu Pak Koster SMP pernah tinggal di kampung baru,” kata warga.

Warga juga memuji Koster-Giri yang tampil apik pada Debat Ketiga Pilgub Bali yang digelar KPU Bali, Rabu 20 November 2024. Koster-Giri mendominasi debat, meskipun banyak pertanyaan dari paslon lawan yang berasumsi dan disadur dari kritikan media sosial. Namun semua pertanyaan paslon lawan dan panelis, dijawab dengan sempurna oleh Koster-Giri.

Baik Wayan Koster dan Giri Prasta selalu menjawab tuntas dengan data, fakta, regulasi, dan dampak atau manfaat terhadap krama Bali. “Saat debat, Koster-Giri bagus, banyak program-program merakyat yang sudah dilakukan,” ujar warga.

Simakrama Paslon Gubernur Bali nomor 2 Koster-Giri dan paslon Bupati Buleleng nomor 2 Sutjidra-Supriatna dihadiri ribuan warga kampung baru. Turut hadir fraksi DPRD Bali dan Buleleng, pengurus PDIP, partai pendukung dan juga para relawan.

Dalam kesempatan ini, Wayan Koster mengaku gembira bisa kembali ke kelurahan Kampung Baru. Ia mengenang kembali masa kecil di lokasi ini. Menurutnya, dari lokasi ini dirinya mengenyam pendidikan SMP, kemudian SMAN 1 Singaraja dan melanjutkan ke ITB Bandung. Dan singkat cerita, Koster menjadi DPR RI tiga periode dan Gubernur Bali 2018-2023.

Koster juga senang bisa membaur bersama krama Bali, umat Muslim dan umat lainnya di kampung Baru. Toleransi ini hanya terlihat di Bali. “Senang berbaur bersama warga umat Hindu, Tionghoa dan Muslim serta umat lainnya. Tadi tiang lihat rumah warga bocor dan rusak. Nanti kita bantu bedah rumah. Kita akan cek berapa banyak rumah harus dibantu di sini,” jelas Koster.

Wayan Suweca, tokoh Kampung Baru menyampaikan terima kasih atas kunjungan Koster-Giri dan Sutjidra-Supriatna. Untuk Pak Koster kata dia, telah empat kali berkunjung kembali ke Kampung Baru. “Kami berterima kasih karena padaĀ  2014 Pak Koster telah membantu wantilan di banjar ini, dan selalu memperhatikan warga di sini,” katanya. Ia juga menyampaikan sejumlah aspirasi warga untuk kedua paslon agar memperjuangkan ketika mendapat mandat pada Rabu 27 November 2024.(*)

Kampanye Koster-Giri di Tejakula Diikuti Tujuh Ribu Warga

BULELENG-NEWSINTERMEDSIA.COM || Kampanye paslon Gubernur Bali nomor 2 Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) diikuti sekitar tujuh ribu warga Kecamatan Tejakula Buleleng di lapangan Teja Harum, Kamis 21 November 2024.Caption: Sekitar tujuh ribuan warga Tejakula hadiri kampanye Cagub Bali nomor 2 Koster-Giri dan Paslon Bupati Buleleng nomor 2 Sutjidra-Supriatana di lapangan Teja Harum Kamis 21 November 2024.

Caption: Sekitar tujuh ribuan warga Tejakula hadiri kampanye Cagub Bali nomor 2 Koster-Giri dan Paslon Bupati Buleleng nomor 2 Sutjidra-Supriatana di lapangan Teja Harum Kamis 21 November 2024.

Antusias warga melebihi dari target semula lima ribu krama Tejakula. Tua muda antusi hadir untuk mendengar program kerja Koster-Giri. Hadir juga paslon Bupati dan wakil Bupati Buleleng nomor 2 Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna (Sutjidra-Supriatna).

Warga berjanji nomor dua yang dituju pada pencoblosan Pilkada Serentak Rabu 27 November 2024. Janji krama Tejakula ini terdengar ketika master of ceremony menyatakan siap nomor 2 yang dituju, langsung disambut ribuan warga dengan teriakan siap coblos nomor 2.

Tokoh masyarakat setempat, I Made Tawan menjelaskan Wayan Koster dan Gede Supriatna merupakan dua figur pemimpin terbaik untuk Bali dan Buleleng yang berasal dari Tejakula. Keduanya telah berbuat untuk krama Tejakula. “Pak Koster dan Gede Supriatna telah banyak membantu warga Tejakula, seperti membangun pura, wantilan dan bantuan lainnya,” kata Made Tawan.

Untuk itu, dia menegaskan warga Tejakula wajib mencoblos Nomor 2 pada Pilgub Bali dan juga Pilbup Buleleng. Sekitar tujuh ribu massa hadir pada kampanye Koster-Giri di Tejakula. Acara ini ikut membangkitkan UMKM dan IKM setempat. Warga setempat juga menikmati hiburan Rakyat.

Dalam kesempatan ini, Koster mengapresiasi kehadiran ribuan krama Tejakula. Koster menjelaskan, pada Pilgub Bali 2018 lalu, Kecamatan Tejakula paling banyak memberikan suara bagi Koster. Untuk itu, pada Rabu 27 November 2024, Koster-Giri berharap warga bisa kembali memenangkan paslon ini dan Sutjidra dan Supriatna.

Koster juga memprioritaskan persoalan air bersih di Buleleng. Untuk itu proses perpipaan akan dilanjutkan setelah periode pertama sudah membangun perpipaan di sejumlah wilayah di Buleleng. Tak hanya infrastruktur dan kebutuhan air bersih, koster-Giri akan mengecek pura Segara di bibir pantai Tejakula yang terancam abrasi. Karena dekat pantai maka pura ini harus diselamatkan. “Kami akan cek ke lokasi,” katanya.

Dalam momen ini Koster menampilkan program-program pembangunan infrastruktur strategis di Bali secara visual. Warga terlihat serius melihat dan mendengar penyampaian Koster yang saat itu ditemani Sutjidra dan Supriatna.

Sementara itu, Gede Supriatna meminta krama Tejakula agar memilih pemimpin asal Tejakula untuk Pilgub Bali dan Pilbup Buleleng. “Mari kita gabungkan dua putra terbaik Tejakula ini,” katanya teriakan warga siap coblos 2.

Sebelumnya dalam beberapa moment penting, calon Wakil Gubernur Bali nomor 2 Nyoman Giri Prasta kerap menggaungkan arti hari pencoblosan Rabu 27 November 2024.
Menurut Giri, angka 27 mengandung makna Nomor dua yang dituju. Ungkapan Giri Prasta selalu mendapat apresiasi dari krama Bali di sejumlah Bali. (*)