Beranda / Berita Terkini / DENPASAR / Info Denpasar Terkini Terkait Nataru, Festival Denfest dan SoaI Duta Anak

Info Denpasar Terkini Terkait Nataru, Festival Denfest dan SoaI Duta Anak

Pemkot Denpasar Siagakan Posko Terpadu Angkutan Nataru

NEWS INTERMEDIA.COM || DENPASAR | Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Apel Siaga Gelar Pasukan sekaligus membuka Pelayanan Posko Terpadu Penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kegiatan ini merupakan serangkaian upaya memastikan keamanan, kenyamanan, kelancaran serta keselamatan selama pelaksanaan ibadah natal serta arus wisatawan pada liburan Natal dan Tahun Baru, di kawasan Terminal Ubung, Denpasar Utara, Kamis (18/12).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat memimpin Apel Siaga Gelar Pasukan sekaligus membuka Pelayanan Posko Terpadu Penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di kawasan Terminal Ubung, Denpasar Utara, Kamis (18/12)

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen diantaranya TNI, Polri, Basarnas, Sat Pol PP, BPBD, Dishub, Organda, Jasa Raharja, Pecalang dan lain-lain. Usai pelaksanaan apel, Arya Wibawa meninjau kesiapan angkutan, Posko Terpadu, hingga pos pelayanan kesehatan.

Saat membacakan sambutan Walikota Denpasar, Arya Wibawa mengatakan bahwa apel siaga dan posko terpadu merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung kelancaran dan keselamatan pada saat perayaan ibadah Natal dan Tahun Baru. Selain memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, posko ini berperan penting dalam memonitor pergerakan wisatawan yang datang ke Kota Denpasar.

Hal ini utamanya seperti objek wisata hingga pusat perbelanjaan, serta pengaturan lalu lintas di simpang ruas jalan, keberangkatan atau kedatangan kapal di pelabuhan lokal sanur dan serangan hingga melakukan pengawasan angkutan umum liar. “Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dan sinergitas semua pihak yang terlibat, kami harapkan agar Penyelenggaraan Natal dan arus wisatawan saat Nataru di Kota Denpasar dapat berjalan dengan aman, nyaman, lancar, tertib, selamat,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan ditemui usai acara mengatakan. pihaknya telah mengantisipasi terjadinya kemacetan yakni dengan menempatkan personil di kawasan yang menjadi objek wisata serta pusat perbelanjaan, pihaknya juga telah menyediakan kantong parkir, diantaranya terminal ubung sebagai antisipasi kemacetan yang digunakan untuk parkir bus wisatawan. (Arya/Tra).


Denfest Digadang Jadi Role Model “Zero Waste Festival”

NEWS INTERMEDIA.COM || DENPASAR |  Ajang bergengsi Denpasar Festival (Denfest ) ke-18 tahun 2025 siap digelar Pemerintah Kota Denpasar pada 20-23 Desember di kawasan Catur Muka. Bertemakan “Mulat Sarira-Hening Jiwa, Eling Rasa”, selain digelar sebagai penggerak ekonomi bagi publik, Denfest juga turut mengambil peran untuk menjadi role model “Festival Zero Waste”. Hal ini disampaikan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kegiatan Press Conference Denfest ke-18 yang digelar di Graha Yowana Suci Kamis (18/12).

Ket. Foto : Wakil Walikota Denpasar Arya Wibawa saat menghadiri Press Conference Denfest ke-18 di Graha Yowana Suci, Kamis (18/12).

“Mulat Sarira disini bermakna sebagai introspeksi diri. Sejalan dengan usia Denfest yang ke-18, dimana memasuki pintu gerbang kedewasaan, yang juga ditandai dengan tumbuhnya kesadaran, rasa eling dan mawas diri. Denfest dihadirkan di tengah masyarakat sebagai sebuah ruang kota dengan jati diri yang lekat dengan nilai tradisi, budaya, dan semangat Vasudhaiva Kutumbhakam, yakni menyama braya,” ungkap Arya Wibawa.

Pada kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa juga menjelaskan sebanyak 174 pelaku UMKM yang telah lolos seleksi dan kurasi akan terlibat dalam kegiatan tahunan ini, diantaranya produk kuliner dan kopi, kerajinan, aneka sandang, industri logam, fesyen, kriya, dan juga agro. Ratusan UMKM tersebut akan tersebar di 3 zona pelaksanaan di sekitar kawasan Catur Muka. Zona pertama adalah, zona lapangan yang meliputi Lapangan Puputan dan Wantilan Museum Bali.

Zona ini mencakup ragam acara diantaranya Inaugurasi pembukaan, panggung musik, panggung budaya, serta juga diperuntukkan untuk UMKM dari kategori kuliner kekinian. Wantilan Museum Bali akan menjadi lokasi pelaksanaan workshop dan lomba fotografi. Zona kedua adalah Zona Gajah Mada, yakni Patung Catur Muka dan juga sepanjang Jalan Gajah Mada bagian barat. Zona ini diperuntukkan bagi stand UMKM kuliner heritage dan kopi, dan khusus di Patung Catur Muka akan menjadi arena bagi gelaran fashion show dan cosplay walk parade.

Sementara itu, zona terakhir adalah zona Jalan Veteran, yang akan diperuntukkan bagi stand UMKM fashion, kriya, dan agro. “Denfest adalah milik publik. Denfest adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Denpasar yang didukung oleh semua pihak untuk berkontribusi menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan pengembangan kreativitas di era modernisasi saat ini,” ujar Arya Wibawa lagi.

Berkaitan dengan pencanangan Denfest ke-18 sebagai role model Festival Zero Waste, Arya Wibawa mengatakan, Pemerintah Kota Denpasar, menggandeng 17 Komunitas Lingkungan yang akan ikut terlibat dalam rangkaian kegiatan Denfest ke-18 ini. Nantinya, seluruh sampah yang dihasilkan selama pelaksanaan festival akan dipilah dan dikelola langsung di lokasi, termasuk pengolahan menjadi eco enzyme serta pemanfaatan mesin pengepresan plastik untuk sampah anorganik.

Sejumlah komunitas pemerhati dan pencinta lingkungan turut dilibatkan sebagai volunteer, tidak hanya membantu proses pengelolaan sampah, tetapi juga mengedukasi pengunjung mengenai praktik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. “Melalui upaya ini, Denpasar Festival diharapkan menjadi event percontohan pengelolaan sampah berkelanjutan di Kota Denpasar,” tegas Arya Wibawa.(Win/Tra).


Membangun Anak Tangguh Hadapi Ancaman Ruang Internet

Duta Anak Denpasar Gelar Kegiatan Edukatif Sasar Siswa SD

NEWS INTERMEDIA.COM || DENPASAR |  Upaya memperkuat perlindungan anak di era digital terus dilakukan melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan. Duta Anak Kota Denpasar 2025 Komisi Jaringan, Kadek Nanda Pradnyana Putra, menginisiasi kegiatan edukatif bertajuk MATAHARI: Membangun Anak Tangguh dan Aman Hadapi Ancaman Ruang Internet yang digelar di SD Santo Yoseph 1 Denpasar, Selasa (17/12).

Ket. Foto : Duta Anak Kota Denpasar 2025 Komisi Jaringan, Kadek Nanda Pradnyana Putra, menginisiasi kegiatan edukatif bertajuk MATAHARI: Membangun Anak Tangguh dan Aman Hadapi Ancaman Ruang Internet yang digelar di SD Santo Yoseph 1 Denpasar, Selasa (17/12).

Kegiatan ini bertujuan membekali anak-anak dengan pemahaman tentang bahaya konten tidak ramah anak di internet, sekaligus mendorong mereka agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan ruang digital. Edukasi disampaikan dengan metode yang dekat dengan dunia anak, sehingga pesan dapat diterima dengan mudah dan menyenangkan.

Kadek Nanda menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi meningkatnya paparan konten negatif seiring pesatnya digitalisasi. Isu tersebut juga menjadi perhatian utama dalam Suara Anak Kota Denpasar 2025, menandakan bahwa ancaman di ruang digital dirasakan langsung oleh anak-anak. “Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu risikonya, tetapi juga mampu melindungi diri dan lingkungannya,” ujarnya.

Sebagai bentuk inovasi, edukasi dikemas melalui games edukatif yang interaktif. Melalui permainan berisi tantangan dan pertanyaan seputar keamanan digital, anak-anak diajak belajar secara aktif dan kolaboratif. Pendekatan ini dinilai efektif untuk meningkatkan pemahaman sekaligus menjaga antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung.

Pada akhir kegiatan, para peserta diajak menjadi Pelopor dan Pelapor (2P), yakni pelopor penggunaan internet yang sehat serta pelapor terhadap konten atau perilaku daring yang berbahaya. Komitmen tersebut diperkuat dengan pembuatan poster bertema keamanan digital yang akan dipajang di setiap kelas sebagai pengingat bersama.

Melalui kegiatan MATAHARI, Duta Anak Kota Denpasar 2025 menanamkan kesadaran sejak dini bahwa ruang digital harus dimanfaatkan secara positif dan aman. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah dan komunitas lainnya dalam menciptakan generasi anak yang tangguh, cerdas digital, dan berani menjaga lingkungan onlinenya. (Yanto/Tra).